Tag: Eva Chairunisa

  • Warga RI Berebut Naik Whoosh, Tiket ke Bandung Dibanderol Rp 125 Ribu

    Warga RI Berebut Naik Whoosh, Tiket ke Bandung Dibanderol Rp 125 Ribu

    Jakarta, CNBC Indonesia – Selama masa libur Lebaran, rute pendek Kereta Cepat Whoosh menjadi salah satu favorit masyarakat dan mengalami lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Rute pendek tersebut mencakup perjalanan Halim – Karawang dengan waktu tempuh hanya 15 menit, Padalarang – Tegalluar Summarecon hanya 14 menit, dan Karawang – Padalarang/Tegalluar Summarecon hanya sekitar 20-30 menit.

    Tiket Whoosh rute Halim – Karawang serta Padalarang – Tegalluar Summarecon dan sebaliknya dikenakan tarif mulai dari Rp75 ribu sedangkan rute Karawang – Padalarang/Tegalluar Summarecon dan sebaliknya mulai dari Rp125 ribu. Pemesanan tiket Whoosh Rute Pendek ini dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, serta maupun offline di loket dan vending machine di stasiun.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, kedua rute ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin berwisata singkat atau mencoba pengalaman naik Whoosh untuk pertama kalinya, tanpa harus menempuh jarak jauh namun tetap merasakan kenyamanan dan kecepatan kereta cepat.

    “Kami mencatat adanya peningkatan signifikan pada masa libur Lebaran, termasuk pada rute-rute pendek. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk berwisata sekaligus mencoba pengalaman naik Whoosh, terutama dengan tarif yang terjangkau dan perjalanan yang singkat namun tetap nyaman dan cepat,” ungkap Eva dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

    Pada musim libur Lebaran, rute Halim-Karawang (PP) telah melayani lebih dari 6.500 penumpang, dengan jumlah tertinggi mencapai 850 penumpang dalam satu hari. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan rata-rata hari biasa yang hanya sekitar 300 penumpang per hari.

    Sementara itu, rute Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon (PP) juga mengalami lonjakan serupa. Selama masa libur, rute ini telah digunakan oleh sekitar 10.000 penumpang, dengan puncak harian mencapai 1.500 penumpang-naik tajam dari rata-rata 300 penumpang per hari di luar masa liburan.

    Foto: Penumpang KA Cepat Whoosh di momen Lebaran tahun ini. (Dok. KCIC)
    Penumpang KA Cepat Whoosh di momen Lebaran tahun ini. (Dok. KCIC)

    Adapun rute pendek lainnya seperti Padalarang-Tegalluar Summarecon (PP) turut menunjukkan tren peningkatan. Selama periode libur Lebaran, rute ini telah melayani lebih dari 1.300 penumpang, dengan rekor harian mencapai 250 penumpang. Jumlah tersebut melonjak drastis dari rerata hari biasa yang berkisar di angka 50 penumpang per hari.

    Destinasi wisata di sekitar stasiun juga semakin mendorong animo masyarakat. Di Karawang, penumpang Whoosh dapat mengunjungi The Grand Outlet, pusat perbelanjaan premium dengan berbagai produk menarik. KCIC menyediakan shuttle gratis dari Stasiun Karawang ke outlet tersebut, yang pada musim liburan kali ini dimanfaatkan oleh sekitar 500 penumpang per hari.

    Sementara itu di Padalarang, wisatawan bisa menjelajahi kawasan Kota Baru Parahyangan yang dipenuhi pusat kuliner, perbelanjaan, hotel, dan tempat rekreasi. Salah satu destinasi favorit, Wahoo Waterworld, memberikan diskon 10% tiket masuk bagi pemegang tiket Whoosh dan promo Buy 2 Get 1 setiap hari Jumat.

    Di Stasiun Tegalluar Summarecon, penumpang bisa mengunjungi Masjid Al-Jabbar, menggunakan shuttle gratis dari stasiun ke Summarecon Mall Bandung dan Jatinangor Golf, atau melanjutkan perjalanan ke Trans Studio Mall Bandung. Di Trans Studio Mall, penumpang Whoosh dapat memperoleh diskon 5-50% untuk pembelian produk fesyen dan F&B di gerai tertentu.

    Eva menjelaskan Libur Lebaran ini menjadi momen yang tepat untuk mencoba pengalaman naik Whoosh. KCIC juga menyediakan beragam pilihan intermoda lanjutan dan promo menarik agar perjalanan singkat sekalipun tetap terasa nyaman dan menyenangkan.

    “Lonjakan pada rute pendek selama libur Lebaran menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam memanfaatkan Whoosh untuk perjalanan singkat dan wisata. Dengan tarif terjangkau, konektivitas yang baik, serta berbagai promo di destinasi, Whoosh menjadi pilihan yang menyenangkan dan efisien untuk berlibur bersama keluarga,” tutup Eva.

    (wur/wur)

  • KCIC berangkatkan 250 ribu penumpang Whoosh selama libur Lebaran 2025

    KCIC berangkatkan 250 ribu penumpang Whoosh selama libur Lebaran 2025

    Situasi para penumpang kereta cepat Whoosh di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). ANTARA/Rubby Jovan

    KCIC berangkatkan 250 ribu penumpang Whoosh selama libur Lebaran 2025
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Jumat, 04 April 2025 – 15:41 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberangkatkan total 250.000 penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung dari 21 Maret hingga 4 April 2025. GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pada periode tersebut, kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan penumpang sebesar 20 persen jika dibandingkan masa normal.

    “Selama masa libur Lebaran, KCIC telah melayani 250 ribu penumpang Whoosh, dengan rata-rata volume harian mencapai 20-21 ribu penumpang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 16-18 ribu penumpang per hari,” kata Eva di Bandung, Jumat.

    Eva mengatakan, puncak perjalanan di libur Lebaran sementara terjadi pada Kamis (3/4), di mana KCIC mencatat jumlah penumpang tertinggi, yaitu 22.340 penumpang dalam sehari. Dia menyebut untuk rute Halim-Padalarang menjadi favorit dengan total 86 ribu penumpang, disusul oleh rute Padalarang-Halim sebanyak 77 ribu penumpang, dan rute Halim-Tegalluar Summarecon dengan 35 ribu penumpang.

    “Penumpang pada keberangkatan beberapa hari terakhir didominasi oleh penumpang yang memanfaatkan Whoosh untuk berlibur baik ke Bandung, Jakarta, juga Karawang. KCIC memprediksi angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 24 ribu penumpang per hari menjelang akhir periode libur Lebaran,” ujar Eva.

    Berdasarkan data naik turun penumpang, Stasiun Halim menjadi yang paling padat dengan total 234 ribu penumpang. Stasiun Padalarang mencatat 170 ribu penumpang, diikuti oleh Stasiun Tegalluar Summarecon dengan 69 ribu penumpang, dan Stasiun Karawang dengan 15 ribu penumpang.

    Eva mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menggunakan Whoosh selama libur Lebaran ini dan terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan kemudahan akses pemesanan tiket dan fleksibilitas perubahan jadwal.

    “Dengan meningkatnya jumlah penumpang, kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar pengalaman bepergian tetap nyaman dan lancar,” kata Eva.

    Sumber : Antara

  • KCIC: 180.000 Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual di Libur Lebaran 2025

    KCIC: 180.000 Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual di Libur Lebaran 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan bahwa Stasiun Whoosh tetap dipadati penumpang pada libur Lebaran 2025.

    Meskipun hari besar, tetapi aktivitas keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Bandung tetap tinggi, menandakan antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi atau berlibur menggunakan Kereta Cepat Whoosh Indonesia.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa momen Lebaran membawa dinamika tersendiri dalam pola perjalanan penumpang.

    “Sejak siang hari setelah Salat Id, Stasiun Halim mulai dipadati oleh penumpang yang ingin berangkat ke Bandung. Banyak dari mereka yang memilih tetap Salat Ied di Jakarta sebelum melakukan perjalanan dengan Whoosh,” kata Eva, Jumat (4/4/2025).

    Eva menambahkan, peningkatan penumpang terutama terlihat sejak pukul 11.00 WIB dengan tujuan Padalarang dan Tegalluar Summarecon.

    “Waktu tempuh yang singkat membuat penumpang memiliki fleksibilitas tinggi, termasuk di hari pertama Lebaran,” tambahnya.

    Pada hari Lebaran, operasional Whoosh berjalan normal dengan total 62 perjalanan per hari. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Halim dimulai pukul 06.25 WIB hingga keberangkatan terakhir pada 21.25 WIB.

    Dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan dimulai pukul 06.05 WIB dan terakhir pada 21.05 WIB. Headway atau jarak antar keberangkatan dijaga tetap konsisten setiap 30 menit.

    Selama periode Lebaran, KCIC mencatat penjualan tiket mencapai 180.000 tiket. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi cepat, nyaman, dan aman seperti Whoosh.

    “Tingginya jumlah penumpang menunjukkan bahwa Whoosh tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan yang cepat, nyaman, dan aman,” pungkas Eva.

  • 250 Ribu Tiket Whoosh Ludes Saat Lebaran! Rute Favorit Ini Jadi Incaran Ribuan Penumpang

    250 Ribu Tiket Whoosh Ludes Saat Lebaran! Rute Favorit Ini Jadi Incaran Ribuan Penumpang

    Jakarta: Selama musim libur Lebaran, antusiasme masyarakat terhadap kereta cepat Whoosh benar-benar membludak! 
     
    Terbukti, lebih dari 250 ribu tiket Whoosh ludes terjual hanya dalam hitungan hari. Rute Halim-Padalarang bahkan jadi primadona sepanjang periode mudik dan libur Lebaran tahun ini.
    Jumlah penumpang tembus 22 Ribu per hari!
    General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa mencatat, lonjakan penumpang yang signifikan selama libur Lebaran. Jika biasanya Whoosh hanya melayani sekitar 16–18 ribu penumpang per hari, saat libur Lebaran angkanya melonjak ke 20–21 ribu penumpang setiap hari.
     
    Bahkan, rekor tertinggi tercatat pada 3 April, di mana 22.340 orang menggunakan Whoosh dalam satu hari! 

    “Penumpang pada keberangkatan beberapa hari terakhir didominasi oleh penumpang yang memanfaatkan Whoosh untuk berlibur baik ke Bandung, Jakarta, juga Karawang. KCIC memprediksi angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 24 ribu penumpang per hari menjelang akhir periode libur Lebaran,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 April 2025.
     

    Rute Halim-Padalarang paling diburu!
    Dari semua rute yang tersedia, Halim-Padalarang menjadi rute paling favorit. Total penumpang pada rute ini mencapai 86 ribu penumpang untuk Halim-Padalarang, 77 ribu penumpang untuk Padalarang-Halim, Disusul Halim–Tegalluar (Summarecon) dengan 35 ribu penumpang

    Stasiun Halim jadi titik tersibuk
    Kalau kamu naik Whoosh dari Halim, pasti bisa merasakan ramainya suasana. Wajar saja, karena Stasiun Halim mencatat 234 ribu pergerakan penumpang, menjadikannya stasiun tersibuk. 
    Posisi kedua ada Stasiun Padalarang dengan 170 ribu penumpang, lalu Tegalluar dan Karawang.
    Tips dapat tiket Whoosh di musim liburan
    Agar perjalanan kamu tetap nyaman dan bebas drama kehabisan tiket, KCIC menyarankan agar pemesanan dilakukan lebih awal secara online. Beberapa channel yang bisa digunakan:

    Aplikasi Whoosh
    Situs ticket.kcic.co.id
    Aplikasi pihak ketiga seperti Access by KAI, BRImo, Livin’ by Mandiri, Wondr by BNI, dan Tiket.com
    Beli offline lewat loket atau vending machine di stasiun

    “Dengan meningkatnya jumlah penumpang, kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar pengalaman bepergian tetap nyaman dan lancar,” ucap Eva.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • 250.000 Orang Liburan Naik Whoosh Saat Lebaran, Ini Rute Favoritnya

    250.000 Orang Liburan Naik Whoosh Saat Lebaran, Ini Rute Favoritnya

    Jakarta, Beritasatu.com – KCIC mencatat sebanyak 250.000 orang naik Whoosh selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Rute Halim-Padalarang menjadi jalur favorit bagi penumpang Whoosh selama momen Lebaran 2025.

    Rata-rata volume harian Whoosh selama libur Lebaran mencapai  20.000 sampai 21.000 penumpang, meningkat signifikan dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 16.000 hingga 18.000 penumpang per hari. 

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan puncak perjalanan di libur Lebaran sementara terjadi pada Kamis (3/4/2025). KCIC mencatat jumlah penumpang mencapai 22.340 dalam sehari. 

    “Penumpang pada keberangkatan beberapa hari terakhir didominasi oleh penumpang yang memanfaatkan Whoosh untuk berlibur baik ke Bandung, Jakarta, juga Karawang. KCIC memprediksi angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 24.000 penumpang per hari menjelang akhir periode libur Lebaran,” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

    Selama periode libur Lebaran, rute Halim-Padalarang menjadi favorit dengan total 86.000 penumpang, disusul oleh rute Padalarang-Halim sebanyak 77.000 penumpang, dan rute Halim-Tegalluar Summarecon dengan 35.000 penumpang. 

    Sementara itu, berdasarkan data naik turun penumpang, Stasiun Halim menjadi yang paling padat dengan total 234.000 penumpang. Stasiun Padalarang mencatat 170.000 penumpang, diikuti oleh Stasiun Tegalluar Summarecon dengan 69.000 penumpang, dan Stasiun Karawang 15.000 penumpang. 

    “Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menggunakan Whoosh selama libur Lebaran ini. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan kemudahan akses pemesanan tiket dan fleksibilitas perubahan jadwal,” ujar Eva. 

  • Whoosh Dinaiki 240.000 Penumpang Selama Libur Hari Raya Idul Fitri
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 April 2025

    Whoosh Dinaiki 240.000 Penumpang Selama Libur Hari Raya Idul Fitri Megapolitan 4 April 2025

    Whoosh Dinaiki 240.000 Penumpang Selama Libur Hari Raya Idul Fitri
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – PT Kereta Cepat Indonesia China (
    KCIC
    ) mencatat adanya lonjakan
    penumpang
    yang menggunakan
    Whoosh
    mencapai 240.000 penumpang.
    Pada Rabu (2/4/2025), penumpang yang menggunakan kereta api cepat mencapai 21.000 penumpang per hari.
    Berdasarkan rincian, 11.000 penumpang berangkat dari Stasiun Halim, dan 10.000 lainnya dari Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar.
    “Total penumpang di masa
    libur Lebaran
    mencapai 240.000 penumpang, dengan jumlah tertinggi sementara dalam satu hari terjadi pada Rabu (2/4/2025), yakni 21 ribu penumpang per hari,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, melalui keterangan resmi, Kamis (3/4/2025).
    Sebanyak 75 persen penumpang Whoosh dari Stasiun Halim turun di Stasiun Padalarang, lalu melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan Kereta Api (KA) Feeder, kendaraan pribadi, atau moda transportasi umum lainnya.
    “Tren ini menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata ke Bandung dan sekitarnya dalam mengisi libur Lebaran,” ungkap Eva.
    Eva mengungkapkan, sekitar 15.000 tiket terjual pada Kamis (3/4/2025) dan diprediksi akan terus meningkat hingga akhir pekan.
    “KCIC memperkirakan lonjakan penumpang akan terus terjadi hingga akhir pekan, dengan potensi puncak volume penumpang mencapai 24.000 per hari menjelang berakhirnya cuti bersama,” ujar Eva.
    Untuk memberikan fleksibilitas dalam perubahan jadwal perjalanan serta pembatalan tiket di masa libur Lebaran, bisa dilakukan secara
    online
    .
    Pembatalan serta perubahan jadwal keberangkatan secara
    online
    bisa dilakukan khusus untuk transaksi menggunakan aplikasi Whoosh dan website ticket.
    kcic
    .co.id.
    “Pembatalan tiket dapat dilakukan secara
    online
    maupun
    offline
    maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan pengembalian dana dalam maksimal 1×24 jam sebesar 75 persen dari bea tiket. Sedangkan perubahan jadwal secara
    online
    bisa dilakukan hingga 5 menit sebelum keberangkatan, sedangkan secara
    offline
    dapat dilakukan hingga 15 menit setelah keberangkatan di loket stasiun,” tutur Eva.
    “Perubahan jadwal yang pertama kali dilakukan tidak dikenakan biaya, dengan syarat tarif jadwal baru sama atau lebih rendah dari tiket sebelumnya. Adapun untuk perubahan jadwal kedua dan seterusnya akan dilakukan pengembalian dana maksimal 1×24 jam sebesar 75 persen dari bea tiket awal,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Whoosh Jadi Transportasi Baru Favorit Libur Lebaran, Volume Penumpang Capai 21 Ribu Per Hari

    Whoosh Jadi Transportasi Baru Favorit Libur Lebaran, Volume Penumpang Capai 21 Ribu Per Hari

    PIKIRAN RAKYAT – Jumlah penumpang yang juga bisa disebut pemudik terus bertambah selama periode lebaran. PT KCIC mencatat adanya lonjakan jumlah penumpang selama periode libur Lebaran 2025 hingga 21 ribu per hari.

    Hingga Rabu, 2 April 2025, total penumpang di masa libur lebaran mencapai 240 ribu penumpang, dengan jumlah tertinggi sementara dalam satu hari terjadi pada Rabu, 2 April 2025, yakni 21 ribu penumpang per hari. Pada hari tersebut, 11 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Halim, sementara 10 ribu lainnya dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar. Artinya masih banyak pemudik atau penumpang yang melakukan perjalanan ke Bandung.

    Sebanyak 75% penumpang dari Halim turun di Stasiun Padalarang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung menggunakan KA Feeder, kendaraan pribadi, atau berbagai pilihan intermoda yang tersedia. Tren ini menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata ke Bandung dan sekitarnya dalam mengisi libur Lebaran.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, untuk keberangkatan Kamis, 3 April 2025, tiket yang telah terjual mencapai 15 ribu tiket. KCIC memproyeksikan jumlah penumpang hari ini akan kembali menyentuh angka 21 ribu atau lebih seiring penjualan yang masih terus berlangsung secara online dan offline hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.

    “KCIC memperkirakan lonjakan penumpang akan terus terjadi hingga akhir pekan, dengan potensi puncak volume penumpang mencapai 24 ribu per hari menjelang berakhirnya cuti bersama,” ujar Eva.

    Untuk kenyamanan pelanggan, KCIC memberikan fleksibilitas dalam perubahan jadwal dan pembatalan tiket di masa libur lebaran kali secara online. Fitur pembatalan dan perubahan online tersebut khusus untuk transasksi menggunakan Aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id.

    Pembatalan tiket dapat dilakukan secara online maupun offline maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan pengembalian dana dalam maksimal 1×24 jam sebesar 75% dari bea tiket.

    Sedangkan perubahan jadwal secara online bisa dilakukan hingga 5 menit sebelum keberangkatan, sedangkan secara offline dapat dilakukan hingga 15 menit setelah keberangkatan di loket stasiun.

    Perubahan jadwal yang pertama kali dilakukan tidak dikenakan biaya, dengan syarat tarif jadwal baru sama atau lebih rendah dari tiket sebelumnya. Adapun untuk perubahan jadwal ke dua dan seterusnya akan dilakukan pengembalian dana maksimal 1×24 jam sebesar 75% dari bea tiket awal.

    Eva menambahkan, inovasi pembatalan dan perubahan jadwal secara online ini KCIC hadirkan untuk memberikan kemudahan kepada seluruh dalam mengatur perjalanan mereka di masa libur lebaran kali ini.

    “Kami mengimbau seluruh penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih jadwal yang sesuai, dan tiba di stasiun lebih awal. Dengan layanan yang cepat, modern, dan terintegrasi, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama libur Lebaran ini,” tutup Eva.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Whoosh Layani 210 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran 2025

    Whoosh Layani 210 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran 2025

    JABAR EKSPRES – PT Kereta Cepat China (KCIC) atau Whoosh layani 210.000 lebih penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2025.

    “Pada masa libur Lebaran 2025, KCIC telah menjual lebih dari 210 ribu tiket Whoosh ke berbagai tujuan,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dikutip dari ANTARA, Kamis (3/4/2025).

    Ia mengatakan KCIC terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi, sehingga perjalanan pelanggan semakin lancar dari dan menuju Stasiun Whoosh.

    “Kami melihat peningkatan jumlah penumpang yang signifikan, dan intermoda berperan penting dalam memperlancar mobilitas mereka dari dan menuju Stasiun Whoosh,” ucapnya.

    BACA JUGA: Atasi Kemacetan, Contraflow di Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor Dihentikan

    Selain itu, Eva menambahkan, KCIC mengoperasikan 62 perjalanan reguler per hari, meningkat 20 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu yang hanya mencapai 52 perjalanan per hari.

    “Dengan peningkatan jumlah perjalanan ini, kapasitas tempat duduk harian pun bertambah menjadi 37.262 tempat duduk, naik dari 31.252 tempat duduk per hari pada tahun lalu,” ujarnya.

    Ia menjelaskan peningkatan kapasitas ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan jumlah penumpoang, terutama pada tanggal-tangga favorit yang diprediksi terjadi pada periode setelah Lebaran.

    BACA JUGA: H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Jalur Ciwidey Kawah Putih Macet Total

    Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket secara online supaya perjalanan lebih lancar dan nyaman.

    Untuk menambah perlajanan selama libur lebaran, penumpang diimbau untuk memanfaatkan layanan intermoda yang tersedia di setiap stasiun Whoosh supaya perjalanan lebih nyaman dan efisien.

    “Pastikan memilih akses yang sesuai dan tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan. Momen liburan ini adalah waktu yang berharga, jadi rencanakan perjalanan dengan baik agar pengalaman bepergian bersama Whoosh semakin menyenangkan.” Kata Eva.

  • Whoosh Padat Selama Libur Lebaran 2025, Penumpang Capai 21 Ribu Orang per Hari – Page 3

    Whoosh Padat Selama Libur Lebaran 2025, Penumpang Capai 21 Ribu Orang per Hari – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT KCIC mencatat lonjakan jumlah penumpang selama periode libur Lebaran 2025. Hingga Rabu, 2 April 2025, total penumpang kereta cepat Whoosh di masa libur lebaran mencapai 240 ribu orang, dengan jumlah tertinggi sementara dalam satu hari terjadi pada H+2 Lebaran, Rabu (2/4/2025) yakni 21 ribu penumpang per hari.

    Pada hari tersebut, 11 ribu penumpang Whoosh berangkat dari Stasiun Halim, sementara 10 ribu lainnya dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar.

    Sebanyak 75% penumpang dari Halim turun di Stasiun Padalarang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung menggunakan KA Feeder, kendaraan pribadi, atau berbagai pilihan intermoda yang tersedia. Tren ini menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata ke Bandung dan sekitarnya dalam mengisi libur Lebaran.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, untuk keberangkatan Kamis (3/4/2025), tiket yang telah terjual mencapai 15 ribu.

    KCIC memproyeksikan jumlah penumpang hari ini akan kembali menyentuh angka 21 ribu atau lebih seiring penjualan yang masih terus berlangsung secara online dan offline hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25.

    “KCIC memperkirakan lonjakan penumpang akan terus terjadi hingga akhir pekan, dengan potensi puncak volume penumpang mencapai 24 ribu per hari menjelang berakhirnya cuti bersama,” ujar Eva dalam keterangannya, Kamis.

    Untuk kenyamanan pelanggan, KCIC memberikan fleksibilitas dalam perubahan jadwal dan pembatalan tiket di masa libur lebaran kali secara online. Fitur pembatalan dan perubahan online tersebut khusus untuk transasksi menggunakan Aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id.

     

  • Libur Lebaran, Penumpang Whoosh Capai 21.000 Per Hari

    Libur Lebaran, Penumpang Whoosh Capai 21.000 Per Hari

    Jakarta, Beritasatu.com – KCIC mencatat lonjakan jumlah penumpang Whoosh selama periode libur Lebaran 2025. Hingga Rabu (2/4/2025), total penumpang pada masa libur Lebaran mencapai 240.000 penumpang, dengan jumlah tertinggi sementara dalam satu hari terjadi pada Rabu (2/4/2025), yakni 21.000 penumpang per hari.

    Pada hari tersebut, 11.000 penumpang Whoosh berangkat dari Stasiun Halim, sementara 10.000 lainnya dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar. Sebanyak 75% penumpang dari Halim turun di Stasiun Padalarang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung menggunakan KA Feeder, kendaraan pribadi, atau berbagai pilihan intermoda yang tersedia.

    “Tren ini menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata ke Bandung dan sekitarnya dalam mengisi libur Lebaran,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, Kamis (3/4/2025).

    Eva lebih jauh menjelaskan, untuk keberangkatan Kamis ini, tiket yang telah terjual mencapai 15.000 tiket. KCIC memproyeksikan jumlah penumpang hari ini akan kembali menyentuh angka 21.000 atau lebih, seiring penjualan yang masih terus berlangsung secara online dan offline hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.

    “KCIC memperkirakan lonjakan penumpang Whoosh akan terus terjadi hingga akhir pekan, dengan potensi puncak volume penumpang mencapai 24.000 per hari menjelang berakhirnya cuti bersama,” ujar Eva.

    Eva mengatakan, untuk kenyamanan pelanggan, KCIC memberikan fleksibilitas dalam perubahan jadwal dan pembatalan tiket di masa libur lebaran kali secara online. Fitur pembatalan dan perubahan online tersebut khusus untuk transasksi menggunakan Aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id.

    Pembatalan tiket dapat dilakukan secara online maupun offline maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan pengembalian dana dalam maksimal 1×24 jam sebesar 75% dari bea tiket.

    “Perubahan jadwal secara online bisa dilakukan hingga 5 menit sebelum keberangkatan, sedangkan secara offline dapat dilakukan hingga 15 menit setelah keberangkatan di loket stasiun,” kata Eva.

    Menurut Eva, perubahan jadwal pemberangkatan Whoosh yang pertama kali dilakukan tidak dikenakan biaya, dengan syarat tarif jadwal baru sama atau lebih rendah dari tiket sebelumnya.

    “Untuk perubahan jadwal Whoosh kedua dan seterusnya akan dilakukan pengembalian dana maksimal 1×24 jam sebesar 75% dari bea tiket awal,” kata Eva terkait penumpang pada saat libur Lebaran.