Tag: Eva Chairunisa

  • Respons KCIC Usai Prabowo Naik Kereta Cepat Whoosh ke Bandung

    Respons KCIC Usai Prabowo Naik Kereta Cepat Whoosh ke Bandung

    Bisnis.com,JAKARTA —Presiden Prabowo Subianto memilih menggunakan Kereta Cepat Whoosh ketimbang pesawat kepresidenan maupun helikopter dalam kunjungan kerja ke Konvensi Saintek dan Industri yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, perjalanan Presiden menggunakan Whoosh ke Bandung, merupakan bentuk nyata kepercayaan dari pemerintah terhadap moda transportasi cepat dan modern ini.

    “Seluruh rangkaian perjalanan Presiden dan rombongan Menteri bersama Whoosh berlangsung lancar, aman, dan tepat waktu berkat persiapan yang matang, sarana dan prasarana yang andal, standar keamanan dan keselamatan yang tinggi, serta dukungan dari seluruh petugas kami di lapangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (7/8/2025). 

    Kehadiran Presiden yang memilih menggunakan perjalanan Whoosh reguler bersama masyarakat umum mendapat sambutan hangat dari penumpang yang merasa bangga dapat berbagi perjalanan bersama Kepala Negara.

    Lebih dari itu, penggunaan transportasi publik oleh Presiden dan para pejabat negara ini juga menjadi contoh konkret bagi masyarakat untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, demi mendukung mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.

    Sejak dioperasikan secara komersial pada Oktober 2023, Kereta Cepat Whoosh telah melayani lebih dari 10,7 juta penumpang. Saat ini, Whoosh beroperasi dengan 62 jadwal perjalanan setiap harinya, dengan headway tiap 30 menit sekali untuk menghadirkan mobilitas yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam memilih Whoosh sebagai sarana perjalanan resmi. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan standar pelayanan Whoosh,” tutup Eva.

    Untuk diketahui, pada Rabu (6/8/2025) Presiden berangkat dari Stasiun Halim pukul 20.00 WIB menggunakan KA G1057 dan tiba di Stasiun Tegalluar Summarecon sekitar pukul 20.45 WIB.  Pada perjalanan perdananya Presiden menggunakan Whoosh ini, Presiden menjalani seluruh prosedur keberangkatan sebagaimana penumpang umum dan tetap berbaur bersama masyarakat selama perjalanan dan setibanya di Stasiun Tegalluar Summarecon.

    Keesokan harinya, Kamis, 7 Agustus 2025, Presiden kembali ke Jakarta dari Stasiun Padalarang menggunakan KA G1036, dan tiba di Stasiun Halim pada pukul 14.52 WIB. Seluruh rangkaian perjalanan Presiden menggunakan Whoosh berjalan lancar, aman, dan tepat waktu.

    Mengacu berita sebelumnya, perjalanan kereta cepat dari Jakarta ke Bandung memakan waktu sekitar 45 menit. Selama perjalanan, Prabowo duduk di kelas eksekutif bersama rombongan dan penumpang umum lainnya.  

    Setibanya di Stasiun Tegalluar, suasana hangat langsung terasa. Sejumlah warga menyambut kehadiran Prabowo dengan antusias. Mereka melambaikan tangan, meneriakkan nama Presiden hingga mengajak swafoto. 

    Prabowo pun membalas sambutan hangat itu dengan senyum ramah, melambaikan tangan, dan bahkan menyempatkan diri untuk berfoto bersama warga. Interaksi singkat tersebut disambut sorak dan tepuk tangan dari masyarakat yang hadir di stasiun.

    Tingginya minat masyarakat memilih moda transportasi Whoosh ini pun tercermin dari peningkatan jumlah penumpang dari kereta cepat Jakarta—Bandung. Terbukti pada semester I/2025, jumlah penumpang mencapai 2,94 juta orang atau tumbuh 10,04% secara tahunan (year on year/YoY). 

    Secara bulanan atau month to month (MtM), jumlah penumpang Whoosh mencapai 555.000 orang pada Juni 2025 atau tumbuh 4,90%. Lonjakan penumpang tersebut terjadi utamanya didorong oleh momentum Idulfitri, libur sekolah, dan Tahun Baru Islam. 

    Sementara secara kumulatif atau sejak Whoosh pertama kali beroperasi pada 2023, kereta cepat ini total sudah membawa 10 juta pelanggan hingga Juni 2025. Jumlah rata-rata pelanggan yang naik Whoosh per harinya mencapai 24.000—25.000 orang/hari.

  • KCIC Buka Suara soal Danantara Turun Tangan Bereskan Utang Kereta Cepat

    KCIC Buka Suara soal Danantara Turun Tangan Bereskan Utang Kereta Cepat

    Jakarta

    PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara terkait rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

    General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa menyampaikan pihaknya mendukung penuh seluruh program dan langkah yang akan diambil oleh pemerintah terkait penyelesaian utang kereta cepat.

    “Saat ini KCIC juga rutin melakukan koordinasi dan rapat teknis dengan berbagai pihak untuk membahas langkah-langkah strategis guna memastikan keberlanjutan layanan Kereta Cepat Whoosh secara jangka panjang. Koordinasi tersebut melibatkan seluruh stakeholder,” kata Eva saat dihubungi detikcom, Senin (4/8/2025).

    Selain itu, Eva mengatakan pihaknya juga memberikan laporan rutin terkait operasional dan berbagai isu yang membutuhkan dukungan Pemerintah seperti Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian BUMN, Danantara, serta PSBI sebagai pemilik 60% saham KCIC dari sisi indonesia.

    Kordinasi juga dilakukan bersama perwakilan pemerintah China salah satu nya Beijing Yawan sebagai pemegang 40% saham KCIC. “Sehingga terkait restrukturisasi tersebut juga pasti akan dibicarakan dan disepakati kedua belah pihak,” katanya.

    “Pemerintah Indonesia dan China sepakat dan berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan operasional Whoosh serta menjaga kualitas layanannya kepada masyarakat,” tambahnya.

    Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan saat ini Danantara tengah menyiapkan berbagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan utang tersebut. Meski begitu, ia belum menjelaskan lebih detail terkait upaya apa yang akan dilakukan.

    “Jadi memang kereta cepat ini sedang kita pikirkan dan segera akan kita usulkan nanti, tapi kan solusinya masih ada beberapa alternatif yang akan kita sampaikan kepada pemerintah mengenai penyelesaian daripada kereta cepat ini,” kata Dony saat ditemui usia Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Rabu (23/7/2025).

    Berdasarkan catatan detikcom, proyek ini mendapatkan pinjaman dari China Development Bank (CDB) untuk menutup cost overrun atau bengkak proyek Kereta Cepat sebesar Rp 6,98 triliun atau hampir Rp 7 triliun.

    “Nah ini juga operasionalnya kan sedang kita lihat bagaimana nanti solusi jangka panjangnya mengenai hutang-hutang daripada konsorsium ini yang cukup besar ya,” katanya.

    Dony menjelaskan bahwa dalam proses restrukturisasi ini dilakukan agar tidak mengganggu kinerja PT Kereta Api Indonesia ke depannya.

    “Tetapi kita ingin penyelesaian kali ini sebuah komprehensif dan tidak mengganggu kepada kinerja PT Kereta Api Indonesia ke depan,” katanya.

    (acd/acd)

  • Banjir Dekat Stasiun Kereta Cepat Halim Surut

    Banjir Dekat Stasiun Kereta Cepat Halim Surut

    Jakarta

    PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan banjir yang menggenangi akses jalan menuju Stasiun Halim telah surut dan kembali normal. Diketahui, terjadi banjir tepat di parkir taksi online, Jalan D.I Panjaitan, Jakarta.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, banjir ini terjadi akibat hujan deras sejak siang, Minggu (6/7). Ia juga menekankan, banjir hanya terjadi di akses menuju Stasiun Halim.

    “Kalau di Stasiun Kereta Cepat kemarin saat kondisi hujan deras tidak ada banjir, hanya jalur-jalur akses yang menuju kereta cepatnya banyak yang terdampak seperti terowongan cabang dan Jalan D.I Pandjaitan. Pantauan kami pagi tadi sudah dapat dilalui dan sudah surut,” ujar Eva kepada detikcom, Senin (7/7/2025).

    Sebelumnya, Eva menegaskan layanan Whoosh dan operasional stasiun tidak terdampak banjir. Perjalanan pun dipastikan tetap normal.

    Akses ke Stasiun Halim

    Sebagai alternatif akses menuju stasiun, penumpang dapat memanfaatkan akses Tol Jakarta-Cikampek melalui exit KM 0+842, yang saat ini tidak terdampak genangan dan dapat digunakan secara normal.

    Selain itu, penumpang juga disarankan untuk menggunakan LRT Jabodebek menuju Stasiun LRT Halim pada koridor Cawang-Jatimulya, yang terhubung langsung dengan Stasiun Halim dan tidak terdampak banjir.

    Sebagai bentuk kompensasi kepada penumpang yang terlambat akibat banjir menuju stasiun Halim, KCIC juga telah melakukan penyesuaian pelayanan bagi penumpang tanpa dikenakan biaya tambahan.

    Eva menjelaskan, KCIC terus memantau situasi secara berkala dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan penumpang tetap aman, lancar, dan tepat waktu.

    “Penumpang diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat serta mengikuti informasi yang berkembang,” pungkasnya.

    Tonton juga “Detik-detik Tanggul di Jati Padang Jaksel Jebol” di sini:

    (ara/ara)

  • KCIC Catat 120.000 Orang Naik Whoosh pada Libur Tahun Baru Islam

    KCIC Catat 120.000 Orang Naik Whoosh pada Libur Tahun Baru Islam

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 120.854 orang menggunakan Kereta Cepat WHOOSH Indonesia di seluruh stasiunnya, selama periode libur panjang peringatan Tahun Baru Islam pada 25-29 Juni 2025.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan peningkatan jumlah penumpang terutama dipicu oleh momen libur sekolah yang bersamaan dengan libur nasional Tahun Baru Islam, serta tingginya minat masyarakat bepergian di akhir pekan.

    “Lonjakan penumpang tertinggi tercatat pada Jumat, 27 Juni 2025, dengan total 26.770 penumpang dalam satu hari. Angka ini menjadi rekor tertinggi harian sejak Whoosh mulai beroperasi secara komersial,” ujar Eva dalam keterangan, di Bandung, Jawa Barat, Senin.

    Eva mengatakan dalam periode ini, Stasiun Halim tetap menjadi titik keberangkatan paling padat dengan total 60.131 penumpang, disusul oleh Stasiun Padalarang sebanyak 43.372 penumpang, kemudian Tegalluar 13.584 penumpang, dan Karawang 3.767 penumpang.

    Untuk kedatangan, Stasiun Halim juga mencatat angka tertinggi yaitu 55.929 penumpang, diikuti oleh Padalarang 45.142 penumpang, Tegalluar 16.654 penumpang, dan Karawang 3.129 penumpang.

    “Puncak arus balik terjadi pada 29 Juni dengan total 25.930 penumpang dilayani. Pada hari tersebut, seluruh jadwal perjalanan dari Stasiun Padalarang menuju Halim mulai pukul 11.00 WIB hingga keberangkatan terakhir pukul 21.23 WIB ludes terjual,” ujarnya pula.

    Sebagian penumpang juga tercatat memilih kembali ke Jakarta pada pagi hari Senin, 30 Juni 2025, dengan memanfaatkan kereta pagi dari Tegalluar dan Padalarang.

    Setibanya di Stasiun Halim, penumpang langsung berangkat ke lokasi kerja dengan berbagai intermoda yang tersedia seperti LRT Jabodebek, Bus Transjakarta, maupun taksi dari area kedatangan Stasiun Halim.

    “Whoosh menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarwilayah, terutama saat libur panjang. Kami berkomitmen menjaga standar pelayanan untuk mendukung kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang,” ujar Eva pula.

  • Cetak Sejarah Baru, Whoosh Layani 10 Juta Penumpang – Page 3

    Cetak Sejarah Baru, Whoosh Layani 10 Juta Penumpang – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat pencapaian penting dalam sejarah transportasi Indonesia pada 25 Juni 2025, yaitu melayani 10 juta penumpang melalui layanan Kereta Cepat Whoosh.

    Perseroan mencatat, sejak beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023 hingga 25 Juni 2025, KCIC telah melayani sebanyak 10.014.707 penumpang melalui 29.786 perjalanan Whoosh yang dioperasikan dengan aman dan selamat.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengungkapkan bahwa capaian ini menandai tonggak sejarah baru dalam perkeretaapian nasional.

    “Capaian 10 juta penumpang ini bukan sekadar angka, tetapi simbol nyata kemajuan bangsa dalam menghadirkan moda transportasi modern, ramah lingkungan, dan berstandar tinggi. Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu mewujudkan transformasi besar di sektor transportasi untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Eva dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Kamis (26/6/2025).

    “Pencapaian ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap layanan Kereta Cepat Whoosh. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada Whoosh sebagai moda transportasi masa depan,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Eva mengungkapkan, capaian ini ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemegang saham, hingga seluruh mitra yang terlibat dalam pembangunan dan pengoperasian Whoosh.

    Integrasi Antar-Moda

    Eva mengakui, capaian 10 juta penumpang Whoosh juga turut didukung oleh integrasi moda transportasi pengumpan seperti kereta feeder, LRT Jabodebek, layanan bus, hingga taksi.

    Selain itu, perjalanan panjang pembangunan Whoosh juga menjadi bagian dari proses transfer teknologi dan pengetahuan dari tenaga profesional kepada SDM Indonesia.

    “Kini, seluruh operasional Kereta Cepat Whoosh telah sepenuhnya dijalankan oleh SDM Indonesia, mencerminkan kemajuan signifikan dalam penguasaan teknologi tinggi di sektor transportasi nasional,” beber Eva.

     

  • Rombongan Retret Kepala Daerah Pakai Whoosh ke IPDN Jatinangor

    Rombongan Retret Kepala Daerah Pakai Whoosh ke IPDN Jatinangor

    Bisnis.com, JAKARTA – Para kepala daerah yang mengikuti kegiatan retret nasional di Kampus IPDN Jatinangor memilih menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi. 

    Perjalanan rombongan yang terdiri dari 84 kepala daerah ini dilakukan pada Minggu, (22/6/2025) dari Stasiun Halim, Jakarta menuju Stasiun Tegalluar Summarecon, Jawa Barat. 

    Rombongan diberangkatkan menggunakan Whoosh G1017 pukul 10.00 WIB dan tiba di Tegalluar pada pukul 10.47 WIB.

    Setibanya di stasiun, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kampus IPDN Jatinangor untuk mengikuti rangkaian kegiatan retret yang akan berlangsung hingga 26 Juni 2025.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan bahwa pemanfaatan Whoosh dalam perjalanan rombongan menunjukkan bagaimana layanan transportasi cepat, efisien, dan nyaman dapat mendukung kegiatan strategis pemerintahan secara optimal.

    “Pemanfaatan Whoosh dalam agenda strategis pemerintah ini menjadi bukti nyata bahwa Whoosh tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat umum, tetapi juga dapat diandalkan untuk kebutuhan perjalanan rombongan agenda resmi negara,” katanya melalui keterangan pers.

    Eva menjelaskan bahwa perjalanan dari Jakarta ke Bandung yang biasanya memakan waktu berjam-jam, kini dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam dengan Whoosh.

    Dukungan Whoosh dalam kegiatan seperti retret menjadi cerminan dari peran KCIC dalam mendukung transformasi sistem transportasi nasional. 

    Dengan hadirnya Whoosh, konektivitas antarwilayah dan pusat pendidikan semakin terbuka dan memperkuat ekosistem mobilitas yang modern dan berkelanjutan.

    Pemilihan Whoosh sebagai moda transportasi, tambah Eva, menjadi bentuk pengakuan nyata atas keandalan layanan kereta cepat sebagai moda transportasi masa kini. 

    “Kecepatan, ketepatan waktu, kenyamanan, serta aksesibilitas yang baik menjadikan Whoosh sebagai pilihan terpercaya tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga dalam mendukung agenda-agenda strategis pemerintahan di tingkat nasional.” Tutup Eva.

  • Tiket Whoosh Diskon hingga 50 Persen Selama Libur Sekolah, Simak Ketentuannya

    Tiket Whoosh Diskon hingga 50 Persen Selama Libur Sekolah, Simak Ketentuannya

    JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan program tarif promo tiket kereta cepat Whoosh dengan potongan harga hingga 50 persen.

    Diskon tarif ini berlaku khusus untuk periode libur sekolah bulan Juni hingga Juli 2025.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan tarif promo ini berlaku untuk seluruh rute yang dijalankan Whoosh.

    “Selama libur sekolah ini, KCIC juga menghadirkan diskon hingga 50 persen untuk tiket Whoosh di seluruh rute,” tutur Eva dalam keterangan resmu, Jumat, 13 Juni.

    Sementara itu, Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud kontribusi KAI Group dalam mendukung kebijakan pemerintah mendorong mobilitas masyarakat, memperkuat pariwisata domestik.

    “Serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi melalui transportasi publik yang cepat, aman, dan ramah lingkungan,” katanya.

    Apalagi, sambung Anne, libur sekolah menjadi salah satu momentum strategis dalam pergerakan masyarakat.

    “Melalui beragam skema tarif promo di Whoosh, KAI Group berupaya memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi modern berstandar global,” ujar Anne.

    Empat Skema Tarif Promo Whoosh Selama Libur Sekolah

    1. Diskon Rombongan Hingga 20 persen

    Melalui KCIC, KAI Group menghadirkan diskon 20 persen bagi pemesanan rombongan minimal 20 orang di kelas Premium Economy.

    Program ini ideal untuk kegiatan wisata sekolah, komunitas, maupun keluarga besar. Pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp Rombongan KCIC di 0813-4000-2920, maksimal lima hari sebelum keberangkatan.

    2. Diskon Hingga 43 persen dengan Frequent Whoosher Card (FWC)

    Frequent Whoosher Card memberikan keleluasaan tarif flat sebesar Rp200.000 per perjalanan di kelas Premium Economy, lebih hemat hingga 43 persen dibandingkan tarif maksimal high season.

    FWC tersedia dalam paket Gold (10 kali perjalanan dalam 60 hari) dan Silver (6 kaliperjalanan dalam 30 hari), yang dapat dibeli di seluruh loket Stasiun Whoosh.

    3. Diskon Edukasi Hingga 50 persen melalui Program Whoosh Edutrip

    Melalui program Whoosh Edutrip, KAI Group menawarkan potongan harga hingga 50 persen bagi rombongan siswa SD hingga SMA dengan minimal 20 peserta, mendorong pembelajaran luar kelas yang edukatif sekaligus menyenangkan selama libur sekolah. Pemesanan dilakukan melalui WhatsApp 0813-4000-2920.

    4. Tarif Fleksibel Mulai Rp225.000 untuk Jakarta–Bandung

    KCIC menerapkan skema dynamic pricing di Premium Economy, memberikan fleksibilitas tarif mulai dari Rp225.000. Tarif disesuaikan secara dinamis berdasarkan waktu pemesanan, tingkat okupansi, serta hari keberangkatan, memberikan keleluasaan masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama masa libur.

  • 60.000 Tiket Terjual, KCIC Sediakan Parkir Inap di Stasiun Whoosh
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        7 Juni 2025

    60.000 Tiket Terjual, KCIC Sediakan Parkir Inap di Stasiun Whoosh Bandung 7 Juni 2025

    60.000 Tiket Terjual, KCIC Sediakan Parkir Inap di Stasiun Whoosh
    Tim Redaksi
    KARAWANG, KOMPAS.com – 
    PT KCIC menghadirkan layanan parkir inap di stasiun-stasiun
    Whoosh
    untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang meningkat selama libur Idul Adha.
    Fasilitas ini memungkinkan penumpang meninggalkan kendaraan pribadi dengan aman dan nyaman selama melakukan perjalanan.
    Selama libur panjang Idul Adha ini, lebih dari 60.000 tiket telah terjual.
    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, untuk keberakatan pada Sabtu (7/6/2025),
    tiket Whoosh
    yang telah terjual sampai dengan pukul 10.00 WIB mencapai sekitar 9.000 tiket.
    Mayoritas penumpang berasal dari arah Jakarta menuju Bandung.
    Ini menunjukkan tren pergerakan masyarakat yang mulai memanfaatkan momen libur untuk berwisata ke wilayah Bandung dan sekitarnya.
    “Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selama libur panjang ini, KCIC telah menyiapkan fasilitas parkir yang memadai di setiap stasiun untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran mobilitas penumpang,” ujar Eva dalam keterangan tertulis yang Kompas.com, Sabtu (7/6/2025).
    Dengan fasilitas ini, penumpang dapat meninggalkan kendaraan pribadi di stasiun dan melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari maupun parkir inap selama masa libur panjang kali ini.
    KCIC, kata Eva, menyediakan ratusan area parkir di seluruh
    stasiun Whoosh
    yang dikelola secara profesional dan dijaga oleh petugas khusus.
    Tujuannya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
    Selain kapasitas yang memadai untuk kendaraan roda dua dan empat, tambah Eva, setiap stasiun juga dilengkapi dengan fasilitas parkir khusus bagi penumpang disabilitas.
    “Fasilitas ini dirancang untuk memberikan aksesibilitas dan kemudahan selama proses perjalanan,” kata Eva.
    Eva mengungkapkan, selama ini banyak penumpang yang memanfaatkan fasilitas parkir di stasiun Whoosh untuk melakukan perjalanan pulang-pergi atau one day trip.
    Penumpang biasanya berangkat dari Bandung atau Jakarta pada pagi hari. Mereka menitipkan kendaraan pribadinya di area parkir stasiun, lalu seharian di kota tujuan sebelum kembali dengan jadwal malam.
    “Dengan tersedianya fasilitas parkir yang aman dan nyaman di seluruh stasiun Whoosh, kami berharap masyarakat dapat lebih leluasa merencanakan perjalanan selama libur panjang ini tanpa khawatir soal kendaraan pribadi yang ditinggalkan,” kata Eva.
    Berikut detail kapasitas dan tarif parkir untuk stasiun Whoosh:
    Stasiun Halim:
    Stasiun Karawang:
    Stasiun Tegalluar Summarecon:
    Adapun untuk
    Stasiun Whoosh
    Padalarang saat ini tersedia layanan drop off dan parkir sejenak bagi penumpang yang hendak naik atau turun dari kereta cepat.
    Bagi penumpang yang ingin melakukan parkir inap atau menitipkan kendaraannya dalam jangka waktu lebih lama, disarankan untuk memanfaatkan area parkir di Stasiun KAI Padalarang yang letaknya berada di samping Stasiun Whoosh Padalarang.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 60.000 Tiket Whoosh Terjual pada Libur Idualadha 2025

    60.000 Tiket Whoosh Terjual pada Libur Idualadha 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 60.000 tiket kereta cepat Whoosh terjual selama masa libur panjang Iduladha 1446 Hijriah. Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring penjualan yang masih berlangsung hingga akhir periode libur.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan untuk keberakatan hari ini,  tiket Whoosh yang telah terjual sampai dengan pukul 10.00 WIB mencapai sekitar 9.000 tiket. 

    Mayoritas penumpang berasal dari arah Jakarta menuju Bandung, menunjukkan tren pergerakan masyarakat yang mulai memanfaatkan momen libur untuk berwisata ke wilayah Bandung dan sekitarnya.

    “Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selama libur panjang ini, KCIC telah menyiapkan fasilitas parkir yang memadai di setiap stasiun untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran mobilitas penumpang. Dengan fasilitas ini, penumpang dapat meninggalkan kendaraan pribadi di stasiun dan melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari maupun parkir inap selama masa libur panjang kali ini,” ujar Eva, Sabtu (7/6/2025).

    KCIC menyediakan ratusan area parkir di seluruh stasiun Whoosh yang dikelola secara profesional dan dijaga oleh petugas khusus guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang. 

    Selain kapasitas yang memadai untuk kendaraan roda dua dan empat, setiap stasiun juga dilengkapi dengan fasilitas parkir khusus bagi penumpang disabilitas, yang dirancang untuk memberikan aksesibilitas dan kemudahan selama proses perjalanan.

    Berikut Kapasitas dan Tarif Parkir untuk Stasiun Whoosh:

    Stasiun Halim:

    – 630 lot parkir mobil (Rp 5.000 jam pertama, Rp 4.000 jam berikutnya)

    – 330 lot parkir motor (Rp 3.000 jam pertama, Rp 2.000 jam berikutnya)

    – Langganan: mobil Rp 500.000 per bulan, motor Rp 200.000 per bulan.

    Stasiun Karawang:

    – 162 lot parkir mobil (Rp 5.000 jam pertama, Rp 4.000 jam berikutnya)

    – 82 lot parkir motor (Rp 3.000 jam pertama, Rp 2.000 jam berikutnya).

    Stasiun Tegalluar Summarecon:

    – 95 lot parkir mobil (Rp 3.000 per jam, maksimal Rp 30.000 per hari)

    – 230 lot parkir motor (Rp 1.500 per jam, maksimal Rp 15.000 per hari).

    Adapun untuk Stasiun Whoosh Padalarang saat ini tersedia layanan drop off dan parkir sejenak bagi penumpang yang hendak naik atau turun dari kereta cepat. 

    Bagi penumpang yang ingin melakukan parkir inap atau menitipkan kendaraannya dalam jangka waktu lebih lama, disarankan untuk memanfaatkan area parkir di Stasiun KAI Padalarang yang letaknya berada di samping Stasiun Whoosh Padalarang.

    Eva menjelaskan selama ini banyak penumpang yang memanfaatkan fasilitas parkir di stasiun Whoosh untuk melakukan perjalanan pulang-pergi atau one day trip. 

    Penumpang biasanya berangkat dari Bandung atau Jakarta pada pagi hari, menitipkan kendaraan pribadinya di area parkir stasiun, lalu menikmati perjalanan seharian di kota tujuan sebelum kembali dengan jadwal malam. 

    “Dengan tersedianya fasilitas parkir yang aman dan nyaman di seluruh stasiun Whoosh, kami berharap masyarakat dapat lebih leluasa merencanakan perjalanan selama libur panjang ini tanpa khawatir soal kendaraan pribadi yang ditinggalkan,” tutup Eva.

  • LRT Jabodebek & Kereta Cepat Diserbu Warga Selama Libur Panjang

    LRT Jabodebek & Kereta Cepat Diserbu Warga Selama Libur Panjang

    Jakarta

    Pengguna LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Whoosh selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 29 Mei hingga 1 Juni 2025 membludak.

    Penumpang LRT Jabodebek selama periode libur panjang tersebut mencapai 181.000 orang. Menurut Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi mengatakan secara rata-rata harian, jumlah penumpang mencapai 45.250 pengguna per hari.

    Puncak jumlah pengguna terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025, yang mencapai 53.707 orang, diikuti oleh Sabtu, 31 Mei dengan 46.281 orang, Kamis, 29 Mei sebanyak 41.329 orang, dan Minggu, 1 Juni sebanyak 39.683 orang.

    “Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih LRT Jabodebek untuk berbagai kebutuhan mobilitas. Komitmen kami adalah terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan terutama saat momen-momen spesial seperti libur panjang ini,” ujar Purnomosidi dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).

    Terdapat tiga stasiun yang melayani pengguna terbanyak selama periode tersebut, pertama Stasiun Dukuh Atas BNI dengan jumlah 32.880 pengguna tap in dan 34.179 pengguna tap out.

    Kedua Stasiun Harjamukti dengan 21.828 pengguna tap in dan 22.332 pengguna tap out. Ketiga, Stasiun Cikoko dengan 16.699 pengguna tap in dan 15.752 pengguna tap out.

    “Jumlah tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat yang memilih LRT Jabodebek sebagai sarana mobilitas selama libur panjang, baik untuk keperluan rekreasi maupun perjalanan menuju kawasan strategis di Jabodebek,” tuturnya.

    Selama empat hari masa libur, LRT Jabodebek mengoperasikan 1.080 perjalanan guna memastikan kelancaran dan kenyamanan seluruh pengguna.

    LRT Jabodebek juga tetap menerapkan tarif yang bersahabat selama akhir pekan, yakni mulai dari Rp 5.000 hingga maksimal Rp 10.000. Kebijakan ini disebut menjadikan LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi yang ekonomis dan efisien.

    Kereta Cepat Whoosh

    Penumpang Kereta Cepat Whoosh mencapai 97 ribu orang selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 28 Mei hingga 1 Juni 2025.

    Secara rata-rata, selama periode ini Whoosh melayani 19 hingga 20 ribu penumpang per hari, meningkat sekitar 15% dibandingkan hari biasa yang berada di kisaran 16 hingga 18 ribu penumpang per hari. Volume penumpang tertinggi tercatat pada Kamis, 29 Mei 2025, dengan 20.669 penumpang dalam satu hari.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kereta Cepat Whoosh, terutama dalam momen perjalanan masif seperti libur panjang.

    “Selama periode long weekend ini, tren keberangkatan dan kedatangan penumpang dari seluruh stasiun menunjukkan lonjakan signifikan, dengan pola mobilitas yang padat dari dan menuju Jakarta maupun Bandung. Hal ini membuktikan bahwa Whoosh kini menjadi bagian penting dalam pilihan perjalanan masyarakat,” ujar Eva.

    Selama periode libur panjang, Stasiun Halim menjadi stasiun terpadat dengan total pergerakan penumpang naik dan turun mencapai sekitar 92 ribu penumpang. Disusul Stasiun Padalarang dengan 71 ribu penumpang, Stasiun Tegalluar Summarecon sekitar 24 ribu penumpang, dan Stasiun Karawang sebanyak 7 ribu penumpang.

    Pada Senin pagi, 2 Juni 2025, arus penumpang dari Bandung menuju Jakarta masih menunjukkan kepadatan. Fleksibilitas waktu tempuh Whoosh menjadi pilihan banyak penumpang yang ingin optimal memanfaatkan waktu bersama keluarga sebelum kembali beraktivitas.

    (ada/hns)