Tag: Eva Chairunisa

  • 513 WNI Rawat hingga Operasikan Kereta Cepat

    513 WNI Rawat hingga Operasikan Kereta Cepat

    Jakarta

    PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat 513 sumber daya manusia (SDM) Indonesia telah lulus dari program transfer knowledge yang dijalankan bersama tenaga ahli China Railway.

    SDM tersebut telah menerima alih pengetahuan dan menjalani proses handover untuk bertugas dalam bidang operasional dan perawatan Kereta Cepat Whoosh.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, mengatakan capaian ini menjadi bukti kolaborasi Indonesia-China dalam membangun kemandirian SDM nasional dalam mengoperasikan kereta cepat pertama di Asia Tenggara. SDM dilatih dengan sistem yang terukur dan sarana pelatihan berstandar internasional.

    Para peserta dibimbing oleh tenaga profesional di bidang kereta cepat untuk memahami seluruh aspek operasional dan pemeliharaan kereta cepat.

    “Selama dua tahun operasional Whoosh, proses transfer knowledge dari tenaga ahli ke SDM Indonesia berjalan baik dan sesuai target. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini semakin mandiri dalam mengelola dan mengoperasikan sistem kereta cepat,” ujar Eva dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/10/2025).

    513 Warga Negara Indonesia Operasikan-Rawat Kereta Cepat Foto: Dok. PT KCIC

    Program transfer knowledge mencakup tiga bidang utama, yaitu Operation, EMU Maintenance, dan Fixed Assets. Sebanyak 113 SDM Operation telah handover dan siap bertugas sebagai Masinis, petugas OCC, serta pengendali tanggap darurat dan operasi.

    Di bidang EMU Maintenance, ada 53 SDM yang terdiri dari teknisi flaw detection, machinist, dan perawatan sarana kereta cepat. Sedangkan bidang Fixed Assets melibatkan 347 SDM yang menangani perawatan jembatan, sinyal, komunikasi, rel, sistem kelistrikan (OCS), dan peralatan berat.

    Program ini juga membangun kemandirian Indonesia di bidang teknologi transportasi berkecepatan tinggi. Melalui tahapan pelatihan yang mencakup HSR Training, On the Job Training (OJT), dan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan, SDM Indonesia kini mampu menguasai sistem dan teknologi kereta cepat secara menyeluruh.

    Hingga Oktober 2025, sebanyak 513 SDM atau sekitar 89% dari total 579 SDM Indonesia yang mengikuti program transfer knowledge Whoosh telah menerima alih pengetahuan dan menjalani proses handover untuk bertugas dalam bidang operasional dan perawatan Kereta Cepat Whoosh. Sementara 66 SDM lainnya atau 11% masih menjalani tahap akhir sertifikasi dan penyiapan dokumen pendukung.

    513 Warga Negara Indonesia Operasikan-Rawat Kereta Cepat Foto: Dok. PT KCIC

    Kehadiran Kereta Cepat Whoosh tidak hanya membawa kemajuan di sisi transportasi nasional, tetapi juga meningkatkan kapabilitas SDM Indonesia dalam mengoperasikan dan merawat sarana-prasarana kereta berkecepatan tinggi pertama di Asia Tenggara.

    “Kolaborasi Indonesia dan China melalui KCIC tidak hanya sebatas transfer teknologi, tetapi juga transfer kemampuan dan pengetahuan. Ke depan, SDM Indonesia yang telah mendapatkan pengalaman ini akan menjadi mentor dan pelatih bagi generasi penerus di bidang perkeretaapian cepat,” terang Eva.

    Tonton juga Video: Perdana! Masinis Indonesia Kemudikan Whoosh Berpenumpang

    (hns/hns)

  • Kereta Whoosh layani 12 juta penumpang selama dua tahun beroperasi

    Kereta Whoosh layani 12 juta penumpang selama dua tahun beroperasi

    Bandung (ANTARA) – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat telah melayani lebih dari 12 juta penumpang selama dua tahun operasional kereta cepat Whoosh yang diluncurkan secara komersial pada 17 Oktober 2023.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai inovasi dan peningkatan layanan yang dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan.

    “Dari sisi operasional, Whoosh telah menuntaskan hampir 40 ribu perjalanan dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,9 persen dan zero accident sepanjang dua tahun perjalanan,” ujar Eva dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat.

    Eva menyebutkan, minat masyarakat terhadap moda transportasi berkecepatan tinggi tersebut terus meningkat. Puncaknya terjadi pada Juni 2025 dengan 26.770 penumpang dalam satu hari.

    Selain penumpang domestik, Whoosh juga diminati wisatawan mancanegara. Hingga September 2025, jumlah penumpang asing mencapai 566.829 orang, yang menjadikan Whoosh sebagai salah satu destinasi pengalaman wisata unggulan di Indonesia.

    KCIC juga terus memperkuat layanan pelanggan melalui program loyalitas Frequent Whoosher Card (FWC). Hingga Oktober 2025, sebanyak 20.996 kartu telah diterbitkan atau naik hampir lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

    Selain itu, KCIC mengembangkan ekosistem ekonomi di sekitar stasiun dengan menghadirkan 188 kios, terdiri dari 76 kios UMKM dan 112 non-UMKM. Produk yang ditawarkan mulai dari kuliner, suvenir, hingga perlengkapan perjalanan.

    Pewarta: Rubby Jovan Primananda
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Beroperasi 2 Tahun, Kereta Cepat Whoosh Angkut 12 Juta Penumpang – Page 3

    Beroperasi 2 Tahun, Kereta Cepat Whoosh Angkut 12 Juta Penumpang – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Kereta Cepat Whoosh telah digunakan lebih dari 12 juta penumpang dalam dua tahun operasional resminya. Seluruh perjalanan Whoosh juga masuk dalam kategori tepat waktu dan tanpa kecelakaan.

    General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa mengatakan Whoosh resmi beroperasi komersial pada 17 Oktober 2023 lalu. Hingga saat ini, jumlah penumpang tumbuh konsisten setiap bulannya dengan capaian tertinggi pada Juni 2025 dengan 26.770 penumpang dalam satu hari.

    “Dari sisi operasional, Whoosh telah menuntaskan hampir 40 ribu perjalanan dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,9 persen dan zero accident sepanjang dua tahun perjalanan. Capaian ini menegaskan komitmen KCIC terhadap keselamatan, keandalan sistem, dan keunggulan pelayanan yang menjadi prioritas Utama,” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

    Minat dari wisatawan mancanegara juga terus meningkat. Hingga September 2025, Whoosh telah melayani 566.829 penumpang asing. “Dua tahun perjalanan Whoosh menjadi simbol transformasi dan ketahanan sektor transportasi modern Indonesia,” ujar Eva.

    Dalam aspek layanan pelanggan, program loyalitas Frequent Whoosher Card (FWC) mencatat pertumbuhan signifikan. Hingga Oktober 2025, total 20.996 kartu telah diterbitkan. Jumlah ini melonjak hampir lima kali lipat dibanding pembelian di tahun sebelumnya, sejalan dengan meningkatnya kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap layanan Whoosh.

    “Melalui penerapan teknologi tinggi, tata kelola yang akuntabel, serta orientasi pada keberlanjutan lingkungan dan sosial, Kereta Cepat Whoosh terus memperkuat langkah menuju visinya sebagai operator transportasi berkelas dunia yang berkelanjutan,” kata Eva.

     

  • Minat masyarakat terhadap kartu berlangganan Whoosh terus meningkat

    Minat masyarakat terhadap kartu berlangganan Whoosh terus meningkat

    Jakarta (ANTARA) – Kartu berlangganan yang disebut sebagai Frequent Whoosher Card (FWC) pertama kali diperkenalkan pada awal Juni tahun lalu. Dengan kartu ini, penumpang bisa memiliki 10-20 kuota perjalanan dengan Whoosh namun dengan tarif yang terbilang lebih murah dibandingkan memesan tiket secara satuan untuk sekali perjalanan.

    Hingga saat ini, sebanyak 20.996 kartu telah terjual, yang mana sekitar 83% diantaranya dipesan sepanjang tahun ini. KCIC melaporkan penjualan tahun ini meningkat hingga 403% dibandingkan tahun lalu.

    “Tren ini sejalan dengan semakin banyaknya pengguna rutin yang memanfaatkan Whoosh untuk aktivitas harian karena efisiensi waktu dan biaya yang ditawarkan. Kartu langganan Whoosh menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan transportasi cepat, tepat waktu, dan berbiaya pasti,” kata General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa dalam keterangan resminya.

    Eva menyebut keuntungan utama kartu ini, yakni penumpang tidak akan terpengaruh sistem tarif dinamis. Saat jam sibuk atau periode libur, harga tiket Whoosh biasanya akan lebih tinggi dari kondisi normal. Namun, pemegang FWC tidak akan terpengaruh oleh sistem ini, sehingga mereka bisa menikmati harga tiket untuk kelas premium ekonomi lebih hemat hingga 35%.

    Selain itu, KCIC juga menyediakan FWC Lounge di Stasiun Halim dan Padalarang dengan petugas khusus untuk membantu proses penukaran tiket serta memberikan kenyamanan tambahan bagi pelanggan melalui area tunggu berpendingin udara.

    KCIC menyediakan tiga jenis kartu FWC sesuai kebutuhan rute perjalanan, yaitu rute Jakarta – Karawang – Bandung atau sebaliknya mulai dari Rp1,35 juta. Rute Jakarta – Karawang atau sebaliknya mulai dari Rp 450 ribu, dan rute Karawang – Bandung atau sebaliknya mulai dari Rp 750 ribu. Untuk pilihan tersebut, terdapat dua tipe kartu, yakni gold card yang berlaku untuk 20 kali perjalanan dengan masa aktif dua bulan, dan silver card untuk 10 kali perjalanan dengan masa aktif satu bulan sejak pembelian.

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Santoso
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jadwal Baru! Whoosh Operasi Mulai 08.00 WIB di Hari Minggu

    Jadwal Baru! Whoosh Operasi Mulai 08.00 WIB di Hari Minggu

    Jakarta

    Layanan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung melakukan penyesuaian jadwal. PT KCIC ingin memastikan layanan Whoosh senantiasa beroperasi dengan standar keselamatan dan keandalan tertinggi melalui penerapan long window time setiap hari Minggu.

    Dalam periode ini, perjalanan pertama dari Stasiun Halim yang biasanya berangkat pukul 06.25 WIB kini dimulai pukul 08.00 WIB, dan dari Stasiun Tegalluar yang sebelumnya pukul 06.05 WIB menjadi pukul 07.35 WIB.

    Jumlah perjalanan juga disesuaikan menjadi 56 perjalanan per hari, dari yang sebelumnya 62 perjalanan per hari pada Senin hingga Sabtu, untuk memberikan waktu pemeliharaan yang lebih panjang dan menyeluruh.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal dilakukan sebagai bagian dari komitmen KCIC menjaga keandalan dan keselamatan operasional kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

    “Whoosh merupakan kereta kecepatan tinggi yang mengandalkan sistem berteknologi canggih, sehingga aspek keselamatan tidak bisa ditawar. Melalui long window time setiap hari Minggu, tim kami memiliki waktu tambahan untuk melakukan pemeriksaan secara komprehensif dan mendetail terhadap seluruh prasarana dan sarana menggunakan peralatan berteknologi tinggi,” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025).

    “Langkah ini penting agar Whoosh selalu dalam kondisi optimal saat melayani masyarakat,” ujarnya menambahkan.

    Dalam praktik operasional, window time merupakan jeda waktu yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap berbagai fasilitas operasi seperti jalur rel, sistem persinyalan, listrik aliran atas (LAA), jembatan, terowongan, drainase, dan peredam suara.

    Pemeriksaan rutin dilakukan oleh tim teknisi bersertifikat setiap Senin hingga Sabtu pukul 00.00-04.00 WIB, sementara pada hari Minggu diperpanjang hingga pukul 07.00 WIB agar pemeliharaan dapat dilakukan lebih menyeluruh.

    Eva menambahkan, penyesuaian jadwal di hari Minggu juga mempertimbangkan tingkat keterisian penumpang yang relatif lebih rendah di pagi hari.

    “Evaluasi kami menunjukkan bahwa penerapan long window time tidak berdampak signifikan terhadap okupansi maupun minat masyarakat. Justru, kebijakan ini menjadi bentuk tanggung jawab KCIC untuk memastikan layanan Whoosh tetap aman, andal, dan tepat waktu,” jelasnya.

    (hal/fdl)

  • KCIC Tebar Diskon Tiket Kereta Cepat Whoosh Rp50.000, Cek Syarat Ketentuannya

    KCIC Tebar Diskon Tiket Kereta Cepat Whoosh Rp50.000, Cek Syarat Ketentuannya

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan promo diskon tiket Kereta Cepat WHOOSH Indonesia hingga Rp50.000 dalam rangka menyambut tanggal cantik 10.10 di bulan Oktober.  

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menuturkan bahwa promo ini ditujukan untuk mendorong minat masyarakat yang semakin tinggi, baik untuk perjalanan bisnis di hari kerja maupun wisata di akhir pekan. 

    “Kami melihat Whoosh semakin diminati bukan hanya sebagai transportasi bisnis, tapi juga sebagai moda pilihan untuk wisata. Dengan adanya promo diskon ini, kami ingin mendorong lebih banyak masyarakat untuk menikmati perjalanan nyaman dan efisien bersama Whoosh,” ujar Eva dalam keterangan resmi, Rabu (1/10/2025). 

    Pada hari kerja, mayoritas penumpang Whoosh adalah pelaku perjalanan bisnis, sementara di akhir pekan didominasi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang memanfaatkan Whoosh untuk mengunjungi berbagai destinasi liburan.

    Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, promo diskon hingga Rp50.000 ini tersedia melalui kolaborasi dengan Traveloka pada promo Traveloka 10.10 Travel Sale. 

    Penumpang yang membeli tiket Whoosh dalam periode promo ini juga berhak mendapatkan souvenir eksklusif yang dapat diambil langsung di loket stasiun Whoosh. 

    Proses penukaran dilakukan dengan menunjukkan tiket hasil pembelian promo kepada petugas untuk diverifikasi, dan souvenir akan diberikan selama persediaan masih tersedia.

    “Kami ingin memastikan perjalanan cepat dengan Whoosh semakin memberikan pengalaman menyenangkan, baik bagi pebisnis maupun wisatawan. Promo ini diharapkan bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan Whoosh dalam setiap perjalanan,” tutup Eva.

    Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) per Juli 2025, jumlah penumpang Whoosh mencapai 580.300 orang atau tumbuh 4,56% dari bulan sebelumnya atau secara month to month (MtM). 

    Sementara secara kumulatif pada periode Januari hingga Juli 2025, jumlah pengguna Whoosh mencapai 3,5 juta orang atau tumbuh 7,02% dari periode yang sama tahun lalu. 

    Whoosh nyatanya juga diminati oleh para wisatawan. Sejak beroperasi, Whoosh telah melayani lebih dari 528.000 wisatawan asing, dengan 225.000 di antaranya berasal dari Malaysia.

    Berikut Syarat & Ketentuan Promo Kereta Cepat Whoosh:

    1. Diskon 3% s.d. Rp50.000 dengan minimum pembelian Rp500.000, dalam satu nomor pemesanan.

    2. Kupon tersedia dalam stok terbatas per hari.

    3. Berlaku untuk pemesanan melalui Traveloka App versi minimum 3.40.0 (Android/iOS) atau melalui situs web Traveloka versi desktop atau mobile.

    4. Berlaku untuk semua rute.

    5. Berlaku untuk semua metode pembayaran.

    6. Berlaku untuk satu kali pemesanan selama periode promo.

    7. Periode pemesanan: 1–10 Oktober 2025

    8. Periode perjalanan: sesuai ketersediaan jadwal

    9. Kupon diskon ini tidak dapat digabung dengan kupon diskon lainnya

  • Wisatawan Malaysia Gandrungi Kereta Cepat Whoosh, Ini Alasannya

    Wisatawan Malaysia Gandrungi Kereta Cepat Whoosh, Ini Alasannya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kereta Cepat Whoosh kini tak hanya jadi andalan masyarakat Indonesia. Layanan transportasi super cepat ini juga kian populer di kalangan wisatawan asing, terutama dari Malaysia. D

    Data KCIC mencatat, dari total lebih dari 528 ribu penumpang mancanegara, sekitar 225 ribu di antaranya berasal dari Negeri Jiran. Bagi wisatawan Malaysia, Whoosh bukan sekadar sarana transportasi, tapi juga pengalaman perjalanan yang unik.

    Azam, seorang pelancong yang datang bersama keluarganya, mengaku tertarik mencoba setelah melihat unggahan di media sosial. Ia bilang, pelayanan dan kenyamanan yang ditawarkan Woosh berbeda dari pengalaman manapun ia pernah naik kereta.

    “Saya memang impressed lah, sebab sangat laju. Speed sampai 350 km/jam, jadi perjalanan dari Jakarta ke Bandung ambil waktu kurang dari 30 menit. Tempat duduk selesa, layanan bagus, dan pengalaman perjalanan sangat nyaman,” ujarnya.

    Serupa, R. Sivaraja, wisatawan Malaysia lainnya menilai ketepatan waktu Whoosh adalah nilai plus yang membuatnya puas. “Servis Whoosh sangat bagus dan on time. Itu yang saya sangat suka. Kalau bisa maintain standard seperti ini, Whoosh pasti jadi kebanggaan,” kata ia.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya mengapresiasi antusiasme wisatawan asing yang semakin meningkat. Sejak akhir Agustus 2025, rata-rata sekitar 750 wisatawan Malaysia per hari menggunakan Whoosh, terutama saat musim liburan.

    “Wisatawan internasional melihat Whoosh bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman wisata di Indonesia. KCIC akan terus meningkatkan kualitas layanan agar seluruh penumpang, baik domestik maupun mancanegara, merasakan perjalanan yang aman, cepat, nyaman, dan berkesan,” kata Eva.

    (fsd/fsd)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Beli Tiket Whoosh Diskon Rp 50.000, Ini Jadwal dan Syaratnya

    Beli Tiket Whoosh Diskon Rp 50.000, Ini Jadwal dan Syaratnya

    Jakarta

    PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan diskon untuk para pengguna Whoosh bertajuk SAVEtember Ceria. Tersedia diskon hingga Rp 50.000 untuk periode pemesanan tiket 17-19 September dan keberangkatan 22-24 September 2025.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan promo hadir untuk sebanyak 9.990 kursi. Promo ini merupakan bentuk apresiasi KCIC kepada masyarakat pengguna setia maupun masyarakat yang ingin merasakan perjalanan Whoosh.

    “Melalui promo SAVEtember Ceria, KCIC ingin memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menikmati perjalanan cepat, aman, dan nyaman dengan tarif yang lebih hemat,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Rabu (17/9/2025).

    Jadwal Perjalanan

    Relasi Halim-Tegalluar Summarecon

    1. G1051 (18:25)
    2. G1055 (19:25)
    3. G1059 (20:25)

    Relasi Tegalluar Summarecon-Halim

    1. G1058 (19:35)
    2. G1060 (20:05)
    3. G1062 (20:35).

    Skema Promo SAVEtember Ceria

    1. Promo Reguler-Potongan Rp25.000, periode penjualan mulai 17 September 2025 pukul 09.00 s.d 19 September 2025 pukul 17.00

    2. Promo Flash Sale-Potongan Rp50.000, periode penjualan pada 19 September 2025 pukul 12.00-13.00.

    Syarat Promo SAVEtember Ceria

    1. Promo hanya berlaku untuk tiket Whoosh rute Halim-Padalarang/Tegalluar Summarecon atau sebaliknya.
    2. Promo berlaku hanya untuk tiket Kelas Premium Economy.
    3. Tiket dapat dibeli di semua saluran penjualan sesuai periode penjualan masing-masing promo.
    4. Tarif yang muncul pada saluran penjualan merupakan tarif yang sudah mendapatkan potongan harga.
    5. Promo Flash Sale tidak berlaku untuk pemesanan melalui Whoosh Group Reservation.
    6. Pemilik Frequent Whoosher Card dapat melakukan redeem pada jadwal yang mendapatkan promo.
    7. Tiket dapat dibatalkan dan diubah jadwal sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

    (shc/ara)

  • KCIC Amankan Pencuri Kabel Grounding di Jalur Kereta Cepat Whoosh Padalarang–Tegalluar

    KCIC Amankan Pencuri Kabel Grounding di Jalur Kereta Cepat Whoosh Padalarang–Tegalluar

    Bandung (beritajatim.com) – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berhasil mengamankan pelaku pencurian kabel grounding di jalur Kereta Cepat Whoosh, tepatnya di antara Padalarang–Tegalluar, pada Jumat (29/8/2025).

    Penangkapan tersebut terungkap saat tim keamanan KCIC melakukan patroli rutin.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan kronologi penangkapan bermula ketika petugas melakukan patroli di KM 114+300, Jl. Tipar Barat, Kabupaten Bandung Barat. Petugas menemukan seorang pria mencurigakan yang membawa karung.

    “Setelah diperiksa, oknum tersebut membawa karung berisi 51 potong kabel grounding sepanjang 35 cm, 3 potong kabel grounding sepanjang 70 cm, 1 buah kunci pas, serta 1 pisau cutter,” kata Eva.

    Fungsi Vital Kabel Grounding untuk Keamanan Whoosh

    Kabel grounding yang dicuri merupakan bagian dari pagar sound barrier dan berfungsi sebagai pengaman instalasi listrik untuk menyalurkan arus petir ke tanah.

    Peran ini sangat vital karena melindungi prasarana dan sistem operasi kereta cepat dari gangguan kelistrikan. Menurut Eva, pencurian kabel grounding dapat menimbulkan risiko besar.

    “Penanganan kasus ini sangat serius dan harus ada sanksi hukum bagi pelakunya. Komponen kabel grounding memiliki fungsi vital, salah satunya untuk melindungi jaringan dari sambaran petir dan gangguan kelistrikan. Jika dicuri, bukan hanya merugikan secara material dan berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan operasional, tetapi juga dapat membahayakan orang lain di sekitar jalur karena terkena sengatan listrik tegangan tinggi,” tegasnya.

    Pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Padalarang untuk proses hukum lebih lanjut. Berdasarkan Pasal 362 KUHP, tindak pencurian dapat diancam dengan pidana penjara maksimal lima tahun atau denda hingga sembilan ratus rupiah.

    Operasional Whoosh Tetap Normal

    Eva memastikan insiden tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta cepat. “Perjalanan Whoosh tetap berjalan normal karena petugas teknis langsung melakukan perbaikan di lokasi sehingga sistem pengamanan kembali pulih,” ujarnya.

    KCIC juga meningkatkan upaya pencegahan dengan memperketat pengawasan di jalur Whoosh. “KCIC telah memasang pagar pembatas, CCTV di berbagai titik, dan patroli setiap 500 meter. Masyarakat diimbau tidak melakukan pencurian maupun perusakan fasilitas umum, karena peran serta masyarakat dalam menjaga aset negara sangat penting demi kelancaran dan keamanan layanan Kereta Cepat Whoosh,” tambah Eva.

     

  • Reschedule Tiket Whoosh Bisa Gratis, Simak Caranya

    Reschedule Tiket Whoosh Bisa Gratis, Simak Caranya

    JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menerapkan aturan reschedule tiket Whoosh yang lebih fleksibel bagi penumpang. Kini, penumpang bisa mengubah jadwal keberangkatan dengan mudah, baik secara online maupun offline dan tanpa dikenakan bea potongan alias gratis.

    General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menjelaskan aturan ini dibuat untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penumpang Whoosh.

    “Fleksibilitas ini hadir karena banyak penumpang yang membutuhkan opsi perubahan jadwal secara mendadak. Dengan adanya ketentuan baru, mereka tidak perlu khawatir akan kehilangan kesempatan perjalanan atau terbebani biaya tambahan selama masih pada tanggal dan tarif yang sama,” ujar Eva dalam keterangan resmi, Minggu, 14 September.

    Berikut syarat dan ketentuan reschedule tiket Whoosh gratis tanpa potongan:

    Berlaku hanya pada Reschedule pertama kali atau tiket belum pernah dirubah sebelumnya⁠Perubahan jadwal dilakukan untuk tanggal yang sama dengan tiket lama.⁠Perubahan jadwal memiliki tarif yang sama atau lebih murah, namun tidak ada pengembalian dana bila tarif lebih rendah.⁠Perubahan dengan kelas yang sama dengan tiket lama.

    Lebih lanjut, Eva bilang jika tidak sesuai persyaratan maka proses reschedule akan dikenakan potongan bea 25 persen.

    “Termasuk untuk perubahan kedua atau tiket sudah pernah diubah sebelumnya,” ucapnya.

    Berikut Tahapan Reschedule Tiket Whoosh:

            A. Via Loket Stasiun (Offline)

    Tunjukkan tiket atau QR code tiket.Siapkan kartu identitas sesuai data pemesan (KTP/Passport).Isi formulir reschedule yang diberikan petugas.Pilih jadwal baru sesuai keinginan dan ketersediaan.Jika memenuhi syarat gratis, tiket langsung diganti. Jika tidak, potongan bea 25% akan dikenakan.Dana tiket lama dikembalikan paling cepat 1×24 jam dan maksimal 15 hari.Proses wajib dilakukan oleh pemegang tiket; jika diwakilkan harus membawa surat kuasa.Batas waktu: maksimal hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan.

    B. Via Website ticket.kcic.co.id (Online)

    Login dan pilih menu Reschedule.Pilih tiket yang ingin diubah jadwalnya.Tentukan tanggal dan kelas keberangkatan baru.Lakukan pembayaran jika ada selisih harga atau biaya potongan.Tiket baru akan langsung terbit, sedangkan bea tiket lama dikembalikan paling cepat 1×24 jam, maksimal 15 hari.Batas waktu: maksimal hingga 5 menit sebelum jadwal keberangkatan.

    C. Via Aplikasi Whoosh (Online)

    Masuk ke menu Me, pastikan sudah registrasi akun refund.Pilih tiket, lalu tekan Change ‘Confirm’.Pilih tanggal keberangkatan baru dan kelas.Lakukan pembayaran (jika ada).Tiket baru otomatis terbit di aplikasi.Dana tiket lama dikembalikan maksimal 15 hari.Batas waktu: maksimal hingga 5 menit sebelum jadwal keberangkatan.

    Eva bilang seluruh kebijakan yang diterapkan merupakan bentuk adaptasi layanan Whoosh terhadap kebutuhan masyarakat.

    “KCIC berharap setiap penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang nyaman, cepat, dan fleksibel. Adapun kebijakan reschedule yang lebih mudah ini dilakukan agar Whoosh semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.