Tag: Eva Chairunisa

  • Penumpang Whoosh Diprediksi Meningkat di Momen Pilkada 2024

    Penumpang Whoosh Diprediksi Meningkat di Momen Pilkada 2024

    Jakarta

    PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi penumpang Whoosh akan meningkat di momen Pilkada serentak 2024. Total 8 ribu tiket untuk keberangkatan hari ini telah terjual.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, hingga Selasa (26/11) sore, KCIC melayani lebih dari 16 ribu penumpang Whoosh ke berbagai tujuan. Jumlah keberangkatan penumpang tersebut menunjukkan adanya peningkatan volume jika dibandingkan pada Selasa (19/11) pekan lalu, karena penjualan tiket akan terus bertambah.

    Tak hanya itu, sekitar 8.000 tiket sudah terjual untuk keberangkatan hari Rabu 27 November 2024. Peningkatan diprediksi akan terus terjadi melalui pembelian tiket go show pada hari ini.

    “KCIC memprediksi momen Pilkada Serentak ini akan meningkatkan minat masyarakat yang akan menggunakan Whoosh hingga Rabu (27/11). Banyak penumpang Whoosh yang pergi dan pulang ke kota asal untuk mengikuti pilkada serentak maupun yang ingin memanfaatkan hari libur ini,” ujarnya.

    Untuk mengakomodir potensi peningkatan tersebut, KCIC mengoperasikan 48 jadwal perjalanan Whoosh per hari. Pada jam sibuk di pagi dan sore hingga malam hari, headway antar perjalanan Whoosh mencapai hingga 30 menit sekali, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih fleksibel.

    Eva meyakini, banyaknya jumlah perjalanan Whoosh yang tersedia memberikan kemudahan kepada penumpang untuk mengatur perjalanan pulang-pergi di hari yang sama. Sehingga, kata dia, memungkinkan mereka menyelesaikan urusan Pilkada di kota asal tanpa harus menginap.

    Bagi penumpang yang ingin mengubah jadwalnya karena menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan, KCIC juga memberikan fitur kemudahan reschedule tiket secara online. Penumpang yang membeli tiket di aplikasi Whoosh atau web KCIC, dapat melakukan perubahan jadwal secara online melalui aplikasi Whoosh maksimal 2 jam sebelum keberangkatan.

    “Dengan kecepatan dan berbagai kenyamanan yang ditawarkan, Whoosh menjadi pilihan utama untuk mobilitas masyarakat pada momen-momen penting salah satunya Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.” jelasnya.

    “KCIC berkomitmen untuk mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada serentak ini. Layanan Whoosh yang efisien, ramah lingkungan, dan nyaman diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin berperan serta dalam membangun masa depan daerah mereka.” ujarnya.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh, masyarakat dapat menghubungi customer service di Stasiun atau contact center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

    (taa/taa)

  • Mau Reschedule Tiket Kereta Cepat Saat Pilkada? Begini Caranya

    Mau Reschedule Tiket Kereta Cepat Saat Pilkada? Begini Caranya

    Jakarta

    PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyediakan fitur reschedule atau ubah jadwal perjalanan kereta cepat Jakarta-Bandung guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang ingin menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024 nanti.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan proses ubah jadwal perjalanan atau reschedule ini dapat dilakukan secara online, maksimal dua jam sebelum keberangkatan.

    “Bagi penumpang yang ingin mengubah jadwalnya karena menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan, KCIC juga memberikan fitur kemudahan reschedule tiket secara online,” kata Eva dalam keterangan resminya, Selasa (26/11/2024).

    “Penumpang yang membeli tiket di aplikasi Whoosh atau web KCIC, dapat melakukan perubahan jadwal secara online melalui aplikasi Whoosh maksimal 2 jam sebelum keberangkatan,” terangnya.

    Ia mengatakan saat ini masyarakat bisa mendapatkan tiket Whoosh secara online melalui kanal resmi seperti aplikasi Whoosh, situs resmi hingga aplikasi mitra seperti KAI Access, Livin Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com.

    Di luar itu, tiket kereta cepat Whoosh juga bisa dipesan secara offline di loket ataupun Ticket Vending Machine (TVM) yang tersedia di Stasiun. Dengan begitu calon penumpang memiliki banyak pilihan saat ingin memesan tiket perjalanan.

    Sementara itu, Ane juga menegaskan KCIC turut melakukan pengaturan kedinasan bagi pegawai yang bertugas pada bidang operasional serta para frontliner. Hal ini dimaksudkan agar Whoosh tetap dapat melayani masyarakat di momen pilkada namun tetap memberikan kesempatan bagi para pegawai untuk menggunakan hak pilih nya sebagai warga negara.

    “KCIC berkomitmen untuk mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada serentak ini. Layanan Whoosh yang efisien, ramah lingkungan, dan nyaman diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin berperan serta dalam membangun masa depan daerah mereka,” jelasnya.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan ataupun proses reschedule tiket Whoosh, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email kecs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

    (fdl/fdl)

  • Menhub Bakal Ajak Kementerian PU Bahas Akses Stasiun Whoosh Karawang

    Menhub Bakal Ajak Kementerian PU Bahas Akses Stasiun Whoosh Karawang

    Jakarta

    Kereta Cepat Bandung-Jakarta atau Whoosh telah beroperasi sejak Oktober 2023 silam. Namun hingga saat ini, wacana pengoperasian Stasiun Karawang belum menunjukkan hilalnya.

    Salah satu hal yang sempat disoroti dalam persiapan pengoperasian stasiun ini ialah jalan akses stasiun yang belum rampung. Lalu, bagaimana kabar terbarunya?

    Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi tidak berkomentar banyak saat ditanyai tentang kabar Stasiun Whoosh Karawang. Namun ia memastikan, akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai yang bertanggung jawab dalam pembangunan.

    “Nanti saya akan coba ngobrol sama (Kementerian) PU. Tapi harapan kami bahwa setiap moda transportasi itu terkoneksi satu sama lain,” kata Dudy di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).

    Stasiun Whoosh Karawang sendiri ditargetkan bisa mulai beroperasi pada awal 2025 oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Dari seluruh stasiun Whoosh yang telah beroperasi sejak akhir tahun lalu, hanya Stasiun Karawang saja yang belum digunakan untuk naik turun penumpang.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pengoperasian Stasiun Karawang akan menjadi bagian dari strategi peningkatan jumlah penumpang kereta cepat. Sejauh ini Stasiun Karawang baru digunakan sebatas untuk pengaturan jalan kereta saja, padahal stasiunnya sudah selesai dibangun.

    “KCIC akan mengoperasikan Stasiun Karawang di awal tahun 2025 untuk layanan naik turun penumpang. Saat ini Stasiun Karawang baru dioperasikan untuk melayani pengaturan perjalanan kereta,” beber Eva dalam keterangannya, Jumat (26/7/2024).

    Agar Stasiun Karawang bisa melayani naik turun penumpang, lanjut Eva, persiapan jalan akses menjadi salah satu hal yang saat ini disiapkan. Saat ini tengah menyiapkan akses dari kawasan trans heksa Karawang (THK) dan Deltamas untuk menuju stasiun Karawang. Nantinya, akan ada akses sepanjang sekitar 1,5 km dari THK dan Deltamas menuju Stasiun Karawang.

    “Saat ini (jalan akses 1,5 kilometer) sedang dalam tahap akhir pembebasan lahan untuk selanjutnya memasuki tahapan persiapan konstruksi,” kata Eva.

    Pemerintah melalui Kementerian PUPR juga sedang menyiapkan pembangunan exit KM 42 jalan tol Jakarta Cikampek yang langsung menuju kawasan Stasiun Karawang. Akses lainnya dari Tol Jakarta-Cikampek kini juga sudah dalam tahap penyediaan lahan dan pembangunan.

    (shc/rrd)

  • Tiket Whoosh Diskon 25%, Khusus Pemesanan di KAI Expo 2025

    Tiket Whoosh Diskon 25%, Khusus Pemesanan di KAI Expo 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menebar promo tiket Whoosh di gelaran KAI Expo 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat pada 16-17 November 2024.

    General Manager Corporate Secretary Eva Chairunisa mengatakan, bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan secara berkelompok minimal 20 penumpang, KCIC menawarkan diskon hingga 25%. 

    “Promo diskon ini berlaku khusus pemesanan tiket dilakukan pada booth KCIC di KAI Expo 2024. Program ini dapat digunakan untuk perjalanan dengan tujuan wisata, gathering, serta program Edu Wisata,” ujar Eva, dikutip Sabtu (16/11/2024).

    Lebih lanjut dia mengatakan, dengan hadirnya KCIC di KAI Expo 2024, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk memanfaatkan layanan Whoosh sebagai moda transportasi modern dan ramah lingkungan.

    “Partisipasi KCIC dalam KAI Expo 2024 adalah salah satu upaya untuk lebih mendekatkan Whoosh kepada masyarakat. Kami ingin memperlihatkan bahwa perjalanan dengan Whoosh bisa menjadi pilihan yang menarik dan efisien untuk berbagai keperluan, mulai dari liburan hingga kegiatan edukasi,” katanya.

    Adapun, sejak dioperasikan secara komersial pada Oktober 2023 hingga November 2024, KCIC telah melayani sebanyak 6,3 juta penumpang. Menurutnya KCIC akan terus berinovasi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh penumpang.

    Berdasarkan pantauan Bisnis di JCC Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (16/11) terlihat ribuan pengunjung memadati area KAI Expo 2024 untuk berburu promo tiket kereta api jelang akhir tahun. Adapun, harga tiket masuk KAI Expo sebesar Rp50.000. 

    Selain KCIC, ada juga PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) yang juga menebar promo tiket kereta api di gelaran KAI Expo 2024.

    Direktur Utama KAI Wisata Hendy Helmy mengatakan gelaran KAI Expo 2024 di Jakarta ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya,KAI Expo 2024 juga digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur pada 2-3 November 2024.

    Lebih lanjut Hendy mengatakan, tiket yang disiapkan pada KAI Expo di Jakarta ini sebanyak 39.000 tiket untuk seluruh lintas dan seluruh kelas. Sementara itu, target penjualan sebanyak 25.000 tiket.

    “Target transaksi kami di KAI Expo 2024 di Jakarta ini sekitar 25.000 tiket terjual. Relasinya untuk di Pulau Jawa,” kata Hendy Helmy.

  • Tip Nyaman Naik Whoosh Saat Musim Hujan

    Tip Nyaman Naik Whoosh Saat Musim Hujan

    Jakarta, Beritasatu.com – PT KCIC mengimbau para penumpang Whoosh untuk tetap memperhatikan keselamatan saat berada di stasiun dan kereta saat musim hujan. Berikut beberapa tip yang disarankan bagi penumpang agar perjalanan dengan Whoosh tetap nyaman dan lancar saat musim hujan.

    Ada empat tip bagi penumpang agar Whoosh nyaman saat musim hujan:
    1. Datang lebih awal ke stasiun
    Kondisi hujan dapat menyebabkan kemacetan di sekitar stasiun. Penumpang Whoosh disarankan untuk tiba lebih awal agar tetap memiliki waktu yang cukup untuk melalui pemeriksaan tiket dan menuju ke area keberangkatan tanpa tergesa-gesa.

    Gate menuju peron akan ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan, sehingga disarankan penumpang tiba setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan Whoosh.

    2. Gunakan transportasi terintegrasi yang terkoneksi langsung
    Penumpang disarankan memakai layanan transportasi terintegrasi saat menuju stasiun Whoosh seperti LRT Jabodebek, KA feeder, maupun moda lainnya yang telah terkoneksi langsung ke stasiun Whoosh.

    Dengan memanfaatkan moda yang terhubung ini, penumpang tidak perlu khawatir terpapar hujan. Selain itu, lebih nyaman saat berpindah moda karena jalur dari transportasi tersebut ke stasiun Whoosh sudah terkoneksi secara fisik.

    3. Tetap waspada saat di area stasiun Whoosh
    Saat berjalan di area bagian luar stasiun atau di dekat tangga Whoosh, penumpang diharapkan tidak berlari. Penumpang harus memperhatikan langkah kaki agar tidak terpeleset.

    KCIC telah memastikan stasiun dilengkapi dengan peralatan kebersihan dan sistem drainase yang baik untuk mengurangi genangan air, tetapi kewaspadaan tetap penting.

    4. Gunakan pakaian hangat dan membawa payung
    Musim hujan membawa suhu yang lebih dingin, terutama di area stasiun. Penumpang harus mengenakan pakaian hangat dan membawa payung atau jas hujan. Untuk kenyamanan, penumpang Whoosh bisa menyimpan payung di area bagasi yang tersedia pada setiap sambungan kereta.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, KCIC selalu berkomitmen untuk memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang Whoosh, terutama saat musim hujan.

    “Tips ini kami sampaikan untuk membantu penumpang merencanakan perjalanan mereka dengan lebih nyaman dan aman,” ujar Eva Chairunisa.

    Eva mengatakan, sebagai bentuk antisipasi dari KCIC menyambut musim hujan dan cuaca buruk, KCIC terus melakukan pemeliharan dan pemantauan pada lokasi-lokasi yang rawan gangguan.

    Seluruh jalur dan kereta telah dilengkapi dengan sistem pemantauan berteknologi tinggi untuk memastikan keselamatan perjalanan tetap yang utama meski dalam kondisi cuaca yang kurang baik.

    Beragam sistem modern tersebut antara lain sensor deteksi ancaman hujan setiap 20 km, sensor pengukur arah kecepatan angin, sensor pendeteksi benda asing, lightning protection sistem serta 1.390 CCTV di sepanjang jalur dan stasiun.

    “Berbagai sistem keamanan tersebut akan mengirim data dan informasi terkait potensi gangguan ke pusat kendali,” katanya.

    Apabila curah hujan yang terdeteksi berpotensi menimbulkan ancaman, ujar Eva, maka tindakan mitigasi pun dapat segera dilakukan, salah satunya melalui menurunkan kecepatan maksimal perjalanan.

    “Jika ada pergerakan benda asing atau hal lain yang membahayakan keselamatan di jalur, Whoosh akan berhenti untuk mengamankan keselamatan perjalanan,” jelas Eva.

    Selain pemantauan menggunakan perangkat berteknologi canggih, lanjut Eva, KCIC juga tetap menyiagakan petugas untuk pengamatan langsung di lapangan.

    KCIC juga berkoordinasi dengan pihak wilayah setempat untuk mencegah potensi benda asing masuk ke jalur kereta karena risiko terbawa angin kencang atau kondisi cuaca buruk lainnya.

    Hal di atas merupakan tip-tip bagi penumpang Whoosh saat musim hujan tiba.

  • Semua Jalur Aman, Perjalanan Whoosh Kembali Normal

    Semua Jalur Aman, Perjalanan Whoosh Kembali Normal

    Jakarta: PT KCIC memastiakn operasional Kereta Cepat Whoosh kembali normal, dengan total 48 perjalanan per hari, untuk Senin, 11 November 2024, perjalanan pertama dimulai pukul 05.50 WIB dari Stasiun Tegalluar Summarecon, Jawa Barat dan 06.40 WIB dari Stasiun Halim, Jakarta. PT KCIC terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pasca cuaca buruk dan angin kencang yang melanda wilayah Cimahi, Jawa Barat. 

    “Masyarakat sudah tidak perlu khawatir terkait operasional Whoosh pasca cuaca buruk pada Sabtu, 9 Nobember 2024. KCIC sudah melakukan pemeriksaan secara mendetail dengan berbagai peralatan berteknologi tinggi untuk memastikan keselamatan perjalanan Whoosh,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu, 10 November 2024.

    Sebelumnya, pada Sabtu. 9 November 2024, pukul 13.00 hingga 14.30 WIB, terjadi keterlambatan perjalanan Whoosh dampak cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi di wilayah Cimahi. Sebanyak tujuh perjalanan Whoosh dari dan menuju Halim mengalami keterlambatan, karena tim prasarana KCIC harus melalukan evakuasi pada atap seng dari perumahan warga yang terjatuh di jalur rel kereta Whoosh KM 118+500 karena terbawa angin kencang.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melaporkan, bahwa cuaca buruk yang terjadi pada Sabtu, 9 November 2024, memicu 27 kejadian bencana yang menimbulkan kerusakan di berbagai titik. Bencana tersebut didominasi oleh tumbangnya puluhan pohon yang menghalangi jalan-jalan utama, menyebabkan lalu lintas terganggu.
     

    Sesuai SOP Keselamatan dan Keamanan, Tim Kerja KCIC langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan secara menyeluruh atas kondisi jalur rel, listrik aliran atas, dan prasarana Whoosh lainnya pada lokasi untuk memastikan keamanan perjalanan.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi sebelumnya akibat bencana alam yang menggangu perjalanan Whoosh. KCIC akan terus berupaya mengedepankan perjalanan Whoosh yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh penumpang.” tutup Eva.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh di masa libur panjang akhir pekan, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ?Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

    Jakarta: PT KCIC memastiakn operasional Kereta Cepat Whoosh kembali normal, dengan total 48 perjalanan per hari, untuk Senin, 11 November 2024, perjalanan pertama dimulai pukul 05.50 WIB dari Stasiun Tegalluar Summarecon, Jawa Barat dan 06.40 WIB dari Stasiun Halim, Jakarta. PT KCIC terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pasca cuaca buruk dan angin kencang yang melanda wilayah Cimahi, Jawa Barat. 
     
    “Masyarakat sudah tidak perlu khawatir terkait operasional Whoosh pasca cuaca buruk pada Sabtu, 9 Nobember 2024. KCIC sudah melakukan pemeriksaan secara mendetail dengan berbagai peralatan berteknologi tinggi untuk memastikan keselamatan perjalanan Whoosh,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu, 10 November 2024.
     
    Sebelumnya, pada Sabtu. 9 November 2024, pukul 13.00 hingga 14.30 WIB, terjadi keterlambatan perjalanan Whoosh dampak cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi di wilayah Cimahi. Sebanyak tujuh perjalanan Whoosh dari dan menuju Halim mengalami keterlambatan, karena tim prasarana KCIC harus melalukan evakuasi pada atap seng dari perumahan warga yang terjatuh di jalur rel kereta Whoosh KM 118+500 karena terbawa angin kencang.
    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melaporkan, bahwa cuaca buruk yang terjadi pada Sabtu, 9 November 2024, memicu 27 kejadian bencana yang menimbulkan kerusakan di berbagai titik. Bencana tersebut didominasi oleh tumbangnya puluhan pohon yang menghalangi jalan-jalan utama, menyebabkan lalu lintas terganggu.
     

     
    Sesuai SOP Keselamatan dan Keamanan, Tim Kerja KCIC langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan secara menyeluruh atas kondisi jalur rel, listrik aliran atas, dan prasarana Whoosh lainnya pada lokasi untuk memastikan keamanan perjalanan.
     
    “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi sebelumnya akibat bencana alam yang menggangu perjalanan Whoosh. KCIC akan terus berupaya mengedepankan perjalanan Whoosh yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh penumpang.” tutup Eva.
     
    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh di masa libur panjang akhir pekan, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ?Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (LDS)

  • Atap Seng Rumah Warga Jatuh di Jalur Whoosh, Perjalanan Jakarta-Bandung Terganggu
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        9 November 2024

    Atap Seng Rumah Warga Jatuh di Jalur Whoosh, Perjalanan Jakarta-Bandung Terganggu Megapolitan 9 November 2024

    Atap Seng Rumah Warga Jatuh di Jalur Whoosh, Perjalanan Jakarta-Bandung Terganggu
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Atap seng rumah warga di Cimahi, Jawa Barat, terbang terbawa angin kencang, Sabtu (9/11/2024). Atap itu pun jatuh ke jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sehingga mengganggu operasional. 
    Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, akibat insiden itu, perjalanan KCJB mengalami keterlambatan. 
    “Mulai pukul 13.00 WIB ini, sejumlah perjalanan Whoosh dari dan menuju Halim mengalami keterlambatan,” ujar Eva dalam keterangan yang diterima, Sabtu sore. 
    Mewakili PT KCIC, Eva menyampaikan permintaan maaf atas tertahannya perjalanan kereta Whoosh. Tim prasarana sedang berusaha memindahkan seng tersebut.
    “Tim prasarana KCIC harus melalukan evakuasi pada atap seng dari perumahan warga yang terjatuh di jalur rel kereta Whoosh KM 118+500 karena terbawa angin kencang,” ujarnya.
    Eva menuturkan, dari keterangan warga setempat, kawasan tersebut memang sering dilanda hujan deras disertai angin kencang.
    “Sebelumnya pada kawasan tersebut memang terjadi hujan besar yang disertai dengan angin puting beliung,” ucap dia. 
    Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penumpang serta operasional kereta, tim prasarana KCIC melakukan penyisiran di seluruh jalur.
    “Untuk memastikan tidak ada benda asing lain dan jalur telah steril serta aman untuk dilalui,” imbuhnya.
    PT KCIC menyediakan Service Recovery berupa makanan dan minuman bagi penumpang yang mengalami keterlambatan dan harus menunggu di stasiun.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KCIC buka rute baru Padalarang-Tegalluar mulai Jumat

    KCIC buka rute baru Padalarang-Tegalluar mulai Jumat

    Tiket rute Stasiun Padalarang-Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya dijual untuk kelas premium ekonomi dengan tarif promo seharga Rp50.000Bandung (ANTARA) – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan inovasi baru dalam layanan dengan menjual tiket kereta cepat Whoosh rute baru Stasiun Padalarang-Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya mulai Jumat, 1 November 2024.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengungkapkan rute baru ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya KCIC memperkenalkan layanan Whoosh di kawasan Bandung Raya, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat dengan layanan yang lebih efisien dan nyaman.

    “Tiket rute Stasiun Padalarang-Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya dijual untuk kelas premium ekonomi dengan tarif promo seharga Rp50.000 untuk sekali perjalanan selama November 2024,” kata Eva di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

    Eva mengatakan inovasi ini diharapkan dapat menghemat waktu perjalanan secara signifikan dari sebelumnya sekitar 1 jam jika menggunakan mobil menjadi hanya 14 menit dengan menggunakan Whoosh.

    Dengan waktu tempuh yang singkat, kata dia, masyarakat Bandung Raya kini memiliki alternatif transportasi modern yang tidak hanya cepat tetapi juga bebas macet.

    Baca juga: KCIC layani 5,8 juta penumpang Whoosh selama satu tahun beroperasi

    Baca juga: Menhub harap jangkauan kereta api cepat menjadi lebih luas
     

    “Penjualan rute Padalarang-Tegalluar Summarecon PP ini merupakan langkah kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, memberikan kemudahan mobilitas harian, serta mendukung aksesibilitas yang lebih baik di Bandung Raya. Tarif promo ini kami hadirkan untuk mengajak masyarakat mencoba dan merasakan sendiri pengalaman perjalanan kereta cepat yang hemat waktu dan nyaman.” ujar Eva.

    KCIC menyediakan sebanyak 24 perjalanan Whoosh dari Padalarang setiap harinya mulai pukul 07.13 hingga 21.30 WIB serta 24 perjalanan Whoosh dari Tegalluar Summarecon setiap harinya mulai pukul 05.50 sampai 20.30 WIB

    Eva mengungkapkan penumpang dengan tiket rute Padalarang-Tegalluar Summarecon PP tidak mendapatkan fasilitas KA Feeder dari dan menuju Stasiun Bandung.

    Meski demikian penumpang tetap dapat memanfaatkan layanan intermoda lainnya dari Stasiun Padalarang seperti Commuter Line Bandung Raya, Bus Trans Metro Pasundan rute 2D, Shuttle gratis menuju kawasan Kota Baru Parahyangan, dan Shuttle gratis menuju kawasan Dusun Bambu.

    Adapun untuk ketentuan penumpang dengan tiket Tegalluar Summarecon-Padalarang yang melebihi relasi perjalanannya, yaitu hingga Stasiun Halim, harus membayar denda sebesar 150 persen dari tarif terjauh dan kelas tertinggi.

    “Pembayaran denda dilakukan di loket stasiun halim dengan didampingi oleh petugas stasiun,” katanya.

    Eva menjelaskan kehadiran rute parsial dan tarif promo ini akan memudahkan mobilitas masyarakat serta lebih mendekatkan masyarakat yang ingin merasakan layanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara dengan tarif yang terjangkau.

    “Dengan rute baru ini, KCIC berharap mampu meningkatkan konektivitas antara Bandung Barat dan Bandung Timur, serta mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui akses yang lebih mudah dan waktu perjalanan yang lebih efisien.” kata Eva.

    Baca juga: Whoosh layani lebih dari 10.000 penumpang prioritas

    Baca juga: KCIC pastikan Whoosh kembali beroperasi pasca-gempa Kabupaten Bandung

     

    Pewarta: Rubby Jovan Primananda
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Normal Lagi Usai Terdampak Gempa Bandung

    Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Normal Lagi Usai Terdampak Gempa Bandung

    Jakarta

    Perjalanan Kereta Cepat Whoosh akan beroperasi normal kembali pada Kamis (19/9) dengan total 48 perjalanan per hari. Perjalanan pertama akan dimulai pukul 05.50 WIB dari Stasiun Tegalluar Summarecon dan 06.40 WIB dari Stasiun Halim.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan masyarakat sudah tidak perlu khawatir terkait operasional Whoosh pasca gempa Bandung. KCIC mengaku sudah melakukan pemeriksaan secara mendetail dengan berbagai peralatan berteknologi tinggi untuk memastikan keselamatan perjalanan Whoosh.

    “Jumlah perjalanan Whoosh pada hari Kamis (19/9) sudah kembali normal, dengan 48 perjalanan reguler per hari. Masyarakat yang sudah memiliki tiket tidak perlu khawatir karena tidak ada pembatalan perjalanan seperti yang sebelumnya terjadi,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Kamis (19/9/2024).

    Bagi penumpang yang pada Rabu (18/9) dibatalkan perjalanannya oleh KCIC, masih dapat melakukan pembatalan dengan pengembalian bea tiket 100% hingga Jumat (20/9) di loket stasiun Halim, Padalarang, Tegalluar Summarecon, serta Hall Feeder Stasiun Bandung. Khusus penumpang yang melakukan pembelian di aplikasi Whoosh atau website KCIC, pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh.

    “Uang pembatalan akan dikembalikan paling cepat 1×24 jam ke rekening yang didaftarkan,” ucapnya.

    Sebelumnya pada Rabu (18/9) pukul 09.41 WIB terjadi gempa bumi dengan kekuatan 5 skala richter dengan titik lokasi gempa di Kabupaten Bandung yang berdekatan dengan lokasi jalur kereta cepat Whoosh. Gempa tersebut terjadi berulang hingga sekitar 20 kali dengan kekuatan beragam sesuai informasi yang disampaikan oleh BMKG.

    Kejadian tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan Whoosh dibatalkan dan sisanya mengalami pembatasan kecepatan demi memastikan keselamatan perjalanan pasca gempa.

    Sesuai SOP Keselamatan dan Keamanan, Tim Kerja KCIC langsung melakukan pemeriksaan menggunakan Rail Car atau kereta perawatan. Pemeriksaan menyeluruh membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk memastikan tidak ada faktor eksternal yang dapat mengganggu Jalur Whoosh seperti longsoran bukit batu di kanan kiri trase, longsoran tanah atau dampak alam lainnya.

    Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk semua jalur sepanjang 144 km dengan kondisi jalur yang sebagian besar melalui area perbukitan. Adapun jalur kereta Whoosh terdiri :

    – Struktur jembatan dengan total panjang 82 km
    – 13 terowongan dengan total panjang 17 km
    – Jalur KA di atas tanah sepanjang 42 km

    Pada Rabu (18/9) malam, juga telah dijalankan Comprehensive Inspection Train (CIT) atau kereta inspeksi untuk memastikan kembali seluruh jalur Whoosh dalam kondisi aman dilalui dengan kecepatan maksimal. Dengan menggunakan CIT, pemeriksaan dapat lebih mendetail dan menyeluruh karena memiliki berbagai perlengkapan dan sensor yang dapat langsung mengetahui kondisi prasarana Whoosh saat dilintasi.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat bencana alam yang mengganggu perjalanan Whoosh. KCIC akan terus berupaya mengedepankan perjalanan Whoosh yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh penumpang.” tutup Eva.

    (kil/kil)

  • Menhub Bakal Ajak Kementerian PU Bahas Akses Stasiun Whoosh Karawang

    Naik Kereta Cepat Whoosh dari Karawang ke Jakarta Cuma 11 Menit

    Jakarta

    Stasiun Kereta Cepat di Karawang, Jawa Barat bakal dibuka pada 2025. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan waktu tempuh kereta cepat dari Karawang ke Jakarta hanya 11 menit.

    Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal mengatakan pengoperasian Stasiun Kereta Cepat di Karawang sedang menunggu selesainya akses keluar KM 42 Tol Jakarta-Cikampek. Jika akses tol sudah selesai, maka stasiun bisa beroperasi.

    “(Stasiun) Karawang kita menunggu pintu keluar dari tol ya. Karawang sih sudah siap operasional, kita tunggu itu, insyaallah operasional,” kata Risal di di Artotel Gelora Senayan, Jumat malam (26/7/2024).

    Risal menjelaskan bahwa kepastian selesainya akses tol berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jika Stasiun Karawang dibuka, jumlah penumpang kereta cepat diprediksi meningkat.

    Selain itu, Risal membeberkan sejumlah faktor lain yang bisa menggenjot peningkatan penumpang kereta cepat, mulai dari tiket yang dijual murah di jam tertentu dengan dynamic pricing, hingga strategi non-core business.

    Menurut Risal, beberapa strategi non-core business misalnya pengembangan kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) hingga pengembangan properti. Jika Stasiun Karawang kelak dibuka, Risal mengungkap waktu tempuh dari stasiun tersebut ke Jakarta akan lebih singkat, hanya sekitar 11 menit.

    “Posisinya kita berharap dari Karawang-Jakarta naik Whoosh cuma 11 menit, itu pilihan yang menarik ketimbang kendaraan pribadi,” imbuhnya.

    Sebelumnya berdasarkan catatan detikcom, PT KCIC menyatakan Stasiun Karawang bakal dibuka pada 2025. Sejak Kereta Cepat beroperasi sejak akhir 2023, hanya Stasiun Karawang yang belum digunakan buat naik turun penumpang.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pengoperasian Stasiun Karawang akan menjadi bagian dari strategi peningkatan jumlah penumpang kereta cepat. Sejauh ini Stasiun Karawang baru digunakan sebatas untuk pengaturan jalan kereta saja, padahal stasiunnya sudah selesai dibangun.

    “KCIC akan mengoperasikan Stasiun Karawang di awal tahun 2025 untuk layanan naik turun penumpang. Saat ini Stasiun Karawang baru dioperasikan untuk melayani pengaturan perjalanan kereta,” beber Eva dalam keterangannya, Jumat (26/7/2024).

    Eva menjelaskan bahwa KCIC kini sedang menyiapkan akses sepanjang 1,5 km dari kawasan Trans Heksa Karawang (THK) dan Deltamas menuju Stasiun Karawang. Progresnya sedang dalam tahap akhir pembebasan lahan sebelum masuk tahap persiapan konstruksi.

    Di sisi lain, Kementerian PUPR juga sedang menyiapkan pembangunan exit KM 42 Tol Jakarta-Cikampek yang langsung menuju Stasiun Karawang. Akses dari Tol Jakarta-Cikampek kini juga sudah dalam tahap pembebasan lahan dan pembangunan.

    Rencananya, pembangunan dilakukan tahun ini sebagai bagian dari Proyek Strategi Nasional (PSN) dari pemerintah pusat. Dengan adanya beragam akses tersebut, Stasiun Karawang bakal terkoneksi dengan berbagai kawasan industrial, perkotaan, dan pusat perbelanjaan.

    (ara/ara)