Tag: Eva Chairunisa

  • Berapa Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Rute Karawang?

    Berapa Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Rute Karawang?

    Jakarta, CNN Indonesia

    Kereta cepat Whoosh akan mulai melayani naik turun penumpang dari Stasiun Karawang-Halim dan sebaliknya serta Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon mulai hari ini, Selasa (24/12).

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pemesanan tiket dari dan menuju Stasiun Karawang sudah mulai dipesan sejak Minggu (22/12) kemarin. Pemesanan tiket dapat dilakukan di seluruh kanal penjualan daring dan luring untuk keberangkatan mulai keberangkatan Selasa ini.

    “Pembukaan penjualan tiket pembukaan penjualan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang yang mulai tersedia hari ini menjadi momentum penting menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” kata Eva dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/12), mengutip Antara.

    Lantas berapa harga tiket kereta Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang?

    Eva mengatakan harga tiket Whoosh rute Halim – Karawang dan sebaliknya dibanderol Rp125 ribu untuk kelas Premium Economy. Sedangkan untuk rute Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon dan sebaliknya dibanderol Rp175 ribu untuk kelas Premium Economy.

    Sementara, untuk Business Class dan First Class tarifnya masih sama, yakni Rp450 ribu dan Rp600 ribu.

    Eva mengatakan dari 48 jadwal Whoosh yang beroperasi selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, terdapat 20 perjalanan Whoosh yang berhenti di Stasiun Karawang dengan rincian 10 keberangkatan menuju Stasiun Halim dan 10 keberangkatan menuju Stasiun Padalarang/Tegalluar Summarecon.

    Rute Halim-Karawang dan sebaliknya, sambung Eva, dapat ditempuh hanya dalam waktu 15 menit. Sedangkan Padalarang-Karawang dan sebaliknya dapat ditempuh dalam waktu 20 menit.

    Ia menambahkan penumpang Whoosh yang memiliki tiket Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon dan sebaliknya, juga berhak menggunakan fasilitas KA feeder yang menghubungkan Stasiun Padalarang dengan Stasiun Bandung dan Cimahi.

    “Secara total, perjalanan Whoosh yang melayani naik turun penumpang di Stasiun Karawang akan mengalami penambahan waktu tempuh selama tujuh menit,” katanya.

    (fby/pta)

  • Asyik! Tiket Whoosh dari dan Menuju Stasiun Karawang Sudah Dibuka

    Asyik! Tiket Whoosh dari dan Menuju Stasiun Karawang Sudah Dibuka

    Jakarta: General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, mulai Minggu 22 Desember 2024, masyarakat sudah bisa melakukan pemesanan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang. Pemesanan tiket dapat dilakukan di seluruh kanal penjualan online dan offline perusahaan, mulai keberangkatan Selasa, 24 Desember 2024.
     
    “Pembukaan penjualan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang yang mulai tersedia hari ini menjadi momentum penting menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Dengan hadirnya layanan ini, KCIC berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat yang ingin merayakan liburan dengan nyaman, cepat, dan aman bersama Whoosh,” ujar Eva dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 22 Desember 2024.
     
    Pembelian tiket secara online dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com. Masyarakat juga bisa membeli melalui jalur offline seperti loket dan Ticket Vending Machine (TVM) di Stasiun.
     
    Sementara itu, KCIC tetap menerapkan skema tarif dinamis untuk perjalanan dari dan menuju Stasiun Karawang. Tarif untuk rute Halim-Karawang maupun sebaliknya dimulai dari Rp125 ribu untuk kelas Premium Economy.
     
    Sementara itu, tarif untuk rute Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya dimulai dari Rp175 ribu untuk kelas Premium Economy. Adapun untuk Business Class dan First Class tarifnya masih sama sebesar Rp450 ribu dan Rp600 ribu.
     

     

    Bisa pakai KA Feeder
     
    Penumpang Whoosh yang memiliki tiket Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon dan sebaliknya, juga berhak menggunakan fasilitas KA Feeder yang menghubungkan Stasiun Padalarang dengan Stasiun Bandung dan Cimahi.
     
    “Dari 48 jadwal Whoosh yang beroperasi selama masa Natal dan Tahun Baru 2025, terdapat sebanyak 20 perjalanan Whoosh yang berhenti di Stasiun Karawang dengan rincian 10 keberangkatan menuju Stasiun Halim dan 10 keberangkatan menuju Stasiun Padalarang/Tegalluar Summarecon. Sisanya sebanyak 28 perjalanan akan melintas langsung di Stasiun Karawang,” papar Eva.
     
    Dengan layanan baru ini, ungkapnya, rute Halim-Karawang dan sebaliknya akan ditempuh dalam waktu 15 menit sedangkan Padalarang-Karawang dan sebaliknya akan ditempuh dalam waktu 20 menit. KCIC mengalokasikan waktu untuk penumpang naik dan turun di Stasiun Karawang hanya dua menit, sehingga penumpang diharapkan dapat mempersiapkan diri sesaat Whoosh akan memasuki stasiun dan saat pengumuman sudah dibacakan petugas.
     
    “Secara total, perjalanan Whoosh yang melayani naik turun penumpang di Stasiun Karawang akan mengalami penambahan waktu tempuh selama tujuh menit,” tutup Eva.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (HUS)

  • Libur Nataru, Penjualan Tiket Whoosh Dari dan Menuju Stasiun Karawang Dibuka Minggu 22 Desember 2024 – Page 3

    Libur Nataru, Penjualan Tiket Whoosh Dari dan Menuju Stasiun Karawang Dibuka Minggu 22 Desember 2024 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa mengatakan, pemesanan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang resmi dibuka hari ini, Minggu (22/12/2024). Adapun Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang, mulai diberangkatkan pada Selasa, 24 Desember 2024.

    “Pemesanan tiket dapat dilakukan di seluruh kanal penjualan online melalui aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com,” ujar Eva dalam keterangannya, dikutip Minggu (22/12/2024).

    Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga bisa membeli tiket melalui jalur offline, seperti di loket dan Ticket Vending Machine (TVM) yang dapat ditemukan di stasiun.

    “Pembukaan penjualan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang yang mulai tersedia hari ini menjadi momentum penting menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” kata Eva.

    Eva berharap, dengan hadirnya layanan ini, mobilitas masyarakat yang ingin merayakan libur Natal dan Tahun Baru (nataru) bisa dilakukan dengan nyaman, cepat, dan aman.

    “KCIC menerapkan skema tarif dinamis untuk perjalanan Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang. Tarif untuk rute Halim-Karawang maupun sebaliknya dimulai dari Rp125.000 untuk kelas Premium Economy,” terang dia.

    Sementara itu, tarif untuk rute Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya dimulai Rp175.000 untuk kelas Premium Economy. Adapun untuk Business Class dan First Class tarifnya masih sama di tarif Rp450.000 dan Rp600.000

    “Penumpang Whoosh yang memiliki tiket Karawang-Padarang/Tegalluar Summarecon dan sebaliknya, juga berhak menggunakan fasilitas KA Feeder yang menghubungkan Stasiun Padalarang dengan Stasiun Bandung dan Cimahi,” papar Eva.

     

    Lonjakan penumpang terjadi di stasiun kereta cepat Whoosh, Padalarang, Bandung Barat. Ribuan calon penumpang menggunakan jasa Whoosh untuk Kembali selepas libur Panjang.

  • Penjualan Tiket Whoosh di Stasiun Karawang Telah Dibuka

    Penjualan Tiket Whoosh di Stasiun Karawang Telah Dibuka

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan, penjualan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang, Jawa Barat, telah dibuka. Adapun keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Karawang dimulai pada Selasa (24/12/2024).

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, mulai Minggu (22/12/2024) masyarakat sudah bisa melakukan pemesanan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang. Pemesanan tiket dapat dilakukan di seluruh kanal penjualan daring dan luring.

    “Pembukaan penjualan tiket Whoosh dari dan menuju Stasiun Karawang menjadi momentum penting menjelang libur Natal dan Tahun Baru (nataru),” ujar Eva di Jakarta, Minggu dilansir Antara.

    Pembelian tiket secara daring dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra, seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com. Masyarakat juga bisa membeli melalui jalur luring seperti loket dan ticket vending machine (TVM) di stasiun.

    KCIC tetap menerapkan skema tarif dinamis untuk perjalanan dari dan menuju Stasiun Karawang. Tarif untuk rute Halim-Karawang maupun sebaliknya dimulai dari Rp 125.000 untuk kelas premium economy.

    Sementara itu, tarif Whoosh untuk rute Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya dimulai dari Rp 175.000 untuk kelas premium economy. Adapun untuk business class dan first class tarifnya masih sama Rp 450.000 dan Rp 600.000.

    Penumpang Whoosh yang memiliki tiket Karawang – Padarang/Tegalluar Summarecon dan sebaliknya, juga berhak menggunakan fasilitas KA Feeder yang menghubungkan Stasiun Padalarang dengan Stasiun Bandung dan Cimahi.

    Dari 48 jadwal Whoosh yang beroperasi selama masa Natal dan Tahun Baru 2025, terdapat sebanyak 20 perjalanan Whoosh yang berhenti di Stasiun Karawang dengan rincian 10 keberangkatan menuju Stasiun Halim dan 10 keberangkatan menuju Stasiun Padalarang/Tegalluar Summarecon. Sisanya sebanyak 28 perjalanan akan melintas langsung di Stasiun Karawang.

    Dengan layanan baru ini, rute Halim – Karawang dan sebaliknya akan ditempuh dalam waktu 15 menit sedangkan Padalarang – Karawang dan sebaliknya akan ditempuh dalam waktu 20 menit.

    KCIC mengalokasikan waktu untuk penumpang naik dan turun di Stasiun Karawang hanya 2 menit, sehingga penumpang diharapkan dapat mempersiapkan diri sesaat Whoosh akan memasuki stasiun dan saat pengumuman sudah dibacakan petugas.

    Secara total, perjalanan Whoosh yang melayani naik turun penumpang di Stasiun Karawang akan mengalami penambahan waktu tempuh selama 7 menit.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

  • KPPU Endus Persekongkolan Tender Rangkaian Kereta Cepat, KCIC Buka Suara – Page 3

    KPPU Endus Persekongkolan Tender Rangkaian Kereta Cepat, KCIC Buka Suara – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara terkait dugaan persekongkolan pengadaan rangkaian untuk Kereta Cepat Whoosh. KCIC mengklaim tidak terlibat dalam proyek tersebut.

    Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan investigasi dilakukan pada proses pengadaan penyedia jasa pengangkutan Electric Multiple Unit (EMU) dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Depo Tegalluar. Menurutnya, proyek itu dilakukan secara internal oleh CRRC Sifang sebagai bagian dari konsorsium High-Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC).

    “KCIC tidak terlibat dalam proses pengadaan penyedia jasa pengangkutan tersebut dan KCIC menghormati proses yang dilakukan KPPU terkait dengan investigasi tersebut,” kata Eva dalam keterangannya, Senin (16/12/2024).

    Seperti diketahui, KPPU telah memanggil dua pihak pada proses penyelidikan dugaan persekongkolan tersebut. Dua perusahaan yang dipanggil adalah CRRC Sifang dan PT Anugerah Logistik Prestasindo.

    Eva menyebut proses pengangkutan EMU berlangsung mulai September 2022 sampai Juni 2023 menyesuaikan dengan jadwal kedatangan EMU di Pelabuhan Tanjung Priok. Pada kurun waktu tersebut secara total terdapat 12 EMU yang diangkut dalam beberapa batch ke Depo Tegalluar.

    Eva menyampaikan, sesuai kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) antara KCIC dengan konsorsium HSRCC, KCIC menerima EMU dari pabrikan CRRC Sifang dalam kondisi siap operasi dan sudah tersertifikasi oleh lembaga yang berwenang.

    “Ini yang perlu diluruskan, bahwa investigasi KPPU dilakukan pada proses pengadaan penyedia jasa pengangkutan sarana, dimana KCIC sebagai penerima jasa tidak ikut serta pada proses tersebut, jadi sebagai penerima jasa lingkup kami memastikan sarana tersebut tiba di dipo Tegalluar, sehingga kalau kita melihat informasi KPPU yang dilaporkan itu bukan KCIC,” jelas Eva. Eva menambahkan KCIC berkomitmen bahwa seluruh kegiatan perusahaan di berbagai aspek dilakukan sesuai dengan prinsip dan tata kelola perusahaan yang baik.

     

  • Penumpang Whoosh meningkat capai 20 ribu jelang Natal-Tahun Baru

    Penumpang Whoosh meningkat capai 20 ribu jelang Natal-Tahun Baru

    Situasi penumpang yang memadati Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (15/12/2024). (ANTARA/Rubby Jovan)

    KCIC: Penumpang Whoosh meningkat capai 20 ribu jelang Natal-Tahun Baru
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Minggu, 15 Desember 2024 – 18:35 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebutkan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan hingga mencapai 20 ribu penumpang per hari jelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, angka ini meningkat sebesar 15 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar di angka 16-18 ribu penumpang per hari.

    “Hingga saat ini, total tiket yang terjual untuk periode 13-15 Desember 2024 telah mencapai 60 ribu tiket,” kata Eva di Bandung, Minggu.

    Dia memproyeksikan kenaikan ini akan terus berlangsung hingga puncak libur Natal dan Tahun Baru, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga.

    Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, KCIC mengoperasikan sebanyak 48 perjalanan Whoosh dengan 28 ribu tempat duduk setiap harinya.

    “Tren peningkatan ini diperkirakan terjadi karena semakin banyak masyarakat yang memulai liburan karena periode ujian anak sekolah selesai dan sekarang mulai memasuki masa libur sekolah yang cukup panjang karena akan berlanjut hingga libur pada momen natal dan tahun baru nanti,” katanya.

    Selain itu, KCIC juga telah mengantisipasi beragam potensi kendala yang terjadi pada operasional kereta cepat Whoosh saat periode libur Natal dan tahun baru.

    Dia mengatakan, peningkatan langkah-langkah pengamanan menjadi prioritas utama demi menjaga kelancaran operasional serta kenyamanan para penumpang.

    “KCIC telah memetakan potensi kendala yang mungkin terjadi, seperti cuaca buruk, gempa bumi, layang-layang dan benda asing dapat mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan perjalanan, sejumlah potensi resiko ini yang akan kita fokuskan agar dapat menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh pada masa musim libur Natal dan tahun baru” kata Eva.

    Dia menjelaskan langkah ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta cepat Whoosh. Sejumlah antisipasi dilakukan guna meminimalisasi potensi gangguan yang mungkin terjadi akibat berbagai faktor.

    Sumber : Antara

  • Jelang Masa Libur Sekolah, Penumpang Whoosh Capai 23  Ribu Di Akhir Pekan – Halaman all

    Jelang Masa Libur Sekolah, Penumpang Whoosh Capai 23  Ribu Di Akhir Pekan – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang musim libur sekolah jumlah penumpang Whoosh terus mengalami peningkatan signifikan. 

    Sejak Rabu (11/12/2024), jumlah penumpang harian Whoosh di hari kerja sudah mencapai sekitar 20 ribu penumpang. 

    Angka ini meningkat sebesar 12 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar di angka 16-18 ribu penumpang per hari.

    Peningkatan lebih besar terlihat pada Jumat, 13 Desember 2024, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat jumlah penumpang mencapai 23 ribu, meningkat sebesar 15 persen dibandingkan hari sebelumnya yang mencatat 20 ribu penumpang. 

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, KCIC memprediksi jumlah penumpang pada Sabtu dan Minggu ini masih tetap tinggi di kisaran 22-23 ribu per hari.

    “Hingga saat ini, total tiket yang terjual untuk periode 13-15 Desember 2024 telah mencapai 60 ribu tiket,” ungkapnya Eva pada keterangannya, Minggu (15/12/2024). 

    Menurutnya, tren peningkatan ini diperkirakan terjadi karena semakin banyak masyarakat yang memulai liburan.

    “Karena periode ujian anak sekolah selesai dan sekarang mulai memasuki masa libur sekolah yang cukup panjang karena akan berlanjut hingga libur pada momen natal dan tahun baru nanti,” lanjut Eva.

    KCIC mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Whoosh atau situs resmi KCIC yaitu ticket.kcic.co.id , maupun mitra resmi lainnya. 

    Dengan pemesanan lebih awal, penumpang dapat memastikan ketersediaan tiket dan menghindari antrean di loket stasiun, sehingga pengalaman perjalanan menjadi lebih nyaman dan lancar.

    KCIC memproyeksikan kenaikan ini akan terus berlangsung hingga puncak libur Natal dan Tahun Baru, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga.

    Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, KCIC mengoperasikan sebanyak 48 perjalanan Whoosh dengan 28 ribu tempat duduk setiap harinya.
     

     

  • Musim Liburan Sekolah Tiba, Kereta Cepat Whoosh Penuh!

    Musim Liburan Sekolah Tiba, Kereta Cepat Whoosh Penuh!

    Jakarta

    Tingkat keterisian atau okupansi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh hampir 100%. Hal ini terjadi karena lonjakan penumpang di tengah momen libur sekolah.

    Okupansi Whoosh menyentuh angka rata-rata 98% pada akhir pekan ini. Bahkan, untuk jadwal-jadwal tertentu okupansi Whoosh mencapai hingga 100%.

    “Libur sekolah menjadi salah satu momen di mana masyarakat lebih banyak bepergian, baik untuk berlibur maupun berkumpul dengan keluarga. Hal ini tercermin dari peningkatan penumpang yang signifikan pada layanan Whoosh terutama di jam dan rute favorit,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya, Minggu (15/12/2024).

    Jam favorit dari keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Bandung adalah pada Jumat sore hingga malam hari serta Sabtu pagi hingga sore hari. Sedangkan jam favorit dari Tegalluar dan Padalarang menuju Jakarta adalah Jumat siang hingga malam hari serta Minggu pagi hingga malam hari.

    Eva mengatakan pihaknya menilai liburan sekolah menjadi salah satu periode dengan peningkatan okupansi Whoosh. Banyak masyarakat memilih Whoosh sebagai moda transportasi untuk berpergian dikarenakan waktu tempuh perjalanan yang cepat sehingga dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga di tempat tujuan daripada di perjalanan.

    Whoosh juga dinilai sudah terkoneksi dengan berbagai destinasi wisata populer, dan fasilitas yang nyaman memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan terutama bagi keluarga yang membawa anak kecil.

    Secara keseluruhan, selama periode 13-15 Desember 2024, KCIC mencatat penjualan tiket mencapai 65 ribu tiket. Khusus untuk keberangkatan Minggu 15 Desember, tiket yang sudah terjual sampai dengan siang ini mencapai 13 ribu tiket.

    Jumlah ini masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan yang masih terus berlangsung. Eva menambahkan, libur sekolah menjadi momen yang tepat untuk bepergian bersama keluarga. Dengan Whoosh, perjalanan tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih menyenangkan.

    “Peningkatan jumlah penumpang di masa libur sekolah ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai solusi perjalanan yang cepat, nyaman, dan efisien.” tutup Eva.

    (acd/acd)

  • Okupansi Whoosh Hampir 100% di Masa Libur Sekolah dan Jelang Akhir Tahun

    Okupansi Whoosh Hampir 100% di Masa Libur Sekolah dan Jelang Akhir Tahun

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat lonjakan okupansi kereta cepat Whoosh mencapai angka 98% pada akhir pekan ini, Minggu (15/12/2024). 

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan hal ini terjadi seiring masa libur sekolah. Bahkan, kata Eva, untuk jadwal-jadwal tertentu okupansi Whoosh mencapai hingga 100%

    Menurutnya, libur sekolah menjadi salah satu momen di mana masyarakat lebih banyak bepergian, baik untuk berlibur maupun berkumpul dengan keluarga. 

    “Hal ini tercermin dari peningkatan penumpang yang signifikan pada layanan Whoosh terutama di jam dan rute favorit,” ujar Eva melalui keterangan resmi, Minggu (15/12/2024).

    Dia menuturkan, secara keseluruhan, selama periode 13-15 Desember 2024, penjualan tiket mencapai 65 ribu tiket. Khusus untuk keberangkatan Minggu 15 Desember, tiket yang sudah terjual sampai dengan siang ini mencapai 13 ribu tiket. 

    Eva mengatakan jumlah ini masih akan terus berjalan seiring dengan penjualan yang masih terus berlangsung. Adapun jam favorit dari keberangkatan Halim, Jakarta adalah pada Jumat (13/12/2024) sore hingga malam hari serta Sabtu (14/12/2024) pagi hingga sore hari. 

    Sedangkan jam favorit dari Tegalluar Summarecon, Bandung maupun Padalarang adalah Jumat siang hingga malam hari serta Minggu pagi hingga malam hari.

    Eva menyebut liburan sekolah menjadi salah satu periode dengan peningkatan okupansi Whoosh. 

    “Peningkatan jumlah penumpang di masa libur sekolah ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai solusi perjalanan yang cepat, nyaman, dan efisien,” tutup Eva.

  • Wisata Anak Sekolah Naik Whoosh, Harganya Mulai Rp 100 Ribu!

    Wisata Anak Sekolah Naik Whoosh, Harganya Mulai Rp 100 Ribu!

    Jakarta

    PT KCIC membuka program wisata edukasi menggunakan Whoosh yang ditujukan khusus untuk siswa sekolah bernama Whoosh Edutrip. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman langsung mengenai transportasi umum.

    Tarifnya dibanderol mulai dari Rp 100.000 untuk siswa sekolah merasakan perjalanan menggunakan Whoosh. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan Edutrip adalah bagian dari upaya KCIC mendukung pendidikan dan mendorong kebiasaan positif sejak dini agar menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap transportasi umum sehingga akan lebih menghargai dan memilih transportasi umum di masa depan.

    “Sejak diluncurkan pada Februari 2024, program Whoosh Edutrip telah diikuti oleh 25 sekolah dengan total 1.500 siswa. Peserta terbanyak dalam satu kegiatan mencapai 200 siswa yang mengikuti Whoosh Edutrip. Mayoritas peserta berasal dari sekolah di wilayah Jakarta dan Bandung, namun program ini juga menarik minat sekolah dari luar pulau Jawa, seperti Sumatera dan Sulawesi, yang rela datang jauh-jauh untuk mengikuti Edutrip di Jakarta,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/11/2024).

    Whoosh Edutrip memberikan edukasi seputar tata cara pembelian tiket, aturan keselamatan, etika saat menggunakan transportasi umum, serta mengenal teknologi yang digunakan dalam operasional kereta cepat Whoosh. Materi pembelajaran disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dikemas secara menarik untuk anak-anak, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD).

    “KCIC mengundang sekolah-sekolah lainnya untuk bergabung dalam program EduTrip. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan budaya penggunaan transportasi umum yang lebih baik di masa depan.” tutup Eva.

    (fdl/fdl)