Tag: Erika Carlina

  • Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Ini 7 Bahayanya bagi Kesehatan

    Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Ini 7 Bahayanya bagi Kesehatan

    Jakarta, Beritasatu.com – Fujianti Utami, yang lebih dikenal dengan nama Fuji, kembali menjadi sorotan publik setelah tepergok sedang menggunakan vape atau rokok elektrik saat video call dengan selebgram Erika Carlina dan Rachel Vennya. Aksi ini langsung viral di media sosial, memicu berbagai respons dari warganet. Namun, apa bahaya vape bagi kesehatan?

    Terkait kejadian tersebut, sang ayah Fuji, Haji Faisal menyampaikan pandangannya. Ia mengungkapkan meski memahami anak-anaknya bisa merasa jenuh dengan aktivitas mereka yang padat, dia tetap berharap Fuji dan adik-adiknya dikelilingi oleh teman-teman yang positif dan dapat menjaga privasi masing-masing. Haji Faisal juga menekankan pentingnya saling menjaga antarteman dan tidak menyebarkan aib.

    Fuji, yang hingga saat ini belum memberikan klarifikasi atau respons mengenai kejadian tersebut, mendapat perhatian lebih karena kebiasaan vaping yang kini menjadi kontroversial. Selain menjadi sorotan media, insiden ini memicu pertanyaan lebih dalam tentang bahaya yang mungkin ditimbulkan dari penggunaan vape, terutama bagi generasi muda.

    Bagaimanakah bahaya vape bagi kesehatan? Berikut ini penjelasannya, dikutip dari Cleveland Clinic, Jumat (13/12/2024).

    Bahaya Vape bagi Kesehatan
    Banyak orang menganggap vape sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok tradisional. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Meskipun vape sering dipromosikan sebagai pilihan yang lebih sehat, faktanya penggunaannya tetap membawa risiko serius bagi kesehatan.

    Bahkan cairan yang diklaim bebas nikotin sekalipun dapat berdampak buruk bagi tubuh. Berikut ini penjelasan tentang berbagai bahaya yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan vape.

    1. Kerusakan paru-paru
    Salah satu bahaya utama dari penggunaan vape adalah kerusakan paru-paru. Vape dapat menyebabkan penyakit seperti asma dan bronkiolitis obliterans, yang juga dikenal sebagai popcorn lung. Kondisi ini ditandai dengan adanya jaringan parut permanen pada paru-paru yang secara signifikan menurunkan fungsi pernapasan. Jaringan paru-paru yang rusak ini sulit untuk diperbaiki, sehingga dampaknya dapat bersifat jangka panjang atau bahkan permanen.

    2.  Luka pada paru-paru
    Penggunaan vape juga dapat menyebabkan luka serius pada paru-paru. Luka paru-paru akibat vaping merupakan kondisi yang cukup sering terjadi, dengan gejala seperti batuk, sesak napas, dan nyeri dada. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat memburuk dengan cepat dan berujung pada kematian jika tidak ditangani secara tepat. Risiko ini semakin besar jika cairan vape mengandung bahan kimia berbahaya, yang sering kali tidak disadari oleh penggunanya.

    3. Merusak jantung dan otak
    Kerusakan pada organ lain juga menjadi salah satu dampak serius dari vaping. Bahan kimia yang terkandung dalam cairan vape, termasuk nikotin, dapat merusak jantung dan otak. Nikotin, yang merupakan zat utama dalam sebagian besar cairan vape, dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau arteri.

    Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung atau strok. Pada remaja, yang otaknya masih dalam tahap perkembangan, nikotin dapat menyebabkan kerusakan permanen pada fungsi otak, termasuk kemampuan belajar, konsentrasi, dan pengendalian emosi.

    4. Risiko kecanduan
    Vape juga menimbulkan risiko kecanduan yang cukup tinggi. Meskipun ada klaim bahwa beberapa cairan vape bebas nikotin, penelitian menunjukkan banyak produk ini tetap mengandung nikotin dalam kadar kecil. Zat ini sangat adiktif, sehingga membuat penggunanya sulit berhenti. Bahkan, mereka yang awalnya menggunakan vape tanpa nikotin sering kali beralih ke produk dengan kandungan nikotin karena efek kecanduan yang muncul.

    5. Berpotensi meledak
    Selain itu, potensi ledakan dari perangkat vape menjadi salah satu risiko lain yang tidak bisa diabaikan. Banyak laporan yang menunjukkan baterai vape dapat meledak, terutama jika perangkat digunakan secara tidak benar atau mengalami kerusakan. Ledakan ini dapat menyebabkan luka bakar serius, bahkan cacat permanen pada penggunanya.

    6. Bahaya bagi orang lain
    Asap vape juga membawa bahaya bagi orang-orang di sekitar pengguna. Meskipun asap vape terlihat lebih ringan dibandingkan asap rokok, tetapi tetap mengandung nikotin dan bahan kimia berbahaya lainnya. Paparan asap ini dapat membahayakan kesehatan orang lain, terutama anak-anak, wanita hamil, dan individu dengan kondisi pernapasan sensitif. Efeknya hampir sama dengan perokok pasif, yang dapat mengalami gangguan pernapasan hingga risiko penyakit kronis lainnya.

    7. Risiko penyakit serius
    Bahaya lainnya yang perlu diperhatikan adalah persepsi keliru bahwa vaping tanpa nikotin dianggap aman. Padahal, cairan vape tetap mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, peradangan, dan toksisitas sel.

    Paparan terus-menerus terhadap bahan-bahan ini dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan jantung. Selain itu, iritasi yang terjadi pada saluran pernapasan juga dapat memicu timbulnya infeksi atau gangguan kesehatan lain yang lebih parah.

    Secara keseluruhan, vape bukanlah pilihan yang aman, baik bagi penggunanya maupun orang-orang di sekitarnya. Bahaya kesehatan yang ditimbulkannya sangat serius, mencakup berbagai aspek mulai dari kerusakan organ, kecanduan, hingga bahaya fisik akibat ledakan perangkat.

    Oleh karena itu, penting untuk memahami bahaya vape tersebut secara mendalam agar dapat membuat keputusan yang bijak mengenai penggunaan vape. Menghindari vape adalah langkah terbaik untuk melindungi kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar.

  • Haji Faisal Soroti Lingkungan Pertemanan Fuji setelahTepergok Menggunakan Vape

    Haji Faisal Soroti Lingkungan Pertemanan Fuji setelahTepergok Menggunakan Vape

    Jakarta, Beritasatu.com – Haji Faisal memberikan penjelasan terkait anaknya, Fujianti Utami atau Fuji, yang baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah diketahui menggunakan rokok elektrik atau vape. Menurutnya, hal tersebut akibat lingkungan pertemanan putrinya.

    Faisal mengatakan, masalah tersebut sebaiknya tidak diperbesar. Ia mengaku tidak tahu alasan pasti Fuji menggunakan vape, apakah karena sedang merasa bosan atau sekadar coba-coba.

    “Saya rasa ini tidak perlu diperbesar. Saya juga tidak tahu, mungkin dia (ngevape) cuma iseng di rumah atau sedang suntuk. Kadang-kadang kita memang merasa bosan di rumah, tetapi itu saya rasa tidak berlebihan,” ujar Haji Faisal di Jakarta Selatan belum lama ini.

    Sebagai seorang ayah, Faisal menegaskan tetap menerapkan disiplin yang ketat dalam mendidik anak-anaknya, termasuk soal pergaulan dan lingkungan. Namun, ia juga menyadari kini anak-anaknya, termasuk Fuji, sudah tinggal terpisah sehingga ia tidak bisa mengawasi mereka secara langsung.

    “Hal-hal yang terjadi di rumah mereka saya tidak bisa kontrol, dan mereka juga pasti merasa jenuh dengan rutinitas. Jadi, mungkin ada hal-hal yang mereka lakukan di rumah yang saya tidak tahu, dan saya rasa tidak bisa terlalu melarang,” tuturnya..

    Mengenai pergaulan Fuji, Haji Faisal mengungkapkan terkadang ia merasa anaknya berteman dengan orang-orang yang kurang tepat. Faisal juga menilai dalam pertemanan, seharusnya saling menjaga satu sama lain.

    “Kadang ada teman-temannya (Fuji) yang menurut saya kurang tepat,” ungkap Haji Faisal.

    “Seharusnya, kalau sudah teman, kan harus saling menjaga. Tidak ada orang yang sempurna. Saya agak kecewa dengan teman-teman yang seperti itu. Di rumah, kita harus sama-sama menjaga satu sama lain,” tambahnya.

    Untuk itu, Haji Faisal tetap mengawasi lingkungan dan pertemanan anak-anaknya, termasuk Fuji yang belum lama ini tepergok sedang menggunakan vape saat melakukan video call bersama Rachel Vennya dan Erika Carlina.

  • Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Haji Faisal: Saya Sedikit Kecewa

    Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Haji Faisal: Saya Sedikit Kecewa

    Jakarta, Beritasatu.com – Fujianti Utami atau akrab disapa Fuji menjadi perhatian publik setelah tepergok sedang menggunakan vape saat video call dengan Erika Carlina dan Rachel Vennya. Terkait hal itu, ayah Fuji, Haji Faisal, memberikan respons tentang unggahan viral yang melibatkan putrinya itu.

    Haji Faisal mengaku memahami anak-anaknya mungkin merasa jenuh dengan aktivitas mereka yang padat. Dia juga tidak ingin menjadi orang tua yang terlalu membatasi kebebasan anak-anaknya.

    Lebih lanjut, kata Haji Faisal, sekarang anak-anaknya sudah tidak tinggal bersama dirinya lagi, sehingga dia tidak bisa selalu mengawasi perbuatan mereka. Oleh karena itu, dia berharap anak-anaknya, termasuk Fuji bisa memiliki teman dan lingkungan yang positif.

    Terkait Fuji yang terpergok sedang ngevape, Haji Faisal mengimbau agar teman-teman di sekitar putrinya seharusnya bisa saling menjaga, bukan malah menyebarkan aib sesama temannya.

    “Sebagai teman, seharusnya mereka bisa saling menjaga. Tidak ada manusia yang sempurna. Saya merasa sedikit kecewa dengan orang-orang yang sengaja menyebarkan aib orang lain,” ucap Haji Faisal di Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2024).

    Haji Faisal menambahkan, ia pun selalu mengingatkan anak-anaknya untuk berpikir panjang sebelum bertindak, karena setiap tindakan bisa memiliki dampak yang besar, baik untuk nama baik maupun karier mereka.

    “Pesan saya, berhati-hati, selalu waspada, dan jangan mudah terbawa emosi. Saya selalu ingatkan mereka untuk sabar dan memikirkan masa depan. Apa yang kita lakukan sekarang pasti akan berdampak di masa depan, jadi harus berpikir jauh ke depan,” jelas Haji Faisal.

    Sementara itu, Fuji sendiri belum memberikan klarifikasi atau respons apa pun karena dirinya tepergok sedang menggunakan vape ketika tengah melakukan video call bersama Erika Carlina dan Rachel Vennya.

  • Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Ini 7 Bahayanya bagi Kesehatan

    Gara-gara Ini Fuji Dimarahi Ibunya

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram Fujianti Utami atau Fuji terlihat dimarahi oleh ibunya, Dewi Zuhriati, setelah membagikan momen dirinya mencium kucing yang baru saja diterima sebagai hadiah ulang tahunnya. Hadiah tersebut diberikan oleh sahabatnya, Erika Carlina yang memberikan seekor kucing ras Sphynx seharga sekitar Rp 45 juta.

    Peristiwa ini bermula saat Fuji yang merayakan ulang tahunnya ke-22 mendapat hadiah dari sahabatnya, Erika Carlina.

    Melalui akun Instagram miliknya, Fuji terlihat sangat senang dengan kado tersebut dan sempat membuat konten yang menunjukkan kegembiraannya. Dalam unggahan tersebut, Fuji tampak mencium hewan peliharaannya yang baru.

    “Mbak Er, kamu enggak salah ngasih kadonya? Btw, terima kasih ya Mbak Er,” tulis Fuji, Selasa (5/11/2024).

    Namun, kebahagiaan Fuji justru membuat ibunya, Dewi Zuhriati, marah. Dewi melihat putrinya mencium kucing tersebut dan mengira bahwa hewan itu adalah seekor anjing.

    Sebagai seorang yang beragama Islam, Dewi merasa khawatir dengan tindakan Fuji yang mencium hewan tersebut dan menganggapnya tidak pantas untuk dipublikasikan di media sosial.

    “Uty, kalau cium-cium anjing itu jangan dikontenin dong. Kita kan orang Islam, nak,” kata Dewi Zuhriati dengan emosi kepada Fuji.