Tag: Eri Cahyadi

  • Akhiri Kampanye, Eri Cahyadi Ajak Masyarakat Lanjutkan Kolaborasi Bangun Surabaya

    Akhiri Kampanye, Eri Cahyadi Ajak Masyarakat Lanjutkan Kolaborasi Bangun Surabaya

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengajak masyarakat Kota Surabaya untuk bersama-sama melanjutkan membangun Surabaya.

    Menurutnya, keberhasilan Kota Pahlawan dalam berbagai bidang juga hasil dari kontribusi warganya.

    Hal ini disampaikan Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 1 tersebut, memasuki hari terakhir masa kampanye Pilkada Surabaya 2024, Sabtu (23/11/2024).

    Menurutnya, semangat membangun Surabaya dengan bergotong royong itulah yang terus ia gelorakan.

    Tak hanya saat kampanye, namun juga sejak ia mulai menjabat sebagai Wali Kota Surabaya pada 2021 lalu.

    Tak heran, kesamaan paham antara rakyat dan pemimpinnya tersebut, yang menurut Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi, menjadi bekal membangun kota.

    ”Kami selama menjadi wali kota, setiap hari juga bertemu dengan masyarakat. Insyaallah warga Surabaya tahu soal program-program kita sudah sejak lama,” kata Cak Eri ketika dikonfirmasi di sela kegiatannya.

    Capaian-capaian yang sudah baik tersebut layak dilanjutkan menuju Surabaya menjadi kota dunia.

    “Prinsipnya, kami ingin membangun Surabaya dengan kebersamaan. Inilah ciri khas Surabaya yang membuat saya bangga,” kata pria asli Surabaya ini.

    Dia menegaskan, kemajuan Surabaya yang dicapai bukan sekadar peran wali kota semata.

    Pemerintah bersama rakyatnya membangun sumber daya, infrastruktur, serta berbagai aspek lainnya secara bersama.

    “Semuanya ikut bergerak. Tidak bisa kita bergerak sendiri, tidak bisa kita menjadi Superman. Sehingga, akhirnya membangun Surabaya ini butuh kerja sama. Surabaya bisa karena bersama-sama. Inilah yang membuat kita bangga,” tegas peraih gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini.

    Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono optimistis masyarakat memahami berbagai program pasangan yang mereka usung tersebut.

    Selama masa kampanye, kader PDIP juga telah turun dari kampung ke kampung untuk melaksanakan kampanye dari rumah ke rumah (door to door).

    “Kami terus berupaya meningkatkan partisipasi publik. Pasukan darat kami telah melakukan metode kampanye dengan door to door, berangkat dari kampung ke kampung, serta mengefektifkan berbagai metode kampanye lainnya untuk mensosialisasikan program Mas Eri dan Cak Armuji,” kata Adi saat dikonfirmasi terpisah.

    Partai pengusung lainnya pun demikian.

    Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni optimistis pasangan tunggal yang mereka usung tersebut bisa meraih kemenangan tebal di pilkada.

    “Mas Eri dan Cak Armuji telah menjelaskan secara gamblang soal Surabaya akan dibawa kemana,” kata Fatoni saat dikonfirmasi terpisah.

    Menurut Wakil Ketua DPRD Surabaya ini, berbagai keberhasilan program Pemkot Surabaya selama ini layak dilanjutkan.

    “Bagaimanapun juga, Surabaya butuh keberlanjutan pembangunan,” kata Fathoni.

    “Surabaya bisa menjadi pintu gerbang bagi IKN (Ibu Kota Nusantara). Itu hanya bisa diwujudkan oleh pasangan calon yang memiliki visi dan misi. Saat ini, calon tersebut adalah Eri-Armuji. Menurut kami, semakin mempertebal untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) memilih Cak Eri dan Cak Armuji,” kata Fathoni.

  • Menangkan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Eri Irawan Keliling Kampung di Surabaya secara Door to Door

    Menangkan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Eri Irawan Keliling Kampung di Surabaya secara Door to Door

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Para kader PDI Perjuangan (PDIP) terus menggeber mesin pemenangan jelang hari pemilihan, 27 November 2024.

    Mereka bergerak bersama memenangkan pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jatim, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans), serta Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji.

    Politisi PDIP, Eri Irawan, misalnya, bergerak keliling kampung.

    Melalui door to door di sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Sukolilo dan Mulyorejo, Eri terus mensosialisasikan pasangan calon yang diusung PDIP ini.

    Eri Irawan bersama kader PDIP masuk ke kampung dan gang-gang sempit.

    Mereka menyapa warga yang sedang beraktivitas di luar rumah.

    Sambil mengetuk pintu-pintu rumah warga dengan santun, anggota DPRD Surabaya ini menyapa warga.

    Tak pelak, dia mandapat sambutan masyarakat yang luar biasa.

    “Mampir dulu Mas Eri, monggo pinarak (silakan),” sapa warga antusias, Sabtu (23/11/2024).

    Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur tersebut menyapa warga dengan hangat.

    “Assalamualaikum. Sehat nggeh (ya), Bu? Saya izin silaturahim mampir di sini nggeh. Monggo ini ada brosur Bu Risma dan Pak Eri Cahyadi,” sapa Eri menyapa Setyorini, salah seorang warga di Kelurahan Klampis Ngasem, Sukolilo, Surabaya.

    “Walaikumussalam, Mas Eri. Alhamdulillah sehat. Saya, suami, anak, dan mertua insyaallah milih Bu Risma dan Pak Eri Cahyadi,” jawab warga tersebut.

    Kehadiran Eri Irawan dan para kader PDIP membuat banyak warga, terutama ibu-ibu ke luar rumah.

    Para kader PDIP di Sukolilo dan Mulyorejo memang terbiasa membantu warga di kampung-kampung.

    Sehingga, aksi ini membuat mereka lebih mudah diterima masyarakat. Termasuk, soal calon yang akan dipilih di Pilkada Surabaya 2024.

    Eri Irawan lantas mensosialisasikan cara mencoblos pada pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

    “Nanti panjenengan  (anda) menerima surat suara warna merah marun untuk Pemilihan Gubernur Jatim,” kata Eri.

    “Langsung dicoblos nomor urut 3, yang ada fotonya Bu Risma. Wis gak usah toleh-toleh (sudah tidak perlu lihat kanan kiri), langsung coblos Bu Risma,” ujar Eri kepada warga yang mengerubunginya.

    “Lalu panjenengan juga akan menerima surat suara warna hijau toska untuk Pemilihan Wali Kota Surabaya. Dibuka langsung coblos nomor 1, Eri Cahyadi-Armuji,” imbuh Eri.

    Banyak warga yang ikut berkumpul menyimak seksama penjelasan Eri Irawan tersebut.

    “Cocok wis kita kompak coblos Bu Risma dan Pak Eri Cahyadi,” teriak warga.

    Rahmawati, warga Sukolilo, mengaku terkesan dengan ketegasan Risma saat menjadi Wali Kota Surabaya 2010-2020.

    “Saya sepakat dukung Bu Risma agar SMA/SMK bisa gratis total,” ujar Rahmawati.

    Suasana keliling kampung tersebut berlangsung guyub.

    Meski sinar matahari cukup terik, semua tetap antusias bergotong royong memenangkan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji.

    Eri mengatakan, Risma adalah sosok yang paling tepat memimpin Jawa Timur.

    Warga Surabaya sangat mengenal kerja keras dan ketulusan Risma dalam melayani masyarakat.

    Risma juga memberi perhatian khusus pada masa depan generasi muda. Risma dengan getol mendampingi anak-anak, memberi beasiswa, dan mencegahnya terlibat kenakalan remaja serta hal negatif lainnya.

    “Sekarang mari bantu Bu Risma bareng-bareng menata Jawa Timur. Mak’e arek Suroboyo arep noto Jawa Timur (ibunya anak Surabaya mau menata Jawa Timur), maka kita semua arek Suroboyo harus membantu beliau,” ujar Eri yang juga anggota DPRD Surabaya.

    Eri Cahyadi dan Armuji, lanjut Eri Irawan, juga telah menunjukkan kinerjanya.

    “Meski dua tahun awal kepemimpinan Eri-Armuji ada badai pandemi Covid-19, Surabaya mampu bangkit,” tandasnya.

    “Pendidikan sampai kesehatan gratis, berbagai beasiswa, penataan kampung sangat masif, ekonomi kembali tumbuh. Kalau yang sudah baik seperti ini ya harus dilanjutkan,” ujarnya.

  • Ditanya Warga Saat Debat, Armuji Lempar Kesempatan Jawab ke Eri Cahyadi
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        21 November 2024

    Ditanya Warga Saat Debat, Armuji Lempar Kesempatan Jawab ke Eri Cahyadi Surabaya 21 November 2024

    Ditanya Warga Saat Debat, Armuji Lempar Kesempatan Jawab ke Eri Cahyadi
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Dalam debat publik yang berlangsung Kamis (21/11/2024), Calon Wakil Wali Kota Surabaya,
    Armuji
    , sempat melemparkan kesempatan menjawab kepada pasangannya,
    Eri Cahyadi
    .
    Hal ini terjadi saat dia menjawab pertanyaan dari masyarakat mengenai beasiswa untuk penghafal Alquran yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.
    Moderator debat membacakan pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat, yaitu mengenai rencana Pemkot Surabaya untuk memberikan beasiswa kepada pemuda penghafal Alquran, agar bisa menempuh pendidikan di universitas ternama, seperti Al Azhar di Mesir.
    “Adakah rencana Pemkot Surabaya memberikan beasiswa bagi pemuda penghafal Alquran, untuk menempuh pendidikan di universitas terkenal luar negeri, misalnya Al Azhar (Mesir)?” tanya moderator.
    Menanggapi pertanyaan tersebut, Armuji menjelaskan, insentif untuk para pemuda penghafal kitab suci sudah diberikan selama masa jabatannya sebelumnya.
    “Jadi Surabaya sudah melakukan apa yang tadi ditanyakan, anak penghafal kitab suci agama apa pun kami berikan insentif. Supaya mereka terpacu, mengajak temannya untuk bisa bertaqwa kepada Tuhan, apapun agamanya,” ujar dia.
    Armuji kemudian menambahkan, pihaknya akan memberikan insentif bagi para penghafal kitab yang mengikuti lomba keagamaan, agar mereka bisa bersekolah di universitas terkenal.
    Namun, ia tidak menyelesaikan penjelasannya tentang bantuan bagi pemuda penghafal kitab suci tersebut, dan melemparkannya kepada Eri Cahyadi yang duduk di belakangnya.
    “Oleh karena itu, mungkin
    Pak
    Wali Kota bisa menambahkan apa yang telah menjadi program pemerintah kota, yang sudah kita lakukan maupun yang akan datang,” ungkap Armuji.
    Eri Cahyadi pun langsung merespons permintaan wakilnya tersebut dengan menyampaikan data bahwa sebanyak 3.500 anak muda telah mendapatkan beasiswa dari pemerintahannya sebelumnya.
    “Sekaligus kita memberikan kemampuan kepada dokter untuk mengambil spesialis. Agar pendidikan kesehatan di Surabaya meningkat, itu komitmen yang sudah kita lakukan,” kata Eri.
    Lebih lanjut, Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya juga telah memiliki program beasiswa untuk pemuda penghafal Alquran, yang disekolahkan di perguruan tinggi negeri di Kota Pahlawan.
    “Apresiasi kita kepada penghafal Alquran, maka dia bisa meneruskan pendidikan ketika menghafal beberapa juz. Dia bisa meneruskan ke perguruan tinggi Islam, seperti Sunan Ampel,” tutur dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Debat Pamungkas Pilkada Surabaya, KPU Tegaskan Bukan Sekadar Formalitas

    Debat Pamungkas Pilkada Surabaya, KPU Tegaskan Bukan Sekadar Formalitas

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menggelar debat publik kedua Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Kamis (21/11/2024). Acara ini menjadi debat terakhir dalam rangkaian Pilkada Surabaya tahun 2024.

    Berlangsung di Mercure Surabaya Grand Mirama, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi dan Armuji akan menjawab beberapa persoalan Surabaya dengan tema “Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah”.

    “Debat terbuka juga menjadi ujian bagi para calon untuk memaparkan visi misi serta program kerja yang konkret dan realistis dalam rangka memajukan Surabaya ke arah yang lebih baik,” kata Ketua KPU Surabaya Soeprayitno.

    Pada kesempatan tersebut, KPU Surabaya juga telah menentukan 5 orang Panelis debat. Di antaranya adalah Dr. Agus Machfud Fauzi, M.Si (Akademisi Universitas Negeri Surabaya), Lutfi Saksono, S.Pd., M.Pd. (Akademisi Universitas Negeri Surabaya), Dr. Sasongko Budisusetyo, CPA, CPMA. (Akademisi dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas), Dr. Sri Setyadji, SH., MHum. (Akademisi Universitas 17 Agustus/Untag), 5. Dr. Yusuf Amrozi, M.MT (Akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya).

    Tim panelis akan menurunkan tema tersebut menjadi 5 sub tema. Kelima sub tema tersebut di antaranya penataan ruang dan integrasi moda transportasi menuju kota dunia, problematika sosial dan potensi budaya lokal, ekonomi digital dan keberpihakan pada UMKM, ketenagakerjaan dan peningkatan kompetensi SDM, serta pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

    Soeprayitno berharap masyarakat dapat mengkaji sejumlah program yang dipaparkan. Sehingga, sekaligus bisa menjadi bahan untuk menentukan pilihan pada hari pemungutan suara, Rabu (27/11/2024) mendatang.

    “Saya ingin menggarisbawahi bahwa debat ini bukan sekadar formalitas tetapi merupakan salah satu sarana bagi masyarakat untuk mengetahui lebih jauh tentang para calon pemimpin. Kita semua berharap agar setiap pasangan calon dapat menyampaikan gagasan mereka secara terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

    “Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyimak tempat ini. Sehingga, nantinya dapat menentukan pilihan dengan bijaksana berdasarkan kualitas integritas serta komitmen para calon terhadap kemajuan Kota Surabaya,” tandas Soeprayitno.

  • Meriah, Konser-Pesta Rakyat Bersama PDIP Surabaya Solid Menangkan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji

    Meriah, Konser-Pesta Rakyat Bersama PDIP Surabaya Solid Menangkan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Gelaran Konser “Surabaya Satu Suara” dan Pesta Rakyat “Resik-Resik Jawa Timur” berlangsung semarak di Surabaya Expo Center, Selasa (19/11/2024).

    Ribuan massa yang memadati acara malam hari tersebut sepakat mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta, serta pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi – Armuji.

    Digelar DPC PDIP Surabaya, acara ini menjadi rangkaian kampanye yang digelar PDIP Surabaya menghadapi Pilkada Serentak 2024.

    Eri Cahyadi dan Armuji hadir secara langsung mendampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto. 

    Hasto mengungkapkan acara tersebut menjadi upaya mengonsolidasikan suara calon yang mereka usung di Pilkada serentak. “Surabaya Satu Suara Resik-Resik Jawa Timur,” kata Hasto.

    “Sebab, kepemimpinan Cak Eri dan Bu Risma satu kesatuan dan satu nafas kepemimpinan. Bersama dengan pemuda-pemudi di Surabaya menampilkan kegembiraan ekspresi di dalam seni dan kreativitas,” kata Hasto yang juga didampingi oleh Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono tersebut.

    Acara ini sekaligus menjadi simbol keberpihakan pasangan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji kepada anak muda. Kedua pasangan calon sama-sama memiliki komitmen untuk membuka ruang ekspresi seluas-luasnya bagi anak muda dalam berkarya. 

    Khususnya, di bidang musik. “Inilah tujuan calon pemimpin yang berpihak kepada anak-anak muda,” katanya. 

    “Surabaya banyak membuka ruang coworking space, ruang-ruang kreatif, ruang-ruang digital, sehingga Surabaya bisa menjadi pelopor dan iklimnya sangat kondusif karena tata ruangnya yang sangat baik,” katanya.

    Hasto menegaskan, pemenangan di Pilkada Surabaya berjalan seiring dengan pemenangan di Pilkada Jawa Timur. Kader di Kota Pahlawan harus bisa bergerak untuk memenangkan Risma-Gus Hans di Pemilihan Gubernur bersamaan dengan pasangan Eri-Armuji di pemilihan Surabaya.

    “Dengan gembira bersama, Surabaya Satu Suara Resik-Resik Jawa Timur, kepemimpinan Bu Risma – Gus Hans dan Eri Cahyadi bersama Cak Armuji satu nafas pemenangan untuk Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia,” tegas Hasto.

    Acara yang berlangsung sejak sore hari tersebut mendatangkan beberapa musisi nasional. Di antaranya, DJ Rivando ft MC Madzkiboo, DJ Andreanz, DJ Herjunot Ali ft MC Brams, hingga Ndarboy Genk.

  • Jalan Sehat Warga Surabaya Bersama Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Cak Awi: Wis Wayah’e Resik-resik Jawa Timur
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        17 November 2024

    Jalan Sehat Warga Surabaya Bersama Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Cak Awi: Wis Wayah’e Resik-resik Jawa Timur Nasional 17 November 2024

    Jalan Sehat Warga Surabaya Bersama Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Cak Awi: Wis Wayah’e Resik-resik Jawa Timur
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Ribuan warga mengikuti jalan sehat bersama pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur Tri Rismaharini (Risma) dan Gus Hans serta pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya
    Eri Cahyadi
    dan Armuji di Kawasan Gelora 10 November Tambaksari, Minggu (17/11/2024).
    Kemeriahan semakin terasa ketika Risma dan Gus Hans naik panggung menyapa warga sembari memandu yel-yel. Tak kalah menarik, Eri dan Armuji menghibur peserta dengan tampil duet menyanyikan beberapa lagu diiringi pengamen jalanan.
    “Selamat pagi warga Surabaya! Hari ini kita kedatangan tamu istimewa, emaknya Surabaya, Bu Risma. Beliau hadir untuk mengingatkan kita semua agar pada 27 November nanti jangan lupa coblos nomor 3, Risma-Gus Hans.
    Wis wayah’e resik-resik
    Jawa Timur. Dan tentu, coblos nomor 1 untuk Eri Cahyadi-Armuji,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/11/2024).
    Politisi yang lekat dengan sapaan Cak Awi ini menekankan pentingnya dukungan penuh warga Surabaya untuk pasangan yang diusung PDI Perjuangan (
    PDIP
    ). Menurutnya, kemenangan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji akan membawa dampak besar bagi kemajuan Surabaya dan Jawa Timur.
    “Melalui acara ini, kami tunjukkan tekad bersama untuk mendukung pemimpin yang peduli pada rakyat. Tujuannya, demi mewujudkan Surabaya dan Jawa Timur yang lebih baik,” ujar Adi.
    Di hadapan ribuan warga, Eri Cahyadi juga mengajak semua pihak menjaga kebersamaan dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa selain berolahraga, acara jalan sehat ini juga menjadi simbol persatuan.
    “Ini adalah momen untuk memperkuat silaturahmi. Jangan lupa, gunakan hak pilih kita pada 27 November nanti. Masa depan Surabaya dan Jawa Timur ada di tangan kita semua,” tegas Eri.
    Sebagai calon tunggal dalam Pilkada Kota Surabaya, Eri menekankan pentingnya partisipasi warga dalam menentukan masa depan kota. Ia berharap, suara warga Surabaya dapat menjadi penentu dalam upaya menciptakan pemerintahan yang lebih baik.
    Sementara itu, Tri Rismaharini yang akrab disapa Bu Risma turut menyampaikan pesan kepada warga. Ia mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk memastikan perubahan nyata, termasuk dalam bidang pendidikan. Ia memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan gratis di Jawa Timur.
    “Ingin sekolah SMA dan SMK gratis? Coblos nomor 3,” tandas Risma.
    Selain hiburan, acara jalan sehat itu merupakan momentum untuk memperkuat solidaritas warga dalam menyambut pilkada serentak.
    Semangat yang ditunjukkan ribuan peserta mencerminkan dukungan besar bagi pasangan Risma dan Gus Hans serta Eri dan Armuji. Kedua pasangan dari PDIP ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Surabaya dan Jawa Timur.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bertemu Gen Z di Forum Ngeri, Cawali Eri Cahyadi Janji Bangun 5 Coworking Space Baru

    Bertemu Gen Z di Forum Ngeri, Cawali Eri Cahyadi Janji Bangun 5 Coworking Space Baru

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi –  Armuji bertemu para generasi milenial dan Gen Z, Sabtu (16/11/2024).

    Pada kesempatan tersebut, Cak Eri berjanji akan melanjutkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya bagi anak muda di Surabaya.

    Menurut Calon Wali Kota nomor urut 1ini, pengembangan anak muda tak cukup hanya melalui sisi akademik saja. Namun, juga harus ditopang pengembangan bakat di luar sekolah.

    Karenanya mulai 2025, pihaknya berencana membangun 5 pemusatan Coworking Space bernama Rumah Gen Z. Berada di kawasan pusat, timur, barat, selatan, dan utara Surabaya, Rumah Gen Z akan diisi berbagai fasilitas penunjang anak muda.

    “Setelah ada coworking space di Siola (Koridor Coworking Space), nanti pada 2025 juga akan ada coworking space di masing-masing wilayah,” kata Cak Eri pada pertemuan yang berlangsung di Kapas Krampung Plaza Surabaya (Kaza Mall) tersebut.

    Pada forum bertajuk “Nggeruduk Cak Eri – Cak Ji (Ngeri)” tersebut, Cak Eri mengaku menyiapkan program ini untuk menjawab aspirasi anak muda di Cangkrukan Arek Surabaya (CAS).

    Forum tersebut sebelumnya menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan aspirasi.

    “Ternyata memang banyak anak muda yang menginginkan wadah pengembangan ini. Karenanya, ini mulai saya kerjakan di 2025,” katanya.

    Rumah Gen Z bukan hanya akan menjadi wadah anak muda berkumpul. Namun, juga tempat berdiskusi, wadah inkubasi pengembangan bakat, hingga dilengkapi fasilitas konseling.

    “Mulai 2025, ada 1 rumah gen Z dan rumah milenial di masing-masing wilayah. Di sana, ada mental health, edukasi digital, dan lainnya,” katanya.

    Di samping coworking space, Cak Eri yang juga peraih gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Universitas Airlangga tersebut akan menyiapkan Creative Hub di masing-masing kecamatan. Di tempat ini, Creative Hub akan memberikan sejumlah pelatihan bakat.

    “Misalnya, ada yang memberikan latihan public speaking hingga stand up comedy, atau yang lainnya sesuai bakat masing-masing. Kita datangkan pelatih-pelatih profesional yang nantinya akan memberikan pelatihan secara langsung,” kata Cak Eri yang datang dengan didampingi sang istri Rini Indriani Eri Cahyadi tersebut.

    “Prinsipnya, saya memang menyiapkan anak-anak muda, anak-anak Gen Z, karena merekalah yang akan menjadi pemimpin di Kota Surabaya di masa depan,” tegas Ketua Ikatan Keluarga Alumni IKA Institut Teknologi 10 November (ITS) Jawa Timur ini

  • Ini Komitmen Pemkot Surabaya untuk Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

    Ini Komitmen Pemkot Surabaya untuk Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

    Ini Komitmen Pemkot Surabaya untuk Pemerataan Akses Layanan Kesehatan
    Tim Redaksi
    K
    OMPAS.com
    – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan pemerataan akses
    layanan kesehatan
    bagi warganya. Salah satunya, tampak dari peningkatan layanan di RSUD Dr M Soewandhie yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
    Warga Margorukun, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Ch (49), mengaku puas dengan layanan kesehatan yang diterimanya di rumah sakit tersebut. Ia menyatakan bahwa kemudahan pendaftaran
    online
    mempersingkat waktu tunggu untuk kontrol kesehatan rutin di poli jantung.
    “Kebetulan selama satu tahun terakhir saya rutin kontrol di poli jantung. Antreannya tidak terlalu lama. Kalau daftar
    online
    , kami tahu estimasi waktu datangnya, jadi tidak perlu menunggu lama-lama,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (7/11/2024).
    Peningkatan pelayanan di RSUD Dr M Soewandhie tak lepas dari perhatian langsung
    Wali Kota Surabaya

    Eri Cahyadi
    yang melakukan inspeksi pada November 2022. Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Tambak Rejo ini telah menjadi andalan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
    Selain RSUD Dr M Soewandhie,
    Pemkot Surabaya
    juga mengelola RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) di Jalan Kendung, Kecamatan Benowo. Rumah sakit ini menjadi tumpuan utama bagi warga Surabaya Barat sejak diresmikan pada 26 Agustus 2010.
    “Sejak ada RSUD BDH yang dekat rumah, saya jadi lebih mudah mengakses layanan kesehatan. Jika darurat, bisa langsung datang,” ungkap warga Kendung, Sememi, Kecamatan Benowo, Nur.
    Nur menambahkan, dirinya kini lebih memilih RSUD BDH daripada RSUD Dr Soetomo yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Sebab, lokasinya lebih dekat serta pelayanan yang memadai.
    Untuk memperluas akses layanan kesehatan, Pemkot Surabaya saat ini membangun RSUD Eka Candrarini atau yang lebih dikenal sebagai RSUD Surabaya Timur. Rumah sakit ini berlokasi di Jalan Medokan Asri Tengah dan dirancang untuk melengkapi layanan yang sudah ada di RSUD Dr M Soewandhie dan RSUD BDH.
    “RSUD Surabaya Timur akan mengurai antrean di rumah sakit yang sudah ada, sekaligus menyediakan layanan khusus untuk ibu dan anak, termasuk spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) serta perlindungan bagi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” ujar Eri saat peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit tersebut.
    Eri berharap, rumah sakit yang ditargetkan mulai beroperasi pada November 2024 itu dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal.
    “Rumah sakit ini diprioritaskan untuk ibu dan anak, tetapi melayani semua jenis penyakit,” jelasnya.
    Warga Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Tasya, menyambut baik pembangunan RSUD Surabaya Timur.
    “Kalau ada rumah sakit pemkot yang dekat, tentu biaya lebih ringan dibandingkan rumah sakit swasta. Semoga fasilitas dan pelayanannya cepat dan optimal,” harapnya.
    Tak berhenti di situ, Pemkot Surabaya juga merencanakan pembangunan dua rumah sakit tambahan pada 2025, masing-masing di kawasan Surabaya Selatan dan Surabaya Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan akses layanan kesehatan di seluruh penjuru kota.
    “Tahun depan, kami akan membangun dua rumah sakit lagi di wilayah selatan dan utara. Dengan demikian, pemerataan layanan kesehatan di Surabaya akan semakin optimal,” kata Eri.
    Menurut Eri, tambahan rumah sakit ini diharapkan dapat mengurangi beban layanan di RSUD Dr M Soewandhie dan RSUD BDH, yang kini melayani lebih dari 2.000 pasien setiap hari.
    Dengan keberadaan rumah sakit baru, kapasitas layanan akan terbagi lebih merata sehingga setiap rumah sakit dapat melayani sekitar 500 pasien per hari.
    “Dengan hadirnya pemerintah, pelayanan kesehatan diharapkan semakin maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat Surabaya,” imbuhnya.
    Langkah Pemkot Surabaya mendapat apresiasi dari anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan. Ia menilai pembangunan rumah sakit baru sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
    “Kami mendukung pembangunan RSUD Surabaya Timur serta rumah sakit di kawasan selatan dan utara. Penting agar layanan kesehatan mudah diakses warga dan meningkatkan usia harapan hidup,” kata Johari.
    Ia juga mengimbau agar Pemkot Surabaya terus mengedukasi warga tentang pola hidup sehat melalui petugas kesehatan di tingkat RT dan RW. Menurut Johari, keberadaan Universal Health Coverage (
    UHC
    ) di Surabaya mempermudah warga mengakses layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.
    “Harapan kami, RSUD Surabaya Timur segera dioperasionalkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tandasnya.
    Langkah strategis Pemkot Surabaya itu menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan pemerataan akses layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses oleh seluruh warga kota. (ADV)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ribuan Jemaah Meriahkan Salawat Bersama Habib Syech di Tugu Pahlawan

    Ribuan Jemaah Meriahkan Salawat Bersama Habib Syech di Tugu Pahlawan

    Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Surabaya sukses menggelar pengajian dan salawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Tugu Pahlawan pada Jumat (24/5/2024) malam. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke-731.

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, beserta keluarga, turut hadir dalam acara ini. Mereka duduk bersama Habib Syech, para kyai, ulama, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, serta tamu undangan lainnya. Ribuan jemaah tampak antusias memadati Jalan Tugu Pahlawan untuk mengikuti pengajian dan salawat bersama tersebut.

    Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa setiap peringatan HJKS, Surabaya selalu menggelar salawat. “Setiap hari jadi, ulang tahun Surabaya, maka Surabaya tidak lupa untuk bersalawat. Dengan bersalawat, Kota Surabaya akan tetap tenang, dan penuh dengan berkahnya Gusti Allah,” ujar Eri Cahyadi.

    Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri juga mengucapkan terima kasih kepada warga Surabaya yang telah bersama-sama membangun kota. “Matur nuwun seluruh warga Kota Surabaya, yang hari ini bergerak bersama membentuk Kampung Madani. Di setiap kampung membantu satu dengan lainnya yang tidak mampu,” katanya.

    Ia berharap, melalui pengajian dan salawat bersama, Surabaya dapat menjadi kota yang Baldatun Tayyibatun Warrabbun Ghafur. Selain itu, ia berharap semua tamu undangan dan masyarakat yang hadir diberkahi dalam hidupnya.

    Pada peringatan HJKS ke-731, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan Kota Surabaya agar menjadi kota yang penuh berkah dan menjadi teladan bagi kota-kota lainnya. Meskipun acara sempat diiringi rintik hujan, semangat para jemaah tetap tinggi menggemakan salawat.

    Habib Syech juga meminta jemaah mendoakan Wali Kota Eri Cahyadi. Ia berharap, di usianya yang sebentar lagi menginjak 47 tahun, Eri Cahyadi dapat memimpin Surabaya dengan lebih baik lagi. “Doakan Pak Wali Kota panjang umur, sehat, selamat, dan terus dapat memimpin kota ini (Surabaya) dengan sempurna. Insyaallah, Surabaya adalah kota teladan bagi kota-kota yang lain,” pungkasnya. (hdl/ian)

  • Surabaya Suites Hotel Raih Prestasi Top 10 di Festival Rujak Uleg 2024

    Surabaya Suites Hotel Raih Prestasi Top 10 di Festival Rujak Uleg 2024

    Surabaya (beritajatim.com) – Festival Rujak Uleg, sebuah perayaan yang merepresentasikan akulturasi budaya di Surabaya, digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-731. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Balai Kota Surabaya ini menjadi ajang berkumpulnya warga untuk merayakan dan melestarikan kuliner tradisional, dengan Rujak Cingur sebagai ikon budaya lokal.

    Surabaya Suites Hotel turut ambil bagian dalam festival tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya ini dan berhasil mencatat prestasi dengan masuk dalam 10 besar terbaik. Festival yang selalu menghadirkan konsep berbeda tiap tahunnya ini dibuka secara simbolis oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang melakukan prosesi mengulek di cobek raksasa. Setiap peserta, dari berbagai kategori, meracik Rujak Cingur dengan sentuhan kreativitas mereka masing-masing.

    Surabaya Suites Hotel menampilkan antusiasme tinggi dalam kompetisi ini, dengan mengusung kostum unik dan meracik rujak sembari menari untuk menarik perhatian juri. “Hotel kami benar-benar bangga ikut serta dalam acara ini dan masuk di urutan 10 terbaik. Dan juga dari adanya acara ini sebagai ajang mempromosikan kekayaan kuliner daerah supaya semakin dikenal luas,”ujar Chef Suro, salah satu chef dari Surabaya Suites Hotel.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari persiapan matang tim hotel, yang mengutamakan penggunaan bahan-bahan berkualitas segar, pengolahan resep yang sempurna, dekorasi menarik, dan pemilihan kostum yang tepat. Surabaya Suites Hotel berharap pencapaian ini menjadi bukti nyata antusiasme warga Surabaya dalam mendukung pelestarian warisan budaya kuliner lokal melalui acara-acara serupa di masa mendatang.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan promo menarik, kunjungi akun Instagram resmi @surabayasuiteshotel atau situs web www.surabayasuiteshotel.com. [aje]