Tag: Eri Cahyadi

  • Wali Kota Surabaya Minta DLH Gerak Cepat Atasi Banjir

    Wali Kota Surabaya Minta DLH Gerak Cepat Atasi Banjir

    Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengidentifikasi penyebab banjir yang meluas di wilayah Kecamatan Sukomanunggal. Yang salah satunya disebabkan oleh jebolnya Bozem Simo Hilir, Rabu (11/12/2024).

    Eri menyebut karena faktor hujan deras dan debit air meningkat pada Selasa (10/12/2024) kemarin sore. Dinding bozem yang menampung sebagian besar aliran air; dari wilayah Dukuh Kupang Barat, Dukuh Kupang Barat Lebar dan Dukuh Kupang 20, dan Dukuh Kupang 25 hingga Simo itu jebol. Dan airnya meluber, mengakibatkan air banjir meluas.

    “Saya tadi malam berkeliling di lokasi, termasuk di bozem saya lihat sendiri kalau airnya mengalir tidak normal, gak keluar. Padahal saluran ini seharusnya lancar,” terang Eri Cahyadi disela sela sidak, Rabu (11/12).

    Eri juga mengungkapkan bahwa aliran air bozem ini tidak mengalir normal diakibatkan pendagkalan, dan adanya sampah – sampah yang membendung. Kata dia, ini menjadi faktor utama pemicu dinding bozem jebol serta banjir luapan.

    “Di area lahan bozem tersebut ternyata digunakan sebagai tempat penampung sampah [TPS], yang mengakibatkan air yang akan ditampung ke bozem ini terhambat,” tegas Eri.

    Dari situ, Eri meminta Petugas DLH segera melakukan penataan ulang di area tersebut, agar tidak ada lagi sampah yang menumpuk di sekitar bozem.

    “TPS di sini harus ditata ulang. Jangan ada lagi gerobak sampah yang ditumpuk sembarangan. Sampah ini menjadi salah satu penyebab bozem tidak berfungsi dengan baik,” tuturnya.

    Bozem ini besar sekali dan berfungsi vital, lanjut Eri, sehingga selain mempercepat perbaikan, dia juga memerintahkan untuk dilakukan pengerukan ulang.

    “Ini seharusnya bisa menampung air dari Dukuh Kupang sampai wilayah Simo. Tapi sekarang fungsinya terganggu karena sampah menumpuk. Kalau tidak dikeruk, air yang masuk ke bozem pasti meluap dan menyebabkan banjir,” ungkapnya.

    Selain itu, Eri menambahkan bahwa situasi banjir di Surabaya saat ini sudah mendingan, terbantu dengan pengerjaan proyek box culvert. Mengingat sejak tahun 1991, kondisi topografi di Dukuh Kupang Barat rendah dan kapasitas saluran air yang terbatas selalu menjadi langganan banjir.

    “Untuk itu kalau bozem ini berfungsi dengan baik, tidak mungkin ada banjir. Tapi karena sampah menumpuk, air tidak bisa ditampung dengan maksimal,” tutupnya. [ram/beq]

  • Eri Cahyadi Tegaskan Komitmen Atasi Banjir Surabaya Barat

    Eri Cahyadi Tegaskan Komitmen Atasi Banjir Surabaya Barat

    Surabaya (beritajatim.com) — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali menegaskan komitmennya dalam menangani masalah banjir yang kerap melanda wilayah Surabaya Barat. Salah satu fokus utamanya adalah percepatan pembangunan Jembatan Raya Kupang yang sempat tertunda akibat penolakan warga.

    Eri mengungkapkan bahwa penundaan pembangunan jembatan ini berdampak pada terjadinya banjir di wilayah tersebut. “Kemarin sudah mau dibangun, tapi ternyata warga nggak berkenan. Ya sudah, saya tinggal. Saya bilang ke camat, kalau nggak mau, ya tak jarno banjire,” ujar Eri usai inspeksi di Bozem Simo, Rabu (11/12/2024).

    Namun, setelah dilakukan mediasi antara camat dan warga, pembangunan akhirnya mendapat persetujuan dan akan segera dimulai. Pada tahap awal, akan dilakukan pemasangan batu kumbung sepanjang beberapa kilometer di kedua sisi jembatan, dilanjutkan dengan peninggian struktur jembatan.

    “Camat sudah ketemu warga, sekarang sudah mau. Kita kerjakan langsung. Kasusnya sama seperti di depan Indomart Lontar. Di sana, setelah jembatan ditinggikan, sekarang sudah nggak banjir lagi,” jelasnya.

    Eri juga menyoroti lambatnya pengerjaan perbaikan Bozem Simo, yang seharusnya rampung dalam waktu seminggu. Ia menginstruksikan agar pekerjaan dilakukan 24 jam penuh untuk mempercepat penyelesaian.

    “Tadi malam saya keliling, pagi-pagi ke sini kaget semua. Saya tanya, tiga hari kerja bisa selesai nggak? Kalau bisa, ya selesaikan. Kalau nggak ada orangnya 24 jam, RT dan RW langsung telepon saya,” tegas Eri.

    Selain itu, banjir sempat melanda SMA Ketintang akibat saluran yang tersumbat sampah. Namun, masalah ini berhasil diatasi dengan cepat setelah saluran tersebut dibersihkan.

    “SMA Ketintang sempat banjir, ternyata ketutupan sampah di saluran. Nggak sampai lima menit, airnya langsung surut,” ungkap Eri.

    Wali Kota Eri juga mengumumkan bahwa perbaikan di sisi timur Simo akan dimulai pada tahun 2025. Ia berkomitmen untuk terus memantau hasil pekerjaan di wilayah lain seperti Dukuh Kupang dan Pakal guna memastikan solusi jangka panjang terhadap masalah banjir di Surabaya.

    “Saya mau tes Dukuh Kupang dan tempat-tempat lain yang saya kerjakan kemarin. Saya ingin memastikan hasilnya benar-benar efektif,” tutupnya. [asg/beq]

  • Wali Kota Surabaya Tinjau Bozem Simo Jebol, 2025 Fokus Atasi Banjir

    Wali Kota Surabaya Tinjau Bozem Simo Jebol, 2025 Fokus Atasi Banjir

    Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Bozem Simo yang jebol pada Selasa (10/12/2024). Insiden tersebut menyebabkan genangan air di beberapa wilayah sekitar. Dalam kunjungannya, Eri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk menyelesaikan masalah banjir secara menyeluruh.

    “Kemarin nggak banjir sama sekali. Yang sini ada genangan karena jebole plengsengan,” ujar Eri saat meninjau langsung kondisi Bozem Simo pada Rabu (11/12/2024).

    Eri mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) telah merencanakan optimalisasi beberapa lahan milik Pemkot yang belum dimanfaatkan untuk dijadikan bozem. Langkah ini diyakini mampu meminimalkan potensi banjir di Surabaya.

    Ia juga menyebut keberhasilan pembangunan bozem di sejumlah wilayah, seperti Pakal Madya, Beji, dan Dukuh Kupang, yang kini terbebas dari genangan air.

    “Alhamdulillah yang sudah dibangun Pemkot, tidak ada lagi genangan air seperti di Pakal Madya, Beji, sampai Luwung, Dukuh Kupang,” tambah Eri.

    Namun, Eri juga menyoroti kawasan Kupang Jaya yang masih terdampak banjir. Ia mengingatkan bahwa sebelumnya warga setempat menolak rencana peninggian area tersebut. Kini, setelah warga setuju, Pemkot siap merealisasikan solusi yang telah dirancang.

    “Lha Kupang Jaya baru banjir. Sing (yang) aku pernah ngomong karena warga nggak mau didukurne (ditinggikan), tak jarno (saya biarkan). Saiki camat ngabari wes gelem didukurno (Sekarang camat kasih kabar sudah mau ditinggikan),” jelasnya.

    Pada 2025, anggaran akan difokuskan untuk menyelesaikan proyek-proyek penanganan banjir yang tertunda, termasuk kawasan Timur Surabaya. Revitalisasi Bozem Simo menjadi salah satu prioritas yang dimulai segera. Selain itu, pembangunan infrastruktur tambahan di kampung-kampung sekitar akan dipercepat.

    “Termasuk Simo, bozemnya akan kita kerjakan hari ini. 2025 kerjakan untuk kampungnya, nanti ketika hujan tidak banjir lagi. Timur banjir karena belum tak dandani (saya perbaiki), 2025 di-loss, Simo kudu bebas banjir,” tegas Eri.

    Sebagai bagian dari upaya modernisasi, bozem yang dibangun akan dilengkapi pintu air elektrik untuk mengatur aliran air secara optimal. Hal ini diharapkan mampu menampung air hujan dari wilayah atas dan mencegah meluasnya genangan.

    “Saya nunggu yang ada seng itu akan kita hilangkan, juga kita akan bongkar jadi bozem, dikasih batu kumbung muter benar-benar jadi bozem menampung air dari atas,” pungkas Eri. [asg/beq]

  • Tunnel TIJ-KBS di Surabaya Dilengkapi Diorama Satwa dan Pertunjukan Cahaya

    Tunnel TIJ-KBS di Surabaya Dilengkapi Diorama Satwa dan Pertunjukan Cahaya

    Surabaya (beritajatim.com) – Proyek tunnel bagi pejalan kaki yang menghubungkan Terminal Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini tengah memasuki tahap akhir dan diperkirakan akan diresmikan dalam waktu 10 hari ke depan.

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa tunnel ini akan menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung, dengan suguhan menarik sepanjang perjalanan dari TIJ ke KBS. Mulai dari area parkir TIJ hingga pintu masuk KBS, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan ‘video mapping’ bertemakan alam dan satwa.

    “Kami ingin memberikan sensasi baru bagi pengunjung, jadi saat melewati tunnel ini, mereka akan disuguhkan dengan diorama-diorama yang berkaitan dengan kehidupan satwa di kebun binatang. Ini akan memberikan pengalaman yang menarik, terutama bagi keluarga yang berkunjung,” ujar Eri saat meninjau proyek tunnel pada Senin (9/12/2024).

    Eri menambahkan bahwa semua kebocoran pada bangunan tunnel telah diperbaiki dan proyek ini dipastikan selesai tepat waktu. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, sekaligus menjadi daya tarik wisata baru di Surabaya.

    Eri berharap tunnel TIJ-KBS dapat segera diresmikan sebelum libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru), dan berfungsi sebagai tempat wisata yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.

    “Kami berharap ini dapat menjadi destinasi baru yang akan menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan kontribusi positif untuk PAD Kota Surabaya,” jelasnya.

    Dengan fasilitas tambahan seperti diorama satwa dan pertunjukan cahaya, tunnel ini diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata baru di Surabaya, memberikan pengalaman unik yang akan semakin memperkaya kunjungan ke Kebun Binatang Surabaya. [ram/beq]

  • KPU Tetapkan Paslon Eri Cahyadi-Armuji Peraih Suara Terbanyak di Pilkada Kota Surabaya

    KPU Tetapkan Paslon Eri Cahyadi-Armuji Peraih Suara Terbanyak di Pilkada Kota Surabaya

    ERA.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menetapkan pasangan calon kepala daerah Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Surabaya.

    Ketua KPU Kota Surabaya Soeprayitno saat memimpin pleno, Rabu mengatakan pasangan calon nomor 1, Eri Cahyadi dan Armuji berhasil meraih suara sah sebanyak 980.380.

    “Berikutnya, kolom kosong atau tidak bergambar memperoleh 224.340 suara. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 4 Desember 2024,” katanya.

    Soeprayitno mengatakan bahwa hasil ini telah dimasukkan dalam diktum pertama dan kedua keputusan KPU Surabaya.

    “Dengan hasil ini, proses Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2024 dinyatakan sah,” katanya.

    Sekretaris Tim Pemenangan Eri-Armuji, Aprizaldi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KPU Surabaya, Bawaslu Kota Surabaya, partai politik pengusung, relawan dan seluruh masyarakat Surabaya serta mengapresiasi partisipasi pemilih yang sangat tinggi dalam Pilkada kali ini.

    “Lebih dari 1.200.000 warga Surabaya menggunakan hak pilihnya, yang merupakan salah satu partisipasi pemilih terbesar dalam Pilkada, baik Pilgub maupun Pilwali,” ujar Aldi sapaan akrabnya.

    Aldi mengatakan pasangan Eri Cahyadi-Armuji juga berhasil memecahkan rekor dengan meraih lebih dari 980.000 suara. Dirinya meyakini, dari hasil yang disampaikan KPU Surabaya menunjukkan kepercayaan luar biasa dari warga terhadap pasangan Eri-Armuji.

    “Tentunya, kepercayaan ini harus dijaga dan dikelola dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

    Mengenai hasil suara yang diraih, Aldi mengungkapkan bahwa pencapaian ini sesuai dengan target yang ditetapkan. Bahkan, lebih dari 80 persen angka kemenangan menunjukkan prestasi yang luar biasa.

    “Apalagi mengingat banyak pihak yang memperkirakan partisipasi pemilih akan rendah karena lawan kami adalah kotak kosong,” jelas Aldi.

    Meskipun demikian, Politisi PDI Perjuangan ini juga mencatat adanya sejumlah suara yang memilih kolom kosong. Pihaknya menilai, masih adanya warga yang memilih kotak kosong, menjadi room of improvement (ruang untuk perbaikan) lebih lanjut bagi pasangan Eri Cahyadi dan Armuji.

    “Tentunya, untuk terus menuntaskan pekerjaan yang sudah dilakukan dan memperbaiki kekurangan yang ada selama 3,5 tahun ini,” katanya.

  • Anggaran Makan Gratis Dipotong, Pemkot Surabaya Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

    Anggaran Makan Gratis Dipotong, Pemkot Surabaya Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

    Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota [Pemkot] Surabaya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Terkait penerapan anggaran Makan Bergizi Gratis [MBG] yang dipangkas dari Rp15 ribu menjadi Rp10 ribu per porsi/anak, Kamis (5/12/2024).

    Pemangkasan MBG ini, Presiden Prabowo bilang disesuaikan dengan kondisi keluarga menengah ke bawah di Indonesia. Yang rata rata memiliki 3 – 4 anak, sehingga setiap keluarga tersebut mendapat bantuan makan bergizi Rp30-Rp40 ribu per hari.

    Menanggapi perubahan anggaran MBG tersebut, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan masih akan menunggu petunjuk teknis, dan juga komunikasi lebih lanjut dari pemerintahan pusat. “Ya kita nunggu keputusan pusat saja,” terang Eri, Kamis (5/12).

    Dia juga belum bisa menjelaskan rencana detail ke depan apakah ada pihak vendor [UMKM] yang urung mengundurkan diri, melihat kabar dipangkasnya anggaran MBG ini. Kata Eri, dirinya masih menunggu kepastian dari pemerintah yang ada di atasnya. “Kita belum bisa menyampaikan hal itu [apakah vendor mengundurkan diri], karena kita menunggu juknisnya dulu dari pemerintah pusat,” ucap Eri.

    “Dan juga menunggu kepastian harganya berapa insyaallah kita akan kooridnasi lagi. Jadi menunggu dulu ya kepastiannya,” tutup Walikota Surabaya itu. [kun]

  • Tim Eri-Armuji Puas Raih Hasil Unggul Pilwalkot Surabaya, Tetap Lakukan Perbaikan

    Tim Eri-Armuji Puas Raih Hasil Unggul Pilwalkot Surabaya, Tetap Lakukan Perbaikan

    Surabaya (beritajatim.com) – Tim pemenangan Eri Cahyadi – Armuji mengaku puas mengetahui hasil unggul 980.380 perolehan suara, dengan mengalahkan kotak kosong di Pilwalkot Surabaya 2024.

    Sekretaris Tim Pemenangan Eri-Armuji, Aprizaldi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU Surabaya, Bawaslu Kota Surabaya, parpol pengusung, relawan dan seluruh warga Surabaya. “Lebih dari 1.200.000 warga Surabaya telah menggunakan hak pilihnya. Yang ini merupakan salah satu partisipasi pemilih terbesar dalam Pilkada, baik Pilgub maupun Pilwali,” kata Aprizaldi setelah pleno rekapitulasi Pilwalkot Surabaya, Rabu (4/12/2024).

    Aprizaldi yang akrab dipanggil Aldi menyebutkan bahwa pasangan Eri Cahyadi-Armuji telah berhasil memecahkan rekor, dengan meraih lebih dari 980.000 suara.

    Sehimgga rekor tersebut Aldi yakini selaras yang disampaikan KPU Surabaya. Kalau saat ini kepercayaan warga luar biasa terhadap pasangan Eri-Armuji. “Tentunya, kepercayaan ini harus dijaga dan dikelola dengan sebaik-baiknya,” jelas Aldi.

    Aldi juga menambahkan, pencapaian atau perolehan suara Eri-Cahyadi ini sesuai dengan target yang ditetapkan. Bahkan, lebih dari 80 persen angka kemenangan dan menunjukkan prestasi yang luar biasa. “Apalagi mengingat banyak pihak yang memperkirakan partisipasi pemilih akan rendah karena lawan kami adalah kotak kosong,” imbuh Aldi.

    Meski demikian, Politisi PDI Perjuangan ini bilang, akan tetap melakukan room of improvement (ruang untuk perbaikan) menanggapi beberapa warga yang memilih kotak kosong. “Tentunya, untuk terus menuntaskan pekerjaan yang sudah dilakukan dan memperbaiki kekurangan yang ada selama 3,5 tahun ini,” pungkasnya.

    Diberitakan sebelumnya, KPU Surabaya resmi mengumumkan hasil akhir rekapitulasi perolehan suara Pilwakot Surabaya, pada Rabu (4/12/2024) hari ini.

    Dari jumlah daftar pemilih tetap [DPT] sebanyak 2.229.244 suara. Masyarakat menggunakan hak pilihnya ada 1.204.720. Dengan perolehan suara masing masing calon, paslon 01 Eri Cahyadi-Armuji mendapat 980.380 suara. Untuk paslon 02 kotak kosong; mendapat 224.340 total suara.

    Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis, Bakron Hadi mengatakan bahwa setelah rekapitulasi ini adalah menunggu ada tidaknya usulan sengketa hasil Pilwakot. Kata dia, waktu menunggu ini dua sampai tiga hari ke depan sejak hasil rekapitulasi diumumkan. “Sudah selesai semua, sudah dibacakan. Tinggal menunggu hari ini. Kalau tidak ada gugatan, akan kami tetapkan hasilnya,” terang Bakron. [kun]

  • KPU Tuntaskan Rekapitulasi Suara Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji Menang 81,4 Persen

    KPU Tuntaskan Rekapitulasi Suara Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji Menang 81,4 Persen

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menuntaskan rekapitulasi untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Surabaya. 

    Hasilnya, pasangan calon (Paslon) tunggal Wali Kota – Wakil Wali Kota, Eri Cahyadi – Armuji unggul dengan perolehan 81,4 persen.

    Pada proses perhitungan yang berlangsung di Harris Hotel Gubeng, Eri – Armuji mendapatkan akumulasi suara sebanyak 980.380 suara atau 81,3 persen dari total suara sah. Sedangkan 224.340 suara atau sekitar 18,6 persen suara sah memilih kotak kosong.

    “Berdasarkan hasil rekapitulasi suara di tingkat kota, pasangan Eri-Armuji dinyatakan unggul,” kata Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Bakron Hadi dikonfirmasi di sela acara rekapitulasi tersebut.

    Sementara itu, dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Surabaya yang mencapai 2.229.244 calon pemilih, sebanyak 1.252.973 orang di antaranya memberikan suara (56,2 persen). Dari total pemilih yang memberikan suara, sebanyak 48.253 suara dinyatakan tidak sah.

    Dengan persentase tersebut, terlihat partisipasi masyarakat Surabaya pada Pilkada tahun ini meningkat dibanding pada 2020 lalu yang baru 52,4 persen. “Dari sisi partisipasi, memang ada peningkatan antusias pemilih,” kata Bakron.

    Pasca proses rekapitulasi selesai, maka selanjutnya adalah proses pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh pasangan yang merasa dirugikan. Namun karena Surabaya hanya ada satu pasangan calon, maka proses pengajuan gugatan bisa diajukan pemantau pemilu.

    Namun apabila MK memastikan tidak ada gugatan yang diajukan atau proses penyelesaian sengketa selesai, maka KPU dapat menetapkan pasangan calon terpilih. Penetapan ini dilakukan paling lambat tiga hari setelah pemberitahuan resmi diterima.

    Tahap ini menjadi landasan bagi pengesahan administrasi calon terpilih sebagai kepala daerah yang baru. Setelah ditetapkan, maka akan menuju ke tahap pelantikan kepala daerah.

  • Pleno Pilwalkot Surabaya: Eri-Armuji Unggul 980.380 Suara, Kotak Kosong 224.340

    Pleno Pilwalkot Surabaya: Eri-Armuji Unggul 980.380 Suara, Kotak Kosong 224.340

    Surabaya (beritajatim.com) – KPU Surabaya resmi mengumumkan hasil akhir rekapitulasi perolehan suara Pilwakot Surabaya, Rabu (4/12/2024) hari ini.

    Dari jumlah daftar pemilih tetap [DPT] sebanyak 2.229.244 suara. Masyarakat menggunakan hak pilihnya ada 1.204.720. Dengan perolehan suara masing masing calon, paslon 01 Eri Cahyadi-Armuji mendapat 980. 380 suara. Untuk paslon 02 kotak kosong; mendapat 224.340 total suara.

    Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis, Bakron Hadi mengatakan bahwa setelah rekapitulasi ini adalah menunggu ada tidaknya usulan sengketa hasil Pilwakot. Kata dia, waktu menunggu ini dua sampai tiga hari ke depan sejak hasil rekapitulasi diumumkan.

    “Sudah selesai semua, sudah dibacakan. Tinggal menunggu hari ini. Kalau tidak ada gugatan, akan kami tetapkan hasilnya,” terang Bakron di Hotel Harris Surabaya, Rabu.

    Bakron menegaskan bahwa berdasar hasil pleno rekapitulasi hari ini paslon 01 meraih suara lebih unggul dari paslon 02 kotak kosong. Serta jumlah partisipasi masyarakat untuk memilih naik sekitar 58-60 persen. “Hasil setelah ini akan diumumkan ke publik bila tidak ada pengajuan sengketa. Partisipasi alhamdulillah naik antara 58-60 persen,” pungkas Bakron. [kun]

  • KPU Surabaya tetapkan Eri-Armuji raih suara terbanyak Pilkada Surabaya

    KPU Surabaya tetapkan Eri-Armuji raih suara terbanyak Pilkada Surabaya

    “Berikutnya, kolom kosong atau tidak bergambar memperoleh 224.340 suara. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 4 Desember 2024,”

    Surabaya (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menetapkan pasangan calon kepala daerah Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Surabaya.

    Ketua KPU Kota Surabaya Soeprayitno saat memimpin pleno, Rabu mengatakan pasangan calon nomor 1, Eri Cahyadi dan Armuji berhasil meraih suara sah sebanyak 980.380.

    “Berikutnya, kolom kosong atau tidak bergambar memperoleh 224.340 suara. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 4 Desember 2024,” katanya.

    Soeprayitno mengatakan bahwa hasil ini telah dimasukkan dalam diktum pertama dan kedua keputusan KPU Surabaya.

    “Dengan hasil ini, proses Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2024 dinyatakan sah,” katanya.

    Sekretaris Tim Pemenangan Eri-Armuji, Aprizaldi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KPU Surabaya, Bawaslu Kota Surabaya, partai politik pengusung, relawan dan seluruh masyarakat Surabaya serta mengapresiasi partisipasi pemilih yang sangat tinggi dalam Pilkada kali ini.

    “Lebih dari 1.200.000 warga Surabaya menggunakan hak pilihnya, yang merupakan salah satu partisipasi pemilih terbesar dalam Pilkada, baik Pilgub maupun Pilwali,” ujar Aldi sapaan akrabnya.

    Aldi mengatakan pasangan Eri Cahyadi-Armuji juga berhasil memecahkan rekor dengan meraih lebih dari 980.000 suara. Dirinya meyakini, dari hasil yang disampaikan KPU Surabaya menunjukkan kepercayaan luar biasa dari warga terhadap pasangan Eri-Armuji.

    “Tentunya, kepercayaan ini harus dijaga dan dikelola dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

    Mengenai hasil suara yang diraih, Aldi mengungkapkan bahwa pencapaian ini sesuai dengan target yang ditetapkan. Bahkan, lebih dari 80 persen angka kemenangan menunjukkan prestasi yang luar biasa.

    “Apalagi mengingat banyak pihak yang memperkirakan partisipasi pemilih akan rendah karena lawan kami adalah kotak kosong,” jelas Aldi.

    Meskipun demikian, Politisi PDI Perjuangan ini juga mencatat adanya sejumlah suara yang memilih kolom kosong. Pihaknya menilai, masih adanya warga yang memilih kotak kosong, menjadi room of improvement (ruang untuk perbaikan) lebih lanjut bagi pasangan Eri Cahyadi dan Armuji.

    “Tentunya, untuk terus menuntaskan pekerjaan yang sudah dilakukan dan memperbaiki kekurangan yang ada selama 3,5 tahun ini,” katanya.

    Pewarta: Indra Setiawan
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2024