Tag: Emmanuel Macron

  • Siklon Chido Hantam Mayotte Prancis, 11 Tewas 250 Orang Terluka

    Siklon Chido Hantam Mayotte Prancis, 11 Tewas 250 Orang Terluka

    Jakarta, CNN Indonesia

    Sebanyak 11 orang meninggal imbas Siklon Chido yang menghantam wilayah Mayotte, Prancis, sejak Sabtu (14/12).

    Kementerian Dalam Negeri Prancis mengonfirmasi jumlah korban tewas itu dan melaporkan 250 mengalami luka pada Minggu pagi.

    Pejabat Mayotte Francois Xavier Bieauville mengatakan sulit menemukan jumlah pasti korban di tengah kerusakan yang signifikan imbas badai itu. Dia juga menduga korban akan terus bertambah.

    “Saya kira ada beberapa ratus orang yang tewas, mungkin jumlahnya akan mendekati seribu. Bahkan ribuan,” kata Bieauville, dikutip CNN.

    Bieauville mengatakan siklon kali ini merupakan terparah dalam 90 tahun. Badai tersebut merusak fasilitas sipil seperti bandara hingga meluluhlantakkan pemukiman penduduk.

    Dia mengatakan kehancuran terburuk tampak di daerah kumuh berupa gubuk-gubuk logam dan bangunan informal yang menjadi ciri sebagian besar wilayah Mayotte.

    Dia juga meragukan korban tewas usai melihat kehancuran yang masif di daerah kumuh.

    “Saya pikir jumlah korban jiwa jauh lebih tinggi,” imbuh Bieauville.

    Mayotte merupakan pulau termiskin Prancis dan termiskin di Uni Eropa. Populasinya hanya sekitar 300.000 jiwa dan di dua pulau utama.

    Mayotte juga menjadi jalur Siklon Chido dan menanggung beban terberat.

    Menurut badan cuaca di Prancis, siklon itu membawa angin dengan kecepatan lebih dari 220 km/jam (136 mph).

    Menanggapi bencana ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan bela sungkawa ke rakyat.

    “Pikiran saya bersama rakyat,” kata dia.

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis akan meninjau lokasi. Pemerintah juga telah mengirim bantuan dan pasukan guna mengevakuasi warga ke tempat aman.

    (isa/dna)

  • Tiga Kali Gagal Jadi Presiden, Francois Bayrou Jabat Perdana Menteri Prancis

    Tiga Kali Gagal Jadi Presiden, Francois Bayrou Jabat Perdana Menteri Prancis

    ERA.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Francois Bayrou sebagai perdana menteri yang baru. Bayrou menggantikan Michel Barnier yang digulingkan lewat mosi tidak percaya.

    Penunjukan Bayrou ini dilakukan oleh Macron menjelang detik akhir batas waktu yang ditetapkan. Macron

    “Presiden menunjuk Tuan Francois Bayrou sebagai perdana menteri dan menugaskannya untuk membentuk pemerintahan,” demikian pernyataan Istana Elysee, dikutip Politico, Jumat (13/12/2024).

    Bayrou mencalonkan diri sebagai presiden tiga kali sebelum mendukung Macron pada tahun 2017. Pria berusia 73 tahun itu adalah pendiri partai politik Gerakan Demokratik (MoDem) yang berhaluan tengah, dan wali kota kota Pau di barat daya.

    Setelah resmi ditunjuk sebagai perdana menteri, ia harus membentuk pemerintahan dan berupaya meloloskan anggaran melalui parlemen yang terbagi tajam, di mana Macron menghadapi oposisi yang nyata dari blok sayap kiri dan sayap kanan.

    Pemerintahan minoritas Barnier runtuh setelah hanya tiga bulan saat berupaya meloloskan anggaran 2025, yang mencakup kenaikan pajak senilai 60 miliar euro.

    Upayanya untuk memaksakan agenda tanpa pemungutan suara memberi kesempatan kepada anggota parlemen untuk menggulingkannya, dan kekuatan sayap kiri dan kanan bersatu untuk menjatuhkan Barnier.

    Bayrou pun akan menghadapi tantangan itu. Namun tidak diketahui secara pasti apakah masa jabatannya akan terbukti lebih membuahkan hasil daripada pendahulunya.

    Salah satu tantangan yang akan dihadapi oleh Bayrou adalah mengesahkan anggarannya sendiri sebelum 21 Desember.

    Apabila ia tidak mengesahkannya, maka pemerintah masih bisa mengesahkan undang-undang kesinambungan fiskal, yang akan menghindari penutupan dengan mengizinkan pemerintah untuk mengumpulkan pajak dan membayar gaji, dengan pengeluaran dibatasi pada tingkat tahun 2024.

    Selian itu, ia juga ditugaskan untuk membentuk pemerintahan yang tidak segera diturunkan oleh oposisi di parlemen, terutama kemungkinan kecil memasukkan menteri dari luar koalisi anggota parlemen pro-Macron dan konsevatif dari kabinet sebelumnya.

    Lebih lanjut, upacara serah terima jabatan dari Barnier, yang saat ini menjabat sebagai perdana menteri sementara, diharapkan akan dilaksanakan pada hari yang sama.

  • Trump Bilang Krisis Ukraina Prioritas Utamanya

    Trump Bilang Krisis Ukraina Prioritas Utamanya

    Jakarta

    Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengatakan penyelesaian krisis Ukraina akan menjadi prioritas utamanya setelah ia memangku jabatan bulan depan. Trump pun menggambarkan Timur Tengah sebagai “situasi yang tidak terlalu sulit.”

    “Saya pikir kita harus menyelesaikan masalah Ukraina dengan Rusia,” kata presiden terpilih AS itu kepada majalah Prancis, Paris Match dalam sebuah wawancara yang dirilis pada hari Rabu (11/12).

    “Kedua negara itu kehilangan banyak korban yang sulit dipercaya. Ratusan ribu tentara terbunuh,” kata Trump, menjawab pertanyaan tentang prioritas utamanya di panggung internasional.

    “Dan Timur Tengah tentu saja merupakan prioritas besar. Namun, saya pikir Timur Tengah adalah situasi yang tidak terlalu sulit dibandingkan Ukraina dengan Rusia,” kata Trump, dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/12/2024).

    “Namun, itulah dua situasi yang harus kita selesaikan dan kita harus menyelesaikannya dengan cepat. Banyak orang yang sekarat,” imbuhnya.

    Trump terbang ke Paris, Prancis untuk menghadiri pembukaan kembali katedral Notre Dame setelah kebakaran hebat pada tahun 2019. Ia bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky selama kunjungannya ke Prancis, perjalanan internasional pertamanya sejak terpilih kembali.

    “Kami mengadakan pertemuan yang baik dengan Presiden Zelensky,” kata Trump.

  • Kazakhstan Pede Salip China soal Produksi Logam Tanah Jarang

    Kazakhstan Pede Salip China soal Produksi Logam Tanah Jarang

    Jakarta

    Kazakhstan ikut dalam persaingan global mengekstraksi logam tanah jarang atau unsur tanah jarang yang berharga. Negara ini disebut tak hanya dapat bersaing dengan China, tetapi bahkan menyalipnya dalam hal produksi.

    Hal ini disampaikan pakar pembangunan internasional Javier Piedra yang juga merupakan konsultan keuangan dan mantan perwakilan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID). Ia melaporkan bahwa China saat ini menguasai 70% produksi logam tanah jarang global.

    “Selain itu, karena hubungan China yang menegang dengan Barat, Kazakhstan berada dalam posisi yang menguntungkan untuk mengembangkan industri dalam negerinya di sektor tersebut,” ujarnya seperti dikutip dari The Times of Central Asia, Selasa (10/12/2024).

    Dalam sebuah laporan oleh Asia Times, Piedra menyatakan bahwa Kazakhstan dapat menyamai China dalam menambang unsur tanah jarang seperti skandium, itrium, dan 15 lantanida, yang digunakan dalam produksi komputer, turbin, dan mobil.

    Investor Eropa dan Amerika secara aktif mencari peluang untuk mengembangkan industri di luar China, dan lapisan tanah bawah di Kazakhstan yang kaya akan logam langka, dapat menyediakan sumber daya yang sangat berharga bagi industri seperti teknologi dan manufaktur.

    Selain negara-negara Barat, India juga akan memperoleh keuntungan dari ekstraksi unsur tanah jarang Kazakhstan dan menurut pers bisnis India, negara republik ini sudah dapat memenuhi permintaan India akan logam tanah jarang.

    Potensi logam tanah jarang Kazakhstan telah diketahui sejak 2010 tetapi sebagian besar diabaikan oleh investor asing karena lebih memilih mengembangkan bisnis mereka di China.

    Ekstraksi logam tanah jarang merupakan bisnis yang mahal dan berisiko secara finansial. Eksplorasi untuk mencari endapan juga mahal dan sangat menyita waktu. Namun, kepentingan strategis logam langka semakin meningkat.

    Seperti yang diklaim oleh Piedra, semuanya mungkin berubah. “Pemerintah Barat harus mengidentifikasi pemasok alternatif, termasuk Kazakhstan, untuk mengurangi kemungkinan risiko bagi investor dan kemungkinan gangguan pasokan,” ujarnya.

    Amerika dan Uni Eropa (UE) kini siap berinvestasi besar-besaran dalam proyek pertambangan skala besar dan tengah menjajaki jalur pasokan alternatif. Saat ini, seluruh konsumsi yttrium dan skandium di Amerika bergantung pada impor, dan UE mengimpor 98% logam langkanya dari China.

    September lalu, New York menjadi tuan rumah pertemuan puncak presidensial yang dihadiri perwakilan dari Kazakhstan, Kyrgyzstan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Amerika membahas eksplorasi dan produksi logam langka yang penting.

    Piedra yakin bahwa Kazakhstan siap untuk mendapatkan keuntungan dari cadangan logam tanah jarangnya, tetapi penambangan pertama-tama perlu diperbarui untuk memenuhi persyaratan lingkungan saat ini. Kehati-hatian juga diperlukan saat memilih calon investor.

    “Kazakhstan akan waspada terhadap diplomat, konsultan asing, dan penambang dengan pandangan dunia yang ketinggalan zaman dan ambisi geopolitik yang tidak berdasar. Negara-negara Asia Tengah akan mencegah upaya untuk menembus mereka ‘melalui pintu belakang.’ Trik semacam itu mungkin berhasil di tahun 90-an, tetapi tidak sekarang,” Piedra memperingatkan.

    Sementara itu, otoritas Kazakhstan terus menjajaki peluang untuk memanfaatkan endapan tanah jarang. November lalu di Astana, Kassym-Jomart Tokayev dan Emmanuel Macron membahas ekstraksi mineral penting yang strategis, dan bulan lalu dialog alternatif diadakan antara presiden Kazakhstan dan Amerika.

    (rns/fay)

  • Prancis dan Jerman Siap Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Suriah

    Prancis dan Jerman Siap Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Suriah

    ERA.id – Prancis dan Jerman menyatakan siap bekerja sama dengan pemerintah baru Suriah usai tumbangnya rezim Assad pekan ini.

    Sikap bersama tersebut muncul pada Senin (9/12/2024) usai percakapan telepon antara Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pascapenggulingan pemimpin lama Suriah Bashar al-Assad oleh pasukan anti rezim pada akhir pekan lalu, Minggu (8/12/2024).

    “Assad telah menyebabkan penderitaan yang mengerikan bagi rakyat Suriah dan kerusakan besar bagi negaranya,” kata juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Hebestreit, usai pembicaraan telepon kedua pemimpin tersebut dikutip dari Anadolu.

    “Keduanya sepakat bahwa mereka siap bekerja dengan penguasa baru berdasarkan hak asasi manusia yang fundamental dan perlindungan bagi minoritas etnis dan agama,” kata jubir.

    Kedua pemimpin menekankan pentingnya menjaga integritas teritorial dan kedaulatan Suriah, kata Hebestreit.

    “Keduanya sepakat untuk bekerja sama untuk memperkuat keterlibatan Uni Eropa di Suriah, termasuk mendukung proses politik inklusif di Suriah,” katanya menambahkan.

    Para pemimpin tersebut, menurut Hebestreit, akan membahas langkah-langkah selanjutnya melalui koordinasi erat dengan mitra-mitra di kawasan.

    Assad diketahui melarikan diri dari Suriah setelah kelompok anti rezim menguasai Ibu Kota Damaskus pada Minggu dini hari. Peristiwa itu menandai keruntuhan rezim Partai Baath, yang telah berkuasa di Suriah sejak 1963.

  • Joe Biden Ikut Pantau Konflik Suriah, Trump Bilang Jangan Ikut Campur

    Joe Biden Ikut Pantau Konflik Suriah, Trump Bilang Jangan Ikut Campur

    Jakarta, CNN Indonesia

    Gedung Putih mengklaim Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terus mengawasi konflik Suriah di mana pasukan pemberontak mulai mengepung ibu kota Damaskus.

    Hal ini disampaikan pihak Gedung Putih pada Sabtu (7/12) menyusul kabar Presiden Suriah Bashar Al Assad yang dilaporkan melarikan diri dari negaranya. Para pemberontak juga telah menyatakan telah mengambil alih Damaskus.

    “Presiden Biden dan timnya memantau dengan seksama kejadian luar biasa di Suriah dan terus berhubungan dengan mitra regional,” ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Sean Savett dalam sebuah pernyataan di media sosial, melansir AFP.

    Dalam kesempatan terpisah, Presiden terpilih AS Donald Trump menilai Gedung Putih seharusnya tidak ikut campur perang Suriah.

    “Suriah memang kacau, tetapi bukan teman kita, & AMERIKA SERIKAT TIDAK BOLEH BERGABUNG DENGANNYA. INI BUKAN PERJUANGAN KITA. BIARKAN SAJA BERLANGSUNG. JANGAN TERLIBAT!” ujar Trump melalui platform Truth Social-nya, Sabtu (7/11), seperti dikutip AFP.

    Ia mengunggah pesan tersebut sesaat sebelum tiba di Istana Elysees untuk bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangka menghadiri upacara pembukaan kembali katedral Notre Dame.

    Belum diketahui pasti motif Trump menyinggung isu konflik di Suriah. Namun, AFP memperkirakan Trump ingin memastikan Presiden Joe Biden menghindari keterlibatan apa pun di sana sebelum menyerahkan kekuasaan kepada Trump pada tanggal 20 Januari.

    Trump telah lama mengambil pendekatan isolasionis, dan selama kampanye presiden tahun ini ia sering mengatakan dapat dengan cepat mengakhiri perang Ukraina dan Gaza.

    Kunjungan Trump ke Paris, tempat sekitar 50 pemimpin dunia berkumpul untuk upacara Notre Dame, memberinya kesempatan awal untuk kembali menunjukkan kemampuannya di panggung dunia.

    Di antara para pemimpin itu adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang diperkirakan akan berunding dengan presiden terpilih.

    Trump mengatakan dalam unggahannya bahwa Rusia, “dengan hilangnya lebih dari 600 ribu tentara, tampaknya tidak mampu menghentikan pawai literal ini melalui Suriah, negara yang telah mereka lindungi selama bertahun-tahun.”

    “Namun sekarang mereka, seperti mungkin Assad sendiri, dipaksa keluar, dan itu mungkin sebenarnya hal terbaik yang dapat terjadi pada mereka. Tidak pernah ada banyak manfaat di Suriah bagi Rusia,” sambungnya.

    Operasi pemberontak khusus juga disebut telah memasuki Damaskus dan mengambil posisi-posisi kunci di “tempat-tempat strategis.” Pemberontak mengatakan mereka sedang berkomunikasi dengan elemen-elemen senior rezim Assad yang sedang mempertimbangkan untuk membelot.

    Sementara itu, ribuan orang baik yang naik mobil maupun berjalan kaki terlihat berkumpul di sebuah alun-alun utama di Damaskus, melambaikan tangan dan meneriakkan “Kebebasan,” kata saksi mata.

    “Kami merayakan bersama rakyat Suriah berita tentang pembebasan para tahanan kami, melepaskan belenggu mereka, dan mengumumkan berakhirnya era ketidakadilan di penjara Sednaya,” kata para pemberontak.

    Sednaya adalah penjara militer besar di pinggiran Damaskus, tempat pemerintah Suriah menahan ribuan orang.

    Beberapa jam sebelumnya, pemberontak mengumumkan bahwa mereka telah menguasai sepenuhnya kota penting Homs setelah hanya satu hari pertempuran, membuat masa pemerintahan 24 tahun Assad terancam.

    Suara tembakan keras terdengar di pusat Damaskus, kata dua warga pada Minggu, meskipun tidak segera jelas dari mana asal tembakan tersebut.

    (del/isn)

    [Gambas:Video CNN]

  • Trump Sebut Zelensky Ingin Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina

    Trump Sebut Zelensky Ingin Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina

    Jakarta, CNN Indonesia

    Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sangat menginginkan kesepakatan untuk mengakhiri perang negaranya dengan Rusia.

    Hal itu diungkapkan Trump, Minggu (8/12) usai dirinya bertemu dengan Zelensky di Paris, Prancis.

    Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi tuan rumah dalam pertemuannya bersama Zelensky dan Trump di Istana Elysee pada Sabtu (7/12). Pertemuan tersebut usai hampir tiga tahun invasi di Moskow dan menjelang Trump menjabat presiden pada Januari 2025.

    “Zelensky dan Ukraina ingin membuat kesepakatan dan menghentikan kekacauan ini,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya, melansir AFP.

    “Harus ada gencatan senjata segera dan negosiasi harus dimulai. Terlalu banyak nyawa yang terbuang sia-sia, terlalu banyak keluarga yang hancur, dan jika ini terus berlanjut, ini bisa berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih besar, dan jauh lebih buruk,” tambahnya.

    Pertemuan Zelensky dan Trump merupakan pertemuan tatap muka pertamanya dengan taipan yang kini menjadi politisi itu sejak kemenangannya dalam Pilpres AS pada November silam.

    (del/mik)

    [Gambas:Video CNN]

  • Macron Jadi Tuan Rumah Pertemuan Trump-Zelensky, Bahas Cara Akhiri Perang

    Macron Jadi Tuan Rumah Pertemuan Trump-Zelensky, Bahas Cara Akhiri Perang

    Paris

    Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi tuan rumah pembicaraan tiga arah antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pertemuan itu membahas cara mengakhiri perang antara Rusia dengan Ukraina.

    Dilansir AFP, Minggu (8/12/2024), pertemuan itu digelar di Istana Elysee, Paris, menjelang upacara pembukaan kembali Katedral Notre Dame. Ketiganya sempat berfoto bersama, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut sebelum pembicaraan.

    Zelensky mengatakan pertemuan itu ‘baik dan produktif’. Dia mengatakan mereka ingin perang dengan Rusia berakhir dengan cepat dan ‘dengan cara yang adil’.

    “Saya mengadakan pertemuan trilateral yang baik dan produktif dengan Presiden Donald Trump dan Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee,” kata Zelensky di media sosial.

    “Kita semua ingin perang ini berakhir secepat mungkin dan dengan cara yang adil,” sambungnya.

    Dia juga berterima kasih kepada Macron yang telah menyelenggarakan pertemuan tersebut. Dia mengatakan Trump merupakan orang yang tegas.

    “Presiden Trump, seperti biasa, tegas. Saya berterima kasih kepadanya,” ujarnya.

    Beberapa jam setelah pertemuan mereka, pemerintahan Presiden Joe Biden yang akan berakhir mengumumkan paket bantuan militer baru senilai USD 988 juta untuk Ukraina. Paket tersebut mencakup drone, amunisi untuk peluncur roket HIMARS, dan peralatan serta suku cadang untuk sistem artileri, tank, dan kendaraan lapis baja.

    Lihat juga video: Trump: Jika Saya Presiden, Perang Ukraina-Rusia Berakhir Dalam 24 Jam!

    Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

  • Katedral Notre-Dame Paris Kembali Dibuka Usai Kebakaran 5 Tahun Lalu

    Katedral Notre-Dame Paris Kembali Dibuka Usai Kebakaran 5 Tahun Lalu

    JAKARTA – Katedral Notre-Dame Paris membuka kembali pintunya pada Sabtu. Pembukaan ini dilakukan usai restorasi setelah 5,5 tahun lalu dilalap api dahsyat yang menghancurkan puncak menara dan atapnya serta menghancurkan mahakarya Gotik dalam hitungan menit.

    Katedral abad pertengahan berusia 860 tahun, simbol Prancis dan Paris, telah dipugar dengan cermat, dengan puncak menara dan tulang rusuk baru, penopang terbang dan gargoyle batu berukir kembali ke kejayaan masa lalu dan dekorasi batu putih dan emas bersinar lebih terang dari sebelumnya.

    Pada malam 15 April 2019, warga Paris menyaksikan  puncak menara dan atap katedral runtuh dalam amukan api yang mengancam menara lonceng utama dan seluruh bangunan, yang nyaris terhindar dari kehancuran.

    “Dunia terguncang pada hari itu,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron menjelang upacara pembukaan pada Sabtu, 7 Desember.

    “Guncangan saat pembukaan kembali ini, saya yakin dan percaya akan sama kuatnya dengan dampak kebakaran, namun ini akan menjadi kejutan berupa harapan,” imbuhnya dilansir Reuters.

    Macron, yang dilemahkan oleh krisis politik yang mendalam di dalam negeri, akan memiliki kesempatan untuk melupakan kesengsaraan tersebut ketika ia menyambut Presiden terpilih AS Donald Trump, Pangeran William dari Inggris dan puluhan kepala negara dan pemerintahan termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dalam upacara pembukaan akan dimulai sekitar pukul 7 malam waktu setempat.

    Pada Jumat malam, kantor Macron dan Keuskupan Paris mengatakan angin kencang akan memaksa perayaan tersebut diadakan seluruhnya di dalam katedral. Macron awalnya diperkirakan akan menyampaikan pidato di bagian luar.

  • Katedral Notre Dame Paris Kembali Dibuka 5 Tahun usai Kebakaran Besar

    Katedral Notre Dame Paris Kembali Dibuka 5 Tahun usai Kebakaran Besar

    Jakarta, CNN Indonesia

    Lima tahun setelah kebakaran dahsyat yang meluluhlantakkan Katedral Notre Dame di Paris, landmark ikonis yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO 2019 ini kembali menyambut dunia dengan keagungannya.

    Minggu ini, katedral bersejarah yang berdiri di atas Pulau Île de la Cité di Sungai Seine akan resmi dibuka kembali untuk publik, setelah upacara peresmian pada Sabtu (7/12) yang dihadiri sejumlah kepala negara dan delegasi tinggi dari berbagai negara.

    Pada Sabtu, upacara peresmian Notre-Dame berlangsung dengan dihadiri lebih dari 50 kepala negara dan pejabat tinggi dari berbagai belahan dunia.

    Upacara akan dipimpin oleh Uskup Agung Paris, Laurent Ulrich. Ia akan membuka pintu katedral yang terkunci dengan tongkat khusus, menandai dimulainya seremoni.

    Tahapan berikutnya meliputi kebangkitan organ besar Notre-Dame, yang merupakan organ terbesar di Prancis dengan 8.000 pipa dan 115 nada. Acara ini akan ditutup dengan nyanyian Te Deum, sebuah hymne Latin yang penuh haru.

    Setelah seremoni pembukaan, Misa pertama akan digelar pada Minggu (8/12) pagi pukul 10:30 waktu setempat, dihadiri Presiden Emmanuel Macron dan para tamu kehormatan. Sesi kedua di malam harinya terbuka untuk publik yang sebelumnya telah memesan tiket secara daring.

    Untuk merayakan momen ini, katedral akan mengadakan Misa khusus dua kali sehari selama delapan hari ke depan. Kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan Notre-Dame sekaligus pengingat atas semangat bangsa Prancis yang tak pernah padam.

    Ketika kebakaran melanda Notre-Dame pada 15 April 2019, Prancis mengalami salah satu momen tergelap dalam sejarahnya. Presiden Emmanuel Macron, dalam pidatonya dua hari setelah kejadian, berjanji bahwa katedral ini akan dipulihkan dalam waktu lima tahun.

    Pada 29 November 2024, menjelang pembukaan kembali, Macron bersama istrinya, Brigitte, mengunjungi situs tersebut untuk mengapresiasi para pekerja yang telah berjuang keras mengembalikan kejayaan Notre-Dame.

    “Kebakaran Notre-Dame adalah luka bagi bangsa ini dan kalian adalah obatnya,” ujar Macron kepada ribuan pekerja yang berkontribusi dalam proses rekonstruksi menukil Al Jazeera.

    Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, yang melakukan kunjungan luar negeri pertamanya sejak memenangkan pemilu November, juga dijadwalkan hadir dalam pembukaan kembali situs bersejarah tersebut.

    “Presiden Macron telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam memastikan Notre-Dame dipulihkan ke kejayaan penuh, bahkan lebih dari itu,” tulis Trump di platform media sosialnya.

    Tragedi kebakaran yang mengguncang dunia

    Api yang melahap Notre-Dame pada malam 15 April 2019 berlangsung selama 15 jam. Pemadamannya melibatkan lebih dari 400 petugas pemadam kebakaran. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui, dugaan utama adalah korsleting listrik atau puntung rokok yang menyala.

    Kerusakan akibat kebakaran sangat besar. Atap berbahan kayu berusia berabad-abad dan logam timah meleleh, sementara menara runcingnya yang ikonis runtuh.

    Namun, keberuntungan berpihak pada katedral ini karena langit-langit batu yang melengkung berhasil menahan kobaran api, menyelamatkan struktur batu di bagian dalam dari kerusakan lebih lanjut.

    Meski begitu, kehancuran itu meninggalkan duka mendalam. Selama berbulan-bulan, debu timah beracun menyelimuti Paris, menambah kegetiran tragedi tersebut. Untuk pertama kalinya sejak 1803, Notre-Dame tidak menggelar Misa Natal di tahun itu.

    Pemulihan Notre-Dame adalah proyek monumental yang melibatkan ribuan pekerja dari berbagai disiplin. Donasi yang terkumpul mencapai 840 juta euro sekitar $889 juta atau sekitar Rp13,79 triliun dengan dukungan dari lebih dari 150 negara, termasuk Amerika Serikat dan Arab Saudi.

    Proses rekonstruksi dimulai dengan pembersihan dinding batu dari debu, jelaga, dan kotoran menggunakan pembersih vakum serta gel khusus. Para tukang kayu kemudian memahat balok kayu ek raksasa secara manual untuk membangun kembali kerangka atap dan menara runcing.

    Sekitar 2.000 pohon ek ditebang khusus untuk menyediakan bahan kayu yang sesuai dengan struktur asli bangunan bersejarah tersebut.

    (tst/dna)

    [Gambas:Video CNN]