Tag: Emil Dardak

  • Masa Tenang, Emil Ikut Turun Copoti Baliho di Jalanan

    Masa Tenang, Emil Ikut Turun Copoti Baliho di Jalanan

    Surabaya (beritajatim.com) – Cawagub Jatim Nomor Urut 2, Emil Elestianto Dardak turun langsung ikut merapikan baliho kampanye di masa tenang, Minggu (24/11/2024) dinihari.

    Emil mengunjungi sejumlah titik di mana terdapat baliho Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak terpasang di pinggir jalan. Di antaranya di Jalan Jemursari dan Jalan Margorejo.

    Emil mencopot langsung salah satu baliho yang terpasang di pinggir jalan. Dengan alat seadanya, Emil melepas baliho dari bagan kayu.

    Emil sengaja ikut turun mencopot baliho di jalanan untuk turut membantu tim Bawaslu, KPU beserta pihak terkait merapikan alat peraga kampanye. Emil mengatakan, TPP Khofifah-Emil juga sudah menurunkan tim guna merapikan baliho.

    “Ini amanah dari kita bersama, amanah tim untuk kita jalankan bersama. Kita ingin memberikan bentuk dukungan kepada segenap petugas untuk menegakkan masa tenang,” kata Emil.

    “Masa tenang ini artinya benar-benar bersih dari segala atribut yang melekat di jalanan dan untuk itu kami memberikan dukungan dengan turut menurunkan sesuai dengan kemampuan kita,” tambahnya.

    Emil mengatakan Tim dan Relawan Khofifah-Emil juga ikut turun guna merapikan baliho di masa tenang.

    “Untuk memberi dukungan itu, kami membantu menurunkan baliho sesuai dengan kemampuan kita. Tim Khofifah-Emil secara serentak juga melakukan langkah-langkah untuk membantu petugas merapikan alat peraga kampanye. Tentu hanya milik Khofifah-Emil ya, dan yang dipasang oleh relawan kita bantu turunkan. Tentu petugas yang terjun jumlahnya banyak dan mereka bekerja keras luar biasa malam ini,” jelasnya.

    “Untuk menurunkan atribut ini butuh tenaga. Kita harus berterima kasih kepada semua petugas yang bekerja keras dan malam ini mereka akan lembur untuk merapikan baliho agar masa tenang berjalan dengan baik,” lanjutnya.

    Mantan Bupati Trenggalek ini berharap masa tenang bisa digunakan warga untuk berpikir jernih dalam menentukan pilihan kepala daerah.

    “Mudah-mudahan tiga hari masa tenang ini benar-benar menjadi masa yang memungkinkan masyarakat untuk berpikir dengan tenang dan mengambil keputusan yang terbaik di 27 November nanti,” ungkapnya.

    “Jangan sungkan untuk melaporkan ketika dalam masa tenang terdapat pelanggaran aturan masa tenang. Tidak boleh ada lagi kampanye, gunakan masa tenang ini untuk berpikir dengan jernih dan tenang. Mudah-mudahan nanti tanggal 27 jangan golput dan gunakan pilihan sesuai pertimbangan terbaik bagi masing-masing pemilih,” pungkasnya. [tok/aje]

  • Kaesang Pangarep Putra Jokowi Hadiri Doa Bersama Kampanye Terakhir Khofifah-Emil di Surabaya

    Kaesang Pangarep Putra Jokowi Hadiri Doa Bersama Kampanye Terakhir Khofifah-Emil di Surabaya

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep turut hadir dalam penutupan rangkaian kampanye pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang dikemas dalam Dzikir, Sholawat dan Doa Bersama di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Kaesang yang juga adalah putra bungsu Joko Widodo (Jokowi) ini menegaskan, kedatangannya hari ini adalah bentuk komitmen PSI dalam mendukung dan mengusung Khofifah-Emil sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. 

    “Komitmen kami dari Partai Solidaritas Indonesia, di mana dari awal kami mendukung Ibu Khofifah untuk melanjutkan kepemimpinan beliau untuk Jawa Timur,” ucap Kaesang. 

    Ia menyebut, kepemimpinan pasangan Khofifah-Emil harus dilanjutkan.

    Sebab, perlu ada pembangunan yang dilanjutkan.

    Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh warga Jatim mencoblos Khofifah-Emil.

    “Untuk seluruh warga Jawa Timur, jangan lupa tanggal 27 November nanti coblos nomor 2, Ibu Khofifah dengan Mas Emil Dardak. Lanjutkan!” sambung dia, menegaskan.

    Diketahui, Khofifah-Emil menggelar kampanye akbarnya di hari terakhir masa kampanye di Jatim Expo, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Menutup rangkaian kegiatan kampanye Pilgub Jatim 2024, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak menggelar kegiatan Dzikir, Sholawat dan Doa Menyambut Kemenangan Khofifah-Emil di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (23/11/2024). 

    Setidaknya ada sebanyak 20.000 masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur, lintas elemen, lintas organisasi masyarakat, partai pengusung dan relawan menyatu dalam lantunan doa dan sholawat menyambut dan mengantarkan kemenangan Khofifah-Emil untuk melanjutkan memimpin Jatim periode kedua.

    Sholawat dan Doa Bersama ini mendatangkan Majelis Sholawat Syubbanul Muslimin yang digawangi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qodim, Gus Hafidzul Hakim Noer. 

    Majelis ini dihadiri oleh banyak masyayikh, kiai, bu nyai, gawagis dan nawaning dari ujung Madura, Banyuwangi, Tuban, hingga Ngawi dan Pacitan wilayah mataraman Jatim, semua menyatu menyambut kemenangan Khofifah-Emil.

    Ada Ra Karror Aschal dari dhuriyah Syaichonna Cholil, kemudian juga hadir Hj Lanratul Farida yang adalah ibunda Gus Agus Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Blitar, dan banyak lagi masyayikh dan habaib.

    “Matur nuwun (terima kasih) doa dan semangat semuanya, semoga seluruh doa yang kita panjatkan hari ini memudahkan kemenangan Khofifah-Emil, kemenangan yang signifikan, kemenangan yang mendatangkan manfaat barokah bagi seluruh warga masyarakat Jawa Timur,” tegas Khofifah.

  • Ratusan Anak Muda Kompak Dukung Khofifah-Emil Dardak, GEN Jatim Ajak Tak Golput di Pilkada 2024

    Ratusan Anak Muda Kompak Dukung Khofifah-Emil Dardak, GEN Jatim Ajak Tak Golput di Pilkada 2024

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Ratusan anak muda yang tergabung dalam GEN Jawa Timur menggelar acara silaturahmi yang dihadiri oleh Cawagub Jatim nomor urut 2, Emil Dardak di Surabaya, Jumat (22/11/2024) malam.

    Ketua GEN Jatim, M Romli menyatakan, pihaknya mendukung penuh Khofifah-Emil melanjutkan pembangunan di Bumi Majapahit.

    Ia meminta anak-anak muda di GEN Jatim datang ke TPS dan tidak golput.

    “Anak muda harus peduli terhadap demokrasi, salah satunya datang ke TPS. Kalau dukungan sudah jelas kami mendukung (Khofifah-Emil),” kata Romli.

    Romli menyebut, GEN Jatim sangat solid mendukung Khofifah-Emil.

    Apalagi, sosok Emil yang sangat pro anak muda juga memberi warna dalam pembangunan di Jawa Timur.

    “Kami tadi juga memberi penganugerahan sebagai Dulur Generasi Emas Jawa Timur ke Mas Emil  karena beliau memberi semangat ke teman-teman GEN Jatim,” jelas Romli.

    Romli berpesan kepada seluruh kader GEN Jatim agar terus berkontribusi positif terhadap pembangunan di Bumi Majapahit.

    “Kepada teman-teman GEN Jatim agar terus berkarya dan berkontribusi positif di daerah masing-masing. Mas Emil tadi menekankan GEN di kabupaten/kota bisa berkontribusi,” jelasnya.

    Sementara Emil juga mengapresiasi GEN Jatim yang bisa eksis selama satu tahun terakhir ini guna menjadi wadah pemikiran anak-anak muda.

    “Mereka memilih generasi emas, karena mereka tidak ingin menjadi generasi cemas. Teman-teman pada 2045 nanti mungkin usianya 45 atau lebih muda lagi. Jadi mereka berencana dari sekarang, generasi emas itu akan seperti apa nantinya,” jelasnya.

    “Kebetulan di Jatim, teman-teman yang punya prestasi, potensi mereka berkumpul dalam GEN Jatim. Selama saya jadi Wagub Jatim, kami sering berkomunikasi, mereka memberi semangat ke saya kepada Bu Khofifah pada kontestasi ini,” ujarnya.

    “Dan tadi Kiai Zawawi Imron juga memberi penguatan budaya kepada anak muda tidak hanya soal kesenian, tapi soal budaya pekerja keras, optimistis, bekerja ikhlas, berdedikasi itu yang ditanamkan dalam nasehat kiai. Saya bahagia melihat GEN Jatim bisa eksis dan mencapai fase ini,” tandasnya.

  • Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Masa Kampanye Berakhir, 1 Paslon Diprediksi Menang

    Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Masa Kampanye Berakhir, 1 Paslon Diprediksi Menang

    TRIBUNJATIM.COM – Besok Minggu, 24 November 2024 akan memasuki masa tenang Pilkada 2024. 

    Masa pemungutan suara atau coblosan dijadwalkan digelar serantak pada Rabu, 27 November 2024, termasuk di Jawa Timur. 

    Hari pencoblosan semakin dekat, elektabilitas ketiga pasangan calon (paslon) Pilgub Jatim 2024 semakin jadi sorotan. 

    Bahkan, hasil survei terbaru mulai memprediksi siapa pemenenang dalam perebutan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Timur. 

    Jelang masa tenang, berikut tersaji rangkuman hasil survei Pilgub Jatim 2024 terbaru dari 5 lembaga.

    Untuk diketahui, Pilgub Jatim 2024 diikuti oleh tiga paslon. 

    Paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. 

    Nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. 

    Nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

    Berikut rangkuman hasil survei Pilgub Jatim 2024 dari beberapa lembaga:

    1.Poltracking

    Menurut survei Pilgub Jatim 2024 terbaru dari Poltracking mencatat tren elektoral Khofifah dan Emil terus naik selama dua bulan belakangan. 

    Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda AR membeberkan hasil survei Poltracking sepekan jelang coblosan yakni elektabilitas Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di angka 68,4 persen.

    Kemudian Tri Rismaharini (Risma)-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) 24,2 persen , dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) 3,8 persen . Ada 3,6 % responden belum menentukan pilihan.

    “Khofifah-Emil unggul atas Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman,” kata Hanta saat paparan hasil survei melalui zoom, Kamis (21/11/2024).

    Hanta menyebut tren elektoral Khofifah-Emil selama 2 bulan terakhir terus melesat. Sementara dua paslon lain cenderung stagnan.

    Lebih lanjut Hanta kemudian menganalisa terkait interval angka ketiga paslon dengan perhitungan margin of error.

    “Jadi margin of error di angka 2,2 persen. Maka range angka Khofifah-Emil bisa naik dari 68,4 persen menjadi 70,6 persen atau bisa menjadi 66,2 persen. Artinya paslon Khofifah-Emil menurut data Poltracking angkanya di kisaran interval 66,2 persen hingga 70,6 persen,” bebernya.

    “Sementara paslon Risma-Gus Hans dengan interval margin of error 2,2 persen, maka kami prediksi angka Risma-Gus Hans di kisaran 22 persen sampai dengan 26,4 persen. Lalu paslon LUMAN di kisaran angka 1,6 persen hingga 6 persen,” tambahnya.

    Hanta mengatakan dengan sisa masa kampanye yang kurang 3 hari dan coblosan kurang 6 hari, Poltracking menyebut Khofifah-Emil akan memenangkan Pilgub Jatim 2024.

    “Berdasar data survei Poltracking terbaru ini, memprediksi pemenang Pilkada Gubernur Jawa Timur 2024 mendatang akan dimenangkan oleh paslon 2, Khofifah-Emil dengan perolehan kisaran 66,2 persen hingga 70,6 persen,” ungkapnya.

    Meski begitu, Hanta mengatakan angka tersebut bisa dicapai Khofifah-Emil jika tidak ada operasi politik besar dari salah satu paslon, termasuk soal partisipasi pemilih.

    “Kalau partisipasi semakin tinggi, maka angka ini tidak akan jauh. Kemudian tidak ada dinamika politik termasuk operasi politik dan isu-isu atau sentimen positif/negatif di masing-masing paslon yang sangat signifikan,” jelasnya.

    “Faktor masa kampanye semakin berkurang, debat sudah selesai, dan undecided voters semakin kecil. Maka Poltracking memprediksi Khofifah-Emil akan memenangkan kontestasi di Jatim,” tambahnya.

    Survei Poltracking digelar pada 13-19 November 2024. Survei ini melibatkan 2.000 responden di seluruh Jatim. Metode survei menggunakan multistage random sampling. 

    Survei Poltracking ini memiliki margin of error di angka -+2,2?ngan tingkat kepercayaan 95 % . Survei dilakukan dengan tatap muka.

    2.Litbang Kompas

    Survei ini berlangsung pada 2-7 November 2024 melalui wawancara tatap muka. Survei ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Jatim.

    Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian +/- 3,46 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. 

    Menggunakan pertanyaan pertutup, sebanyak 52,5 persen responden memilih paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

    Adapun paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, dipilih 20,9 persen responden.

    Sedangkan, paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, dipilih 3,8 persen reponden.

    Elektabilitas Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa, dan Tri Rismaharini jelang coblosan Pilgub Jatim 2024 bersaing ketat. (KOLASE Istimewa/TribunJatim.com)

    Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu soroti peluang Luluk kejar elektabilitas Khofifah dan Risma dari sisi faktor ketokohan.

    “Mesin partai ekfektif, tapi kalau calon tidak begitu populer, orang enggak merasa kenal dengan orang itu, ya cenderung akan menghindari memilih,” ujarnya kepada Kompas.com dalam Obrolan News Room, Jumat (15/11/2024).

    Luluk-Lukmanul diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dalam pilkada, figur tokoh lebih menonjol dibanding partai-partai pengusungnya.

    “Sosok yang kemudian sangat memengaruhi pemilih. Memengaruhi itu bisa dalam popularitas, rekam jejak,” ucapnya.

    Ia mengibaratkan alasan pemilih mencoblos calon tertentu seperti memilih jodoh.

    “Ini kan teori sederhana, kamu kenal, kamu sayang, kamu milih. Kalau enggak kenal, apalagi bisa meyanyangi, milih pun enggak mungkin,” ungkapnya.

    Karena tak mengenal sosok tersebut, pemilih PKB goyah, sehingga cenderung beralih ke calon yang diusung parpol lain.

    Jika dibandingkan dengan Khofifah-Emil, paslon petahana itu lebih dikenal publik karena memiliki modal sosial sebagai gubernur-wakil gubernur Jatim selama lima tahun.

    “PKB belum (mengambil) keputusan pada saat itu untuk mencalonkan siapa. Luluk-Lukman hadir di last minute,” tuturnya.

    Khofifah-Emil telah berada di garis start, sementara Luluk-Lukmanul belum.

    “Sementara yang baru mulai, social capital-nya belum kelihatan. Dia harus bertarung dengan pasangan petahana dengan durasi waktu yang relatif sempit,” jelas Yohan.

    3.Polbrain

    Dalam survei Polbrain, elektabilitas Khofifah-Emil mencapai 49,3 persen, ditempel oleh Risma-Gus Hans dengen tingkat keterpilihan 35,2 persen. Adapun duet Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim ada di angka 5,3 persen. Sebanyak 10,2 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan (Undecided Voters).

    Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Riset Politik “Polbrain”, Airlangga Pribadi Kusman, menyebut Pilkada Jatim masih akan berlangsung dinamis sampai hari pencoblosan pada 27 November 2024.

    Preferensi masyarakat telah mengerucut pada dua dari tiga kandidat, yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

    “Kami melihat situasi Pilkada Jatim masih dinamis, bahkan sampai hari H nanti. Meski demikian, harus diakui fokus publik sudah mengerucut pada dua pasangan calon (paslon), yaitu Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans.

    Keduanya akan saling berebut pemilih yang belum menentukan serta pemilih masing-masing kubu yang masih bisa berubah,” ujar Airlangga kepada media, Jumat (15/11/2024).

    Bila dijumlah, Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans sudah meraup lebih dari 85 persen suara.

    “Di sisa waktu yang ada saat ini, baik Khofifah-Emil maupun Risma-Gus Hans harus memacu diri pada lap terakhir untuk bisa mengunci kemenangan,” jelas Airlangga.

    Dia menganalisis, terdapat tiga faktor yang bisa menentukan hasil Pilkada Jatim. 

    Pertama, suara publik yang belum menentukan pilihan, yang berkisar 10 persen. Kandidat yang bisa meraih suara ini akan cukup mampu meningkatkan elektabilitasnya.

    Kedua, lanjut Airlangga, pemilih yang sudah menentukan pilihan tetapi masih menyatakan bisa mengubah pilihan. Berdasarkan survei, ada 44,3 persen pemilih yang menyatakan bahwa pilihannya saat ini masih mungkin berubah ketika Pilkada berlangsung 27 November 2024.

    “Ceruk pasar inilah yang akan menjadi penentu utama, medan pertempuran paling penting, bagi  Risma-Gus Hans dan Khofifah-Emil. Artinya situasi bisa berubah signifikan bila swing voters ini bisa digaet,” jelasnya.

    Faktor ketiga, papar Airlangga, adalah sejauh mana duet Luluk-Lukman manpu mengoptimalkan basis suara mereka, yaitu kalangan Nahdliyin. 

    Airlangga menyebut pasar utama Luluk dan Khofifah beririsan kuat. Semakin Luluk bisa mengoptimalkan jaringan suara Nahdliyin dan PKB, tentu berpotensi akan menggerus suara Khofifah. 

    “Artinya masih ada cukup waktu, baik Risma-Gus Hans maupun Khofifah-Emil untuk menentukan hasil akhir, apakah Risma-Gus Hans mampu menyalip di lap terakhir, atau Khofifah-Emil memperkokoh posisinya,” tuturnya.

    Sebagai informasi, survei Polbrain dilakukan pada 18-23 Oktober 2024 terhadap 1.000 responden yang tersebar secara proporsional di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

    4.LSI Denny JA

    Dalam survei LSI Denny JA, paslon Khofifah-Emil juga masih mengungguli paslon lainnya yakni Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukmanul.

    Ini hasilnya:

    Khofifah-Emil: 67,0 persen

    Risma-Gis Hans: 19,1 persen

    Luluk-Lukmanul: 2,1 persen

    Suara yang tidak sah: 0,6 persen

    Belum memutuskan/merahasiakan pilihannya: 11,2 persen

    Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 27 Oktober-3 November 2024 dengan menggunakan metodologi multistage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 1.000 responden.

    Survei ini dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen, menurut peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakri Fauzan dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

    5. Katadata Insight Center (KIC)

    Katadata Insight Center (KIC) menemukan pada hasil surveinya periode 18-19 Oktober Khofifah-Emil memperolehan kenaikan angka elektabilitas mengungguli para pesaingnya.

    Survei ini melibatkan 613 responden yang telah memilliki hak suara di Jawa Timur.

    Pengumpulan datan dilakukan pada 18-19 Oktober 2024 dengan metode survei online.

    Margin of error kurang lebih 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Survei memperlihatkan elektabilitas Khofifah-Emil terus konsisten unggul dengan 55.5 persen, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans 33.4 persen.

    Sedangkan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim hanya mendapat 6 persen.

    Angka elektabilitas tersebut tumbuh dari hasil survei sebelumnya.

    Pada periode 4-9 September 2024 menunjukkan angka elektabilitas Khofifah-Emil tetap jadi yang tertinggi.

    Khofifah-Emil puncaki elektabilitas dengan 52.7 persen, Risma-Gus Hans 14.5 persen dan Luluk-Lukman hanya mendapat 3.1 persen.

    ‘Khofifah-Emil sulit sekali dikejar, kecuali ada akselerasi positif di pasangan Risma Gus Hans atau Luluk-Lukman,” ucap Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya M. Syaeful Bahar di Surabaya, Senin (28/10/2024).

    Berita tentang Pilgub Jatim 2024 lainnya

  • Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Minta Ibu-ibu Kawal Suara Pilgub Jatim
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        23 November 2024

    Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Minta Ibu-ibu Kawal Suara Pilgub Jatim Surabaya 23 November 2024

    Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Minta Ibu-ibu Kawal Suara Pilgub Jatim
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com 
    – Calon Gubernur Jawa Timur petahana,
    Khofifah Indar Parawansa
    , menutup hari terakhir kampanye dengan menggelar acara akbar di Gedung Jatim Expo Surabaya pada Sabtu, 23 November 2024.
    Kampanye yang dikemas dalam bentuk doa bersama ini dihadiri oleh puluhan ribu massa, sebagian besar terdiri dari ibu-ibu atau yang akrab disapa ”
    Emak-Emak
    “.
    Dalam orasi politiknya, Khofifah meminta kepada para Emak-Emak untuk mengawal suara pasangan Khofifah-Emil di semua tingkatan, mulai dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga penghitungan suara di tingkat Komisi Pemilihan Umum (
    KPU
    ) provinsi.
    “Saya minta ibu-ibu semua di sini untuk menjadi saksi. Tolong dijaga suara masyarakat dari penghitungan di tingkat TPS, kecamatan, kabupaten, dan kota hingga provinsi,” ungkap Khofifah.
    Dia menekankan pentingnya pengawalan suara hingga diumumkan oleh KPU Jatim mengenai pasangan pemenang
    Pilgub Jatim
    .
    “Tolong dikawal sampai diumumkan KPU bahwa Khofifah-Emil menang Pilgub Jatim,” tegasnya.
    Khofifah juga menyampaikan visi dan misinya bersama calon wakil gubernur Emil Dardak untuk menjadikan Jawa Timur sebagai “Gerbang Baru Nusantara”.
    “Gerbang Baru Nusantara” kata Khofifah.
    Pada hari terakhir kampanye Pilgub Jatim, tiga pasangan calon turut menggelar kegiatan bertemu masyarakat.
    Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Hakim, mengadakan kampanye akbar di Lapangan Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang dihadiri oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
    Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), tidak menggelar kampanye akbar.
    Risma terpantau bertemu wartawan di sebuah rumah makan di Surabaya, sedangkan Gus Hans berencana bertemu dengan kelompok suku Tengger di wilayah Gunung Bromo.
    Masa kampanye Pilgub Jatim berlangsung efektif selama 37 hari, dimulai dari 25 Oktober hingga 23 November 2024.
    Masa tenang akan berlangsung dari 24 hingga 26 November, dan pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024.
    Pilgub Jatim diikuti oleh tiga pasangan calon.
    Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Hakim, diusung oleh PKB.
    Pasangan petahana nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak, didukung oleh koalisi 15 partai politik, termasuk PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Perindo, PPP, dan PKS, serta PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Gelora, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
    Pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta, diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Hanura.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gelar Rapat Konsolidasi, PPP Wajibkan Kader Fokus Kawal Suara Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

    Gelar Rapat Konsolidasi, PPP Wajibkan Kader Fokus Kawal Suara Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

    Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur memberikan instruksi kepada seluruh kader agar fokus dalam upaya pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2024.

    Tak hanya meluaskan basis dukungan, namun para kader diminta untuk mengawal suara saat hari coblosan nanti. 

    Tugas itu dirumuskan DPW PPP Jatim dalam rapat konsolidasi yang berlangsung di Surabaya, Selasa (19/11/2024).

    Acara itu diikuti fungsionaris PPP di masing-masing tingkatan hingga anggota fraksi di Jawa Timur.

    “Para kader harus fokus dalam pilgub ini,” kata Sekretaris DPW PPP Jatim, Habib Salim Qurays saat dikonfirmasi. 

    Sebagai bagian dari parpol pengusung, PPP memastikan akan all out dalam mengawal suara paslon petahana itu.

    Bersama koalisi dan relawan, PPP menegaskan bakal berperan aktif agar Khofifah-Emil bisa menang.

    Habib Salim mengungkapkan, di masing-masing daerah, pihaknya akan turut menyiapkan saksi. 

    Apalagi, pilkada kali ini berlangsung serentak.

    Tak hanya Pilgub Jatim 2024, di tanggal yang sama yakni 27 November 2024 juga terdapat pilkada di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

    Habib Salim menegaskan, dalam rapat konsolidasi itu, seluruhnya solid.

    “Kami ingin memaksimalkan pemenangan ini,” ujarnya. 

    Konsolidasi itu dihadiri oleh Emil Dardak yang merupakan Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut 2.

    Dalam kesempatan itu, Emil menyambut baik dukungan dari PPP.

    Apalagi, PPP juga termasuk parpol yang konsisten mengusung dirinya bersama Khofifah sejak Pilgub Jatim lima tahun lalu. 

    Emil mengajak di sisa masa kampanye ini agar tidak mengendurkan semangat.

    Sebab, ini menjadi di antara momen krusial.

    “Kita semua merasa bersyukur dengan perkembangan yang telah berlangsung, mudah-mudahan kita semakin solid untuk ikhtiar kemenangan Khofifah-Emil,” jelas suami Arumi Bachsin tersebut. 

  • Bakal Bangun Transportasi untuk Warga Desa, Risma: Hanya Butuh Rp 9 Miliar Setahun
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        18 November 2024

    Bakal Bangun Transportasi untuk Warga Desa, Risma: Hanya Butuh Rp 9 Miliar Setahun Surabaya 18 November 2024

    Bakal Bangun Transportasi untuk Warga Desa, Risma: Hanya Butuh Rp 9 Miliar Setahun
    Editor
    KOMPAS.com
    – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3,
    Tri Rismaharini
    mengatakan, pihaknya akan membangun tanggul untuk mencegah banjir rob di wilayah Jatim.
    Bagian atas tanggul itu, dia menambahkan, nantinya bisa difungsikan untuk akses jalan kendaraan.
    Hal itu disampaikan Risma pada debat ketiga Pilgub Jatim yang digelar malam ini, di Convention Hall Grand City Surabaya, Kota Surabaya, Jatim, pada Senin (18/11/2024).
    “Kami akan membuat transportasi dari Gresik sampai Tuban untuk memecah arus manusia dan arus barang,” kata Risma.
    “Demikian pula untuk Malang Raya, kami akan buat (transportasi) dari Malang Raya sampai Batu sehingga tidak ada kemacetan di pusat Kota Malang,” imbuhnya.
    Risma pun berjanji bila dia bersama Gus Hans terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, mereka akan membangun terowongan jalan dari Tulungagung ke Trenggalek sehingga nantinya dapat ditempuh selama kurang dari 40 menit.
    “Kita harus perhatikan transportasi, terutama bagi warga di pedesaan, di pegunungan, untuk akses mereka ke sekolah, bekerja, kita akan bantu,” ujar Risma.
    “Hanya butuh 9 miliar untuk satu tahun,” ungkapnya.
    Risma pun berjanji akan menyiapkan transportasi berupa kapal multifungsi untuk beroperasi di kepulauan sekitar Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Gresik.
    “Bermanfaat untuk barang, bermanfaat untuk orang, bermanfaat untuk mobilitas, serta bermanfaat untuk rumah sakit,” ucap Risma.
    Debat ketiga
    Pilgub Jatim 2024
    digelar malam ini di Convention Hall Grand City Surabaya, Kota Surabaya, Jatim, pada Senin (18/11/2024) pukul 19.00 WIB.
    Debat ini diikuti oleh tiga pasangan Cagub-Cawagub, yakni Paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, yang diusung PKB.
    Paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, diusung koalisi 15 partai politik, yakni Partai Nasdem, PSI, Demokrat, Gerindra, Golkar, PAN, Perindo, PPP, PKS, PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Gelora, PKN, dan Partai Prima.
    Kemudian Paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), yang diusung PDI-Perjuangan dan Partai Hanura.
    Debat ketiga Pilgub Jatim ini mengusung tema ‘Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Interkoneksitas Kewilayahan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup untuk Mewujudkan Jawa Timur sebagai Episentrum Ekonomi Kawasan Timur Indonesia’.
    Tema besar tersebut dibagi menjadi delapan sub tema, yakni:
    “Para panelis dipilih karena keilmuannya di bidang akademik yang terkait dengan tema. Mereka tidak pernah tercatat sebagai anggota parpol dan tidak tercatat di dalam SK tim Paslon, baik itu gubernur, wakil gubernur, wali kota, maupun bupati,” kata Komisioner KPU Jatim, Nur Salam, Senin (18/11/2024) siang.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ikut Senam Bareng, Wahono-Nurul Bersama Emil Dardak Disambut Dukungan Ribuan Warga Bojonegoro

    Ikut Senam Bareng, Wahono-Nurul Bersama Emil Dardak Disambut Dukungan Ribuan Warga Bojonegoro

    TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro nomor urut 2, Setyo Wahono-Nurul Azizah menghadiri kegiatan senam bareng yang digelar Partai Golkar di Lapangan Kedungadem, Bojonegoro.

    Kedatangan paslon Wahono-Nurul disambut antusias ribuan peserta senam.

    Acara dalam rangka memeriahkan HUT Golkar ke-60 tahun itu menjadi ajang pertemuan yang meriah, sekaligus menunjukkan dukungan kuat masyarakat terhadap pasangan yang mengusung tagline ‘Aslih Luwih Apik’ ini.

    Seruan yel yel dukungan penuh kekompakan tercipta saat pasangan Wahono-Nurul menyapa ribuan warga dari atas panggung.

    Kegiatan ini juga dihadiri Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Emil Dardak yang turut menyapa ribuan warga.

    Tampak hadir pula, Ketua Golkar Bojonegoro, Mitroatin, beserta sejumlah jajaran pengurus dan anggota DPRD partai berlambang beringin tersebut.

    Cabup Bojonegoro, Wahono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh, baik kepada dirinya maupun untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah-Emil.

    Ia juga mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga pola hidup sehat.

    “Senam bareng seperti ini merupakan acara yang menyenangkan untuk memperkenalkan pentingnya kesehatan. Acara ini juga sebagai wadah untuk lebih dekat dengan warga Kedungadem,” ujar Wahono dalam sambutannya, Sabtu (16/11/2024).

    Senam gaspol ini juga menjadi momentum bagi Wahono-Nurul untuk mendengarkan langsung harapan dan aspirasi masyarakat, khususnya di Kedungadem.

    Cawabup Bojonegoro, Nurul Azizah juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh warga yang hadir.

    “Kami merasa senang sekali dan teirma kasih kepada masyarakat semuanya. Dukungan ini sangat berarti bagi kami untuk terus berjuang demi Bojonegoro yang lebih maju dan sejahtera,” ucap Nurul menambahkan.

    Banyak warga yang mengungkapkan dukungannya kepada pasangan Wahono-Nurul.

    Mereka berharap pasangan ini dapat memimpin Bojonegoro dengan adil, transparan, dan membawa perubahan positif bagi Bojonegoro lima tahun ke depan.

    Selain senam bersama, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan hiburan, seperti pertunjukan musik dan pembagian doorprize untuk peserta yang beruntung.

    Masyarakat terlihat antusias dan gembira, merasa senang dapat berpartisipasi dalam acara yang digelar dengan semangat kebersamaan.

  • 7
                    
                        Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Elektabilitas Luluk Tertinggal, gara-gara Mesin Partai Mandek?
                        Surabaya

    7 Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Elektabilitas Luluk Tertinggal, gara-gara Mesin Partai Mandek? Surabaya

    Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Elektabilitas Luluk Tertinggal, gara-gara Mesin Partai Mandek?
    Editor
    KOMPAS.com –
    Survei Litbang Kompas Pilkada Jawa Timur (Jatim) menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, unggul dari dua kontestan lainnya.
    Menggunakan pertanyaan pertutup, sebanyak 52,5 persen responden memilih paslon nomor urut 2 itu.
    Adapun paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, dipilih 20,9 persen responden.
    Sedangkan, paslon nomor urut 1,
    Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim
    , dipilih 3,8 persen reponden.
    Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengatakan, tertinggal jauhnya elektabilitas Luluk-Lukmanul dengan dua paslon lain cenderung dipengaruhi faktor ketokohan.
    “Mesin partai ekfektif, tapi kalau calon tidak begitu populer, orang enggak merasa kenal dengan orang itu, ya cenderung akan menghindari memilih,” ujarnya kepada
    Kompas.com
    dalam
    Obrolan News Room,
    Jumat (15/11/2024).
    Luluk-Lukmanul diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dalam pilkada, figur tokoh lebih menonjol dibanding partai-partai pengusungnya.
    “Sosok yang kemudian sangat memengaruhi pemilih. Memengaruhi itu bisa dalam popularitas, rekam jejak,” ucapnya.
    Ia mengibaratkan alasan pemilih mencoblos calon tertentu seperti memilih jodoh.
    “Ini kan teori sederhana, kamu kenal, kamu sayang, kamu milih. Kalau enggak kenal, apalagi bisa meyanyangi, milih pun enggak mungkin,” ungkapnya.
    Karena tak mengenal sosok tersebut, pemilih PKB goyah, sehingga cenderung beralih ke calon yang diusung parpol lain.
    Jika dibandingkan dengan Khofifah-Emil, paslon petahana itu lebih dikenal publik karena memiliki modal sosial sebagai gubernur-wakil gubernur Jatim selama lima tahun.
    “PKB belum (mengambil) keputusan pada saat itu untuk mencalonkan siapa.
    Luluk-Lukman
    hadir di
    last minute
    ,” tuturnya.
    Khofifah-Emil telah berada di garis start, sementara Luluk-Lukmanul belum.
    “Sementara yang baru mulai,
    social capital
    -nya belum kelihatan. Dia harus bertarung dengan pasangan petahana dengan durasi waktu yang relatif sempit,” jelas Yohan.
    Sebagai informasi, survei ini berlangsung pada 2-7 November 2024 melalui wawancara tatap muka. Survei ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Jatim.
    Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen,
    margin of error
    penelitian +/- 3,46 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
    Survei
    Pilkada Jatim
    2024 ini dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara).

    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Popularitas Luluk, Khofifah, dan Risma Disorot

    Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Popularitas Luluk, Khofifah, dan Risma Disorot

    TRIBUNJATIM.COM – Inilah hasil survei Pilgub Jatim 2024 terbaru. 

    Untuk diketahui, tiga srikandi Jawa Timur (Jatim) akan berebut kursi Gubernur pada pemungutan suara atau coblosan Pilgub Jatim 2024 yang dijadwalkan digelar pada Rabu, 27 November 2024.

    Paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. 

    Nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. 

    Nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

    Jelang coblosan, beberapa lembaga merilis hasil survei Pilgub Jatim 2024. 

    Terbaru, LSI Denny JA menyebut Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak unggul telak atas paslon lain.

    Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 27 Oktober-3 November 2024 dengan menggunakan metodologi multistage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen.

    Peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakri Fauzan dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

    Fadhli membeberkan survei menggunakan simulasi kertas suara, elektabilitas paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Luman) di angka 2,1 persen.

    Kemudian paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di angka 67,0 persen. 

    Sementara paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di angka 19,1 persen.

    Suara yang tidak sah sebesar 0,6 persen dan belum memutuskan/merahasiakan pilihannya sebesar 11,2 persen.

    Fadhli membeberkan sejumlah faktor yang membuat Khofifah-Emil unggul jauh atas paslon lain.