Tag: Elon Musk

  • Terungkap Alasan OpenAI Tolak Tawaran Akuisisi dari Elon Musk

    Terungkap Alasan OpenAI Tolak Tawaran Akuisisi dari Elon Musk

    Jakarta, CNBC Indonesia – OpenAI secara resmi menolak proposal Elon Musk senilai US$97,4 miliar untuk membeli perusahaan induk nirlaba yang menaungi startup kecerdasan buatan tersebut.

    Dalam surat singkat kepada pengacara Musk pada hari Jumat, pengacara OpenAI, William Savitt, mengatakan bahwa dewan OpenAI telah meninjau proposal tersebut dan memutuskan bahwa tawaran Elon Musk yang “dipublikasikan secara luas itu sebenarnya bukanlah tawaran sama sekali.”

    “Proposal tersebut, meskipun pertama kali diajukan, tidak sesuai dengan kepentingan terbaik misi OAI dan ditolak,” tulis Savitt kepada Marc Toberoff, yang mewakili Musk. “Keputusan dewan OAI tentang masalah ini adalah bulat.”

    Chairman OpenAI Bret Taylor mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaan tersebut “tidak untuk dijual.”

    “Setiap potensi reorganisasi OpenAI akan memperkuat lembaga nirlaba kami dan misinya untuk memastikan AGI memberi manfaat bagi seluruh umat manusia,” tulisnya, mengacu pada kecerdasan umum buatan.

    Sebelumnya pada Senin, Toberoff mengungkapkan bahwa Musk memimpin grup investor dalam penawaran untuk membeli kendali OpenAI senilai US$97,4 miliar. Penawaran tersebut ditujukan untuk perusahaan nirlaba yang menaungi ChatGPT.

    “Sudah saatnya OpenAI kembali menjadi kekuatan sumber terbuka yang berfokus pada keamanan untuk selamanya seperti dulu,” tulis Toberoff saat itu.

    Dalam tanggapannya di X, CEO OpenAI Sam Altman menulis, “tidak, terima kasih, tetapi kami akan membeli Twitter seharga US$9,74 miliar jika Anda mau.” Musk adalah pemilik X, yang sebelumnya bernama Twitter.

    Musk kemudian membalas Altman di X, dengan “penipu,” dan dalam balasannya kepada pengguna lain, memanggilnya “Altman Penipu.”

    Drama Elon Musk dan Sam Altman

    Drama Musk-Altman bermula pada 2015, ketika mereka berdua menjadi pendiri OpenAI. Keduanya meluncurkan OpenAir sebagai laboratorium penelitian AI nirlaba. Sahabat dan kolega lama tersebut telah menjadi musuh bebuyutan sejak kemunculan OpenAI sebagai pelopor AI generatif melalui chatbot ChatGPT yang viral.

    OpenAI telah mencoba untuk berubah dari nirlaba menjadi entitas bisnis seutuhnya karena adanya permintaan komersial yang besar. Microsoft telah menggelontorkan miliaran dolar ke perusahaan tersebut, dan SoftBank hampir menyelesaikan investasi sebesar US$40 miliar di OpenAI dengan valuasi US$260 miliar.

    Musk kemudian menggugat OpenAI dengan tuduhan pelanggaran kontrak dan berupaya menggagalkan transisinya dari nirlaba menjadi bisnis. Ia juga telah mengumpulkan miliaran dolar untuk saingannya, perusahaan rintisan AI, xAI.

    Dengan OpenAI yang masih dinaungi oleh induk nirlaba, upaya perusahaan untuk menolak mentah-mentah tawaran akuisisi Musk mungkin akan rumit. Itu karena dewan direksi tidak memiliki tanggung jawab fidusia kepada investor, tetapi secara resmi terikat pada piagam OpenAI.

    Toberoff mengirim surat kepada jaksa agung di California dan Delaware pada 7 Januari, meminta agar penawaran dibuka untuk OpenAI. Musk mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa ia akan menarik tawarannya untuk divisi nirlaba OpenAI jika pembuat ChatGPT menghentikan konversinya menjadi entitas bisnis.

    (hsy/hsy)

  • Ribuan Pegawai Pajak AS Terancam PHK Imbas Efisiensi Anggaran Trump

    Ribuan Pegawai Pajak AS Terancam PHK Imbas Efisiensi Anggaran Trump

    Bisnis.com, JAKARTA — Internal Revenue Service/IRS Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang bersiap-siap untuk memecat ribuan pekerja dalam beberapa hari mendatang. 

    Melansir dari Reuters, Sabtu (15/2/2025), dua orang yang mengetahui masalah ini mengatakan, langkah tersebut diambil untuk menekan sumber daya di badan pemungut pajak dalam negeri.

    Pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawai IRS, yang pertama kali dilaporkan oleh New York Times, terjadi sebagai bagian dari upaya yang lebih luas oleh Presiden Donald Trump dan Elon Musk untuk merombak pemerintah federal, yang menurut mereka terlalu gemuk dan tidak efisien, serta sarat dengan pemborosan dan penipuan.

    Adapun, pihak IRS tidak segera menanggapi permintaan komentar. Padahal, saat ini tengah masuk musim pengajuan pajak dan menjadi momen yang kritis.

    Para pejabat dari Kantor Manajemen Personalia, yang mengawasi perekrutan federal, memerintahkan semua lembaga pada Kamis (13/2/2025), untuk memberhentikan karyawan yang masih dalam masa percobaan, pekerja yang baru dalam posisi mereka dan yang tidak mendapat perlindungan kerja penuh.

    Tidak jelas berapa ribu karyawan IRS yang akan di-PHK. Padahal, selama masa pemerintahan di bawah Joe Biden, jumlah pekerja IRS bertambah hingga mencapai sekitar 100.000 orang, termasuk sekitar 16.000 pekerja dalam masa percobaan. Biden telah berusaha untuk meningkatkan operasi lembaga ini, termasuk kemampuannya untuk mengaudit perusahaan-perusahaan dan para pembayar pajak yang kaya.

    Pemangkasan ini akan menyasar semua pegawai dalam masa percobaan yang tidak mengundurkan diri di bawah program pembelian yang sekarang sudah ditutup atau yang belum diidentifikasi sebagai pegawai yang diperlukan untuk melewati musim pajak, yang sedang berjalan menjelang tenggat waktu pelaporan pajak pada tanggal 15 April, kata salah satu orang yang mengetahui hal ini kepada Reuters.

    Sementara itu, IRS tetap sibuk selama berbulan-bulan setelah tenggat waktu, memproses pengembalian dan memberikan pengembalian dana kepada para pembayar pajak.

    Orang kedua yang mengetahui tentang PHK ini mengungkapkan kekhawatirannya bahwa pemangkasan itu akan dilakukan tanpa memperhatikan bagaimana hal itu dapat menghambat operasi badan tersebut.

    “Mereka mencoba mengurangi jumlah pegawai secara keseluruhan tanpa analisis terhadap dampaknya terhadap operasional,” kata orang tersebut.

    Untuk diketahui, dalam pemerintahan kedua Donald Trump di AS, dirinya menunjuk miliarder Elon Musk sebagai kepala Depratemen Efisiensi Pemerintahan AS. Departemen baru tersebut berupaya untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih ramping dan lebih efisien. 

  • Direksi OpenAI Tolak Mentah-mentah Tawaran Akuisisi Elon Musk Rp1.583 Triliun

    Direksi OpenAI Tolak Mentah-mentah Tawaran Akuisisi Elon Musk Rp1.583 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA — OpenAI menolak tawaran senilai US$97,4 miliar atau sekitar Rp1.583 triliun (asumsi kurs Rp16.260 per dolar AS) dari konsorsium yang dipimpin Elon Musk untuk membeli perusahaan pembuat ChatGPT itu. Perusahaan di bawah Sam Altman itu menegaskan bahwa OpenAI tidak untuk dijual.

    Melansir dari Reuters, Sabtu (15/2/2025), pendekatan yang tidak diminta tersebut merupakan upaya terbaru Musk untuk memblokir perusahaan rintisan yang ia dirikan bersama dengan CEO OpenAI Sam Altman, menjadi perusahaan beriorientasi mencari untung. Hal ini lantaran perusahaan ingin mengamankan lebih banyak modal dan tetap unggul dalam perlombaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

    Melalui akun resmi @OpenAINewsroom di X (sebelumnya Twitter), Ketua OpenAI Bret Taylor atas nama dewan direksi menyatakan bahwa perusahaan rintisan itu tidak untuk dijual.

    “OpenAI tidak untuk dijual dan dewan direksi dengan suara bulat menolak upaya terbaru Musk untuk mengganggu pesaingnya. Setiap reorganisasi potensial OpenAI akan memperkuat organisasi nirlaba kami dan misinya untuk memastikan AGI [artificial general intelligence] memberi manfaat bagi seluruh umat manusia,” katanya.

    Sementara itu, dalam sebuah pernyataan, pengacara Musk, Marc Toberoff menanggapi bahwa OpenAI akan menjual kendali perusahaan yang mencari keuntungan tersebut.

    Pada akhir Desember, OpenAI telah menguraikan rencana untuk merombak strukturnya, dengan menyatakan bahwa perusahaan itu akan menciptakan korporasi yang memberikan manfaat publik agar lebih mudah untuk mengumpulkan lebih banyak modal, serta menghapus batasan yang dikenakan pada perusahaan rintisan tersebut oleh induk nirlabanya saat ini.

    Melalui X, Altman menolak tawaran konsorsium tersebut dan menyebut akan membeli Twitter seharga US$9,74 miliar. “… jika kamu mau,” tulisnya. Elon Musk pun membalas unggahan itu dan mengatakan penipu.

    Kemudian pada Selasa, Altman juga mengatakan bahwa OpenAI tidak untuk dijual. Pengacara Musk, dalam pengajuan pengadilan pada Rabu, mengatakan bahwa konsorsium tersebut, yang mencakup perusahaan rintisan AI milik Musk xAI, akan menarik tawarannya untuk cabang nirlaba OpenAI jika perusahaan itu membatalkan rencana untuk menjadi entitas yang berorientasi mencari laba. 

    “Dua hari yang lalu, Anda mengajukan pembelaan di pengadilan dengan menambahkan ketentuan material baru pada proposal tersebut. Sebagai hasil dari pengajuan tersebut, kini jelas bahwa ‘tawaran’ klien Anda yang dipublikasikan secara luas sebenarnya bukanlah tawaran sama sekali,” kata dewan OpenAI, menurut surat yang ditandatangani oleh William Savitt.

    Adapun, investor lain dalam konsorsium tersebut termasuk Valor Equity Partners, Baron Capital, dan pialang saham Hollywood Ari Emanuel.

    Diketahui, Altman dan Musk telah berselisih selama bertahun-tahun. Setelah Musk hengkang pada 2019, OpenAI menciptakan divisi yang berorientasi mencari untung, yang telah menarik pendanaan miliaran dolar. Langka ini memicu tuduhan dari Musk bahwa perusahaan rintisan tersebut melanggar misi awalnya dengan mengutamakan laba daripada kebaikan publik yang lebih besar.

  • Duet Donald Trump & Elon Musk Makan Korban, Pegawai Kantor Pajak Terancam PHK

    Duet Donald Trump & Elon Musk Makan Korban, Pegawai Kantor Pajak Terancam PHK

    Jakarta

    Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan bakal melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan Internal Revenue Service (IRS) atau kantor pajak AS. Tim Elon Musk disebut sedang menyasar lembaga tersebut.

    Lantas apa pemicu PHK di IRS? Sebagai informasi, Elon Musk memimpin Department of Government Efficiency (DOGE), atau Departemen Efisiensi Pemerintah Amerika Serikat (AS). DOGE dibentuk Donald Trump untuk mewujudkan pemerintahan yang ramping serta efisien.

    Dilansir dari the Washington Post, Sabtu (25/2/2025), pejabat Departemen Keuangan AS telah membahas PHK terhadap 9.000 karyawan yang masih berstatus probation atau masa percobaan. Langkah PHK kemungkinan terjadi pada Jumat mendatang.

    PHK yang dilakukan oleh IRS dilakukan sebagai bagian dari upaya Donald Trump dan Elon Musk merombak pemerintahan federal. Keduanya menilai perombakan diperlukan demi menekan pembekakan anggaran yang tidak efisien, serta menuding adanya pemborosan dan fraud yang merugikan.

    Sementara itu, Reuters menyebut rencana PHK bakal memangkas banyak sumber daya manusia di IRS. Kebijakan itu juga dilakukan di tengah periode pelaporan pajak di Negeri Paman Sam.

    Pejabat dari Kantor Manajemen Personalia yang mengawasi perekrutan federal, memerintahkan untuk memberhentikan karyawan yang berstatus masa percobaan, atau mereka yang baru bekerja dan tidak belum menikmati perlindungan kerja penuh.

    Sebagai informasi pegawai Kantor Pajak AS bertambah di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden hingga menyentuh angka 100.000 orang. Sekitar 16 ribu di antaranya masih berada di masa percobaan.

    Biden berupaya meningkatkan operasi badan tersebut, termasuk kemampuannya untuk mengaudit perusahaan dan pembayar pajak kalangan kaya. PHK menyasar karyawan masa percobaan yang tidak mengundurkan diri dan belum teridentifikasi sebagai karyawan penting untuk bertugas di tengah periode pelaporan pajak.

    Saat dikonfirmasi lebih lanjut, IRS tidak belu memberikan komentar. Sumber yang mengetahui rencana PHK mengaku khawatir langkah itu dilakukan tanpa mempertimbangkan potensi terhambatnya operasional IRS.

    “Mereka berusaha mengurangi jumlah karyawan tanpa menganalisis dampaknya terhadap operasional,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

    (ily/hns)

  • OpenAI Tolak Tawaran Investasi Elon Musk Rp 1.582 T

    OpenAI Tolak Tawaran Investasi Elon Musk Rp 1.582 T

    Jakarta

    Raksasa pengembang teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, OpenAI, menolak tawaran investasi dari konsorsium yang dipimpin Elon Musk senilai US$ 97,4 miliar atau setara dengan Rp 1.582,84 triliun (kurs Rp 16.251/dolar AS) untuk pembuatan ChatGPT.

    Melansir dari Reuters, Sabtu (15/2/2025), tawaran investasi itu disampaikan langsung oleh pengacara Elon Musk, Marc Toberoff. Dalam hal ini Marc mewakili penawaran investasi dari konsorsium yang mencakup perusahaan rintisan AI milik Musk, xAI.

    Namun dalam keterangannya, dewan direksi OpenAI tegas menolak tawaran investasi itu dengan mengatakan perusahaan tersebut tidak untuk dijual. Sehingga setiap tawaran investasi dalam bentuk pembelian saham atau perusahaan di masa mendatang kemungkinan juga akan ditolak.

    Selain itu perusahaan juga menilai penawaran investasi dari Elon Musk ini juga memiliki maksud terselubung, yakni mengganggu operasional OpenAI dari dalam untuk mengurangi pesaing di sektor teknologi.

    Belum lagi saat ini perusahaan tengah mengembangkan teknologi bernama Artificial General Intelligence (AGI) yang ditujukan untuk pemanfaatan AI secara luas. Di mana menurut OpenAI tujuan ini tidak akan terlaksana jika mereka menerima tawaran Musk.

    “OpenAI tidak untuk dijual, dan dewan direksi dengan suara bulat menolak upaya terbaru Musk untuk mengganggu pesaingnya. Setiap reorganisasi potensial OpenAI akan memperkuat lembaga nirlaba kami dan misinya untuk memastikan AGI memberi manfaat bagi seluruh umat manusia,” kata perusahaan di X.

    Sebagai tambahan informasi OpenAI merupakan perusahaan rintisan yang dibangun oleh CEO OpenAI saat ini, Sam Altman, dengan Elon Musk. Namun Musk keluar dari perusahaan pada 2019 lalu.

    Barulah setelah itu OpenAI menciptakan divisi nirlaba yang telah menarik pendanaan miliaran dolar, yang memicu tuduhan dari Musk bahwa perusahaan rintisan tersebut melanggar misi awalnya dengan mengutamakan laba daripada kebaikan publik yang lebih besar.

    Dari sana juga lah Musk berkeinginan untuk memiliki kembali sebagian dari OpenAI melalui tawaran investasi senilai Rp 1.582 triliun tersebut. Sayang perselisihan antara Altman dengan Musk yang sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir membuat tawaran menjadi semakin mustahil.

    (eds/eds)

  • OpenAI Tolak Tawaran Akuisisi Elon Musk Senilai Rp 1.564 Triliun

    OpenAI Tolak Tawaran Akuisisi Elon Musk Senilai Rp 1.564 Triliun

    Jakarta, Beritasatu.com – OpenAI secara resmi menolak tawaran akuisisi senilai US$ 97,4 miliar atau setara Rp 1.564 triliun dari Elon Musk. Dewan direksi perusahaan menegaskan, OpenAI tidak untuk dijual.

    “OpenAI tidak untuk dijual, dan dewan direksi dengan suara bulat menolak upaya terbaru Elon Musk untuk mengganggu pesaingnya,” ujar Ketua Dewan OpenAI Bret Taylor dalam pernyataan resminya, dikutip dari AP, Sabtu (15/2/2025).

    Kuasa hukum OpenAI William Savitt dalam suratnya kepada kuasa hukum Musk menyatakan, proposal akuisisi tersebut tidak sesuai dengan kepentingan terbaik misi OpenAI.

    Elon Musk, yang merupakan salah satu investor awal OpenAI, telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan ini sejak tahun lalu. Ia menuduh OpenAI melanggar kesepakatan awal dengan beralih dari organisasi nirlaba menjadi entitas yang berorientasi pada keuntungan.

    Saat ini, OpenAI semakin fokus pada monetisasi teknologi AI generatifnya. Meskipun beroperasi sebagai perusahaan yang mencari keuntungan, OpenAI masih bernaung di bawah entitas nirlaba yang memiliki misi untuk mengembangkan kecerdasan buatan secara aman demi kepentingan manusia.

    Elon Musk bersama perusahaan rintisannya, xAI, serta sejumlah investor mengajukan tawaran pada Senin (12/2/2025) untuk membeli entitas nirlaba yang mengendalikan OpenAI. Dalam dokumen pengadilan yang diajukan Rabu (14/2/2025), Musk memerinci rencananya untuk mengakuisisi saham pengendali di lembaga tersebut.

    Dalam gugatannya, Elon Musk menuduh OpenAI melanggar ketentuan donasi yang telah ia berikan kepada organisasi tersebut. Pengacaranya mengungkap, Musk telah menginvestasikan sekitar US$ 45 juta sejak OpenAI didirikan hingga 2018.

  • Gerindra Resmi Usung Prabowo Capres 2029, Hardjuno Wiwoho: Reformasi Ekonomi dan Hukum Harus Jadi Prioritas Prabowo

    Gerindra Resmi Usung Prabowo Capres 2029, Hardjuno Wiwoho: Reformasi Ekonomi dan Hukum Harus Jadi Prioritas Prabowo

    Hardjuno juga mengkritik kebijakan ekonomi yang masih membiarkan eksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan kesejahteraan rakyat. Ia menyoroti bagaimana proyek strategis nasional (PSN) sering kali mengorbankan lahan pertanian yang subur.

    “Indonesia memiliki lahan pertanian yang subur, tetapi justru banyak yang dikonversi menjadi beton dalam proyek strategis nasional. Bagaimana bisa kita berharap swasembada pangan jika lahan pertanian terus berkurang? Misi PSN seharusnya adalah memperbaiki bangsa, bukan justru menciptakan ketimpangan sosial,” tegasnya.

    Dalam konteks global, Hardjuno juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi dunia sedang mengalami ketidakpastian, termasuk Amerika Serikat yang berjuang mengatasi defisit anggaran.

    “Elon Musk sendiri menyatakan bahwa jika AS tidak memangkas anggaran sebesar 2 triliun dolar, maka mereka bisa bangkrut. Jika negara sekuat AS saja memiliki tantangan ekonomi yang berat, bagaimana dengan Indonesia? Kita bukan pencetak dolar, tetapi justru pembeli dolar. Jadi, kita harus lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan negara,” jelasnya.

    Dengan kondisi politik dan ekonomi yang semakin kompleks, rakyat berharap Prabowo Subianto dapat menjadi pemimpin yang tegas dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi. Hardjuno menegaskan bahwa tanpa kepastian hukum, Indonesia akan sulit keluar dari krisis yang berlarut-larut.

    “Jika kita ingin bangkit, maka presiden harus mengambil alih penuh penegakan hukum di Indonesia. Sejak 1998, kita justru mundur dalam kepastian hukum. Kejahatan bertambah besar, utang negara melonjak dari 60 miliar dolar AS menjadi hampir 5000 miliar dolar AS. Dengan GDP per kapita yang masih rendah, banyak rakyat yang masih hidup dalam kemiskinan. Artinya, kita harus serius dalam membangun fondasi hukum yang kuat,” tegasnya.

  • Awas IndoXXI dan LK21 Bahaya, Nonton Film Online di Sini Aja Lebih Aman

    Awas IndoXXI dan LK21 Bahaya, Nonton Film Online di Sini Aja Lebih Aman

    Jakarta

    Akhir pekan adalah momen yang paling ditunggu-tunggu setelah sepekan bekerja atau beraktivitas. Salah satu cara terbaik untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga adalah dengan menonton film atau serial favorit secara online di rumah.

    Namun, penting untuk memilih platform streaming yang aman. Hindari platform ilegal seperti IndoXXI dan LK21.

    LK21 dan IndoXXI memang menawarkan koleksi film yang lengkap dan bisa diakses secara gratis. Tapi, di balik kemudahannya, situs ilegal ini menyimpan banyak bahaya.

    Situs seperti ini menjadi tempat persembunyian malware. Malware bisa diselipkan dalam berbagai bentuk, mulai dari iklan pop-up yang mengganggu hingga file film yang sudah terinfeksi.

    Tanpa disadari, ketika mengakses situs-situs tersebut, kamu berpotensi mengundang malware untuk masuk ke perangkatmu. Malware ini dapat beroperasi secara diam-diam di latar belakang, mencuri informasi pribadi seperti rekening bank, password media sosial, dan data penting lainnya.

    Ditambah lagi, IndoXXI dan LK21 menyediakan konten yang melanggar hak cipta. yang berarti mendukung praktik pembajakan. Ini tidak hanya merugikan industri perfilman, tetapi juga membuat kita turut bertanggung jawab atas pelanggaran hukum.

    Lalu, di mana sebaiknya kita menonton film secara online dengan aman? Jangan khawatir! Ada banyak platform streaming legal yang menawarkan kenyamanan, keamanan, dan konten berkualitas tinggi. Berikut beberapa rekomendasinya:

    1. Netflix

    Melo Movie Foto: dok. Netflix

    Bagi pecinta drama Korea, Netflix baru saja menayangkan Melo Movie. Serial 10 episode ini dimainkan oleh Choi Woo Shik, Park Bo Young, Lee Jun Young, dan Jeon So Nee

    Melo Movie mengisahkan tentang perjalanan cinta dan mimpi empat anak muda yang memiliki luka dan trauma masa lalu. Mereka saling bertemu dan menemukan inspirasi serta kebahagiaan saat berusaha mengatasi masalah masing-masing. Film ini menyoroti dinamika hubungan antarmanusia yang penuh dengan emosi, serta perjuangan mereka dalam meraih impian di tengah kesulitan hidup.

    Jangan lewatkan pula film The Most Beautiful Girl in the World yang dibintangi Reza Rahadian dan Sheila Dara Aisha.

    mengisahkan Reuben (Reza Rahadian), seorang playboy kaya raya dan anak pemilik stasiun televisi, yang mendapatkan wasiat tak terduga dari ayahnya. Sang ayah menginginkan Reuben untuk menikah dengan “gadis tercantik di dunia” demi mendapatkan warisan. Demi memenuhi wasiat tersebut, Reuben menciptakan sebuah program TV perjodohan, namun perjalanannya tidaklah mudah.

    Di tengah upayanya mencari “gadis tercantik,” Reuben ditemani Kiara (Sheila Dara Aisha), seorang wanita cerdas dan mandiri yang bekerja di stasiun televisinya. Interaksi mereka dipenuhi dengan dinamika antara atasan dan bawahan, serta perbedaan karakter yang mencolok. Seiring berjalannya waktu, pencarian ini membawa Reuben pada pemahaman yang lebih dalam tentang arti kecantikan dan cinta sejati.

    Semua konten tadi bisa ditonton melalui aplikasi Netflix di HP, tablet, laptop dan TV pintar. Biayanya mulai dari Rp 54 ribu hingga Rp 186.000 per bulan.

    Link akses Netflix di sini.

    2. Apple TV+

    Aplikasi Apple TV kini resmi hadir di Google Play Store, memungkinkan akses langsung ke layanan streaming Apple TV+. Dengan aplikasi ini, pengguna Android dapat menikmati berbagai tayangan unggulan Apple TV+, mulai dari serial drama dan komedi berkualitas tinggi, film layar lebar, dokumenter inovatif, hingga hiburan untuk anak-anak dan keluarga.

    Aplikasi Apple TV Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Nah kebetulan Apple baru saja menayangkan film The Gorge. Ini adalah film aksi-petualangan distopia yang mengambil latar di dunia di mana sihir telah menggantikan teknologi modern. Film ini mengikuti kisah dua tahanan, diperankan oleh Anya Taylor-Joy dan Miles Teller, yang terpaksa bekerja sama untuk melarikan diri dari ngarai berbahaya yang penuh dengan makhluk menakutkan dan kekuatan magis.

    Dalam upaya mereka untuk bertahan hidup, mereka tidak hanya harus menghadapi tantangan fisik dari lingkungan yang keras, tetapi juga belajar untuk mempercayai satu sama lain di tengah masa lalu yang penuh rahasia dan konflik. Film ini menjanjikan perpaduan antara adegan laga yang intens, efek visual yang memukau, dan narasi yang kaya dengan elemen fantasi dan petualangan.

    Layanan Apple TV+ disertakan selama tiga bulan saat Anda membeli perangkat Apple dan menukarkan penawarannya dalam 90 hari. Atau bisa berlangganan Rp 69.000 per bulan setelah percobaan gratis selama 7 hari.

    Apple TV+ bisa ditonton di sini.

    3. Disney+ Hotstar

    Disney+ Hotstar menayangkan Paradise yang bercerita tentang investigasi pembunuhan di komunitas utopis. Serial ini diproduksi oleh Dan Fogelman, pencipta serial This Is Us, menjanjikan sebuah drama yang intens yang memadukan ketegangan dan misteri

    “Paradise” menjanjikan alur cerita yang penuh ketegangan, misteri, dan drama emosional. Para penonton akan diajak untuk menyelami sisi gelap dari kehidupan yang tampak ideal, mengungkap kebohongan dan kebenaran yang tersembunyi di balik senyum dan keramahan. Dengan karakter-karakter yang kompleks dan hubungan antarmanusia yang penuh nuansa, serial ini akan memikat para penggemar drama psikologis dan cerita yang berpusat pada dinamika komunitas.

    Jangan lewatkan Your Friendly Neighborhood Spider-Man. Kita diajak mengikuti petualangan seru Peter Parker muda sebagai Spider-Man. Peter harus menyeimbangkan kehidupan sekolah, persahabatan, dan tanggung jawabnya sebagai pahlawan super, sambil belajar mengendalikan kekuatan barunya dan menghadapi berbagai penjahat yang mengancam kota.

    Untuk menonton semua koleksi Disney+ Hotstar kamu harus berlangganan. Adapun tarif berlangganan Disney+ Hotstar di Indonesia mulai dari paket Basic dikenakan tarif Rp 65 ribu (bulanan) Rp 450 ribu (tahunan), sementara Premium Rp 119 ribu (bulanan) dan Rp 799 ribu (tahunan).

    Kamu bisa menyaksikan Disney+ Hotstar di sini

    4. Max

    Serial “The White Lotus” musim kedua, yang tayang di Max, membawa penonton ke resor mewah White Lotus yang baru, kali ini berlokasi di Sisilia, Italia. Seperti musim pertamanya, musim kedua ini menyajikan satir sosial yang tajam tentang dinamika antara tamu-tamu kaya yang bermasalah dan staf resor yang melayani mereka.

    Musim ini mengeksplorasi tema-tema seperti seksualitas, kekuasaan, dan ketidakamanan, dengan latar belakang pemandangan Sisilia yang indah namun penuh intrik. Karakter-karakter baru yang kompleks diperkenalkan, masing-masing dengan rahasia dan motivasi tersembunyi, yang saling berinteraksi dan menciptakan ketegangan yang meningkat sepanjang musim. Sama seperti musim pertama, ada misteri kematian yang menyelimuti cerita, membuat penonton bertanya-tanya siapa yang akan menjadi korban selanjutnya.

    Di Max juga bisa menikmati film dan acara TV dari HBO, Warner Bros., DC Comics, Dicovery, dan lainnya. Kamu bisa menonton konten-konten seperti semua film Harry Potter, Game of Thrones, Westworld, Succession, Euphoria, dan lainnya. Harga berlangganan Max mulai dari Rp 49.000 per bulan atau Rp 349.000 per tahun.

    Akses Max di sini.

    5. CubMu

    Foto: Screenshoot detikINET

    CubMu adalah aplikasi hiburan digital yang menawarkan berbagai macam konten. Layanan ini menyediakan akses ke berbagai saluran TV lokal dan internasional, memungkinkan kamu untuk menonton acara favorit kapan saja dan di mana saja.

    Ribuan judul film dan serial TV dari berbagai genre tersedia di CubMu, baik produksi dalam negeri maupun mancanegara dari Cinema World. Bagi para penggemar anime, CubMu juga menawarkan koleksi anime populer yang siap memanjakan mata seperti Momentary Lily dan Dandan.

    Kamu dapat mengunduh aplikasi CubMu secara gratis tinggal klik melalui Google Play Store (untuk pengguna Android) dan App Store (untuk pengguna iOS). Setelah mengunduh aplikasi, kamu dapat langsung menikmati berbagai konten hiburan yang tersedia. Agar bisa mengakses semua konten dapat berlangganan mulai dari Rp 3.000.

    Kamu bisa mengakses CubMu di sini.

    6. Prime Video

    Prime baru saja menayangkan drakor berjudul Newtopi. Di tengah wabah zombie yang melanda Seoul, seorang prajurit muda bernama Lee Jae Yoon dan kekasihnya, Kang Young Joo, berjuang untuk bertahan hidup dan menemukan satu sama lain. Jae Yoon, yang baru saja memulai wajib militernya, harus memimpin timnya melewati kota yang penuh zombie, sementara Young Joo harus berjuang sendiri setelah terpisah dari Jae Yoon.

    Akankah mereka berhasil bersatu kembali di tengah kekacauan ini? Saksikan kisah mereka dalam serial “Newtopia” di Prime Video.

    Harga berlangganan Prime Video hanya Rp 14.500 per bulan untuk tiga bulan pertama, kemudian Rp 65.000 per bulan setelahnya. Kamu bisa akses Prime Video yang dapat ditonton di sini.

    7. Viu

    Viu menyajikan konten dari Korea, Jepang, India, dan Indonesia. Kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Viu di ponsel, tablet dan Smart TV.

    Kemudian Anda dapat menonton melalui ponsel dan laptop dengan membayar biaya berlangganan. Ada opsi Rp 66 ribu/3 bulan, Rp 100 ribu/6 bulan, dan Rp 220 ribu/tahun. Pembayarannya sendiri bisa menggunakan dompet digital yang sudah populer.

    Akses Viu di sini.

    8. Klik Film

    KlikFilm menyajikan banyak film Indonesia jadul hingga terbaru. Tersedia pula pilihan film Holywood, India, Jepang, Korea hingga Eropa.

    Semua dapat ditonton melalui akses data (internet) melalui ponsel atau komputer. Tarif berlangganan Klikfilm mulai dari Rp 4.400 untuk 3 hari.

    Akses Klikfilm di sini.

    9. Bioskop online

    Foto: Shutterstock

    Bioskop Online siap menghiburmu ketika beraktivitas di rumah. Seperti namanya, detikers akan merasakan sensasi menonton layaknya di bioskop, dengan rentetan film-film berkualitas.

    Terkait harga berlangganan, mereka memberikannya berdasarkan film yang ditonton. Karena bila mengacu pada keterangan dari laman resminya, tarif Bayar per Tampilan, mulai dari Rp 5 ribu per konten.

    Bioskop Online bisa ditonton di sini.

    10. WeTV

    WeTV juga menawarkan tontonan film berkualitas, mulai dari serial Asia, anime, variety show, drama Korea dan beberapa yang berasal dari negara lain. Tak luput dari mereka membawakan serial Indonesia.

    Seperti serial yang sangat populer dan viral beberapa waktu lalu, yaitu Layangan Putus. Nah untuk menikmati secara premium, harganya tidak jauh berbeda dari daftar situs streaming film ilegal 2022 di atas. Kurang lebih Rp 35 ribu untuk jangka waktu satu bulan.

    WeTv bisa diakses di sini.

    11. Vidio

    Vidio sendiri tidak hanya memberikan film terbaru dari Hollywood, tetapi juga memberikan akses kepada penggunanya untuk menyaksikan tayangan drama Korea Selatan, anime dan Live TV.

    Selain itu, sajikan juga Vidio Original Series garapan mereka. Tidak ketinggalan pertandingan olahraga, seperti basket, sepak bola dan lain sebagainya.

    Vidio bisa dibuka di sini.

    Ikuti berita menarik detikINET lainnya Google News

    Halaman 2 dari 4

    Simak Video “Video Grok 3 Bakal Dirilis Senin, Elon Musk: AI Terpintar di Bumi”
    [Gambas:Video 20detik]
    (afr/afr)

  • Mengenal Strategi Gergaji Argentina dan Dampaknya

    Mengenal Strategi Gergaji Argentina dan Dampaknya

    Jakarta: Presiden Argentina, Javier Milei, tidak main-main dengan janjinya memangkas anggaran negara. 
     
    November tahun lalu, Milei sempat mengunggah sebuah foto yang aneh di media sosial. Foto tersebut menunjukkan dirinya berpose bersama kabinetnya di belakang gergaji emas.
     
    Gergaji itu adalah sebuah alat peraga kampanye yang digunakan Milei dalam berbagai demonstrasi untuk menunjukkan dukungannya terhadap pemotongan anggaran.

    Sejak menjabat, ia juga telah menerapkan kebijakan ekonomi yang brutal, memangkas pengeluaran hingga 30 persen dan menutup berbagai kementerian. Dia juga memecat ratusan birokrat, lalu bersamaan dengan itu, pensiun dan gaji publik ditekan, memotong nilai riilnya, dan proyek-proyek infrastruktur publik dibatalkan.
     
    Hasilnya? Inflasi turun drastis. Tapi, di sisi lain, rakyat Argentina justru semakin terhimpit.
     

    Inflasi turun, tapi apa yang dikorbankan?
    Melansir Aljazeera, saat Milei terpilih pada 2023, Argentina menghadapi inflasi tahunan yang gila-gilaan, mencapai 211 persen. 
     
    Harga kebutuhan pokok melonjak setiap bulan, dan ketidakstabilan ekonomi semakin menjadi-jadi. Namun, setelah serangkaian pemangkasan anggaran besar-besaran, inflasi berhasil ditekan.
     
    Sayangnya, pemangkasan anggaran ini juga berdampak buruk bagi masyarakat. Pensiunan kehilangan sebagian besar nilai manfaatnya, gaji pegawai negeri turun drastis, dan proyek infrastruktur penting dibatalkan. Kebijakan ini memicu lonjakan angka kemiskinan.
     

    Milei jadi idola baru di kancah global
    Meskipun kebijakan ini memicu pro dan kontra, strategi Milei menarik perhatian dunia. Para ekonom dan pemimpin negara lain melihat Argentina sebagai eksperimen fiskal besar-besaran. 
     
    Bahkan, Presiden terpilih AS, Donald Trump, memuji Milei sebagai pemimpin favoritnya. Sosok lain seperti Elon Musk dan Vivek Ramaswamy juga memberikan dukungan, menganggap kebijakan pemangkasan Milei sebagai langkah berani untuk menekan utang negara.
     
    Kebijakan Milei berhasil menekan inflasi, tetapi dengan harga yang mahal bagi rakyat Argentina. Bagi negara lain, langkah ini bisa menjadi pelajaran berharga bahwa pemangkasan anggaran yang ekstrem bukan satu-satunya solusi.
     
    Ada banyak cara lain untuk memperbaiki ekonomi tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat secara drastis.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Puluhan Pegawai Pemerintah AS Alami PHK Massal, Trump dan Elon Musk Percepat Pembersihan Birokrasi – Halaman all

    Puluhan Pegawai Pemerintah AS Alami PHK Massal, Trump dan Elon Musk Percepat Pembersihan Birokrasi – Halaman all

    Puluhan Pegawai Pemerintah AS Alami PHK Massal, Trump dan Elon Musk Percepat Pembersihan Birokrasi

    TRIBUNNEWS.COM- Puluhan pegawai pemerintah, sebagian besar baru dipekerjakan dan masih dalam masa percobaan, telah menerima email pemutusan hubungan kerja dalam 48 jam terakhir.

    Pemecatan massal di sejumlah lembaga pemerintah AS sedang berlangsung sementara Presiden Donald Trump dan CEO Tesla Elon Musk mempercepat pembersihan birokrasi federal Amerika, sumber serikat pekerja dan karyawan yang mengetahui PHK tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis.

    Puluhan pegawai pemerintah, sebagian besar baru saja dipekerjakan dan masih dalam masa percobaan, telah menerima email pemutusan hubungan kerja dalam 48 jam terakhir dari Departemen Pendidikan, Badan Usaha Kecil (SBA), Biro Perlindungan Keuangan Konsumen (CFPB), dan Badan Layanan Umum (GSA), yang mengelola banyak gedung federal.

    Pada hari Kamis, masih belum jelas berapa banyak pegawai pemerintah yang akan kehilangan pekerjaan mereka dalam putaran awal PHK. 

    Namun, tindakan tersebut memenuhi janji Trump untuk mengecilkan ukuran pemerintah federal dan menghilangkan “deep state”, sebuah referensi kepada pejabat yang menurutnya tidak cukup loyal kepadanya .

    “Badan tersebut menemukan bahwa Anda tidak layak untuk melanjutkan pekerjaan karena kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan Anda tidak sesuai dengan kebutuhan saat ini, dan kinerja Anda belum memadai untuk membenarkan pekerjaan lebih lanjut di Badan tersebut,” kata surat yang ditulis kepada setidaknya 45 orang masa percobaan di SBA.

    Surat kepada setidaknya 160 personel Departemen Pendidikan baru-baru ini, yang diperoleh Reuters , memberi tahu mereka bahwa kelanjutan pekerjaan mereka “tidak akan sesuai dengan kepentingan publik.”

    Selama kampanye kepresidenannya, Trump secara teratur menganjurkan pembubaran Departemen Pendidikan.

    Pada hari Rabu, ia menyebutnya sebagai “kerja tipu” dan menyatakan bahwa ia ingin pekerjaan itu ditutup.

    Menurut dua sumber yang mengetahui pemecatan tersebut, GSA mengeluarkan surat pemutusan hubungan kerja kepada sekitar 100 staf percobaan pada hari Rabu.

    Menurut data pemerintah, lebih dari 280.000 pekerja pemerintah sipil dipekerjakan kurang dari dua tahun lalu, dengan mayoritas masih dalam masa percobaan.

    Musk & Trump: Perebutan kekuasaan atau keuntungan bisnis?

    Sebuah artikel baru oleh Financial Times menyoroti meluasnya peran Elon Musk di jantung pemerintahan AS, yang telah memicu kritik dan menimbulkan kekhawatiran bahwa hal itu dapat menguntungkan bisnisnya sementara merugikan pesaing.

    Enam perusahaan Musk telah memperoleh keuntungan dari kontrak pemerintah senilai sekitar $20 miliar, selain berbagai subsidi. 

    Miliarder tersebut bersikeras bahwa kontrak-kontrak ini diberikan berdasarkan prestasi dan telah memberikan nilai bagi para pembayar pajak. 

    Namun, setelah menyumbangkan lebih dari $250 juta untuk kampanye pemilihan kembali Donald Trump pada tahun 2024, Musk kini memimpin inisiatif pemotongan biaya di berbagai lembaga federal—termasuk lembaga yang sebelumnya telah menyelidiki atau memberi sanksi kepada perusahaannya, Tesla dan SpaceX.

    Dorongan agresif oleh Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) milik Musk   untuk memangkas pengeluaran federal sebagian besar telah terungkap di X, di mana ia sering menyoroti apa yang ia anggap sebagai pengeluaran pemerintah yang boros. Pengumuman penting pemerintahan Trump kini dibuat di platform tersebut, yang juga digunakan Musk untuk menyerang para kritikus.

     

     

    SUMBER: AL MAYADEEN