Tag: Donald Trump

  • Ucapkan Selamat, Erdogan Sebut Trump ‘Teman Saya’

    Ucapkan Selamat, Erdogan Sebut Trump ‘Teman Saya’

    Jakarta

    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengucapkan selamat kepada Donald Trump, yang diproyeksikan terpilih kembali sebagai presiden Amerika Serikat. Erdogan menyebut Trump sebagai “teman saya”.

    “Saya mengucapkan selamat kepada teman saya Donald Trump, yang memenangkan pemilihan presiden di Amerika Serikat setelah perjuangan yang hebat dan terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat,” tulisnya di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/11/2024).

    Erdogan berharap bahwa di bawah kepemimpinan Trump, “hubungan Turki-AS akan menguat, bahwa krisis dan perang regional dan global, terutama masalah Palestina dan perang Rusia-Ukraina, akan berakhir.”

    “Saya percaya bahwa lebih banyak upaya akan dilakukan untuk dunia yang lebih adil. Saya berharap bahwa pemilihan umum ini akan bermanfaat bagi orang-orang yang bersahabat dan bersekutu di Amerika Serikat dan bagi seluruh umat manusia,” imbuh Erdoğan.

    Para pemimpin dunia lainnya telah mengucapkan selamat kepada Trump, yang telah diproyeksikan memenangi pemilihan presiden Amerika Serikat, mengalahkan capres dari partai Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris.

    Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa ia siap bekerja sama dengan Trump “dengan rasa hormat dan ambisi seperti yang telah kami lakukan selama empat tahun”.

    Dalam sebuah posting di media sosial X, Macron mengatakan bahwa hubungan dengan Trump, akan “mempertimbangkan keyakinan Anda, dan keyakinan saya”, dengan menambahkan: “Untuk lebih banyak perdamaian dan kemakmuran.”

  • Israel Respons Trump Menang Pemilu AS, Netanyahu Katakan Ini

    Israel Respons Trump Menang Pemilu AS, Netanyahu Katakan Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memberi selamat kepada Donald Trump, yang mengklaim kemenangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada 5 November 2024.

    Netanyahu menyebut kemenangan Trump sebagai “kebangkitan terbesar dalam sejarah” dan awal baru dalam aliansi AS-Israel.

    “Selamat atas kebangkitan terbesar dalam sejarah!” kata Netanyahu dalam pernyataan berbahasa Inggris di akun X.

    “Kembalinya Anda yang bersejarah ke Gedung Putih menawarkan awal baru bagi Amerika dan komitmen ulang yang kuat terhadap aliansi besar antara Israel dan Amerika. Ini adalah kemenangan besar! Dalam persahabatan sejati!,” ujarnya.

    Sementara laporan AFP, kantor Netanyahu juga memberi selamat atas kemenangan itu. Disebut lagi bahwa hal tersebut adalah kemenangan besar.

    “Selamat atas kebangkitan terbesar dalam sejarah! Kembalinya Anda yang bersejarah ke Gedung Putih menawarkan awal baru bagi Amerika dan komitmen ulang yang kuat terhadap aliansi besar antara Israel dan Amerika. Ini adalah kemenangan besar!,” tulisnya.

    Calon presiden (capres) dari Partai Republik Donald Trump memberi pidato kemenangan. Ini setelah hasil menunjukkan ia unggul jauh dari lawannya, capres AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

    Hingga Rabu (6/11/2024) pukul 03.45 waktu setempat atau 15.45 WIB, suara Trump mendekati batas elektoral vote yakni 267 dari 270. Sementara Kamala hanya mendapatkan 224 suara.

    Trump juga unggul di populer vote dengan 51,2% suara (69.484.162). Sedangkan Kamala hanya mendapat 47,4% suara (64.291.412).

    Pada tanggal 6 Januari 2025, Kongres akan menghitung suara dan mengkonfirmasi hasilnya. Presiden baru dilantik pada tanggal 20 Januari tahun depan.

    (sef/sef)

  • Pilpres AS, Penghitungan Semua Suara Bisa Berminggu-minggu

    Pilpres AS, Penghitungan Semua Suara Bisa Berminggu-minggu

    Jakarta – Di AS, penghitungan suara setelah Hari Pemilu adalah proses yang panjang. DW menjelaskan tahapan-tahapan penting yang perlu dilalui, dan alasan di balik lamanya penghitungan suara sampai hasil resmi keluar.Kapan penghitungan suara dimulai?

    Seperti yang umumnya terjadi dalam pemilu demokratis di seluruh dunia, suara hanya dihitung setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup. Saat rapat umum kampanye terakhirnya, pada Selasa (05/11), calon presiden dari Partai Republik Donald Trump menyampaikan ekspektasi yang tidak realistis mengenai kecepatan penghitungan suara. “Kami ingin jawabannya malam ini,” katanya, mengabaikan fakta bahwa tidak jarang hasil resmi di beberapa negara bagian baru keluar dalam beberapa hari, bahkan berminggu-minggu setelah hari pemungutan suara.

    Hasil dari penghitungan suara yang memakan waktu lama antara lain disebabkan oleh jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menghitung surat suara melalui pos. Di negara bagian Pennsylvania dan Wisconsin yang merupakan negara bagian swing states, penghitungan ini baru dapat dilakukan setelah TPS ditutup. Sedangkan di sebagian besar negara bagian lain, amplop mungkin dibuka terlebih dahulu dan tanda tangan diperiksa untuk mempercepat proses penghitungan.

    Siapa yang menghitung suara?

    Ratusan ribu petugas pemungutan suara telah dikerahkan di seluruh negeri. Usia minimum untuk menjadi petugas pemungutan suara adalah 18 tahun di sebagian besar negara bagian dan 16 tahun untuk kasus-kasus tertentu. Umumnya, petugas pemungutan suara harus memenuhi syarat untuk memberikan suara. Di beberapa negara bagian, mereka harus memiliki afiliasi partai.

    Biasanya, surat suara yang diberikan di TPS dihitung terlebih dahulu, baru kemudian surat suara melalui pos. Karena Partai Demokrat dan pendukungnya jauh lebih mungkin memberikan suara melalui pos daripada Partai Republik, bisa jadi ada perubahan besar selama proses penghitungan. Beberapa orang berbicara tentang red mirage atau “fatamorgana merah” ketika keunggulan Partai Republik berubah menjadi kekalahan.

    Di sebagian besar negara bagian, pemindai optik digunakan untuk menghitung surat suara karena dianggap lebih cepat, lebih murah, dan lebih akurat daripada proses penghitungan manual. Perangkat khusus lainnya juga dapat digunakan untuk menandai surat suara dan merekam informasi. Ada juga sistem komputer yang dapat merekam suara dan mencetaknya setelah pemungutan suara berakhir.

    Dewan pemilihan lokal menggunakan informasi tentang pemungutan suara untuk menyampaikan hasil tidak resmi. Namun, tergantung pada negara bagian, penghitungan ulang berpotensi ada.

    Karena hasil pemilu tahun ini diprediksi akan ketat, penghitungan ulang bisa jadi sangat signifikan. Di negara bagian Pennsylvania yang sangat penting, undang-undang mengizinkan penghitungan ulang jika selisih antara dua kandidat hanya 0,5%. Beberapa negara bagian juga mengizinkan penghitungan ulang jika para kandidat, pengadilan, atau sejumlah pemilih memintanya.

    Kapan media memberitakan hasil penghitungan suara?

    Para analis menggunakan hasil penghitungan suara sementara dari para reporter untuk mengevaluasi apakah keunggulan di suatu daerah atau negara bagian cukup kuat untuk dinyatakan sebagai pemenang. Meskipun proses ini agak lebih cepat daripada menentukan hasil resmi, proses ini juga bisa memakan waktu. Seperti pada pemilu 2020, AP tidak menyatakan Joe Biden sebagai pemenang hingga empat hari setelah hari pemilihan.

    Apa itu proses canvassing?

    Canvassing adalah langkah penting dalam proses penghitungan karena memastikan bahwa setiap suara yang sah dimasukkan ke dalam hasil akhir. Semua ketidakjelasan, seperti surat suara yang sulit dibaca, didokumentasikan. Formalitas proses pemungutan suara itu sendiri juga dipantau. Undang-undang pemilihan umum di negara-negara bagian mengatur siapa yang bertanggung jawab atas proses tersebut dan berapa lama waktu yang dibutuhkan.

    Apa yang dimaksud dengan sertifikasi?

    Setelah hasil pemungutan suara, hasil tersebut kemudian disertifikasi, umumnya di tingkat lokal dan kemudian untuk seluruh negara bagian. Proses sertifikasi menentukan para pemilih presiden yang akan mewakili sebuah negara bagian di Electoral College. Sebagian besar negara bagian menetapkan tenggat waktu antara akhir November atau awal Desember.

    Bagaimana AS menjamin pemilu yang adil dan bebas?

    Salah satu langkah membangun kepercayaan yang paling penting dalam proses pemilihan adalah prinsip multi-eye: Semua langkah penting di lapangan dilakukan bersama-sama oleh petugas pemungutan suara dan anggota dewan pemilihan umum, yang sebelumnya telah menjalani pelatihan. Surat suara melalui pos juga biasanya diambil dari kantor pos oleh beberapa petugas pemungutan suara dan diangkut dengan menggunakan kontainer.

    Dalam pemungutan suara melalui pos, yang menjadi fokus utama kampanye disinformasi pada tahun 2020 di mana pandemi COVID-19 merebak, surat verifikasi yang telah ditandatangani digunakan untuk memastikan bahwa hanya pemilih yang memenuhi syarat saja yang bisa benar-benar memberikan suara.

    Selama proses penghitungan, surat-surat verifikasi ini dibandingkan dengan data registrasi untuk meminimalisir adanya kemungkinan para pemilih memberikan suaranya secara berulang di kotak suara.

    Di banyak negara bagian, seluruh proses pemilu dilaksanakan secara terbuka untuk bisa dipantau oleh pengamat dari partai politik, akademisi dan masyarakat sipil, serta organisasi internasional. Beberapa negara bagian termasuk Pennsylvania, hanya memperbolehkan proses ini dipantau oleh pengamat dari partai politik, sementara negara bagian lain membatasi beberapa tahapan dalam proses pemilu tersebut untuk dipantau. Di beberapa negara bagian, pemantau pemilu tidak diatur dalam undang-undang.

    Diadaptasi dari artikel bahasa Inggris

    (ita/ita)

  • ‘Nostradamus’ Ini Kecele di Ramalan ke-10 Soal Pilpres AS

    ‘Nostradamus’ Ini Kecele di Ramalan ke-10 Soal Pilpres AS

    Jakarta

    Nostradamus‘-nya Amerika memprediksi siapa yang akan menang di Pilpres AS 2024. Seperti diketahui, kandidat presiden AS kali ini adalah Donald Trump (diusung oleh Partai Republik) dan Kamala Harris (diusung oleh Partai Demokrat).

    Allan Lichtman adalah sang peramalnya. Dia sebenarnya seorang ilmuwan sejarah dan penulis, tapi juga dijuluki sebagai ‘Nostradamus of US Presidential Polls’ atau ‘Nostradamusnya Pilpres AS’. Kalau ada yang belum tahu siapa Nostradamus, dia merupakan pengarang ramalan ternama dari Prancis yang lahir tahun 1503.

    Melansir NDTV, laki-laki berusia 77 itu menjabarkan bahwa prediksinya didasari oleh model indeks sejarah yang dia sebut ‘Keys to the White House’ atau ‘Kunci menuju Gedung Putih’. Ada 13 kunci dari model tersebut.

    Dari 13 kunci itu, Donald Trump disebut hanya memegang tiga kunci, sementara Kamala Harris menang dengan penguasaan delapan aspek.

    “Partai Demokrat akan ke Gedung Putih, dan Kamala Harris akan menjadi presiden Amerika Serikat berikutnya – setidaknya, itulah prediksi saya untuk pemilihan kali ini,” kata Lichtman dalam sebuah video.

    Adapun sebagian dari kunci itu menyangkut soal seberapa kuat mandat partai, kontes nominasi (tidak ada tantangan signifikan terhadap nominasi partai yang sedang menjabat), faktor pihak ketiga, isu luar negeri/militer, bebas skandal, sampai ke daya tarik penantangnya.

    Lebih lanjut, Lichtman telah meramalkan hasil pemilihan presiden AS sejak 1984 dan mengklaim telah meramalkan semuanya secara akurat semua kecuali satu kali. Dia gagal meramalkan kemenangan George W Bush pada tahun 2000.

    Pakar tersebut juga meramalkan dengan tepat bahwa Donald Trump akan memenangkan pemilihan 2016 atas kandidat Demokrat Hillary Clinton. Ia bahkan meramalkan bahwa Trump akan dimakzulkan selama masa jabatannya.

    Tapi nampaknya ramalan Bush bukan satu-satunya kesalahan ramalan Sang Nostradamus Amrik. Nyata, Donald Trump sudah dipastikan menang dalam PilpresAS 2024. Bahkan media Fox News telah mengumumkan kemenangan dari Presiden ke-45 AS tersebut. Saat ini, Trump juga tengah melakukan pidato atas perolehan suaranya yang di atas angin.

    (ask/ask)

  • Ini Deklarasi Lengkap Kemenangan Pemilu Donald Trump, Sebut Elon Musk

    Ini Deklarasi Lengkap Kemenangan Pemilu Donald Trump, Sebut Elon Musk

    Jakarta, CNBC Indonesia – Donald Trump secara resmi telah menyatakan dirinya unggul sebagai pemenang dalam pemilu Amerika Serikat (AS) 2024. Hal ini mendorongnya untuk mengucapkan pidato kemenangan di depan para pendukungnya, Selasa (5/11/2024) malam waktu setempat.

    Dalam data terbaru Associated Press (AP), hingga pukul 03.40 Rabu (6/11/2024) waktu setempat atau 15.40 WIB, Trump telah mengamankan 267 suara electoral vote, selisih 3 lagi dari kemenangan, 270. Sementara suara untuk lawannya Kamala Harris, 224 suara electoral vote.

    “Kami akan membantu negara kami pulih. Bantu negara kita. Negara kita sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya dalam siaran langsung CNBC International.

    “Kami akan memperbaiki perbatasan kita. Kami akan memperbaiki semua hal tentang negara kita. Kami membuat sejarah karena suatu alasan malam ini, dan alasannya adalah karena kami mengatasi rintangan yang tidak pernah terpikirkan oleh siapa pun, dan sekarang jelas bahwa kami telah mencapai kemenangan politik paling luar biasa yang pernah dilihat negara kami sebelumnya, tidak ada yang seperti ini,” jelasnya.

    Dalam pidatonya ia ia mengucapkan terima kasih kepada warga AS. Ia sesumbar tidak akan beristirahat sampai mewujudkan Amerika yang kuat, aman, dan makmur.

    “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rakyat Amerika atas kehormatan luar biasa karena terpilih sebagai presiden ke-47 dan presiden ke-45 Anda dan setiap warga negara saya akan berjuang untuk Anda, untuk keluarga Anda dan masa depan Anda,” katanya.

    “Setiap hari saya akan berjuang untuk Anda dengan setiap nafas di tubuh saya. Saya tidak akan beristirahat sampai kita telah mewujudkan Amerika yang kuat, aman, dan makmur yang layak untuk anak-anak kita dan yang layak untuk Anda. Ini benar-benar akan menjadi zaman keemasan Amerika, itulah yang kita miliki,” tambahnya.

    Menurutnya kemenangannya ini adalah kemenangan luar biasa. Ia mengklaim setidaknya mendapatkan 315 suara elektoral.

    “Ini hebat. Terima kasih. Terima kasih banyak,” ujarnya.

    “Kami akan membuat Anda sangat bahagia. Kami akan membuat Anda sangat bangga dengan suara Anda. Saya harap Anda akan melihat ke belakang suatu hari nanti dan berkata bahwa itu adalah salah satu momen yang benar-benar penting dalam hidup saya ketika saya memilih sekelompok orang ini di luar Presiden, sekelompok orang hebat ini, Amerika telah memberi kita mandat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kuat,” tegasnya.

    Terima kasih ke Ayah Tiri hingga Elon Musk

    Di sisi lain, di kesempatan yang sama, Trump juga mengucapkan terima kasih ke sejumlah pihak. Mulai dari Ketua Senat A Partai Republik, Mike Johnson, istrinya Melania, anak cucunya hingga ayah tirinya Viktor.

    Ia juga memberikan terima kasih ke pengusaha Elon Musk, pemilik Tesla, yang telah mendukungnya sepanjang pemilu. Bahkan ia menyebut Elon Musk bintang.

    “Semua orang di sini hebat. Semua orang di sini sangat istimewa. Tapi, izinkan saya memberitahu Anda, kami memiliki bintang baru. Bintang itu adalah Elon. Dia menghabiskan 2 minggu di Philadelphia, berbagai bagian Pennsylvania untuk berkampanye,” katanya lagi.

    (sef/sef)

  • Resmi! Donald Trump Menang Pemilu AS

    Resmi! Donald Trump Menang Pemilu AS

    Jakarta, CNBC Indonesia – Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump memenangkan pemilu Amerika Serikat (AS).

    Kemenangan Trump dipastikan setelah meraup electoral college sebanyak 277 dari hasil penghitungan suara popular vote, Selasa (5/11/2024) waktu setempat atau Rabu (6/11/2024) per pukul WIB. Perlu diketahui, untuk memenangkan pemilihan presiden, diperlukan 270 electoral college.

    Sementara itu, calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris sejauh ini baru meraup 224 electoral college. Artinya, dengan 37 electoral college tersisa, Harris sudah tidak mungkin mengejar Trump.

    Setelah memastikan kemenangan pada hari ini, Rabu (6/11/2024), selanjutnya akan dilakukan pemungutan suara electoral college pada Desember yang disusul penghitungan suara di awal Januari yang jumlahnya-jika tidak ada halangan berarti-bakal sama seperti hasil pada hari ini.

    Adapun pelantikan presiden akan dilakukan pada 20 Januari 2025.

    (luc/luc)

  • Donald Trump Menang Pemilu AS, Elon Musk Ketiban Durian Runtuh

    Donald Trump Menang Pemilu AS, Elon Musk Ketiban Durian Runtuh

    Jakarta, CNBC Indonesia – Donald Trump sudah mengumandangkan pidato kemenangan dalam kontestasi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS).

    Sejauh ini, penghitungan masih terus berlangsung dan Trump unggul atas Kamala Harris. Hingga Rabu (6/11/2024) pukul 02.41 waktu setempat atau 14.41 WIB, perolehan suara Trump mendekati batas electoral vote, yakni 267 dari 270. Sementara Kamala hanya mendapatkan 214 suara.

    Kemenangan Trump turut menjadi kemenangan miliarder Elon Musk yang selama ini blak-blakan menyatakan dukungannya kepada kandidat dari Partai Republik tersebut.

    Musk bahkan membentuk komite politik America Pac dan dilaporkan menggelontorkan uang hampir US$75 juta untuk mendukung kampanye Trump.

    Musk juga sempat terkena kasus dugaan pelanggaran Pemilu AS lantaran membagi-bagikan uang senilai US$1 juta setiap hari kepada masyarakat yang menandatangani petisi online terkait Pemilu AS.

    Pemilik platform X itu juga mengerahkan perusahaannya untuk menyebarkan informasi sesat terkait Pemilu AS yang menguntungkan Trump. Organisasi non-profit Center for Countering Digital Hate melaporkan klaim sesat Musk telah meraup 2 miliar view di media sosial X. Pakar mengatakan efeknya tertular ke platform lain seperti Reddit dan Telegram.

    Agaknya Trump akan membalas budi besar kepada Musk atas kerja kerasnya selama ini. Sebelumnya, Trump sudah mengatakan secara terbuka bahwa ia akan mempertimbangkan jabatan khusus untuk Musk jika terpilih sebagai Presiden AS.

    Trump mempertimbangkan untuk membentuk komisi yang terdiri dari para pemimpin bisnis terkemuka untuk memeriksa anggaran pemerintah dan menemukan program-program yang perlu dipotong.

    Kelompok yang diberi nama “komisi efisiensi pemerintah” itu bertujuan untuk menekan regulasi dan pengeluaran.

    Selain mendapat jabatan khusus, Musk yang merupakan orang terkaya di dunia dengan segelintir raksasa bisnis itu juga sepertinya akan diuntungkan dengan kemenangan Trump.

    NBC melaporkan, Musk akan mendapat keuntungan dari segi pajak, perizinan teknologi baru, hingga kontrak pemerintah dengan SpaceX yang bisa diperpanjang.

    Beberapa regulator yang berbicara ke NBC dengan identitas anonim mengatakan Musk bisa mencoba menekan kebijakan AS untuk keuntungan bisnisnya. Mereka khawatir Musk akan membuat pemerintah melunak ke China dalam memperkuat pembatasan ekspor.

    Sebab, Tesla yang merupakan perusahaan Musk memiliki kepentingan bisnis dengan China. Tesla bergantung dengan China dalam hal produksi maupun pasar yang besar.

    Soal pajak, Trump juga blak-blakan mengatakan keinginannya untuk menjaga pajak tetap rendah bagi korporasi besar dan orang-orang kaya seperti Musk.

    Pada April lalu, Trump mengatakan ia ingin memperpanjang kebijakan kebijakan pemotongan pajak untuk perusahaan yang sudah ditelurkan pada pemerintahannya pada 2017 lalu. Kala itu, Trump memangkas pajak perusahaan dari 35% menjadi 21%.

    Beberapa perusahaan Musk yang kini bermasalah dan ditekan pemerintah juga berpotensi dilonggarkan.

    Misalnya soal isu keamanan sistem otomatis Tesla yang kini diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) dan Lembaga Keamanan Lalu Lintas Nasional (NHTSA).

    Perusahaan lainnya, SpaceX, juga dituntut DOJ atas dugaan diskriminasi terhadap para pengungsi dalam proses perekrutan. Pekerja Tesla juga dilaporkan menghadapi diskriminasi ras di fasilitas perusahaan di California.

    Ada banyak masalah perusahaan Musk, seperti lisensi SpaceX, kontrak satelit internet Starlink, hingga kecelakaan kerja di perusahaan. Berbagai isu ini bisa jadi ‘diringankan’ dengan kemenangan Trump.

    “Jika dia [Trump] kalah, saya sengsara,” kata Musk dalam talk show bersama Tucker Carlson beberapa saat lalu.

    (fab/fab)

  • Tuhan Selamatkan Nyawa Saya karena Satu Alasan

    Tuhan Selamatkan Nyawa Saya karena Satu Alasan

    Florida

    Dalam pidato kemenangannya di depan para pendukungnya, capres Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan bahwa dirinya banyak diberitahu oleh orang-orang, jika Tuhan telah menyelamatkan nyawanya untuk sebuah alasan.

    Hal itu merujuk pada upaya pembunuhan terhadap Trump dalam kampanyenya beberapa waktu lalu, di mana dia berhasil selamat dengan mengalami luka-luka di telinganya.

    “Tuhan menyelamatkan nyawa saya karena suatu alasan,” ucap Trump saat berbicara kepada para pendukungnya di Florida, seperti dilansir CNN, Rabu (6/11/2024).

    “Dan alasan itu adalah untuk menyelamatkan negara kita dan mengembalikan kejayaan Amerika. Dan sekarang kita akan memenuhi misi itu bersama-sama,” sebutnya.

    “Tugas yang ada di hadapan kita tidak akan mudah, namun saya akan mengerahkan segenap tenaga, semangat dan perjuangan yang ada dalam jiwa saya untuk pekerjaan yang telah Anda percayakan kepada saya,” ujar Trump di hadapan para pendukungnya.

    Dalam pidato yang disampaikan setelah media AS Fox News mengumumkan dirinya sebagai pemenang pilpres AS tahun ini, Trump menyebut dirinya “terpilih” sebagai Presiden ke-47 AS kemudian mengucapkan terima kasih kepada rakyat Amerika.

    “Saya ingin berterima kasih kepada rakyat Amerika atas kehormatan luar biasa dengan terpilih sebagai Presiden ke-47, dan Presiden ke-45 untuk Anda,” kata Trump dalam pidatonya.

  • Kamala Harris Tak Muncul di Depan Pendukungnya yang Telah Berkumpul

    Kamala Harris Tak Muncul di Depan Pendukungnya yang Telah Berkumpul

    Washington DC

    Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Kamala Harris, yang merupakan capres Partai Demokrat, tidak akan menyampaikan pidato di depan para pendukungnya, yang telah menunggu dirinya di Howard University, Washington DC, pada Selasa (5/11) malam waktu setempat.

    Hal ini diputuskan setelah hasil proyeksi media-media terkemuka AS menunjukkan Harris kalah dari capres Partai Republik, Donald Trump, dalam pilpres AS.

    Ketua tim kampanye Harris, Cedric Richmond, seperti dilansir Bloomberg, Rabu (6/11/2024), mengatakan Harris baru akan berpidato di hadapan para pendukungnya dan di hadapan publik AS pada Rabu (6/11) pagi waktu AS.

    “Kita masih memiliki suara untuk dihitung. Kita masih memiliki negara bagian yang belum diumumkan hasilnya. Kita akan terus berjuang semalaman untuk memastikan bahwa setiap suara dihitung, setiap suara terucap,” ujar Richmond saat berbicara kepada para pendukung Harris yang berkumpul di Howard University.

    Diketahui bahwa Howard University yang ada di Washington DC merupakan almamater Harris.

    “Dia akan kembali ke sini besok untuk berpidato, tidak hanya kepada keluarga HU (Howard University), tidak hanya untuk berbicara kepada para pendukungnya tetapi juga untuk berbicara kepada bangsa,” sebutnya.

  • Tuhan Selamatkan Nyawa Saya karena Satu Alasan

    Trump Diproyeksikan Menangi Pilpres AS, China Bilang Gini

    Jakarta

    Pemerintah China menyatakan bahwa mereka berharap untuk “hidup berdampingan secara damai” dengan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan saat capres Donald Trump diproyeksikan meraih kemenangan atas Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS.

    “Kami akan terus melakukan pendekatan mendekati dan menangani hubungan China-AS berdasarkan prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam briefing reguler, dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/11/2024).

    “Kebijakan kami terhadap Amerika Serikat senantiasa konsisten,” tambahnya.

    Mao tidak mengomentari secara langsung kemungkinan terpilihnya kembali Trump, tetapi mengatakan “pemilihan presiden Amerika Serikat adalah urusan internal Amerika Serikat”.

    “Kami menghormati pilihan rakyat Amerika,” katanya.

    “Setelah hasil pemilu AS dirilis dan diumumkan secara resmi, kami akan menangani masalah terkait sesuai dengan praktik yang biasa,” imbuhnya saat ditanya apakah Presiden China Xi Jinping akan menelepon Trump untuk memberikan ucapan selamat kepadanya.

    Trump telah mengklaim “kemenangan yang luar biasa” saat berpidato hadapan para pendukungnya pada Rabu (6/11) dini hari, setelah dirinya unggul atas rivalnya, Kamala Harris, dalam pilpres. Trump berjanji untuk membantu menyembuhkan Amerika.