Tag: Donald Trump

  • Putin Respons Resmi Trump Menang Pemilu Jadi Presiden AS

    Putin Respons Resmi Trump Menang Pemilu Jadi Presiden AS

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan telah mengucapkan selamat kepada Donald Trump yang memenangkan pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS). Hal ini terjadi setelah Kremlin menyebutkan Putin tak memiliki rencana untuk memberikan selamat kepada pemimpin baru Negeri Paman Sam itu.

    Dalam laporan Newsweek, dikutip Kamis (7/11/2024), berita Rusia Verstka melaporkan bahwa ucapan tersebut diberikan oleh Putin melalui seorang perantara. Namun tidak dijelaskan siapakah perantara tersebut.

    “Perwakilan dari otoritas dan elit Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, mengucapkan selamat kepada presiden AS ke-47 melalui kenalannya,” tulis media itu berdasarkan seorang sumber yang merupakan pejabat ‘tingkat tinggi’ di parlemen.

    Laporan ini meniadakan posisi resmi Kremlin bahwa Putin belum memberi selamat kepada Trump. Sebelumnya, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebutkan bahwa pihaknya tidak akan mengucapkan selamat karena kondisi eskalasi tidak langsung antara kedua negara.

    Selain Putin, pejabat pemerintah Rusia lainnya juga diduga telah memberi ucapan selamat kepada Trump atas kemenangannya. Termasuk Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Wakil Ketua Dewan Keamanan yang juga mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.

    “Trump punya satu kualitas yang berguna bagi kita. Dia pengusaha sejati, dia sangat benci menghabiskan uang untuk orang yang hanya ikut-ikutan dan orang yang tidak punya tujuan,” ujar Medvedev.

    Ketua Dewan Sberbank, German Gref serta Ketua Parlemen Valentina Matviyenko dan Vyacheslav Volodin juga dilaporkan telah menyampaikan ucapan selamat. CEO Russian Direct Investment Fund (RDIF) Kirill Dmitriev, mengatakan kepada Politico bahwa terpilihnya kembali Trump membuka peluang baru untuk mengatur ulang hubungan antara Rusia dan AS. 

    “Orang Amerika biasa sudah lelah dengan kebohongan, ketidakmampuan, dan kedengkian yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pemerintahan Biden,” ungkap Dmitriev yang dilaporkan memiliki ‘hubungan pribadi’ dengan menantu Trump, Jared Kushner

    Trump secara resmi telah menyatakan dirinya unggul sebagai pemenang dalam kontestasi pilpres Amerika Serikat (AS). Calon Partai Republik itu dipastikan menang setelah melewati ambang batas electoral college 270 suara mengalahkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

    Terpilihnya Trump sendiri terjadi saat hubungan AS-Rusia panas akibat serangan Moskow ke Ukraina. Washington memilih untuk membantu Kyiv dalam perangnya itu dengan memberikan bantuan persenjataan dan bantuan lainnya.

    Dinamika peperangan ini pun telah memanaskan retorika nuklir antara dua kekuatan besar global itu. Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev bahkan telah mengangkat narasi bila perang nuklir bisa benar-benar terjadi antara keduanya.

    (sef/sef)

  • Hiraukan Penguatan Dolar AS, Rupiah Tetap Strong

    Hiraukan Penguatan Dolar AS, Rupiah Tetap Strong

    Jakarta: Nilai tukar rupiah terpantau menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan hari ini.
     
    Rupiah terpantau mampu melibas dolar AS disaat mata uang negeri Paman Sam itu menguat imbas dari kemenangan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.
     
    Mengacu laman Bloomberg, Kamis, 7 November 2024, pada pagi ini rupiah menguat 23,5 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.
    Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah menguat 25 poin atau setara dengan dengan 0,16 persen menjadi Rp15.799 per USD.
     
    Pada perdagangan pagi ini rupiah akan bergerak Rp15.789 hingga Rp15.835 per USD.
     

    Kemenangan Trump bikin rupiah lemah
    Melansir Antara,  Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan, kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) bakal menyebabkan pelemahan rupiah.
     
    “Perkiraan hasil Pilpres AS akan dimenangkan oleh Donald trump, kemungkinan akan berdampak negatif bagi emerging market termasuk Indonesia karena dolar AS akan semakin kuat dengan kebijakan Trump yang proteksionis,” kata Rully.
     
    Rully menuturkan, jika Kamala Harris menang dalam Pilpres AS, terdapat risiko di antaranya pemerintah AS akan terus menyerap dolar AS melalui penerbitan obligasi negara karena belanja sosial yang akan semakin tinggi.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Israel Kembali Serang Lebanon Usai Bahas Ancaman Iran dengan Trump

    Israel Kembali Serang Lebanon Usai Bahas Ancaman Iran dengan Trump

    Jakarta

    Militer Israel kembali melancarkan serangan di Beirut selatan, Lebanon pada Kamis (7/11) dini hari waktu setempat, beberapa jam setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan presiden terpilih AS Donald Trump membahas tentang “ancaman Iran”.

    Netanyahu adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberi selamat kepada Trump, menyebut terpilihnya kembali Trump sebagai “kebangkitan terbesar dalam sejarah”.

    Dalam percakapan telepon pada Rabu (6/11), keduanya “setuju untuk bekerja sama demi keamanan Israel” dan “membahas ancaman Iran”, kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/11/2024).

    Tidak lama setelah itu, militer Israel melancarkan serangan terbarunya terhadap benteng utama Hizbullah yang didukung Iran di Beirut selatan. Rekaman AFP menunjukkan kilatan oranye dan gumpalan asap di atas pinggiran kota yang padat penduduk itu.

    Militer Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi sebelum serangan itu, menyerukan orang-orang untuk meninggalkan empat kawasan, termasuk satu kawasan di dekat bandara internasional.

    Di wilayah timur Lebanon, kementerian kesehatan negara itu mengatakan serangan Israel pada hari Rabu menewaskan 40 orang. Tim penyelamat masih terus menyisir puing-puing untuk mencari korban selamat.

    “Rangkaian serangan musuh Israel di Lembah Bekaa dan Baalbek menewaskan 40 orang dan melukai 53 orang”, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

  • Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS! Begini Reaksi Elon Musk, Tim Cook, hingga Jeff Bezos – Page 3

    Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS! Begini Reaksi Elon Musk, Tim Cook, hingga Jeff Bezos – Page 3

    Wakil Presiden AS Kamala Harris menelepon Donald Trump pada hari Rabu (6/11) untuk memberi selamat atas kemenangannya dalam pemilihan presiden 2024, kata salah seorang ajudan seniornya, setelah pertarungan yang sengit dan penuh pertikaian di Pilpres AS 2024.

    “Harris dari Partai Demokrat berdiskusi dengan Trump tentang pentingnya pengalihan kekuasaan secara damai dan menjadi presiden bagi semua warga Amerika,” kata ajudan yang berbicara secara anonim, mengonfirmasi bahwa Harris akan menyampaikan pidato di Washington pada hari Rabu. Demikian seperti dikutip dari AFP, Kamis (7/11/2024).

    Mengutip Le Monde, dalam panggilan telepon dengan Kamala Harris, presiden terpilih Donald Trump “mengakui Wakil Presiden Harris atas kekuatan, profesionalisme, dan kegigihannya selama kampanye, dan kedua pemimpin sepakat tentang pentingnya mempersatukan negara,” demikian menurut juru bicara Trump Steven Cheung.

    Donald Trump dari Partai Republik terpilih sebagai presiden Amerika Serikat ke-47 pada hari Rabu, 6 November, sebuah kebangkitan luar biasa bagi mantan presiden yang menolak menerima kekalahan empat tahun lalu, memicu pemberontakan dengan kekerasan di US Capitol, dihukum karena tuduhan kejahatan, dan selamat dari dua upaya pembunuhan.

  • Begini Nasib Google Usai Donald Trump Jadi Presiden AS

    Begini Nasib Google Usai Donald Trump Jadi Presiden AS

    Jakarta, CNBC Indonesia – Donald Trump memenangkan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) dengan meraup electoral college sebanyak 277. Trump diprediksi akan membawa beberapa perubahan kebijakan dari yang dilakukan pemerintahan Joe Biden.

    Di sektor teknologi, Trump sepertinya akan menangguhkan beberapa kasus anti-monopoli yang sedang dikejar pemerintahan Biden. Salah satunya termasuk membatalkan rencana pemecahan bisnis Google akibat dominasinya di industri mesin pencari, menurut para pakar.

    Trump memang masih akan melanjutkan kasus-kasus yang menimpa raksasa teknologi saat ini. Namun, spesifik untuk Google, Trump pernah melontarkan pernyataan bahwa pemecahan bisnis bukan solusi terbaik.

    “Jika melakukan itu (memecah bisnis Google) apakah akan menghanucrkan perusahaannya? Yang bisa dilakukan tanpa memecah bisnis adalah memastikan kompetisi yang adil,” kata Trump dalam sebuah acara di Chicago pada Oktober lalu.

    Departemen Kehakiman AS (DOH) saat ini sedang mengejar dua kasus anti-monopoli melawan Google. Satu kasus terkait mesin pencari, lalu ada juga terkait bisnis iklan digital.

    Ada juga satu gugatan DOJ melawan Apple. Sementara itu, Komisi Perdagangan Federal (FTC) melayangkan tuntutan serupa melawan Meta Platforms dan Amazon.

    DOJ sudah membeberkan beberapa solusi potensial dalam kasus mesin pencari Google. Salah satunya dengan meminta Google melakukan divestasi terhadap beberapa unit bisnisnya, seperti browser Chrome Web.

    Selain itu, Google juga diminta mengakhiri kesepakatan untuk menjadikan layanan mesin pencarinya sebagai layanan default pada beberapa perangkat seperti iPhone buatan Apple.

    Namun, sidang untuk beberapa solusi tersebut tak akan digelar hingga April 2025 mendatang. Putusan akhirnya diprediksi pada Agustus 2025.

    Artinya, putusan itu akan dibuat pada pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Trump. DOJ dan Trump memiliki waktu untuk memikirkan solusi-solusi lain dalam memerangi praktik monopoli Google selain memecah bisnisnya, menurut William Kovacic, profesor hukum dari Washingtong University.

    “Dia [Trump] tentu saja memiliki posisi untuk mengontrol DOJ dalam fase pencarian solusi,” kata Kovacic yang menjabat sebagai Kepala FTC di bawah pemerintahan George W. Bush.

    (fab/fab)

  • Donald Trump Menang Pemilu, Selebritas Amerika Serikat Terbelah

    Donald Trump Menang Pemilu, Selebritas Amerika Serikat Terbelah

    Jakarta, Beritasatu.com – Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Donald Trump berhasil memenangi Pemilu Amerika Serikat. Donald Trump berhasil mengalahkan kandidat presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris. 

    Hanya saja kemenangan itu membuat selebritas dari negara itu terbelah.  Dilaporkan Forbes, Kamis (7/11/2024), selebritas Amerika Serikat dari kedua kubu masing-masing mengungkapkan pendapat mereka mengenai kemenangan Donald Trump.  “Para selebritas memberikan pendapat mereka mengenai perlombaan presiden 2024 dengan berbagai cara. Mereka juga bereaksi mengenai kemenangan Donald Trump,” tulis Forbes.

    Hanya saja reaksi selebritas yang sangat kuat datang untuk Kamala Harris. Tidak bisa dipungkiri Kamala Harris sangat populer di kalangan selebritas Amerika Serikat.

    Bintang NBA LeBron James contohnya yang sejak awal mendukung Kamala Harris, mengunggah foto bersama putrinya dan menegaskan dukungannya dengan janji untuk “melindunginya.” James menganggap Harris sebagai pilihan yang “jelas” untuk presiden, meskipun Donald Trump berhasil meraih kemenangan.

    Aktor John Cusack mengkritik keras keputusan pemilih, menulis di media sosial, “Fakta bahwa negara ini memilih untuk menghancurkan dirinya sendiri dengan memilih seorang terpidana pemerkosa dan Nazi adalah tanda dari nihilisme yang dalam.” Cusack menilai kemenangan Donald Trump sebagai simbol kehancuran moral negara.

    Capres AS Donald Trump dan Kamala Harris. – (AP/AP)

    Banyak selebritas perempuan juga menanggapi kemenangan ini dengan sentimen yang kuat. Aktris Hilary Duff, Jessica Alba, dan model Kendall Jenner mengunggah pesan yang menggarisbawahi peran penting perempuan dalam kemajuan sosial, dengan menekankan bahwa wanita adalah “detak jantung kemajuan” yang tidak bisa dihentikan. Mereka mengajak para perempuan untuk terus berjuang dan dihargai dalam setiap langkah.

    Beberapa selebritas terkemuka bahkan mengungkapkan keprihatinan mendalam karena kekalahan Kamala Harris. Whoopi Goldberg, pembawa acara “The View”, menolak menyebut nama Donald Trump dan mengatakan dia sangat terganggu dengan hasil pemilu AS. Rekan pembawa acaranya, Sunny Hostin dan Joy Behar, juga menyatakan penolakan mereka terhadap keputusan yang diambil oleh pemilih Amerika.

    Penyanyi dan aktris Ariana Grande, yang mendukung Harris, mengungkapkan perasaan sedihnya melalui media sosial dengan mengatakan bahwa ia “memegang tangan setiap orang yang merasakan beban tak terukur dari hasil ini.” Begitu pula dengan Billie Eilish, yang menyebut kemenangan Donald Trump sebagai “perang terhadap wanita” dan memperingatkan bahaya masa depan yang penuh ketidakpastian bagi perempuan.

    Para selebriti seperti Bette Midler, Cardi B, dan Christina Applegate malah mengekspresikan rasa putus asa dan kebingungannya. Bette Midler bahkan mengunggah ancaman untuk meminum bahan kimia berbahaya karena Donald Trump menang pemilu AS, sementara Cardi B mengungkapkan kemarahan dengan mengancam mereka yang memilih Donald Trump dalam siaran langsung Instagram, mengatakan, “Saya akan memukul kalian! Jauhkan diri kalian dari saya!”

    Namun, di sisi pendukung Donald Trump, beberapa selebritas malah menyuarakan  pesan optimistis dan ajakan bersatu. Hulk Hogan, seorang pendukung Donald Trump, menyerukan persatuan dalam pesan pasca-pemilunya, mengingatkan bahwa pemilu AS ini menunjukkan seberapa besar perhatian masyarakat terhadap arah negara ini. Sementara itu, Brittany Aldean, yang selalu vokal dalam mendukung Trump bersama suaminya, penyanyi Jason Aldean, mengunggah foto sedang menonton Fox News dan mengatakan, “Rasanya seperti Pagi Natal.”

    Dukungan bagi Donald Trump juga datang dari aktor Kevin Sorbo, yang menegaskan keyakinannya dengan menulis di X, “Kristus adalah raja. Trump adalah presiden. Selamat malam.”

    Tidak hanya selebritas yang terlibat dalam diskusi ini, namun juga tokoh-tokoh penting lainnya. Piers Morgan, yang sebelumnya mendukung Donald Trump, mengucapkan selamat kepada sang presiden dan menyebut kemenangan ini sebagai “bukti ketahanan mental Donald Trump di tengah serangan dari lawan-lawan politiknya.” 

    Dana White, CEO UFC, yang juga dikenal mendukung Donald Trump, berbicara di reli kemenangan Donald Trump dan mengucapkan terima kasih kepada Joe Rogan atas dukungannya. Ia juga mengucapkan selamat kepada Elon Musk, CEO Tesla, yang diyakini memiliki peran instrumental dalam kemenangan Donald Trump di pemilu Amerika Serikat. 

  • Kirim Pesan ke Trump, Xi Jinping Bilang AS-China Harus Bisa Akrab

    Kirim Pesan ke Trump, Xi Jinping Bilang AS-China Harus Bisa Akrab

    Jakarta

    Presiden China Xi Jinping menyampaikan pesan ucapan selamat kepada presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump. Xi mengatakan bahwa Beijing dan Washington harus menemukan cara untuk “akrab”.

    Kemenangan Trump menandai kemungkinan pergeseran dalam hubungan AS-China, yang telah tegang dalam beberapa tahun terakhir. Ketegangan kedua negara dipicu berbagai hal, mulai dari perdagangan hingga status Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri.

    Dalam pesan ucapan selamat kepada Trump, Xi “menekankan bahwa sejarah telah menunjukkan bahwa China dan Amerika Serikat mendapat manfaat dari kerja sama dan menderita karena konfrontasi”, demikian laporan media pemerintah China, CCTV, dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/11/2024).

    “Hubungan China-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan merupakan kepentingan bersama kedua negara dan sejalan dengan harapan masyarakat internasional,” kata Xi.

    Ia meminta Washington dan Beijing untuk “memperkuat dialog dan komunikasi” serta “mengelola perbedaan dengan baik”.

    Kedua negara harus “menemukan cara yang benar… untuk bisa akrab di era baru ini, untuk menguntungkan kedua negara dan dunia”, kata Xi.

    Baik Trump dari Partai Republik maupun pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris telah berjanji untuk bersikap lebih keras terhadap Beijing.

  • Ucapkan Selamat, PM Jepang Sebut Trump Sangat Ramah

    Ucapkan Selamat, PM Jepang Sebut Trump Sangat Ramah

    Jakarta

    Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba mengatakan dirinya telah melakukan panggilan telepon dengan presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk menyampaikan ucapan selamat. PM Jepang yang baru dilantik itu menyebut Trump “sangat ramah”.

    Ishiba, yang baru menjabat PM Jepang lebih dari sebulan yang lalu, mengatakan bahwa dirinya dan Trump sepakat untuk memperkuat aliansi Jepang-AS dan berharap untuk menyelenggarakan pertemuan tatap muka “secepat mungkin”.

    “Saya mendapat kesan bahwa ia adalah tipe orang yang dapat saya ajak bicara dengan jujur,” tambahnya, dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/11/2024).

    Ishiba mengucapkan selamat kepada Trump pada Rabu (6/11) malam waktu setempat atas kemenangannya dalam pemilihan presiden. Pemimpin Jepang itu menyampaikan harapan untuk “bekerja sama erat dengan Trump untuk membawa aliansi Jepang-AS dan hubungan Jepang-AS ke tingkat yang lebih tinggi”.

    Jepang dan Amerika Serikat merupakan investor asing utama satu sama lain, dan 54.000 personel militer AS ditempatkan di Jepang, sebagian besar di wilayah Okinawa.

    Ketika Trump terakhir kali memenangkan pemilihan AS pada tahun 2016, perdana menteri Jepang saat itu, Shinzo Abe terbang ke New York untuk berbincang dengan presiden terpilih tersebut. Abe ketika itu menjadi pemimpin asing pertama yang bertemu Trump di gedung pencakar langitnya di Manhattan.

    Ishiba juga berharap dapat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT yang digelar di Peru dari tanggal 10-16 November tersebut.

    (ita/ita)

  • Bentrok Suporter di Bogor Pasca Persija vs Madura

    Bentrok Suporter di Bogor Pasca Persija vs Madura

    JABAR EKSPRES – Bentrok suporter terjadi di daerah Talangsari, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 6 November 2024 malam.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentorkan tersebut terjadi pasca pertandingan Persija vs Madura United di Staadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

    Dalam video yang dilihat Redaksi Jabar Ekspres, sekelompok suporter Persija tengah berada di jalan untuk pulang pasca menyaksikan tim kesayangannya.

    BACA JUGA: Ini Profil Lengkap Medina Dina, Kekasih Baru Gading Marten

    Di tengah perjalanan, rombongan Jakmania (suporter Persija) disweeping oleh sekelompok pendukung tim lain.

    Aksi sweeping itu pun membuat rombongan Jakmania turun ke jalan dan bentrok suporter pun tak terhindarkan.

    Kedua kubu suporter terlihat saling menyeran di jalanan. Beruntung polisi datang di waktu tepat.

    BACA JUGA: Prabowo Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke-47 AS

    Polisi kemudian membubarkan bentrokan tersebut. Terlihat juga Jakmania ditahan agar tidak menyerang ke kubu lawan.

    Guna mencegah bentrokan lebih lanjut, polisi menggiring Jakmania untuk meninggalkan lokasi kejadian.

    Sementara hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait bentrokan dua kubu suporter tersebut.

  • Prabowo Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke-47 AS

    Prabowo Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke-47 AS

    JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada Donald Trump atas terpilihnya sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat.

    Ucapan selamat tersebut disampaikan Prabowo dalam bahasa Inggris melalui akun media sosialnya di X (@prabowo), dan dipantau dari Jakarta pada Rabu malam.

    “Saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada @realDonaldTrump atas terpilihnya sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47,” tulis Prabowo di akun X yang telah terverifikasi, sebagaimana melansir dari ANTARA.

    Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat adalah mitra strategis yang memiliki hubungan yang kuat dan beragam.

    BACA JUGA: Donald Trump Kembali ke Gedung Putih! Apakah Bisa Menghentikan Dakwaan Kasus Kriminalnya?

    Menurut Prabowo, kemitraan strategis antara Indonesia dan AS memiliki potensi besar yang saling menguntungkan.

    “Saya berharap dapat bekerja sama erat dengan Anda dan pemerintahan Anda untuk memperkuat kemitraan ini demi perdamaian dan stabilitas global,” lanjut Prabowo dalam cuitannya.

    Berikut adalah cuitan asli di akun X @prabowo dalam bahasa Inggris:

    “My heartfelt congratulations to Mr. @realDonaldTrump for being elected as the 47th President of the United States of America. Indonesia and the United States are strategic partners who share a robust and multifaceted relationship.

    Our strategic partnership holds immense potential for mutual benefit, and I look forward to collaborating closely with you and your administration to further enhance this partnership and for global peace and stability.”

    Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, diproyeksikan memenangkan Pemilihan Presiden AS 2024 melawan Kamala Harris, pesaing dari Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai wakil presiden.

    BACA JUGA: Cek Penerima Bansos PKH 2024 di Aplikasi Cek Bansos, Ada Bantuan Ibu Hamil Sebesar Rp 3 Juta!

    Berdasarkan hasil hitung cepat dari Fox News hingga Rabu sore waktu Jakarta, Trump diperkirakan memenangkan Pilpres AS dengan memperoleh 277 suara elektoral, melampaui ambang batas 270 suara yang dibutuhkan untuk menang.

    Negara bagian kunci yang menentukan kemenangan Trump adalah Wisconsin, yang memiliki 10 suara elektoral dan menjadi negara ketiga yang berbalik mendukung Trump setelah sebelumnya memilih Joe Biden pada Pilpres 2020.