Tag: Donald Trump

  • Kemenangan Donald Trump jadi Mimpi Buruk Bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan RI? – Page 3

    Kemenangan Donald Trump jadi Mimpi Buruk Bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan RI? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, mengatakan kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2024 dapat menimbulkan ketidakpastian global lebih lanjut bagi ekonomi dan pasar keuangan Indonesia. 

    “Kekhawatiran utama termasuk kebijakan fiskal AS, ketegangan perdagangan, dan kekuatan Dolar AS, yang semuanya dapat berdampak signifikan terhadap Indonesia, mengingat statusnya sebagai pasar negara berkembang,” kata Josua kepada Liputan6.com, Kamis (7/11/2024).

    Josua melihat langkah-langkah yang diusulkan Trump dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi AS, sehingga dapat mendukung pertumbuhan global. Namun, hal ini dapat memberikan tekanan terhadap Rupiah jika pertumbuhan yang lebih kuat di AS tidak berdampak pada permintaan global, dan justru menyebabkan ketidakpastian yang lebih tinggi dan meningkatkan permintaan Dolar AS. 

    “Depresiasi Rupiah membuat impor menjadi lebih mahal dan berpotensi menyebabkan imported inflation,” ujarnya.

    Akibatnya, Bank Indonesia (BI) mungkin perlu melakukan intervensi untuk menstabilkan Rupiah, sehingga membatasi kemampuannya untuk menurunkan BI-rate, yang dapat meningkatkan biaya pinjaman untuk bisnis dan konsumen di Indonesia.

    Di sisi lain, imbal hasil UST yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan imbal hasil surat berharga negara (SBN), meningkatkan biaya pembayaran utang dan berpotensi membatasi fleksibilitas fiskal pemerintah, terutama dengan jatuh tempo utang yang cukup besar dalam dua tahun ke depan.

    Selain itu, kebijakan perdagangan proteksionis Trump, terutama terhadap Cina, secara tidak langsung dapat mempengaruhi Indonesia, yang memiliki hubungan perdagangan yang kuat dengan Cina. Dampaknya bisa positif maupun negatif, tergantung pada bagaimana Trump merumuskan kebijakan perdagangan untuk melindungi industri dalam negerinya. 

    “Jika AS memberlakukan tarif yang lebih tinggi secara eksklusif untuk barang-barang Cina, Cina mungkin akan mengalihkan ekspornya melalui Indonesia untuk mengakses pasar AS, sehingga meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat,” ujarnya.

     

  • Nasib Industri Kendaraan Listrik di Tangan Donald Trump

    Nasib Industri Kendaraan Listrik di Tangan Donald Trump

    Jakarta

    Donald Trump kembali terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat setelah mengalahkan Kamala Harris. Nasib industri otomotif, khususnya kendaraan listrik, di tangan Donald Trump diprediksi berada dalam periode ketidakpastian.

    Dikutip CNBC, kemenangan Donald Trump atas Kamala Harris diperkirakan akan membawa industri kendaraan listrik Amerika Serikat ke dalam periode ketidakpastian. Diketahui, Partai Republik yang dipimpin Trump sebagian besar mengutuk kendaraan listrik. Mereka menyebut kendaraan listrik terlalu dipaksakan untuk konsumen.

    Trump telah berjanji untuk mencabut atau menghilangkan banyak standar emisi kendaraan di bawah Badan Perlindungan Lingkungan serta insentif untuk mempromosikan produksi dan adopsi kendaraan listrik peninggalan pemerintahan Biden, seperti Undang-Undang Pengurangan Inflasi (Inflation Reduction Act/IRA).

    Banyak investasi dalam hal produksi kendaraan listrik di bawah undang-undang IRA. Orang dalam industri otomotif dan pejabat lainnya mengatakan akan sulit bagi Trump untuk benar-benar memusnahkan IRA. Namun, Trump bisa saja menghentikan dana atau membatasi subsidi kendaraan listrik melalui perintah eksekutif atau tindakan kebijakan lainnya.

    “Setiap kali ada perubahan pemerintahan, itu adalah waktu yang menarik bagi industri karena kita harus melalui kebijakan dan peraturan baru dan harus memberi tahu orang-orang baru tentang siapa kita dan apa yang kita lakukan,” kata David Christ, Wakil Presiden Grup dan Manajer Umum Toyota Amerika Utara.

    “Pemerintahan terkadang berubah setiap empat tahun, jadi kami tidak benar-benar melakukan banyak modifikasi strategi,” katanya.

    Beberapa analis Wall Street berspekulasi bahwa produsen mobil khususnya perusahaan Detroit seperti General Motors dan Ford Motor akan menjadi pemenang terbesar di masa jabatan Trump.

    “Kami melihat F (Ford) dan GM sebagai penerima manfaat utama dari pemerintahan Trump,” kata analis BofA Securities John Murphy. “Rezim lingkungan saat ini akan menekan bisnis inti dari (produsen mobil) lama untuk melakukan dekarbonisasi pada akhir dekade ini sambil beralih dengan cepat ke portofolio EV.”

    Toyota juga bisa diuntungkan jika regulasi kendaraan listrik dikurangi atau dihilangkan. Sebab, produsen mobil Jepang itu belum berinvestasi pada kendaraan listrik murni. Toyota lebih banyak menggarap kendaraan hybrid.

    (rgr/dry)

  • Larangan Google, Karyawan Tak Boleh Ngobrol Padahal Lagi Ramai

    Larangan Google, Karyawan Tak Boleh Ngobrol Padahal Lagi Ramai

    Jakarta, CNBC Indonesia – Google memiliki kebijakannya sendiri dalam menghadapi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) yang baru berakhir. Para karyawan perusahaan diminta untuk tidak beropini dan memberikan pernyataan politik dalam forum diskusi internal populer, Memegen.

    Pengumuman tersebut dilaporkan CNBC Internasional mengutip dokumen internal perusahaan. Google juga akan memblokir karyawan dari sistem Memegen jika jika melanggar kebijakan tersebut sebanyak tiga kali.

    “Memegen tidak mengizinkan postingan opini politik pribadi, termasuk kebijakan/peristiwa nasional, konten geopolitik (misalnya hubungan internasional, konflik militer, tindakan ekonomi, masalah teritorial dan urusan internasional lain yang tidak terkait Google) atau berbagi berita terkait atau tanpa komentar,” ungkap dokumen tersebut, dikutip Kamis (7/11/2024).

    Peringatan soal larangan mengungkapkan opini politik juga terlihat dari laman Memegen. Terdapat spanduk kuning yang bertuliskan “Memegen bukan tempat opini atau pernyataan politik pribadi”.

    Tak hanya itu, Google mengandalkan Artificial Intelligence (AI) sebagai cara mendeteksi konten karyawan yang melanggar ketentuan. Salah satu yang paling banyak mendapatkan penghapusan adalah saat debat politik beberapa saat lalu.

    Namun banyak karyawan yang protes dengan upaya Google ini. Seorang karyawan mengungkapkan tim manajemen internal Google atau ICMT menghapus meme yang mereka klaim tidak melanggar.

    CNBC Internasional melaporkan banyak meme menyertakan pesan dukungan dan dorongan pada sesama karyawan. Namun ada juga yang mengolok kebijakan perusahaan dan ICMT.

    CEO Google Sundar Pichai juga mengingatkan karyawannya selama masa politik ini. Dia meminta karyawan untuk memainkan peranan dengan sumber informasi yang bisa terpercaya.

    “Mari ingat peran kita di tempat kerja, lewat produk yang kita buat dan sebagai sebuah bisnis: jadi sumber informasi terpercaya untuk orang dari setiap latar belakang dan keyakinan,” jelas Pichai.

    Kontestasi Pilpres AS berakhir dengan kemenangan Donald Trump dari Partai Republik atas Kamala Harris dari Partai Demokrat. Trump dipastikan akan kembali ke Gedung Putih sebagai Presiden AS ke-47.

    (fab/fab)

  • Donald Trump Menang Pilpres AS, Ekspor China Diperkirakan Turun 3 Persen

    Donald Trump Menang Pilpres AS, Ekspor China Diperkirakan Turun 3 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Kinerja ekspor China pada Oktober 2024 meningkat 12,7% dibandingkan tahun lalu, mencatatkan pertumbuhan tercepat dalam lebih dari 2 tahun. Laporan yang dirilis Bea Cukai China ini muncul sehari setelah Donald Trump memenangkan Pemilu Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) dan memastikan masa jabatan keduanya sebagai presiden.

    Trump telah berkomitmen untuk menaikkan tarif impor dari China hingga 60%, sehingga menimbulkan ketidakpastian pada prospek ekspor ke Amerika Serikat. Namun, para ekonom menyebutkan, dampak tarif yang lebih tinggi di bawah kebijakan Trump baru akan terasa pada tahun depan.

    “Walaupun tarif yang diusulkan Trump akan berimbas pada sektor ekspor, dampaknya kemungkinan tidak sebesar yang dikhawatirkan. Kami memprediksi tarif ini bisa menurunkan volume ekspor sekitar 3%, dan kemungkinan baru terasa pada paruh kedua 2025,” kata Zichun Huang dari Capital Economics, dilansir dari AP, Kamis (7/11/2024). 

    Huang menambahkan, dalam waktu dekat, kembalinya Trump bisa memicu lonjakan sementara ekspor China karena importir AS mungkin akan meningkatkan pembelian mereka untuk menghindari tarif.

    Data Bea Cukai China juga menunjukkan, impor menurun 2,3% sementara surplus perdagangan China meningkat menjadi US$ 95,7 miliar, naik dari US$ 81,7 miliar pada bulan sebelumnya.

    Pertumbuhan ekspor ini melampaui perkiraan analis yang hanya sekitar 5,5% dan lebih tinggi dari pertumbuhan September yang tercatat 2,4%. Angka ini merupakan laju ekspansi tercepat sejak Juli 2022.

    Peningkatan ekspor pada Oktober 2024 mencerminkan permintaan barang-barang China yang terus kuat di pasar internasional, meskipun permintaan domestik masih lemah.

    Ekspor China ke Rusia naik hampir 27%, mencatat laju tercepat dalam 11 bulan. Pengiriman ke AS juga naik 8% secara tahunan, sementara ekspor ke Uni Eropa meningkat hampir 13%. Ekspor ke ASEAN juga melonjak 16%.

  • Ekspor Indonesia Berpotensi Turun ke AS Gara-Gara Donald Trump, Kok Bisa? – Page 3

    Ekspor Indonesia Berpotensi Turun ke AS Gara-Gara Donald Trump, Kok Bisa? – Page 3

    Donald Trump berhasil unggul dalam pemilihan presiden AS 2024. Trump mengalahkan Kamala Harris. Trump keluar sebagai pemenang Pilpres AS setelah berhasil meraih suara popular terbanyak sekaligus meraup suara elektoral lebih dari ambang batas minimal yang ditetapkan.

    Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eisha M Rachbini menilai, kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan berdampak besar terhadap perekonomian di seluruh dunia termasuk Indonesia, bahkan pergerakan rupiah bisa berfluktuasi.

    Kemenangan Donald Trump sebenarnya sudah diprediksi oleh pelaku pasar keuangan. Maka dengan kembalinya menjadi presiden, Trump akan membuat kebijakan yang lebih proteksionisme seperti saat dia menjabat sebagai Presiden AS sebelumnya, arahnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat, salah satunya dengan kebijakan menerapkan tarif impor.

    “Karena Trump tidak menginginkan trade deficit, misal dengan China,” kata Eisha kepada Liputan6.com, Kamis (7/11/2024).

    Secara global, jika kebijakan tarif dan perang dagang (Trade War) kembali lagi, maka ketidakpastian akan semakin tinggi, sehingga pemilik modal akan lebih berhati-hati dan arus modal akan masuk ke AS, membuat USD apresiasi.

    “Dampak ke Indonesia pergerakan rupiah bisa berfluktuasi, bergejolak jika risiko global meningkat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Eisha menilai sama seperti ketika Trump menjabat sebagai Presiden AS periode 2017 – 2020, kebijakan ekonomi ditujukan untuk menguatkan ekonomi dalam negeri, sehingga kebijakan-kebijakan Trump nanti akan meningkatkan dan menumbuhkan aktivitas dunia usaha, dengan tax cut yang besar.

     

     

  • Donald Trump Jadi Presiden AS, Ekspor Indonesia Bakal Terganggu? – Page 3

    Donald Trump Jadi Presiden AS, Ekspor Indonesia Bakal Terganggu? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Donald Trump telah memenangkan suara mayoritas dalam kontestasi Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Hal ini disebut-sebut dapat berdampak pada perdagangan internasional Indonesia.

    Ekonom Institute for Economic and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, mengatakan kebijakan ekonomi Donald Trump akan berpengaruh pada sektor perdagangan, termasuk Indonesia. Meskipun tidak menjadi mitra dagang utama, porsi ekspor Indonesia ke AS mencapai 9 persen.

    “Jadi dampaknya jelas. Kalau ekspor kita ke Amerika Serikat bisa berkurang, itu mungkin tidak seberapa, karena kontribusi pasar Amerika Serikat terhadap ekspor Indonesia itu kan 9 persen. Memang relatif tinggi, tapi saya rasa meskipun berkurang, itu tidak signifikan, karena dampak yang tidak langsung ini yang saya rasa akan lebih besar impact-nya,” ujar Heri dalam Liputan6 Update, Kamis (7/11/2024).

    Dia mengatakan ekspor Indonesia terancam berkurang ke negara-negara mitra dagang utama AS, seperti China, Jepang, Korea Selatan, hingga Vietnam.

    “Dampak tidak langsung ini berarti ada potensi perlambatan ekspor Indonesia ke negara-negara mitra dagang utama Amerika Serikat, potensi perlambatan ekspor Indonesia ke China, Vietnam, Thailand, Jepang, dan Korea,” bebernya.

    Pasalnya, kebijakan ekonomi Donald Trump bisa saja salah satunya berupaya mengurangi defisit neraca perdagangan dengan negara-negara seperti China, Jepang, hingga Vietnam. Salah satu caranya bisa dengan penambahan tarif impor atau pengaturan kuota.

    Alhasil, Indonesia sebagai pengekspor ke negara-negara tersebut juga ikut terdampak karena penyesuaian yang dilakukan ke depannya.

    “Ini yang seringkali juga AS tidak berpaduan lagi pada aturan-aturan atau kesepakatan yang ada di WTO. AS mencoba untuk mencari celah apa yang masih diperbolehkan dalam mengatur arus impor yang masuk ke negaranya,” kata dia.

    “Salah satunya adalah adanya kebijakan non-tariff measure atau kebijakan hambatan non-tarif. Nah, ini yang sangat tinggi di AS,” sambungnya.

  • Hary Tanoesoedibjo Temui Trump yang Unggul di Pilpres Amerika, Dokter Tifa: Oligarki Lokal Langsung Merapat

    Hary Tanoesoedibjo Temui Trump yang Unggul di Pilpres Amerika, Dokter Tifa: Oligarki Lokal Langsung Merapat

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, turut mendukung Donald Trump dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024.

    Dukungan Executive Chairman MNC Group tersebut terlihat melalui akun instagram pribadi miliknya @hary.tanoesoedibjo saat calon presiden Partai Republik itu semakin mendekati kemenangan.

    Seperti diketahui, Trump saat ini meraih 230 dari 270 electoral vote yang dibutuhkan.

    “Election Night, 5 Nov, Mar-a-Lago, West Palm Beach, Florida,” tulis Hary Tanoesoedibjo pada akun instagram miliknya, Rabu (6/11/2024).

    Melalui postingan tersebut, HT, Liliana Tanoesoedibjo, serta Co-CEO MNC Group, Angela Tanoesoedibjo, membagikan momen bersama di Mar-a-Lago, West Palm Beach, Florida, yang menjadi pusat peninjauan hasil pemilu tim kampanye Trump. Tampak pula momen keakraban mereka dengan Trump.

    Terkait hal itu, pegiat media sosial yang juga seorang dokter, dr Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa turut bersuara. Dia menyebut istilah oligarki lokal.

    “Bener kan udah ada Oligarki Lokal yang langsung merapat ke Poros Jakarta- Washington dan melipir dari poros Beijing?,” tulis Dokter Tifa, dikutip dari akun pribadinya di X, @DokterTifa, Kamis (7/11/2024).

    “Percayalah, sebentar lagi Poros Jakarta – Solo – Beijing bakal ditinggal sama Oligarki Oligarki itu. Karena bau cuannya udah geser ke Jakarta – Hambalang – Washington,” sambungnya.

    “Tinggallah nanti si Fufufafa ngangong ditemenin sama bong,” tutup Dokter Tifa.

    Sebagai tambahan informasi, menyusul dukungan Hary Tanoe dan kemenangan sementara Trump, saham PT MNC Land Tbk (KPIG) ikut terkerek 16,77 persen ke harga Rp188 pada Rabu (6/11/2024) pukul 14.32 WIB.

  • Donald Trump Menang Pilpres AS, Ekonomi Indonesia Bakal Amburadul? – Page 3

    Donald Trump Menang Pilpres AS, Ekonomi Indonesia Bakal Amburadul? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Calon Presiden dari Partai Republik, Donald Trump memenangkan Pemilu Amerika Serikat (AS) 2024 dalam hasil hitungan cepat pada Rabu hingga Kamis ini.

    Kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS menuai ragam respons para ekonom, salah satunya terkait dampak ekonomi dari hasil Pilpres AS terhadap negara-negara di dunia dan mata uang dunia, tak terkecuali rupiah. 

    Rupiah ditutup melemah 84 poin terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan Rabu sore kemarin setelah AS mengumumkan posisi unggul Trump dalam Pilpres 2024. Rupiah kini diperkirakan semakin mendekati level 15.800 per dolar AS.

    Ekonom, sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira memprediksi tren pelemahan nilai tukar rupiah bisa berlanjut, menyusul kemenangan Trump dalam Pilpres AS.

    “Artinya ada proyeksi rupiah berada di atas Rp.16.000 dalam waktu yang singkat, karena Trump effect juga membuat investor menarik dana dari pasar negara berkembang. Misalnya terlihat pada 6 November 2024, net sales atau penjualan bersih saham investor asing itu tembus Rp 1,5 triliun,” kata Bhima kepada Liputan6.com, Kamis (7/11/2024).

    Ia menyebut, hal ini menandakan investor memang lebih banyak keluar dari pasar saham, dan mereka mencari instrumen yang aman, salah satunya Dolar AS.

    “Jadi Dolar AS, kemudian emas batangan itu mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Inilah mengapa Trump effect menjadi perhatian utama, karena kebijakan proteksionisme, eskalasi perang dagang AS dengan China masih berlanjutnya,” papar Bhima.

    Selain itu, ketika tarif impor di AS meningkat untuk berbagai jenis barang, maka harga komoditas dan permintaan komoditas asal Indonesia ke pasar China ke pasar Amerika berisiko mengalami pelemahan dalam jangka menengah.

    “Paling tidak selama Trump menjabat akan terjadi pelemahan permintaan dari berbagai jenis komoditas, dan juga produk industri dari Indonesia terutama ke pasar 2 negara ini ya China dan Amerika,” imbuhnya.

  • Elon Musk di Atas Angin, Donald Trump Terang-terangan Sebut Ini

    Elon Musk di Atas Angin, Donald Trump Terang-terangan Sebut Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Nama orang terkaya di dunia, Elon Musk, disebut-sebut dalam pidato kemenangan Donald Trump.

    Musk mendapat perhatian khusus saat Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 sekaligus terpilih sebagai Presiden AS ke-47 itu mengklaim kemenangan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) AS di Florida. Ia berbicara banyak mengenai sosok bos Tesla itu.

    “Kami memiliki bintang baru. Seorang bintang lahir, Elon. Dia adalah pria yang luar biasa,” kata Trump yang memicu sorak sorai dari penonton.

    Musk menjadi salah satu pendukung utama Trump dalam Pemilu AS kali ini. Miliarder berusia 53 tahun itu mengubah X (dulunya Twitter) menjadi platform kampanye dan telah menyumbangkan sekitar US$120 juta untuk mendukung kampanye elektoral Trump. Dedikasinya telah mendapat pengakuan dari Trump dalam beberapa kesempatan.

    “Dia orang yang luar biasa. Kami menghabiskan dua minggu di Philadelphia dan berbagai daerah di Pennsylvania untuk berkampanye,” ujarnya.

    Trump juga berbicara mengenai prestasi SpaceX dalam menangkap roket pendorong Super Heavy di udara setelah uji terbang kelima pesawat antariksa Starship.

    Mengacu pada roket tersebut, ia berkata, “Roket itu turun pelan-pelan terus-menerus, dan Anda melihat api menyala dan saya pikir hanya Elon yang bisa melakukannya.”

    “Saya pikir itu adalah film tentang era luar angkasa atau semacamnya,” kata Trump.

    Ia mengatakan roket itu tampak seperti akan menghantam tanah, tetapi roket itu turun dengan sangat ‘lembut’ sebelum ditangkap.

    Trump bercerita dia kemudian menelepon Musk sesudah peluncuran itu. “Ia memberi tahu saya siapa lagi yang bisa melakukan itu,” tambahnya.

    Dia berkata bahwa dia bertanya kepada Musk apakah China, Rusia, atau bahkan AS dapat melakukan sesuatu seperti itu, yang lalu dijawab Musk bahwa mereka tidak bisa.

    “Itulah mengapa aku mencintaimu Elon,” kata Trump.

    Ia menambahkan bahwa AS perlu melindungi para genius seperti Elon Musk, karena negara tersebut tak memiliki banyak orang seperti sosok terkaya di dunia itu.

    Trump juga mengatakan bahwa dia meminta Musk untuk menyediakan koneksi Starlink ke daerah-daerah yang terkena dampak Badai Helene di Carolina Utara.

    “Dia sampai di sana begitu cepat, itu luar biasa. Dia menyelamatkan banyak nyawa,” kata Musk.

    Trump telah memberikan pernyataan tentang keinginannya agar Musk dapat masuk ke dalam pemerintahannya. Trump ingin Musk terlibat dalam efisiensi biaya di pemerintahannya mendatang.

    (fab/fab)

  • Donald Trump Menang Pilpres AS, Indonesia Harus Siap-siap – Page 3

    Donald Trump Menang Pilpres AS, Indonesia Harus Siap-siap – Page 3

    Sebelumnya, meski unggul dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) dan dinyatakan menang atas Kamala Harris, Donald Trump baru akan pindah ke Gedung Putih selama kurang lebih dua bulan kemudian.

    Ia juga belum resmi menjadi presiden ke-47 Amerika Serikat. Dikutip dari laman BBC, Kamis (7/11/2024) ia baru akan berkantor di Gedung Putih 74 hari lagi.

    Penyerahan kekuasaan di Amerika Serikat sangat berbeda dengan yang terjadi di Inggris.

    Pada Juli 2024, Sir Keir Starmer dilantik sebagai perdana menteri beberapa jam setelah pemungutan suara ditutup dan bahkan sebelum Rishi Sunak sempat mengemasi barang-barangnya.

    Namun, di Amerika Serikat semuanya membutuhkan waktu sedikit lebih lama.

    Donald Trump baru akan dilantik pada 20 Januari 2025 dan Joe Biden akan tetap berkuasa hingga saat itu — meskipun ia akan sangat dibatasi secara politik, terutama kebijakannya.

    Sebelumnya, Donald Trump pada Rabu (6/11) dini hari menyampaikan klaim kemenangan Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) di hadapan para pendukungnya.

    Pidato klaim kemenangan itu disampaikan oleh Donald Trump di Florida, Amerika Serikat, dikutip dari laman CNN, Rabu (6/11).

     “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rakyat Amerika Serikat atas kehormatan luar biasa karena terpilih sebagai presiden ke-47 dan presiden ke-45,” kata Donald Trump.

    “Saya akan berjuang untuk Anda, keluarga Anda dan masa depan Anda setiap hari,” kata Donald Trump.