Tag: Donald Trump

  • Trump Jadi Presiden, Saham Nvidia Meroket

    Trump Jadi Presiden, Saham Nvidia Meroket

    Jakarta

    Kemenangan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat berdampak pada saham Nvidia yang langsung meroket dan menjadi perusahaan paling bernilai di dunia.

    Nilai saham Nvidia langsung meroket dan memecahkan rekor valuasi. Nvidia menjadi perusahaan pertama dalam sejarah yang mencatatkan valuasi USD 3,6 triliun atau sekitar Rp 56.365 triliun.

    Saham perusahaan pembuat chip AI terbesar ini naik 2,2% setelah kemenangan kandidat dari Partai Republik itu. Para investor optimistis soal potongan pajak dan dukungan regulasi yang bakal menguntungkan Nvidia.

    Pada hari kemenangan Trump itu saham Nvidia ditutup dengan valuasi USD 3,65 triliun, memecahkan rekor kapitalisasi pasar Apple yang hanya USD 3,57 triliun pada 21 Oktober 2024 lalu.

    Pada hari yang sama, saham Apple ditutup dengan valuasi USD 3,44 triliun, atau naik 2,1%, dan saham Microsoft ditutup dengan nilai USD 3,16 triliun dengan kenaikan 1,25%, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (8/11/2024).

    Sementara itu S&P 500 technology index meroket 4% dalam dua sesi sejak Trump memenangkan pilpres.

    Pertumbuhan nilai saham Nvidia belakangan memang sangat pesat berkat kesuksesannya menguasai pasar chip AI yang sedang booming. Saham Nvidia sudah naik sebanyak 12% selama November 2024, dan valuasinya sudah meningkat tiga kali lipat selama 2024.

    Analis memprediksi Nvidia akan mengalami peningkatan pemasukan hingga 80% menjadi USD 32,9 miliar dalam laporan keuangannya yang akan dirilis pada 20 November mendatang.

    Pada Juni 2024 lalu, Nvidia sempat menjadi perusahaan dengan nilai tertinggi di dunia sebelum akhirnya disalip lagi oleh Apple dan Microsoft. Ketiga raksasa teknologi ini sudah saling menyalip soal valuasi selama beberapa bulan ke belakang.

    Dampak kemenangan Trump ini berbeda-beda untuk setiap perusahaan. TSMC misalnya, mereka malah ketar-ketir setelah kemenangan Trump.

    Mereka menghadapi ketidakpastian terkait pendanaan dari peraturan CHIPS Act, yang penting bagi ekspansi mereka di Amerika Serikat, usai Donald Trump menang dalam pemilihan presiden.

    Trump tidak menyetujui CHIPS Act, yang disahkan di bawah Presiden Joe Biden bulan Agustus 2022. Undang-undang tersebut mendukung produksi chip domestik AS dengan mendanai pembangunan pabrik semikonduktor di tanah Amerika.

    Saat tampil di podcast Joe Rogan, Trump mengatakan alih-alih CHIPS Act yang disebutnya sangat buruk, ia akan menerapkan tarif untuk membuat perusahaan teknologi memproduksi semikonduktor di AS.

    Intel, TSMC, dan Samsung merupakan penerima dana CHIPS ACT terbesar, masing-masing USD 8,5 miliar, USD 6,6 miliar, dan USD 6,4 miliar. TSMC dan Samsung juga dijanjikan pinjaman pemerintah dan kredit pajak investasi, yang dapat diubah ketentuannya oleh Trump.

    (asj/fay)

  • Trump Menang, Analis Prediksi Tarif Impor Minyak Jelantah China Makin Tinggi

    Trump Menang, Analis Prediksi Tarif Impor Minyak Jelantah China Makin Tinggi

    Bisnis.com, MANGUPURA – Kemenangan Donald Trump di Pilpres 2024 dapat memberikan dampak terhadap peningkatan tarif impor produk dari China. 

    Global Soft Commodity Analyst di Bloomberg Intelligence, Alvin Tai mengatakan kenaikan tarif impor, utamanya terjadi pada impor Used Cooking Oil (UCO) atau minyak goreng bekas, termasuk minyak jelantah asal China. 

    “Tapi saya pikir akan ada kelanjutan dari tarif [impor]. Itu bisa saja bisa meningkat kali ini,” kata Alvin dalam Indonesian Palm Oil Conference 2024 and 2025 Price Outlook atau IPOC 2024, Kamis (7/11/2024).

    Kendati demikian, Alvin menerangkan bahwa kebijakan yang akan diterapkan Donald Trump tidak dapat diprediksi. Namun, dia menilai Trump cukup berani untuk melakukan apa yang ditargetkan.

    Secara umum, dia pun menyebut sulit untuk memberikan kepastian yang akan terjadi terkait lansekap regulasi yang sangat berubah dalam 4 tahun ke depan. 

    “Jadi saya pikir itu [kenaikan tarif impor] adalah area rentan yang dapat mempengaruhi ruang penting ini,” pungkasnya. 

    Di sisi lain, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menilai kemenangan Donald Trump akan berdampak positif terhadap kinerja ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) Indonesia. 

    Di samping itu, Anggota Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengatakan Indonesia dapat mengambil kesempatan dari setiap kebijakannya. 

    Salah satu nya terkait dengan UCO yang diimpor AS dari China cukup besar. Namun, dengan terpilihnya Trump, maka tarif impor UCO dapat dinaikkan dari semula 15,5% tahun ini. 

    “Ekspor China ke AS sangat besar. Jadi jika ini akan menjadi masalah, ini harus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengekspor UCO ke Amerika Serikat,” tuturnya.

    Ketua Gapki Eddy Martono mengatakan, optimisme tersebut lantaran Trump dinilai akan memiliki kebijakan untuk menghentikan perang di Timur Tengah yang menjadi salah satu biang kerok tren penurunan ekspor dalam beberapa tahun terakhir. 

    “Secara global ekonomi, sangat berpengaruh sehingga ekonomi negara-negara bisa meningkat. Itu akan memengaruhi ekspor kita. Ekspor kita kan turun tahun ini. Salah satunya pengaruh dari itu juga, selain memang ada persaingan minyak nabati lain,” kata Eddy.

    Eddy menerangkan, tak hanya ekspor CPO ke Amerika Serikat yang akan melesat, ekspor ke negara lainnya pun akan meningkat lantaran pulihnya kondisi geopolitik global akan memengaruhi kondisi ekonomi dunia. 

  • Harga Emas Dunia Mulai Kinclong

    Harga Emas Dunia Mulai Kinclong

    Chicago: Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat, bangkit kembali setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Para pedagang menilai kembali potensi ketegangan geopolitik selama masa jabatan presiden Donald Trump.
     
    Melansir Investing, Jumat, 8 November 2024, harga emas spot naik 1,1 persen menjadi USD2.688,27 per ons. Sementara emas berjangka yang berakhir Desember naik 0,7 persen menjadi USD2.695,75 per ons.
     
    Logam kuning tersebut telah mencatat serangkaian rekor tertinggi menjelang pemilihan, tetapi jatuh lebih dari tiga persen pada Rabu setelah kemenangan Trump menyebabkan dolar menguat ke level tertinggi dalam empat bulan.
    Kesimpulan cepat dari pemilihan presiden yang diperebutkan dengan sengit juga menghilangkan titik ketidakpastian utama bagi pasar keuangan global, yang memicu reli risk-on secara menyeluruh, sekaligus menekan aset safe haven seperti emas.
     
     

     

    Harga emas menguat karena ketidakpastian geopolitik

    Namun, logam kuning itu menemukan titik terendah pada Kamis, saat Trump menjalankan kampanye yang berjanji untuk meningkatkan tarif perdagangan terhadap Tiongkok, yang dapat memicu perang dagang baru antara ekonomi terbesar di dunia.
     
    “Meskipun dolar yang lebih kuat dapat bertindak sebagai penghambat bagi logam mulia, hal ini dapat diimbangi oleh ketidakpastian geopolitik yang mungkin menyertai kepresidenan Trump. Emas telah lama menjadi aset safe haven selama masa risiko geopolitik yang meningkat,” kata analis di ING, dalam sebuah catatan.
     
    “Kebijakan yang diusulkan Trump, termasuk tarif dan kontrol imigrasi yang lebih ketat, yang bersifat inflasi, dapat membatasi pemotongan suku bunga dari Fed. Dolar yang lebih kuat dan kebijakan moneter yang lebih ketat dapat memberikan penghambat bagi emas dan logam industri. Tarif juga memberikan risiko penurunan bagi pertumbuhan global, yang akan berdampak negatif terhadap permintaan logam industri. Namun, bagi emas, peningkatan gesekan perdagangan dapat menambah daya tarik logam mulia sebagai aset safe haven.”
     
    Sedangkan harga platinum berjangka turun 0,3 persen menjadi USD995,70 per ons, sementara perak berjangka turun 1,3 persen menjadi USD31,735 per ons, dengan kedua logam tersebut juga mengalami penurunan tajam dalam beberapa sesi terakhir.
     
    Fokus sebagian besar akan tertuju pada kesimpulan dari pertemuan Federal Reserve di kemudian hari, dan bank sentral diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.
     
    Pasar tetap gelisah atas apa yang akan diisyaratkan Fed mengenai pemangkasan suku bunga di masa mendatang, terutama dalam menghadapi inflasi yang sulit dan kepresidenan Trump.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (AHL)

  • Bertahan di Zona Hijau, IHSG Hari Ini Ditutup Bertambah 43 Poin

    Bertahan di Zona Hijau, IHSG Hari Ini Ditutup Bertambah 43 Poin

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan bursa, Jumat (8/11/2024) ditutup di zona hijau. IHSG berjalan konsisten di zona positif hingga ditutup bertambah 43 poin atau 0,60% menjadi 7.287.

    Kenaikan IHSG hari ini mengakhiri pelemahan selama 2 hari sebelumnya, yang tertekan akibat hasil Pemilihan Presiden (Pilpres AS) 2024 yang dimenangkan oleh Donald Trump. Namun, pengurangan suku bunga The Federal Reserve atau bank sentral AS sebesar 25 basis poin membuat IHSG kembali menguat.

    Volume perdagangan bursa tercatat mencapai 17,1 miliar lembar saham dengan transaksi Rp 10 triliun dengan frekuensi mencapai 1.070.176. Sebanyak 298 saham menguat, 287 saham naik, dan 204 saham stagnan.

    Sementara, empat saham sektoral menguat, dengan sektor bahan baku naik 1,46%, teknologi bertambah 1,07%, transportasi menguat 0,88%, dan infrastruktur naik 0,22%.

    Kemudian, saham unggulan LQ45 turun 0,99% dan Investor33 melemah 1,15%. Sedangkan saham syariah dalam Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 0,20%.

    Saat IHSG menguat, pasar saham Asia bervariasi. Nikkei 225 Index (Jepang) menguat 0,30% dan Straits Times (Singapura) bertambah 1,39%. Sementara, Hang Seng Index (Hong Kong) turun 1,07% dan Shanghai Composite (China) melemah 0,53%.
     

  • Donald Trump Menang Pilpres AS, Menkeu Ungkap Dampak ke Ekonomi Indonesia

    Donald Trump Menang Pilpres AS, Menkeu Ungkap Dampak ke Ekonomi Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Donald Trump yang menang pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat atau Pilpres AS 2024 akan berdampak terhadap ekonomi Indonesia. Beberapa policy disebut akan berubah dan berdampak terhadap ekonomi domestik.

    Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada saat konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta edisi November 2024 di kantor Kementerian Keuangan pada Jumat (8/11/2024).

    “Nanti akan banyak policy yang akan berubah karena presiden terpilih AS Donald Trump berasal dari Partai Republik, berbeda dengan Presiden Joe Biden yang dari Partai Demokrat,” ucapnya.

    Sri Mulyani mengungkap pandangan Trump terkait penurunan CO2 dari energi yang berbeda dengan Biden.

    “Hal ini tentu akan berdampak terhadap harga minyak dunia dan tren ke depan terkait climate change dan energi,” paparnya.

    Selain itu, perang dagang atau trade war antara AS dan China juga akan terus berlanjut, terlebih saat ini tensi geopolitik di beberapa negara dunia masih berlangsung.

    “Perubahan policy  ini juga akan menimbulkan reaksi pasar, seperti penurunan pajak korporasi, ekspansi belanja, serta kenaikan tarif impor, terutama China. Hal ini tentu harus kita antisipasi,” papar dia.

    Ia memaparkan, ekonomi AS saat ini resilien pada angka 2,7%, dilanjutkan dengan pasar tenaga kerja AS yang kuat, dan angka pengangguran yang turun 4,1%. Selain itu, inflasi juga menurun pada level 2,4%.

    “Inflasi terjadi karena ada kenaikan harga pangan, sehingga menyebab The Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) beberapa hari yang lalu,” ucapnya.

    Ia melanjutkan, angka ekonomi ini memang terjadi di AS, tetapi sebagai negara besar akan berpengaruh ke ekonomi global, termasuk Indonesia.

    “Ini semua terjadi di AS, tetapi karena negara terbesar dari sisi ekonomi dan memiliki mata uang dolar yang banyak digunakan sebagai transaksi di dunia, maka tentu akan memengaruhi ekonomi global,” pungkasnya.

     

  • The Fed Bikin Dolar Keok

    The Fed Bikin Dolar Keok

    Washington: Dolar AS mempertahankan penurunan sebelumnya pada perdagangan Kamis waktu setempat.
     
    Hal ini terjadi setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell gagal memberikan petunjuk kuat bank sentral AS kemungkinan akan menghentikan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat, setelah pengurangan 25 basis poin yang diharapkan secara luas.
     
    Melansir Investing, Jumat, 8 November 2024, pedagang juga menutup beberapa taruhan yang menguntungkan pada kepresidenan Donald Trump setelah kemenangan pemilihannya. Para pembuat kebijakan Fed memperhatikan pasar kerja yang “secara umum mereda” sementara inflasi terus bergerak menuju target dua persen bank sentral AS.
    Laporan pekerjaan yang jauh lebih kuat dari yang diharapkan untuk September meningkatkan ekspektasi Fed mungkin akan melakukan lebih sedikit pemotongan suku bunga, meskipun diikuti oleh data yang secara mengejutkan lemah untuk Oktober. Analis mengatakan kenaikan pekerjaan bulan lalu dirusak oleh badai dan pemogokan buruh.
     
    “Tidak ada indikasi jeda sedang dipertimbangkan di Fed. Kedengarannya mereka ingin berada di bawah empat persen atau sangat dekat sebelum berpikir untuk berhenti. Itu mengejutkan mengingat kekuatan data ekonomi,” kata Kepala analis mata uang di ForexLive di Toronto, Adam Button.
     
    Powell juga mengatakan pemilihan umum tidak akan memengaruhi kebijakan Fed dalam waktu dekat, dengan mengatakan bank sentral AS tidak akan berspekulasi tentang bagaimana kebijakan akan memengaruhi tujuan Fed.
     
    Para pedagang memperkirakan peluang 75 persen Fed akan memangkas suku bunga lagi pada Desember, naik dari 69 persen pada Rabu, menurut Fed Watch Tool milik CME Group (NASDAQ:CME).
     
     

     

    Indeks dolar melemah

    Indeks dolar terakhir turun 0,67 persen pada 104,40. Indeks mencapai titik tertinggi empat bulan di 105,44 pada Rabu karena investor memperkirakan kebijakan Trump.
     
    Trump diperkirakan akan memberantas imigrasi ilegal, memberlakukan tarif perdagangan baru, mempertahankan atau memperkenalkan pemotongan pajak baru, dan melonggarkan peraturan bisnis, yang menurut para analis akan meningkatkan pertumbuhan dan inflasi. Namun, dolar melemah pada Kamis, karena para pedagang menutup beberapa posisi ini.
     
    “Dalam tiga minggu menjelang pemilihan, ada banyak pembelian dolar dan posisi dolar sudah cukup lama, jadi saya pikir pembalikan hari ini mungkin dijelaskan oleh beberapa perdagangan sapu bersih yang dilakukan sebelum pemilihan yang mungkin sebagian dikuadratkan,” kata Vassili Serebriakov, seorang ahli strategi valas di UBS di New York.
     
    Sterling naik setelah Bank of England memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin tetapi mengatakan pihaknya memperkirakan inflasi dan pertumbuhan Inggris akan meningkat lebih cepat daripada yang diantisipasi sebelumnya.
     
    Euro naik 0,62 persen menjadi USD1,0794. Mata uang tunggal Eropa mengabaikan krisis politik di Jerman, dengan koalisi yang sudah canggung yang dipimpin oleh Kanselir Olaf Scholz runtuh pada Rabu malam.
     
    Mata uang Jepang kemungkinan akan dirugikan oleh perbedaan suku bunga yang lebar dengan Amerika Serikat setelah kemenangan Trump. Itu dapat meningkatkan tekanan pada Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga secepatnya pada bulan Desember untuk mencegah yen merosot kembali ke posisi terendah tiga dekade.
     
    Riksbank Swedia memangkas suku bunga setengah poin, seperti yang diharapkan, sehingga mata uang krona naik 1,74 persen terhadap dolar, sementara Norges Bank tidak mengubah suku bunga Norwegia, dengan dolar AS jatuh sekitar 1,8 persen terhadap mata uang tersebut.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (AHL)

  • Donald Trump Menang Pilpres AS, Ini yang Dicemaskan Sri Mulyani – Page 3

    Donald Trump Menang Pilpres AS, Ini yang Dicemaskan Sri Mulyani – Page 3

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pendapatan negara hingga akhir Oktober 2024 mencapai Rp2.247,5 triliun, atau 80,2 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

    “Untuk kinerja APBN hingga Oktober 2024, pendapatan negara mencapai Rp2.247,5 triliun, yang berarti 80,2 persen telah dikumpulkan, dengan kenaikan 0,3 persen dibandingkan Oktober 2023,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Jumat (8/11).

    Sri Mulyani menjelaskan, dari sisi belanja negara, APBN telah membelanjakan Rp2.556,7 triliun atau 76,9 persen dari pagu. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 14,1 persen secara tahunan (year on year/yoy).

    “Jika dilihat dari pertumbuhannya, belanja negara ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 14,1 persen, dan ini memberikan dampak positif pada perekonomian,” paparnya.

     

  • Ada Andil Putra Bungsu di Balik Kemenangan Trump

    Ada Andil Putra Bungsu di Balik Kemenangan Trump

    Washington DC

    Barron Trump, putra bungsu Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, turut berperan dalam membantu sang ayah meraup suara para pemilih muda, terutama para pemuda dari generasi Z, dalam pilpres 5 November yang berhasil dimenangkannya.

    Barron yang kini berusia 18 tahun, seperti dilansir The Independent, Jumat (8/11/2024), disebut sebagai orang terakhir yang menentukan podcast mana yang akan dihadiri Trump, selama masa kampanyenya dalam pilpres kali ini.

    Awal tahun ini, Trump yang berusia 78 tahun berupaya meraup dukungan dari kalangan pemilih laki-laki muda melalui interaksi dengan para YouTubers dan podcaster ternama AS, yang kebanyakan masih anak muda, sangat populer di kalangan Gen-Z dan bersimpati terhadap gerakan MAGA yang digaungkannya.

    Dikelilingi oleh para penasihat kampanye yang berusia paruh baya, Trump beralih ke putra bungsunya untuk meminta nasihat.

    Laporan jurnalis TIME, Eric Cortellessa, menyebut ketua tim kampanye Trump, Susie Wiles, menugaskan penasihat kampanye Alex Bruesewitz untuk menyusun daftar acara podcast dan YouTube yang mungkin dihadiri oleh Trump sebagai capres Partai Republik dalam kampanyenya.

    Daftar acara itu kemudian diserahkan kepada Trump untuk diambil keputusan akhir. Namun sang mantan Presiden AS itu meminta Bruesewitz untuk meminta pendapat dan saran dari Barron, putra bungsunya, kemudian melaporkannya kembali pada dirinya.

    “Saya memiliki daftar podcast yang ingin saya sampaikan kepada Anda,” ucap Bruesewitz kepada Trump saat itu, seperti dlaporkan Cortellessa dalam tulisannya.

    Lihat juga Video ‘Menerka Arti Gestur Melania saat Pidato Kemenangan Trump’:

  • Sri Mulyani Was Was Rupiah Amblas Gara-Gara Donald Trump Menang Pilpres AS – Page 3

    Sri Mulyani Was Was Rupiah Amblas Gara-Gara Donald Trump Menang Pilpres AS – Page 3

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pendapatan negara hingga akhir Oktober 2024 mencapai Rp2.247,5 triliun, atau 80,2 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

    “Untuk kinerja APBN hingga Oktober 2024, pendapatan negara mencapai Rp2.247,5 triliun, yang berarti 80,2 persen telah dikumpulkan, dengan kenaikan 0,3 persen dibandingkan Oktober 2023,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Jumat (8/11).

    Sri Mulyani menjelaskan, dari sisi belanja negara, APBN telah membelanjakan Rp2.556,7 triliun atau 76,9 persen dari pagu. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 14,1 persen secara tahunan (year on year/yoy).

    “Jika dilihat dari pertumbuhannya, belanja negara ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 14,1 persen, dan ini memberikan dampak positif pada perekonomian,” paparnya.

     

  • Sri Mulyani Respons Hasil Pilpres AS: Trump Berbeda dengan Joe Biden

    Sri Mulyani Respons Hasil Pilpres AS: Trump Berbeda dengan Joe Biden

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons hasil pemilihan presiden atau Pilpres Amerika Serikat 2024, yang mana dimenangkan oleh Donald Trump.

    Sri Mulyani menjelaskan Trump sangat berbeda dengan Presiden Amerika Serikat (AS) petahana Joe Biden. Bagaimanapun, sambungnya, Trump berasal dari Partai Republik sementara Biden dari Partai Demokrat.

    Oleh sebab itu, bendahara negara tersebut mengingatkan bahwa akan banyak kebijakan yang akan berubah di negara adikuasa tersebut terutama ihwal perekonomian.

    “Beberapa perubahan dalam policy [kebijakan] telah menimbulkan reaksi sesaat atau langsung dari market,” jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2024).

    Dia mencontohkan, market berharap kemenangan Trump akan membuat pajak untuk korporasi menurun, kebijakan proteksionisme, defisit belanja dan penerimaan melebar, hingga mendorong gencatan senjata terhadap perang di berbagai dunia.

    Selain itu, menurut Sri Mulyani, perbedaan yang mencolok antara Trump dengan Bidang yaitu ihwal isu perubahan iklim. Dia meyakini, komitmen Trump terhadap perubahan iklim jauh lebih rendah dibandingkan Biden.

    “Ini akan memberikan dampak terhadap minyak dunia maupun tren ke depan terhadap isu climate change [perubahan iklim],” jelasnya.

    Sebagai informasi, Trump telah mengamankan lebih dari 270 suara elektoral (electoral votes) dalam ajang Pilpres AS 2024. Artinya, dia diproyeksikan menjadi presiden terpilih AS ke 47.

    Berdasarkan data hitung cepat Edison Research yang ditampilkan Reuters, hingga Kamis (7/11/2024) pukul 16.00 WIB, Trump memperoleh 294 suara elektoral dan mengalahkan pesaingnya, Kamala Harris yang hanya mendapat 223. Trump sudah melampaui ambang batas 270 dari 538 suara untuk mengamankan kursi kepresidenan.