Tag: Donald Trump

  • Kepada Prabowo, Donald Trump Mengaku Ingin Kunjungi Indonesia

    Kepada Prabowo, Donald Trump Mengaku Ingin Kunjungi Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden terpilih Amerima Serikat (AS) Donald Trump menyebut ingin melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

    Hal ini disampaikannya kepada Presiden Prabowo Subianto yang terekam dalam percakapan keduanya yang diunggah di akun instagram pribadi @prabowo, Senin (11/11/2024) malam.

    “Apa yang Anda lakukan di Indonesia sangat baik. Saya bangga dengan Anda. Luar biasa,” kata Trump.

    Pada momen tersebut, Trump juga memuji kemampuan berbahasa inggris Prabowo. Dia menilai Prabowo memiliki kualitas pribadi yang tidak dimiliki banyak orang.

    “Luar biasa apa yang Anda perbuat, luar biasa. Anda sangat dihormati. Anda adalah orang yang sangat dihormati dan saya mengakui itu. Itu tidak mudah,” tambah Trump.

    “Terima kasih, Pak,” jawab Prabowo.

    Melalui percakapan itu, Prabowo juga menyampaikan sukacitanya atas terpilihnya Trump sebagai presiden terpilih AS. Ia juga mengutarakan keingingannya untuk langsung mengucapkan selamat kepada Trump.

    “Apabila memungkinkan, saya ingin menghampiri Anda secara langsung di mana pun Anda berada untuk memberikan ucapan selamat secara langsung,” kata Prabowo.

    “Ah, boleh sekali. Sangat boleh. Kita bisa laksanakan itu kapanpun Anda mau,” ucap Trump.

    Selain itu, Trump juga menyampaikan harapannya untuk mengunjungi Indonesia. Ia pun mengungkap rasa hormatnya kepada Prabowo dan masyarakat Indonesia.

    “Sebuah kehormatan berbicara dengan Anda dan sampai bertemu nanti saya menanti. Tolong sampaikan ke rakyat Anda salam hangat saya, dan saya menghormati mereka dan Anda,” tutur Trump.

    Adapun Prabowo saat ini sedang berada di AS untuk memenuhi undangan pertemuan Presiden AS Joe Biden. Ini merupakan kunjungan perdana Prabowo sebagai presiden ke AS.

  • Paloh Soal Prabowo Ucapkan Selamat ke Trump: Jaga Hubungan Bilateral

    Paloh Soal Prabowo Ucapkan Selamat ke Trump: Jaga Hubungan Bilateral

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada Donald Trump yang memenangkan Pilpres Amerika Serikat (AS) 2024. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai langkah itu harus dilakukan.

    “Wajar sekali, dan harusnya demikian,” ujar Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2024).

    Paloh mengatakan langkah Prabowo itu dapat menjadi peluang untuk menjaga hubungan bilateral. Menurutnya, Prabowo dapat memanfaatkan seoptimal mungkin politik bebas aktif.

    “Ini kan ada peluang, bagi presiden baru, suasana baru, policy kebijakan baru, ya kan,” ujarnya.

    “Tapi hal yang memang mau diutamakan adalah bagaimana tetap menjaga hubungan bilateral kita yang bagus, politik kita bebas aktif itu dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh presiden baru kita Pak Prabowo,” imbuh dia.

    Sebelumnya, Prabowo Subianto menelepon Donald Trump yang memenangkan Pilpres Amerika Serikat (AS) 2024. Prabowo mengucapkan selamat kepada Trump yang keluar sebagai presiden terpilih AS 2024.

    “Senang bisa terhubung langsung dengan Presiden Terpilih Donald Trump untuk menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas terpilihnya dia sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47,” tulis Prabowo di unggahannya.

    “Saya berharap dapat meningkatkan kolaborasi antara kedua negara besar kita dan melakukan diskusi yang lebih produktif di masa mendatang. Senang dapat terhubung langsung dengan Presiden Terpilih Donald Trump untuk menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas terpilihnya dia sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47,” imbuhnya.

    (amw/whn)

  • Hattrick Obrolan Netanyahu dengan Trump Bahas soal Iran

    Hattrick Obrolan Netanyahu dengan Trump Bahas soal Iran

    Hattrick obrolan soal Iran

    Netanyahu telah berbicara tiga kali dengan Trump selama beberapa hari terakhir tentang “ancaman Iran” terhadap keamanan Israel. Hal tersebut diungkapkan oleh kantor PM Netanyahu pada Minggu (10/11) waktu setempat.

    “Dalam beberapa hari terakhir, saya telah berbicara tiga kali dengan presiden terpilih Donald Trump… Pembicaraan yang dirancang untuk lebih mempererat aliansi yang kuat antara Israel dan AS,” kata Netanyahu, dikutip dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, dilansir kantor berita AFP, Senin (11/11).

    “Kami sepakat tentang ancaman Iran dalam setiap aspek,” tambahnya selama rapat kabinet mingguan, menurut pernyataan kantor PM Israel tersebut.

    Netanyahu juga mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Trump tentang “peluang besar bagi Israel di bidang perdamaian dan perluasannya”.

    Amerika Serikat adalah sekutu utama dan pendukung militer Israel. Pemilihan presiden AS pada 5 November lalu yang dimenangkan oleh Trump, terjadi pada saat yang kritis bagi Timur Tengah di tengah perang di Gaza dan Lebanon yang terus berlangsung.

    Para pengamat percaya bahwa Netanyahu berharap Trump kembali ke Gedung Putih, mengingat persahabatan pribadi yang telah lama terjalin antara keduanya, serta sikap agresif mantan presiden AS itu terhadap musuh bebuyutan Israel, Iran.

    Selama masa jabatan pertamanya, Trump telah memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem, mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dan membantu menormalisasi hubungan antara Israel dan beberapa negara Arab di bawah apa yang disebut Perjanjian Abraham.

    (dnu/rfs)

  • Via Telepon, Prabowo Beri Selamat Trump Terpilih Lagi Jadi Presiden AS

    Via Telepon, Prabowo Beri Selamat Trump Terpilih Lagi Jadi Presiden AS

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Djojohadikusumo melakukan perbincangan via telepon selular dengan Presiden Terpilih Amerika Serikat Donald John Trump, Senin (11/11/2024) WIB. Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram resmi Prabowo, yaitu @prabowo, seperti dikutip CNBC Indonesia.

    “Senang bisa terhubung langsung dengan Presiden Terpilih Donald Trump untuk menyampaikan ucapan selamat yang tulis atas terpilihnya beliau sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat. Saya berkeinginan untuk meningkatkan kerja sama antara kedua negara dan melakukan diskusi yang lebih produktif di masa mendatang,” tulis @prabowo.

    Dalam perbincangan tersebut, Prabowo mengawalinya dengan mengucapkan selamat atas keberhasilan Trump kembali terpilih sebagai presiden AS. “Terima kasih banyak,” jawab Trump.

    Lebih lanjut, Prabowo mengaku ingin bertemu Trump dan mengucapkan selamat secara langsung. Merespons keinginan itu, Trump mengungkapkan hal tersebut memungkinkan.

    Tak ketinggalan, Trump memuji Prabowo yang dinilainya mampu bercakap dalam bahasa Inggris dengan baik. Prabowo menjawab hal tersebut tak lepas dari seluruh pelatihan militer yang dijalaninya dilakukan di AS. “That’s great,” puji Trump.

    (miq/miq)

  • Media Asing Tebak Hubungan Prabowo dan AS di Era Donald Trump

    Media Asing Tebak Hubungan Prabowo dan AS di Era Donald Trump

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden RI Prabowo Subianto memulai perjalanan ke China dan Amerika Serikat (AS), Jumat (8/11/2024). Ini merupakan kunjungan pertamanya ke luar negeri setelah dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober lalu.

    Beijing menjadi lokasi pertama lawatan Prabowo. Di Ibu Kota Negeri Tirai Bambu, Prabowo bertemu dengan Presiden Xi Jinping pada Sabtu (9/11/2024) malam. Selepas dari China, Prabowo bertolak ke Amerika Serikat (AS) atas undangan Presiden Joe Biden.

    “Dari Beijing saya akan terbang langsung ke Washington, DC, atas undangan presiden AS. Kunjungan ini bertujuan untuk membina hubungan baik dengan semua pihak,” kata Prabowo.

    Lawatan Prabowo ini menjadi sorotan media AS, Voice of America (VOA). Media itu mengulas bagaimana hubungan Prabowo dengan Washington di bawah presiden terpilih Donald Trump, yang diketahui memiliki sejarah yang panas dengan China.

    VOA awalnya mengulas prediksi hubungan AS-Indonesia. Diketahui, di Negeri Paman Sam, Calon Partai Republik Donald Trump telah resmi memenangkan pemilihan presiden (pilpres). VOA menyebut bahwa kepemimpinan Trump dapat dimanfaatkan oleh Prabowo untuk memperkuat hubungan kedua negara.

    “Jakarta dapat melihat lebih banyak peluang untuk memperluas hubungan dengan Washington jika Prabowo berhasil menembus orang yang tepat untuk mendapatkan insentif yang tepat, mengingat sejarah Trump yang lebih mengandalkan koneksi pribadi daripada hubungan kelembagaan,” tulis VOA dalam artikel berjudul Will Indonesia’s Prabowo Move Closer to Trump, Xi or Both?, Senin (11/11/2024).

    VOA kemudian menuliskan hubungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, dengan Adam Boehler, kepala US International Development Finance Corporation. Boehler diketahui merupakan mantan teman sekamar kuliah menantu Trump, Jared Kushner.

    Selain melalui Luhut, Prabowo memanfaatkan koneksi antara para miliarder di lingkaran dalam Trump. Ini akan mencakup pendukung Trump yang paling kaya, Elon Musk, dan taipan media di Indonesia, Hary Tanoesoedibjo.

    “Pemahaman positif Trump terhadap Indonesia harus dimaksimalkan untuk keuntungan ekonomi kedua negara, terutama kepentingan ekonomi Indonesia,” kata Hary Tanoe.

    Meski begitu, salah satu poin yang dapat menjadi ancaman bagi hubungan kedua negara adalah industri nikel. Hal ini disebabkan oleh dominasi perusahaan baterai mobil listrik (EV) asal China di Indonesia.

    Ancaman akan timbul dari proyeksi bagaimana Trump akan menjatuhkan sanksi tambahan bagi produk asal China. Hal ini tentu akan berdampak bagi produk baterai nikel Indonesia yang akhirnya sulit bersaing di pasar AS.

    “Anda mungkin melihat beberapa perubahan kalkulus ini selama pemerintahan Trump,” kata Andreyka Natalegawa, rekan peneliti untuk Program Asia Tenggara di Pusat Studi Strategis dan Internasional.

    “Kerja sama AS-Indonesia di bidang nikel di luar sana sebagai tujuan. Jika gagal membuahkan hasil, saya pikir itu bisa mengecewakan kedua belah pihak,” timpal Ann Marie Murphy, peneliti senior di Weatherhead East Asian Institute di Universitas Columbia.

    (luc/luc)

  • Donald Trump Puji Kemampuan Bahasa Inggris Prabowo

    Donald Trump Puji Kemampuan Bahasa Inggris Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump memuji kemampuan berbahasa Inggris Presiden RI Prabowo Subianto saat keduanya berbincang via telepon.

    Berdasarkan akun Instagram resmi @prabowo, Senin (11/11/2024), pembicaraan keduanya dilakukan dalam Bahasa Inggris. Mulanya, Prabowo mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas kemenangannya dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS).

    Trump juga memuji kinerja yang dilakukan Prabowo selama menjabat sebagai Presiden di Indonesia. Di sela-sela obrolan tersebut, Trump melontarkan kalimat pujian kepada Prabowo.

    “[Kemampuan] bahasa Inggris Anda sangat bagus,” kata Trump.

    Prabowo menjawab, “dulu saat pelatihan [militer] saya menggunakan bahasa Amerika [Inggris] pak.”

    Riwayat pendidikan militer orang nomor satu di Indonesia tersebut banyak dihabiskan di Negeri Paman Sam.

    Tercatat, pada 1980, Prabowo terpilih menjalani kursus US Army Special Force di Fort Bragg, North Carolina selama empat bulan. Selanjutnya, mantan Menteri Pertahanan RI tersebut juga kembali melanjutkan pendidikan infantri di Fort Benning pada 1985.

    Lebih lanjut, Trump lantas menyebut Pilpres AS tahun ini merupakan salah satu yang paling sukses dalam 100 tahun terakhir di negaranya.

    Prabowo membalas pernyataan Trump dengan mengaku kaget atas upaya pembunuhan kepada pebisnis asal Amerika Serikat itu beberapa waktu lalu.

    “Kami semua terkejut atas upaya pembunuhan kepada Anda. Tapi untungnya Yang Maha Kuasa melindungi Anda,” ujar Prabowo. 

    Trump kemudian menjawab dirinya merasa beruntung bisa selamat dari insiden tersebut. Di akhir pembicaraan, Prabowo meminta izin untuk menghubungi Trump secara pribadi.

    “Telepon saja kapanpun Anda mau. Sudah punya nomor saya kan? Ini nomor saya. Hubungi saja kapanpun Anda mau,” tutup Trump sambil menitip salam ke rakyat Indonesia.

    Dalam video yang diunggah, keduanya berbincang selama 2 menit 49 detik.

  • Pemerintah Akui SDM Indonesia Masih Kalah Saing, Halangan Investasi Masuk

    Pemerintah Akui SDM Indonesia Masih Kalah Saing, Halangan Investasi Masuk

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal mengakui bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia yang masih kurang bersaing dengan negara-negara lain menjadi tantangan dalam menarik para investor masuk ke Tanah Air.

    Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan menjelaskan, setidaknya ada empat aspek utama yang dipertimbangkan para investor sebelum menanamkan modalnya di sebuah negara.

    Pertama, aspek pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Artinya, investor ingin negara dengan fundamental perekonomian yang baik dan memiliki prospek bagus.

    “Kita kan so far [Indonesia kan sejauh ini] pertumbuhan ekonomi kita baik tuh, ya rata-rata masih 5% lah, 5% lebih,” ujar Ichwan kepada Bisnis, Senin (11/11/2024).

    Kedua, kedekatan dengan pasar atau konsumen. Menurutnya, Indonesia juga memiliki keunggulan dalam aspek ini karena jumlah penduduk yang besar dan daya beli masyarakat yang terus terjaga.

    Ketiga, kedekatan dengan sumber daya alam. Ichwan menerangkan pemerintah telah mengidentifikasi 28 komoditas unggulan dari delapan sektor yang dimiliki mulai dari nikel, timah, tembaga, baru bara, minyak bumi, sawit, udang, rumput laut, kobal, hingga pala.

    Dia meyakini, 28 komoditi itu akan dibutuhkan oleh produsen-produsen global untuk melakukan kegiatan produksinya. Oleh sebab itu, sambungnya, Indonesia turut memiliki keunggulan di aspek sumber daya alam.

    Keempat, yaitu terkait kemampuan sumber daya manusia (SDM). Ichwan tidak menampik, Indonesia masih punya pekerjaan rumah di aspek ini.

    Kendati demikian, dia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memang berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM seperti yang ditetapkan dalam visi misi Asta Cita.

    “Jadi harapannya dengan perbaikan kualitas sumber daya manusia, setidaknya empat kriteria utama investor memilih negara sebagai negara tujuan investasi itu, Indonesia bisa penuhi,” jelas Ichwan.

    Di samping empat aspek utama tersebut, dia juga menyatakan BKPM akan terus mencoba menciptakan iklim investasi yang kondusif. Contohnya, BKPM akan terus permudah penerbitan izin usaha hingga memberi insentif menarik untuk pada investor.

    Bersaing dengan Negara-Negara Tetangga

    Indonesia kerap menjadi salah satu negara alternatif bagi investor asing menanamkan modalnya di tengah tensi perang dagang AS-China. Hanya saja, Indonesia harus bersaing ketat dengan negara-negara tetangga di Asean.

    Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menjelaskan, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China akan semakin memanas terutama usai terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS 2025—2029.

    Trump memang berencana menaikkan tarif untuk barang-barang impor terutama yang berasal dari China. Akibatnya, perusahaan-perusahaan multinasional yang ada di China akan coba mencari negara alternatif karena takut penjualan produknya akan berkurang.

    Dalam konteks tersebut, negara-negara berkembang seperti Indonesia akan menjadi salah satu tujuan investasi baru. Hanya saja, Yusuf mengingatkan bahwa Indonesia bukan satu-satunya alternatif karena Vietnam, Malaysia, Thailand juga akan menarik perhatian investor asing.

    “Melihat dari berbagai aspek termasuk di dalamnya misalnya prospek perekonomian, ketersediaan sumber daya manusia, dan stabilitas politik, saya kira negara tetangga seperti Vietnam ataupun Malaysia relatif masih akan lebih favorable [pilihan utama],” ujar Yusuf kepada Bisnis, Senin (11/11/2024).

    Oleh sebab itu, sambungnya, pemerintah Indonesia punya tantangan berat untuk merayu para investor asing tersebut.

    Sementara itu, lembaga pemeringkatan kredit internasional Moody’s Ratings meyakini arus perdagangan dan investasi akan masuk ke kawasan Asean dan India usai Trump berhasil memenangkan Pemilu AS 2024.

    Moody’s memproyeksikan bahwa pemerintahan Trump nantinya akan lebih memilih kebijakan perekonomian yang proteksionisme. Artinya, Trump akan menerapkan tarif perdagangan yang tinggi hingga memperketat investasi di sektor-sektor strategis.

    Dengan demikian, perang dagang AS-China akan semakin memanas. Perusahaan multinasional yang ada di China pun akan coba mencari negara alternatif.

    “Yang akan berdampak negatif pada ekonomi China dan akibatnya menghambat pertumbuhan regional. Namun, pergeseran ini mungkin menguntungkan India dan negara-negara Asean [Asia Tenggara],” tulis laporan terbaru Moody’s yang terbit pada Senin (11/11/2024).

  • Taktik Baru China Lawan Amerika di Era Donald Trump

    Taktik Baru China Lawan Amerika di Era Donald Trump

    Jakarta, CNBC Indonesia – Industri semikonduktor China sedang bersiap untuk empat tahun ke depan di era Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

    Pasalnya, perusahaan China kini diminta untuk meningkatkan pembelian peralatan pembuat chip dan mencari peluang untuk merekrut talenta asing, serta menjalin aliansi baru.

    Di antara strategi yang dipertimbangkan adalah upaya untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan negara dan perusahaan yang mungkin merasa terasing oleh AS.

    Seperti yang diketahui, Trump menargetkan raksasa telekomunikasi China seperti Huawei dan ZTE, serta pembuat chip SMIC, selama masa jabatan pertamanya.

    Kebijakan Trump membuat beberapa perusahaan China masuk dalam daftar hitam perdagangan yang membatasi akses mereka ke perangkat keras dan perangkat lunak produksi AS.

    Sebaliknya, pemerintahan Biden melakukan kontrol ekspor yang lebih luas, yang dimaksudkan untuk memutus seluruh akses China ke chip canggih yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan AS.

    Zhu Jing, wakil sekretaris jenderal Asosiasi Industri Semikonduktor Beijing, mendesak perusahaan-perusahaan chip China untuk meningkatkan bisnis luar negeri mereka dan berekspansi ke lebih banyak negara.

    Ia mengatakan, mungkin akan ada peluang untuk melanjutkan pengadaan impor chip tertentu jika berkoordinasi secara global antara AS, Jepang, dan Eropa untuk melemahkan sanksi.

    Perusahaan-perusahaan juga harus meningkatkan upaya untuk menarik talenta luar negeri jika pemerintahan Trump memberlakukan kembali blokir seperti pada masa jabatan pertamanya.

    Selain itu, taktik ini juga bisa mengantisipasi jika Trump menerapkan kembali kebijakan yang mempersulit mahasiswa dan profesional China untuk bekerja di Amerika.

    “Setelah Trump menjabat, mungkin akan ada beberapa manfaat bagi pengembangan industri semikonduktor China dalam hal bakat profesional, perusahaan multinasional, dan kerja sama asing. Saya sarankan agar kita beradaptasi dengan situasi dan perubahan baru secara tepat waktu,” katanya dalam sebuah artikel yang diterbitkan di WeChat, dikutip dari Reuters, Senin (11/11/2024).

    Banyak artikel juga meramalkan industri chip China akan menerima peningkatan kontrol ekspor dan potensi tarif di bawah kepemimpinan Trump dan satu-satunya jalan adalah dengan menggandakan kemandirian dalam hal produksi.

    (fab/fab)

  • Agenda 100 Hari Trump, Terobosan Ekonomi hingga Penghentian Perang

    Agenda 100 Hari Trump, Terobosan Ekonomi hingga Penghentian Perang

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Donald Trump kembali memenangkan pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS). Selasa pekan lalu, calon Partai Republik itu berhasil melewati batas ambang kemenangan yakni 270 electoral vote dalam melawan rivalnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

    Sejumlah pihak pun mulai memprediksi seperti apa program kerja 100 hari Trump saat kembali ke Gedung Putih pada Januari mendatang. Prakiraan terhadap Trump dibuat dengan mempertimbangkan posisinya yang pernah menjabat sebagai presiden pada 2017-2021 dan juga janji-janji kampanyenya.

    Newsweek menuliskan bahwa 100 hari pertama pemerintahannya kemungkinan akan difokuskan pada pemenuhan beberapa janji kampanye utamanya terkait imigrasi dan ekonomi, serta pengangkatan pejabat kabinet utama.

    Ekonomi

    Ekonomi adalah hal yang membantu Trump meraih masa jabatan kedua, dan kemungkinan akan menjadi prioritas dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Jajak pendapat menunjukkan bahwa warga Amerika secara umum tidak senang dengan arah negara dan ekonomi saat ini.

    Trump telah menganjurkan kebijakan seperti menghapus pajak atas upah yang diberikan kepada karyawan yang menerima tip. Sebuah memo dari Pemimpin Mayoritas DPR Steve Scalise, yang dilaporkan Axios, mengindikasikan bahwa Partai Republik DPR akan fokus pada pemotongan pajak dan pemotongan belanja pemerintah.

    Anggota DPR Partai Republik dari Maryland, Andy Harris, mengatakan bahwa ia yakin Partai Republik cenderung meloloskan beberapa kebijakan ini, termasuk janjinya untuk memotong pajak atas tip, dalam paket rekonsiliasi awal, dan RUU rekonsiliasi yang lebih besar yang membahas pajak untuk Tahun Anggaran 2026.

    Namun, ada beberapa batasan untuk rekonsiliasi. Apa pun dalam RUU ini harus terkait langsung dengan pengeluaran dan pendapatan, sehingga proses ini tidak dapat digunakan untuk memberlakukan aspek lain dari agenda Trump.

    Imigrasi

    Trump juga diperkirakan akan fokus pada isu imigrasi di hari-hari awal masa jabatannya. Karoline Leavitt, sekretaris pers nasional Trump, mengatakan kepada Fox News bahwa segera setelah Trump dinyatakan sebagai pemenang, agenda hari pertamanya adalah meluncurkan deportasi massal imigran gelap yang tinggal di negara tersebut.

    “Ia dapat melakukannya dengan mencabut status perlindungan sementara yang saat ini memungkinkan para migran untuk bekerja secara legal di AS atau menggunakan polisi setempat untuk program deportasi,” demikian dilaporkan NPR.

    Namun, upaya ini kemungkinan akan menghadapi banyak tantangan. Menurut Dewan Imigrasi Amerika, hal ini akan menelan biaya US$ 7,3 miliar (Rp 114 triliun). Upaya untuk melakukan deportasi massal juga kemungkinan akan menghadapi banyak tantangan hukum dan logistik.

    Minyak

    Trump juga telah berjanji bahwa ia akan memerintahkan lebih banyak fracking dan penggunaan minyak pada hari pertama masa jabatannya sebagai presiden.

    Fracking, atau pengeboran sisa-sisa minyak bumi, muncul sebagai isu utama di Pennsylvania, negara bagian yang dimenangkannya dengan selisih suara tipis.

    “Saya ingin menutup perbatasan dan saya ingin mengebor, mengebor, mengebor,” kata Trump kepada Fox News, Desember 2023.

    Scalise, dalam memonya kepada rekan-rekannya di DPR, juga menulis bahwa prioritasnya adalah ‘melepaskan energi Amerika’ dengan mengamanatkan penjualan sewa, membuka lahan federal untuk ‘peningkatan eksplorasi dan produksi energi’ dan mencabut kebijakan lingkungan dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi Biden.

    Isu Gender

    Sehubungan dengan perang budaya, Trump juga berjanji untuk menandatangani perintah eksekutif bagi sekolah yang mendorong ‘teori ras kritis’ atau ‘kegilaan gender’ pada hari pertama.

    Partai Republik telah berupaya untuk meloloskan undang-undang yang melarang sekolah membahas orientasi seksual dan identitas gender kepada beberapa siswa, dengan alasan topik tersebut seharusnya ditangani oleh orang tua daripada guru.

    Tetapi para kritikus memandang kebijakan ini sebagai upaya untuk secara tidak adil menargetkan anggota komunitas LGBTQ+.

    Perang Rusia-Ukraina

    Trump juga mengatakan akan mencoba membawa Rusia dan Ukraina ke meja perundingan pada hari pertama masa jabatannya.

    “Mereka sekarat, Rusia dan Ukraina. Saya ingin mereka berhenti sekarat. Dan saya akan menyelesaikannya. Saya akan menyelesaikannya dalam 24 jam,” kata Trump pada 2023 di CNN.

    Trump sendiri telah mengadakan panggilan telepon bersama Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam panggilan telepon tersebut, Trump mengingatkan Putin tentang kehadiran militer AS yang cukup besar di Eropa, namun di sisi lain, Trump juga menyebut bahwa pihaknya sangat menantikan untuk bisa menyelesaikan perang Ukraina segera.

    “Trump secara singkat mengangkat masalah ‘tanah’ dalam panggilannya dengan Putin,” ujar informasi seorang sumber kepada Washington Post yang juga dimuat AFP.

    “Trump juga menyatakan minatnya untuk melakukan percakapan lebih lanjut guna membahas penyelesaian perang Ukraina segera.”

    Selama kampanyenya, Trump berulang kali berjanji untuk segera mengakhiri perang Ukraina. Namun ia tidak merinci pemikirannya terkait upaya perdamaian tersebut.

    Di sisi lain, Trump dan sekutunya telah mengecam pendanaan AS untuk Ukraina. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa hal itu membantu mendanai hubungan korup yang pro-perang antara perusahaan pertahanan dan para pengkritik kebijakan luar negeri.

    Kabinet

    Hari-hari awal kepresidenan Trump juga dapat ditentukan oleh penunjukan anggota kabinet. Ia diharapkan mulai memilih calon untuk peran masa depan seperti jaksa agung atau posisi yang mengawasi perbendaharaan, pertahanan, dan perbatasan dalam beberapa minggu mendatang.

    Pada tahun 2017, sebagian besar calonnya menerima dukungan bipartisan dari Partai Republik dan Demokrat. Hanya Betsy Devos, yang dinominasikan untuk memimpin Departemen Pendidikan, yang menerima penolakan dari beberapa anggota Partai Republik.

    Pada hari-hari setelah kemenangannya, Trump mengumumkan satu posisi penting di Gedung Putih, dengan mengatakan bahwa ia berencana untuk menunjuk penasihat senior kampanyenya Susie Wiles sebagai kepala stafnya, sebuah posisi yang tidak perlu disetujui Senat untuk dikonfirmasi.

    Spekulasi sudah beredar luas tentang siapa yang akan dipilih Trump untuk peran-peran penting ini. Nama-nama seperti Robert F. Kennedy Jr., Elon Musk, Richard Grennell dan Mike Pompeo telah diajukan sebagai calon yang akan ditunjuk. Namun Trump belum memberikan komentar publik tentang siapa yang akan ia tunjuk dalam kabinetnya.

     

    (luc/luc)

  • Momen Prabowo Ngobrol Bareng Trump via Telepon, Ini Isi Pembicaraannya

    Momen Prabowo Ngobrol Bareng Trump via Telepon, Ini Isi Pembicaraannya

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto turut mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas kemenangannya dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS).

    Berdasarkan akun Instagram resmi @prabowo, Senin (11/11/2024), orang nomor satu di Indonesia tersebut mengucapkan selamat kepada Trump usai terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat.

    Prabowo mengatakan ingin bertemu secara pribadi dengan Trump sebagai Presiden AS terpilih di mana pun Trump berada. Trump memuji sikap Prabowo tersebut.

    “Jika memungkinkan saya ingin sekali menelepon Anda secara pribadi. Di mana pun Anda berada, saya bersedia terbang untuk mengucapkan selamat kepada Anda secara langsung,” ujar Prabowo.

    “Oh, itu sangat baik. Kita akan melakukan itu kapanpun, yang Anda lakukan di Indonesia merupakan kerja yang bagus, sangat bagus,” jawab Trump.

    Trump juga memuji kemampuan Prabowo yang sangat fasih dalam berbahasa Inggris. Selain itu, Trump menjelaskan penyelenggaraan Pilpres di AS yang berjalan lancar.

    Prabowo sempat mengungkapkan rasa terkejutnya tentang percobaan pembunuhan Trump saat melakukan kampanye. Namun, Trump masih mendapatkan perlindungan dan selamat.

    “Saya berharap dapat meningkatkan kerja sama antara kedua negara besar kita dan melakukan diskusi yang lebih produktif di masa mendatang,” kata Prabowo.

    Trump juga membuka peluang Prabowo untuk menelpon langsung karena telah memiliki nomor telepon pribadinya. Trump menitipkan salam kepada masyarakat Indonesia.