Tag: Donald Trump

  • Spekulasi Trump 3 Periode

    Spekulasi Trump 3 Periode

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan terkait keinginannya menjabat 3 periode. Padahal, konstitusi AS membatasi seseorang hanya bisa menjabat sebagai presiden 2 periode.

    Dilansir Reuters, Selasa (28/10/2025), spekulasi menyeruak setelah Trump menolak untuk menegaskan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga. Ini merupakan ke sekian kalinya Trump membahas gagasan menjabat lebih dari dua periode.

    Dalam sejumlah kampanye, Trump bahkan melontarkan gurauan dan menggoda para pendukungnya dengan slogan ‘Trump 2028’. Amandemen ke-22 Konstitusi AS telah melarang siapa pun untuk terpilih menjadi Presiden AS untuk periode jabatan ketiga.

    Beberapa pendukung Trump telah melontarkan ide mengakali larangan itu. Mereka mengusulkan Trump mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden AS, sementara kandidat lainnya mencalonkan diri sebagai Presiden lalu mengundurkan diri setelah terpilih.

    Hal itu disebut bisa membawa Trump menduduki jabatan presiden AS untuk periode ketiga. Trump mengatakan ide itu terlalu lucu.

    “Saya akan diizinkan melakukan hal itu. “Saya tidak akan melakukan hal itu. Saya pikir itu terlalu lucu,” kata Trump saat ditanya wartawan mengenai opsi tersebut, di dalam pesawat kepresidenan AS, Air Force One, yang mengudara dari Malaysia ke Jepang pada Senin (27/10).

    Dia mengaku anak menolak cara tersebut. Dia mengatakan orang-orang tak akan menyukai cara tersebut.

    “Iya, saya akan menolaknya karena itu terlalu lucu. Saya pikir orang-orang tidak akan menyukainya. Itu terlalu lucu. Tidak, itu tidak benar,” ucap Trump.

    Para pakar konstitusi mengatakan Trump dilarang mencalonkan diri sebagai wakil presiden karena dia tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden. Amandemen ke-12 Konstitusi AS menegaskan ‘Tidak seorang pun yang secara konstitusional tidak memenuhi syarat untuk jabatan Presiden, akan memenuhi syarat untuk jabatan Wakil Presiden Amerika Serikat’.

    Namun demikian, Trump juga tidak memberikan jawaban tegas saat ditanya apakah dirinya tidak akan maju capres untuk periode ketiga. Dia menjawab ingin melakukannya.

    “Saya ingin sekali melakukannya. Saya memiliki angka terbaik yang pernah saya miliki,” ujarnya.

    Trump juga memberi jawaban ambigu saat ditanya lebih lanjut soal apakah dirinya tidak menutup kemungkinan untuk masa jabatan ketiga. Dia juga mengaku belum benar-benar memikirkan apakah dirinya akan mencoba mengubah aturan lewat pengadilan.

    “Apakah saya tidak menutup kemungkinannya? Maksud saya, Anda harus memberitahu saya. Saya belum benar-benar memikirkannya,” ujarnya.

    Terlepas dari hal itu, Steve Bannon yang pernah menjabat sebagai kepala strategi Gedung Putih, mengungkapkan ada rencana untuk menghindari Amandemen ke-22 dan menyiratkan dirinya terlibat dalam pengembangan rencana itu.

    “Trump akan menjadi presiden pada tahun 2028, dan orang-orang seharusnya diakomodasi untuk hal itu. Pada waktu yang tepat, kami akan menjelaskan rencananya. Namun, rencana itu memang ada,” ungkapnya.

    Spekulasi soal Trump akan menjabat untuk periode ketiga telah muncul sejak Maret 2025 atau 2 bulan setelah dirinya dilantik dalam masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS.

    “Banyak orang ingin saya melakukannya. Tetapi, maksud saya, pada dasarnya saya memberi tahu mereka bahwa kita masih punya jalan panjang, Anda tahu, ini masih sangat awal dalam pemerintahan,” kata Trump merujuk pada sekutu-sekutunya dalam panggilan telepon Minggu (30/3) pagi dengan NBC News.

    “Saya fokus pada saat ini,” tambah Trump menambahkan dalam beberapa komentarnya yang paling ekstensif hingga saat ini tentang masa jabatan ketiga.

    Trump menjabat sebagai Presiden AS periode 2017-2021. Dia kemudian terpilih lagi untuk masa jabatan 2025-2029.

    Halaman 2 dari 3

    (haf/haf)

  • Perundingan Afghanistan-Pakistan di Istanbul Deadlock

    Perundingan Afghanistan-Pakistan di Istanbul Deadlock

    JAKARTA – Perundingan antara Afghanistan dan Pakistan di Istanbul untuk menengahi gencatan senjata jangka panjang telah berakhir tanpa resolusi.

    Kabar ini diinformasikan dua sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa, 28 Oktober, dilansir Reuters. Hal ini merupakan pukulan bagi perdamaian di kawasan tersebut setelah bentrokan mematikan bulan ini.

    Perundingan tersebut bertujuan untuk mencapai perdamaian abadi antara kedua negara tetangga di Asia Selatan tersebut setelah puluhan orang tewas di sepanjang perbatasan mereka dalam kekerasan terburuk sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Kabul pada 2021.

    Keduanya sepakat untuk gencatan senjata yang dimediasi di Doha pada 19 Oktober, tetapi tidak dapat menemukan titik temu dalam putaran kedua perundingan yang dimediasi oleh Turki dan Qatar di Istanbul, menurut sumber-sumber Afghanistan dan Pakistan yang mengetahui masalah tersebut, dengan masing-masing saling menyalahkan atas kegagalan tersebut.

    Sebuah sumber keamanan Pakistan mengatakan Taliban tidak bersedia berkomitmen untuk mengendalikan Taliban Pakistan, kelompok militan terpisah yang memusuhi Pakistan yang menurut Islamabad beroperasi dengan impunitas di Afghanistan.

    Sumber Afghanistan yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan bahwa perundingan tersebut berakhir setelah “perdebatan yang menegangkan” mengenai masalah tersebut, menambahkan bahwa pihak Afghanistan mengatakan tidak memiliki kendali atas Taliban Pakistan, yang telah melancarkan serangan terhadap pasukan Pakistan dalam beberapa pekan terakhir.

    Sumber-sumber tersebut meminta identitas mereka dirahasiakan karena mereka tidak berwenang berbicara di depan umum.

    Juru bicara pemerintah dan Kementerian Pertahanan Taliban Afghanistan, serta juru bicara militer, pertahanan, dan kementerian luar negeri Pakistan, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    Bentrokan pada Oktober dimulai setelah serangan udara Pakistan bulan ini di Kabul, ibu kota Afghanistan, di antara lokasi-lokasi lain, yang menargetkan pemimpin Taliban Pakistan.

    Taliban merespons dengan serangan terhadap pos-pos militer Pakistan di sepanjang perbatasan sepanjang 2.600 km (1.600 mil).

    Gagalnya perundingan yang telah menarik perhatian Presiden AS Donald Trump ini dapat memperburuk gencatan senjata antara Afghanistan yang dikuasai Taliban dan Pakistan yang bersenjata nuklir.

    Pada Sabtu pekan lalu, menteri pertahanan Pakistan mengatakan ia yakin Afghanistan menginginkan perdamaian tetapi kegagalan mencapai kesepakatan di Istanbul akan berarti “perang terbuka”.

    Meskipun ada gencatan senjata antara Pakistan dan Taliban, bentrokan akhir pekan menewaskan lima tentara Pakistan dan 25 militan Taliban Pakistan di dekat perbatasan dengan Afghanistan, kata militer pada Minggu.

  • ASEAN & China Makin Mesra, Ini Manfaat buat Indonesia

    ASEAN & China Makin Mesra, Ini Manfaat buat Indonesia

    Jakarta

    China dan ASEAN meningkatkan perjanjian perdagangan bebas menjadi versi terbaru yakni ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) 3.0. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya hubungan dagang kedua kawasan di tengah kebijakan tarif dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    Penandatanganan ACFTA 3.0 dilakukan di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada hari terakhir pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47, Selasa (28/10). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri acara tersebut mewakili Presiden Prabowo Subianto.

    “Pemerintah Indonesia akan memulai proses ratifikasi dan penyelarasan kebijakan domestik, serta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan dunia usaha untuk memastikan manfaat optimal dari implementasi ACFTA 3.0 Upgrade,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10/2025).

    ACFTA 3.0 menandai babak baru kemitraan ekonomi yang lebih inklusif dan komprehensif antara ASEAN dengan China. China merupakan mitra dagang terbesar bagi ASEAN selama 16 tahun terakhir, sekaligus mitra dagang utama bagi Indonesia.

    Pada 2024, nilai perdagangan Indonesia-RRT mencapai US$ 136,59 miliar dengan realisasi investasi RRT di Indonesia sebesar US$ 8,1 miliar. Jumlah itu meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya.

    ACFTA 3.0 diharapkan dapat semakin memperkuat tren positif perdagangan ASEAN dan RRT, sekaligus mendorong diversifikasi ekspor, peningkatan nilai tambah industri dan investasi yang lebih berkelanjutan. Beberapa pengembangan kerja sama mencakup berbagai isu strategis dan terkini seperti ekonomi digital, ekonomi hijau, konektivitas rantai pasok, pengembangan UMKM, perlindungan konsumen dan persaingan usaha.

    Sebagai informasi, ACFTA 3.0 merupakan pembaruan dari perjanjian ACFTA yang telah berlaku sejak 2010 dan bertujuan untuk memperluas kerja sama perdagangan. ACFTA 3.0 Upgrade menjadi langkah penting untuk memastikan kerja sama ASEAN dengan RRT tetap relevan dengan dinamika ekonomi global, serta memberikan manfaat yang nyata bagi pelaku usaha di kawasan.

    “Bagi Indonesia, ini merupakan peluang strategis untuk memperkuat daya saing ke salah satu perekonomian terbesar di dunia,” terang Airlangga.

    ACFTA 3.0 menjadi salah satu hasil utama (major outcomes) dari pelaksanaan KTT ASEAN ke-47 yang diketuai Malaysia. Sebagaimana diketahui, ACFTA merupakan perjanjian perdagangan pertama yang dicapai ASEAN dengan negara di luar blok negara-negara Asia Tenggara ini.

    Data Pemerintah China menunjukkan bahwa perdagangan ASEAN dan China mencapai Yuan 5,57 triliun (sekitar US$ 785 miliar) pada Januari-September 2025. Jumlah itu meningkat 9,6% dibandingkan tahun sebelumnya.

    (aid/hns)

  • Detik-detik PM Jepang Panik Saat Mendampingi Donald Trump di Istana​

    Detik-detik PM Jepang Panik Saat Mendampingi Donald Trump di Istana​

    GELORA.CO – Terekam momen Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi panik saat mendampingi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kunjungan ke Jepang pada Selasa (28/10/2025). 

    Pasalnya dalam kunjungan Donald Trump di Istana Akasaka, Tokyo, Jepang, orang nomor satu di Amerika Serikat itu berjalan tidak sesuai dengan protokoler yang sudah disiapkan oleh pemerintah Jepang. 

    Awalnya Takaichi terlihat menyambut Trump di depan pintu Istana. 

    Keduanya pun berjalan bersama di tengah pasukan militer Jepang. 

    Namun tiba-tiba Donald Trump berhenti di hadapan Bendera Jepang dan Bendera Amerika Serikat yang dikibarkan di ruangan tersebut.

    Ekspresi wajah Takaichi pun terlihat tampak kebingungan lantaran Trump menghentikan langkahnya. 

    Trump bahkan tiba-tiba hormat ke bendera yang membuat Takaichi semakin panik. 

    Ekspresi Takaichi pun terlihat berusaha mengarahkan Donald Trump agar terus berjalan. 

    Kemudian Trump terus berjalan sendirian tanpa Takaichi yang masih berada jauh di belakangnya. 

    Presiden AS Donald Trump “ngacir” meninggalkan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi saat upacara penyambutan di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (28/10/2025).

    Dalam rekaman, tampak Trump dan Takaichi berdiri saat lagu kebangsaan dikumandangkan.

    Mereka lalu menyapa delegasi… pic.twitter.com/ZxQFdGDlZc

    — Kompas.com (@kompascom) October 28, 2025

    Video-video kunjungan Trump itu pun viral di X dan mendapatkan respon dari netizen.

    Netizen menduga demensia Trump tengah kumat lantaran tatapannya kosong saat berjalan dengan Takaichi.

    “Trump, demensiamu mulai terlihat, atau mungkin itu hanya efek samping karena menjadi seorang “jenius yang sangat stabil” yang unggul dalam tes IQ singa, harimau, jerapah,” tulis netizen.

    Sebelumnya dalam kunjungannya di Jepang, Trump memuji Takaichi. Trump menyebut bahwa Takaichi adalah wanita yang tangguh.

    Bahkan kata Trump pertemuan ini membuat pasar saham kedua negara mencapai puncak sepanjang sejarah.

    “Wanita ini adalah seorang pemenang. Jadi, tahukah Anda, kami tiba-tiba menjadi teman dekat karena pasar saham mereka hari ini dan pasar saham kami hari ini mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Itu berarti kami melakukan sesuatu yang benar,” jelas Trump.

  • Trump Ringankan Vietnam dengan Hapuskan Tarif 20% untuk Kopi

    Trump Ringankan Vietnam dengan Hapuskan Tarif 20% untuk Kopi

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan keringanan terhadap Vietnam dalam perjanjian dagang terbaru pada Senin (27/10/2025).

    Dirinya mengatakan, keringanan tersebut diberikan untuk kopi yang akan membebaskannya dari tarif utama sebesar 20%.

    “Kami ingin mengurangi sedikit harga kopi,” kata Trump kepada wartawan di dalam Air Force One dalam perjalanan ke Tokyo,dikutip dari Reuters, Selasa.

    Ia pun menambahkan bahwa ia mungkin akan mengunjungi Vietnam yang negara penghasil kopi terbesar.

    Adapun Gedung Putih mengatakan pada Minggu bahwa ASdan Vietnam akan menyelesaikan perjanjian perdagangan dalam beberapa minggu mendatang yang akan mempertahankan tarif 20% untuk sebagian besar barang Vietnam tetapi menghapus bea masuk untuk produk-produk tertentu.

    Daftar produk tersebut akan diputuskan pada tahap selanjutnya, demikian pernyataan kedua negara.

  • Video: Trump Teken Perjanjian Logam Tanah Jarang dengan PM Jepang

    Video: Trump Teken Perjanjian Logam Tanah Jarang dengan PM Jepang

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bersepakat mengamankan pasokan mineral penting dan tanah jarang melalui penambangan dan pemrosesan. Trump-Takaichi menandatangani kesepakatan itu seusai pertemuan keduanya di Tokyo yang membahas sejumlah isu seputar perdagangan dan keamanan hari ini.

    Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia, Selasa (28/10/2025).

  • Perjanjian Dagang Malaysia-AS Terungkap, Isinya Ngeri-ngeri Sedap

    Perjanjian Dagang Malaysia-AS Terungkap, Isinya Ngeri-ngeri Sedap

    Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menuai kritik tajam seusai menandatangani perjanjian dagang baru dengan Amerika Serikat (AS) yang disebut dengan perjanjian perdagangan timbal balik atau agreement on reciprocal trade (ART).

    Kritik muncul setelah Anwar menari bersama Presiden Donald Trump tak lama setelah kedatangan pemimpin AS itu di Malaysia, yang dianggap sebagai tindakan tidak bermartabat dan seperti budak. Namun, kini sorotan publik kini tertuju pada isi perjanjian dagang yang ditandatangani beberapa jam setelah pertemuan tersebut.

    Dokumen yang beredar di media sosial menunjukkan adanya klausul yang mengharuskan Malaysia berkonsultasi dengan Washington sebelum menjalin kerja sama dagang dengan negara ketiga.

    Ketentuan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang apakah sang PM Anwar telah menyerahkan sebagian kedaulatan ekonomi Malaysia kepada AS, hal yang sebelumnya telah diperingatkan oleh eks PM Mahathir Mohamad.

    Perjanjian tersebut memberikan akses istimewa bagi eksportir AS ke pasar Malaysia, sementara Washington tetap mempertahankan tarif 19% yang diberlakukan baru-baru ini. Perikatan Nasional (PN) mengecam kesepakatan itu sebagai bentuk penyerahan diri.

    “Malaysia kehilangan kendali atas kebijakan ekonominya sendiri, sementara AS bebas menentukan apa yang menguntungkan industrinya. Ini bukan kemitraan, melainkan kehilangan kedaulatan,” ujar Sekjen PN Azmin Ali dalam pernyataan resmi dikutip Selasa (28/10/2025).

    Sementara, politikus senior The Democratic Action Party (DAP) Teng Chang Khim menuntut pemerintah bersikap transparan mengenai isi perjanjian.

    Ia menyoroti salah satu klausul yang mewajibkan Malaysia berkonsultasi dengan AS sebelum menandatangani perjanjian digital dengan negara lain yang membahayakan kepentingan penting AS.

    Klausul lain menyebut AS dapat memberlakukan kembali tarif 25% jika Malaysia menjalin kerja sama dagang dengan negara yang dianggap mengancam kepentingan AS, yang diyakini mengacu pada China serta negara-negara BRICS, seperti Rusia dan Iran.

    Selain itu, Malaysia juga sepakat untuk tidak membatasi ekspor mineral tanah jarang ke AS, keputusan yang dinilai menguntungkan Washington namun berpotensi merugikan hubungan dengan Beijing.

    Lebih jauh, perjanjian itu mengharuskan Malaysia mengikuti kebijakan perdagangan AS, termasuk menerapkan bea, kuota, atau pembatasan yang sama terhadap negara yang menjadi sasaran sanksi Amerika.

    PN menilai kebijakan ini mengancam posisi netral Malaysia di kancah global. “Jika AS memblokir impor dari China atau Rusia, Malaysia harus melakukan hal sama, meskipun merugikan perekonomian nasional,” tambah Azmin.

    Pengamat politik Eric See-To menegaskan, perjanjian tersebut pada dasarnya membuat Malaysia terikat pada agenda geopolitik dan keamanan AS.

    “Jika Washington menjatuhkan sanksi pada negara lain, Malaysia tidak lagi bebas bersikap netral, tetapi harus mengikuti langkah AS,” ujarnya.

    Kesepakatan ini menimbulkan kekhawatiran luas bahwa Malaysia telah kehilangan ruang kebijakan ekonomi dan diplomatiknya demi mempertahankan hubungan dagang dengan AS.

  • IPOC 2025 bahas tantangan industri sawit dari tarif Trump hingga EUDR

    IPOC 2025 bahas tantangan industri sawit dari tarif Trump hingga EUDR

    Jakarta (ANTARA) – Konferensi Indonesian Palm Oil Conference and 2026 IPOC Outlook (IPOC 2025) akan membahas berbagai tantangan global, termasuk dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump hingga regulasi anti-deforestasi Uni Eropa (EUDR) terhadap pasar dan daya saing industri kelapa sawit.

    Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) akan kembali menggelar IPOC 2025 pada 12–14 November di Nusa Dua, Bali.

    Ketua Umum Gapki Eddy Martono, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa konferensi tahun ini akan mengangkat tema besar peta jalan industri sawit menuju visi Indonesia Emas 2045, sekaligus merespons tekanan kebijakan internasional yang kian kompleks.

    “IPOC merupakan forum strategis untuk membahas arah industri kelapa sawit ke depan, khususnya upaya-upaya yang dapat dilakukan para pelaku industri sawit dalam mendorong produktivitas di tengah beragam peluang dan tantangan domestik maupun global,” kata Eddy.

    IPOC 2025 akan menghadirkan sejumlah pembicara nasional dan internasional dari sektor minyak nabati dan kebijakan perdagangan global.

    Executive Director Oil World Thomas Mielke akan menyampaikan analisisnya mengenai proyeksi harga dan tren pasar minyak nabati dunia.

    Pendiri Glenauk Economics Julian McGill akan mengulas dinamika makroekonomi yang mempengaruhi sektor komoditas.

    Ryan Chen dari Cargill Investments China yang akan memaparkan outlook ekonomi China dan dampaknya terhadap industri sawit. Satia Varqa dari FastMarkets akan membahas strategi industri dalam menghadapi tantangan global.

    Selain sesi konferensi, IPOC 2025 juga akan menghadirkan pameran industri sawit yang menampilkan teknologi, produk, dan inovasi terbaru dari sektor hulu hingga hilir.

    Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai pembicara kunci, antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Penyelenggara menargetkan lebih dari 1.500 peserta dari dalam dan luar negeri akan berpartisipasi dalam konferensi tahun ini,

    Pewarta: Shofi Ayudiana
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Purbaya prediksi IHSG tembus 9.000 pada akhir 2025

    Purbaya prediksi IHSG tembus 9.000 pada akhir 2025

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menembus rekor 9.000 pada akhir 2025.

    “Akhir tahun ini (IHSG) berapa? 9.000. 10 tahun ke depan berapa? 32.000,” kata Purbaya dalam kegiatan “Sarasehan 100 Ekonom Indonesia” di Jakarta, Selasa.

    Purbaya menyatakan proyeksinya itu bukan hanya perhitungan asal, melainkan mengacu pada tren historis dalam 25 tahun terakhir. Menurutnya, indeks dapat tumbuh hingga empat sampai lima kali lipat dalam satu proses siklus bisnis. Dia yakin tren perilaku sistem ini tidak akan berubah ke depannya.

    “Jadi, saya bukan tebak-tebak manggis, bukan bertapa. Itu hitungan ekonomi yang ada persamaan matematikanya,” tambah dia.

    Menkeu yakin pendapatnya itu diperkuat oleh tren IHSG saat ini yang masih berada pada level 8.000 meski sebelumnya sempat diprediksi akan hancur. Investor, kata dia, secara aktif menganalisis arah kebijakan yang disampaikan oleh pemerintah, termasuk dirinya sebagai Menteri Keuangan, sebagai landasan dalam menentukan portofolio saham mereka.

    Oleh karena itu, dia terus berupaya menanamkan optimisme kepada investor.

    “Indeks to the moon, saya bilang. Itu menciptakan optimisme juga,” tuturnya.

    Sebagai catatan, IHSG pada Selasa sore ditutup melemah 24,52 atau 0,30 persen ke posisi 8.092,63. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,92 poin atau 0,23 persen ke posisi 822,61.

    Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang menguat sebesar 3,28 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor teknologi yang masing-masing naik sebesar 2,65 persen dan 1,65 persen.

    Sedangkan tujuh sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 1,00 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor keuangan yang turun masing-masing sebesar 0,89 persen dan 0,69 persen.

    Dari sisi eksternal, faktor yang diperkirakan memengaruhi pergerakan IHSG yaitu pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi yang masih dicermati oleh investor.

    Sedangkan dari dalam negeri, koreksinya harga komoditas emas menjadi pendorong berlanjutnya profit taking pada saham-saham berbasis komoditas emas. Selain itu, melemahnya beberapa saham bluechips dengan kapitalisasi pasar besar, serta berlanjutnya koreksi beberapa saham konglomerasi juga membebani indeks.

    Pewarta: Imamatul Silfia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PM Palestina Minta Hamas Klarifikasi Sikap Soal Perlucutan Senjata

    PM Palestina Minta Hamas Klarifikasi Sikap Soal Perlucutan Senjata

    Ramallah

    Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Mustafa mengatakan kelompok Hamas harus mengklarifikasi sikap resmi mereka mengenai isu-isu pemerintahan Jalur Gaza pascaperang. Juga mengenai persenjataan mereka, yang berdasarkan kesepakatan gencatan senjata Gaza, harus dilucuti.

    “Setiap negara yang menghormati diri sendiri tidak menerima pluralitas senjata, hukum, dan pemerintahan,” tegas Mustafa dalam pernyataannya, seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (28/10/2025).

    Dia menekankan bahwa senjata, hukum, dan ketertiban di Jalur Gaza harus sepenuhnya berada di tangan negara Palestina.

    Namun, Mustafa juga menekankan bahwa Israel tidak menginginkan Otoritas Palestina kembali memerintah Jalur Gaza.

    “Tetapi Gaza harus sepenuhnya dikelola oleh PA (Otoritas Palestina-red) dan kami tidak menerima peran parsial,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Mustafa mengatakan bahwa pemerintah Palestina telah sepakat dengan negara-negara Arab untuk mendukung Otoritas Palestina dalam menjalankan tugasnya di Jalur Gaza. Dia juga menyoroti peran Arab Saudi dalam menggalang dukungan bagi negara Palestina.

    “Pasukan kami sedang dilatih di Mesir dan Yordania untuk menjalankan tugas-tugas mereka di Gaza,” kata PM Palestina tersebut.

    Dia menambahkan bahwa terhadap 18.000 personel keamanan di Jalur Gaza dan siap untuk melanjutkan tugas mereka.

    Sementara itu, mengenai pasukan internasional yang akan dikerahkan untuk membantu mengamankan situasi di Jalur Gaza sebagai bagian dari rencana perdamaian usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Mustafa menekankan bahwa Otoritas Palestina harus memiliki suara dalam hal ini.

    “Pasukan itu harus mendapatkan persetujuan dari Otoritas Palestina,” ujar Mustafa, sembari menambahkan bahwa misinya harus bersifat sementara.

    “Perannya harus bersifat suportif,” ucapnya. Dia memperingatkan bahwa pasukan internasional itu tidak boleh dianggap sebagai “pengganti”.

    Lihat juga Video ‘Hamas Serahkan Jasad Tawanan Israel Usai Gaza Dihantam Drone’:

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)