Tag: Donald Trump

  • Video Prabowo Bicara Kepentingan Rakyat di Balik Tarif Impor 19%

    Video Prabowo Bicara Kepentingan Rakyat di Balik Tarif Impor 19%

    Presiden Prabowo Subianto mengaku negosiasi langsung dengan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan tarif impor RI dari 32% menjadi 19%. Prabowo mengatakan, semua hal itu dilakukan demi rakyat.

    Meski ada beberapa syarat dari Trump usai tarif impor diturunkan, Prabowo optimistis, ekonomi RI dalam kondisi kuat.

  • Israel Geram Turki Rilis Perintah Tangkap Netanyahu, Sebut Erdogan ‘Tiran’

    Israel Geram Turki Rilis Perintah Tangkap Netanyahu, Sebut Erdogan ‘Tiran’

    Tel Aviv

    Israel memberikan reaksi keras terhadap langkah pengadilan Turki merilis surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu atas tuduhan genosida dalam perang Gaza. Tel Aviv menolak tuduhan genosida dan menyebut langkah Ankara itu sebagai “aksi publisitas” belaka.

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel, Gideon Saar, dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (8/11/2025), bahkan menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai “tiran”.

    “Israel dengan tegas menolak, dengan penghinaan, aksi publisitas terbaru oleh tiran Erdogan,” kata Saar dalam pernyataan via media sosial X.

    Saar, dalam postingannya menggunakan bahasa Inggris via media sosial X, melontarkan serangan lebih lanjut terhadap Erdogan. Dia menyinggung soal penangkapan rival-rival politik Erdogan, terutama Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu yang ditahan sejak Maret lalu.

    “Di Turki di bawah Erdogan, peradilan telah lama menjadi alat untuk membungkam rival politik dan menahan para jurnalis, hakim, dan wali kota,” sebutnya.

    Saar menuduh Kantor Kejaksaan Istanbul “baru-baru ini telah mengatur penangkapan Wali Kota Istanbul hanya karena berani mencalonkan diri melawan Erdogan”.

    Pada Jumat (7/11) waktu setempat, Kantor Kejaksaan Istanbul mengumumkan bahwa Pengadilan Kriminal Perdamaian Istanbul telah merilis surat perintah penangkapan terhadap 37 pejabat senior Israel, termasuk Netanyahu, atas tuduhan genosida dan kejahatan kemanusiaan terkait perang Gaza.

    Para pejabat senior Tel Aviv lainnya yang menjadi target perintah penangkapan tersebut mencakup Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Katz, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, Kepala Staf Umum militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir dan Komandan Angkatan Laut Israel David Saar Salama.

    Kantor Kejaksaan Istanbul menyatakan bahwa akibat genosida dan kejahatan kemanusiaan sistematis yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, ribuan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, kehilangan nyawa, dengan ribuan orang lainnya luka-luka, dan area-area permukiman tidak dapat dihuni lagi.

    “Berdasarkan bukti yang diperoleh, telah ditetapkan bahwa para pejabat negara Israel memikul tanggung jawab pidana atas tindakan sistematis ‘kejahatan terhadap kemanusiaan’ dan ‘genosida’ yang dilakukan di Jalur Gaza,” sebut Kantor Kejaksaan Istanbul dalam pernyataannya.

    Reaksi keras lainnya disampaikan oleh mantan Menlu Israel Avigdor Lieberman, yang menyebut surat perintah penangkapan yang dirilis Turki terhadap para pejabat senior Israel itu “dengan jelas menjelaskan mengapa Turki tidak boleh hadir di Jalur Gaza — secara langsung maupun tidak langsung”.

    Turki diketahui ingin berpartisipasi dalam pasukan keamanan internasional yang bertujuan menjaga stabilisasi Jalur Gaza pascaperang, sesuai dengan rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    Namun niat Ankara itu menuai penolakan Tel Aviv, yang menganggap Turki terlalu dekat dengan Hamas.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/idh)

  • AS Beri Tarif 0% untuk Thailand, Malaysia, dan Kamboja, Tim Lobi RI Kembali Bekerja

    AS Beri Tarif 0% untuk Thailand, Malaysia, dan Kamboja, Tim Lobi RI Kembali Bekerja

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan pemerintah akan kembali melakukan negosiasi terhadap pengenaan tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Hal ini menyusul sejumlah negara Asia Tenggara (Asean) seperti Malaysia, Thailand, dan Kamboja yang telah lebih dulu mendapatkan tarif 0% untuk beberapa komoditas.

    Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan negosiasi tahap berikutnya antara Indonesia dan AS telah dijadwalkan dalam waktu dekat. Namun, jadwal pastinya belum ditentukan, lantaran pihak AS memiliki agenda dan harus mengatur perundingan dengan banyak negara lain.

    “Rencananya sih waktu itu minggu depan [negosiasi], tapi tadi saya kebetulan dilapor cuman belum dikasih tanggalnya. Maksudnya negosiasinya nggak tiap hari kan, karena mereka terjadwal. Mungkin dengan banyak negara ya,” kata Budi saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

    Budi mengatakan delegasi Indonesia yang kemungkinan besar berangkat ke Negara Paman Sam adalah tim negosiator di bawah Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian untuk melanjutkan negosiasi tersebut.

    “Kemungkinan yang untuk berikutnya nanti kita ke sana [AS] deh, kalau nggak salah. Saya nggak ikut, nanti tim negosiator [ke AS],” terangnya.

    Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menuturkan saat ini seluruh aspek legal drafting sedang berjalan secara cermat untuk memastikan bahwa seluruh klausul kesepakatan sesuai dengan regulasi nasional, komitmen internasional, dan dapat diimplementasikan dengan baik.

    Adapun sebagai langkah lanjutan terkait kebijakan tarif tersebut, pemerintah Indonesia akan melanjutkan proses negosiasi setelah penyelenggaraan KTT APEC pada akhir November 2025.

    “Pemerintah berkomitmen agar setiap kesepakatan ekonomi yang ditandatangani membawa manfaat langsung bagi masyarakat, memperkuat struktur industri nasional, dan menjaga posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang mandiri dan netral di tengah dinamika geopolitik global,” ujar Haryo, dikutip Selasa (4/11/2025).

    Pemerintah AS, kata Haryo, akan memberikan relaksasi terhadap barang atau komoditas yang tidak diproduksi oleh negeri Paman Sam tersebut.

    Dia juga mengemukakan kalau kelapa sawit, kakao, dan karet, bisa mendapatkan tarif sebesar 0%. Selain itu, pemerintah meminta perlakuan khusus bagi komoditas tertentu yang menjadi bagian dari rantai pasok industri kesehatan, serta pembahasan nontarif.

  • Video: Kawasan Industri Siapkan Jurus Tarik Investasi Baru ke RI

    Video: Kawasan Industri Siapkan Jurus Tarik Investasi Baru ke RI

    Jakarta, CNBC Indonesia – Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Ahmad Fauzie Nur menilai dampak kebijakan tarif global, termasuk langkah Donald Trump, tidak terlalu signifikan terhadap kawasan industri di Indonesia. Ia menyebut minat investor tetap kuat karena Indonesia memiliki keunggulan sebagai produsen sekaligus pasar besar.

    Lebih lanjut, Fauzie menegaskan dua faktor utama yang menjadi perhatian investor adalah insentif fiskal dan percepatan perizinan. Ia juga mendorong harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah, karena kejelasan aturan dan kemudahan berusaha akan menjadi kunci dalam menarik investasi baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% seperti target pemerintah.

    Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina bersama Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma Ahmad Fauzie Nur di Program Evening Up CNBC Indonesia, Jumat (7/11/2025).

  • China Makin Ganas, Tak Sudi Pakai Produk Amerika

    China Makin Ganas, Tak Sudi Pakai Produk Amerika

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sudah bertemu langsung di Busan, Korea Selatan, beberapa saat lalu. Kedua kelapa negara telah membuat kesepakatan terkait logam tanah jarang (LTJ) dan tarif impor.

    Kendati demikian, bukan berarti ketegangan geopolitik antara dua negara ekonomi terbesar dunia telah selesai. Trump menegaskan tak akan membuka akses chip tercanggih Nvidia ke China.

    Di saat bersamaan, China juga meminta perusahaan-perusahaan lokal untuk berhenti menggunakan chip asing dan beralih ke chip lokal. Bahkan, pemerintah memberikan subsidi listrik sebesar 50% untuk perusahaan yang menggunakan chip lokal untuk menjalankan data center.

    Lebih lanjut, pemerintah China juga mengeluarkan panduan bagi proyek-proyek data center baru yang menerima pendanaan negara. Mereka hanya boleh menggunakan chip AI buatan domestik, menurut dua sumber yang dilaporkan oleh Reuters.

    Dalam beberapa minggu terakhir, otoritas regulasi China telah memerintahkan data center yang tingkat penyelesaiannya kurang dari 30% untuk membuang semua chip asing yang terpasang, atau membatalkan rencana untuk membelinya, dikutip dari Reuters, Jumat (7/11/2025).

    Sementara itu, proyek yang berada pada tahap lebih maju akan diputuskan berdasarkan kasus per kasus, kata sumber Reuters yang familiar dengan masalah ini.

    Langkah ini menandai upaya paling agresif dari China untuk menyetop penggunaan teknologi asing, termasuk dari AS, pada infrastruktur kritis di negaranya.

    Akses China ke chip AI buatan AS, termasuk dari Nvidia, merupakan poin kunci dari gesekan antara Beijing dan Washington. AS dan China bersaing keras dalam memenangkn perlombaan untuk mendominasi AI.

    Langkah terbaru China akan mempersulit Nvidia untuk masuk ke pasar penting tersebut. Hal ini membuka peluang besar bagi pemain lokal seperti Huawei untuk menggarap pasar dalam negeri.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Microsoft Mulai Ditinggal di Eropa, Biang Keroknya Israel

    Microsoft Mulai Ditinggal di Eropa, Biang Keroknya Israel

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) memutuskan untuk menghentikan penggunaan Microsoft Office dan beralih ke perangkat lunak alternatif asal Eropa.

    Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran soal ketergantungan institusi Eropa pada teknologi Amerika Serikat.

    ICC bakal menggunakan openDesk, paket aplikasi perkantoran dan kolaborasi berbasis open source. Software ini disediakan oleh Center for Digital Sovereignty (ZenDiS) atas mandat Kementerian Dalam Negeri Federal Jerman.

    Pihak ICC mengonfirmasi proses migrasi ini kepada The Register, meski tidak memberikan perincian tambahan soal alasan maupun nilai kerja sama tersebut.

    Keputusan ICC muncul setelah memanasnya hubungan beberapa lembaga internasional dengan pemerintah AS.

    Ketegangan meningkat terutama sejak pemerintahan Donald Trump memberlakukan sanksi terhadap pejabat ICC.

    Sanksi itu terkait upaya ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas dugaan kejahatan perang di Gaza.

    Situasi ini juga sempat memicu insiden. Jaksa ICC Karim Khan dilaporkan kehilangan akses ke akun email Microsoft, meski Microsoft membantah telah menangguhkan layanan.

    Sementara itu, tren meninggalkan produk Microsoft sebenarnya bukan hal baru di Jerman. Kota Munich pernah beralih ke Linux dan LibreOffice meski kembali ke Windows pada 2020.

    Selain itu, negara bagian Schleswig-Holstein juga mengumumkan migrasi serupa dan baru saja menyelesaikan perpindahan 40.000 akun pemerintah ke sistem open source tahun ini.

    Kekhawatiran atas dominasi teknologi AS juga meningkat setelah berbagai gangguan layanan terjadi pada AWS dan Microsoft Azure, serta pengakuan Microsoft bahwa pihaknya tidak bisa menjamin kedaulatan data Eropa di bawah US Cloud Act, yang memungkinkan pemerintah AS mengakses data perusahaan Amerika di mana pun data tersebut berada.

    Dalam tanggapannya, Microsoft mengatakan tetap menghargai ICC sebagai pelanggan.

    “Kami menghargai hubungan kami dengan ICC sebagai pelanggan dan yakin tidak ada hal yang menghalangi kami untuk terus memberikan layanan kepada ICC di masa mendatang,” kata Microsoft.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Ramai-ramai Serbu Kripto di 2025, Ternyata Ini Alasannya

    Ramai-ramai Serbu Kripto di 2025, Ternyata Ini Alasannya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Minat investor terhadap aset kripto kian melonjak sepanjang 2025. Laporan terbaru menunjukkan lebih dari separuh hedge fund di dunia kini telah masuk ke pasar kripto, seiring meningkatnya dukungan regulasi di Amerika Serikat (AS) ke aset digital.

    Berdasarkan survei Alternative Investment Management Association (AIMA) yang melibatkan 122 investor dan manajer dana, sebanyak 55% hedge fund global kini memegang aset terkait kripto.

    Angka ini naik dari 47% pada tahun sebelumnya. Secara rata-rata, hedge fund mengalokasikan sekitar 7% portofolionya ke aset kripto.

    Namun porsi investasi yang ditempatkan masih tergolong kecil. Laporan AIMA bersama PwC menyebutkan lebih dari setengah hedge fund yang berinvestasi hanya menempatkan kurang dari 2% dari total aset kelolaan mereka.

    Harga kripto, terutama Bitcoin, mencatat serangkaian rekor tertinggi sepanjang 2025 dan sempat menyentuh rekor tertinggi baru. Penguatan ini tidak terlepas dari dukungan Presiden AS Donald Trump terhadap industri kripto, termasuk dorongan regulasi yang lebih ramah aset digital.

    Namun, regulator keuangan di berbagai penjuru dunia tetap memperingatkan adanya risiko terhadap stabilitas sistem keuangan seiring semakin terhubungnya aset kripto dengan sektor keuangan arus utama.

    “Tahun lalu menandai titik balik bagi regulasi kripto di AS. AS tampaknya mulai membangun fondasi untuk stabilitas regulasi jangka panjang,” tulis laporan tersebut, dikutip dari Reuters, Jumat (7/11/2025).

    Sebanyak 67% memilih berinvestasi melalui instrumen derivatif, yang memungkinkan mereka berspekulasi terhadap pergerakan harga tanpa harus memegang aset dasar.

    Namun, penggunaan derivatif ini dinilai memiliki risiko tambahan. Laporan tersebut menyoroti insiden flash crash pada Oktober, yang mengungkap kerentanan pasar akibat leverage berlebihan dan infrastruktur perdagangan yang belum cukup kuat.

    AIMA menyebutkan hedge fund yang disurvei mengelola aset senilai sekitar US$982 miliar. Secara keseluruhan, industri hedge fund global juga mencatat aliran modal baru, dengan total aset mencapai nyaris US$5 triliun pada kuartal III 2025, level tertinggi sepanjang masa.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Pencipta ChatGPT Optimis Raup Rp 333 Triliun Tahun ini

    Pencipta ChatGPT Optimis Raup Rp 333 Triliun Tahun ini

    Jakarta

    CEO OpenAI Sam Altman mengatakan bahwa startup AI pembuat ChatGPT tersebut berada di jalur untuk meraih pendapatan tahunan lebih dari USD 20 miliar atau di kisaran Rp 333 triliun tahun ini, dengan target tumbuh menjadi ratusan miliar dolar dalam penjualan pada tahun 2030.

    Beberapa bulan terakhir, OpenAI menandatangani kesepakatan infrastruktur senilai lebih dari USD 1,4 triliun untuk membangun data center guna memenuhi permintaan yang terus meningkat. Nilai sangat besar itu menimbulkan pertanyaan dari investor dan pelaku industri mengenai dari mana OpenAI akan mendapat dananya.

    “Kami berupaya membangun infrastruktur bagi ekonomi masa depan yang digerakkan oleh AI. Berdasarkan semua yang kami lihat dalam program riset kami, sekarang adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi dan benar-benar meningkatkan skala teknologi kami,” tulis Altman di X.

    “Proyek infrastruktur besar membutuhkan waktu lama untuk dibangun, jadi kami harus memulainya sekarang,” imbuhnya seperti dikutip detikINET dari CNBC, Jumat (7/11/2025).

    OpenAI didirikan tahun 2015 sebagai laboratorium nirlaba, tapi sejak peluncuran chatbot ChatGPT tahun 2022, perusahaan ini berkembang menjadi salah satu entitas komersial dengan pertumbuhan tercepat. Saat ini OpenAI bernilai sekitar USD 500 miliar meski belum menghasilkan laba.

    Pada bulan September, CFO OpenAI Sarah Friar mengatakan OpenAI berada di jalur untuk menghasilkan pendapatan sebesar USD 13 miliar.

    Friar menarik perhatian pemerintahan Donald Trump minggu ini setelah mengatakan OpenAI berupaya membangun ekosistem yang melibatkan bank, perusahaan ekuitas swasta, serta jaminan dari pemerintah federal untuk membantu pendanaan investasi perusahaan pada chip generasi terbaru.

    Ia kemudian meluruskan pernyataannya, dengan menegaskan bahwa OpenAI tidak sedang mencari dukungan atau jaminan pemerintah untuk komitmen infrastrukturnya.

    “Saya menggunakan kata ‘backstop’ dan itu membuat pesan saya jadi rancu. Seperti terlihat dalam cuplikan lengkap jawaban saya, maksud saya adalah kekuatan teknologi Amerika akan datang dari pembangunan kapasitas industri nyata, yang perlu peran baik sektor swasta maupun pemerintah,” tulisnya.

    Adapun David Sacks, kapitalis ventura yang kini bos AI di pemerintahan Trump, menyebut takkan ada dana talangan federal untuk AI. Menurutnya jika satu perusahaan AI di AS gagal, maka akan ada perusahaan lain menggantikannya.

    Altman pun menegaskan OpenAI tidak punya dan tidak menginginkan jaminan pemerintah untuk data center OpenAI. Ia menambahkan pembayar pajak tidak seharusnya menanggung kesalahan perusahaan yang membuat keputusan buruk.

    “Jika kami gagal, itu tanggung jawab kami. Ini adalah taruhan yang kami ambil dan dari sudut pandang kami saat ini, kami merasa yakin. Tapi tentu saja kami bisa saja salah, dan jika itu terjadi, pasar, bukan pemerintah, yang akan menanganinya,” sebut Altman.

    (fyk/rns)

  • Rusia Serang NATO, Bawa-Bawa Bom Yugoslavia

    Rusia Serang NATO, Bawa-Bawa Bom Yugoslavia

    Jakarta, CNBC Indonesia – Rusia mengecam keras pernyataan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang menuding Moskow bersekongkol dengan China dan negara lain untuk “merusak aturan global”.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut Rutte menerapkan standar ganda dan menantang NATO untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan “aturan global” itu.

    “Apa sebenarnya ‘aturan global’ yang mereka maksud? Mungkin NATO bisa mengunggah daftar lengkapnya di situs resmi mereka,” sindir Zakharova dalam unggahan di kanal Telegram-nya, Kamis (6/11/2025).

    Ia menilai tudingan NATO tidak berdasar, mengingat blok militer Barat itu sendiri memiliki catatan panjang pelanggaran hukum internasional. Zakharova mencontohkan pengeboman Yugoslavia oleh NATO pada 1999 serta invasi Irak pada 2003 yang dipimpin Amerika Serikat dengan “dalih yang dibuat-buat”.

    Zakharova juga menyinggung bahwa tak satupun negara anggota NATO menghentikan kerja sama dengan China, meski Rutte mengkritik Rusia karena hal serupa.

    “Beberapa hari lalu, KTT AS-China baru saja digelar. Saya tidak mendengar Rutte mengkritik Presiden AS Donald Trump untuk itu,” ujarnya.

    Sebelumnya, dalam Forum Industri NATO di Bucharest, Rumania, Rutte mengatakan Rusia “tidak sendirian dalam upayanya melemahkan aturan global.” Ia menuding Moskow bekerja sama dengan China, Korea Utara, Iran, dan negara lain, serta memperkuat kolaborasi industri pertahanan untuk menghadapi konfrontasi jangka panjang.

    Pernyataan itu memperpanjang ketegangan antara Moskow dan aliansi Barat. Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuding NATO berusaha “memperluas zona tanggung jawabnya jauh melampaui kawasan Euro-Atlantik” untuk membendung Tiongkok dan mengisolasi Rusia.

    Sementara itu, Beijing berulang kali membantah tuduhan Barat yang menyebutnya membantu militer Rusia dalam konflik Ukraina.

     

    (luc/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Tamu Tiba-tiba Pingsan, Acara Trump di Gedung Putih Terhenti

    Tamu Tiba-tiba Pingsan, Acara Trump di Gedung Putih Terhenti

    Washington DC

    Sebuah acara yang digelar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval Gedung Putih terhenti saat salah satu tamu undangan, seorang petinggi perusahaan farmasi, tiba-tiba jatuh pingsan. Insiden ini terjadi saat Trump mengumumkan pemotongan harga obat obesitas.

    Imbasnya, Trump terpaksa menunda acara di Gedung Putih tersebut.

    Insiden itu, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Jumat (7/11/2025), terjadi ketika salah satu petinggi dari dua perusahaan farmasi yang diundang untuk mengumumkan kesepakatan harga itu sedang berbicara pada Kamis (6/11). Tiba-tiba, seorang pria yang ada di belakangnya tumbang ke lantai.

    Pria yang pingsan di Gedung Putih itu diidentifikasi sebagai Gordon Findlay, yang merupakan perwakilan Novo Nordisk.

    Trump yang saat itu sedang duduk di mejanya di Ruang Oval, segera berdiri dan tetap berada di belakang mejanya, sementara beberapa orang lainnya membantu pria yang pingsan tersebut.

    Salah satu yang memberikan bantuan adalah Mehmet Oz, seorang dokter yang menjabat menjadi administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid di pemerintahan Trump.

    “Unit Medis Gedung Putih segera bertindak, dan pria itu dalam keadaan baik-baik saja,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam pernyataannya.

    Trump berdiri di belakang mejanya di Ruang Oval Gedung Putih saat salah satu tamu undangan jatuh pingsan Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP

    Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Robert F Kennedy Jr, juga hadir dalam acara itu namun dengan cepat meninggalkan ruangan saat insiden itu terjadi. Menurut wakil juru bicara Gedung Putih, Kush Desai, Kennedy “bergegas mencari bantuan medis sementara yang lainnya merawat pria tersebut”.

    Para wartawan yang hadir dalam acara itu dikawal keluar ruangan, dan siaran dipotong setelah insiden itu.

    Acara tersebut dilanjutkan sekitar satu jam kemudian. Trump, dalam pernyataannya, mengatakan bahwa Findlay “sedikit pusing” dan “tumbang”. Dia mengatakan sang petinggi farmasi itu “baik-baik saja”.

    “Mereka baru saja membawanya keluar, dan dia mendapatkan dokter di sini. Tapi dia baik-baik saja,” kata Trump mengomentari insiden tersebut saat acara kembali dimulai di Gedung Putih.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)