Tag: Donald Trump

  • Kapan Bos Baru The Fed Pengganti Jerome Powell Diumumkan? Begini Kata Trump

    Kapan Bos Baru The Fed Pengganti Jerome Powell Diumumkan? Begini Kata Trump

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan telah memiliki kandidat pilihan untuk menjadi pemimpin Federal Reserve (The Fed) selanjutnya. 

    Meski demikian, dia tidak terburu-buru untuk mengumumkan nama dan juga sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memecat Kepala The Fed saat ini, Jerome Powell. 

    “Ya, masih. Belum berubah [kemungkinan]. Saya akan mengumumkan pada waktu yang tepat. Masih banyak waktu,” ujar Trump pada konferensi pers, Senin (29/12/2025), sebagaimana dilansir Bloomberg.

    Trump menambahkan Powell seharusnya mengundurkan diri dan menyatakan dia memiliki keinginan untuk memecat sang Kepala The Fed. Presiden AS ini sebelumnya hampir memecat Powell pada Juli lalu, tetapi mengurungkan niat usai pasar keuangan bereaksi negatif. “Mungkin saya masih akan melakukannya [memecat Powell],” kata Trump.

    Meski demikian, dia tidak menyebutkan siapa kandidat utama untuk mengisi posisi tersebut dan mengatakan akan diumumkan pada kisaran Januari 2026. 

    Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett diprediksi sebagai kandidat terdepan, meskipun Trump juga menyatakan minatnya pada mantan gubernur Fed Kevin Warsh. Finalis lain dalam proses ini termasuk gubernur Fed saat ini Christopher Waller dan Michelle Bowman serta Rick Rieder dari BlackRock.

    Trump sebelumnya telah membuat banyak pernyataan samar dan terkadang kontradiktif tentang proses pengambilan keputusannya terkait kepala bank sentral yang baru. 

    Presiden AS itu pernah mengatakan telah mempersempit daftar kandidat menjadi satu, tetapi kemudian dia mempertimbangkan beberapa kandidat dan telah memberikan pujian kepada beberapa nama dalam daftar pendek tersebut.

    Trump telah lama menjadi kritikus Powell, yang dipilih untuk memimpin bank sentral selama masa jabatan pertamanya. Presiden telah mengindikasikan bahwa dia menginginkan ketua berikutnya untuk lebih agresif memangkas suku bunga karena pemerintah berupaya menurunkan biaya kredit perumahan.

    Bank sentral telah menurunkan suku bunga pada setiap tiga pertemuan terakhirnya, tetapi para pejabat mengisyaratkan pada bulan Desember bahwa mereka kemungkinan hanya akan memangkas suku bunga sekali pada tahun 2026.

    Trump mengatakan sedang mempertimbangkan gugatan ketidakkompetenan berat terhadap Powell terkait proyek renovasi yang sedang berlangsung di The Fed. Masa jabatan Powell sebagai ketua akan berakhir pada Mei 2026, tetapi masa jabatannya di Dewan Gubernur The Fed baru berakhir pada 2028.

    Powell belum mengatakan apakah akan mundur ketika masa jabatannya sebagai ketua berakhir. Jika dia tetap menjabat, Powell akan menghalangi Trump untuk menunjuk anggota baru lainnya di dewan The Fed.

  • Aksi Jual Saham Emiten Teknologi Hantam Wall Street jelang Ganti Tahun

    Aksi Jual Saham Emiten Teknologi Hantam Wall Street jelang Ganti Tahun

    Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat (AS) tergelincir dua hari berturut-turut seiring dengan aksi jual saham perusahaan teknologi berkapitalisasi tinggi oleh para investor sebelum akhir tahun.

    Dilansir Bloomberg pada Selasa (30/12/2025), indeks S&P turun 0,3% dengan saham Tesla Inc., Nvidia Corp., dan Meta Platforms berada di antara big tech yang mengalami pelemahan.

    Sementara, indeks Nasdaq 100 dan Dow Jones Industrial Average susut masing-masing sebesar 0,5%, sedangkan MSCI World Index turun 0,3%.

    Imbal hasil atau yield surat utang negara AS 10-year Treasuries juga menurun ke level 4,11%. Joe Mazzola, Kepala Trading & Strategi Derivatif di Charles Schwab mengatakan pelemahan di pasar saham merupakan kebalikan dari minggu lalu, saat saham teknologi memimpin kenaikan. “Namun, hal itu tampaknya tidak terkait dengan faktor fundamental,” ujarnya.

    Kinerja indeks S&P 500 naik 17,4% year-to-date, menentang ekspektasi pelemahan yang terus-menerus imbas perang tarif, meskipun kinerjanya lebih rendah dibandingkan banyak indeks global lainnya.

    Sebastian Boyd, Ahli Strategi Makro Bloomberg, menyatakan dolar dan S&P 500 diperkirakan akan bersinar pada 2025. Namun, pada kenyataannya sedikit berbeda karena gejolak dan pengumuman tarif pada April lalu sempat menurunkan kepercayaan terhadap kebijakan Amerika. 

    “Indeks acuan AS telah mengalami tahun yang baik, tetapi belum secara meyakinkan mengalahkan para pesaingnya, bahkan di sektor teknologi,” ungkapnya.

    Konsensus optimis bahwa reli saham akan berlanjut pada 2026 setelah tiga tahun berturut-turut mengalami kenaikan. Terlepas dari sejumlah risiko yang mencakup potensi kegagalan dalam kemajuan kecerdasan buatan hingga guncangan kebijakan yang tidak terduga, para ahli strategi di sisi penjualan memperkirakan kenaikan rata-rata 9% lagi di S&P 500 tahun depan.

    Jason Pride, kepala strategi dan riset investasi, dan Michael Reynolds, wakil presiden strategi investasi di Glenmede menyatakan prospek pertumbuhan ekonomi AS tampak cerah untuk tahun depan. “Gabungan efek kebijakan tarif, stimulus fiskal, pergeseran di pasar tenaga kerja, produktivitas terkait AI, dan potensi deregulasi menunjukkan prospek di atas tren pada tahun 2026.”

    Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa dia memiliki kandidat pilihan untuk menjadi ketua Federal Reserve berikutnya, tetapi tidak terburu-buru untuk membuat pengumuman, sambil mempertimbangkan kemungkinan untuk memecat pemimpin bank sentral saat ini, Jerome Powell.

    Investor juga menilai prospek suku bunga dan kebijakan moneter AS. Para ahli strategi Wall Street memperkirakan imbal hasil obligasi pemerintah AS akan stabil hingga lebih tinggi pada tahun 2026 meskipun ada pemotongan suku bunga Federal Reserve.

  • Rusia Sepakat dengan Trump, Perdamaian Ukraina Semakin Dekat

    Rusia Sepakat dengan Trump, Perdamaian Ukraina Semakin Dekat

    JAKARTA – Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, mengatakan Moskow setuju dengan penilaian Presiden AS Donald Trump perdamaian di Ukraina telah semakin dekat dan mencapai tahap akhir.

    Rusia setuju dengan Trump soal Moskow dan Kyiv semakin dekat dengan kesepakatan perdamaian dan pembicaraan berada di tahap akhir, Peskov mengatakan: “Tentu saja.”

    Namun, Peskov tidak merinci versi rencana perdamaian mana yang saat ini sedang disepakati.

    “Untuk saat ini, kami tidak menganggap perlu untuk memberikan detail,” katanya dilansir ANTARA, Senin, 29 Desember.

    Trumpsebelumnya mengatakan pada Minggu (28/12) bahwa kemajuan signifikan telah dicapai menuju pengakhiran perang Rusia-Ukraina setelah pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

    Sebelum pertemuan tersebut, presiden AS menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin, dan mereka sepakat untuk berbicara lagi segera.

    Juru bicara Kremlin itu mengatakan Moskow baru dapat sepenuhnya menilai pembicaraan Trump-Zelenskyy setelah menerima informasi dari AS.

    Menurutnya, Putin dan Trump tidak membahas masalah gencatan senjata Natal di Ukraina, dan masalah teritorial tetap menjadi yang paling sulit.

    Ia menambahkan bahwa keputusan Kiev tentang Donbas diperlukan untuk menghentikan pertempuran.

    Peskov menolak untuk menjawab pertanyaan tentang apakah Rusia masih menuntut agar Ukraina menarik pasukannya dari wilayah Kherson dan Zaporizhzhia.

    Dia juga mengatakan bahwa Putin dan Trump diperkirakan akan berbicara melalui telepon dalam waktu dekat, sementara tidak ada rencana kontak antara Putin dan Zelenskyy.

  • Trump Bilang Hamas Bakal Tanggung Akibatnya Jika Tolak Lucuti Senjata

    Trump Bilang Hamas Bakal Tanggung Akibatnya Jika Tolak Lucuti Senjata

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Hamas untuk segera melucuti senjata. Kata Trump, Hamas bakal menanggung akibatnya jika menolak itu.

    “Jika mereka tidak melucuti senjata seperti yang telah mereka sepakati, maka mereka akan menanggung akibatnya,” kata Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Florida, dilansir kantor berita AFP, Selasa (30/12/2025).

    Trump mengatakan Hamas harus segera melucuti senjata. Dia menyebut hal itu harus dilakukan dalam waktu dekat.

    “Mereka harus melucuti senjata dalam waktu yang cukup singkat,” kata Trump.

    Trump secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Netanyahu, yang telah mengambil sikap dalam melangkah ke tahap selanjutnya dari rencana gencatan senjata Gaza.

    “Saya tidak khawatir dengan apa pun yang dilakukan Israel,” kata Trump.

    Trump diketahui bertemu Netanyahu di Florida. Pertemuan membahas langkah selanjutnya dalam rencana gencatan senjata Gaza.

    Keduanya juga membahas Iran. Trump mengatakan bahwa jika Teheran membangun kembali fasilitas nuklirnya, Amerika Serikat akan “menghancurkannya.”

    Trump mengecilkan laporan tentang ketegangan dengan Netanyahu, dengan mengatakan bahwa “dia bisa sangat sulit” tetapi Israel “mungkin tidak akan ada” tanpa kepemimpinannya setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

    “Kami membahas sekitar lima topik utama, dan Gaza akan menjadi salah satunya,” kata Trump kepada wartawan di resor Mar-a-Lago miliknya menjelang pertemuan bilateral tersebut.

    (whn/whn)

  • Trump Bertemu Netanyahu di Florida AS, Bahas Gaza dan Iran

    Trump Bertemu Netanyahu di Florida AS, Bahas Gaza dan Iran

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Florida. Pertemuan membahas langkah selanjutnya dalam rencana gencatan senjata Gaza.

    Dilansir kantor berita AFP, Selasa (30/12/2025), keduanya juga membahas Iran. Trump mengatakan bahwa jika Teheran membangun kembali fasilitas nuklirnya, Amerika Serikat akan “menghancurkannya.”

    Trump mengecilkan laporan tentang ketegangan dengan Netanyahu, dengan mengatakan bahwa “dia bisa sangat sulit” tetapi Israel “mungkin tidak akan ada” tanpa kepemimpinannya setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

    “Kami membahas sekitar lima topik utama, dan Gaza akan menjadi salah satunya,” kata Trump kepada wartawan di resor Mar-a-Lago miliknya menjelang pertemuan bilateral tersebut.

    Trump kembali menyerukan Hamas untuk melucuti senjata sebagai bagian dari fase selanjutnya dari gencatan senjata Gaza bulan Oktober, setelah sayap bersenjata kelompok Palestina itu bersumpah untuk tetap mempertahankan senjatanya.

    “Harus ada pelucutan senjata terhadap Hamas,” kata Trump.

    (whn/whn)

  • China Revisi Aturan Perdagangan, Bisa ‘Hukum’ Negara Mitra Dagang

    China Revisi Aturan Perdagangan, Bisa ‘Hukum’ Negara Mitra Dagang

    Jakarta

    Parlemen China menyetujui revisi undang-undang (UU) perdagangan luar negeri. Revisi ini bertujuan memperkuat kemampuan Beijing dalam menghadapi perang dagang, membatasi pengiriman keluar mineral strategis, serta semakin membuka perekonomian China yang bernilai sekitar US$ 19 triliun.

    Mengutip Reuters, Senin (29/12/2025), revisi terbaru Undang-Undang Perdagangan Luar Negeri ini akan berlaku efektif pada 1 Maret 2026. Informasi tersebut dilaporkan kantor berita Xinhua pada hari Sabtu.

    China tengah merombak kerangka hukum perdagangan, tujuannya meyakinkan negara-negara anggota blok perdagangan besar lintas Pasifik bahwa China layak bergabung, seiring upaya Beijing mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat.

    Undang-undang Perdagangan Luar Negeri pertama kali diadopsi pada 1994 dan telah direvisi tiga kali sejak China bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001, terakhir pada 2022.

    Regulasi ini memberi kewenangan kepada pemerintah membalas mitra dagang yang membatasi ekspor China, serta menerapkan mekanisme seperti daftar negatif (negative lists), dan membuka sektor-sektor yang sebelumnya dibatasi bagi perusahaan asing.

    Dalam revisi terbaru, ditambahkan pula ketentuan bahwa perdagangan luar negeri harus melayani pembangunan ekonomi dan sosial nasional serta membantu membangun China menjadi negara perdagangan yang kuat.

    Revisi tersebut juga disebut memperluas dan menyempurnakan perangkat hukum China untuk menghadapi tantangan eksternal. Fokus perubahan kali ini mencakup perdagangan digital dan hijau, serta perlindungan hak kekayaan intelektual, area yang perlu diperkuat China agar memenuhi standar Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

    Berbeda dengan pembaruan pada 2020 yang menitikberatkan pada instrumen pertahanan dagang menyusul perang tarif selama pemerintahan Presiden AS Donald Trump periode pertama, revisi kali ini lebih diarahkan pada penyesuaian standar perdagangan internasional modern.

    Para diplomat perdagangan menyebut Beijing juga memperjelas redaksi kewenangan pemerintah untuk mengantisipasi potensi gugatan dari perusahaan swasta, yang perannya kian menonjol di China.

    “Kementerian-kementerian menjadi lebih khawatir tentang kritik dari sektor swasta,” kata seorang diplomat perdagangan Barat dengan pengalaman puluhan tahun bekerja dengan China.

    “China adalah negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum, jadi pemerintah dapat menghentikan pengiriman perusahaan, tetapi membutuhkan alasan,” sambungnya.

    Perusahaan eksportir swasta China sempat menjadi sorotan global pada November lalu, setelah pemerintah Prancis menangguhkan platform e-commerce China, Shein, di tengah polemik penjualan boneka seks berwujud menyerupai anak-anak ke pasar Prancis.

    Ke depan, pemerintah China juga berpotensi semakin sering berseberangan dengan sektor swasta ketika menerapkan larangan menyeluruh, seperti pelarangan impor seluruh produk makanan laut dari Jepang. Kebijakan tersebut muncul di tengah ketegangan yang berlanjut antara dua ekonomi terbesar Asia terkait isu Taiwan dan perdagangan, menurut para diplomat perdagangan.

    (shc/hns)

  • Gencatan Cuma Bertahan 2 Hari, Thailand Tuding Kamboja Langgar Kesepakatan

    Gencatan Cuma Bertahan 2 Hari, Thailand Tuding Kamboja Langgar Kesepakatan

    Bangkok

    Militer Thailand menuduh Kamboja melanggar perjanjian gencatan senjata yang baru ditandatangani 2 hari lalu. Thailand menuding Kamboja menerbangkan 250 drone di atas wilayahnya.

    Dilansir AFP, Senin (29/12/2025), Thailand dan Kamboja menyepakati gencatan senjata ‘segera’ pada Sabtu (27/12). Kedua negara itu berjanji untuk mengakhiri bentrokan perbatasan yang kembali terjadi dan telah menewaskan puluhan orang serta menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi bulan ini.

    Namun, tuduhan baru dari Bangkok dan ancamannya untuk mempertimbangkan kembali pembebasan tentara Kamboja yang ditahan membuat gencatan senjata berkelanjutan diragukan. Militer Thailand mengatakan lebih dari 250 kendaraan udara tak berawak (UAV) terdeteksi terbang dari sisi Kamboja, memasuki wilayah kedaulatan Thailand pada Minggu (28/12) malam.

    “Tindakan tersebut merupakan provokasi dan pelanggaran terhadap langkah-langkah yang bertujuan mengurangi ketegangan, yang tidak sesuai dengan Pernyataan Bersama yang disepakati selama pertemuan komite perbatasan bilateral pada hari Sabtu,” ujar pihak Thailand.

    Pertempuran yang kembali berkobar bulan ini menyebar ke hampir setiap provinsi perbatasan di kedua sisi. Pertempuran itu merusak gencatan senjata sebelumnya yang diklaim oleh Presiden AS Donald Trump sebagai salah satu pencapaiannya.

    Berdasarkan pakta gencatan senjata yang ditandatangani pada Sabtu (27/12), kedua negara sepakat menghentikan tembakan, membekukan pergerakan pasukan, dan bekerja sama dalam upaya pembersihan ranjau serta memerangi kejahatan siber. Mereka juga sepakat untuk mengizinkan warga sipil yang tinggal di daerah perbatasan untuk kembali ke rumah sesegera mungkin.

    Sementara, Thailand akan mengembalikan 18 tentara Kamboja yang ditangkap pada bulan Juli dalam waktu 72 jam jika gencatan senjata tersebut tetap berlaku. Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn menggambarkan insiden drone tersebut sebagai ‘masalah kecil terkait dengan drone terbang yang terlihat oleh kedua belah pihak di sepanjang garis perbatasan’.

    Dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pemerintah Kamboja, dia mengatakan kedua belah pihak telah membahasnya dan sepakat untuk menyelidiki dan menyelesaikannya segera. Namun, juru bicara militer Thailand, Winthai Suvaree, mengatakan aktivitas drone tersebut mencerminkan tindakan provokatif dan sikap bermusuhan Kamboja.

    “Militer Thailand mungkin perlu mempertimbangkan kembali keputusannya mengenai pembebasan 18 tentara Kamboja, tergantung pada situasi dan perilaku yang diamati”, ujar Winthai.

    Konflik tersebut berakar dari sengketa teritorial atas demarkasi era kolonial di perbatasan Thailand-Kamboja sepanjang 800 kilometer (500 mil). Kedua negara mengklaim reruntuhan kuil berusia berabad-abad.

    Halaman 2 dari 2

    (haf/dhn)

  • Bertemu Zelensky, Trump Sebut Perundingan Damai Ukraina Bisa Makan Waktu Lama

    Bertemu Zelensky, Trump Sebut Perundingan Damai Ukraina Bisa Makan Waktu Lama

    Washington DC

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan bertemu Presiden AS Donald Trump di Florida. Trump menjelaskan perundingan terkait perdamaian di Ukraina akan memakan waktu lama. Trump juga siap berbicara di parlemen Ukraina demi mengakhiri perang.

    Dilansir AFP, Senin (29/12/2025) Trump dan Zelensky bertemu di Florida pada Minggu (28/12). Trump mengatakan bahwa kepastian perdamaian di Ukraina bakal jelas dalam ‘beberapa minggu’ ke depan.

    Perundingan juga mengisyaratkan kemungkinan pembicaraan lebih lanjut dengan para pemimpin Eropa di Washington untuk mendorong kesepakatan perdamaian.

    “Jika berjalan sangat baik, Anda tahu, mungkin beberapa minggu, dan jika berjalan buruk, lebih lama,” kata Trump kepada wartawan di kediamannya di Mar-a-Lago saat ia berdiri di samping Volodymyr Zelensky.

    “Saya tidak yakin itu benar-benar perlu, tetapi jika itu dapat membantu menyelamatkan 25.000 nyawa per bulan, atau berapa pun jumlahnya, saya pasti bersedia melakukannya,” ujar Trump.

    Sebagaimana diketahui, pertemuan ini dilakukan di tengah upaya Trump yang semakin intensif untuk mengakhiri konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II. Sejak invasi Rusia Februari 2022, puluhan ribu orang tewas, jutaan mengungsi, dan banyak wilayah timur serta selatan Ukraina hancur.

    Rencana perdamaian terbaru berupa proposal 20 poin yang akan membekukan garis depan. Namun, memungkinkan bagi Ukraina menarik pasukan dari timur dan membentuk zona penyangga demiliterisasi.

    Ini adalah pengakuan paling jelas dari pemimpin Ukraina mengenai kemungkinan konsesi wilayah. Rencana ini lebih diterima Kyiv dibandingkan proposal awal 28 poin yang diajukan Washington pada bulan lalu yang memuat banyak tuntutan utama Rusia.

    Moskow belum menanggapi proposal terbaru. Namun, menunjukkan jika mereka tak akan mengurangi tuntutan luasnya.

    “Pada akhir pekan, saya kira pada hari Minggu, di Florida, kami akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Trump,” kata Zelensky.

    Tonton juga video “Ekspresi Zelensky saat Trump Sebut Putin Mau Bantu Ukraina”

    (rdp/imk)

  • Harga Emas Antam Hari Ini 29 Desember 2025 Susut Rp 9.000, Simak Daftarnya di Sini

    Harga Emas Antam Hari Ini 29 Desember 2025 Susut Rp 9.000, Simak Daftarnya di Sini

    Sebelumnya, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilaimemanasnya situasi perpolitikan di Amerika Latin, antara Amerika Serikat dan Venezuela, dan Amerika Serikat (AS) dengan Nigeria, yaitu di Afrika berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, terutama sektor energi serta mendorong kenaikan harga emas dunia.

    Amerika Serikat dilaporkan melakukan operasi militer terhadap kelompok militan yang menguasai wilayah produksi minyak di Nigeria. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran pengusaha minyak Amerika yang merasa dirugikan akibat terganggunya aktivitas produksi dan distribusi minyak mentah.

    “Di mana pasukan Amerika melakukan penyerangan terhadap militan, militan Nigeria yang menguasai sebagian minyak mentah di Nigeria, dan kita harus tahu bahwa Presiden Donald Trump di media dia mengatakan bahwa Amerika akan melakukan serangan terhadap target militan di Nigeria,” kata Ibrahim kepada Liputan6.com, Minggu (28/12/2025).

    Nigeria sendiri merupakan salah satu produsen minyak utama dunia dan anggota OPEC, dengan produksi sekitar 1,3 juta barel per hari. Gangguan di negara tersebut berpotensi mengerek harga minyak global dan mendorong inflasi, yang pada akhirnya meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

    “Sehingga Amerika melakukan penyerangan terhadap militan-militan yang kemungkinan besar akan membuat produksi minyak di Nigeria akan terhambat. Kita harus tahu bahwa Nigeria adalah salah satu negara anggota OPEC yang memproduksi diperkirakan 1,3 juta barel perhari. Itu yang pertama,” kata Ibrahim.

  • Harga Emas Diprediksi Terus Bersinar hingga Akhir 2026, Tersengat Geopolitik Memanas

    Harga Emas Diprediksi Terus Bersinar hingga Akhir 2026, Tersengat Geopolitik Memanas

    Liputan6.com, Jakarta – Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai fluktuasi harga emas dunia dan logam mulia saat ini masih berada dalam tren kenaikan dan berpotensi berlanjut hingga akhir 2026. Dia menuturkan, terdapat dua faktor utama yang menjadi penopang kuat reli harga emas, yakni meningkatnya ketegangan geopolitik global dan melemahnya indeks dolar Amerika Serikat.

    “Apa yang mempengaruhi fluktuasi harga emas dunia dan logam mulia yang kemungkinan besar masih akan mengalami kenaikan sampai akhir tahun 2026 di hari Rabu. Ada 2 faktor yang mempengaruhi adalah faktor geopolitik, yang kedua adalah pelemahan Indeks Dolar. Saya mungkin akan langsung dulu ke faktor Geopolitik,” kata Ibrahim kepada Liputan6.com, Senin (29/12/2025).

    Ibrahim menjelaskan, kondisi global saat ini penuh dengan ketidakpastian, mulai dari konflik geopolitik lintas kawasan hingga dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat emas kembali menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) favorit bagi investor global.

    Ibrahim menjelaskan, faktor geopolitik menjadi pendorong utama pergerakan emas, terutama memanasnya situasi politik di Afrika dan Amerika Latin. Ibrahim menyoroti konflik antara Amerika Serikat dan Nigeria yang berkaitan dengan penyerangan pasukan Amerika terhadap kelompok militan di Nigeria.

    Militan tersebut diketahui menguasai sejumlah wilayah penghasil minyak mentah yang selama ini menjadi sumber kepentingan perusahaan energi Amerika. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa Amerika tidak akan ragu melakukan serangan terhadap target militan di Nigeria.

    “Di mana pasukan Amerika melakukan penyerangan terhadap militan, militan Nigeria yang menguasai sebagian minyak mentah di Nigeria, dan kita harus tahu bahwa Presiden Donald Trump di media dia mengatakan bahwa Amerika akan melakukan serangan terhadap target militan di Nigeria,” ujarnya.

    Nigeria merupakan salah satu negara anggota OPEC dengan kapasitas produksi sekitar 1,3 juta barel minyak per hari. Jika produksi minyak terhambat akibat konflik berkepanjangan, pasar energi global akan kembali bergejolak. Kondisi tersebut biasanya mendorong investor mengalihkan dana ke aset aman seperti emas.