Tag: Donald Trump

  • Ayahnya Ditangkap AS, Putra Maduro Serukan Rakyat Venezuela Turun ke Jalan

    Ayahnya Ditangkap AS, Putra Maduro Serukan Rakyat Venezuela Turun ke Jalan

    Caracas

    Anak laki-laki Presiden Venezuela Nicolas Maduro merilis pernyataan audio kepada publik setelah ayahnya ditangkap oleh Amerika Serikat (AS) terkait tuduhan narkoterorisme. Putra Maduro menyerukan warga Venezuela turun ke jalan untuk menunjukkan solidaritas bagi ayahnya.

    Putra Maduro yang bernama Nicolas Maduro Guerra, yang berusia 35 tahun, seperti dilansir AFP, Senin (5/1/2026), merilis pesan audio, yang berisi seruan menantang, yang dibagikan via media sosial pada Minggu (4/1) waktu setempat. Guerra juga merupakan anggota Kongres Venezuela.

    “Kalian akan melihat kami di jalanan, kalian akan melihat kami di sisi rakyat, kalian akan melihat kami mengibarkan bendera martabat,” kata Guerra dalam pesannya.

    Sejumlah ajudannya mengonfirmasi keaslian rekaman audio tersebut kepada AFP.

    Seruan Guerra itu disampaikan sehari setelah Venezuela digempur AS yang berujung penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Keduanya diterbangkan keluar dari ibu kota Caracas dan telah dibawa ke New York oleh pasukan militer AS.

    “Mereka ingin kita terlihat lemah, tetapi kita tidak akan menunjukkan kelemahan,” cetusnya.

    Guerra merupakan salah satu dari enam orang, bersama ayah dan ibu tirinya, yang dituduh terlibat praktik “narkoterorisme” oleh otoritas AS.

    Guerra merupakan satu-satunya putra kandung Maduro, sebelum bercerai dengan istri pertamanya, Adriana Guerra Angula. Tiga anak lainnya merupakan anak dari istrinya keduanya, Flores, yang ikut ditangkap oleh AS.

    Operasi militer AS untuk menangkap pemimpin Venezuela dari tempat persembunyiannya di ibu kota Caracas pada akhir pekan, dan menerbangkannya ke luar negeri, telah memicu spekulasi bahwa tokoh sosialis itu dikhianati oleh seseorang di lingkaran dalamnya.

    Menggemakan spekulasi tersebut, Guerra berkata: “Sejarah akan membuktikan siapa pengkhianatnya, sejarah akan mengungkapkannya. Kita akan lihat.”

    Lebih lanjut, Guerra menyatakan keyakinan bahwa “chavismo” — gerakan sosialis anti-imperialis yang didirikan mendiang pemimpin Venezuela yang karismatik, Hugo Chavez — akan bertahan.

    Ribuan Pendukung Maduro Berdemo: Bebaskan Presiden Kami!

    Sekitar 2.000 pendukung Maduro berunjuk rasa di jalanan Caracas pada Minggu (4/1) waktu setempat. Mereka menuntut AS membebaskan Maduro dan istrinya.

    Sekelompok paramiliter dan pengendara motor pro-Maduro mendampingi para demonstran itu berunjuk rasa. Mereka mengibarkan bendera nasional Venezuela dan membawa poster bergambar Maduro.

    “Bebaskan presiden kami,” demikian bunyi poster yang dibawa salah satu demonstran.

    “Venezuela bukan koloni siapa pun,” bunyi poster demonstran lainnya, yang menyindir pengumuman Presiden AS Donald Trump soal Washington akan “mengelola” Venezuela selama periode transisi yang tidak ditentukan lamanya.

    Maduro dijadwalkan hadir dalam persidangan di New York pada Senin (5/1) siang waktu setempat, untuk secara resmi mendengarkan dakwaan “narkoterorisme” yang dijeratkan terhadapnya.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Rupiah diprediksi melemah seiring penangkapan Presiden Venezuela

    Rupiah diprediksi melemah seiring penangkapan Presiden Venezuela

    Jakarta (ANTARA) – Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah melemah seiring penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS).

    “Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, memicu kekhawatiran geopolitik yang menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

    Mengutip Sputnik, pada Sabtu (3/1), Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melancarkan serangan besar ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta pemindahan keduanya ke luar negeri.

    Sejumlah media melaporkan adanya ledakan di Caracas dan mengaitkan operasi tersebut dengan unit Delta Force AS.

    Harian The New York Times melaporkan sedikitnya 4.800 orang tewas, termasuk personel militer dan warga sipil.

    Anadolu menerangkan bahwa Venezuela dalam kendali AS untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan pasukan AS jika diperlukan, sebagaimana arahan Trump.

    Maduro dan istrinya tiba di New York pada Sabtu (3/1) malam dan kini ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn.

    Keduanya menghadapi dakwaan federal di Amerika Serikat terkait perdagangan narkoba serta dugaan kerja sama dengan kelompok kriminal yang ditetapkan sebagai organisasi teroris. Maduro membantah seluruh tuduhan tersebut.

    Lukman menilai isu tidak akan terlalu lama dan signifikan menjadi sentimen yang melemahkan nilai tukar rupiah.

    “Menurut saya, pasar paling tidak hanya bereaksi sesaat,” ujar dia.

    Berdasarkan faktor tersebut, kurs rupiah diprediksi berkisar Rp16.650-Rp16.800 per dolar AS.

    Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG menguat di tengah sentimen konflik AS dan Venezuela

    IHSG menguat di tengah sentimen konflik AS dan Venezuela

    Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi bergerak menguat di tengah sentimen terjadinya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela.

    IHSG dibuka menguat 30,60 poin atau 0,35 persen ke posisi 8.778,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,08 poin atau 0,24 persen ke posisi 854,08.

    “IHSG berpotensi terimbas sentimen negatif jika terjadi tekanan jual dari investor asing. Namun jika terjadi kenaikan harga minyak mentah dan emas, diperkirakan akan mendorong kenaikan harga saham sektor energi dan komoditas terkait,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

    Dari mancanegara, AS menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicola Maduro bersama istrinya untuk didakwa di New York atas tuduhan terorisme dan narkoba.

    Presiden AS Donald Trump menyatakan AS akan mengendalikan Venezuela hingga terjadi transisi kekuasaan, serta menyatakan perusahaan AS akan masuk ke Venezuela untuk memperbaiki struktur minyak di negara tersebut.

    Ratna mengatakan bahwa eskalasi ketegangan politik global akibat serangan AS ke Venezuela akan menjadi fokus perhatian pelaku pasar pada pekan ini, yang mana dikhawatirkan investor akan menghindari aset yang berisiko dan beralih ke instrumen investasi yang lebih aman seperti dolar AS dan emas.

    “Di sisi lain, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi dari AS, seperti data tenaga kerja, manufaktur, serta michigan consumer confidence,” ujar Ratna.

    Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati rilis data-data ekonomi selama pekan ini, diantaranya data inflasi, neraca perdagangan, cadangan devisa, dan consumer confidence,

    Pewarta: Muhammad Heriyanto
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rupiah ditutup melemah 38 poin ke Rp16.725 per dolar AS

    Rupiah ditutup melemah 38 poin ke Rp16.725 per dolar AS

    Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (2/1) sore ditutup melemah 38 poin atau 0,23 persen ke level Rp16.725 per dolar AS.

    Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan geopolitik yang masih sarat ketidakpastian.

    Dari sisi kebijakan moneter, pasar masih mencermati risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember yang dirilis pekan ini. Risalah tersebut menunjukkan pandangan pejabat bank sentral AS alias Federal Reserve (The Fed) yang terbelah terkait arah suku bunga ke depan.

    Sebagian pejabat menilai suku bunga sebaiknya ditahan setelah tiga kali pemangkasan sepanjang tahun lalu, sementara lainnya membuka peluang penurunan lanjutan apabila inflasi terus melandai.

    “Namun, beberapa pembuat kebijakan menilai bahwa kemungkinan akan tepat untuk mempertahankan penurunan suku bunga lebih lanjut jika inflasi menurun dari waktu ke waktu,” kata dia.

    Tekanan eksternal juga datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik.

    Konflik Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah kedua pihak saling menuduh melakukan serangan terhadap warga sipil pada Hari Tahun Baru.

    Situasi ini terjadi di tengah upaya diplomasi intensif yang dipimpin Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.

    Pewarta: Bayu Saputra
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Manipulasi Wajah hingga RI Sarang DDoS Dunia

    Manipulasi Wajah hingga RI Sarang DDoS Dunia

    Bisnis.com, JAKARTA — Beragam insiden keamanan siber terjadi dalam setahun terakhir, mulai dari manipulasi wajah presiden dengan teknologi kecerdasan buatan, hingga posisi Indonesia sebagai sumber serangan DDoS terbesar di dunia.

    Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha mengatakan lanskap keamanan siber nasional diuji secara berlapis sepanjang tahun kemarin. 

    Lantas seperti apa potret keamanan siber di Tanah Air yang dirangkum CISSReC pada 2025? berikut ulasannya.

    1. Januari

    Pratama menyebut, pada awal tahun 2025, jagat maya dipenuhi video Presiden Prabowo Subianto tengah menawarkan bantuan dana yang akan dikirim secara langsung kepada masyarakat. Tawaran itu tidak hanya disampaikan melalui satu video, tetapi ada banyak video yang menampilkan sosok Prabowo dalam berbagai versi. 

    Dalam video itu, kepala negara berada di dalam sebuah ruangan berisi sofa dan televisi, lalu menyampaikan mengenai program pembebasan utang untuk masyarakat. Namun, mereka yang berminat harus beradu cepat karena bantuan itu terbatas.

    2. Februari

    Kesalahan tampilan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Google Finance yang sempat menunjukkan Rp8.170 per 1 USD pada Sabtu (1/2/2025) mendapat sorotan dari Pratama. Dia menilai kesalahan ini bukan sekadar gangguan teknis, tetapi berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 

    “Kesalahan ini menciptakan harapan palsu, seolah-olah ekonomi Indonesia menguat secara drastis,” ujarnya dalam pesan singkat kepada Bisnis, Kamis (1/1/2026).

    Mata uang dollar

    3. Maret 

    Fake BTS atau BTS palsu merupakan modus penipuan yang menggunakan sinyal yang seolah-olah sebagai BTS operator resmi. Penipuan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan kembali lagi yang menyasar nasabah perbankan Indonesia. 

    Pratama menjelaskan, kala itu, masyarakat akan mendapatkan SMS palsu berisi One Time Password (OTP). Para pelaku akan mencegat SMS tersebut dan mengeditnya, kemudian mengirimkannya kembali ke masyarakat seolah berasal dari bank resmi.

    4. April 

    Media sosial diramaikan dengan unggahan yang menyebutkan bahwa koneksi ponsel ke wifi publik dengan IP address 172.16.42.x bisa membuat perangkat terkena “gendam digital” pineapple attack. Pratama membenarkan bahwa pengguna internet berisiko terkena gendam digital apabila terhubung ke jaringan wifi publik dengan IP 172.16.42.x. 

    “Gendam digital merupakan metafora lokal yang merujuk pada upaya manipulatif dan merugikan secara digital dimana pengguna dapat kehilangan kendali atas perangkat atau datanya tanpa menyadarinya,” jelasnya.

    5. Mei 

    Pada bulan ini, Worldcoin dan WorldID belakangan viral karena menawarkan uang hingga Rp 800.000 bagi masyarakat yang mau melakukan pemindaian atau scan iris mata. Worldcoin hadir dengan membawa teknologi verifikasi identitas manusia bernama WorldID. 

    Sistem ini menggunakan perangkat khusus bernama Orb untuk memindai wajah dan mata seseorang, lalu mengubahnya menjadi identitas digital dengan data biometrik. 

    6. Juni 

    Kasus scamming online yang menimpa PT Taspen dengan modus pengiriman file APK kepada para pensiunan mencerminkan satu bentuk kejahatan siber yang semakin terstruktur dan berbahaya, terutama karena melibatkan unsur pemanfaatan data pribadi secara spesifik. Aplikasi APK berbahaya yang dikirimkan kepada para korban didesain menyerupai aplikasi resmi dari PT Taspen, dan digunakan untuk menjebak pengguna agar secara tidak sadar memberikan izin akses ke berbagai elemen sensitif dalam perangkat Android mereka. 

    “Begitu aplikasi diinstal, pelaku bisa mengakses SMS, data kontak, hingga kredensial perbankan, semuanya memungkinkan terjadinya pencurian uang secara langsung dari rekening korban,” tutur Pratama.

    7. Juli 

    Pernyataan resmi dari Gedung Putih yang menyebut bahwa Indonesia akan memberikan kepastian terkait kemampuan mentransfer data pribadi ke luar wilayahnya, khususnya ke Amerika Serikat, memiliki implikasi serius terhadap kedaulatan digital dan posisi geopolitik Indonesia. Dalam lanskap global saat ini, data telah menjadi komoditas strategis yang setara dengan sumber daya alam. 

    Pratama menilai, pernyataan tersebut bukanlah sekadar pernyataan dagang, melainkan sinyal politik yang sangat kuat tentang arah hubungan digital antara Indonesia dan kekuatan global seperti Amerika Serikat. 

    Presiden AS Donald Trump

    8. Agustus 

    Platform gim daring Roblox kembali disorot setelah terungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak lintas negara yang melibatkan pelaku asal Balikpapan dan korban remaja asal Swedia. Polda Kalimantan Timur menangkap pria berinisial AMZ di Balikpapan. 

    AMZ diduga melakukan grooming terhadap korban perempuan berusia 15 tahun asal Swedia yang dikenalnya melalui Roblox pada pertengahan 2024. Dengan bujuk rayu, AMZ meminta korban mengirimkan sekitar 30 foto dan video asusila. Dia kemudian memeras korban dengan ancaman menyebarkan konten itu. Korban sempat mengirim uang US$ 50 sebelum orang tuanya melapor ke Kedutaan Besar RI di Stockholm.

    9. September 

    Konsep single ID dalam konteks media sosial di Indonesia belakangan memunculkan perdebatan serius, baik dari sisi teknis maupun dari perspektif kebijakan publik. Secara sederhana, single ID dapat dipahami sebagai sistem identitas digital tunggal yang berlaku lintas platform, sehingga seorang individu cukup menggunakan satu bentuk identitas resmi untuk mengakses, mendaftar, atau melakukan verifikasi pada berbagai layanan, termasuk media sosial. 

    10. Oktober 

    Setahun setelah berakhirnya masa transisi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), implementasinya dinilai masih jauh dari harapan. Meskipun regulasi telah resmi berlaku penuh sejak 2024, Badan PDP belum dibentuk juga sehingga masyarakat belum merasakan perlindungan nyata di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital dan kebocoran data.  

    11. November 

    ChatGPT menjadi sorotan setelah Komdigi memasukkannya ke dalam daftar 25 platform digital yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai PSE. Pratama melihat langkah Komdigi sebagai upaya penegasan aturan, bukan ancaman yang benar-benar hendak memutus akses. Diaa menilai situasi serupa pernah terjadi pada sejumlah platform global, dan ujungnya selalu berhenti pada proses pendaftaran.

    12. Desember 

    Pada Q3/2025 DDoS Thread dari Cloudflare menyebut Indonesia sebagai sumber serangan Distributed Denial of Service (DDoS) tertinggi di dunia. Tujuh dari sepuluh sumber utama serangan DDoS berasal dari wilayah Asia, dengan Indonesia memimpin daftar tersebut. 

    “Indonesia merupakan sumber serangan DDoS terbesar, dan telah menduduki peringkat pertama di dunia selama setahun penuh (sejak kuartal ketiga 2024),” jelas Pratama.

    Ilustrasi peretas

     

  • Dukun Peru Ramalkan Trump Sakit Parah Tahun 2026

    Dukun Peru Ramalkan Trump Sakit Parah Tahun 2026

    GELORA.CO – Para dukun di Peru menggelar ritual ramalan menyambut Tahun Baru 2026. Ritual tersebut digelar pada Selasa, 30 Desember 2025 di Pantai Selatan Lima.

    Mereka melontarkan ramalan soal nasib pemimpin dunia. Para dukun mengenakan ponco berwarna-warni, menaburkan bunga di atas pasir, serta membawa poster tokoh-tokoh dunia dalam prosesi ramalan.

    “Amerika Serikat harus bersiap-siap karena Donald Trump akan jatuh sakit parah.” ujar salah satu dukun, Juan de Dios Garcia, dikutip Rabu, 31 Desember 2025.

    Selain Trump, poster Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga ikut dibawa, disilangkan dengan pedang, dibakar kemenyan, hingga diinjak-injak sebagai bagian dari simbol ritual.

    Garcia juga menyampaikan prediksi terkait situasi politik Venezuela.

    “Kami melihat Nicolas Maduro dikalahkan. Nicolas Maduro akan melarikan diri dari Venezuela. Dia tidak akan ditangkap.” jelasnya.

    Meski begitu, ritual tahunan ini bukan kali pertama dilakukan dan tidak selalu tepat.

    Pada gelaran 2023 lalu, para dukun Peru meramalkan perang Rusia-Ukraina akan berakhir pada 2024. Kenyataannya, hingga penghujung 2025, konflik yang dimulai sejak 2022 itu masih berlangsung.

  • Ekonomi Singapura Rekor pada 2025, Intip Proyeksi 2026

    Ekonomi Singapura Rekor pada 2025, Intip Proyeksi 2026

    Bisnis.com, JAKARTA – Produk domestik bruto Singapura diperkirakan parkir di level sangat tinggi pada akhir 2025. PDB negara kota itu awalnya dirancang tumbuh 1,5%-2,5% meski kemudian pada November lalu dikoreksi menjadi 4%. Dalam data terbaru, ekonomi Singapura akan parkir pada pertumbuhan 4,8% atau hampir dua kali lipat dari estimasi optimis yang ditetapkan tahun lalu. 

    Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengatakan pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan dihasilkan dari lonjakan bisnis terkait kecerdasan buatan (AI) pada sisi semikonduktor dan elektronik. Selain itu banyak tarif perang dagang dari Amerika Serikat (AS) diberlakukan pada tingkat yang lebih rendah daripada yang diperkirakan sebelumnya untuk Singapura. Untuk diketahui, Singapura mendapatkan tarif terendah dari AS yaitu 10%. 

    “Ini adalah hasil yang lebih baik dari yang kami perkirakan, mengingat keadaan yang ada,” kata Wong, dalam pesan Tahun Barunya dikutip dari Bloomberg, Rabu (31/12/2025). 

    Wong mengatakan sepanjang periode kepresidenan kedua Donald Trump, Amerika Serikat bergerak hampir mengakhiri era globalisasi dan perdagangan bebas yang menjadi landasan berkembangnya Singapura.  

    “Untuk tetap kompetitif [pada 2026], kita tidak bisa hanya melakukan hal yang sama. Kita harus memikirkan ulang, mengatur ulang, dan menyegarkan strategi ekonomi kita” katanya.

    Serangkaian rencana awal akan segera diumumkan untuk mengatasi tantangan ekonomi di masa mendatang.

    Sebelumnya Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura pada bulan November mengatakan pihaknya memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto pada 2026 akan melambat ke kisaran 1%-3%.

    Hal senada juga disampaikan Wong, Perdana Menteri mengisyaratkan bahwa ia akan memperkuat jaring pengaman sosial, dan lapangan kerja bagi warga Singapura. Terutama dalam menghadapi meningkatnya gesekan perdagangan dan penyebaran kecerdasan buatan.

    Partai Aksi Rakyat pimpinan Wong, yang telah memerintah Singapura sejak kemerdekaan pada tahun 1965, meraih kemenangan telak pada bulan Mei. Meskipun pemilihan umum berikutnya baru akan diadakan pada tahun 2030, partai tersebut juga telah mulai mencari pemimpin masa depannya.

  • Mossad Beri Pesan Khusus ke Demonstran Iran yang Protes Kondisi Ekonomi

    Mossad Beri Pesan Khusus ke Demonstran Iran yang Protes Kondisi Ekonomi

    Teheran

    Badan intelijen Israel, Mossad, memberikan seruan langsung untuk para demonstran Iran, yang menggelar aksi memprotes kondisi ekonomi yang sulit di negara tersebut. Mossad mendesak para demonstran Iran untuk melanjutkan protes mereka.

    Disebutkan juga oleh Mossad dalam seruannya, seperti dilansir AFP, Rabu (31/12/2025), bahwa mereka mendukung unjuk rasa itu “di lapangan”, ketika aksi protes meluas di ibu kota Teheran dan kota-kota Iran lainnya.

    “Turunlah ke jalan bersama-sama. Waktunya telah tiba. Kami bersama Anda,” tulis Mossad dalam postingan media sosial X, menggunakan bahasa Farsi, seperti dilaporkan radio militer Israel.

    “Bukan hanya dari jauh atau melalui kata-kata. Kami juga bersama Anda di lapangan,” imbuh postingan Mossad tersebut.

    Unjuk rasa ini dimulai sejak Minggu (28/12) waktu setempat oleh para pemilik toko dan pedagang di ibu kota Teheran, yang memprotes memburuknya kondisi ekonomi Iran. Aksi protes serupa telah menyebar ke kota-kota lainnya di wilayah Iran.

    Bahkan yang terbaru, unjuk rasa ini melibatkan para mahasiswa yang kini ikut berpartisipasi dalam protes tersebut.

    Nilai tukar mata uang Rial Iran telah jatuh terhadap dolar Amerika dan mata uang dunia lainnya, yang memaksa kenaikan harga impor dan merugikan para pedagang ritel.

    Seruan Mossad itu disampaikan setelah pembicaraan pekan ini yang berlangsung antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Usai pembicaraan itu, Trump memperingatkan Iran akan serangan baru jika negara itu melanjutkan pengembangan program nuklir atau rudal balistiknya.

    Israel dan Iran yang merupakan musuh bebuyutan, terlibat perang selama 12 hari pada pertengahan Juni lalu.

    Tel Aviv melancarkan gelombang serangan besar-besaran terhadap fasilitas nuklir Teheran, serta area-area permukiman di negara tersebut. Pada saat itu, Israel mengklaim serangannya bertujuan untuk melumpuhkan penelitian nuklir dan kemampuan rudal balistik Iran.

    Teheran membalas serangan rentetan serangan drone dan rudal terhadap target-target di Israel. AS, sekutu Israel, bergabung dalam perang itu dengan mengebom situs-situs nuklir Iran sebelum akhirnya gencatan senjata diumumkan.

    Iran, yang tidak mengakui Israel, telah sejak lama menuduh Tel Aviv melakukan operasi sabotase terhadap fasilitas nuklirnya dan membunuh para ilmuwan nuklir di negara tersebut.

    Teheran juga mendukung kelompok-kelompok militan di kawasan, sebagai bagian dari apa yang disebut sebagai “poros perlawanan”. Poros itu mencakup Hizbullah dan Hamas, yang keduanya telah terlibat perang besar melawan Israel dalam dua tahun terakhir.

    Mantan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dibunuh di Teheran pada Juli 2024 lalu dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/idh)

  • Emas dan Saham Melejit, Dolar AS Tertekan

    Emas dan Saham Melejit, Dolar AS Tertekan

    Jakarta, Beritasatu.com – Pasar keuangan global sepanjang 2025 menjadi salah satu periode paling penuh kejutan dalam beberapa dekade terakhir. Kembalinya Donald Trump ke panggung kekuasaan Amerika Serikat (AS) sejak awal tahun sudah diperkirakan akan membawa perubahan. Namun, skala volatilitas pasar jauh melampaui ekspektasi banyak investor.

    Dikutip dari Reuters, Rabu (31/12/2025), saham global masih mencatat kinerja solid. Indeks saham dunia naik sekitar 21% sepanjang 2025, menandai enam tahun kenaikan dua digit dalam tujuh tahun terakhir. Namun, di balik penguatan tersebut, berbagai aset utama bergerak ke arah yang sangat kontras.

    Emas Bersinar, Dolar dan Minyak Tertekan

    Emas menjadi bintang utama pasar tahun ini. Logam mulia tersebut melonjak hampir 70%, mencatatkan kinerja tahunan terbaik sejak krisis minyak 1979, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, perang dagang, dan kekhawatiran utang global. Sebaliknya, dolar AS melemah hampir 10%, sementara harga minyak turun sekitar 17%.

    Di pasar obligasi, fenomena unik terjadi. Obligasi berisiko tinggi justru mencatatkan lonjakan harga, meskipun ketidakpastian ekonomi global meningkat. Analis menilai pergerakan ini mencerminkan pencarian imbal hasil di tengah kebijakan moneter yang terus berubah.

    Teknologi dan Aset Digital Kehilangan Kilau

    Saham raksasa teknologi AS yang dikenal sebagai Magnificent Seven mulai kehilangan daya tariknya. Setelah Nvidia menjadi perusahaan pertama di dunia dengan valuasi US$ 5 triliun pada Oktober 2025, sektor teknologi justru bergerak lebih terbatas.

    Bitcoin pun tidak luput dari tekanan. Sempat mencetak rekor di atas US$1 25.000, sebelum anjlok dan menutup tahun dengan penurunan hampir 7%.

    Memasuki 2026, pasar diperkirakan belum akan tenang. Agenda politik global hingga konflik di Ukraina dan Timur Tengah, serta ketidakpastian dampak AI menjadi faktor risiko utama.

  • Kanselir Merz Optimis Tahun 2026 Jadi Tahun Kebangkitan Jerman

    Kanselir Merz Optimis Tahun 2026 Jadi Tahun Kebangkitan Jerman

    Berlin

    Kanselir Friedrich Merz menyinggung perang di Ukraina, peningkatan anggaran pertahanan, hubungan dengan AS, revolusi teknologi, stagnasi industri, lambannya reformasi, migrasi, dan lainnya dalam pidato Tahun Baru.

    Dalam pidato televisi pertamanya sebagai kanselir, Friedrich Merz mengawali dengan mengingat 23 Februari 2025, hari pemilu dini yang mengantarkannya menjadi Kanselir Jerman, menggantikan Olaf Scholz dan pemerintahan koalisi Sosial Demokrat.

    “Pada hari itu, Anda, warga negara, menentukan masa depan politik negeri kita. Pemerintah Federal baru dibentuk, yang bertekad mengarahkan Jerman ke jalur yang benar dengan determinasi dan arah yang jelas,” kata Kanselir Jerman Friedrich Merz dalam kutipan pidato yang dilihat DW.

    Namun, dia juga mengakui bahwa tugas tersebut bukanlah “perkara mudah.”

    Merz menuturkan bahwa sepanjang 2025, Jerman dan dunia dihadapkan dengan serangkaian tantangan besar.

    “Sebuah perang mengerikan sedang berkecamuk di Eropa, mengancam langsung kebebasan dan keamanan kita. Ekonomi kita berada di bawah tekanan karena diperlukan adanya reformasi, tingginya biaya, serta konflik perdagangan global. Selain itu, teknologi baru sedang merevolusi dunia kerja dan cara kita hidup bersama,” ujar Merz.

    Dalam konteks tersebut, Merz menegaskan bahwa mandat utama pemerintahannya adalah “pembaruan landasan kebebasan, keamanan, dan kemakmuran kita.”

    Perang Ukraina dan ancaman bagi Eropa

    Ia menegaskan perang Ukraina bukanlah konflik jauh yang tak terkait dengan Jerman.

    “Pada akhirnya, kita semakin jelas melihat bahwa agresi Rusia dulu dan sekarang menjadi bagian dari rencana yang ditujukan terhadap seluruh Eropa,” jelasnya. “Jerman juga menghadapi sabotase, spionase, dan serangan siber setiap hari.”

    Kanselir dari Partai CDU ini kemudian menyinggung rencana pemerintahannya untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dan menerapkan layanan militer sukarela bagi sebagian anak muda, termasuk reformasi konstitusional yang memungkinkan pinjaman lebih besar demi membiayai militer.

    Dinamika AS-Jerman

    Meskipun Merz tidak secara langsung mengaitkan gagasan tersebut dengan invasi Rusia ke Ukraina atau peningkatan pengeluaran pertahanan Jerman, tapi dia juga menyinggung soal perubahan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) ketika Donald Trump kembali menjabat.

    “Pada saat yang sama, kemitraan kita dengan Amerika Serikat, yang selama ini menjadi penjamin keamanan yang dapat kita diandalkan, sedang berubah,” ujar Merz. “Bagi kita orang Eropa, ini berarti kita harus mempertahankan dan memperjuangkan kepentingan kita dengan lebih kuat secara mandiri.”

    Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!

    Isu yang dihadapi Jerman dan Eropa

    Merz, yang memiliki latar belakang hukum korporasi di luar dunia politik, mengeluhkan hal yang disebutnya sebagai “kembalinya proteksionisme dalam ekonomi global.”

    “Ketergantungan strategis Jerman pada bahan baku semakin digunakan sebagai alat politik melawan kepentingan kita,” terangnya. Oleh karena itu, Jerman sebagai negara eksportir merasakan dampaknya secara khusus, yang mengisyaratkan masalah fiskal bagi industri besar seperti produsen mobil.

    Kanselir Merz juga mengatakan pemerintahnya berusaha memberikan keringanan di bidang perpajakan, harga energi, dan pengurangan birokrasi.

    Namun, Merz juga mengatakan bahwa “tumpukan reformasi domestik yang tertunda menghambat potensi perusahaan-perusahaan kita,” tepat pada saat kreativitas dan inovasi ekonomi diperlukan untuk menghadapi tekanan global.

    Dia memperingatkan bahwa semakin sulit bagi perusahaan-perusahaan Jerman untuk bersaing secara internasional dan kemudian menyiratkan bahwa sebagian kesalahan itu merupakan tanggung jawab Brussels, sebagai ibu kota de facto Uni Eropa.

    “Kami secara konsisten mengurangi birokrasi dan menempatkan promosi daya saing di urutan teratas agenda politik,” jelasnya mengenai upaya pemerintahannya dalam negosiasi di tingkat UE.

    Isu pensiun, demografi, migrasi

    Eks menteri keuangan Jerman ini juga menyinggung tentang populasi yang menua di negara tersebut, dengan mengatakan bahwa “generasi baby boomers kini akan memulai masa pensiun yang pantas mereka dapatkan.”

    Merz mengatakan bahwa pada tahun 2026, akan sangat penting “untuk menciptakan keseimbangan baru dalam sistem jaminan sosial Jerman,” dengan mempertimbangkan kepentingan semua generasi “secara adil.”

    Dalam pidato itu, Merz juga menyoroti isu migrasi, meski tidak secara eksplisit menyebut tantangan tersebut berasal dari partai sayap kanan AfD atau kelompok lainnya.

    Merz mengatakan pemerintahannya berupaya membuka jalur baru untuk migrasi legal, sambil menutup jalur ilegal dan tidak tertib.

    “Bagi kami, kemanusiaan dan ketertiban adalah dua sisi mata uang yang sama,” paparnya.

    2026 jadi awal yang baru

    Kemudian, Merz juga menyinggung kekecewaan publik terhadap konflik internal koalisi pemerintah dan kesulitan dalam menerapkan beberapa reformasi unggulan, seperti perubahan sistem kesejahteraan dan pensiun. Dia mengakui bahwa banyak orang merasa pencapaian pemerintah hingga saat ini “belum cukup.”

    “Kemudian, saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa Anda benar! Itu tidak cukup,” tegas Merz. Namun, dia berargumen bahwa pekerjaan telah dimulai dan yakin Jerman “akan menuai manfaat dari reformasi tersebut, meskipun membutuhkan waktu.”

    2026, menurut Merz, dapat menjadi “tahun awal yang baru,” jika Jerman dan Eropa “kembali terhubung dengan puluhan tahun perdamaian, kebebasan, dan kemakmuran.”

    Dia mengatakan bahwa berbagai perkembangan geopolitik, ekonomi, dan teknologi memang mewakili “perubahan zaman,” tetapi sambil menegaskan bahwa Jerman harus mengatasi tantangan tersebut dengan kekuatan sendiri.

    “Kita bukan korban keadaan eksternal. Kita tidak berada di bawah belas kasihan kekuatan besar. Tangan kita tidak terikat,” pungkas Merz.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

    Diadaptasi oleh Muhammad Hanafi

    Editor: Tezar Aditya Rahman dan Hani Anggraini

    (nvc/nvc)