Rayakan HUT Ke-80 RI, Pelita Air Beri Diskon Hingga Rp 808.000 untuk Penerbangan Domestik dan Internasional
Penulis
KOMPAS.com
– Pelita Air terus memperkuat sayapnya di industri penerbangan nasional. Awal Agustus ini, maskapai tersebut resmi menerima pesawat ke-14 dalam armadanya, membawa kabar segar bagi penumpang yang menantikan layanan lebih luas dan modern.
Selain menghadirkan pesawat baru, Pelita Air turut bersiap membuka rute internasional pertamanya menuju Singapura. Pembukaan rute Singapura ini menjadi langkah strategis Pelita Air dalam memperluas konektivitas dan menarik minat wisatawan mancanegara.
Dengan rute ini, wisatawan Indonesia dapat menikmati akses cepat ke pusat bisnis dan wisata Asia Tenggara, sementara turis asing akan lebih mudah menjelajahi destinasi unggulan nusantara seperti Bali, Lombok, dan Sorong.
Dalam semangat merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pelita Air menghadirkan kejutan manis bagi para penumpang setianya.
Maskapai ini resmi meluncurkan promo spesial bertajuk “Merdeka SurPRICE” dengan potongan harga fantastis hingga Rp808.000 untuk pembelian tiket pesawat pulang-pergi (PP).
Moch Taufik Syakrilillah, traveler, influencer dan penggiat aviasi sejak tahun 2020 ini menyampaikan antusiasnya terhadap promo baru Pelita Air dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia, “Karena 17 Agustus ini kan cuma setahun sekali, wajib banget ada promo besar-besaran buat menyambut kemerdekaan. Kalau diskonnya besar,
why not
untuk ikutan nge-
war
.”
Selain itu, Taufik juga memberikan beberapa rekomendasi wisata di Singapura yang wajib dikunjungi oleh wisatawan.
“First
, jewel
dulu pastinya. Karena saya lebih suka makan, jadi bakal
explore hawker center
yang ada di sana. Kangen juga sama Nasi Padang Sabar Menanti yang di sebelah Masjid Sultan. Sorenya
sunset
-an, piknik atau sepedaan di Marina Barrage. Malamnya belanja oleh-oleh ke Mustafa Center dan makan malam di Al Mubin,” sebutnya.
Promo ini berlaku untuk semua rute domestik (kecuali Yogyakarta dan Palembang) dan rute internasional yaitu Singapura. Caranya cukup pesan tiket melalui website atau aplikasi mobile Pelita Air pada 17 Agustus 2025, dan nikmati penerbangan impian pada periode 1 September – 28 Oktober 2025.
Bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin mengeksplor keindahan alam, kuliner, dan budaya Indonesia, inilah saat yang tepat untuk merencanakan liburan.
Mulai dari pesona Bali, kehangatan Lombok, hingga keindahan kota-kota besar di Indonesia. semua bisa dinikmati dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menambahkan, Pertamina mendorong jajaran group untuk memberikan layanan terbaik yang berdampak bagi masyarakat.
Menurutnya, program promo Pelita Air ini juga bagian dari apresiasi kepada masyarakat dan dukungan terhadap pariwisata nasional.
“Momentum kemerdekaan menjadi waktu yang tepat bagi Pertamina Group, melalui Pelita Air, untuk mengajak masyarakat menjelajahi Indonesia dengan cara yang lebih mudah dan terjangkau,” jelasnya.
“Kami berharap promo Pelita Air juga dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat konektivitas, dan memberikan pengalaman terbang yang berkesan bagi pelanggan,” pungkas Fadjar.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target
net zero emission
2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian
Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan
Environmental, Social & Governance
(ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Djoko Santoso
-
/data/photo/2025/08/16/68a00fc68d05b.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih, Dimanfaatkan 58 Kepala Keluarga di Minas Jaya Siak Nasional 16 Agustus 2025
Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih, Dimanfaatkan 58 Kepala Keluarga di Minas Jaya Siak
Penulis
KOMPAS.com –
PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha
subholding upstream,
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) membangun membangun fasilitas sumur air bersih bagi warga Desa Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.
Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan di wilayah operasionalnya.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan program ini wujud kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Program ini juga selaras dengan program Asta Cita Pemerintah Indonesia terutama poin 4, yakni memperkuat sistem kesehatan nasional melalui kualitas air bersih.
“Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina Drilling tidak hanya fokus pada keberhasilan proyek pengeboran, tetapi juga memiliki tanggung jawab membantu meningkatkan kualitas hidup warga. Kami percaya akses air bersih adalah hak dasar setiap orang,” ujarnya.
Fasilitas yang telah diresmikan sejak 24 Juli 2025 ini telah memenuhi kebutuhan 21 kepala keluarga, dan akan bertambah 37 kepala keluarga lainnya sebagai penerima manfaat berikutnya.
Program ini diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan oleh seluruh kepala keluarga di Desa Minas Jaya.
Lurah Minas Jaya, Apridesta, menyampaikan terima kasih atas inisiatif ini. “Air adalah kebutuhan pokok. Walaupun belum memenuhi seluruh warga, 21 keluarga sudah merasakan manfaatnya, dan 37 keluarga lain akan mendaftar sebagai penerima berikutnya,” katanya.
Sebelum program air bersih tersebut, warga membeli air bersih hingga Rp 50 ribu per tangki untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya selama dua hari. Kini, masyarakat dapat mengakses air dengan lebih mudah dan hemat.
Ketua Kelompok Pengelola Sumur Berkah Do’a Bersama, Tarmizi, menyebut program ini sangat membantu perekonomian warga.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menambahkan, satu fokus TJSL Pertamina adalah bidang lingkungan, di antaranya, Program Pengelolaan Air Berkelanjutan yang berdampak peningkatan kesehatan masyarakat.
“Pertamina berkomitmen untuk memberi kontribusi pada masyarakat. Selain melalui penyediaan energi, juga program sosial, yang diharapkan mendukung Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian nasional,” ujar Fadjar.
Selain membangun sarana air bersih, Pertamina Drilling juga menjaga keberlanjutan lingkungan desa dengan melakukan penanaman pohon buah di sekitar sumur guna pelestarian lingkungan dan mendukung ketahanan pangan lokal.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Kementerian ESDM pastikan impor BBM dari AS tetap berjalan
Itu jadi. Itu kan komitmen pemerintah kan. Itu sudah disampaikan nilainya 15 miliar dolar AS.
Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung memastikan rencana pemerintah untuk mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat (AS) tetap berjalan.
“Itu jadi. Itu kan komitmen pemerintah kan. Itu sudah disampaikan nilainya 15 miliar dolar AS,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat.
Yuliot menjelaskan bahwa komitmen pembelian tersebut mencakup tiga jenis energi, yakni minyak mentah (crude), Liquefied Petroleum Gas (LPG), serta BBM jadi.
Saat ditanya apakah pasokan BBM dari AS akan dialokasikan dari pergeseran (shifting) impor yang selama ini bersumber dari Singapura, terkait hal itu ia mengatakan bakal berkonsultasi lagi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Terkait pengaruh impor energi terhadap subsidi, Yuliot menyampaikan bahwa anggaran untuk ketahanan energi yang ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sebesar Rp402,4 triliun yang dibagi untuk BBM, LPG, dan listrik. Anggaran paling banyak dialokasikan untuk subsidi energi.
Namun, detail besaran untuk masing-masing komponen masih dalam pembahasan.
“Jadi kita lihat itu berapa untuk BBM, itu berapa untuk LPG, dan juga itu berapa untuk listrik. Itu ya nanti akan dibagi. Nah ini kita lihat lagi postur (APBN 2026) ini. Ini kan masih dibahas,” ujarnya pula.
Dalam kesempatan yang sama, Yuliot menyebut target lifting minyak tahun depan ditetapkan 610 ribu barel per hari (bph), naik 5 ribu bph dibanding target sebelumnya yang 605 ribu bph.
Peningkatan tersebut akan dikejar dari optimalisasi wilayah kerja migas milik Pertamina maupun perusahaan swasta seperti Exxon dan Medco.
“Jadi ya seluruhnya kita akan optimalkan untuk produksi,” kata dia lagi.
Adapun Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu regulasi sebagai dasar untuk merealisasikan pembelian crude dan BBM dari AS.
Pertamina sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan mitra di AS untuk pembelian minyak mentah. MoU tersebut bersifat terbuka dan akan disesuaikan dengan kebutuhan, kapasitas fiskal, dan kesiapan kilang di dalam negeri, termasuk Kilang Balikpapan.
Selain BBM dan crude, Pertamina juga menjajaki peningkatan impor LPG dari AS. Pada 2024, 57 persen dari total impor LPG berasal dari AS, dan porsi tersebut direncanakan naik menjadi 60 persen.
Kesepakatan perdagangan Indonesia-AS, yang menjadi bagian dari negosiasi tarif resiprokal sebesar 19 persen mulai 7 Agustus 2025, mencakup pembelian energi senilai 15 miliar dolar AS, produk pertanian sebesar 4,5 miliar dolar AS, serta pengadaan 50 unit pesawat Boeing, sebagian besar tipe Boeing 777.
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Pertamina perkuat komintmen ESG untuk mewujudkan ekonomi hijau
Ini bukan pilihan melainkan kerja kolaborasi yang melibatkan seluruh lini bisnis Pertamina dan pemangku kepentingan
Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) dalam rangka mewujudkan ekonomi hijau (green economy) yang tercermin dalam HUT Ke-80 Republik Indonesia.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan Pertamina sebagai perusahaan energi nasional mengembangkan bisnis berkelanjutan dengan mendukung kemandirian bangsa melalui energi bersih, ekonomi hijau, ekonomi biru dan hilirisasi industri untuk nilai tambah.
“Komitmen ini sejalan dengan prinsip ESG dan bisnis keberlanjutan. Ini bukan pilihan melainkan kerja kolaborasi yang melibatkan seluruh lini bisnis Pertamina dan pemangku kepentingan,” ujar Fadjar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Untuk mendukung ekonomi hijau, lanjut Fadjar, perusahaan mengembangkan berbagai produk ramah lingkungan seperti, Pertamax Green 95, Biodiesel B40 dan Sustainable Aviation Fuel (SAF) untuk industri penerbangan.
Seluruh proses bisnis Pertamina dari hulu ke hilir juga dijalankan lebih hijau untuk mendukung dekarbonisasi dan pengurangan emisi.
Hasilnya, sepanjang 2024, Pertamina Group berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 1,7 juta ton CO2eq jauh di atas target 1,09 juta metrik ton Co2.
Sedangkan pada semester I tahun 2025, realisasi penurunan emisi karbon Pertamina telah mencapai sekitar 68 persen dari target tahunannya, dengan total penurunan emisi lebih dari satu juta ton CO2e.
Dalam bisnis karbon, sejak peluncuran IDXCarbon pada 26 September 2023 hingga akhir 2024, Pertamina telah mencatatkan penjualan sebesar 862 ribu ton CO2e. Penjualan tersebut mencapai 96 persen dari pangsa pasar kredit karbon di Indonesia.
Selain dari aspek lingkungan, Pertamina juga meningkatkan kesejahteraan sosial, melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pelestarian lingkungan.
Pertamina juga, ujarnya, melibatkan masyarakat dalam pengembangan energi terbarukan melalui program Desa Energi Berdikari (DEB).
Saat ini terdapat 172 DEB di seluruh Indonesia dengan mengoptimalkan energi terbarukan dari tenaga surya, gas metana dan biogas, mikro hidro, biodiesel serta energi hibrida.
DEB berdampak positif kepada 46.579 orang penerima manfaat, dan menyumbang pengurangan karbon sebesar 729.808 ton CO2 eq/tahun.
Program ini juga telah memberikan multiplier effect melalui peningkatan ekonomi masyarakat mencapai Rp3,7 miliar per tahun.
Selain capaian teknis, Pertamina juga menekankan tata kelola ESG yang transparan, termasuk pengelolaan risiko, keterlibatan pemangku kepentingan, dan pemantauan dampak sosial-lingkungan.
“Setiap program yang kami jalankan dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus menegaskan komitmen kami terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Fadjar.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310943/original/043146100_1754803611-2dff2ce6-be91-43f7-a87d-9fca3220e84a.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pertamina Tunjukkan Inovasi di KSTI 2025, Perkuat Riset dan Teknologi untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional – Page 3
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyambut baik kehadiran Presiden Prabowo dalam konvensi tersebut.
“Kehadiran Presiden menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus berinovasi demi kemajuan teknologi nasional,” ujarnya.
Fadjar berharap, inovasi-inovasi yang dibawa Pertamina ke forum ini dapat mendukung target produksi energi dan menjaga ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.
Dengan semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan kemandirian, Pertamina membuktikan perannya sebagai penggerak utama transformasi energi dan teknologi Indonesia. Konvensi ini menjadi titik temu penting antara dunia riset, industri, dan pemerintahan untuk bersama-sama menjemput masa depan Indonesia yang berdaulat secara energi dan unggul dalam inovasi.
Pertamina sebagai pemimpin dalam transisi energi di Indonesia, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
(*)
-

Tarif AS berlaku 7 Agustus, Pertamina tunggu regulasi impor minyak
Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) menyampaikan masih menunggu regulasi untuk mengimpor minyak mentah (crude) dan bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat, menjelang berlakunya tarif resiprokal AS terhadap Indonesia pada 7 Agustus.
“Kami masih menunggu regulasi,” ucap Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin.
Fadjar menyampaikan bahwa regulasi diperlukan untuk menjadi dasar langkah Pertamina untuk pembelian crude dan BBM dari Amerika Serikat.
Pertamina telah menjajaki pembelian atau impor bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari negosiasi tarif resiprokal.
Selain BBM, Fadjar menyampaikan bahwa Pertamina sebelumnya sudah melakukan kerja sama berupa penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan mitra Pertamina di AS untuk pembelian minyak mentah.
MoU yang ditandatangani oleh Pertamina bersama mitranya masih bersifat terbuka, sehingga nantinya menyesuaikan kebutuhan, kapasitas fiskal Indonesia, dan kesiapan kilang di dalam negeri.
Nantinya, minyak mentah yang diimpor dari AS akan ditampung di kilang-kilang Pertamina, salah satunya Kilang Balikpapan.
“Peningkatan volume (impor) LPG juga masih penjajakan,” kata dia lagi.
Pada 2024, Pertamina sudah mengimpor dari AS sebesar 57 persen dari total impor LPG.
Berdasarkan hasil negosiasi, Pertamina berencana untuk meningkatkan impor gas yang dicairkan (Liquefied Petroleum Gas/LPG) dari AS menjadi 60 persen dari total impor LPG.
Pernyataan tersebut terkait dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengungkapkan bahwa tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen akan mulai berlaku pada 7 Agustus 2025.
Adapun di luar tarif, kesepakatan perdagangan Indonesia-AS juga juga mencakup komitmen pembelian sejumlah produk asal AS.
Di antaranya pembelian energi senilai 15 miliar dolar AS, produk pertanian sebesar 4,5 miliar dolar AS, serta pengadaan 50 unit pesawat Boeing, sebagian besar merupakan model Boeing 777.
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Pertamina Raih Best Booth Interactive Experience di GIIAS 2025
Jakarta –
Pertamina meraih penghargaan Best Booth Interactive Experience di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap Pertamina yang telah menghadirkan hiburan interaktif dan edukatif selama perhelatan GIIAS pada 24 Juli – 3 Agustus 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.
Bertempat di Hall 6 ICE BSD, Pertamina hadir dengan booth bertema ‘Energizing The Acceleration’, yakni semangat untuk mempercepat transformasi energi di Indonesia. Tema ini sejalan tema besar GIIAS 2025, yakni Empowering the Future.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina terus melakukan inovasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga bisa lebih mudah memahami seluruh bisnis yang dijalankan Perusahaan.
“Beragam aktivitas seru yang dipersembahkan Pertamina selama event GIIAS 2025 ditujukan untuk menarik keterlibatan masyarakat agar bisa berperan aktif dalam mendukung pengelolaan energi nasional dan transisi energi yang berkelanjutan,” ujar Fadjar dalam keterangan tertulis, Senin (4/8/2025).
Fadjar menambahkan selama GIIAS 2025, pengunjung booth Pertamina bisa merasakan sensasi menjadi pembalap MotoGP maupun balapan mobil kelas dunia. Pertamina menghadirkan simulator motor MotoGP resmi, serta Pertamax Turbo x Fastron Screen Challenge yang memungkinkan pengunjung merasakan sensasi balapan mobil secara virtual.
“Peserta yang berhasil memenangkan kompetisi berkesempatan memenangkan tiket nonton MotoGP di Mandalika dan bertemu pembalap Pertamina Enduro VR 46 di Mandalika. Tentu ini akan menjadi pengalaman luar bisa menyenangkan,” imbuh Fadjar.
Booth Pertamina juga menghadirkan wahana mini RC, zona sustainability, serta store yang menjual produk-produk berkualitas dan merchandise eksklusif MotoGP. Seluruh aktivitas terintegrasi melalui aplikasi MyPertamina, yang memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman digital end-to-end.
Pengunjung juga bisa mengikuti ‘Ngobrol Seru di Booth Pertamina’ dengan beragam tema seperti pengelolaan energi berkelanjutan, Carbon Credit dan promo MyPertamina. Talkshow dengan durasi 30 menit ini dikemas interaktif dengan menghadirkan pembalap Sean Gelael dan Rifat Sungkar. Di akhir talkshow, pengunjung bisa mendapatkan beragam doorprize melalui game Kahoot yang seru dan menyenangkan.
Untuk pengunjung yang hobi selfie dan membuat konten kreatif, juga bisa memenangkan merchandise dan e-voucher menarik di booth GIIAS. Pertamina menyediakan foto booth dengan latar Tikungan 10 Mandalika dan Photobooth Sustainability. Konten paling kreatif dan seru yang jadi pemenangnya.
Tak hanya itu, Pertamina juga menghadirkan formula khusus Pertamina yang menciptakan bahan bakar ramah lingkungan seperti Fastron Eco Green dan Fastron Diesel 5W-30.
Produk hijau ini merupakan dukungan perusahaan dalam mendukung otomotif masa depan, sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pasar global yang semakin sadar lingkungan.
“Pertamina menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah mengunjungi booth Pertamina dan terlibat aktif dalam berbagai diskusi menarik. Pertamina berkomitmen akan terus memberikan produk-produk terbaik bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Fadjar.
(akd/akd)
-

Top! Pertamina Raih Best Booth Interactive Experience di GIIAS 2025
Jakarta, CNBC Indonesia – Pertamina berhasil raih penghargaan Best Booth Interactive Experience di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Penghargaan ini sebagai apresiasi terhadap Pertamina yang telah menghadirkan beragam hiburan interaktif dan edukatif kepada pengunjung selama perhelatan GIIAS yang berlangsung pada 24 Juli – 3 Agustus 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.
Bertempat di Hall 6 ICE BSD, Pertamina hadir dengan booth yang mengusung tema ‘Energizing The Acceleration’, yakni semangat untuk mempercepat transformasi energi di Indonesia. Tema ini sejalan tema besar GIIAS 2025, yakni Empowering the Future.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina terus melakukan inovasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga bisa lebih mudah memahami seluruh bisnis yang dijalankan Perusahaan.
“Beragam aktivitas seru yang dipersembahkan Pertamina selama event GIIAS 2025 ditujukan untuk menarik keterlibatan masyarakat agar bisa berperan aktif dalam mendukung pegelolaan energi nasional dan transisi energi yang berkelanjutan,” ujar Fadjar di kutip Minggu, (3/8/2025).
Fadjar menambahkan, selama GIIAS 2025 pengunjung booth Pertamina bisa merasakan sensasi menjadi pembalap MotoGP maupun balapan mobil kelas dunia. Pertamina menghadirkan simulator motor MotoGP resmi, serta Pertamax Turbo x Fastron Screen Challenge yang memungkinkan pengunjung merasakan sensasi balapan mobil secara virtual.
“Peserta yang berhasil memenangkan kompetisi berkesempatan memenangkan tiket nonton MotoGP di Mandalika dan bertemu pembalap Pertamina Enduro VR 46 di Mandalika. Tentu ini akan menjadi pengalaman luar bisa menyenangkan,” imbuh Fadjar.
Booth Pertamina juga menghadirkan wahana mini RC, zona sustainability, serta store yang menjual produk-produk berkualitas dan merchandise eksklusif MotoGP. Seluruh aktivitas terintegrasi melalui aplikasi MyPertamina, yang memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman digital end-to-end.
Pengunjung juga bisa mengikuti “Ngobrol Seru di Booth Pertamina” dengan beragam tema seperti pengelolaan energi berkelanjutan, Carbon Credit dan promo MyPertamina. Talkshow dengan durasi 30 menit ini dikemas interaktif dengan menghadirkan pembalap Sean Gelael dan Rifat Sungkar. Di akhir talkshow, pengunjung bisa mendapatkan beragam doorprize melalui game Kahoot yang seru dan menyenangkan.
Pengunjung yang hobi selfi dan membuat konten kreatif bisa memenangkan merchandise dan e-voucher menarik. Pertamina menyediakan foto booth dengan latar Tikungan 10 Mandalika dan Photobooth Sustainability. Konten paling kreatif dan seru yang jadi pemenangnya.
Tak hanya itu, Pertamina juga menghadirkan formula khusus Pertamina yang menciptakan bahan bakar ramah lingkungan seperti Fastron Eco Green dan Fastron Diesel 5W-30. Produk hijau ini merupakan dukungan perusahaan dalam mendukung otomotif masa depan, sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pasar global yang semakin sadar lingkungan.
“Pertamina menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah mengunjungi booth Pertamina dan terlibat aktif dalam berbagai diskusi menarik. Pertamina berkomitmen akan terus memberikan produk-produk terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tandas Fadjar.
Booth Pertamina di GIIAS masih dapat dikunjungi hari ini, pada hari terakhir gelarannya di ICE BSD. Masyarakat dapat merasakan keseruan menjadi pembalap profesional, bahkan berkesempatan mendapatkan hadiah menonton gelaran internasional MotoGP di Mandalika, Lombok, pada Oktober 2025 mendatang.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
/data/photo/2025/08/16/68a0492856437.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

