Tag: Djoko Santoso

  • Pelita Air & Bali International Hospital Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pariwisata Medis

    Pelita Air & Bali International Hospital Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pariwisata Medis

    PIKIRAN RAKYAT – Pelita Air resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bali International Hospital (BIH) untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi penumpangnya serta memperkuat promosi medical tourism di Bali. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Niaga Pelita, Asa Perkasa dan Direktur Utama BIH, Dewi F. Fitriana, MPH.

    Sebagai maskapai yang berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan, Pelita Air memahami pentingnya akses terhadap layanan kesehatan selama perjalanan sehingga sinergi dengan Bali International Hospital ini sebagai salah satu langkah strategis dalam memberikan nilai tambah bagi para penumpang.

    Direktur Niaga PT Pelita Air Service, Asa Perkasa menyebutkan, “Pelita Air berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan kami. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa penumpang kami memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas, baik sebelum maupun setelah perjalanan mereka.”

    dok. Pertamina

    Melalui kemitraan ini, pelanggan Pelita Air akan mendapatkan akses eksklusif ke layanan kesehatan berkualitas di BIH, termasuk medical check-up, rawat inap, rawat jalan, layanan gawat darurat, serta fasilitas kesehatan lainnya.

    Asa menyebutkan, “Pelita Air selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan pelanggan kami. Kerjasama ini juga sejalan dengan visi kami dalam mendukung pengembangan medical tourism di Indonesia.”

    Selain meningkatkan akses layanan kesehatan, kerja sama ini juga mencakup berbagai program pemasaran bersama, termasuk beragam rencana kampanye digital, serta kolaborasi dengan Key Opinion Leader (KOL) dan influencer guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dalam perjalanan udara sebagai bentuk dukungan menjadikan Bali sebagai destinasi utama pariwisata medis di Indonesia.

    Sejalan dalam misi mendukung pariwisata medis, Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital, Dewi F. Fitriana, MPH menyatakan antusiasmenya dalam kerjasama dengan Pelita Air.

    “Kami sangat antusias dengan kerja sama ini karena sejalan dengan misi BIH dalam menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia bagi masyarakat dan wisatawan. Dengan dukungan Pelita Air, kami optimis dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan kami serta memperkuat posisi Bali sebagai pusat medical tourism unggulan.” ucap Dewi.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina Persero, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan “Sinergi yang terjalin antara Pelita Air dan Bali International Hospital merepresentasikan komitmen Pertamina untuk mendukung program medical tourism dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan.”

    Melalui kolaborasi ini, Pelita Air dan Bali International Hospital berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi industri kesehatan dan pariwisata Indonesia, memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Bali, serta meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kualitas layanan medis di Indonesia. ***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Go Global! UMKM Pertamina Ekspor Perdana Madu dan Teh ke Filipina

    Go Global! UMKM Pertamina Ekspor Perdana Madu dan Teh ke Filipina

    PIKIRAN RAKYAT – PT Pertamina (Persero) kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar internasional. Kali ini, dua UMKM binaan Pertamina, Bali Honey dan Made Tea, sukses mengirimkan ekspor perdananya ke Filipina.

    Pelepasan produk ekspor ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Helvi Moraza pada Kamis (20/2) di SMESCO, Jakarta. Acara ini menandai langkah besar dalam perjalanan UMKM lokal menuju pasar global dan membuka peluang bagi pengiriman berikutnya dalam waktu dekat.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari berbagai program pembinaan dan pendampingan dari Pertamina untuk meningkatkan daya saing UMKM.

    Pertamina berkomitmen mendorong UMKM, untuk pemberdayaan masyarakat, peningkatan lapangan kerja hingga pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Keberhasilan UMKM binaan Pertamina menembus Filipina dan pasar mancanegara lainnya adalah bukti nyata bahwa produk lokal memiliki daya saing global. Dengan meningkatnya permintaan dari buyer, kami akan terus mendorong ekspor berikutnya agar UMKM semakin berkembang di pasar dunia,” ujar Fadjar.

    Produk yang diekspor ke Filipina meliputi madu alami dari UMKM Bali Honey, yang terkenal dengan kualitas premium dan manfaat kesehatannya. Selanjutnya, teh khas Indonesia dari UMKM Made Tea, yang terbuat dari bahan-bahan alami pilihan dengan cita rasa autentik.

    “Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Dengan dukungan Pertamina, kami mendapatkan akses ke pelatihan ekspor, bantuan legalitas, serta kesempatan bertemu dengan buyer internasional. Melihat respons yang baik dari pasar Filipina, kami optimistis bahwa pengiriman berikutnya akan segera terealisasi,” ujar Ismail, pemilik Bali Honey.

    Senada dengan itu, Ni Made Roni menambahkan, “Kesempatan ini menjadi langkah besar bagi kami untuk memperluas pasar. Dengan meningkatnya permintaan dari Filipina, kami tengah menyiapkan pengiriman berikutnya dan berharap dapat menembus pasar Asia lainnya.”

    Dengan pencapaian ini, Bali Honey dan Made Tea kini bergabung dalam deretan UMKM binaan Pertamina yang sukses melakukan ekspor dan berpotensi memperluas jangkauan pasarnya.

    Untuk memastikan keberlanjutan ekspor UMKM, Pertamina mengimplementasikan berbagai program pembinaan, diantaranya pendampingan ekspor dan legalitas, pelatihan strategi ekspor, partisipasi dalam pameran internasional, penguatan jaringan dan kolaborasi, serta tetworking & sharing session membangun komunitas UMKM ekspor untuk berbagi pengalaman dan strategi bisnis.

    Berkembangnya UMKM binaan Pertamina juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan industri kreatif, serta dorongan terhadap kewirausahaan.

    Dengan strategi yang tepat dan dukungan berkelanjutan, Pertamina optimis semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu menembus pasar global dan mengharumkan nama serta produk khas Indonesia ke kancah internasional.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • PFpreneur, Satu Langkah Pertamina Dorong Ribuan UMKM Berkarya

    PFpreneur, Satu Langkah Pertamina Dorong Ribuan UMKM Berkarya

    Jakarta

    Dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation mengusung program PFpreneur bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan (womenpreneur) untuk berkarya.

    Program ini memberikan stimulan, pendampingan, dan pengembangan wirausaha. Setelah dibuka pada November lalu, kini program PFpreneur sudah masuk ke tahap kurasi final.

    “Program PFpreneur Pertamina ini mendorong UMKM yang relatif baru, untuk berkembang. Melalui pendampingan dan pelatihan dari mentor ahli kewirausahaan, Pertamina mendorong UMKM menjadi lebih menarik dan berkualitas,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/2/2025).

    “Hal ini diharapkan menjadi modal dasar bagi UMKM untuk bisa lebih berdaya saing,” sambungnya.

    Dari 13.860 UMKM, terseleksi 1.053 UMKM lolos ke tahap akhir ini, setelah melewati dua tahapan kurasi. Kurasi dilakukan secara daring dengan metode pre-test dan post-test serta wawancara untuk menguji keterampilan dan pengetahuan mereka setelah diberikan beragam pelatihan dan pendampingan dari Pertamina.

    Pelaku usaha memaparkan business plan berbasis 5P (product, price, place, promotion, dan people) dan profil usaha pada aplikasi pemasaran. Dari UMKM terpilih ini, akan diseleksi lagi menjadi 350 UMKM sebagai binaan program PFpreneur dan mengikuti tahapan inkubasi bisnis selama tiga bulan.

    Selain itu, memperoleh akses pembinaan lanjutan, seperti UMK Academy, bantuan legalitas sertifikasi, teknologi tepat guna dan akses pameran dari Pertamina. Vice President CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto memberikan motivasi kepada para UMKM untuk tekun dalam mengikuti berbagai pelatihan maupun pembinaaan yang diselenggarakan Pertamina.

    “Menuju UMKM yang berdaya saing butuh proses, bahkan mungkin prosesnya tidak mudah. Banyak binaan Pertamina yang kini punya kualitas ekspor mengikuti proses rangkaian pembinaan yang panjang dan banyak lika-liku,” ujar Rudi.

    “Namun, jangan khawatir, selama proses tersebut, banyak pengetahuan yang bisa diperoleh dari Pertamina maupun dari jejaring UMKM seluruh Indonesia untuk membuat usaha womenpreneur naik kelas,” sambungnya.

    Kisah sukses alumni PFpreneur datang dari UMKM ‘Agromina Fiber’ yang mendapatkan transaksi sebesar Rp350 juta pada ajang Inacraft 2024. Selain itu, Mutiara Handycraft karya wirausaha difabel, mendapatkan transaksi home decor sebesar Rp 200 Juta di SMEXPO Yogyakarta 2024.

    Bahkan ketika diikutsertakan dalam Trade Expo Indonesia 2024, transaksinya menyentuh Rp 500 juta serta ekspor ke Australia. Sama halnya dengan Bananania yang mampu menjalin kerja sama dengan marketplace dari Kanada, Archipelago, pada ajang yang sama.

    Direktur Operasi Pertamina Foundation Yulius S Bulo berharap dengan adanya program PFpreneur, produk UMKM wirausaha perempuan bisa melebarkan sayap ke pasar yang lebih luas. Bulo mengatakan pelatihan-pelatihan yang telah diikuti dalam proses seleksi PFpreneur diharapkan bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensi, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk.

    “Ada pembekalan yang kami berikan selama tiga bulan ini, memperluas jangkauan produk UMKM wirausaha perempuan, dari lokal menjadi regional, nasional, bahkan internasional. Tentu yang paling penting juga adalah mampu meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif, sesuai Asta Cita pemerintah,” kata Bulo.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

    (akd/ega)

  • 4 Tips Mudah Cara Mengenali Oli Asli dan Palsu Pertamina

    4 Tips Mudah Cara Mengenali Oli Asli dan Palsu Pertamina

    Jakarta

    PT Pertamina Lubricants (PTPL) anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina kembali menegaskan keseriusan dalam menyediakan produk oli berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional. Namun, maraknya peredaran oli palsu di pasaran menjadi tantangan serius yang perlu diatasi demi melindungi konsumen dan menjaga reputasi industri.

    “Kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan konsumen mendapatkan produk oli yang terjaga keaslian dan kualitasnya. Maraknya kasus pemalsuan oli tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga merugikan negara dan industri. Kami mendukung penuh upaya penegak hukum dalam menangani kasus-kasus yang ada dan akan terus berkomitmen untuk menindak tegas pelaku pemalsuan,” kata Direktur Utama Pertamina Lubricants Werry Prayogi dalam keterangan tertulis, Kamis (20/2/2025).

    Untuk memastikan jaminan mutu dan memberikan perlindungan bagi konsumen, produk oli dari Pertamina telah mengantongi sertifikasi SNI, baik untuk segmen otomotif maupun industri.

    Sementara itu, Ketua Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo) Sigit Pranowo menjelaskan pemalsuan oli adalah kejahatan yang merugikan banyak pihak, mulai dari konsumen, produsen, hingga negara.

    “Kami mendukung upaya Pertamina Lubricants dan brand lain dalam mengedukasi masyarakat dan bekerja sama dengan penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pemalsuan,” ujarnya.

    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengajak masyarakat untuk turut ambil andil dalam pelaporan produk oli palsu.

    “Selain memberikan edukasi produk oli asli Pertamina, kami juga mengajak masyarakat turut berperan dalam membuat laporan jika menemukan produk oli palsu. Laporan dapat disampaikan ke contact center Pertamina 135,” ungkap Fadjar.

    Dampak Penggunaan Pelumas Palsu

    Penggunaan oli palsu dapat berdampak signifikan pada performa mesin karena proses pelumasan mesin akan berjalan tidak optimal. Akibatnya dapat meningkatkan gesekan antar komponen dan mempercepat keausan mesin.

    Dalam jangka panjang, performa mesin akan menurun, yang bisa berujung pada kerusakan mesin yang fatal. Akhirnya, konsumen harus mengeluarkan biaya perawatan yang lebih tinggi karena akan banyak komponen yang harus diganti.

    “Pada kasus tertentu, seperti oli diesel tanpa additive detergent atau dispersant, kerusakan mesin bisa terjadi secara langsung. Begitu pula dengan pelumas industri yang membutuhkan spesifikasi khusus, seperti pelumas kompresor, penggunaan pelumas palsu dapat merusak sistem pelumasan secara instan,” kata Quality Manager Pertamina Lubricants Nurudin.

    Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu Pertamina

    Pertamina Lubricants memberikan panduan praktis bagi konsumen untuk membedakan oli asli dan palsu (https://lubes.id/):

    1. QR Code di Stiker Label Anti-Counterfeiting Physical & Digital: QR Code pada stiker botol mengandung kode unik U-10 karakter (angka & huruf acak). Setiap botol memiliki QR Code berbeda-jika ada yang sama, produk tersebut palsu. Saat dipindai, QR Code mengarah ke situs LUBES ID, menampilkan informasi produk, nomor QR, kode batch, jumlah scan, dan lokasi scan. Konsumen harus memastikan data tersebut benar dan sesuai.

    2. Tutup Botol dengan Hologram – Terdapat hologram original halus dengan karakter titik (dot) yang terlihat saat kemiringan 45 derajat.

    3. Nomor Batch di Tutup dan Leher Botol – Terdapat 8 digit nomor batch dengan posisi lurus, tegak, dan sejajar.

    4. Teknologi Triple Layer Botol – Saat tutup dibuka, warna bagian dalam botol berbeda dengan bagian luar.

    Pertamina Lubricants mengimbau masyarakat untuk selalu membeli oli dari tempat terpercaya, seperti SPBU Pertamina, Bengkel Fastron Auto Service, Enduro Motor Service serta bengkel resmi dan terpercaya lainnya.

    Disamping itu, seluruh produk oli Pertamina juga diformulasikan oleh sumber daya manusia, teknologi, fasilitas produksi, dan R&D yang andal. Seluruh produk telah mendapatkan pengakuan internasional dari badan uji pelumas seperti API, ACEA, dan JASO, serta dari Original Engine Manufacturer (OEM).

    (akn/ega)

  • Relawan Bakti BUMN Beri Makanan Bergizi bagi Siswa SD di Merauke

    Relawan Bakti BUMN Beri Makanan Bergizi bagi Siswa SD di Merauke

    Jakarta, CNBC Indonesia– Pertamina bersama Relawan Bakti BUMN Batch VII berbagi makanan bergizi dan peralatan sekolah kepada siswa di SD Inpres Gudang Arang, Kamahedoga, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Para 15 relawan BUMN bersama guru berkolaborasi memasak 350 porsi makanan bergizi untuk para siswa dengan menggunakan Bright Gas Pertamina.

    Selain itu, dalam kegiatan ini anak-anak juga diberikan bantuan paket sekolah. Mulai dari seragam, tas, buku tulis, pensil, penggaris, pensil warna dan buku pelajaran, guna menunjang kegiatan belajar mengajar para siswa di ujung perbatasan timur Indonesia.

    Kepala Sekolah SD Inpres Gudang Arang Natalia Maria Remetwa mengapresiasi kegiatan para relawan yang memberikan bantuan infrastruktur sekolah guna menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolahnya.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN, Pertamina, dan Para Relawan atas kegiatan edukasi dan bantuan seragam dan paket peralatan sekolah untuk para siswa,” ujar Natalia dikutip Rabu (19/2/2025).

    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa Pertamina dan para Relawan Bakti BUMN melaksanakan program ini dengan tujuan memberikan edukasi, meningkatkan minat sekolah para siswa, serta membangun pohon aspirasi cita-cita para siswa. Menurut dia, program ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemuda, dan pendidikan di Indonesia.

    “Harapannya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM muda, khususnya di wilayah perbatasan Timur Indonesia,” kata Fadjar.

    Siswa kelas 5 SD Inpres Gudang Arang Yunus Hukubun, berbagi kesan atas kegiatan ini.

    “Dong pu masakan enak sekali, sa semangat sekali makan. Terima kasih juga sa bisa dapat tas sama seragam baru. Sa semakin semangat sekali buat pergi sekolah” jelasnya.

    (rah/rah)

  • Relawan Bakti BUMN Beri inspirasi Siswa Merauke Lewat Edukasi dan Makanan Bergizi

    Relawan Bakti BUMN Beri inspirasi Siswa Merauke Lewat Edukasi dan Makanan Bergizi


    PIKIRAN RAKYAT
    – Perusahaan minyak negara plat merah Pertamina bersama dengan Relawan Bakti BUMN Batch VII berbagi makanan bergizi dan peralatan sekolah kepada siswa di SD Inpres Gudang Arang, Kamahedoga, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

    Para 15 relawan BUMN bersama dengan Guru berkolaborasi memasak 350 porsi makanan bergizi untuk para siswa dengan menggunakan Bright Gas Pertamina. Selain itu, dalam kegiatan ini anak-anak juga diberikan bantuan paket sekolah. Mulai dari seragam, tas, buku tulis, pensil, penggaris, pensil warna dan buku pelajaran, guna menunjang kegiatan belajar mengajar para siswa di ujung perbatasan timur Indonesia.

    Program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemuda dan pendidikan di Indonesia.

    dok. Pertamina

    Natalia Maria Remetwa S.Pd, Kepala Sekolah SD Inpres Gudang Arang, mengucapkan rasa terima kasihnya dan mengapresiasi kegiatan para relawan yang telah memberikan bantuan infrastruktur sekolah guna menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolahnya.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN, Pertamina dan Para Relawan atas kegiatan edukasi dan bantuan seragam dan paket peralatan sekolah untuk para siswa,” ujar Natalia.

    VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa Pertamina dan para Relawan Bakti BUMN melaksanakan program ini dengan tujuan memberikan edukasi, meningkatkan minat sekolah para siswa serta membangun pohon aspirasi cita-cita para siswa.

    “Harapannya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM muda khususnya di wilayah perbatasan Timur Indonesia,” kata Fadjar.

    Yunus Hukubun, siswa kelas 5 SD Inpres Gudang Arang berbagi kesan atas kegiatan ini, “Dong pu masakan enak sekali, sa semangat sekali makan. Terima kasih juga sa bisa dapat tas sama seragam baru, sa semakin semangat sekali buat pergi sekolah” jelasnya.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Dekarbonisasi Capai 1,7 Juta Metrik Ton C02, Kinerja Sustainability Pertamina 2024 Lampaui Target

    Dekarbonisasi Capai 1,7 Juta Metrik Ton C02, Kinerja Sustainability Pertamina 2024 Lampaui Target

    PIKIRAN RAKYAT – PT Pertamina (Persero) berhasil lampaui target kinerja sustainability tahun 2024 hingga 110 persen. Sepanjang 2024, Pertamina berhasil melakukan dekarbonisasi sebesar 1,7 juta metrik ton C02 dari target 1,09 juta metric ton Co2.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan keberhasilan Pertamina dalam mengurangi emisi karbon didukung oleh seluruh Subholding yang telah menerapkan operasional bisnis yang lebih ramah lingkungan.

    “Pertamina komitmen menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dan mendukung target pengurangan emisi dan NZE pada tahun 2060 atau lebih cepat*,” ujar Fadjar.

    Fadjar menambahkan, Pertamina memiliki 10 proyek unggulan yang berperan penting dalam penurunan emisi karbon. Ke-10 program ini berkontribusi menurunkan emisi 745.487 Ton CO2 eq per tahun atau 43,5% dari total penurunan emisi Perusahaan di tahun 2024.

    Ke-10 program tersebut antara lain Upgrade Burner Boiler, Optimalisasi pemanfaatan Gas Suar untuk Bahan Bakar Turbin, Pengurangan Gas Flare, Penghematan Konsumsi Bahan Bakar Gas, Efisiensi penggunaan Fuel Gas, penggunaan Biosolar sebagai bahan bakar Marine fleet, optimasi Load Boiler dan inisiatif dekarbonisasi lainnya.

    Menurut Fadjar, keberhasilan Pertamina dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan mendapat pengakuan dari tiga Lembaga rating ESG Internasional yakni CDP (Carbon Disclosure Project), MSCI, dan Morningstar Sustainalytics.

    “Penerapan ESG di seluruh lini bisnis Pertamina telah diakui dalam sub industri integrated oil and gas secara global,” ungkap Fadjar.

    Pertamina, lanjut Fadjar, berkomitmen penuh menjalankan bisnis berkelanjutan selaras dengan tujuan dan Asta cita pemerintah mewujudkan swasembada energi nasional.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Pertamina peringkat 32 perusahaan terbaik di Asia Pasifik versi TIME

    Pertamina peringkat 32 perusahaan terbaik di Asia Pasifik versi TIME

    Implementasi ESG merupakan komitmen Pertamina mewujudkan visi sebagai perusahaan energi kelas dunia yang ramah lingkungan dan memiliki tata kelola baik

    Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) menempati peringkat ke-32 dengan skor 93,00 sebagai perusahaan terbaik di Asia Pasifik versi Majalah TIME dan Statista 2025.

    “Pasca-restrukturisasi organisasi, Pertamina terus mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba perusahaan yang memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso di Jakarta, Minggu.

    PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang menempati peringkat tertinggi dalam daftar 500 perusahaan terbaik di Asia Pasifik versi Majalah TIME dan Statista 2025.

    Fadjar mengatakan pemeringkatan perusahaan didasarkan pada tiga aspek utama, yakni pertumbuhan pendapatan perusahaan, survei kepuasan karyawan, serta implementasi environmental, social and governance (ESG) di perusahaan.

    Kinerja positif Pertamina, imbuh Fadjar, didorong oleh inovasi dan kerja keras seluruh perwira Pertamina di Indonesia yang berkorelasi dengan tingkat kepuasan karyawan terhadap capaian dan pengelolaan perusahaan.

    “Perwira, atau karyawan Pertamina, adalah aset dan penggerak Pertamina, sehingga kami terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas Perwira untuk mencapai kinerja positif serta mendukung target swasembada energi nasional,” kata Fadjar.

    Sebagai BUMN, lanjut Fadjar, Pertamina konsisten mengimplementasikan environmental, social and governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

    “Implementasi ESG merupakan komitmen Pertamina mewujudkan visi sebagai perusahaan energi kelas dunia yang ramah lingkungan dan memiliki tata kelola yang baik,” kata Fadjar.

    Pertamina meraih skor 93,00 terbukti kompetitif karena terdapat 10 perusahaan terbaik di Asia Pasifik yang memiliki skor di kisaran 93 yang berada di peringkat 22 hingga 31. Peringkat 22 ditempati perusahaan CSL asal Australia (skor 93,91), SBI Holding asal Jepang (93,83), BYD Company asal China (93,32) dan SK Group asal Korea Selatan (93,10). Sementara, posisi tertinggi ditempati oleh DBS Bank (Singapura) dengan skor 97,36.

    Peringkat Pertamina juga berada di atas perusahaan besar lainnya di Asia Pasifik, seperti Marubeni Corporation asal Jepang di peringkat 35, Singapore Airlines (36), Korea Gas Corporation (37), dan Mazda Motor Corporation asal Jepang (40).

    Pewarta: Putu Indah Savitri
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pertamina hingga Antam Masuk Top 500 Perusahaan Terbaik se-Asia Pasifik versi TIME

    Pertamina hingga Antam Masuk Top 500 Perusahaan Terbaik se-Asia Pasifik versi TIME

    Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 21 perusahaan asal Indonesia masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik se-Asia Pasifik versi Majalah TIME asal Amerika Serikat yang bekerja sama dengan Statista. Empat dari 21 perusahaan tersebut merupakan perusahaan energi. 

    Berdasarkan laporan terbarunya, dikutip Sabtu (15/2/2025), terdapat tiga aspek yang menjadi dasar pertimbangan dari peringkat 500 perusahaan tersebut yakni pertumbuhan pendapatan, survei kepuasan karyawan, serta implementasi environmental, social, and governance (ESG).

    Dalam urutannya, PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang berada di posisi teratas dengan peringkat ke-32. Perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor energi dan infrastruktur itu mendapatkan skor 93.00.

    Skor tersebut juga setara dengan 10 perusahaan lainnya yang berada di peringkat 22 hingga 31. Peringkat 22 ditempati perusahaan CSL asal Australia (skor 93,91), SBI Holding asal Jepang (93,83), BYD Company asal China (93,32), dan SK Group asal Korea Selatan (93,10).

    Dalam hal ini, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, kinerja positif Pertamina didorong oleh inovasi dan kerja keras seluruh Perwira Pertamina di seluruh Indonesia yang berkorelasi dengan tingkat kepuasan karyawan terhadap capaian dan pengelolaan Perusahaan. 

    “Pasca-restrukturisasi organisasi, Pertamina terus mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba perusahaan yang memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” ujar Fadjar dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (15/2/2025).

    Tak hanya Pertamina, deretan perusahaan energi Tanah Air yang juga masuk dalam daftar perusahaan terbaik versi TIME yaitu PT Adaro Energy Tbk yang berada di peringkat ke-158 dengan skor 86.86.

    Selanjutnya, PT PLN (Persero) menempati peringkat ke-271 dengan skor 82.16, disusul PT Antam Tbk. peringkat ke-441 dengan skor 74.63.

    Daftar 21 Perusahaan Indonesia Masuk Top 500 Perusahaan Terbaik 2025 versi TIME:

    1. PT Pertamina (Persero): peringkat ke-32, skor 93.00

    2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.: peringkat ke-105, skor 88.91

    3. PT Astra International Tbk.: peringkat ke-118, skor 88.26

    4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI: peringkat ke-126, skor 87.86

    5. PT Adaro Energy Tbk: peringkat ke-158, skor 86.86

    6. PT Bukalapak.com Tbk.: peringkat ke-162, skor 86.66

    7. PT Wijaya Karya (Persero) atau WIKA: peringkat ke-182, skor 85.83

    8. PT Bank Central Asia (BCA): peringkat ke-196, skor 85.41

    9. PT Kalbe: peringkat ke-215, skor 84.76

    10. PT Mayora Indah Tbk (Mayora): peringkat ke-236, skor 83.88

    11. Charoen Pokphand Indonesia: peringkat ke-263, skor 82.60 

    12. PT PLN (Persero): peringkat ke-271, skor 82.16

    13. PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI: peringkat ke-282, skor 81.57

    14. PT Garuda Indonesia (Persero): peringkat ke-292, skor 81.18

    15. PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group): peringkat ke-294, skor 81.13

    16. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.: peringkat ke-302, skor 80.62

    17. PT Global Jet Express (J&T Express): peringkat ke-322, skor 79.40

    18. PT Antam Tbk.: peringkat ke-441, skor 74.63

    19. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI): peringkat ke-461, skor 73.60

    20. PT Hero Supermarket Tbk.: peringkat ke-472, skor 73.45

    21. Indomaret Group: peringkat ke-477, skor 73.21

  • Prestasi Pertamina di Asia Pasifik versi Majalah TIME

    Prestasi Pertamina di Asia Pasifik versi Majalah TIME

    Gedung Pertamina. Foto: dok BUMN,Info

    Pertamina Peringkat ke-32 Daftar 500 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik versi Majalah TIME, Tertinggi di Indonesia

    Prestasi Pertamina di Asia Pasifik versi Majalah TIME
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Kamis, 13 Februari 2025 – 21:13 WIB

    Elshinta.com – PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang menempati peringkat tertinggi dalam daftar 500 perusahaan terbaik di Asia Pasifik versi Majalah TIME dan Statista 2025. Pertamina kokoh sebagai perusahaan terbaik di Asia Pasifik pada peringkat ke-32 dengan skor 93,00.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan pemeringkatan perusahaan didasarkan pada tiga aspek utama yakni pertumbuhan pendapatan perusahaan, survei kepuasan karyawan, serta implementasi environmental, social, and governance (ESG) di perusahaan.

    “Pasca restrukturisasi organisasi, Pertamina terus mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba perusahaan yang memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” ujar Fadjar dalam keterangannya, Kamis (13/2/2025).

     

    Kinerja positif Pertamina, imbuh Fadjar, didorong oleh inovasi dan kerja keras seluruh Perwira Pertamina di seluruh Indonesia yang berkorelasi dengan tingkat kepuasan karyawan terhadap capaian dan pengelolaan Perusahaan.

    “Perwira, atau karyawan Pertamina adalah aset dan penggerak Pertamina, sehingga kami terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas Perwira untuk mencapai kinerja positif serta mendukung target swasembada energi nasional,” imbuh Fadjar.

    Sebagai BUMN, lanjut Fadjar, Pertamina konsisten mengimplementasikan environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis. “Implementasi ESG merupakan komitmen Pertamina mewujudkan visinya sebagai perusahaan energi kelas dunia yang ramah lingkungan dan memiliki tata kelola yang baik,” tandas Fadjar.

    Pertamina meraih skor 93,00 terbukti kompetitif karena terdapat 10 perusahaan terbaik di Asia Pasifik yang memiliki skor di kisaran 93 yang berada di peringkat 22 hingga 31. Peringkat 22 ditempati perusahaan CSL asal Australia (skor 93,91), SBI Holding asal Jepang (93,83), BYD Company asal China (93,32) dan SK Group asal Korea Selatan (93,10). Sementara, posisi tertinggi ditempati oleh DBS Bank (Singapura) dengan skor 97,36.

    Peringkat Pertamina juga berada di atas perusahaan besar lainnya di Asia Pasifik seperti Marubeni Corporation asal Jepang di peringkat 35, Singapore Airlines (36), Korea Gas Corporation (37) dan Mazda Motor Corporation asal Jepang (40).      

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

    Penulis: Nak/Ter

    Sumber : Radio Elshinta