Tag: Djoko Santoso

  • Sinergi untuk Negeri, Pertamina Gelar Program SEBARAN untuk Anak Yatim dan Dhuafa di 25 Kota – Page 3

    Sinergi untuk Negeri, Pertamina Gelar Program SEBARAN untuk Anak Yatim dan Dhuafa di 25 Kota – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) melalui Perwira Pertamina Peduli, BAZMA (Baituzzakah Pertamina) meluncurkan program “SEBARAN” (Semangat Berbagi Baju Lebaran) 2025 untuk menyambut Idulfitri. Dalam program ini, Pertamina mengajak ribuan anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja dan memilih langsung kebutuhan Lebaran mereka.  

    Acara pembukaan “SEBARAN 2025” berlangsung di Grha Pertamina, Jakarta, pada Selasa, 18 Maret 2025. Selain di Jakarta, program ini juga dijalankan secara serempak di 24 kota lain di seluruh Indonesia, termasuk Lhokseumawe, Medan, Dumai, Padang, Palembang, Cilacap, Semarang, Surabaya, Luwuk, Samboja, Prabumulih, Balongan, Bekasi, Makassar, Ambon, Sorong, dan Jayapura, yang merupakan lokasi unit kerja Pertamina Grup.

    Sebagai program tahunan Pertamina setiap Idulfitri, lebih dari 550 relawan Pertamina Peduli dari berbagai entitas Pertamina Group ikut terlibat dalam kegiatan SEBARAN 2025.

    VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, SEBARAN merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui SEBARAN, Pertamina ingin menciptakan kebahagiaan di bulan Ramadan bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. 

    “Dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan Lebaran mereka, kami berharap program ini bisa memberikan keceriaan bagi anak-anak yatim atau dhuafa, agar semakin bersemangat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan baju dan perlengkapan baru. Aktivitas ini juga diharapkan bisa menggerakkan perekonomian lokal, sehingga memiliki dampak berkelanjutan,” ujar Fadjar.

    Salah seorang Relawan Pertamina Peduli, yaitu Ramdhani Yusuf dari PT Pertamina Retail menyampaikan rasa bahagia dan bangganya mengikuti program  ini. 

    “Menurut saya, ini program yang sangat positif. Ada rasa bahagia dan bangga di hati kami para relawan, jika melihat para peserta juga bahagia melalui program ini. Oleh karena itu saya tertarik ikut terjun langsung dan berusaha memberikan yang terbaik,” harapnya. 

    Sementara itu, salah satu peserta SEBARAN yang berada di Jakarta, yakni Bilqis, mengaku sangat senang bisa mengikuti program SEBARAN. “Aku senang sekali bisa ikut buat pertama kalinya di acara ini. Tadi bisa memilih baju, sepatu, mukena, ada juga tas. Sangat seru sekali. Teman-teman aku yang lainnya pun merasa senang banget. Aku mau ucapin juga terima kasih buat kakak-kakak Pertamina yang baik. Terima kasih baju lebarannya” ungkapnya.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Dika, peserta lainnya. “Aku senang bisa beli barang-barang yang aku butuhkan, semuanya bagus-bagus, apalagi selain baju lebaran, aku juga bisa dapat uang saku. Terima kasih Pertamina,” ujarnya.

  • SEBARAN 2025: Program Pertamina Berbagi dengan Anak Yatim dan Dhuafa

    SEBARAN 2025: Program Pertamina Berbagi dengan Anak Yatim dan Dhuafa

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) melalui Perwira Pertamina Peduli, BAZMA (Baituzzakah Pertamina) bersinergi melakukan program Semangat Berbagi Baju Lebaran (SEBARAN) 2025 untuk menyambut Idulfitri. Pertamina mengajak ribuan anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja dan memilih langsung kebutuhan Lebaran mereka pada program ini.

    Pembukaan program “SEBARAN 2025”, dilangsungkan di Grha Pertamina, Jakarta pada Selasa 18 Maret 2025. Program SEBARAN 2025 juga dilaksanakan secara serentak di 24 kota lainnya, seperti, Lhokseumawe, Medan, Dumai, Padang, Palembang, Cilacap, Semarang Surabaya, Luwuk, Samboja, Prabumulih, Balongan Bekasi, Makassar, Ambon, Sorong, dan Jayapura.

    VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan, SEBARAN merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui SEBARAN, Pertamina ingin menciptakan kebahagiaan di bulan Ramadan bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

    “Dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan Lebaran mereka, kami berharap program ini bisa memberikan keceriaan bagi anak-anak yatim atau dhuafa, agar semakin bersemangat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan baju dan perlengkapan baru. Aktivitas ini juga diharapkan bisa menggerakkan perekonomian lokal, sehingga memiliki dampak berkelanjutan,” ujar Fadjar dalam keterangan resmi, Rabu (19/03/2025).

    Sebagai informasi, SEBARAN merupakan program tahunan Pertamina setiap Idulfitri. Pada tahun ini, lebih dari 550 relawan Pertamina Peduli, dari berbagai entitas Pertamina Group ikut terlibat. Salah seorang Relawan Pertamina Peduli, yaitu Ramdhani Yusuf dari PT Pertamina Retail menyampaikan rasa bahagia dan bangganya mengikuti program ini.

    “Menurut saya, ini program yang sangat positif. Ada rasa bahagia dan bangga di hati kami para relawan, jika melihat para peserta juga bahagia melalui program ini. Oleh karena itu saya tertarik ikut terjun langsung dan berusaha memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

    Sementara itu, salah satu peserta SEBARAN yang berada di Jakarta, yakni Bilqis, mengaku sangat senang bisa mengikuti program SEBARAN.

    “Saya senang sekali bisa ikut buat pertama kalinya di acara ini. Tadi bisa memilih baju, sepatu, mukena, ada juga tas. Sangat seru sekali. Teman-teman aku yang lainnya pun merasa senang banget. Aku mau ucapin juga terima kasih buat kakak-kakak Pertamina yang baik. Terima kasih baju lebarannya” ungkapnya.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Dika, peserta lainnya. “Saya senang bisa beli barang-barang yang aku butuhkan, semuanya bagus-bagus, apalagi selain baju lebaran, aku juga bisa dapat uang saku. Terima kasih Pertamina,” ujarnya.

    Pada kegiatan SEBARAN yang dilakukan di Grha Pertamina, mendatangkan berbagai usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan Pertamina untuk menyediakan kebutuhan peserta, seperti baju muslim, perlengkapan ibadah hingga sepatu. UMKM juga hadir di Gedung PHE Tower, lokasi SEBARAN lainnya di Jakarta.

    Kalangit, salah satu UMKM binaan yang terlibat, merasa terharu dan bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan sosial ini. Bahkan, sebagai bentuk rasa syukur, Kalangit turut membagikan sajadah secara gratis kepada anak-anak penerima manfaat.

    “Melihat anak-anak tersenyum saat memilih baju Lebaran dari hasil karya kami adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina atas kesempatan ini. Sebagai bentuk kepedulian, kami juga ingin berbagi dengan memberikan sajadah agar anak-anak semakin semangat beribadah,” ujar Amelia, pemilik UMKM Kalangit.

    Melalui program SEBARAN, Pertamina berkomitmen untuk terus berbagi kebaikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan RI ke-8 yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

    (rah/rah)

  • Sobat Aksi Ramadan 2025 Wujud Kehadiran Pertamina Bagi Masyarakat Aimas Sorong, Papua Barat

    Sobat Aksi Ramadan 2025 Wujud Kehadiran Pertamina Bagi Masyarakat Aimas Sorong, Papua Barat


    PIKIRAN RAKYAT – 
    PT Pertamina (Persero) menggelar kegiatan Sobat Aksi Ramadan 2025 di Yayasan Baitul Mualaf Al-Kautsar Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya (17/3). Program Sobat Aksi Ramadan berupa kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penghijauan area Masjid, serta pembagian Al-Quran dan santunan kepada 30 anak yatim.

    Program Sobat Aksi Ramadan 2025 ini diinisiasi oleh Kementerian BUMN, di mana Pertamina hadir sebagai wujud kepedulian BUMN kepada masyarakat untuk berbagi kebahagiaan, meningkatkan kesejahteraan dan membantu masyarakat di bulan suci Ramadan.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Sobat Aksi Ramadan 2025 mendukung harmoni sosial dan meningkatkan toleransi antarumat beragama. Sejalan dengan Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo Subianto, Pertamina berharap program ini bisa semakin mendekatkan Pertamina dengan masyarakat terutama di sekitar wilayah operasinya.

    “Di bulan Ramadan yang baik ini, kami rasa inisiasi dari Kementerian BUMN untuk melakukan kegiatan ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan nilai gotong royong, kepedulian, dan solidaritas antara BUMN dan masyarakat,” ujar Fadjar

    Lebih lanjut Fadjar menjelaskan melalui program ini BUMN juga berfokus pada menciptakan dampak sosial nyata yang kontribusi dan manfaatnya bisa dirasakan oleh rakyat. Pada kegiatan Sobat Aksi Ramadan di Sorong ini, Pertamina melibatkan Perwira Pertamina Group sebagai relawan untuk melakukan kegiatan sosial. Di samping untuk meningkatkan loyalitas dan semangat karyawan, program ini semakin membangun budaya perusahaan yang lebih baik dengan meningkatkan empati dan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.

    Sebanyak 53 Relawan gabungan dari Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, Pertamina EP dan Pertamina Bina Medika IHC, bahu membahu bersama masyarakat melakukan aktivitas bersih-bersih mesjid dan area sekitar Yayasan Baitul Mualaf Al-Kautsar. Selain itu, Pertamina membagikan Al-Quran dan santunan kepada 30 anak yatim, sehingga dapat mendukung kelancaran ibadahnya di bulan Ramadan ini.

    Ketua Yayasan Baitul Mualaf Al-Kautsar Hono Salendro mengatakan, kegiatan yang dilakukan Pertamina bersama Kementerian BUMN melibatkan warga Sorong luar biasa. “Kita lihat sendiri tadi halaman masjid sudah bersih, ditanami bunga dan pohon buah supaya lahan lebih produktif. Tadinya masjid juga kosong, sekarang sudah ada karpetnya. Toiletnya juga sudah ada pintunya. Jadi kegiatannya sangat luar biasa. Selain bersih-bersih, kegiatan juga dilengkapi dengan buka bersama. Harapannya BUMN semoga semakin tambah bermanfaat kepada masyarakat, khususnya kita yang dipinggiran,” kata Hono.

    Senada, Suwarto salah satu warga yang hadir, mengatakan bahwa kegiatan Sobat Aksi Ramadan ini akan lebih mempererat antara Pertamina dengan warga setempat. Setelah kegiatan ini, ia berencana untuk menanam beberapa tanaman lain seperti papaya dan pinang. Hasil panennya diharapkan bisa menambah perekonomian santri yang belajar di pesantren dan masjid tersebut.

    “Kegiatan ini bagus, apalagi ini pondok masih dalam proses. Rencananya, saya akan menanam lebih banyak pohon papaya dan pinang. Syukur-syukur bisa berbuah, jadi hasilnya bisa untuk anak-anak santri. Kalau pinangnya seandainya berbuah bisa dibeli oleh banyak orang dan menambah pemasukan untuk yayasan. Semoga, BUMN dan Pertamina selalu maju dan kegiatan begini bukan hanya disini tapi juga di tempat lain,” pungkasnya.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • UMK Academy Pertamina Bantu UMKM Mandiri Craft Bangkit Lagi di Pasar Global

    UMK Academy Pertamina Bantu UMKM Mandiri Craft Bangkit Lagi di Pasar Global

    Jakarta

    Dinamika global seperti penurunan ekonomi dan geopolitik ikut berdampak ke bisnis pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia. UMKM yang terdampak salah satunya Mandiri Craft, pengrajin kerajinan berbahan pandan asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

    Sebelumnya, Mandiri Craft sudah aktif memasarkan produknya ke pasar global. Namun, akibat ketegangan politik global serta pandemi Covid-19 membuatnya kehilangan pesanan dari banyak pelanggan dari luar negeri.

    Pemilik Mandiri Craft Siti Nurrokhmah mengungkapkan, pasar mancanegara tertarik pada produk pandan khas Indonesia. Pesanan sering datang dari berbagai negara, namun seiring ketegangan politik aktivitas ekspor terpaksa terhenti.

    “Pada 2022, kami tidak lagi melakukan ekspor. Bisnis juga hampir terhenti, tapi kami berusaha bertahan terutama karena juga masih mempekerjakan banyak orang termasuk 3 orang penyandang disabilitas,” kata Siti, dalam keterangan tertulis Selasa (18/3/2025).

    Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina (Persero) melalui programnya UMK Academy menyemangati Mandiri Craft. Lewat salah satu kegiatannya yakni pendampingan usaha, strategi ekspor, hingga bisa menjalin kembali dengan buyer.

    Mandiri Craft juga mendapatkan sejumlah hibah teknologi berupa mesin jahit, bor listrik, laptop dan bahan finishing, karena berhasil menjadi Champion UMK Academy tahun 2024.

    “Dengan hibah teknologi dari Pertamina, telah membangkitkan semangat kami untuk mengembangkan usaha. Program UMK Academy terbukti, usaha saya yang hampir tutup bisa berproduksi bahkan dapat mengekspor lagi,” ujar Siti.

    Kini, Mandiri Craft berhasil bangkit dan telah menjalin kerja sama ke pasar internasional yang lebih luas yakni Turki, China, Amerika Serikat, Jepang, Australia dan Brazil.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyatakan bahwa UMK Academy dirancang untuk membantu UMKM menghadapi tantangan global dengan strategi bisnis yang adaptif dan inovatif.

    “UMKM seringkali menjadi tulang punggung ekonomi nasional, juga memberi penghidupan untuk masyarakat daerah. Kami menyadari bahwa UMKM menghadapi berbagai tantangan di tengah situasi global yang dinamis,” ucap Fadjar.

    Oleh karena itu, dia menambahkan, Pertamina UMK Academy memberikan daya saing UMKM untuk bisa bertahan, seperti pelatihan intensif strategi ekspor, digital marketing, serta pengembangan UMKM. Hal ini sejalan dengan poin ketiga dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri.

    Keberhasilan Mandiri Craft menjadi contoh nyata bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global dengan dukungan yang tepat. Dengan semangat Asta Cita, Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global.

    Sebagai informasi, Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

    (ega/ega)

  • Sempat Terpuruk, Mandiri Craft Bangkit Kembali Berkat Pertamina UMK Academy

    Sempat Terpuruk, Mandiri Craft Bangkit Kembali Berkat Pertamina UMK Academy

    Sempat Terpuruk, Mandiri Craft Bangkit Kembali Berkat Pertamina UMK Academy
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com 
    – Dinamika global, seperti penurunan ekonomi dan geopolitik, ikut berdampak pada kelangsungan bisnis pelaku usaha mikro kecil menengah (
    UMKM
    ) Indonesia.
    Salah satunya adalah
    Mandiri Craft
    , usaha
    kerajinan
    berbahan pandan asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
    Mandiri Craft kala itu sudah aktif memasarkan produknya ke pasar global. Namun, ketegangan politik global dan pandemi Covid-19 membuatnya kehilangan pesanan dari banyak pembeli dari luar negeri. 
    Pemilik Mandiri Craft, Siti Nurrokhmah, mengungkapkan, pasar mancanegara tertarik pada
    produk pandan
    khas Indonesia. Namun, pada 2022, aktivitas
    ekspor
    produknya terpaksa terhenti.
    “Pada 2022, kami tidak lagi melakukan ekspor. Bisnis juga hampir terhenti. Namun, kami berusaha bertahan, terutama karena juga masih mempekerjakan banyak orang, termasuk tiga orang penyandang disabilitas,” jelas Siti melalui siaran persnya, Selasa (18/3/2025).
    Di tengah keterpurukan itu, Mandiri Craft berinisiatif mengikuti
    UMK Academy
    dari PT Pertamina (Persero).
    Program tersebut menyediakan berbagai kegiatan pendampingan usaha, mulai dari strategi ekspor hingga pencarian
    buyer
    .
    Bahkan, Mandiri Craft mendapatkan sejumlah hibah teknologi, berupa mesin jahit, bor listrik, laptop, dan bahan
    finishing
     karena berhasil menjadi UMK Academy Champion 2024. 
    “Dengan hibah teknologi dari Pertamina, semangat kami mengembangkan usaha kembali bangkit. Program UMK Academy terbukti, usaha saya yang hampir tutup bisa berproduksi bahkan dapat mengekspor lagi,” ujar Siti.
    Kini, Mandiri Craft berhasil bangkit dan menjual produknya ke beberapa negara, seperti Turki, China, Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, hingga Brasil.
    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, UMK Academy dirancang untuk membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM) menghadapi tantangan global dengan strategi bisnis yang adaptif dan inovatif. 
    “UMKM seringkali menjadi tulang punggung ekonomi nasional, juga memberi penghidupan untuk masyarakat daerah. Kami menyadari UMKM menghadapi berbagai tantangan di tengah situasi global yang dinamis,” jelasnya.  
    Oleh karena itu, Fadjar menyampaikan,
    Pertamina UMK Academy
    memberikan daya saing UMKM untuk bisa bertahan, seperti pelatihan intensif strategi ekspor,
    digital marketing
    , serta pengembangan UMKM. 
    Hal tersebut sejalan dengan poin ketiga dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri. 
    Keberhasilan Mandiri Craft menjadi contoh nyata bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global dengan dukungan yang tepat.
    Dengan semangat Asta Cita, Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global.
    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
    Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan 
    environmental, social, and governance
     (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pertamina Kerja Sama dengan Pindad Genjot Produksi Migas

    Pertamina Kerja Sama dengan Pindad Genjot Produksi Migas

    Jakarta

    PT Pertamina (Persero) dan PT Pindad melakukan kerja sama untuk mendukung meningkatkan produksi migas nasional. Melalui kerja sama ini, Pertamina dan Pindad tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi, tetapi juga membangun ekosistem industri.

    Adapun bentuk kerja sama yakni dalam hal pembangunan dan pengembangan Rig Merah Putih guna mendukung eksplorasi dan produksi yang lebih efisien. Selain itu, pengembangan dan penyediaan peralatan pendukung produksi migas berbasis teknologi dalam negeri untuk meningkatkan efisiensi operasional, serta peningkatan kapabilitas dalam pemenuhan standar sertifikasi dan regulasi sektor migas.

    Selain itu, kedua BUMN ini dapat berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi untuk sektor hulu dan hilir migas, serta energi baru dan terbarukan.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, menyampaikan Presiden Prabowo Subianto berharap agar Indonesia sejajar dengan negara-negara maju. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbanyak industri-industri berbasis teknologi maju.

    “Salah satu program kami adalah mengajak industri untuk terlibat di dalam riset dan inovasi. Karena saya yakin riset dan inovasi yang menjadi pondasi untuk tumbuhnya industri yang lebih maju,” jelas Brian dalam keterangan tertulis, Selasa (11/3/2025).

    Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan, penandatanganan MoU ini menjadi momen penting, sekaligus komitmen nyata antar BUMN untuk mencapai program Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam swasembada energi serta peningkatan sumber daya manusia serta memperkuat industri nasional.

    “Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Pertamina dan Pindad memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung kemandirian serta ketahanan energi nasional melalui inovasi dan penguatan kapasitas industri dalam negeri,” ujar Simon.

    Simon mengungkapkan, ketersediaan energi yang handal, berdaya saing dan berkelanjutan, menjadi salah satu elemen kunci yang penting, untuk mencapai tujuan kemandirian energi. Sinergi antara Pertamina dan Pindad ini menjadi esensial dalam meningkatkan efisiensi dan produksi migas nasional, serta mempercepat pengembangan teknologi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada produk dan peralatan impor.

    Simon menambahkan, kolaborasi ini akan berdampak nyata bagi industri energi Indonesia. Peningkatan produksi energi dalam negeri dan inovasi teknologi lokal akan menarik investasi, mendorong ekspansi manufaktur, dan meningkatkan daya saing global. “Semua ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional dan visi Indonesia Emas 2045,” harapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pindad, Sigit Puji Santosa menyampaikan rasa bangganya atas sinergi inovasi dan kolaborasi ini.

    “Tentunya ini adalah kebanggaan bagi para pihak terkait, dalam hal ini seluruh BUMN strategis, salah satunya adalah Pertamina. Semua pihak berkolaborasi bersama dalam rangka mendukung program pemerintah. Semoga upaya ini bisa meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sehingga bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri. Selain itu, saya harapkan upaya ini bisa menggerakan efek ekonomi dan efek berganda (multiplier effect) yang cukup tinggi,” pungkasnya.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, sinergi ini mencerminkan BUMN melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menumbuhkan perekonomian nasional, sesuai dengan target Pemerintah.

    “Kami berharap melalui sinergi Pertamina – Pindad di bidang manufaktur energi ini, akan memperkuat produksi energi, menumbuhkan investasi, industri, dan ketahanan nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” jelasnya.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

    Sinergi ini ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) “Sinergi Inovasi dan Kolaborasi Strategis untuk Ketahanan Energi, Pertumbuhan Nasional dan Kemandirian Teknologi”.

    Penandatanganan dilakukan di Gedung Graha Pindad, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (10/3). Penandatanganan MOU ini dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Utama Pindad Sigit Puji Santosa.

    (prf/ega)

  • Resmi Turun! Harga Bahan Bakar Minyak BBM Minggu 9 Maret 2025, Berlaku di Seluruh Indonesia

    Resmi Turun! Harga Bahan Bakar Minyak BBM Minggu 9 Maret 2025, Berlaku di Seluruh Indonesia

    Resmi Turun! Harga Bahan Bakar Minyak BBM Minggu 9 Maret 2025, Berlaku di Seluruh Indonesia

    TRIBUNJATENG.COM  – PT Pertamina diketahui kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak atau BBM.

    Diketahui kebijakan penyesuaian harga ini berlaku mulai tanggal 1 Maret 2025.

    Kali ini, penyesuaian harga diketahui kembali dilakukan dengan menurunkan sejumlah harga Bahan Bakar Minyak atau BBM.

    Dua jenis BBM yang mengalami penurunan harga diantaranya adalah Pertamina Dex dan Dexlite.

    Sebagai contoh di Jawa Tengah, harga Pertamina Dex yang semula adalah Rp 14.800 kini menjadi Rp 14.600 atau terjadi penurunan harga Rp 200 per liternya.

    Sementara Dexlite di Jawa Tengah yang semula seharga Rp 14.600 menjadi Rp 14.300 atau terjadi penurunan harga Rp 300 per liternya.

    Dikutip dari Kompas.com melalui Fadjar Djoko Santoso selaku Vice President Corporate Communivation Pertamina mengungkapkan jika harga BBM setiap bulannya akan dilakukan update harga.

    “Setiap bulan harga BBM diupdate. Untuk penyesuaian harganya bisa dicek di laman resmi Pertamina,” ujar Djoko Santoso.

    Melalui laman resminya, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

    Kepmen tersebut merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

    Berikut Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Maret 2025:

    Update Harga BBM Terbaru Per 1 Maret 2025

    Aceh

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.300 
    Pertamina Dex: Rp 14.600

    Free Trade Zone (FTZ) Sabang

    Pertamax: Rp 11.800
    Pertalite: Rp 10.000
    Dexlite: Rp 13.100

    Sumatera Utara

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.950
    Dexlite: Rp 14.650

    Sumatera Barat

    Pertamax Turbo: Rp 14.650
    Pertamax: Rp 13.500
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 15.250
    Dexlite: Rp 14.950

    Riau

    Pertamax Turbo: Rp 14.650
    Pertamax: Rp 13.500
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 15.250
    Dexlite: Rp 14.950

    Kepulauan Riau

    Pertamax Turbo: Rp 14.650
    Pertamax: Rp 13.500
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 15.250
    Dexlite: Rp 14.950

    Free Trade Zone (FTZ) Batam

    Pertamax Turbo: Rp 13.350
    Pertamax: Rp 12.300
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 13.900
    Dexlite: Rp 13.600

    Jambi

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.950
    Dexlite: Rp 14.650

    Bengkulu

    Pertamax Turbo: Rp 14.650
    Pertamax: Rp 13.500
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 15.250
    Dexlite: Rp 14.950

    Sumatera Selatan

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.950
    Dexlite: Rp 14.650

    Bangka Belitung

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.950
    Dexlite: Rp 14.650

    Lampung

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.950
    Dexlite: Rp 14.650

    DKI Jakarta

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.600
    Dexlite: Rp 14.300

    Banten

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.600
    Dexlite: Rp 14.300

    Jawa Barat

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.600
    Dexlite: Rp 14.300

    Jawa Tengah

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.300
    Dexlite: Rp 14.300

    Yogyakarta

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.600
    Dexlite: Rp 14.300

    Jawa Timur

    Pertamax Turbo: 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.300 
    Pertamina Dex: Rp 14.600. 

    Bali

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.300 
    Pertamina Dex: Rp 14.600. 

    Nusa Tenggara Barat

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 13.700
    Pertamax: Rp 12.900
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.300 
    Pertamina Dex: Rp 14.600. 

    Nusa Tenggara Timur

    Pertamax Turbo: Rp 14.000
    Pertamax Green: Rp 19.700
    Pertamax: Rp 12.500
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.300 
    Pertamina Dex: Rp 14.600 
    Solar non-subsidi: Rp 14.200.

    Kalimantan Barat

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Kalimantan Tengah

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Kalimantan Selatan

    Pertamax Turbo: Rp 14.650
    Pertamax: Rp 13.500
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.950 
    Pertamina Dex: Rp 15.250. 

    Kalimantan Timur

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950.

    Kalimantan Utara

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 15.150
    Dexlite: Rp 14.950

    Sulawesi Utara

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950.

    Gorontalo

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Sulawesi Tengah

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Sulawesi Tenggara

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Sulawesi Selatan

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 Pertamina 
    Dex: Rp 14.950.

    Sulawesi Barat

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Maluku

    Pertalite: 10.000
    Pertamax: Rp 13.200 
    Dexlite: Rp 14.650. 

    Maluku Utara

    Pertamax: Rp 13.200 
    Dexlite: Rp 14.650. 
    Pertalite: 10.000

    Papua

    Pertamax Turbo: Rp 14.350
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650. 

    Papua Barat

    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650 
    Pertamina Dex: Rp 14.950. 

    Papua Selatan

    Pertalite: 10.000
    Pertamax: Rp 13.200 
    Dexlite: Rp 14.650. 

    Papua Pegunungan
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650

    Papua Tengah

    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Dexlite: Rp 14.650

    Papua Barat Daya
    Pertamax: Rp 13.200
    Pertalite: 10.000
    Pertamina Dex: Rp 14.950
    Dexlite: Rp 14.650

     

  • Asa Pemuda Walahar, Ubah Limbah Jadi Berkah

    Asa Pemuda Walahar, Ubah Limbah Jadi Berkah

    Jakarta, CNBC Indonesia – Serbuan eceng gondok yang meluas, dapat menyebabkan sumbatan dan penyempitan alur sungai. Tanaman gulma ini tak hanya menghambat aliran air, tetapi juga memicu masalah ekologis yang lebih serius. Seperti penurunan kualitas air, hilangnya habitat bagi spesies air, dan meningkatkan risiko banjir.

    Permasalahan ini yang dihadapi warga Bendungan Walahar, Karawang, Jawa Barat. Enjang Ramdani, warga sekitar bendungan, menyebut penumpukan eceng gondok membuat wisatawan urung berkunjung.

    “Limbah eceng gondok dan sampah yang menumpuk setiap musim hujan memenuhi permukaan danau. Sangat mengganggu pemandangan dan aliran air,” terang Ubed, sapaan akrab Enjang dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (8/3/2025).

    Tak berpangku tangan, Ubed dan kawan-kawannya yang tergabung dalam kelompok Walahar Eco Green mencari cara memanfaatkan limbah sekaligus membangun perekonomian masyarakat di sekitar Danau Cinta.

    “Setelah berdiskusi, kami melihat ada potensi strategis di daerah Walahar ini melalui daya tarik pariwisata heritage bendungan, Citarum, dan kuliner lokal,” jelas Ubed.

    Perjalanan mereka tidaklah mudah. Berawal dari tahun 2020, dengan dukungan Pertamina, perlahan ia dan kelompok Walahar Kreatif mulai mengubah kondisi warga. Dimulai dengan pelatihan dan pembelajaran serta pengenalan program-program untuk mengubah Danau Cinta menjadi destinasi wisata.

    Selanjutnya, pada 2021 Ubed bersama rekan-rekannya mulai merevitalisasi wilayah destinasi wisata menjadi area konservasi lingkungan, ekonomi, dan sosial yang terintegrasi serta ekosistem berkelanjutan. Mereka juga melakukan re-branding Danau Kalimati menjadi Danau Cinta.

    “Bersama Pertamina lewat program Desa Energi Berdikari, kami memasang pembangkit listrik tenaga surya kapasitas 2,2 kWp. Sehingga kami bisa menyediakan sumber listrik hemat biaya untuk operasional ekowisata Danau Cinta. Workshop, galeri UMKM, restoran & cafe ditenagai listrik dari PLTS,” tutur Ubed.

    Kiprah Ubed dan komunitasnya tak berhenti di situ saja. Mereka terus berinovasi, diantaranya dengan mengembangkan wisata resto apung danau. Didukung Pertamina, mereka juga menerapkan teknologi hybrid ecodry, yaitu teknologi pengeringan dan pencampuran bahan pengawetan serta pewarnaan eceng gondok untuk pembuatan souvenir. Selain memanfaatkan energi surya, mereka juga mengembangkan energi biomassa dengan material utama sampah eceng gondok yang dikonversi menjadi gas.

    Kini, upaya mereka mulai membuahkan hasil. Danau Cinta menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Walahar. Danau Cinta Eco Resort diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran dan sentra bagi masyarakat dengan berbagai fasilitas. Di antaranya area wisata, pusat kuliner, pusat kerajinan kriya, cafe, area workshop, dan pemanfaatan energi terbarukan.

    “Ini merupakan kesempatan yang sangat baik. Artinya, kami harus meng-upgrade dan meng-update kemampuan yang kami miliki untuk terus mengembangkan Desa Energi Berdikari. Setidaknya ada perawatan yang harus dilakukan agar peralatan dan perlengkapan tersebut tetap berfungsi dengan baik. Salah satunya dengan mengikuti sertifikasi ketenagalistrikan,” tutur Ubed.

    Kegiatan sertifikasi yang disokong Pertamina itu, diikuti oleh 22 local heroes yang berasal dari 12 provinsi di Indonesia, mewakili enam subholding Pertamina.

    “Kami mengikuti pelatihan intensif yang mencakup materi regulasi kelistrikan, pelatihan teknik instalasi, serta praktik langsung pemeliharaan listrik. Untuk memastikan kompetensi mereka, peserta menjalani serangkaian ujian yang meliputi tes tulis, praktik, dan lisan sesuai standar nasional,” jelas Ubed.

    Ubed dan komunitasnya adalah contoh nyata bagaimana kesulitan diubah menjadi kesempatan. Berbekal kolaborasi, mereka berhasil menyulap sampah menjadi berkah. Ubed ini adalah salah satu Local Hero DEB Pemberdayaan Pemuda yang dibina oleh PT Pertamina (Persero).

    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Pertamina mengembangkan DEB di berbagai wilayah Indonesia untuk memanfaatkan keunikan desa setempat, menjadikannya berdaya guna sehingga dapat menumbuhkan perekonomian desa dan masyarakat. DEB juga menjadi program Pertamina sosialisasi energi transisi di masyarakat, sehingga berdampak langsung pada pengurangan emisi di lingkungan tersebut.

    “Local Hero memberdayakan pemuda setempat untuk menjadi pendamping kegiatan DEB. Kami berupaya mendorong peningkatan wawasan dan skill para pemuda seperti Ubed, untuk bisa menjadi manfaat bagi masyarakat,” tandas Fadjar.

    (dpu/dpu)

  • Siap-siap, 5000 Kursi Disiapkan dalam Mudik Gratis Bersama Pertamina 2025

    Siap-siap, 5000 Kursi Disiapkan dalam Mudik Gratis Bersama Pertamina 2025


    PIKIRAN RAKYAT –
    PT Pertamina (Persero) kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis Pertamina 2025. Mengusung tema Harmoni Merangkai Energi, kegiatan ini akan diselenggarakan pada Selasa 25 Maret 2025 di Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

    Program ini terbuka untuk umum, dan calon pemudik bisa mendaftarkan diri sebelumnya melalui microsite https://mudikpertamina2025.com atau melalui website www.mudikpertamina2025.com yang akan dibuka pada Senin 10 Maret 2025 pukul 09.00 WIB.

    Dalam mudik gratis tahun ini Pertamina menyiapkan 5000 kursi untuk 23 kota tujuan dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Cilacap, Yogjakarta, Surakarta, Wonogiri, Surabaya, Malang, Ngawi, Madiun, Banyuwangi.

    Vice President Corporate Communication Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, program mudik gratis ini merupakan event rutin tahunan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan diikuti oleh hampir seluruh BUMN sebagai bentuk sosial kepedulian Perusahaan terhadap Masyarakat.

    “Konsep mudik gratis ini ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan mudik saat jelang lebaran” ucap Fadjar.

    Pertamina juga menyiapkan sejumlah doorprize agar pemudik lebih semangat dalam perjalanan mudiknya.

    “Calon Pemudik harus mendaftarkan diri dulu di microsite https://mudikpertamina2025.com, jika mendapatkan kesulitan dalam mendaftar silahkan calon pemudik dapat membuka website www.mudikpertamina2025.com, atau hubungi Admin Mudik di nomor 08138547383” Imbuh Fadjar.

    Selain itu, banyak aktivasi dan layanan yang akan disediakan Pertamina pada saat keberangkatan para pemudik.

    “Berbagai layanan dari mulai layanan kursi pijit, potong rambut, area bermain anak-anak hingga layanan cek kesehatan akan disiapkan guna memberikan pengalaman berbeda bagi para pemudik” ungkap Fadjar. ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Rute, Jadwal, dan Cara Daftar!

    Rute, Jadwal, dan Cara Daftar!

    Jakarta: Mudik lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan banyak orang. 
     
    Bagi kamu yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi, Pertamina kembali menghadirkan Program Mudik Gratis 2025 dengan menyediakan 5.000 kursi untuk para pemudik! 
     
    Yuk, simak informasi lengkapnya agar tidak ketinggalan kesempatan ini.
     

    Rute mudik gratis Pertamina 2025
    Program Mudik Gratis Pertamina 2025 menyediakan perjalanan ke 23 kota tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Berikut daftar lengkapnya:

    Jawa Barat: Tasikmalaya, Garut, Cirebon
    Jawa Tengah: Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Cilacap, Yogyakarta, Surakarta, Wonogiri
    Jawa Timur: Surabaya, Malang, Ngawi, Madiun, Banyuwangi

    Jadwal dan lokasi keberangkatan
    Keberangkatan akan dilakukan pada Selasa, 25 Maret 2025, bertempat di Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Pastikan kamu datang tepat waktu agar tidak ketinggalan bus!
     

    Cara mendaftar mudik gratis Pertamina
    Bagi yang ingin ikut serta dalam program ini, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan langkah berikut:

    Kunjungi https://mudikpertamina2025.com atau www.mudikpertamina2025.com
    Pendaftaran dibuka mulai Senin, 10 Maret 2025 pukul 09.00 WIB
    Isi data diri sesuai dengan formulir yang tersedia
    Tunggu konfirmasi dari pihak penyelenggara

    Jika mengalami kendala dalam pendaftaran, kamu bisa menghubungi Admin Mudik melalui WhatsApp di 0813-8547-383.
     
    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kepedulian BUMN terhadap masyarakat.
     
    “Konsep mudik gratis ini ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan mudik saat jelang Lebaran,” kata Fadjar dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Maret 2025.
     
    Jadi, tunggu apa lagi? Segera daftar dan nikmati perjalanan mudiknya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)