Tag: Djoko Santoso

  • Selamat Hari Raya Idulfitri 2025, Pertamina Tetap Beroperasi 24 Jam untuk Layani Kebutuhan Masyarakat – Page 3

    Selamat Hari Raya Idulfitri 2025, Pertamina Tetap Beroperasi 24 Jam untuk Layani Kebutuhan Masyarakat – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri dan jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. 

    “Di momen yang penuh berkah ini, saya mewakili Manajemen Pertamina menyampaikan, Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pertamina terus memperkuat langkah yang terbaik untuk perusahaan, bangsa dan masyarakat,” ucap Simon. “Harmoni merangkai Kebersamaan, menguatkan energi di hari kemenangan yang fitri,” ucapnya lagi.

    Perbesar

    Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung). (Dok Pertamina)… Selengkapnya

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Lebaran Idulfitri, Pertamina tetap beroperasional 24 Jam memberikan layanan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri sejak 17 Maret 2025 hingga 13 April 2025 untuk menjaga ketahanan stok energi.

    “Selamat mudik Lebaran 2025 dan berhari raya bersama keluarga, kami menghimbau kepada pemudik yang membutuhkan informasi maupun pengaduan terkait layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 yang tetap aktif melayani masyarakat 24 jam,” tambah Fadjar.

    Pertamina telah menyiapkan 1.832 SPBU yang beroperasi 24 jam, layanan BBM dan kios siaga di 57 titik, serta agen LPG siaga di 5.801 lokasi. Untuk kemudahan pengiriman, terdapat 211 unit mobil tangki standby dan 200 unit motoris BBM siap melayani masyarakat yang membutuhkan BBM di perjalanan.

    “Pemudik yang mengalami kendala dapat menghubungi call center 135, dan tim motoris akan datang langsung ke lokasi tanpa biaya tambahan, hanya membayar harga BBM yang digunakan,” tambahnya.

    Perbesar

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri meninjau kesiapan infrastruktur distribusi energi di Banten. (Dok Pertamina)  … Selengkapnya

    Masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh lini operasional perusahaan, mulai dari produksi hingga distribusi, telah disiapkan secara optimal. Pertamina memastikan bahwa kualitas BBM yang dijual telah teruji sesuai standar pemerintah serta menjamin ketersediaan stok selama masa mudik, menjelang puncak arus mudik Lebaran. Dari hasil pengecekan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), angka oktan bahan bakar yang diuji menunjukkan hasil yang sesuai spesifikasi.

    Perbesar

    Serambi MyPertamina tersedia di berbagai titik rest area dan lokasi pelabuhan dan bandara mulai 22 Maret hingga 9 April 2025…. Selengkapnya

    Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Pertamina menyediakan Serambi MyPertamina di berbagai titik strategis, seperti rest area tol, bandara, pelabuhan, dan lokasi wisata. Fasilitas ini menawarkan berbagai layanan, termasuk pijat, barbershop, dan nursery.

     

    (*)

  • Kini Warga di 131 Daerah Ini Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air

    Kini Warga di 131 Daerah Ini Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air


    PIKIRAN RAKYAT
    – Bencana kekeringan bagaikan teman setia yang tak diharapkan bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Tahun 2023, sebanyak 8 kabupaten didera kekeringan, sementara 14 wilayah lainnya siaga kekeringan. Tahun lalu, 225 dari 309 wilayah kecamatan di NTT ditetapkan siaga kekeringan. Alhasil tak sedikit warga di NTT terpaksa menempuh jarak 6 hingga 10 kilometer untuk membeli air bersih, yang dibanderol Rp2.500 per 20 liter.

    Salah satu wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau adalah Desa Tanaduen, Kangae, Kabupaten Sikka, NTT.

    Paulus Johnson Aritos, Kepala Desa Tanaduen mengatakan, pada saat musim kemarau akses air bersih menjadi sebuah permasalahan yang kerap dihadapi.

    “Kendala untuk mengakses air bersih di desa kami sering terjadi. Kami terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan air bersih dengan berbagai cara karena akses air bersih menjadi salah satu isu penting. Sejalan dengan pentingnya air untuk menjaga kesehatan, sanitasi, dan kebutuhan dasar di desa”, ucapnya.

    Keresahan Paulus Johnson Aritos dan masyarakat Desa Tanaduen mendapatkan jalan keluar di akhir 2024, dengan dukungan dari Pemerintah Daerah dan PT Pertamina (Persero) untuk pembangunan sarana infrastruktur air bersih yang meliputi pengeboran sumur, ⁠instalasi pompa, tempat penyimpanan air bersih berkapasitas 4.600 liter, ⁠filterisasi dan kelistrikan, serta sistem distribusi yang menjangkau rumah-rumah warga.

    Sarana air bersih yang telah dibangun ini diserahkan langsung kepada Kepala Desa Tanaduen sebagai hak milik desa, yang dapat dikelola pemanfaatannya untuk seluruh masyarakat desa. Sarana air bersih ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat dengan mengurangi biaya pengadaan air. Serta, meningkatkan efisiensi waktu masyarakat untuk kegiatan produktif.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan sebagaimana yang tertuang dalam poin 6 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

    Pada tahun 2024, Pertamina Group telah membangun 131 titik sanitasi air bersih yang tersebar di sekitar wilayah operasi, yaitu di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat Daya.

    “Pertamina tidak hanya melayani energi nasional, tetapi juga peduli dan mendukung kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pemberdayaan dan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pendidikan. Salah satunya melalui program Sanitasi Air Bersih yang kami harapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan fasilitas dan sanitasi layak yang diperlukan sehari-hari,” tutup Fadjar.

    Sejalan dengan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 23 Maret 2025, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi, sekaligus mendorong kesejahteraan Indonesia melalui program sanitasi air bersih.

    Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Layanan 24 Jam, Motoris-Fasilitas Lengkap

    Layanan 24 Jam, Motoris-Fasilitas Lengkap

    Jakarta

    Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Pertamina memastikan bahwa kualitas BBM yang dijual telah teruji sesuai standar pemerintah serta menjamin ketersediaan stok selama masa mudik.

    Vice President Corporate Communication (VP Corcom) Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh lini operasional perusahaan, mulai dari produksi hingga distribusi, telah disiapkan secara optimal.
    Dari hasil pengecekan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), angka oktan bahan bakar yang diuji menunjukkan hasil yang sesuai spesifikasi.

    “Angka oktan Pertalite diperoleh 90,4, Pertamax 92,37, Pertamax Green 97,42, dan Pertamax Turbo 98,33. Ini membuktikan bahwa kualitas BBM Pertamina telah sesuai standar dan diuji oleh Lemigas, lembaga resmi yang bersertifikasi,” kata Fadjar, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/3/2025).

    Selain memastikan kualitas BBM, Pertamina juga telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri sejak 17 Maret 2025 hingga 13 April 2025 untuk menjaga ketahanan stok energi. Fadjar mengatakan pihaknya memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat perjalanan mudik.

    Sebagai bentuk layanan tambahan, Pertamina juga menyiapkan motoris BBM bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Menurut Fadjar, Pemudik yang mengalami kendala dapat menghubungi call center 135, dan tim motoris akan datang langsung ke lokasi tanpa biaya tambahan, hanya membayar harga BBM yang digunakan.

    Empat Pilar Layanan Satgas Ramadan dan Idul Fitri

    Tim Juru Bicara Pertamina Ratih Triutami Wijayanti menjelaskan bahwa Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025 menghadirkan empat jenis layanan utama bagi masyarakat, yaitu layanan energi, layanan wilayah atensi, layanan promosi, dan layanan tambahan.

    Pertama adalah layanan energi. Pertamina memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan untuk berbagai sektor, termasuk industri, rumah tangga, serta transportasi darat, laut, dan udara.

    Perusahaan juga telah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kelayakan sarana dan fasilitas BBM, mobil tangki, serta kesehatan awak mobil tangki untuk menjamin keamanan distribusi energi. Kemudian layanan wilayah atensi.

    Pertamina mengambil langkah khusus untuk mengantisipasi kendala suplai ke daerah kepulauan kecil yang berpotensi mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem. Ratih mengatakan Pertamina telah melakukan build-up stok BBM sejak H-14 dan menambah tangki modular di SPBU yang berada di kepulauan kecil.

    “Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan bekerja sama dengan KRI untuk bantuan pengangkutan BBM atau LPG jika diperlukan,” kata Ratih.

    Ketiga, layanan promosi. Pertamina menawarkan berbagai promo menarik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik.

    Promo tersebut tersedia melalui aplikasi MyPertamina dan mencakup diskon pembelian pelumas, produk Bright Store, serta tiket pesawat melalui Pelita Air Service. Selain itu, ada juga promo menginap di hotel Patra Jasa serta harga khusus avtur di 37 bandara selama Ramadan dan Idul Fitri.

    Terakhir adalah layanan tambahan. Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Pertamina menyediakan Serambi MyPertamina di berbagai titik strategis, seperti rest area tol, bandara, pelabuhan, dan lokasi wisata. Fasilitas ini menawarkan berbagai layanan, termasuk pijat, barbershop, dan nursery.

    “Kami ingin memberikan kenyamanan ekstra bagi pemudik. Misalnya, jika ada yang ingin merapikan rambut sebelum bertemu keluarga, mereka bisa menggunakan layanan barbershop di Serambi MyPertamina,” ujar Ratih.

    Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan 1.832 SPBU yang beroperasi 24 jam, layanan BBM dan kios siaga di 57 titik, serta agen LPG siaga di 5.801 lokasi. Untuk kemudahan pengiriman, terdapat 211 unit mobil tangki standby dan 200 unit motoris BBM siap melayani masyarakat yang membutuhkan BBM di perjalanan.

    “Pertamina bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga ingin menjadi sahabat perjalanan seluruh masyarakat,” kata Ratih.

    Dengan berbagai upaya tersebut, Pertamina berkomitmen untuk mendukung kelancaran arus mudik dan memastikan kenyamanan serta keamanan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2025. Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

    Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

    (akn/akn)

  • 131 Warga di Daerah Ini Dapat Bantuan Sarana Infrastruktur Air Bersih, Tak Lagi Cemas Saat Musim Kemarau Tiba – Page 3

    131 Warga di Daerah Ini Dapat Bantuan Sarana Infrastruktur Air Bersih, Tak Lagi Cemas Saat Musim Kemarau Tiba – Page 3

    Apa yang menjadi keresahan Paulus Johnson Aritos dan masyarakat Desa Tanaduen akhirnya mendapatkan jalan keluar di akhir 2024. Berkat dukungan dari Pemerintah Daerah dan PT Pertamina (Persero), mereka mendapatkan dukungan pembangunan sarana infrastruktur air bersih. Hal ini meliputi pengeboran sumur, instalasi pompa, tempat penyimpanan air bersih berkapasitas 4.600 liter, filterisasi dan kelistrikan, serta sistem distribusi yang menjangkau rumah-rumah warga.

    Adapun sarana air bersih yang sudah dibangun tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Desa Tanaduen sebagai hak milik desa. Pemanfaatannya sendiri bisa dikelola untuk seluruh masyarakat desa. Sarana air bersih ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat dengan mengurangi biaya pengadaan air. Serta, meningkatkan efisiensi waktu masyarakat untuk kegiatan produktif.

    Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan sebagaimana yang tertuang dalam poin 6 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

    Tercatat Pertamina Group sudah membangun 131 titik sanitasi air bersih pada tahun 2024. Lokasinya sendiri tersebar di sekitar wilayah operasi, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat Daya.

    “Pertamina tidak hanya melayani energi nasional, tetapi juga peduli dan mendukung kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pemberdayaan dan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pendidikan. Salah satunya melalui program Sanitasi Air Bersih yang kami harapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan fasilitas dan sanitasi layak yang diperlukan sehari-hari,” tutup Fadjar.

    Sejalan dengan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 23 Maret 2025, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi, sekaligus mendorong kesejahteraan Indonesia melalui program sanitasi air bersih.

    Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

  • Warga di 131 Daerah Ini Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        29 Maret 2025

    Warga di 131 Daerah Ini Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air Nasional 29 Maret 2025

    Warga di 131 Daerah Ini Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air
    Penulis
    KOMPAS.com
    — Bencana
    kekeringan
    bagaikan teman setia yang tak diharapkan warga Nusa Tenggara Timur (
    NTT
    ).
    Pada 2023, sebanyak 8 kabupaten didera kekeringan, sedangkan 14 wilayah lainnya siaga kekeringan.
    Tahun berikutnya, 225 dari 309 wilayah kecamatan di NTT ditetapkan siaga kekeringan. Alhasil, tak sedikit warga di NTT terpaksa menempuh jarak 6 hingga 10 kilometer untuk membeli
    air bersih
    , yang dibanderol Rp 2.500 per 20 liter.
    Salah satu wilayah yang rawan kekeringan saat musim kemarau adalah Desa Tanaduen, Kangae, Kabupaten Sikka, NTT.
    Kepala Desa Tanaduen Paulus Johnson Aritos mengatakan, akses air bersih menjadi sebuah permasalahan yang kerap dihadapi wilayahnya saat musim kemarau.
    “Kendala untuk mengakses air bersih di desa kami sering terjadi. Kami terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan air bersih dengan berbagai cara karena akses air bersih menjadi salah satu isu penting. Sejalan dengan pentingnya air untuk menjaga kesehatan,
    sanitasi
    , dan kebutuhan dasar di desa,” ucapnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (29/3/2025).
    Keresahan Paulus dan masyarakat Desa Tanaduen mendapatkan jalan keluar pada akhir 2024. Pemerintah daerah dan PT
    Pertamina
    (Persero) membangun sarana infrastruktur air bersih yang meliputi pengeboran sumur, ?instalasi pompa, tempat penyimpanan air bersih berkapasitas 4.600 liter, ?filterisasi dan kelistrikan, serta sistem distribusi yang menjangkau rumah-rumah warga.
    Sarana air bersih tersebut pun diserahkan langsung kepada Kepala Desa Tanaduen sebagai hak milik desa, yang dapat dikelola pemanfaatannya untuk seluruh masyarakat desa.
    Harapannya, sarana itu mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat dengan mengurangi biaya pengadaan air sekaligus meningkatkan efisiensi waktu masyarakat untuk kegiatan produktif.
    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan komitmen perseroan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
    Hal itu diwujudkan dengan menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan, sebagaimana tertuang dalam poin 6 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
    Pada 2024, Pertamina Group telah membangun 131 titik sanitasi air bersih yang tersebar di sekitar wilayah operasi, yaitu di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat Daya.
    “Pertamina tidak hanya melayani energi nasional, tetapi juga peduli dan mendukung kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pemberdayaan dan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pendidikan. Salah satunya, melalui program
    Sanitasi

    Air Bersih
    yang kami harapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan fasilitas dan sanitasi layak yang diperlukan sehari-hari,” tutur Fadjar.
    Sejalan dengan peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 23 Maret 2025, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi, sekaligus mendorong kesejahteraan Indonesia melalui program sanitasi air bersih.
    Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian SDGs.
    Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
    Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan
    Berkelanjutan.

    Selengkapnya

    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pertamina Dukung ‘Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025”

    Pertamina Dukung ‘Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025”


    PIKIRAN RAKYAT –
    PT Pertamina (Persero), kembali ambil bagian dalam mendukung kegiatan “Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025”, yang  diinisiasi  oleh Kementerian BUMN. Digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, pada 27 Maret 2025. Rombongan pemudik dilepas langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, didampingi jajaran Komisaris dan  Direksi BUMN yang terlibat, termasuk Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.
     
    “Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025” digelar dengan tujuan memberikan fasilitas transportasi bagi masyarakat yang ingin merayakan hari raya Idulfitri di kampung halaman dengan aman, nyaman dan tetap mengutamakan keselamatan. Didukung sebanyak 83 perusahaan BUMN, di bawah Kementerian BUMN termasuk Pertamina, diikuti  sebanyak 105.900  peserta mudik.
     
    Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan terselenggaranya kegiatan “Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025” ini, sesuai  dengan arahan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, dimana BUMN sebagai korporasi diharapkan terus harus meningkatkan performa, tetapi juga  tidak lupa untuk tetap meningkatkan pelayanan kepada publik.

    “Didukung oleh 83 BUMN yang berkolaborasi, diharapkan pelayanan publik kepada masyarakat yang akan mudik, dalam rangka merayakan hari raya, bisa berjalan dengan baik dengan tetap mengutamakan keselamatan. Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan terimakasih kepada jajaran Komisaris dan Direksi BUMN yang terlibat dalam kegiatan ini”, ujarnya.
     
    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, mengapresiasi upaya kolaborasi yang dilakukan para BUMN, melalui kegiatan ini, diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi para pemudik, mulai dari keberangkatan hingga ketibaan di tempat tujuan.

    “Dukungan BUMN sangat kami apresiasi,dari tahun ke tahun,saya juga melihat ada peningkatan animo masyarakat mengikuti program mudik gratis ini, sehingga diharapkan kedepannya akan semakin lebih baik dan lebih banyak lagi masyarakat yang akan dilayani mudik gratis ini.”, tutur Dudy.
     
    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, pada hari ini Pertamina memberangkatkan 1 bus, berisi 40 pemudik dengan tujuan Kota Cirebon. Setelah sebelumnya Pertamina juga telah melakukan program tahunan Mudik Bareng Pertamina dengan memberangkatkan 5.000 pemudik dari TMII pada 25 Maret 2025.
     
    “Peserta mudik Pertamina juga dilindungi oleh asuransi jiwa dari PertaLife dan asuransi mudik dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yang merupakan anak usaha Pertamina. Selain itu, untuk menjamin keselamatan selama perjalanan, seluruh armada dan pengemudi telah melalui pemeriksaan kelayakan dan kesehatan. Hal ini menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, selamat, dan terlindungi hingga tiba di tujuan,” jelas Fadjar.
     
    Kehadiran Pertamina, juga sangat diapresiasi oleh para pemudik,yang pertama adalah Putut, pemudik Asal Pulogebang Jakarta Timur, dirinya merasa bahagia bisa mengikuti kegiatan ini, setelah sebelumnya gagal war ticket bus.

    “Jujur ini pertama kali saya ikut mudik gratis dan kemarin sempat war tiket cuma gak dapat. Saya senang sekali berkesempatan mengikuti  mudik gratis BUMN lewat Pertamina”, ujarnya.

    Dirinya juga mengapresiasi pelayanan dan fasilitas yang dihadirkan Pertamina, “Diluar dugaan secara pelayanan benar-benar Pertamina support banget tidak hanya tiket bus gratis, saya juga mendapat banyak sekali goodie bag, benar-benar diluar prediksi, isinya lengkap ada bantal, sajadah selimut,mukena,obat-obatan, snack juga makanan berat untuk berbuka puasa”, tambahnya. ***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Mudik dengan Roda Dua Bisa Mampir ke Lesehan Enduro Pertamina

    Mudik dengan Roda Dua Bisa Mampir ke Lesehan Enduro Pertamina

    Bisnis.com, JAKARTA – Pertamina Lubricants kembali hadir menemani perjalanan pemudik motor roda dua di jalur Pantura dengan menghadirkan Lesehan Enduro yang beroperasi 24 jam selama periode 22 – 30 Maret 2025. Tahun ini, ada dua Lesehan Enduro yang disiapkan di jalur Pantura, yakni di Masjid Al Huda, Cirebon, dan Masjid Al Fairuz, Pekalongan.

    Tim Jelajah Lebaran Bisnis Indonesia 2025 berkesempatan mendatangi Lesehan Enduro di Cirebon. Pemudik bisa menikmati berbagai fasilitas gratis seperti potong rambut, pijat relaksasi, akses konsol game, Wi-Fi, takjil dan minuman, area bermain anak, serta cek kesehatan. Tidak hanya itu, tersedia juga layanan ganti oli dan servis ringan yang menjadi andalan untuk memastikan kendaraan tetap prima.

    Direktur Sales & Marketing Pertamina Lubricants Dwi Puja Ariestya menjelaskan bahwa konsep program ini konsisten dari tahun ke tahun dan tahun ini merupakan tahun ke-18 penyelenggaraan.

    “Jadi, memang setiap tahun kita rutin mengadakan Lesehan Enduro ini karena kami menyadari bahwa kendaraan roda 2 itu masih menjadi salah satu alternatif kendaraan yang menjadi favorit para pemudik,” ungkap Dwi.

    Ari menambahkan, pihaknya berupaya memberikan layanan terbaik kepada pemudik, terutama pengguna kendaraan roda dua untuk memastikan selama mudik, mereka itu mudik dengan aman dan nyaman. 

    Pemilihan lokasi Lesehan Enduro di dua titik strategis, yaitu Cirebon dan Pekalongan, didasarkan pada kebutuhan istirahat para pemudik. “Kenapa kita pilih 2 tempat ini? Karena ini adalah tempat yang menurut kami sangat strategis, di mana ini tempat-tempat pemudik memerlukan istirahat kapan saja karena buka 24 jam,” katanya.

    Para pemudik Lesehan Enduro memberikan respon positif terhadap fasilitas dan layanan yang disediakan. Nur Cahya, salah satu pengunjung lokal, mengatakan bahwa layanan di Lesehan Enduro sangat praktis. “Ini kebetulan praktis, ya. Untuk pelayanan langsung di tempat. Karena kita sambil lewat bekerja, ternyata ada promosi Enduro. Jadi saya ikut mampir juga. Dan harganya lumayan juga. Ada coating-an juga,” ujarnya.

    Sementara itu, pengunjung lain bernama Geri mengapresiasi kelengkapan fasilitas di Lesehan Enduro. “Karena fasilitasnya emang sangat lengkap. Di sini bisa membantu orang-orang yang bepergian jauh, mau ganti oli di jalan, terus mampir ke sini sekalian ada pijat, ada cukur juga, cek kesehatan, juga bisa sambil main PS,” ungkapnya.

    Selain itu, Intan Vandini, pengunjung lokal lainnya, menyatakan kepuasannya menggunakan produk oli Enduro. “Pertama, memang saya pakainya Enduro. Terus kalau Enduro itu, olinya bagus,” katanya. Mengenai fasilitas, ia menambahkan, “Untuk fasilitasnya nyaman. Bisa pijit juga di sini. Bisa santai.”

    Tahun ini, pemudik yang melakukan ganti oli di Lesehan Enduro dapat membeli paket “Ketupat Enduro” seharga Rp 60.000 untuk motor racing dan Rp50.000 untuk motor matic. Paket ini berisi oli Pertamina Enduro dan berbagai produk dari sponsor seperti Dua Kelinci, Monde Mahkota Biskuit, Vitacimin, Madu TJ, Savoria, dan Yuri Hand Sanitizer.

    TIPS MUDIK

    Untuk memastikan perjalanan mudik tetap dapat berjalan aman dan nyaman, Ari memberikan beberapa tips. Pertama, jaga kesehatan dan kebugaran selama dalam perjalanan. “Jangan terlalu memaksa, terlalu capek. Kalau sudah terasa capek, istirahat. Dan istirahat bisa di Lesehan Enduro,” sarannya.

    Kedua, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dengan melakukan pengecekan dan menggunakan oli berkualitas. “Kita, untuk kendaraan roda dua, ada oli Enduro yang merupakan oli berkualitas dan juga sudah menjadi technical partner dari VR46, tim MotoGP. Jadi, secara kualitas sangat-sangat meyakinkan dan kami bisa jamin secara kualitas,” jelasnya.

    Ketiga, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak terburu-buru dalam perjalanan. “Selalu taat terhadap aturan berlalu-lintas dan tidak terburu-buru karena jalanan pasti padat dan pastikan kita semua mengikuti aturan sehingga bisa aman sampai tujuan,” ujarnya.

    Sebagai bagian dari Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2025, Pertamina tidak hanya menyediakan dan mendistribusikan energi, tetapi juga memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama mudik.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menambahkan dalam setiap momen hari lebaran, Pertamina grup bergerak melayani masyarakat melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri. Tidak hanya menyediakan dan mendistribusikan energi, tetapi juga menyediakan fasilitas tambahan untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman.

    “Sebagai perusahaan negara, Pertamina selalu hadir dalam momen penting nasional dan peduli apa yang dibutuhkan konsumen. Fasilitas Lesehan Enduro yang tersedia di jalur non tol wujud komitmen Pertamina untuk melayani masyarakat jelang mudik lebaran,” pungkasnya.

  • Pertamina Dukung Program Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025

    Pertamina Dukung Program Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025

    Pertamina Dukung Program Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com –
     PT
    Pertamina
    (Persero) kembali ambil bagian dalam mendukung kegiatan Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025 yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 
    Dalam kegiatan yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Kamis (27/3/2025), rombongan pemudik dilepas langsung Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.
    Acara tersebut juga dihadiri jajaran komisaris dan direksi BUMN yang terlibat, termasuk Direktur Utama (Dirut) Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
    Program Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025 bertujuan memberikan fasilitas transportasi bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tetap mengutamakan keselamatan. 
    Kegiatan tersebut didukung 83 perusahaan BUMN di bawah
    Kementerian BUMN
    , termasuk Pertamina, dengan total peserta mudik sebanyak 105.900 orang.
    Erick Thohir mengatakan, pelaksanaan Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025 sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. 
    Menurutnya, BUMN tidak hanya harus meningkatkan performa korporasi, tetapi juga wajib meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
    “Didukung 83 BUMN yang berkolaborasi, pelayanan publik kepada masyarakat ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, dengan tetap mengutamakan keselamatan pemudik,” ujarnya dalam siaran persnya, Kamis. 
    Erick juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran komisaris dan direksi BUMN yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
    Dudy Purwagandhi juga mengapresiasi upaya kolaborasi BUMN melalui kegiatan Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025. 
    Ia berharap, program tersebut memberikan kenyamanan bagi para pemudik, mulai dari keberangkatan hingga tiba di tempat tujuan.
    “Dukungan BUMN sangat kami apresiasi. Dari tahun ke tahun, saya juga melihat ada peningkatan animo masyarakat mengikuti program
    mudik gratis
    ini. Diharapkan ke depannya, program ini akan semakin baik dan melayani lebih banyak masyarakat,” tutur Dudy.
    Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, pada Kamis (27/3/2025), Pertamina memberangkatkan satu bus berisi 40 pemudik dengan tujuan Kota Cirebon. 
    Sebelumnya, Pertamina juga telah menggelar program tahunan Mudik Bareng Pertamina dengan memberangkatkan 5.000 pemudik dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 25 Maret 2025.
    “Peserta mudik Pertamina juga dilindungi oleh asuransi jiwa dari PertaLife dan asuransi mudik dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yang merupakan anak usaha Pertamina,” jelas Fadjar. 
    Selain itu, lanjut dia, seluruh armada dan pengemudi telah melalui pemeriksaan kelayakan dan kesehatan untuk menjamin keselamatan selama perjalanan. 
    Hal tersebut menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, selamat, dan terlindungi hingga tiba di tujuan.
    Kehadiran Pertamina pun mendapat apresiasi dari para pemudik. Salah satunya Putut, pemudik asal Pulogebang, Jakarta Timur. 
    Ia merasa bahagia bisa mengikuti kegiatan tersebut setelah gagal mendapatkan tiket bus.
    “Jujur, ini pertama kali saya ikut mudik gratis. Kemarin sempat
    war
    tiket, tetapi tidak dapat. Saya senang sekali berkesempatan mengikuti mudik gratis BUMN lewat Pertamina,” ujarnya.
    Putut juga mengapresiasi pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Pertamina. 
    “Di luar dugaan, secara pelayanan, Pertamina sangat mendukung. Tidak hanya tiket bus gratis, saya juga mendapat banyak
    goodie bag
    . Isinya lengkap, ada bantal, sajadah, selimut, mukena, obat-obatan, camilan, hingga makanan berat untuk berbuka puasa,” tambahnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pertamina Siap Layani Masyarakat Saat Arus Mudik dan Balik

    Pertamina Siap Layani Masyarakat Saat Arus Mudik dan Balik

    Jakarta, Beritasatu.com – Pertamina Grup menyiapkan Satgas Ramadan dan Idulfitri untuk melayani masyarakat saat arus mudik dan balik terutama dengan menyiapkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di setiap ruas jalan yang dilalui oleh masyarakat. 

    Pertamina sudah mulai siaga dan bersiap sejak 17 Maret 2025 sampai 13 April 2025 dan ada empat nilai layanan yaitu energi, layanan wilayah atensi, layanan promosi, dan juga layanan tambahan.

    Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Wiko Migantoro menyebut tidak hanya SPBU tetapi Pertamina juga menyiapkan SPBU modular, motoris yang tujuannya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat ketika melakukan perjalanan mudik. 

    “Kita juga memberi layanan tambahan dengan serambi My Pertamina dan beberapa kegiatan promo yang tentu saja untuk menambah kegembiraan masyarakat ketika mudik,” kata Wiko dalam konferensi pers di Kantor Graha Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025). 

    Dalam kesempatan yang sama, VP Coorporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, dari hulu ke hilir siap pihaknya melayani masyarakat. 

    Hal itu mulai dari sektor hulu yang dipastikan produksi dan lifting migas domestik tetap dalam kondisi optimal. Pada Maret 2025 produksi dan lifting minyak di sekitar 400.000 barel oil per hari sedangkan untuk produksi gas mencapai 2.505 MFSCFD dan lifting gas mencapai 1.780 MMSCFD. 

    Sementara itu, Supporting Commercial dan Trading Pertamina juga memastikan stok BBM, LPG, semuanya dalam kondisi aman serta menyiagakan SPBU di beberapa titik 24 jam dan beberapa layanan fasilitas lainnya yang siap menyambut masyarakat untuk mudik sampai ke kampung halamannya. 

    Selanjutnya Tim Juru Bicara Pertamina, Ratih Triutami Wijayanti menjelaskan bahwa untuk layanan energi sudah menyediakan layanan BBM dan LPG melalui industri, rumah tangga, transportasi darat, sungai atau laut, dan juga udara. 

    Tidak hanya itu, Pertamina juga telah melakukan inspeksi terhadap kelayakan sarana dan fasilitas BBM, sarana dan fasilitas SPBU, mobil tangki, dan tentunya adalah kesehatan awam mobil tangki. 

    “Jadi, tidak hanya alatnya saja, tetapi juga yang membawa awaknya ini juga kami juga sudah tes kesehatan semuanya, dan semuanya all done,” ujar Ratih tentang kesiapan Pertamina menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2025. 

  • Pertamina Lakukan 4 Aspek Pengecekan Rutin di SPBU, Begini Kondisinya

    Pertamina Lakukan 4 Aspek Pengecekan Rutin di SPBU, Begini Kondisinya

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) menjamin kualitas dan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Terdapat setidaknya 4 aspek yang dilakukan Pertamina untuk menjaga kualitas dan takaran BBM tersebut.

    Pertama, Pertamina selalu memastikan pembeli BBM khususnya jenis subsidi memang dibeli oleh masyarakat yang membutuhkan.

    “Ada 4 aspek yang rutin dilakukan di seluruh SPBU. Yang pertama aspek compliance, pengecekan CCTV dan memastikan pembeli tepat sasaran berdasarkan QR Code dan juga nomor polisi kendaraan,” katanya VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso dalam Konferensi Pers di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (27/3/2025).

    Kedua, produk BBM yang dijual Pertamina berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi yang ada. Ditambah, kata Fadjar, layanan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat sesuai dengan standar. “Kemudian yang kedua aspek quality and quantity, ini uji teran nozzle kemudian dari warna BBM tidak ada water content, uji volume dan densitas,” jelasnya.

    Ketiga, adalah aspek health, safety, security and environment atau HSSE. “Jadi kita memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan kemudian mengingatkan konsumen untuk mematikan mesin pada saat pengisian,” imbuhnya.

    Paling penting, pihaknya juga memastikan ketersediaan stok BBM akan selalu tercukupi selama masa lebaran Idul Fitri tahun ini.

    “Berikutnya yang terakhir adalah aspek ketahanan stok jadi kita juga memastikan stok BBM tercukupi kemudian ada juga notifikasi apabila stok di SPBU mulai menipis,” tandasnya.

    Di samping itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Wiko Migantoro mengatakan perseroan terus menjamin kualitas BBM Pertamina di setiap nozzle (alat pengisi BBM) di SPBU Pertamina.

    “Satu hal penting lagi yang ingin kami sampaikan mengenai kualitas dan takaran. Kita jamin Pertamina terus menjaga quality pasokan BBM di setiap nozzle yang keluar dari SPBU kita,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

    Wiko menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan tes kualitas BBM yang dijual oleh 79% dari seluruh SPBU Pertamina. Hasilnya, Wiko menyebutkan BBM yang dijual oleh Pertamina cukup baik dari sisi kualitas maupun takaran.

    “Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kualitas BBM kita. Tentu saja ini untuk kemudahan mudik semua,” jelasnya.

    (pgr/pgr)