Tag: Djoko Santoso

  • Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Ribuan UMKM Rumah BUMN

    Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Ribuan UMKM Rumah BUMN

    PIKIRAN RAKYAT – PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Rumah BUMN (RB) memfasilitasi proses sertifikasi ribuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan di 30 RB Pertamina di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan daya saing serta mewujudkan kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan.

    Program sertifikasi yang difasilitasi selama periode Januari – Maret 2025 mencakup berbagai jenis legalitas dan standar mutu usaha, antara lain 443 UMKM telah melaksanakan Sertifikasi Halal, 407 UMKM memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), 127 UMKM memiliki Sertifikat Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), 4 UMKM telah memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), 329 UMKM memiliki Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) dari Dinas Lingkungan Hidup, dan sertifikasi lainnya seperti SNI, BPOM, NPWP sebanyak 83 UMKM.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan program fasilitas dan pendampingan sertifikasi bagi UMKM binaan ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam memberdayakan UMKM dan meningkatkan profesionalismenya.

    Dengan total 1.393 UMKM penerima manfaat, Pertamina turut menciptakan UMKM yang legal, berkualitas, dan siap bersaing di pasar nasional maupun global.

    “Sertifikasi merupakan langkah penting dalam proses transformasi UMKM. Melalui Rumah BUMN, Pertamina ingin memastikan para pelaku UMKM binaan tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Sertifikasi adalah fondasi penting dalam mewujudkan hal tersebut, sekaligus mendukung kesejahteraan pelaku usaha dan masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

    Selain proses legalisasi usaha, peserta juga mendapatkan pendampingan administratif serta pelatihan terkait standar mutu, branding, dan strategi pemasaran. Hal ini bertujuan untuk membentuk ekosistem UMKM yang tangguh, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

    Salah satu pelaku UMKM, Ni Nengah Sudiarti, pemilik dari Rumah Potong Unggas (RPU) Lintang Chicken asal Lampung Tengah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan Pertamina.

    “Proses sertifikasi ini sebelumnya terasa rumit dan mahal bagi kami. Dengan adanya fasilitasi dari Rumah BUMN, usaha kami kini lebih siap bersaing dan dipercaya konsumen,” katanya.

    Inisiatif ini selaras dengan arah pembangunan nasional, khususnya poin ke-3 Asta Cita Presiden Prabowo yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Unggulan Ini

    Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Unggulan Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) berkomitmen memperkuat pengembangan program Hutan Lestari Pertamina sebagai dukungan terhadap Hari Hutan Sedunia, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 atau lebih cepat. Pertamina telah menanam sekitar 9 juta pohon di Hutan Lestari Pertamina pada periode 2018 – 2024 yang berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 222 ribu ton C02eq per tahun.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Hutan Lestari Pertamina berperan penting dalam menjaga hutan tetap lestari sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema Hari Hutan Sedunia “Forests and Food” yang menyoroti peran hutan dalam memastikan ketahanan pangan global, mempertahankan mata pencaharian, dan mempromosikan keanekaragaman hayati.

    “Hutan Lestari Pertamina merupakan program konservasi dan reforestasi hutan yang diwujudkan dengan penanaman pohon Mangrove dan Daratan, pemberian bantuan bibit pohon serta sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Fadjar dalam keterangan resmi, Selasa (15/4/2025).

    Menurut Fadjar, Hutan Lestari Pertamina sejalan dengan komitmen Pertamina pada implementasi ESG (Environment, Social, Governance) dan Sustainable Development Goals (SDGs) poin nomor 13, 14, dan 15.

    “Penanaman pohon di Hutan Lestari Pertamina melibatkan masyarakat agar bisa berkelanjutan dan dampaknya secara ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat,” imbuh Fadjar.

    Mangrove memiliki peran besar sebagai penyerap dan penyimpan karbon serta sekaligus memiliki fungsi untuk mencegah abrasi laut dan mengurangi dampak bencana gelombang tsunami. Penanaman pohon yang dilaksanakan Pertamina telah memberikan manfaat kepada 4.783 orang dengan pendapatan Rp 3 miliar per kelompok per tahun. Pertamina menjalankan 337 program penanaman pohon dengan luas penanaman mencapai 891 hektar.

    Pertamina juga menjalankan Program Perhutanan Sosial di 13 lokasi yang tersebar mulai dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Bali & Nusa Tenggara serta Pulau Jawa. Pertamina memberikan bantuan bibit, pengelolaan pupuk organik serta edukasi pelestarian hutan kepada 3.795 petani sekitar hutan.

    Kolaborasi Pertamina dengan petani telah berhasil melakukan penanaman hutan seluas 68 hektar yang sudah ditanami pohon produktif. Edukasi yang dijalankan Pertamina kepada petani sekitar hutan juga telah menghasilkan produksi pupuk organik. Bahkan, para petani juga telah berhasil melakukan pembibitan sebanyak 338 ribu pohon produktif.

    Local Hero Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun Bestari di Lampung, Sumatera, Wastoyo mengatakan kelompoknya saat ini telah berhasil melakukan pembibitan sebanyak 190 ribu pohon serta telah mandiri dalam pengelolaan pupuk organik.

    “KUPS Margo Rukun Bestari saat ini sudah bisa melakukan pembibitan pohon produktif sebanyak 190 ribu pohon serta pengolahan pupuk organik dari bahan baku kulit kopi 70 ton/ tahun dengan omset penghasilan sebesar Rp1,5 Miliar per tahun. Kami sangat bersyukur dengan mengelola usaha pelestarian lingkungan ini kami semua mendapatkan berkah,” ujarnya.

    (rah/rah)

  • Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Hutan Lestari untuk NZE 2060
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        15 April 2025

    Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Hutan Lestari untuk NZE 2060 Nasional 15 April 2025

    Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Hutan Lestari untuk NZE 2060
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – PT
    Pertamina
    (Persero) berkomitmen memperkuat pengembangan program
    Hutan Lestari Pertamina
    sebagai dukungan terhadap
    Hari Hutan Sedunia
    sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
    Untuk diketahui, Pertamina telah menanam sekitar 9 juta pohon di Hutan Lestari Pertamina pada periode 2018–2024. Penanaman ini berkontribusi mengurangi emisi karbon sebesar 222.000 ton karbondioksida ekuivalen (C02eq) per tahun.
    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Hutan Lestari Pertamina berperan penting dalam menjaga hutan tetap lestari sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. 
    Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Hutan Sedunia, yakni “Forests and Food”, yang menyoroti peran hutan dalam memastikan ketahanan pangan global, mempertahankan mata pencaharian, dan mempromosikan keanekaragaman hayati.
    “Hutan Lestari Pertamina merupakan program konservasi dan reforestasi hutan yang diwujudkan dengan penanaman pohon mangrove dan daratan, pemberian bantuan bibit pohon serta sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (15/4/2025).
    Fadjar menyebutkan, Hutan Lestari Pertamina sejalan dengan komitmen Pertamina pada implementasi
    environment, social, and governance
    (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 13, 14, dan 15.
    “Penanaman pohon di Hutan Lestari Pertamina melibatkan masyarakat agar bisa berkelanjutan dan dampaknya secara ekonomi juga dirasakan masyarakat,” terangnya.
    Fadjar mengatakan, mangrove berperan besar sebagai penyerap dan penyimpan karbon serta memiliki fungsi untuk mencegah abrasi laut dan mengurangi dampak bencana gelombang tsunami.
    Adapun penanaman pohon yang dilaksanakan Pertamina memberikan manfaat kepada 4.783 orang dengan pendapatan Rp 3 miliar per kelompok per tahun. 
    Pertamina juga menjalankan 337 program penanaman pohon dengan luas penanaman mencapai 891 hektar (ha).
    Program lain yang dijalankan Pertamina adalah Perhutanan Sosial di 13 lokasi yang tersebar mulai dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Bali dan Nusa Tenggara, serta Pulau Jawa.  
    Tak hanya itu, Pertamina turut memberikan bantuan bibit, pengelolaan pupuk organik, serta edukasi pelestarian hutan kepada 3.795 petani sekitar hutan.
    Kolaborasi Pertamina dengan petani telah melakukan penanaman hutan seluas 68 ha yang sudah ditanami pohon produktif. 
    Edukasi yang dijalankan Pertamina kepada petani sekitar hutan juga telah menghasilkan produksi pupuk organik. 
    Bahkan, para petani juga telah berhasil melakukan pembibitan sebanyak 338.000 pohon produktif. 
    Wastoyo,
    local hero
    Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun Bestari di Lampung, Sumatera, mengatakan, kelompoknya telah melakukan pembibitan sebanyak 190.000 pohon serta telah mandiri dalam pengelolaan pupuk organik.
    Dia mengatakan, KUPS Margo Rukun Bestari saat ini sudah bisa melakukan pembibitan pohon produktif sebanyak 190.000 pohon serta pengolahan pupuk organik dari bahan baku kulit kopi 70 ton per tahun dengan omset penghasilan sebesar Rp 1,5 miliar per tahun. 
    “Kami sangat bersyukur dengan mengelola usaha pelestarian lingkungan ini kami semua mendapatkan berkah,” ujarnya.
    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi berkomitmen dalam mendukung target NZE 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). 
    Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan ESG di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tutup Satgas Idulfitri, Pertamina: Distribusi Energi Berjalan Lancar

    Tutup Satgas Idulfitri, Pertamina: Distribusi Energi Berjalan Lancar

    Jakarta, Beritasatu.com – Pertamina Group resmi menutup Satgas Ramadan dan Idulfitri yang telah bertugas sejak 17 Maret hingga 14 April 2025 dan distribusi energi di lapangan berjalan dengan lancar. 

    “Hasil di lapangan dan juga dari laporan yang diterima oleh masyarakat secara umum, Satgas Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina Grup dapat berjalan dengan lancar dan aman,” kata VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso dalam konferensi pers di Kantor Graha Pertamina, Jakarta Pusat, Senin (14/4/2025). 

    Kemudian dari masing-masing supporting mulai dari mulai subholding upstream melalui Pertamina Hulu Energi mampu menjaga produksi dan lifting migas domestik dalam kondisi optimal yaitu dengan rata-rata produksi minyak sebanyak 400 ribu barel per hari dan gas sebanyak 2.500 MMSCFD.

    Selanjutnya dari subholding refinery and petrochemical, Kilang Pertamina Internasional juga mampu menjaga stok minyak mentah dalam kondisi aman dengan kapasitas pengolahan kilang juga sesuai dengan target dari kesiapan yaitu 1,1 juta barel per hari dan optimal operasi kilang sekitar 930.000  barel per hari. 

    “Kemudian di subholding integrated marine logistik Pertamina International Shipping Jumlah tonase selama Satgas yang telah dioperasikan sebanyak 341 kapal tanker dengan 300 rute domestik dan 41 rute internasional terjadi juga peningkatan shipment domestik sebesar 14,8% jika dibandingkan dengan Februari 2025,” ucapnya. 

    Dalam kesempatan yang sama, Pertamina Communication Officer, Ratih Triutami Wijayanti menyampaikan terkait jumlah konsumen pengguna My Pertamina, terjadi kenaikan rata volume per transaksi tercatat di dashboard digitalisasi SPBU pada periode Satgas 2025 sebesar 1% dibandingkan Satgas 2024. 

    Selain itu penggunaan aplikasi My Pertamina juga mengalami kenaikan transaksi sebesar 50% dibandingkan Satgas 2024. Ratih juga menyampaikan tentang layanan masa Satgas Ramadan IdulFitri 2025, Serambi My Pertamina dengan total pengunjung di 28 unit Serambi My Pertamina sejumlah 27.770 pengunjung, lima unit Serambi My Pertamina utama di Rest Area Tol Jawa sejumlah 18.989 pengunjung atau rata-rata 904 pengunjung per hari. 

    “Dan juga pengunjung tertinggi terjadi pada tanggal 29 Maret 2025 sejumlah 1.596 pengunjung,” tutur Ratih. 

    Hal lainnya yaitu jumlah masyarakat yang baru download aplikasi My Pertamina sejumlah 1.657 user dan juga lima fasilitas paling disukai pengunjung yaitu kursi pijat 16,5%, barbershop 14,7%, snack dan kopi gratis di 13,6%, sofa istirahat 12,3%, serta layanan kesehatan 10%. 

  • 136 Pembalap Ikuti Pertamina Mandalika Racing Series 2025

    136 Pembalap Ikuti Pertamina Mandalika Racing Series 2025

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sebanyak 136 Starter Pembalap Nasional Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2025 putaran pertama. Ajang ini digelar pada 11-13 April 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    Kejurnas diikuti beberapa pembalap muda dengan rata-rata berusia 10-15 tahun sebanyak 31 peserta dan dewasa sebanyak 105 peserta.

    Abdullah Arby Thoriq, salah satu pembalap muda berusia 10 tahun dari tim MS Glow For Men Racing Team ikut berkompetisi di kelas Junior Sport 150cc U-15.

    “Pertamina Mandalika Racing Series tahun ini seru banget. Selain bisa menambah pengalaman, juga jadi kesempatan buat aku melihat banyak peluang, sekaligus ketemu teman-teman pembalap lain,” ujarnya dikutip Minggu (13/4/2025).

    Ada juga Gerry Salim, pembalap dari tim MS Glow For Men Racing Team yang berkompetisi di kelas National Sport 250cc. Menurutnya kegiatan Pertamina Mandalika Series 2025 dapat membantu perkembangan pembalap Indonesia.

    Sementara pembalap lainnya, Rakha Bima Saktiansyah yang berusia 14 tahun asal Tim 43 Racing School berkompetisi di kelas Sport 250cc. Ia mengapresiasi penyelenggaraan tahun ini.

    “Panitianya oke, tracknya oke, pembagian waktunya juga oke. Ditambah lagi saya mendapat pengalaman dan pembelajaran,” tuturnya.

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, antusiasme para pembalap di penyelenggaraan tahun ini memecahkan rekor dalam konteks jumlah peserta.

    “Tahun ini Pertamina Mandalika Racing Series diikuti 136 starter dan merupakan rekor peserta terbanyak, sehingga dukungan yang kami berikan bisa dimaksimalkan oleh para pembalap. Diharapkan ekosistem balap Indonesia ke depan bisa terus maju dengan dukungan Pertamina,” harapnya. 

    (bul/bul)

  • Pertamina Mandalika Racing Series 2025, Komitmen Pertamina Dukung Pembalap Muda Berprestasi 
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        12 April 2025

    Pertamina Mandalika Racing Series 2025, Komitmen Pertamina Dukung Pembalap Muda Berprestasi Nasional 12 April 2025

    Pertamina Mandalika Racing Series 2025, Komitmen Pertamina Dukung Pembalap Muda Berprestasi
    Penulis
    KOMPAS.com
    – PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen mendukung generasi muda berprestasi di bidang otomotif melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sportbike
    Pertamina Mandalika Racing Series 2025
    .
    Ajang tersebut digelar 11-3 April 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina menunjukkan komitmen dukungannya terhadap potensi dan prestasi para pembalap Indonesia melalui ajang kompetisi balap nasional.
    “Pertamina terus mendorong generasi muda berprestasi di ajang balap nasional, salah satunya melalui kompetisi dan pembinaan secara berkelanjutan,” jelas Fadjar melalui siaran persnya, Jumat (11//4/2025).
    Fadjar melanjutkan, dukungan Pertamina pada ajang Pertamina Mandalika Racing Series 2025

    tersebut sejalan dengan Asta Cita yang diamanahkan pemerintah dengan memperkuat peran pemuda.
    “Pertamina melakukan pendampingan melalui pelatihan dan pembinaan kepada pembalap muda untuk mendukung prestasinya di tingkat nasional maupun persiapan prestasi di internasional,” ungkap Fadjar.
    Menurutnya, dukungan Pertamina terhadap generasi muda pada kejuaraan nasional balap motor
    sportbike
     itu tidak hanya terbatas pada komunitas pembalap, melainkan juga kepada pelajar tanah air. Hal ini sebagai upaya meningkatkan minat terhadap dunia balap dan otomotif.
    Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025 pada putaran pertama 11-13 April 2025 mencatat rekor peserta terbanyak dengan 136 starter dari berbagai daerah di Indonesia.
    Terdapat empat kelas kejuaraan nasional, diantaranya Sport 150, Sport 250, Supersport 600, Junior Sport 150 U-15. 
    Adapun untuk komunitas tersedia empat kelas juga yaitu Supporting Race Underbone 150 U-25, Sport 250 Community, Supersport 600 Community, Superbike 1000 Community.
    Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series merupakan jenjang untuk para pembalap Indonesia sebelum berkompetisi di level lebih tinggi. 
    Untuk itu, ajang tersebut diadakan di sirkuit internasional yang juga digunakan oleh balapan Asia (ARRC), World Superbike hingga MotoGP.
    Kejuaraan tersebut merupakan hasil kolaborasi PRIDE Motorsport dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
    Tidak hanya itu, ajang balap motor ini juga mendapat dukungan penuh dari Pertamina serta Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pertamina Berikan Beasiswa untuk Dorong Akses Pendidikan Local Hero

    Pertamina Berikan Beasiswa untuk Dorong Akses Pendidikan Local Hero


    PIKIRAN RAKYAT –
    Upaya meningkatkan akses pendidikan masyarakat, PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan dijalankan oleh Pertamina Foundation, memberikan beasiswa pendidikan kepada 44 local heroes ataupun keluarganya.

    Local Heroes adalah individu dari komunitas binaan Pertamina yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan kapasitas mereka di bidang energi terbarukan, kemandirian energi, dan kemandirian masyarakat di daerah masing-masing.

    Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina Rudi Ariffianto menjelaskan bahwa beasiswa ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi local hero.

    “Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para local heroes yang telah menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program TJSL Pertamina. Mereka lebih dari sekadar penerima manfaat melainkan penerus manfaat sehingga tercipta kemandirian masyarakat di sekitarnya,” ujar Rudi.

    Direktur Operasi Pertamina Foundation Yulius S. Bulo menyampaikan bahwa penerima beasiswa ini berjenjang mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

    “Penerima beasiswa ini berjenjang mulai dari tingkat tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, di antaranya 33 mahasiswa perguruan tinggi, 6 siswa sekolah menengah atas (SMA) atau kejuruan (SMK), 4 siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan 1 siswa sekolah dasar (SD). Bantuan pendidikan yang diberikan meliputi bantuan biaya SPP/UKT atau sekolah dan biaya hidup. Selain itu, mereka juga didorong untuk melakukan green initiative program melalui Aksi Sobat Bumi,” ujar Bulo.

    Penerima beasiswa termuda, Aqila Raysha Muchtar, merupakan seorang siswa kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sukajaya dan local hero PHE Jambi Merang Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina. Aqila disebut sebagai local hero karena perannya sebagai pelopor penggerak lingkungan di wilayah tempat tinggalnya di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan.

    Aqila dan teman-temannya rutin untuk melakukan pendampingan, pelatihan, dan penyuluhan tentang gaya hidup ramah lingkungan bagi kelompok Penggerak Peduli Lingkungan maupun teman-teman sekolahnya, seperti memilah sampah yang benar

    Atas kontribusinya terhadap lingkungan, selain ditunjuk sebagai Duta Adiwiyata sekolahnya, Aqila juga mendapat penghargaan Community Involvement and Development (CID) Upstream Award 2024 untuk kategori Best Local Hero dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

    “Terima kasih Pertamina terus memberikan dukungan kepada saya untuk berprestasi dan berkontribusi menjaga lingkungan sekitar,” ujar Aqila.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan harapannya agar beasiswa yang diberikan mampu meningkatkan motivasi local hero untuk terus menginspirasi bagi masyarakat di sekitarnya.

    “Local Hero Pertamina merupakan penggerak di lingkungan sekitarnya dengan membawa dampak positif terhadap lingkungan, komunitas lokal, dan masyarakat luas. Kami harap beasiswa ini mampu meningkatkan komitmen dan kontribusi mereka sehingga menginspirasi bagi masyarakat di sekitarnya,” ungkap Fadjar.

    Lewat program TJSL di bidang pendidikan ini, Pertamina memberikan beasiswa yang selaras selaras dengan Asta Cita ke-4, yakni “memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan”. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan atau Sustainability Development Goals (SDG’s) tujuan 4, pendidikan berkualitas serta mendukung implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG). ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Lewat Program Sahabat Istimewa Pertamina, PHE Wujudkan Asa dan Mimpi Anak-anak Disabilitas
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        11 April 2025

    Lewat Program Sahabat Istimewa Pertamina, PHE Wujudkan Asa dan Mimpi Anak-anak Disabilitas Nasional 11 April 2025

    Lewat Program Sahabat Istimewa Pertamina, PHE Wujudkan Asa dan Mimpi Anak-anak Disabilitas
    Penulis
    KOMPAS.com
    – PT
    Pertamina Hulu Energi
    (
    PHE
    ) selaku Subholding Upstream
    Pertamina
    terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan daya saing individu dan terbentuknya ruang inklusif bagi
    disabilitas
    .
    Langkah itu diwujudkan melalui 13 program
    Sahabat Istimewa Pertamina
    yang dijalankan di sembilan wilayah kerja operasional dengan jangkauan lebih dari 600 orang penerima manfaat langsung.
    Melalui langkah itu pula, PHE berupaya mewujudkan asa dan mimpi para disabilitas dengan memberikan pelatihan
    life-skill
    guna meningkatkan standar taraf hidup mereka.
    Berkat program itu, Pertamina berhasil mencatat kenaikan pendapatan kumulatif kelompok disabilitas, yakni lebih dari Rp 680 juta per tahun dan penhematan ekonomi kumulatif Rp 11,4 juta per tahun.
    Program Sahabat Istimewa Pertamina sudah dijalankan PHE Group di wilayah kerja PT Pertamina EP Rantau Field, WK Rokan, PT Pertamina EP Prabumulih Field, dan PT Pertamina Hulu Energi ONWJ.
    Kemudian, di PT Pertamina EP Subang Field, PT Pertamina EP Tambun Field, PT Pertamina EP Tarakan Field, PT Pertamina Internasional EP, dan PT Elnusa Tbk.
    Dengan semangat “No one Left Behind”, program Sahabat Istimewa Pertamina merupakan langkah untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu tanpa memandang latar belakang, termasuk
    penyandang disabilitas
    .
    Mereka berhak mengakses pendidikan, kehidupan yang layak, lapangan pekerjaan dan partisipasi sosial dapat menjadi kunci bagi mewujudkan masyarakat yang adil, damai dan berkelanjutan.
    Salah satu aspek penting untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mendorong lingkungan yang Inklusif untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) SDGs Tujuan 3, 4, 10, dan 16.
    Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, Sahabat Istimewa Pertamina lahir dari semangat membangun masyarakat yang lebih inklusif.
    Pertamina, sebutnya, yakin bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki potensi yang luar biasa. Oleh karenanya, mereka harus diberi pelatihan keterampilan, akses pendidikan setara, dan bantuan sosial yang menyentuh kebutuhan nyata.
    “Program ini hadir sebagai jembatan menuju kemandirian dan kehidupan yang lebih bermakna. Ini adalah wujud komitmen kami untuk berjalan bersama, merangkul perbedaan, dan tumbuh bersama dalam keberagaman,” ujar Arya melalui siaran persnya, Jumat (11/4/2025).
    Pemberdayaan disabilitas diimplementasikan PHE melalui 13 program dengan jumlah penerima manfaat langsung lebih dari 600 orang.
    Program-program pemberdayaan disabilitas tersebut dikelompokkan menjadi lima kluster, yakni Pemberdayaan Ekonomi
    Disabilitas
    , Disabilitas Tanggap Bencana, Upskilling Disabilitas, Program Lingkungan, dan Program Kebudayaan.
    Program pemberdayaan disabilitas yang dijalankan PHE Group, di antaranya Program UMKM Café inklusi dan Bengkel Difabel (PT Pertamina EP Rantau Field), Rumah Jahit Lestari (WK Rokan), This Ability – UMKM Disabilitas (PHE ONWJ), dan Program Pemberdayaan Masyarakat Disabilitas Melalui Kerajinan Batik (PT Pertamina EP Tarakan Field).
    Kemudian, Merajut Karya Bersama Sahabat Istimewa (PT Elnusa Tbk) serta Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa Bogor dan Subprogram Kakak Asuh dan Difabel on Action (PT Pertamina Internasional EP).
     Program lainnya, yaitu sistem inklusif dan responsif pelibatan difabel dalam tanggap bencana (PT Pertamina EP Rantau Field) serta
    upskilling
    melalui pelatihan menjahit dan bertani bagi kelompok disabilitas (PT Pertamina EP Prabumulih Field).
    Selanjutnya, ada peningkatan kualitas kesehatan penyandang difabel di Aceh Tamiang (PT Pertamina EP Rantau Field), Pemberdayaan Teman Tuli dan Disabilitas (PT Pertamina EP Subang Field), dan Kampung Seni Budaya Betawi (PT Pertamina EP Tambun Field).
    Komitmen PHE untuk mendukung peningkatan daya saing individu para disabilitas tersebut bahkan membantu 278 anak disabilitas mendapatkan pendidikan seni dan pelatihan 
    life-skill 
    secara inklusif serta membentuk 20 kolaborasi 
    stakeholder 
    dan tujuh kelompok usaha baru.
    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, program Sahabat Istimewa yang digagas oleh PHE merupakan rangkaian tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina Grup khusus di bidang
    diversity, equity, and inclusion
    (DEI).
    “Melalui program Sahabat Istimewa dari PHE, Pertamina berharap dapat membuka kesempatan, membangun kemandirian dan meningkatkan perekonomian para penerima manfaat program,” ungkap Fadjar.
    PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip
    environmental, social, and governance
    (ESG).
    PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas
    fraud
    dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan.
    Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
    PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Social Responsible dan Good Governance.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jadi Garda Terdepan Pelaksanaan CSR, Pertamina Beri Beasiswa untuk 44 Local Hero – Page 3

    Jadi Garda Terdepan Pelaksanaan CSR, Pertamina Beri Beasiswa untuk 44 Local Hero – Page 3

    Penerima beasiswa termuda, Aqila Raysha Muchtar, merupakan seorang siswa kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sukajaya dan local hero PHE Jambi Merang Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina.

    Aqila disebut sebagai local heroes karena memiliki peran sebagai pelopor penggerak lingkungan di wilayah tempat tinggalnya di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatra Selatan.

    Aqila dan teman-temannya rutin melakukan pendampingan, pelatihan, dan penyuluhan tentang gaya hidup ramah lingkungan bagi kelompok Penggerak Peduli Lingkungan maupun teman-teman sekolahnya, seperti memilah sampah yang benar.

    Atas kontribusinya terhadap lingkungan, selain ditunjuk sebagai Duta Adiwiyata sekolahnya, Aqila juga mendapat penghargaan Community Involvement and Development (CID) Upstream Award 2024 untuk kategori Best Local Hero dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

    “Terima kasih Pertamina terus memberikan dukungan kepada saya untuk berprestasi dan berkontribusi menjaga lingkungan sekitar,” ujar Aqila.

    Di sisi lain, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso berharap agar beasiswa yang diberikan mampu meningkatkan motivasi local hero untuk terus menginspirasi bagi masyarakat di sekitarnya.

    “Local Hero Pertamina merupakan penggerak di lingkungan sekitarnya dengan membawa dampak positif terhadap lingkungan, komunitas lokal, dan masyarakat luas,” ujarnya.

    “Kami harap beasiswa ini mampu meningkatkan komitmen dan kontribusi mereka sehingga menginspirasi bagi masyarakat di sekitarnya,” imbuh Fadjar.

     

    (*)

  • Pertamina Bangun Posko Mudik Sambut Arus Balik di Sejumlah Pelabuhan di Tanah Air

    Pertamina Bangun Posko Mudik Sambut Arus Balik di Sejumlah Pelabuhan di Tanah Air


    PIKIRAN RAKYAT
    – Dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik dan balik masyarakat, PT Pertamina (Persero) mendirikan Posko Mudik di berbagai titik pelabuhan strategis, yaitu pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur, dan pelabuhan Pare-Pare Sulawesi Selatan. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BUMN untuk mendukung masyarakat dalam momen penting seperti mudik lebaran.

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa posko ini berlangsung dari masa puncak mudik tanggal 27-29 April 2025, dan akan dilakukan kembali di arus puncak balik ditanggal 5-8 Maret 2025 di dua lokasi pelabuhan strategis yaitu di Balikpapan dan Pare-Pare, berkolaborasi dengan BUMN yang lain.

    “Di pelabuhan Semayang Balikpapan dan Pelabuhan Pare-Pare Sulawesi Selatan, Pertamina bersama dengan BNI, Mandiri dan Pelindo secara sinergis membangun posko terpadu Mudik BUMN dengan menyiapkan beragam fasilitas seperti cek kesehatan gratis, ruang laktasi, sarana ibadah, ruang istirahat, ruang laktasi, tempat bermain anak, dan 200 paket takjil per hari selama posko ini berlangsung” ungkap Fadjar.

    Pertamina, juga menyiapkan total 700 paket obat-obatan gratis,serta 1.400 paket takjil atau paket snack selama posko mudik dan balik ini berlangsung di 2 lokasi tersebut, tambah Fadjar.

    Posko Mudik BUMN merupakan bagian dari komitmen seluruh BUMN untuk memberikan kenyamanan dan memastikan kondisi tubuh tetap prima dan sehat selama perjalanan. Posko ini juga memberikan berbagai fasilitas lainnya yang dapat dimanfaatkan bagi para Ibu menyusui, para anak-anak serta ruang ibadah dan istirahat.

    Sebelumnya, Pertamina juga telah menyiapkan 121 armada bus untuk para 5000 pemudik secara gratis ke 23 kota tujuan dari mulai Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa TImur. “Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025” digelar dengan tujuan memberikan fasilitas transportasi bagi masyarakat yang ingin merayakan hari raya Idulfitri di kampung halaman dengan aman, nyaman dan tetap mengutamakan keselamatan. Didukung sebanyak 83 perusahaan BUMN, di bawah Kementerian BUMN termasuk Pertamina, diikuti sebanyak 105.900 peserta mudik.

    “Pertamina berharap kehadiran kegiatan mudik gratis dan Posko Mudik ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini” ujar Fadjar.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News