Tag: Djoko Santoso

  • Profil Oki Muraza, Wakil Direktur Utama Baru Pertamina – Page 3

    Profil Oki Muraza, Wakil Direktur Utama Baru Pertamina – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) merombak susunan direksi dan komisaris pada Kamis, 12 Juni 2025. Ada empat nama baru dalam jajaran dewan direksi dan dua nama di dewan komisaris.

    “Pada RUPS Pertamina yang dilaksanakan hari ini, selain menetapkan kinerja perusahaan, pemegang saham juga melakukan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina,” ujar VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (13/6/2025).

    Pemegang saham menyetujui dalam RUPS menetapkan Direksi baru Pertamina. Di antaranya, Oki Muraza sebagai Wakil Direktur Utama (wadirut) menggantikan Wiko Migantoro.

    Kemudian, pemegang saham mendapuk Jaffee Arizon Suardin sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur menggantikan Alfian Nasution.

    Agung Wicaksono sebagai Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis. Ini menjadi satu nomenklatur jabatan baru di Pertamina.

    Selain itu, Andy Arvianto ditunjuk sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) menggantikan M. Erry Sugiharto yang kini menjabat sebagai Direktur Penunjang Bisnis. Posisi ini sebelumnya ditempati oleh Erry Widiastono.

    Seiring perubahan itu, berikut profil Oki Muraza, Wadirut Baru Pertamina dikutip dari laman Pertamina.com:

    Sebelum menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki pernah menjabat sebagai sebagai Senior Vice President, Technology Innovation PT Pertamina (Persero) pada 2021 – 2025.

    Ia juga pernah aktif sebagai Deputy Co Chair, Taskforce Energy, Climate Change and Resource Efficiency (ECCRE) di B20 India (2003), Policy Manager, Taskforce: Energy, Sustainability & Climate, B20 Indonesia pada 2021 -2022.

    Kemudian sebagai Associate Editor in Frontiers in Energy Research di Frontiers pada 2017 – 2021, dan Former Associate Professor di bidang Teknik Kimia di King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM) pada 2010 – 2021.

     

     

     

  • Pertamina Catatkan Laba Bersih Rp49,54 Triliun Sepanjang 2024

    Pertamina Catatkan Laba Bersih Rp49,54 Triliun Sepanjang 2024

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) mencatatkan pendapatan sebesar US$75,33 miliar atau setara Rp1.194 triliun dan EBITDA senilai US$10,79 miliar setara Rp171,04 triliun sepanjang 2024. Perusahaan pelat merah itu pun mencatatkan laba bersih senilai US$3,13 miliar atau setara dengan Rp49,54 triliun. 

    Kinerja tersebut disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, perusahaan juga terus menunjukkan kinerja positif di berbagai lini bisnis. 

    Dia menyebut, produksi migas Pertamina telah berhasil menembus 1 juta barel setara minyak. Ini menjadikan Pertamina kontributor 69% minyak nasional dan 37% gas nasional. Dari sisi kilang, Pertamina juga berhasil menjadi kontributor utama produksi BBM nasional.

    “Di tahun 2024 produksi migas terjaga solid di angka 1 juta barel setara minyak. Selain itu, produksi BBM Kilang Pertamina berhasil memenuhi 70% kebutuhan BBM nasional, bahkan kebutuhan avtur dan diesel 100% dipenuhi dari kilang domestik,” ujar Fadjar melalui keterangan resmi.

    Sebagai BUMN, imbuh Fadjar, Pertamina terus memperkuat infrastruktur distribusi energi hingga saat ini lebih dari 15.000 titik retail BBM, 260.000 titik pangkalan LPG, 6.700 gerai pertashop, dan 573 lokasi BBM satu harga tersedia untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri. 

    Selain itu, distribusi energi juga disokong pengoperasian 288 kapal. Dari sisi bisnis gas, Pertamina mengoperasikan lebih dari 33.000 Km pipa transmisi dan distribusi gas serta sekitar 820.000 sambungan jargas. 

    Sedangkan dari sisi pengembangan bisnis terbarukan, Pertamina juga menjadi kontributor utama bisnis rendah karbon. Pertamina mengelola 13 wilayah kerja geothermal, PLTGU dan PLTS dengan total kapasitas 2.502,12 Megawatt.

    Pertamina juga memproduksi biofuel B35, Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), Pertamax Green 95 dan proyek Used Cooking Oil (UCO) untuk Sustainable Aviation Fuel (SAF). 

    “Atas kinerja positif tersebut Pertamina mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi pelanggan setia dan pendukung perusahaan. Pertamina terus berkomitmen sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional di seluruh Indonesia,” ucap Fadjar.

    Fadjar menambahkan kontribusi Pertamina kepada penerimaan negara juga terus meningkat. Sepanjang 2024, kontribusi Pertamina sebesar Rp401,73 triliun baik dari pajak, PNBP maupun dividen. 

    “Pada tahun 2024, total penyerapan produk dalam negeri [PDN] senilai Rp415 triliun yang memberikan multiplier effect penyerapan tenaga kerja sebanyak 4,1 juta orang dan peningkatan Produk Domestik Bruto [PDB] Rp702 Triliun yang berkontribusi terhadap peningkatan GDP tahun 2024,” tandas Fadjar.

    Perubahan Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi

    Pada RUPS Pertamina yang dilaksanakan hari ini, selain menetapkan kinerja perusahaan, pemegang saham juga melakukan perubahan pada jajaran dewan komisaris dan direksi pertamina.

    RUPS menetapkan direksi baru Pertamina yaitu Oki Muraza sebagai Wakil Direktur Utama, Jaffee Arizon Suardin sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur, Agung Wicaksono sebagai Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis serta Andy Arvianto sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM). 

    Sedangkan M. Erry Sugiharto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM Pertamina kini menjabat sebagai Direktur Penunjang Bisnis.

    Di saat yang sama RUPS juga menetapkan perubahan pada jajaran dewan komisaris Pertamina yaitu Todotua Pasaribu sebagai Wakil Komisaris Utama dan Nanik S. Deyang sebagai Komisaris Independen.

    Susunan Direksi Pertamina:

    1. Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri

    2. Wakil Direktur Utama: Oki Muraza

    3. Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin

    4. Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra

    5. Direktur Logistik dan Infrastruktur: Jaffee Arizon Suardin

    6. Direktur Keuangan: Emma Sri Martini

    7. Direktur Penunjang Bisnis: M. Erry Sugiharto

    8. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis: Agung Wicaksono

    9. Direktur Sumber Daya Manusia: Andy Arvianto

    Susunan Dewan Komisaris: 

    1. Komisaris Utama & Independen: Mochammad Iriawan

    2. ⁠Wakil Komisaris Utama: Todotua Pasaribu

    3. Komisaris Independen: Condro Kirono

    4. Komisaris Independen : Raden Ajeng Sondaryani

    5. Komisaris Independen : Nanik S. Deyang 

    6. Komisaris : Bambang Suswantono

    7. Komisaris : Heru Pambudi

  • RUPS Pertamina Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2024

    RUPS Pertamina Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2024

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Pertamina (Persero) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024 baik di bidang finansial maupun operasional. Kinerja kuat tersebut disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 pada hari Kamis, (12/2025) bertempat di Grha Pertamina, Jakarta.

    Dari sisi kinerja keuangan, di tahun 2024, Pertamina mencatatkan pendapatan sebesar US$ 75,33 miliar atau setara Rp 1.194 triliun, EBITDA senilai US$ 10,79 miliar setara Rp 171,04 triliun dan laba bersih senilai US$ 3,13 Miliar atau setara dengan Rp 49,54 triliun.

    VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa perusahaan juga terus menunjukkan kinerja positif di berbagai lini bisnis. Produksi migas Pertamina telah berhasil menembus 1 juta barrel setara minyak, menjadikan Pertamina kontributor 69 persen minyak nasional dan 37 persen gas nasional. Dari sisi kilang, Pertamina juga berhasil menjadi kontributor utama produksi BBM nasional.

    “Di tahun 2024, produksi migas terjaga solid di angka 1 juta barrel setara minyak. Selain itu, produksi BBM Kilang Pertamina berhasil memenuhi 70 persen kebutuhan BBM nasional, bahkan kebutuhan avtur dan diesel 100 persen dipenuhi dari kilang domestik,” ujar Fadjar.

    Sebagai BUMN, imbuh Fadjar, Pertamina terus memperkuat infrastruktur distribusi energi hingga saat ini lebih dari 15.000 Titik Retail BBM, 260.000 Titik Pangkalan LPG, 6.700 gerai Pertashop dan 573 lokasi BBM Satu Harga tersedia untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri. Distribusi energi juga disokong pengoperasian 288 kapal. Dari sisi bisnis gas, Pertamina mengoperasikan lebih dari 33.000 Km pipa transmisi dan distribusi gas serta sekitar 820 ribu sambungan jargas.

    Sedangkan dari sisi pengembangan bisnis terbarukan, Pertamina juga menjadi kontributor utama bisnis rendah karbon. Pertamina mengelola 13 wilayah kerja geothermal, PLTGU dan PLTS dengan total kapasitas 2.502,12 Megawatt. Pertamina juga memproduksi biofuel B35, Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), Pertamax Green 95 dan proyek Used Cooking Oil (UCO) untuk Sustainable Aviation Fuel (SAF).

    “Atas kinerja positif tersebut, Pertamina mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi pelanggan setia dan pendukung perusahaan. Pertamina terus berkomitmen sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional di seluruh Indonesia,” ucap Fadjar.

    Fadjar menambahkan, kontribusi Pertamina kepada penerimaan negara juga terus meningkat. Sepanjang 2024, kontribusi Pertamina sebesar Rp 401,73 triliun baik dari pajak, PNBP maupun dividen.

    “Pada tahun 2024, total penyerapan produk dalam negeri (PDN) senilai Rp 415 triliun yang memberikan multiplier effect penyerapan tenaga kerja sebanyak 4,1 juta orang dan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) Rp 702 triliun yang berkontribusi terhadap peningkatan GDP tahun 2024,” tandas Fadjar.

    Perubahan Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi

    Pada RUPS Pertamina yang dilaksanakan hari ini, selain menetapkan kinerja perusahaan, pemegang saham juga melakukan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina.

    RUPS menetapkan Direksi baru Pertamina yaitu Oki Muraza sebagai Wakil Direktur Utama, Jaffee Arizon Suardin sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur, Agung Wicaksono sebagai Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis serta Andy Arvianto sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM). Sedangkan M. Erry Sugiharto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM Pertamina kini menjabat sebagai Direktur Penunjang Bisnis.

    Di saat yang sama, RUPS juga menetapkan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris Pertamina yaitu Todotua Pasaribu sebagai Wakil Komisaris Utama dan Nanik S. Deyang sebagai Komisaris Independen.

    Melalui RUPS tersebut, berikut susunan Direksi Pertamina:
    1. Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
    2. Wakil Direktur Utama: Oki Muraza
    3. Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
    4. Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
    5. Direktur Logistik dan Infrastruktur: Jaffee Arizon Suardin
    6. Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
    7. Direktur Penunjang Bisnis: M. Erry Sugiharto
    8. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis: Agung Wicaksono
    9. Direktur Sumber Daya Manusia: Andy Arvianto

    Sedangkan susunan Dewan Komisaris sebagai berikut: 
    1. Komisaris Utama & Independen: Mochammad Iriawan
    2. ⁠Wakil Komisaris Utama: Todotua Pasaribu
    3. Komisaris Independen: Condro Kirono
    4. Komisaris Independen : Raden Ajeng Sondaryani
    5. Komisaris Independen : Nanik S. Deyang 
    6. Komisaris : Bambang Suswantono
    7. Komisaris : Heru Pambudi

  • Pertamina jamin pasokan energi mencukupi selama libur Idul Adha

    Pertamina jamin pasokan energi mencukupi selama libur Idul Adha

    Jakarta (ANTARA) – BUMN PT Pertamina (Persero) memastikan suplai energi berjalan baik, terutama BBM dan LPG, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur Idul Adha 1446 H.

    “Seluruh infrastruktur Pertamina senantiasa bersiaga untuk memastikan kelancaran penyaluran, selain itu telah merancang upaya mitigasi apabila dilakukan penambahan pasokan secara fakultatif, ” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso dalam pernyataan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Fadjar mengatakan selain BBM dan LPG, Pertamina juga menjaga ketersediaan Avtur selama perayaan Idul Adha 1446 H. Pertamina, kata dia, di seluruh lini bisnis tetap beroperasi dengan maksimal dan memonitor pasokan energi mencukupi kebutuhan.

    Di Idul Adha ini, Fadjar mengatakan Pertamina Group menyalurkan ke seluruh penjuru Indonesia sebanyak 3.886 hewan kurban, terdiri dari 1.848 ekor sapi dan 2.038 ekor kambing.

    Hewan kurban tersebut berasal dari Pertamina Holding, Subholding serta anak perusahaan. Pertamina Holding menyalurkan 171 ekor sapi dan 110 kambing ke ke 31 kota/kabupaten, Subholding Upstream 663 ekor sapi dan 442 ekor kambing. Sementara, Subholding Refining & Petrochemical menyalurkan 372 ekor sapi dan 258 ekor kambing, Subholding Pertamina NRE 48 ekor sapi dan 58 ekor kambing, serta Subholding Integrated Marine Logistics 64 ekor sapi dan 41 ekor kambing. Sementara, Subholding Gas 121 ekor sapi 834 ekor kambing.

    “Momen Idul Adha menjadi saat yang tepat untuk berbagi dan menyebarkan energi kebaikan kepada sesama. Melalui operasional Pertamina yang berada di seluruh penjuru nusantara, Pertamina dapat menebarkan berkah ini dengan masyarakat yang ada di semua wilayah,” ucap Fadjar.

    Fadjar mengatakan Pertamina berharap penyaluran hewan kurban dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia sehingga berkah Idul Adha bisa dirasakan bersama. Pertamina bekerja sama dengan Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina, takmir masjid, mushola, yayasan dan lembaga sosial keagamaan di seluruh wilayah operasional Perusahaan.

    Pewarta: Indra Arief Pribadi
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pertamina Jamin Pasokan Energi & Salurkan 3.800 Hewan Kurban

    Pertamina Jamin Pasokan Energi & Salurkan 3.800 Hewan Kurban

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) tetap beroperasi secara maksimal selama masa libur Iduladha 1446H, guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina telah mengamankan stok dan pasokan BBM, LPG, dan Avtur selama perayaan Iduladha. Meski dalam suasana libur, Pertamina di seluruh lini bisnis tetap beroperasi dan memonitor pasokan energi mencukupi kebutuhan masyarakat.

    “Pertamina memastikan suplai energi berjalan dengan baik, terutama BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur Iduladha. Seluruh infrastruktur Pertamina senantiasa bersiaga untuk memastikan kelancaran penyaluran, selain itu telah merancang upaya mitigasi apabila dilakukan penambahan pasokan secara fakultatif,” kata dia dikutip Jumat (6/6/2025).

    Pada Iduladha kali ini, Pertamina Group juga menyalurkan lebih dari 3.886 hewan kurban yang terdiri dari 1.848 ekor sapi dan 2.038 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari Pertamina Holding, Subholding, serta Anak Perusahaan.

    Pertamina Holding menyalurkan 171 ekor sapi dan 110 kambing ke ke 31 kota/kabupaten dan Subholding Upstream menyalurkan 663 ekor sapi dan 442 ekor kambing. Sementara itu, Subholding Refining & Petrochemical menyalurkan 372 ekor sapi dan 258 ekor kambing, Subholding Pertamina NRE menyalurkan 48 ekor sapi dan 58 ekor kambing, Subholding Integrated Marine Logistics menyalurkan 64 ekor sapi dan 41 ekor kambing, dan Subholding Gas menyalurkan 121 ekor sapi 834 ekor kambing.

    Anak perusahaan Patra Jasa juga berbagi ke seluruh lokasi operasionalnya seperti Patra Cirebon Hotel & Resort, The Patra Bali Resort & Villas, dengan total hewan kurban berupa kambing dan sapi mencapai 28 ekor. Sedangkan Pelita Air berbagi 9 hewan kurban.

    “Momen Iduladha menjadi saat yang tepat untuk berbagi dan menyebarkan energi kebaikan kepada sesama. Melalui operasional Pertamina di seluruh penjuru nusantara, Pertamina dapat menebarkan berkah ini dengan masyarakat yang ada di semua wilayah,” ucap Fadjar.

    Pertamina berharap penyaluran hewan kurban dapat dinikmati oleh masyarakat sehingga berkah Iduladha bisa dirasakan bersama.

    “Pertamina bekerja sama dengan Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina, takmir masjid, mushola, yayasan dan lembaga sosial keagamaan di seluruh wilayah operasional perusahaan,” pungkas dia. 

    (bul/bul)

  • Momen Iduladha 1446 H, Pertamina Jamin Pasokan Energi dan Salurkan Lebih dari 3.800 Hewan Kurban

    Momen Iduladha 1446 H, Pertamina Jamin Pasokan Energi dan Salurkan Lebih dari 3.800 Hewan Kurban

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Pertamina (Persero) tetap beroperasi secara maksimal selama masa libur Iduladha 1446H, guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga. Merayakan Hari Raya, Pertamina Group menyalurkan lebih dari 3.886 hewan kurban ke seluruh wilayah di Indonesia, hingga ke pelosok negeri.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina telah mengamankan stok dan pasokan BBM, LPG maupun Avtur selama perayaan Iduladha 1446 H. Meski dalam suasana libur, Pertamina di seluruh lini bisnis tetap beroperasi dengan maksimal dan memonitor pasokan energi mencukupi kebutuhan masyarakat.

    “Pertamina memastikan suplai energi berjalan dengan baik, terutama BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur Iduladha. Seluruh infrastruktur Pertamina senantiasa bersiaga untuk memastikan kelancaran penyaluran. Selain itu telah merancang upaya mitigasi apabila dilakukan penambahan pasokan secara fakultatif, ” ujar Fadjar.

    Iduladha kali ini, lanjut Fadjar, Pertamina Group juga menyalurkan ke seluruh penjuru Indonesia 3.886 hewan kurban, terdiri dari 1.848 ekor sapi dan 2.038 ekor kambing. Aksi kurban ini merupakan wujud nyata kontribusi Pertamina kepada masyarakat.

    Hewan kurban tersebut berasal dari Pertamina Holding, Subholding serta anak perusahaan. Pertamina Holding menyalurkan 171 ekor sapi dan 110 kambing ke ke 31 kota/kabupaten, Subholding Upstream 663 ekor sapi dan 442 ekor kambing. Sementara, Subholding Refining & Petrochemical menyalurkan 372 ekor sapi dan 258 ekor kambing, Subholding Pertamina NRE 48 ekor sapi dan 58 ekor kambing, serta Subholding Integrated Marine Logistics 64 ekor sapi dan 41 ekor kambing. Sementara, Subholding Gas 121 ekor sapi 834 ekor kambing.

    Anak perusahaan Patra Jasa juga berbagi ke seluruh lokasi operasionalnya seperti Patra Cirebon Hotel & Resort, The Patra Bali Resort & Villas, dengan total hewan kurban yakni kambing dan sapi mencapai 28 ekor. Sedangkan, Pelita Air berbagi sembilan hewan kurban.

    “Momen Iduladha menjadi saat yang tepat untuk berbagi dan menyebarkan energi kebaikan kepada sesama. Melalui operasional Pertamina yang berada di seluruh penjuru nusantara, Pertamina dapat menebarkan berkah ini dengan masyarakat yang ada di semua wilayah,” ucap Fadjar.

    Dalam penyaluran hewan kurban, imbuh Fadjar, Pertamina berharap dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia sehingga berkah Iduladha bisa dirasakan bersama. Pertamina bekerja sama dengan Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina, takmir masjid, mushola, yayasan dan lembaga sosial keagamaan di seluruh wilayah operasional Perusahaan.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social & governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

  • Pertamina Hulu Energi Konsisten Eksplorasi Sumber Daya Baru Guna Topang Swasembada Energi – Page 3

    Pertamina Hulu Energi Konsisten Eksplorasi Sumber Daya Baru Guna Topang Swasembada Energi – Page 3

    Muharram menjelaskan, dalam tiga tahun terakhir PHE sudah mendapatkan 8 wilayah kerja eksplorasi baru. Selain mendapatkan 8 wilayah kerja baru, PHE juga berhasil mempertahankan tingkat pertumbuhan eksplorasi di angka 37% dan menemukan cadangan eksplorasi terbesar sepanjang lima belas tahun terakhir.

    “Pada 2024, PHE berhasil mendapatkan dua discovery besar, yakni dari struktur Tedong (TDG)-001 dengan sumber daya 2C Recoverable sebesar 548 miliar kaki kubik gas (bcfg) dan dari struktur Padang Pancuran (PPC)-1 dengan sumber daya 2C Recoverable sebesar 140.6 juta barel minyak ekuivalen (mmboe),” jelasnya.

    “Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras tim eksplorasi kami serta kolaborasi erat dengan SKK Migas dan Kementerian ESDM, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada lifting migas nasional demi mewujudkan visi swasembada energi dan ketahanan energi nasional,” imbuh Muharram.

    Di sisi lain, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, pertumbuhan produksi migas menjadi salah satu strategi Pertamina untuk meningkatkan swasembada energi serta menavigasi tantangan global.

    “Melalui realisasi ekplorasi PHE, Pertamina meyakini ini menjadi potensi pertumbuhan produksi sesuai target tersebut,” katanya.

    “Pengembangan sektor hulu merupakan kunci bagi Pertamina untuk meningkatkan produksi hulu migas dalam mendukung target produksi nasional serta swasembada energi sebagaimana dicanangkan Pemerintah,” jelas Fadjar.

     

    (*)

  • Turut Serta di IMW 2025, Pertamina International Shipping Hadirkan Inovasi dan Kolaborasi Strategis – Page 3

    Turut Serta di IMW 2025, Pertamina International Shipping Hadirkan Inovasi dan Kolaborasi Strategis – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina International Shipping (PIS) turut serta dalam ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 yang digelar pada 26–28 Mei di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. PIS pun menghadirkan berbagai program dalam ajang maritim terbesar di Indonesia tersebut.

    Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto mengatakan, melalui partisipasi aktif dalam IMW 2025, pihaknya berharap dapat memperluas kerja sama strategis, menarik investasi, serta berbagi praktik terbaik guna membangun ekosistem pelayaran yang tangguh dan berkelanjutan di kawasan Asia.

    “Partisipasi kami dalam Indonesia Maritime Week 2025 menjadi bagian penting dari upaya tersebut, karena forum ini membuka ruang kolaborasi strategis, pertukaran teknologi, dan promosi daya saing pelayaran nasional ke kancah internasional,” katanya.

    “Melalui IMW 2025, PIS ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi poros maritim dunia dengan mengedepankan konektivitas, keberlanjutan, dan transformasi digital,” jelas Surya.

    Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina mendukung pengembangan industri maritim nasional sebagai salah satu moda transportasi distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.

    “Selain itu, pengembangan industri maritim akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air, sejalan dengan target Pemerintah,” katanya.

    “Pertamina melalui PIS aktif dalam distribusi energi, guna ketahanan energi nasional dan mendukung Indonesia menjadi pemain global dalam industri maritim dunia,” jelas Fadjar.

     

  • Komunitas PERTIWI Sukses Cetak 40 Pemimpin Perempuan di Pertamina Grup

    Komunitas PERTIWI Sukses Cetak 40 Pemimpin Perempuan di Pertamina Grup

    Jakarta, CNBC Indonesia – Selama empat tahun kehadirannya, komunitas PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Integritas) telah menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan pekerja perempuan di lingkungan Pertamina Grup dan seluruh entitas anak perusahaannya. PERTIWI Pertamina berhasil mencetak 40 pemimpin perempuan di berbagai level di Pertamina Grup.

    Direktur Keuangan Pertamina sekaligus Ketua PERTIWI, Emma Sri Martini mengatakan komunitas PERTIWI merupakan wadah strategis untuk mendukung pengembangan diri, memperkuat kolaborasi, serta mendorong kontribusi terhadap keberhasilan perusahaan.

    Menurut Emma, PERTIWI senantiasa menekankan pentingnya nilai profesionalisme dan integritas yang tidak bisa ditawar dalam kepemimpinan.

    “Seorang pemimpin harus mampu memberi contoh dan berjalan sesuai dengan apa yang diucapkan. Tantangan global menuntut kita untuk terus menjaga Pertamina tetap berada di jalurnya,” ujar Emma dalam keterangan resmi, Jumat (9/5/2025).

    Berbagai program PERTIWI dirancang untuk menyiapkan pekerja Perempuan siap menjadi pemimpin di masa depan. PERTIWI terus aktif menyelenggarakan berbagai program pengembangan diri seperti KickOff & Upskilling, Coaching & Mentoring, PERTIWI Financial Literacy Week, serta PERTIWI Awards sebagai bentuk apresiasi kepada pekerja perempuan.

    Salah satu program unggulan PERTIWI adalah Women Leadership Accelerator (Women Leap), yang hingga kini telah berhasil mencetak 40 pemimpin perempuan baru di lingkungan Pertamina Group. Program ini bertujuan membangun kepercayaan diri, kapabilitas, dan kesiapan perempuan untuk menempati posisi strategis di masa depan.

    Emma menambahkan, ke depan, PERTIWI berkomitmen untuk terus menjadi kekuatan penggerak dalam pengembangan perempuan tidak hanya di lingkungan Pertamina, namun juga di skala nasional, sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

    “Komunitas gender bukan hanya soal kesetaraan, tapi menjadi langkah dari strategi keberlanjutan jangka panjang lingkungan melalui pendekatan Diversity, Equity, and Inclusion (DEI),” tandas Emma.

    Vice President Corporate Communication Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina memberikan peluang seluas-luasnya kepada pekerja perempuan untuk maju dan menjadi pemimpin di berbagai lini bisnis. Menurut Fadjar, hingga akhir tahun 2024, pemimpin perempuan di Pertamina Group telah mencapai 18,4% dari total pemimpin di Pertamina. Sedangkan, total pekerja perempuan mencapai 20,3% dari total pekerja Pertamina Group, naik dari tahun 2023 yang mencapai 19,4% pekerja perempuan.

    “Representasi pemimpin perempuan di Pertamina Grup relatif tinggi dan akan terus didorong sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk mendorong kepemimpinan perempuan di BUMN,” ujar Fadjar.

    Dengan berbagai manfaat yang didapat peserta, Pertamina berkomitmen melanjutkan program Pertamina UMK Academy.

    “Kami yakin UMKM Indonesia bisa Go International dan ikut menumbuhkan ekonomi di daerahnya masing-masing,” kata Fadjar Djoko Santoso.

    (dpu/dpu)

  • UMKM Dapat Hibah Teknologi Total Rp800 Juta

    UMKM Dapat Hibah Teknologi Total Rp800 Juta

    Jakarta: PT Pertamina (Persero) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bisa naik kelas. Lewat program Pertamina UMK Academy 2024, Pertamina menyalurkan hibah alat teknologi tepat guna senilai lebih dari Rp800 juta kepada 96 Champion dan Finalis program tersebut.
     
    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyebut bantuan ini bukan sekadar hadiah.
     
    “Meski berkontribusi signifikan, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan seperti alat produksi, teknologi, bahan baku, akses pasar, pemasaran dan promosi. Kami berharap Pertamina bisa membantu kebutuhan itu,” kata Fadjar dalam keterangan tertulis, 
    Program pelatihan intensif berbasis empat pilar
    Program Pertamina UMK Academy 2024 berlangsung selama lima hingga enam bulan. Di dalamnya, para peserta mendapat pelatihan terstruktur, terintegrasi, dan berkelanjutan berdasarkan empat kategori utama yaitu, Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global

    “Dengan program ini, UMKM diharapkan bisa bertumbuh kualitasnya hingga naik kelas, bahkan berekspansi ke pasar internasional,” ujar Fadjar.
     

    Alat canggih untuk dukung produksi dan Promosi
    Bentuk hibah yang diberikan pun beragam. Mulai dari laptop, mesin jahit industri, freezer, hingga kulkas. Semua alat ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memperluas pasar, meningkatkan produksi, hingga mempercepat digitalisasi usaha mereka.
     
    Champion kategori Go Modern sekaligus Founder Kopi Kalimantan, Achmad Em merasa beruntung bisa mengikuti UMK Academy. “Saya mendapatkan pendampingan dari mentor terbaik tingkat lokal dan nasional. Hadiahnya juga besar sehingga berdampak positif untuk pengembangan usaha saya,” ujarnya.
     
    Berkat program ini, Achmad berhasil meluncurkan enam produk baru dan memperluas pemasaran. Usahanya kini didukung oleh 11 alat hibah dari Pertamina.
    Tingkatkan produksi dan ciptakan lapangan kerja
    Champion kelas Go Green dan pemilik brand fesyen “Exobrooch” Ika Bunga Maharani juga mengaku terbantu.
     
    “Saya akan membuka peluang kerja dan pelatihan untuk ibu rumah tangga di sekitar rumah,” katanya.
     
    Ia memperkirakan kapasitas produksi bisa naik dua kali lipat berkat mesin jahit dan alat produksi baru.
     
    Hal serupa dirasakan Rina Kartika Dewi dari PT Waroeng Geboy Oke, produsen singkong beku dengan sambal. Ia menerima kulkas, freezer, panci stainless, dan laptop. Semua itu akan membantu meningkatkan kapasitas produksi dan membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu di sekitarnya.
    Komitmen berkelanjutan untuk UMKM
    Melihat dampak positifnya, Pertamina menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program ini. “Kami yakin UMKM Indonesia bisa Go International dan ikut menumbuhkan ekonomi di daerahnya masing-masing,” tutup Fadjar Djoko Santoso.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)