Tag: Didik Gatot Subroto

  • Program Pertanian Dataran Tinggi di Malang Diharap Bantu Perkuat Ketahanan Pangan

    Program Pertanian Dataran Tinggi di Malang Diharap Bantu Perkuat Ketahanan Pangan

    Malang: Program pertanian dataran tinggi atau Upland Project Kementerian Pertanian (Kementan) turut diterapkan pada tiga desa di Malang, Jawa Timur. Program ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan.

    Pemerintah menjalankan program ini bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Para perwakilan lembaga internasional itu meninjau langsung pelaksanaan proyek Upland di tiga desa yang terletak di dua kecamatan, yaitu Pujon dan Ngantang, Kabupaten Malang.

    “Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan. Komoditas seperti padi, bawang merah, dan ternak semuanya berkontribusi dalam meningkatkan nilai tambah. Dan ini merupakan bagian integral dari upaya ketahanan pangan,” kata Country Director South East Asia and The Pacific, Sub Regional Office IFAD, Hani A Elsadani Salem di Malang, Jumat, 22 November 2024.

    IFAD berkomitmen mendukung petani miskin di Indonesia. Hani menilai bantuan yang diberikan langsung kepada petani dalam berbagai aspek akan meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

    “Kami juga fokus pada peningkatan akses pasar, penyediaan sarana pertanian, dan upaya pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

    Ia menyebut program ini difokuskan pada pertanian di dataran tinggi, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dan bantuan. Padahal, pertanian dataran tinggi mempunyai potensi besar untuk dikembangkan.

    “Program ini memiliki dua tujuan utama pertama, meningkatkan ketahanan pangan, dan kedua, meningkatkan penghidupan para petani dan pelaku pertanian lainnya,” ujarnya.
     

    Resident Representative and Director IsDB, Amer Bukvic, menekankan potensi besar Indonesia dalam mengembangkan sumber daya alamnya. Sejak di bangku sekolah dasar, Amer mengaku sudah mempelajari geografi Indonesia dan terkesan dengan kekayaan alam yang dimiliki.

    “Kami ingin berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan membantu Indonesia, insyaallah, menjadi semakin makmur,” ujar Amer.

    Amer menegaskan Program ini juga berupaya untuk meningkatkan efisiensi dalam pemasaran produk pertanian, baik di tingkat lokal maupun internasional. Lembaganya ingin mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

    Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, menyatakan kerja sama ini telah berlangsung sejak 2021. Ia menyebut dampaknya sudah dirasakan petani di tiga desa yang terletak di dua kecamatan, yaitu Pujon dan Ngantang.

    “Program ini tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di luar sektor pertanian,” kata Didik.

    Dia berharap program Upland dapat berlanjut dan terus dimanfaatkan petani. Dia yakin potensi, fasilitas, dan pelatihan yang diberikan dapat mendukung produktivitas dan pendapatan para petani.

    “Program ini fokus pada komoditas bawang merah, khususnya jenis umbul batu hijau. Hasil bawang merah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga kebutuhan nasional,” jelas Didik.

    Malang: Program pertanian dataran tinggi atau Upland Project Kementerian Pertanian (Kementan) turut diterapkan pada tiga desa di Malang, Jawa Timur. Program ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan.
     
    Pemerintah menjalankan program ini bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Para perwakilan lembaga internasional itu meninjau langsung pelaksanaan proyek Upland di tiga desa yang terletak di dua kecamatan, yaitu Pujon dan Ngantang, Kabupaten Malang.
     
    “Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan. Komoditas seperti padi, bawang merah, dan ternak semuanya berkontribusi dalam meningkatkan nilai tambah. Dan ini merupakan bagian integral dari upaya ketahanan pangan,” kata Country Director South East Asia and The Pacific, Sub Regional Office IFAD, Hani A Elsadani Salem di Malang, Jumat, 22 November 2024.
    IFAD berkomitmen mendukung petani miskin di Indonesia. Hani menilai bantuan yang diberikan langsung kepada petani dalam berbagai aspek akan meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.
     
    “Kami juga fokus pada peningkatan akses pasar, penyediaan sarana pertanian, dan upaya pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
     
    Ia menyebut program ini difokuskan pada pertanian di dataran tinggi, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dan bantuan. Padahal, pertanian dataran tinggi mempunyai potensi besar untuk dikembangkan.
     
    “Program ini memiliki dua tujuan utama pertama, meningkatkan ketahanan pangan, dan kedua, meningkatkan penghidupan para petani dan pelaku pertanian lainnya,” ujarnya.
     

    Resident Representative and Director IsDB, Amer Bukvic, menekankan potensi besar Indonesia dalam mengembangkan sumber daya alamnya. Sejak di bangku sekolah dasar, Amer mengaku sudah mempelajari geografi Indonesia dan terkesan dengan kekayaan alam yang dimiliki.
     
    “Kami ingin berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan membantu Indonesia, insyaallah, menjadi semakin makmur,” ujar Amer.
     
    Amer menegaskan Program ini juga berupaya untuk meningkatkan efisiensi dalam pemasaran produk pertanian, baik di tingkat lokal maupun internasional. Lembaganya ingin mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
     
    Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, menyatakan kerja sama ini telah berlangsung sejak 2021. Ia menyebut dampaknya sudah dirasakan petani di tiga desa yang terletak di dua kecamatan, yaitu Pujon dan Ngantang.
     
    “Program ini tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di luar sektor pertanian,” kata Didik.
     
    Dia berharap program Upland dapat berlanjut dan terus dimanfaatkan petani. Dia yakin potensi, fasilitas, dan pelatihan yang diberikan dapat mendukung produktivitas dan pendapatan para petani.
     
    “Program ini fokus pada komoditas bawang merah, khususnya jenis umbul batu hijau. Hasil bawang merah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga kebutuhan nasional,” jelas Didik.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (AGA)

  • Poros Perjuangan Jadi Amunisi Baru PDIP di Pilbup Malang 2024

    Poros Perjuangan Jadi Amunisi Baru PDIP di Pilbup Malang 2024

    Malang (beritajatim.com) – Bursa pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Malang 2024 di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang makin berwarna. Terjadi setelah Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PDIP, Gunawan Wibisono HS, ikut mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Malang, Rabu (8/5/2024) sore.

    Mengusung semangat Poros Perjuangan, Gunawan yang notabene kader PDIP tulen, optimis memperoleh rekomendasi partai dalam Pilkada Kabupaten Malang pada November 2024 mendatang.

    Dengan demikian, Gunawan akan bersaing secara ketat dengan Bupati Malang petahana HM Sanusi untuk merebut rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri. Siapa yang layak jadi calon Bupati Malang dari PDIP nantinya?

    “Keseriusan pak Haji Gunawan sebagai anggota Fraksi PDIP Jatim untuk mendaftarkan sebagai calon Bupati Malang hari ini ditandai dengan mengembalikan berkas pendaftaran. Sudah lengkap. Kami akan serahkan nanti ke DPP,” ungkap Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, saat menerima berkas persyaratan untuk Pilkada Kabupaten Malang, Rabu (8/5/2024) petang.

    Kata Didik, tugas DPC melaksanakan penjaringan bakal calon Bupati Malang. “Keputusan sepenuhnya berada di DPP PDIP. Maka blangko pendaftaran kami serahkan ke DPP melalui DPD PDIP,” ujarnya.

    Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Gunawan mengaku, banyaknya dukungan pada dirinya untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024 datang dari berbagai elemen yang tergabung dalam Poros Perjuangan.

    “Terima kasih kawan kawan dalam Poros Perjuangan. Ada sakera, risgo, maiyah, banser, ansor, onthel, ojok, hingga bantengan dan relawan saya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terima kasih semua,” tegas Gunawan.

    Gunawan bilang tidak punya angan angan dicalonkan sebagai Bupati. Namun, begitu ada gerakan Poros Perjuangan, merupakan aspirasi dari kader partai dan masyarakat.

    “Sebagai kader partai saya terpanggil. Saya juga harus melaksanakan dengan sungguh sungguh. Dan untuk mencapai itu semua saya tidak bisa berjalan sendiri, tentunya butuh kebersamaan. Kalau kita ingin Kabupaten Malang menjadi lebih baik, tentunya kita harus gotong royong, harus kerja bersama,” bebernya.

    Gunawan juga ingin bersama seluruh pendukungnya, bersama sama berjuang mewujudkan kemakmuran Kabupaten Malang yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.

    “Bagaimana kita bersama sama membuat terobosan agar Kabupaten Malang menjadi lebih bagus dan semakin makmur. Untuk itu, dengan pengembalian formulir pendaftaran ini, saya sudah siap untuk di calonkan sebagai Bupati Malang,” kata Gunawan disambut tepuk tangan riuh pendukungnya.

    Gunawan menambahkan, Poros Perjuangan bukan berarti kekecewaan. Tapi Poros Perjuangan, berkeinginan menyiapkan kader kader terbaik partai lainnya. “Tidak hanya satu orang saja yang dicalonkan. Tapi menyiapkan kader terbaik partai. Karena PDI Perjuangan di Kabupaten Malang punya banyak kader potensial. Sehingga melalui musyawarah dan ide ide Poros Perjuangan, muncul untuk mencalonkan saya. Insya Allah PDIP solid. Berbeda pendapat itu hal biasa dan suatu anugerah,” pungkas Gunawan. (yog/ian)

  • Maju Pilkada 2024, Bupati Malang HM Sanusi Mantap Posisi di Jalur PDIP

    Maju Pilkada 2024, Bupati Malang HM Sanusi Mantap Posisi di Jalur PDIP

    Malang (beritajatim.com) – Bupati Malang HM Sanusi memastikan kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang Nopember 2024 mendatang.

    Hal itu setelah calon petahana Sanusi, menyerahkan berkas pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang 2024 ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.

    Dikawal seni Bantengan dan Hadroh, kedatangan Sanusi, Rabu (8/5/2024) sore diterima langsung Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto dan Seketaris Darmadi S.Sos.

    Sanusi kemudian menyerahkan berkas persyaratan pada Tim 5 DPC PDIP Kabupaten Malang dan dianggap memenuhi syarat.

    “Hari ini saya menyerahkan syarat pendaftaran Calon Bupati Malang tahun 2024 ke kantor DPC PDIP. Secara pribadi saya menyampaikan terimakasih pada seluruh PAC PDI Perjuangan se Kabupaten Malang yang kompak untuk mengantarkan formulir pendaftaran,” kata Sanusi disambut aplaus ratusan kader PDIP.

    Sanusi juga mengucapkan terimakasih pada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. “Semoga PDI Perjuangan tetap menjadi kendaraan kedepan dan Kabupaten Malang tetap dipimpin PDI Perjuangan,” ucap Sanusi.

    Bupati Malang HM Sanusi memastikan kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang

    Ditempat sama, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang yang juga menjabat Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto menegaskan apabila politik hari ini sangat dinamis.

    “Politik itu dinamis, maka koalisi menjadi suatu kewajiban. Tetapi menentukan pasangan calon adalah kewenangan dari DPP,” tegas Didik menjawab pertanyaan wartawan perihal upaya koalisi dengan parpol lainnya.

    Didik mengaku, target mengusung Sanusi untuk mewujudkan kemenangan. “Siapa pembanding hari ini, hal itu masih sangat dini. Kalaupun itu sudah ada, masih jadi konsumsi di internal kami,” pungkasnya.

    Sanusi adalah kader PDIP yang sempat menjabat Ketua Bamusi PDIP Kabupaten Malang. Ia diusung partai berlambang kepala banteng tahun 2020 lalu hingga terpilih sebagai Bupati Malang bersama Didik Gatot Subroto. Mengalahkan PKB yang mengusung cucu pendiri NU ketika itu Lathifah Shohib dan Mantan Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono. (yog/ted)

  • Siap siap! PDI Perjuangan Buka Penjaringan Calon Bupati Malang 2024

    Siap siap! PDI Perjuangan Buka Penjaringan Calon Bupati Malang 2024

    Malang (beritajatim.com)– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang bersiap membuka pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati untuk maju dalam kontestasi politik daerah yang dilaksanakan 27 November 2024.

    Penjaringan calon ini selaras dengan instruksi DPP PDI Perjuangan nomor 6027 perihal Instruksi Melakukan Pemetaan Politik dan Penjaringan Bakal Calon Pasangan Kepala Daerah Pilkada Serentak 2024. PDI Perjuangan tetap membuka lebar-lebar pintunya bagi para kandidat yang merasa memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk maju dalam Pilkada 2024.

    Meskipun menyandang status sebagai partai dengan perolehan kursi parlemen terbanyak di tingkat Kabupaten Malang sekaligus memiliki Bupati dan Wakil Bupati petahana yang notabene keduanya merupakan kader PDI Perjuangan, tidak membuat partai besutan Megawati Soekarnoputri besar kepala.

    DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ingin agar langkah demi langkah yang diambil dalam tahapan Pilkada, benar-benar tepat. Termasuk penentuan calon yang akan diusung.

    “DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang memiliki tugas politik dari DPP partai yakni menjaring calon kepala dan wakil kepala daerah Kabupaten Malang. Untuk waktunya sesuai hasil keputusan rapat DPC PDI Perjuangan Kabupaten hari ini, kami akan melaksanakan selama delapan hari kerja mulai tanggal 1 sampai dengan 8 Mei 2024, untuk waktu pendaftaran mulai 09.00 hingga 17.00 WIB,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Darmadi, dalam keterangannya, Minggu (28/4/2024).

    Dalam rangka melaksanakan tugas politik tersebut, PDI Perjuangan Kabupaten Malang juga sudah membentuk panitia penjaringan. Adapun Ketua yaitu Santoko, kemudian Wakil Ketua adalah Abdul Qodir serta Tutik Yunarni, lalu Sekretaris ada Andik Suciono, dan Dewi Maryam sebagai Wakil Sekretaris.

    Lebih lanjut, ketika dimintai pendapatnya, Abdul Qodir bilang bahwa DPC partai dan panitia akan tetap intens melakukan penjajakan dan komunikasi politik dengan berbagai stakeholder. Walaupun besar kemungkinan akan kembali mengusung HM Sanusi yang saat ini berstatus Bupati petahana.

    “Mengingat Bupati Malang adalah kader PDI Perjuangan, maka harapan DPC, Abah Sanusi masih siap maju lagi sebagaimana dukungan yang datang dari PAC dan mengikuti tahapan proses yang nantinya ditetapkan oleh partai. Potensi kader partai yang menjadi petahana kepala daerah untuk diusung kembali sangat besar, namun bukan berarti DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menutup ruang untuk calon lain, artinya potensi mengusung calon selain petahana juga masih terbuka, sebab di PDI Perjuangan yang memutuskan siapa yang akan mendapat rekom penugasan sebagai pasangan kepala daerah adalah DPP,” ujar Abdul Qodir.

    Abdul Qodir pun berpandangan, sejauh ini Kabupaten Malang di bawah kepemimpinan Bupati Sanusi dan Wakil Bupati Didik Gatot Subroto masih pada jalur yang baik dan benar. Namun, terkait pengusungan calon untuk bertarung dalam Pilkada nanti, PDI Perjuangan akan melihat kembali dinamika yang terjadi di masyarakat.

    “Abah Sanusi selama memimpin Kabupaten Malang bisa dibilang berhasil dan bagus, akan tapi PDI Perjuangan memiliki prinsip idealisme, yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk rakyat, untuk itu komunikasi dan kerja-kerja politik tetap dilakukan untuk menghasilkan calon-calon pemimpin terbaik untuk masyarakat Kabupaten Malang, artinya kondisi hari ini masih dinamis,” Abdul Qodir mengakhiri.

    Sebagai informasi, pendaftaran yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan Kabupaten Malang bersifat terbuka untuk umum. Artinya, setiap masyarakat yang telah memenuhi persyaratan dan kriteria dapat mendaftarkan diri.

    Adapun mekanisme pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun offline. Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat yang berminat mendaftar bisa mengunjungi Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang di Jalan Mojosari, Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen. [yog/aje]

  • Wabup Malang Resmikan Gereja GPDI Ebenhaezer di Desa Suwaru Pagelaran

    Wabup Malang Resmikan Gereja GPDI Ebenhaezer di Desa Suwaru Pagelaran

    Malang (beritajatim.com) – Wakil Bupati Malang meresmikan Gedung Gereja GPDI Ebenhaezer di Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Senin (15/4/2024). Peresmian Gereja ini ditandai dengan pengguntingan tali pita yang dilakukan oleh Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto bersama Pimpinan Majlis Daerah Provinsi Jawa Timur, Pdt. Dr. Charles Simamora, M.Th.

    Kata Didik, pembangunan gedung Gereja ini juga menegaskan kembali komitmen Pemkab Malang pada prinsip kebebasan beragama. Di mana, dengan keberagaman budaya dan agama yang dimiliki, menjadi sebuah cerminan dari kekuatan yang ada dalam sebuah perbedaan.

    “Maka pada kesempatan yang mulia ini, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tulus kepada seluruh panitia pembangunan, para donatur, serta semua pihak yang telah mendukung pembangunan Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ebenhaezer yang berada di Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran ini,” tegasnya.

    Menurut Didik, tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak, pencapaian yang dirayakan pada hari ini, tidak akan menjadi kenyataan. Selanjutnya, keberadaan gedung gereja ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan dan pelayanan bagi masyarakat sekitar.

    Maka dengan ini, ia mengajak agar gunakan fasilitas ini dengan bijaksana, untuk mempertebal keimanan, memperkokoh tali persaudaraan, mengembangkan potensi diri, juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat secara luas.

    Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan.

    ”Hal ini semata-mata bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan tentram, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinan mereka dengan damai dan sejahtera. Wakil Bupati Malang mengajak bersama-sama mendoakan agar keberadaan gedung gereja ini selalu menjadi tempat yang penuh berkat, tempat di mana para Jemaat dapat merasakan kasih sayang dan kekuatan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari,” Didik mengakhiri. [yog/but]

  • Rakor Lintas Sektoral Acuan Nataru di Malang Tertib dan Aman

    Rakor Lintas Sektoral Acuan Nataru di Malang Tertib dan Aman

    Malang (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kepolisian Resor Malang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Pendopo Kantor Bupati Malang, Jalan Panji, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (21/12/2022).

    Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana memimpin langsung jalannya Rakor. Didampingi Pasiter Kodim 0818 Malang – Batu Kapten Inf Pujiono dan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto, turut hadir dalam kegiatan ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), organisasi masyarakat, akademisi, dan instansi terkait.

    Dalam pembahasan Rakor, situasi dan prediksi umum menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023 menjadi fokus utama. Instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Malang, turut memaparkan kesiapan pengamanan dan situasi terkini menjelang Nataru.

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, memberikan perhatian khusus terkait mobilitas masyarakat yang perlu dikelola bersama demi kelancaran dan keamanan. Pihaknya menekankan pentingnya pengecekan kelaikan kendaraan umum, baik darat, laut, maupun udara, serta pemahaman terhadap perilaku pengemudi.

    Selain itu, mengantisipasi masa liburan menjelang Nataru objek wisata di wilayah Kabupaten Malang juga menjadi sorotan. Kholis mengingatkan pentingnya pengecekan kelaikan wahana pada objek wisata serta kesiapan keamanan wisatawan yang diperkirakan akan meningkat drastis untuk menghabiskan waktu liburan di wilayah Malang Raya.

    “Mobilitas masyarakat perlu kita kelola bersama agar berjalan aman dan lancar, pastikan kelaikan transportasi umum serta kelaikan objek wisata dari sisi kesiapan dan keamanan pengunjung,” tegas Kholis.

    Dalam konteks pengamanan tempat ibadah Natal, Kholis Aryana menegaskan agar petugas melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dengan cermat dan teliti. Deteksi dini potensi intoleransi, radikalisme, dan terorisme juga menjadi bagian integral dari persiapan keamanan menyongsong akhir tahun.

    Pada kesempatan yang sama, Kholis mengajak semua pihak untuk melakukan pengawasan guna menghindari kelangkaan dan fluktuasi harga bahan pokok serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

    Kholis juga mengajak semua pihak untuk melayani masyarakat dengan setulus hati, sehumanis mungkin, dan senyaman mungkin dalam momen pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024. Kepolisian mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban jelang perayaan akhir tahun.

    “Mari kita layani masyarakat dengan setulus hati, sehumanis mungkin, dan senyaman mungkin dalam momen pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024,” pungkasnya. [yog/beq]