Tag: Denny Sumargo

  • Keluarga Alvin Lim Siap Tegur Farhat Abbas Soal Ucapannya Terkait Penyebab Kematian Alvin Lim

    Keluarga Alvin Lim Siap Tegur Farhat Abbas Soal Ucapannya Terkait Penyebab Kematian Alvin Lim

    Jakarta, Beritasatu.com – Keluarga mendiang pengacara Alvin Lim murka saat mendengar penyataan dari Farhat Abbas yang menyebut, Alvin Lim meninggal karena podcast Denny Sumargo terkait kasus uang donasi Agus Salim Rp 1,3 miliar. Keluarga akan menegur Farhat Abbas

    “Buat kami, semua perkataan Farhat Abbas itu ucapan omong kosong dan menyakiti kita yang berduka,” ungkap perwakilan keluarga, tim pengacara mendiang Alvin Lim, Juda dikutip dari channel YouTube, Sabtu (11/1/2025).

    Pihak keluarga berjanji akan menegur Farhat Abbas setelah prosesi pemakaman dari Alvin Lim yang rencananya akan menebar abu jasad Alvin Lim di Laut Ancol, Jakarta Utara.

    “Selesai prosesi kedukaan ini berakhir maka kami akan langsung menegur Farhat Abbas. Teguran yang kami berikan bisa berupa komunikasi lewat telepon atau mendatangi secara langsung,” tegasnya.

    Menurutnya, pihak keluarga mendiang Alvin Lim juga tidak akan meributkan soal uang Rp 1,3 miliar yang menjadi polemik terkait donasi Agus Salim.

    “Lagi pula uang Rp 1,3 miliar bukan buat kita juga. Jadi, buat apa keluarga meributkan soal itu,” jelasnya.

  • Keluarga Alvin Lim Kecewa karena Farhat Abbas Sebut Podcast Denny Sumargo Jadi Biang Kerok Penyebab Kematian

    Keluarga Alvin Lim Kecewa karena Farhat Abbas Sebut Podcast Denny Sumargo Jadi Biang Kerok Penyebab Kematian

    Jakarta, Beritasatu.com – Keluarga mendiang Alvin Lim, yang diwakili oleh tim pengacaranya, Juda merasa sangat kecewa atas pernyataan Farhat Abbas. Sebelumnya, Farhat menyebutkan bahwa salah satu penyebab kematian Alvin Lim adalah adanya podcast Denny Sumargo yang membahas kasus uang donasi Agus Salim senilai Rp 1,3 miliar. 

    “Kita kecewa dengan pernyataan Farhat Abbas yang menyebut almarhum meninggal karena podcast Denny Sumargo,” jelas tim pengacara mendiang Alvin Lim, Juda dikutip dari channel YouTube, Sabtu (11/1/2025).

    “Bang Alvin itu bukan orang miskin, dia sering memberikan pernyataan yang mengganggu pemerintah, kejaksaan, pejabat dan tidak mungkin lah dengan podcast Densu menjadi penyebab kematian,” tegasnya.

    Menurutnya, pihak keluarga mendiang Alvin Lim juga tidak akan meributkan soal uang Rp 1,3 miliar yang menjadi polemik terkait donasi Agus Salim.

    “Lagi pula uang Rp 1,3 miliar bukan buat kita juga. Jadi, buat apa keluarga meributkan soal itu,” jelasnya.

    Pihak keluarga mengatakan, penyebab kematian dari Alvin Lim akibat mengidap penyakit gagal ginjal sejak lama.

    “Memang almarhum sudah lama sakit, dokter juga pesimis untuk menyembuhkan penyakitnya. Almarhum juga sudah lama mengidap penyakitnya. Dokter juga sudah memvonis hidupnya paling lama dua tahun dan itu benar,” lanjutnya.

    “Buat kami, semua perkataan Farhat Abbas itu ucapan omong kosong dan menyakiti kita yang berduka,” ungkap tim pengacara mendiang Alvin Lim, Juda yang membantah ucapan Farhat Abbas terkait meninggalnya Alvin Lim akibat podcast Denny Sumargo.

  • Donasi untuk Agus Salim Tak Kunjung Cair, Pratiwi Noviyanthi: Banyak Pihak yang Ikut Campur

    Donasi untuk Agus Salim Tak Kunjung Cair, Pratiwi Noviyanthi: Banyak Pihak yang Ikut Campur

    Jakarta, Beritasatu.com – Pratiwi Noviyanthi mengungkapkan alasan mengapa donasi yang terkumpul di yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan (RPK) untuk kesembuhan Agus Salim belum bisa dicairkan. Hal ini terjadi karena banyak pihak yang ikut campur dalam masalah donasi.

    Pratiwi Noviyanthi mengungkapkan hal ini saat menjadi narasumber dalam acara siniar Curhat Bang yang dipandu oleh selebritas Denny Sumargo, yang dikutip Beritasatu.com, Sabtu (4/1/2025). Dalam kesempatan itu, Pratiwi mengatakan bahwa pihak-pihak tersebut justru tidak memberikan solusi mengenai pencairan donasi untuk kesembuhan Agus Salim, yang mengalami kebutaan setelah tersiram air keras.

    “Banyak yang justru memperkeruh keadaan, jadi tidak ada penyelesaiannya,” ujar Pratiwi Noviyanthi.

    Selain campur tangan pihak-pihak lain, pencairan donasi di yayasan RPK juga terhambat karena adanya laporan Pratiwi Noviyanthi ke polisi. Hal ini membuat proses pencairan dana donasi terhambat, karena Pratiwi harus menyelesaikan masalah tersebut terlebih dahulu.

    Donasi Agus Salim – (YouTube/Denny Sumargo)

    Pratiwi Noviyanthi sejak awal bahkan mengaku tidak memiliki niat lain selain membantu Agus Salim. Ia enegaskan tidak pernah berniat membawa masalah penggunaan donasi yang masuk ke rekening pribadi Agus Salim ke ranah hukum.

    “Garis besarnya, kami tidak pernah melaporkan masalah Agus. Kami dilaporkan, dicabut, dilaporkan lagi. Padahal, saya tidak pernah berniat melaporkan Agus,” jelas Pratiwi Noviyanthi.

    Hingga saat ini, Noviyanthi menyatakan bahwa donasi untuk Agus Salim yang ada di yayasan RPK belum pernah digunakan. Ia juga membantah tuduhan yang mengatakan bahwa donasi Agus Salim sudah habis terkuras.

    Dalam siniar tersebut, Pratiwi Noviyanthi bahkan menunjukkan bukti mutasi rekening yayasan RPK. Begitu juga kondisi rekening ketika donasi untuk Agus Salim dibuka per Oktober 2024, ketika donasi untuk Agus Salim dibuka. 

    Diketahui per Oktober 2024, rekening yayasan RPK memiliki dana Rp 1,316 miliar. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi Rp 1,382 miliar. Sementara pada Desember 2024, rekeningnya menjadi Rp 1,302 miliar. 

    Penurunan tersebut terjadi karena adanya pencairan donasi untuk beberapa pihak yang membutuhkan dan biaya pengobatan Agus Salim.  Mutasi ini menurutnya dihadirkan untuk menjawab tuduhan bahwa uang donasi untuk Agus Salim sudah habis digunakan. 

    “Saya menunjukkan bukti keluar masuknya dana,” tegas Noviyanthi.

  • Uang Rp 1,3 Miliar Donasi Agus Salim Akhirnya Diserahkan ke Korban Bencana Alam

    Uang Rp 1,3 Miliar Donasi Agus Salim Akhirnya Diserahkan ke Korban Bencana Alam

    Jakarta, Beritasatu.com – Pratiwi Noviyanthi  akhirnya berupaya mengakhiri kisruh uang yang terkumpul di rekening yang ada di yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan (RPK) dengan menyerahkannya untuk korban bencana alam. Uang senilai Rp 1,3 miliar rencananya akan disumbangkan untuk korban bencana alam Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur. 

    Rencana tersebut dilakukan Noviyanthi Pratiwi saat menjadi pengisi acara di siniar Denny Sumargo yang dikutip Beritasatu.com, Sabtu (4/1/2025). Dalam siniar itu Noviyanthi Pratiwi yang ditemani rekannya dari yayasan RPK, Gerry menyerahkan bukti mutasi rekening yayasan RPK.

    “Jadi buat saya, usaha saya sudah cukup untuk Mas AS (Agus Salim). Jadi tanggung jawab saya sudah selesai sampai di sini,” ujar Pratiwi Noviyanthi. 

    Langkah tersebut dilakukan karena Noviyanthi Pratiwi merasa tidak ada niatan dari Agus Salim untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh yayasan RPK untuk memanfaatkan donasi tersebut. Alokasi donasi yang disiapkan untuk proses penyembuhan mata Agus Salim di rumah sakit justru tidak pernah diikuti oleh Agus Salim. 

    Pratiwi Noviyanthi (tengah) menunjukkan mutasi rekening yayasan RPK yang jumlahnya mencapai Rp 1,3 miliar. – (YouTube/Denny Sumargo)

    “Dari awal kita sudah berbaik hati untuk menawarkan berkali-kali. Kita bahkan bilang kita depositkan di rumah sakit JEC. Berapa nomimalnya kita depositkan (untuk) dipakai. Tapi berkali-kali tidak datang dan pada akhirnya kita dilaporin,” ujar Pratiwi Noviyanthi. 

    Diketahui uang senilai Rp 1,3 miliar yang terkumpul dalam rekening yayasan RPK termasuk di dalamnya adalah donasi untuk Agus Salim yang mengalami kebutaan karena disiram air keras. Donasi untuk Agus Salim sendiri dimulai pada Oktober 2024 setelah diinisiasi oleh Denny Sumargo saat pihak Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi  menjadi bintang tamu siniar milik selebritas tersebut. 

    Hanya saja sejak saat itu konflik antara Pratiwi Noviyanthi dengan  Agus Salim terjadi dan melebar ke mana-mana. Yayasan RPK kemudian meminta agar donasi yang diterima Agus Salim dimasukkan ke rekening yayasan untuk dipantai penggunaannya. 

    Hal itu terjadi karena ada banyak donatur yang kecewa karena donasi yang masuk ke rekening pribadi Agus Salim digunakan untuk kepentingan pribadi bukan untuk keperluan penyembuhan. Hanya saja Pratiwi Noviyanthi dituduh telah menggunakan donasi tersebut. Bahkan dikatakan donasi tersebut sudah habis terkuras. 

    Untuk membuktikannya, Pratiwi Noviyanthi membawa bukti mutasi rekening ke Denny Sumargo.  Pada Desember 2024, diketahui bahwa rekening yayasan RPK masih berjumlah Rp 1,3 miliar. “Saya menunjukkan bukti keluar masuknya dana,” tegas Pratiwi Noviyanthi.

    Hanya saja langkah kejutan justru dilakukan oleh Pratiwi Noviyanthi dan yayasan RPK. Donasi sebesar Rp 1,3 miliar itu justru kini diserahkan untuk korban bencana Gunung Lewotobi Laki-laki. 

    “Rencananya akan diberikan kepada kegiataan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini kita suda berkoordinasi dengan instansi terkait yakni Dinsos. Dalam hal penyaluran yang paling mudah perizinannya adalah bencana alam,” ujar Gerry dari yayasan RPK. 

    “Dalam hal ini kami akan serahkan ke korban bencana alam Lewotobi, NTT, ” sambung Gerry. 

    Pada kesempatan yang sama, kuasa hukum donatur Agus Salim, Pablo Benua juga menjadi saksi rencana tersebut. Pablo Benua yang mewakili 537 donatur Agus Salim mengatakan pengalihan donasi ke pihak lain sejak awal memang menginginkan hal tersebut. 

    Hal itu menurutnya menjadi kabar baik buat donatur yang telah memberikan kuasa hukum kepadanya. Ini menurutnya menjadi kabar yang luar biasa untuk menyelesaikan kisruh yang terjadi. “Kami tunggu kabar baiknya untuk segera uang itu diberikan kepada penerima manfaat lain, kepada orang-orang yang jauh lebih membutuhkan,” harap Pablo Benua. 

     

  • Panggil Doktif, Sosok Perempuan Bertopeng yang Bongkar Skincare Overclaim, BPOM Merasa Tersaingi? – Halaman all

    Panggil Doktif, Sosok Perempuan Bertopeng yang Bongkar Skincare Overclaim, BPOM Merasa Tersaingi? – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA – Kemunculan sosok perempuan bertopeng yang menamakan diri dokter detektif alias doktif menarik perhatian publik. 

    Doktif kerapkali muncul, dengan topeng dimata di media sosial, me-review skincare dan membongkar claim berlebihan atau overclaim.

    Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (Badan POM RI) mengungkapkan rencana pemanggilan doktif.

    Apakah kehadiran doktif mengusik BPOM? Ini mengingat kehadiran doktif bak pengawas dan menguliti maraknya peredaran skincare abal-abal yang merugikan kesehatan,

    Benarkah BPOM merasa tersaingi dalam hal pengawasan skincare yang notabene jadi ranah tugasnya?

    Kepala BPOM Taruna Ikrar alam konferensi pers pada Senin (30/12/2024) menyebut bahwa tanggungjawab pengawasan terhadap skincare yang masuk kosmetik secara resmi berada di bawah wewenang dan tugas BPOM RI.

    Hal ini merujuk pada peraturan perundang-undangan.

    Sehingga, menurutnya tidak ada pengawasan yang bisa dilakukan oleh individu maupun lembaga lain.

    “Sehingga kalau ada pertanyaan apakah doktif saingan Badan POM? Badan POM tidak pernah merasa mendapat saingan, karena satu-satunya lembaga yang diperintahkan oleh undang-undang yang resmi itu BPOM,” kata Taruna. 

    Taruna Ikrar Kepala BPOM RI di hadapan guru besar, dosen dan mahasiswa di Harvard Medical School, Harvard University, tepatnya di Aula Massachusetts General Hospital, Boston, USA. Rabu 20 November 2024 (HO)

    Ia kembali pemanggilan ini menjalankan tugas dan fungsi BPOM sebagai lembaga pengawas. 

     

    “Jadi kami tidak punya saingan, dan lembaga negara harus menjalankan tupoksinya sesuai dengan aturan yang ada,” jelas Taruna.

    Pemanggilan itu kata untuk memastikan motif doktif dalam melakukan review skincare overclaim.

    “Kami tidak tahu apa motifnya, apakah karena persaingan bisnis atau motif lain, tidak tahu. Makanya kami panggil beliau,” tutur dia d

    Selain memanggil doktif, BPOM juga akan memanggil sejumlah influencer untuk turut membantu program BPOM di tahun 2025 yakni mengedukasi masyarakat.

    “Makanya kami sebagai lembaga negara akan memanggil mereka untuk mengklarifikasi apa maksud tujuan dan sebagainya. Dari hasil klarifikasi itu kami bisa manifestasi dari program kami, yaitu komunikasi informasi dan edukasi, kami punya program kerja seperti itu,” jelas dia.

    Reaksi Netizen

    Pemanggilan doktif soal review skincare overclaim ini kembali membuat netizen bereaksi.

    “BPOM gak usah pake klarifikasi yg gak dibutuhin. infonya sih yg punya wewenang berdasarkan undang2 & peraturan BPOM. lah kasus mafia skin care lu orang pada kemanaaa? Ada loh yg namanya perlindungan konsumen. Orang kena merkuri lu diem bae. pake nanya doktif ada motif apa? Ckckck,” tulis seorang netizen.

    “Munculnya doktif, efek rendahnya pengawasan BPOM,” tulis netizen lain.

    Sosok Doktif  yang Viral di TikTok Kuak Kelakuan Mafia Skincare dengan Hasil Lab

    Sosok Dokter Detektif alias Doktif yang viral di TikTok perlahan terbongkar. 

    Artikel di Tribun Jatim (Tribunnws.com Network) melansir jika kemunculan Doktif kini bikin gonjang-ganjing dunia skincare Tanah Air. 

    Sebab, Doktif getol membongkar hasil tes kandungan skincare yang overclaim. 

    Kemunculan Doktif alias dokter detektif kini bikin gonjang-ganjing dunia skincare Tanah Air. 

    Merek skincare terkenal, milik artis, selebgram pun tak luput dari hasil uji Doktif. 

    Namun Doktif kerap muncul dengan wajah bertopeng.

    Banyak yang penasaran siapa Doktif sebenarnya. 

    Lantas, siapa sosok doktif sebenarnya?

    Berdasarkan penelusuran Tribunsumsel.com, sosok Doktif diduga kuat merupakan dokter bernama Amira.

    Dirinya memilik sejumlah klinik kecantikan dengan brand namanya.

    Adapun dirinya mendirikan klinik tersebut sejak 13 tahun lalu atau pada 2009 di Kota Serang, Banten. 

    Dokter Amira merupakan asli orang Surabaya.

    Tak haya itu, diketahui Dokter Amira sudah menikah.

    Sosok suaminya pun bukan orang sembarangan, berprofesi sebagai pengacara terkenal.

    Hal tersebut diketahui dari postingan salah satu instagram @feriyust.

    Suami dari Dokter Amira merupakan Teuku Nasrullah.

    Itulah sedikit informasi mengenai sosok Doktif.

    Pernah Muncul di Podcast Denny Sumargo

    Doktif muncul dalam podcast milik Denny Sumargo yang tayang pada Selasa (22/10/2024).

    Denny Sumargo menyebut sosok Doktif terlalu berani lantaran menguak dunia mafia skincare.

    Dalam podcast tersebut, Doktif menguak awal mula kemunculan dirinya membersihkan dunia per-skincare-an dari hal-hal negatif.

    Doktif muncul dalam podcast milik Denny Sumargo yang tayang pada Selasa (22/10/2024).

    Diceritakan Doktif, dulu sempat heboh skincare yang mengandung bahan berbahya dan merkuri.

    “Jaman dulu sudah heboh dengan kandungan bahan berbahaya dan merkuri, itu sih awalnya tapi sudah banyak tuh dokter dokter yang speak up.

    Tapi banyak juga owner owner yang melakukan, eh ga ngakuin, ngeles begitu itu ketahuan positif Hidrokuinon ternyata mereka bilangnya itu palsu, jadi sulit nih sebenernya ngeberantasnya, gitu,” jelasnya.

    Menurut Doktif, beberapa bahan disalahartikan menjadi berbahaya.

    Padahal bahan bahan tersebut aman digunakan jika sesuai dengan resep dokter dan diawasi dalam jangka waktu tertentu.

    “Jadi peranannya bisa di semua itu, kadang di overclaim, terus peranannya di bagian bahan berbahaya, tapi ini koreksi dikit, Hidrokuinon diizinkan selama dalam pengawasan dokter, nah ini yang selama ini masyarakat salah, boleh banget, tapi di bawah pengawasan dokter, tidak boleh diperjualbelikan secara bebas, etiket biru namanya,” kata Doktif menjelaskan.

    “Etiket biru ga berbahaya selama didapatkan di klinik, diresepkan dan diawasi oleh dokter dalam batas waktu tertentu, itu aman banget,” sambungnya.

    Tak hanya itu saja, Doktif juga membongkar soal adanya pihak yang meminta bantuannya menutupi bahan berbahaya dalam produknya.

    “Dok banyak yang mau sikat lu kan dan pasti banyak yang mau nyogok ya, ketika lu review satu produk yang ga bagus,” tanya Denny Sumargo.

    “Jangan bilang ga bagus, tidak sesuai dengan klaimnya,” jawab Doktif.

    “Nawarin duit ada ga?,” kata Densu kembali bertanya.

    “Ada tapi melalui orang lain, perantara, bahkan ada yang langsung dokter mau minta berapa aja,” jawabnya.

    Namun Doktif sama sekali tak menerima dan justru semakin gencar membongkar soal adanya skincare overclaim dan berbahaya.

    “Oke, sempat terima? Pernah keluar angka gak?,” kata Denny Sumargo penasaran.

    “Engga, karena memang enggak pernah perduliin,” balas Doktif.

    “Jadi semuanya terserah doktif mau minta berapa,” kata Denny Sumargo menyimpulkan.

    “Ya gamau karena memang dari awal bukan untuk mencari uang dari menunjukkan hasil lab,” tutur Doktif.

    Terakhir, ia menjelaskan asal uang yang ia dapatkan setelah menolak berbagai tawaran tersebut.

    “Jadi kamu mencari uang lewat?,” tanya Densu.

    “Usaha aja bisnis,” kata Doktif menjelaskan.

    “Tapi kan lu disitu engga promoin you punya produk di situ, bagaimana orang mau beli,” ucap Denny Sumargo kembali bertanya.

    “Untuk jualan ga harus dari doktif, bisa dari orang lain, buktinya itu banyak brand skincare yang ga ketahuan siapa ownernya misalnya tuh brand S yang gede,” jawab Doktif.

    “Dia punya platform kosmetik besar, pengusaha, dokter cek aman, tapi sampe sekarang doktif ga kenal, makanya doktif pake topeng berusaha di situ tapi biar gak dikenal publik, tapi untuk era sekarang susah,” kata Doktif.

    “Iya karena eranya flexing itu kuat,” sambung Densu.

     

    (Tribunnews.com/Rina Ayu/Anita K Wardhani) (TribunSumsel/TribunJatim)

  • Prabowo Subianto tokoh terpopuler di media sosial pada Tahun 2024

    Prabowo Subianto tokoh terpopuler di media sosial pada Tahun 2024

    netizen  lebih merespons pribadi Prabowo yang tangguh, menarik, mandiri, dan terkesan dizalimi terutama pada saat pilpres

    Jakarta (ANTARA) – Riset yang dilakukan Indonesia Indicator (I2) menunjukkan Presiden Prabowo Subianto sebagai tokoh yang terpopuler di media sosial sepanjang 2024.

    Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan, Prabowo Subianto menempati posisi pertama tokoh terpopuler 2024 dengan 541.668.056 tanggapan di berbagai platform media sosial.

    “Prabowo Subianto memiliki daya tarik bagi warga net (netizen) di lima platform media sosial (Instagram, Twitter (X), Facebook, TikTok, Youtube) dengan karakter yang berbeda satu dengan lainnya. Di platform X (dulunya disebut sebagai Twitter), Prabowo mendapat jumlah postingan tertinggi, dengan sentimen negatif sebesar 38 persen,” kata dia.

    Namun ternyata, lanjut Rustika, tanggapan tertinggi justru berasal dari platform TikTok yang menyisakan sentimen negatif hanya sebesar 15 persen saja.

    Hal itu terjadi karena netizen lebih merespons pribadi Prabowo yang tangguh, menarik, mandiri, dan terkesan dizalimi terutama pada saat pilpres.

    Apresiasi dan dukungan besar pada Prabowo juga diwujudkan melalui postingan di Instagram, yang banyak diunggah oleh pemengaruh (influencer) besar Indonesia, seperti Raffi Ahmad/ Nagita, dan memberikan tanggapan yang positif.

    Konten dengan emosi ”joy” seperti berbagai momen viral “Dance Gemoy” atau karakter Si Gemoy berhasil mencuri perhatian publik dan meningkatkan keterlibatan positif, kata Rustika.

    Riset dengan menggunakan sistem Intelligence Socio Analytic (ISA) itu juga mencatat Gibran Rakabuming menempati urutan kedua dengan 239.333.797 tanggapan.

    Figur Gibran banyak mencuri perhatian, terutama pada saat masa kampanye, kedekatan dengan Prabowo, dan isu saat debat cawapres yang sempat kontroversial.

    “Secara jumlah unggahan di media sosial, Gibran banyak dibincangkan di plaftorm X, dengan sentimen negatif sekitar 39 persen,” ujarnya.

    Kendati demikian, postingan dengan unggahan negatif di platform X tersebut tidak banyak mendapat banyak tanggapan netizen, jika dibandingkan dengan postingan di platform TikTok dan Instagram.

    Rustika menunjukkan bahwa selama setahun terakhir, tanggapan negatif yang ditujukan pada Gibran hanya sekitar 17 persen. Emosi trust mendominasi, dipicu oleh euforia kemenangan dan dukungan netizen terhadap perannya sebagai calon wakil presiden.

    Sementara itu, Joko Widodo (Jokowi) yang pada 2023 menempati posisi pertama Tokoh Terpopuler di media sosial, saat ini menempati peringkat ketiga dengan 226.800.845 tanggapan.

    Sama halnya, dengan Prabowo dan Gibran, Jokowi juga paling banyak dibincangkan di platform X, dengan tone negatif sebesar 21 persen.

    “Namun demikian, Jokowi lebih banyak direspons dan mendapat atensi di TikTok dan Instagram melalui influencer yang meng-highlight kegiatan positifnya,” tuturnya.

    Menurut dia, netizen banyak memberi atensi pada momen-momen spontan maupun aktivitas Jokowi selama pilpres, mengkampanyekan IKN, hingga aktivitas setelah memasuki masa pensiun.

    Peringkat keempat Tokoh Terpopuler diduduki Anies Baswedan dengan 220.355.948 tanggapan. Menurut Rustika, Anies mendapat perhatian besar di masa kampanye dengan 62,3 persen diskusi berasal dari platform X.

    Sentimen cukup berimbang dengan nada negatif yang lebih banyak diarahkan kepada pendukungnya daripada dirinya langsung. Peningkatan signifikan tercatat terjadi pada Agustus, atau pasca-pemilihan presiden.

    Anies merupakan salah satu figur yang mendapatkan engagement (keterlibatan) terbesar di platform X, khususnya pada saat Pilpres 2024. Peningkatan engagement Anies terjadi ketika mulai membuka diri di platform TikTok dan melakukan live.

    Pasca pilpres, Anies masih relatif aktif ditanggapi di medsos. Konten yang berisi edukasi Anies menjadi salah satu hal yang disukai netizen.

    Ganjar Pranowo berada di posisi kelima dengan 133.915.465 tanggapan. Rustika menjelaskan, aktivitas Ganjar menyapa saat pilpres, dan memanfaatkan momen viral seperti kolaborasi TikTok dengan Fuji dan interaksi lucu dengan anak-anak mendapat atensi tertinggi.

    Sentimen positifnya mencapai 58 persen, dengan engagement yang konsisten. Pasca pilpres, unggahan pada Ganjar menurun.

    ’”Yang menarik, posisi keenam Tokoh Terpopuler 2024 ditempati Jennifer Coppen dengan 95.860.992 tanggapan,” kata Rustika.

    Sosok Jennifer menarik perhatian publik setelah kepergian suaminya, Dali Wassink, dalam kecelakaan motor pada Juli 2024.

    “Kehidupannya sebagai ibu tunggal yang tangguh dan aktif di bisnis kuliner serta kecantikan memicu simpati dan dukungan publik. Endorsement Jennifer bahkan mencapai Rp180 juta per postingan di TikTok atau Reels, angka yang memicu diskusi luas di media sosial,” paparnya.

    Posisi ketujuh diduduki Mahfud MD dengan 74.249.822 tanggapan. Pasca-pilpres, perhatian terhadap Mahfud MD menurun drastis. Salah satu momen viralnya adalah debat panas dengan Gibran selama masa kampanye.

    Tokoh Terpopuler kedelapan ditempati Juanneve (Juan & Eve) dengan 58.402.002 tanggapan. Pasangan selebritas Juan dan Eve ini menarik perhatian dengan konten hubungan yang lucu, penuh cinta, dan relatable.

    “Konten yang berisi couple goals selalu menjadi atensi netizen di 7 negara Asia. Dan pasangan ini membagikan berbagai kisah mereka yang spontan, inspiratif, menggunakan storytelling yang relatable, konten bilingual, membuat postingan mereka mendominasi For You Page (FYP) di TikTok,” ujarnya.

    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Tokoh Terpopuler kesembilan dengan 51.945.909 tanggapan.

    Sosok AHY terus menjadi sorotan dengan peran aktifnya di politik dan aktivitas publik yang membangun citra positif, baik selama menjadi menteri Agraria dan Tata Ruang hingga menjadi Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

    Selebritas dan mantan pemain basket Denny Sumargo (Densus) berada di posisi kesepuluh dengan 48.071.225 tanggapan.

    Podcast Densu menjadi magnet diskusi di media sosial dengan konten-konten motivasi, mengundang tokoh kontroversial, atau menampilkan topik-topik sensitif seperti “Iparku adalah Maut” hingga kisah inspiratif seperti kebangkitan David Ozora dari koma.

    “Tahun 2024 menunjukkan bahwa kombinasi antara isu politik, konten emosional, dan kehadiran autentik di platform seperti TikTok, Instagram dan X menjadi kunci utama dalam mendominasi diskusi di media sosial. Tokoh politik tetap memegang peran besar, namun figur publik dari kalangan selebriti dan influencer mulai mengambil porsi yang signifikan dalam percakapan digital di Indonesia,” kata Rustika.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Top 5 News: Lalu Lintas Jakarta-Cikampek hingga Informasi Parkir Tahun Baru di Jakarta

    Top 5 News: Lalu Lintas Jakarta-Cikampek hingga Informasi Parkir Tahun Baru di Jakarta

    Jakarta, Beritasatu.com – Situasi arus lalu lintas KM 57 Tol Jakarta-Cikampek dari arah Bandung dan Jawa Tengah dan bos mobil China klaim 5 dari 10 produsen mobil terbesar dunia adalah merek Tiongkok menjadi berita terpopuler atau top 5 news sepanjang Minggu (29/12/2024).

    Berita lainnya yang tidak kalah menarik, yaitu informasi seputar Tahun Baru di Jakarta, hingga Denny Sumargo Terkait rekaman obrolan bersama Farhat Abbas soal Pratiwi Noviyanthi beredar di media sosial (medsos).

    Berikut lima berita terpopuler atau top 5 news di Beritasatu.com yang dirangkum pada Senin (30/12/2024). 

    1. Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta Mulai Dipadati Kendaraan

    Situasi arus lalu lintas KM 57 Tol Jakarta-Cikampek dari arah Bandung dan Jawa Tengah, menuju arah Jakarta mulai padat pada Minggu (29/12/2024) malam.

    Korlantas Polri melaporkan arus lalu lintas di tol Jakarta Cikampek pada Minggu (29/12/2024) yang menuju ke arah Jakarta mencapai 6.196 kendaraan atau mengalami kenaikan 31%. Kecepatan kendaraan 70 sampai 80 kilometer per jam.

    2. Bos Mobil China Sesumbar 5 dari 10 Produsen Mobil Terbesar Dunia Adalah Merek Tiongkok

    William Li, CEO Nio, memprediksi bahwa produsen mobil asal China akan menguasai setengah pasar global pada tahun 2035. Ia bahkan sangat yakin lima dari 10 produsen mobil terbesar dunia adalah merek China.

    Diketahui saat ini berdasarkan informasi dari Forbes, 10 merek mobil paling besar di dunia adalah Tesla, Toyota, BYD, Porsche, Volkswagen, Stellantis, Mercedes-Benz, Ford, dan General Motor. Satu-satunya mobil China yang ada dalam daftar tersebut hanya BYD.

    3. 33 Lokasi Parkir Kendaraan Saat Perayaan Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta

    Pemprov Jakarta menyiapkan 33 lokasi parkir kendaraan pada malam perayaan Tahun Baru 2025 di sekitar kawasan Jalan Sudirman-MH Thamrin dan Lapangan Banteng. Hal ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin menikmati malam pergantian tahun 2024 ke 2025.

    “Terdapat 33 titik lokasi parkir untuk kegiatan perayaan malam Tahun Baru 2025 di sekitar tempat acara dengan satuan ruang parkir (SRP) sebanyak 19.582 SRP sepeda motor, 21.503 SRP mobil dan 182 SRP bus,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo, Minggu (29/12/2024).

    4. 31 Jalan yang Ditutup Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

    Pemprov Jakarta akan menutup 31 ruas jalan dan merekayasa lalu lintas di kawasan Sudirman-MH Thamrin untuk kelancaran perayaan malam Tahun Baru 2025 juga jadi top 5 news Beritasatu.com. Penutupan jalan dilakukan pada Selasa (31/12/2024) malam hingga Rabu (1/1/2025) dini hari.

    Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, sebanyak 31 ruas jalan yang akan ditutup yakni, Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan hingga Bundaran HI), Jalan MH Thamrin (mulai dari Bundaran HI hingga Bundaran Patung Kuda), dan Jalan Pintu 1 Senayan.

    5. Reaksi Denny Sumargo Terkait Rekaman Obrolan Bersama Farhat Abbas Soal Novi Beredar di Medsos

    terkait rekaman suara dirinya yang melakukan perbincangan deng Farhat Abbas soal kehidupan pribadi Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi yang beredar di media sosial.

    Menurutnya, perbincangan dirinya dengan Farhat Abbas yang membahas Pratiwi Noviyanthi sudah dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan.

    Demikian top 5 news Beritasatu.com yang menarik perhatian pembaca. Namun, terdapat update berita lainnya yang tak kalah menarik, informatif, serta menghibur yang bisa pembaca simak lebih lanjut. 

  • Reaksi Denny Sumargo Terkait Rekaman Obrolan Bersama Farhat Abbas Soal Novi Beredar di Medsos

    Reaksi Denny Sumargo Terkait Rekaman Obrolan Bersama Farhat Abbas Soal Novi Beredar di Medsos

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Denny Sumargo memberikan reaksi terkait rekaman suara dirinya yang melakukan perbincangan deng Farhat Abbas soal kehidupan pribadi Pratiwi Noviyanthi atau Novi yang beredar di media sosial.

    “Mengenai video rekaman saya sama Farhat itu sudah saya sampaikan ke Novi, ke pengacaranya juga. Intinya sudah disampaikan ke timnya juga dua bulan lalu,” kata Denny Sumargo di Instagram miliknya, Minggu (29/12/2024).

    Menurutnya, perbincangan dirinya dengan Farhat Abbas yang membahas Pratiwi Noviyanthi sudah dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan.

    “Sudah saya sampaikan, termasuk semua whatsapp Farhat ke saya yang membicarakan tentang Novi. Termasuk tujuan serta maunya Farhat itu sendiri,” ungkapnya lagi.

    Denny Sumargo merasa rekaman suara dirinya dengan Farhat bukan sesuatu yang baru untuk dibesar-besarkan.

    “Jadi itu semua sudah saya sampaikan, seharusnya bukan menjadi suatu hal yang baru dan kejadian itu sudah lama,” tutur Denny Sumargo memberikan reaksi terkait rekaman percakapan dirinya dengan Farhat Abbas mengenai Novi beredar di media sosial.

  • Podcast Ayah Natasha Wilona Batal Tayang, Ini Alasan Denny Sumargo

    Podcast Ayah Natasha Wilona Batal Tayang, Ini Alasan Denny Sumargo

    Podcast Ayah Natasha Wilona Batal Tayang, Ini Alasan Denny Sumargo

    TRIBUNJATENG.COM- Didi Setiadi, pria yang diduga sebagai ayah kandung Natasha Wilona, dikabarkan merasa gelisah setelah wawancaranya dengan Denny Sumargo tidak kunjung ditayangkan. 

    Hal ini diungkapkan langsung oleh Denny Sumargo.

    Menurut Denny, keresahan tersebut timbul karena Didi Setiadi berharap wawancara tersebut dapat memberikan kejelasan terkait masa lalu keluarga Natasha Wilona. 

    Namun, Denny memutuskan untuk tidak menayangkan podcast tersebut demi menjaga privasi kedua belah pihak.

    Alasan Podcast Tidak Ditayangkan

    Denny Sumargo menyampaikan bahwa ia memilih membatalkan penayangan podcast bersama Didi Setiadi untuk menghindari dampak negatif yang bisa terjadi jika kisah pribadi keluarga Natasha Wilona dipublikasikan.

    “Bapaknya cukup resah karena ada sesuatu yang ia ucapkan, tapi saya bilang ‘gini pak, kalau bisa, saran saya, kalau bisa jangan, karena ini masa lalu yang dibawa ke publik, banyak yang ikut campur, kasihan bapak dan keluarga, kasihan juga pihak N dan keluarganya, kalau bisa diselesaikan secara privat dan saya mendukung itu, kalau naik di publik ada pihak yang dirugikan,” jelasnya mengutip TribunJatim.

    Denny juga menambahkan bahwa publikasi cerita pribadi seperti ini bisa berdampak buruk bagi semua pihak yang terlibat, termasuk Natasha Wilona dan keluarganya. 

    Oleh karena itu, ia meminta Didi Setiadi untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara tertutup.

    20 Tahun Tidak Bertemu

    Natasha Wilona diketahui sudah tidak bertemu dengan ayahnya selama 20 tahun, sejak orang tuanya berpisah ketika ia masih kecil. 

    Wilona yang saat itu berusia lima tahun dibesarkan oleh ibunya seorang diri bersama kakaknya.

    Dalam sebuah wawancara, Wilona mengungkapkan bahwa ia hanya fokus pada perjuangan ibunya selama ini. 

    “Sejak kecil, aku tahu mama berjuang untuk aku dan kakakku. Aku tidak pernah bertanya lebih jauh tentang apa yang terjadi di masa lalu,” kata Wilona.

    Hingga saat ini, Wilona mengaku tidak mengetahui keberadaan ayahnya. “Sampai sekarang, aku juga tidak tahu di mana ayah berada,” ungkapnya.

    Perjuangan Ibunda

    Natasha Wilona juga membagikan kisah inspiratif tentang perjuangan ibunya sebagai seorang single mom. 

    Ibunya pernah menjual baju dari pintu ke pintu dengan harga yang sangat terjangkau untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

    “Mama ibu rumah tangga sekaligus dulu mama suka jualin baju selembar-selembar di sekolah, Rp 20 ribu gitu.

    Perjuangan mama aku sangat-sangat luar biasa,” jelas Natasha Wilona.

    “Mama aku bisa jadi single mom yang bisa bikin dua anak-anaknya tidak kekurangan kasih sayang,” tuturnya.

    Ia juga mengungkapkan rasa bangganya kepada ibunya yang mampu memberikan kasih sayang dan memenuhi kebutuhan hidup dua anaknya tanpa kekurangan apa pun.

    Pesan Denny Sumargo untuk Didi Setiadi

    Menanggapi keresahan Didi Setiadi, Denny Sumargo memberikan pesan agar Didi berusaha ikhlas dan percaya pada rencana Tuhan. 

    Ia berharap jika waktunya tepat, hubungan antara Didi dan Natasha Wilona bisa kembali terjalin.

    “Saya bilang kepada beliau, ‘Ikhlaskan saja, Pak. Semua usaha Bapak pasti dilihat oleh Tuhan. Jika suatu saat nanti anak Bapak ingin bertemu, Tuhan akan memberikan jalan terbaik,’” ujar Denny.

    Dengan keputusan ini, Denny menegaskan bahwa podcast dengan Didi Setiadi tidak akan pernah ditayangkan demi menjaga privasi dan kebaikan semua pihak yang terlibat.

     

     

  • Mobil Suzuki yang Kini Banyak Dikoleksi Para Artis Sultan, Apa Saja?

    Mobil Suzuki yang Kini Banyak Dikoleksi Para Artis Sultan, Apa Saja?

    Jakarta

    Brand mobil dari PT Suzuki Indomobil Indonesia (SIS) mungkin sering dipandang sebelah mata. Namun nyatanya banyak orang yang menyandang title ‘sultan’ hingga kolektor mobil mengoleksi mobil ini.

    Di Indonesia, Suzuki memproduksi ragam kendaraan roda dua hingga roda empat. Di sektor mobil, Suzuki telah banyak memproduksi berbagai tipe mobil seperti MPV, SUV, City Car hingga Pick Up.

    Ada beberapa unit mobil unggulan dari produsen yang terkenal dengan logo huruf ‘S’ tersebut antara lain Jimny 5-Door, Grand Vitara, New XL7 Hybrid dan Swift. Beberapa mobil dari Suzuki pun tengah menjadi tren berkat fitur yang disajikan sekaligus menggugah para artis untuk memilikinya.

    Walaupun dibilang bukan mobil artis, namun banyak artis yang mulai menggunakan mobil yang terkenal awet ini. Mereka pun memiliki beberapa jenis line up mobil untuk digunakan dengan berbagai keperluan. Mulai dari modifikasi, hingga untuk offroad. Lalu, siapa saja artis yang memiliki mobil ‘bukan artis’ ini?

    1. Deddy Corbuzier (Jimny 5-Door)

    Meskipun memiliki koleksi mobil yang lebih mewah, Deddy memiliki banyak nostalgia dengan Jimny. Alasan untuk membeli mobil ini karena memiliki banyak kenangan. Terutama pada momen pertama dia pacaran dan berjuang membangun kehidupan yang lebih baik.

    “Karena pada saat gua susah, mobil pertama gua, bahkan buat pacaran itu Suzuki Jimny Jangkrik. Dan ini adalah Suzuki Jimny 5-Door, yang paling baru. Dan setiap kali kalo gua nyetir ini, gua megang ini ‘everything is flashback’” kata Deddy dikutip, Senin (23/12/2024).

    2. Boy William (Jimny 5-Door Abu-abu)

    Dengan karakter yang suka mobil SUV, ternyata Boy William memiliki mobil Jimny 5-Door. Alasan ia memiliki mobil ini karena memiliki memori yang cukup dalam akan kenangannya bersama ayahnya.

    Selain itu, mobil ini cukup kompak dan bisa dibawa offroad. Menurutnya, mobil ini diklaim sebagai mobil sultan, sehingga siapapun yang membelinya akan memiliki kebanggan tersendiri.

    3. Andre Taulany (Jimny 5-Door Hitam)

    Alasan Andre mengganti Jimny 5-Door dimulai ketika ia mengunjungi Rumah Boy Wiliam. Setelah melakukan tur rumah BW, BW menunjukkan koleksi mobilnya dan salah satunya Jimny 5-Door. BW memamerkan Jimny 5 door langsung di depan Andre.

    Hal tersebut membuat Andre Taulany fomo dan ingin membeli Jimny tersebut. Andre juga tidak ingin kalah dari Raffi Ahmad untuk segera membeli mobil ini.

    4. Gofar Hilman (Suzuki Swift dan Grand Vitara)

    Selain mengoleksi Suzuki Swift, Gofar ternyata juga membeli Suzuki Grand Vitara. Tak tanggung-tanggung, Gofar juga langsung melakukan modifikasi pada mobil ini. Alasan Gofar membeli Suzuki Grand Vitara lantaran ia telah mengkomparasikan dengan Honda HRV dan menganggap Suzuki Grand Vitara lebih value for money.

    5. Kiki Saputri (Suzuki New XL7 Hybrid)

    Ketika mengunjungi rumah Denny Sumargo, Kiki Saputri terlihat menaiki mobil ‘bukan artis’ Suzuki New XL7 Hybrid. Hal tersebut menunjukkan spekulasi Kiki Saputri diduga memiliki Suzuki New XL7 Hybrid. Alasan Kiki Saputri memilih Suzuki New XL7 Hybrid jadi tunggangannya lantaran bahan bakar mobil yang digunakan tergolong irit dibanding brand mobil lainnya.

    Meskipun brand ini awalnya dikenal sebagai mobil entry level dan bisa dibilang bukan mobil yang cocok bagi artis. Namun, berdasarkan list di atas, banyak artis dan influencer ternama yang menggunakan Suzuki bahkan menjadikan mobil ini sebagai koleksi.

    Dengan desain modern dan tangguh menghadapi berbagai medan rintangan, bukan tanpa alasan brand Suzuki berhasil menarik perhatian para artis.

    Mobil-mobil dari Suzuki juga menawarkan kombinasi kenyamanan yang cocok untuk gaya hidup modern para artis dan perawatan kendaraan yang mudah lewat jaringan layanan bengkel Suzuki yang tersebar luas di seluruh Indonesia.

    Lewat unit mobil unggulannya, Suzuki tidak hanya meramaikan pasar saja, tetapi ingin menunjukkan brand Suzuki tidak dianggap sebelah mata lewat model yang modern dan futuristik.

    (ega/ega)