Tag: Denny Sumargo

  • Bahas Pilkada Dipilih DPRD hingga Pandji, Podcast Ahok di YouTube Denny Sumargo Sempat Hilang

    Bahas Pilkada Dipilih DPRD hingga Pandji, Podcast Ahok di YouTube Denny Sumargo Sempat Hilang

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ocehan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi buah bibir. Makin tersorot setelah videonya menghilang dari YouTube.

    Video itu sebelumnya muncul selama sekitar 19 menit di kanal CURHAT BANG milik Denny Sumargo pada Rabu, 7 Januari 2026. Namun diduga terkena takedown.

    Pada Kamis, 8 Januari 2026, video tersebut kembali ditayangkan di kanal yang sama. Kini video itu sudah bisa kembali ditonton.

    Di video itu, Ahok banyak mengulas dinamika politik dan hukum, terutama terkait pencalonan kepala daerah. Dia menyinggung pengalamannya saat memilih mundur dari jabatan demi maju ke posisi yang lebih tinggi.

    “Mereka (pejabat yang lebih tinggi) bikin peraturan waktu itu, bupati yang mau jadi gubernur harus berhenti, supaya saya takut,” ujar Ahok.
    
“Maksudnya gitu loh, dia akhirnya kaget saat saya berhenti beneran,” tambahnya.

    Ahok juga mengkritik aturan Pilkada yang menurutnya kerap berubah dan seolah diarahkan pada individu tertentu.

    “Jangan main-main suka-suka gitu. Lagi mau sikat Ahok, bikin A. Begitu enggak yang lain, bikin B,” ungkapnya.

    “Masa gara-gara saya mau maju jadi 10 tahun, saya mesti berhenti setengah tahun. Dari mana dasar hukumnya?” lanjut Ahok.

    Dia menilai kebijakan tersebut muncul karena adanya ketakutan jika petahana kembali terpilih.
    
“Ini sudah kayak ketakutan saya itu bisa terpilih lagi tahu enggak? Suruh saya berhenti dengan cara diputusin dong,” katanya.

    
“Saya datang MK diketawain. Eh, MK putusin enggak perlu berhenti lagi tuh bisa segala macam. Jadi mereka saya bilang, hukum kok cuma buat target orang tertentu gitu,” sambung Ahok.

  • Mengambil Hak Rakyat! Dibuat untuk Curang!

    Mengambil Hak Rakyat! Dibuat untuk Curang!

    GELORA.CO –  Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi sorotan setelah mengeluarkan pernyataan keras menyangkut wacana pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

    Dalam podcast Curhat Bang dari Denny Sumargo tersebut, Ahok menegaskan bahwa wacana itu tidak hanya mundur ke belakang, tetapi juga merupakan bentuk perampasan hak rakyat.

    Ahok menegaskan secara lantang “Makanya ketika orang memaksakan harus kembali ke DPRD, ini kan pertama mengambil hak rakyat.”

    Pernyataan itu menanggapi kembali munculnya gagasan agar kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD, bukan melalui pemilihan langsung oleh masyarakat.

    Ahok menyebut model pemilihan seperti itu identik dengan praktik dagang politik, lobi tertutup, bahkan transaksi suara.

    Ahok Ungkap Praktik Lama: “Di DPRD Itu Semua Bisa Diatur!”

    Dalam penjelasannya, Ahok membeberkan bagaimana di masa lalu pemilihan via DPRD membuka peluang transaksi politik yang masif.

    Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai bukti bahwa pemilihan tidak mencerminkan kehendak rakyat, melainkan kehendak para elite yang mampu membayar.

    Kombinasi Dua Kritik Tajam: “Ini Sistem Dibangun Supaya Orang Bisa Curang!”

    Kritik Ahok tidak berhenti pada mekanisme pemilihan kepala daerah.

    Ia menjelaskan bahwa sebagian orang melihat Pilkada bukan sebagai kompetisi program atau gagasan, melainkan kompetisi kecurangan.

    Kutipan yang langsung viral itu berbunyi

    “Pilkada ini adalah keunggulan curang, bukan keunggulan menjual program untuk rakyat.”

    Menurut Ahok, banyak elite politik yang menolak sistem yang lebih transparan karena sistem tersebut akan menyulitkan mereka berbuat curang.

    Ia menilai bahwa ketika mekanisme pemilihan semakin melibatkan rakyat secara langsung, ruang bermain untuk transaksi politik menjadi semakin sempit.

    Ahok: Mengapa Kita Malah Balik ke Sistem Lama?

    Ahok menyatakan bahwa jika ada masalah biaya politik mahal, politik uang, atau ketidakmerataan akses.

    Maka yang harus dilakukan adalah memperbaiki sistem, bukan kembali ke mekanisme lama yang lebih rentan manipulasi.

    Ia berkata “Kalau kita kasih kepada rakyat ada masalah, kita perbaiki dong. Masa balik yang lama? Lucu juga kan.”

    Menurutnya, justru pengembalian Pilkada ke DPRD seperti “mematikan demokrasi perlahan-lahan” dan mengorbankan hak publik.

    Pada bagian lain, Ahok menyebut bahwa beberapa pihak menolak inovasi sistem pemilu karena merasa terancam bila harus bersaing secara fair.

    Ia menyinggung bahwa pemilu langsung sering dilihat sebagai ancaman oleh mereka yang selama ini bergantung pada transaksi politik.

    Dari seluruh pernyataan Ahok, muncul kesimpulan bahwa ada bagian dari elite politik yang nyaman dengan sistem non-transparan karena memberi celah manipulasi.

    Dari cerita pengalamannya di Bangka Belitung hingga pengalamannya sebagai bupati dan gubernur.

    Ahok menegaskan satu prinsip kekuasaan publik adalah hak rakyat, bukan milik elite.

    “Kalau sistemnya diperbaiki, enggak ada alasan kembali ke model lama yang menguntungkan segelintir orang.”

    Ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar bangsa bukan sekadar biaya pemilu yang tinggi, tetapi kemauan politik untuk menjalankan sistem secara bersih.***

  • Hotman Paris Sindir YouTuber Undang Korban Perselingkuhan tapi Jago Selingkuh, Densu: Keknya Gue!

    Hotman Paris Sindir YouTuber Undang Korban Perselingkuhan tapi Jago Selingkuh, Densu: Keknya Gue!

    GELORA.CO – Pengacara kondang Hotman Paris kembali menyita perhatian publik usai melontarkan sindiran pedas kepada sejumlah konten kreator yang gemar mengangkat isu perselingkuhan dalam format siniar wawancara di YouTube.

    Pernyataan tersebut disampaikan Hotman melalui akun TikTok pribadinya, @hotmanparisofficial, saat tengah berada di kawasan Martin Place, Sydney, Australia. 

    Dalam video yang diunggah pada Senin, 29 Desember 2025, Hotman tampak berbicara santai sembari menunggu istri dan putrinya berbelanja. Namun, nada bicaranya berubah tajam ketika menyinggung maraknya konten wawancara yang membuka aib rumah tangga orang lain, khususnya soal perselingkuhan, dengan narasumber yang mengaku sebagai korban.

    Hotman secara terbuka mengkritik para kreator yang dinilainya terlalu bersemangat menguliti kisah pribadi orang lain di ruang publik. Ia bahkan menyebut, tak sedikit dari pemilik kanal tersebut justru memiliki rekam jejak serupa dengan isu yang mereka angkat.

    “Kamu tahu nggak sih justru para pemilik akun itu juga adalah jago selingkuh. Dia melakukan wawancara untuk narasumber tentang perselingkuhan narasumbernya, ada yang sambil nangis-nangis,” ujar Hotman Paris dalam video TikTok yang diunggah pada 29 Desember 2025.

    “Tapi lu tahu? Pemilik akun yang melakukan wawancara tersebut justru adalah juara selingkuh,” lanjutnya.

    Ia kemudian melanjutkan dengan nada menyentil, menyebut bahwa sosok di balik akun-akun itu tak jarang merupakan “pemain utama” dalam praktik perselingkuhan.

    “Jadi para pemilik akun, akun apa pun namanya yang begitu semangat interview membuka aib orang, come on, coba kau beli kaca yang agak tebal,” kata Hotman Paris.

    “Ternyata kamu juga adalah pemain utama. Kamu adalah yang banyak selingkuh. I know who you are,” sambungnya.

    Video tersebut semakin ramai diperbincangkan setelah aktor sekaligus konten kreator Denny Sumargo membagikan ulang cuplikan unggahan Hotman Paris melalui Instagram Stories. 

    Menariknya, konten kreator yang akrab disapa sebagi Densu dan dikenal lewat siniar Curhat Bang justru memberikan respons bernada bercanda yang seolah mengisyaratkan sindiran tersebut mengarah kepadanya.

    “Hayo siapa yang dimaksud bang,” tanya seorang warganet pada Densu.

    “Keknya gue,” balas Densu dengan emoji tertawa.

    Tak sedikit pula warganet yang mengaitkan sindiran Hotman dengan nama dr. Richard Lee, konten kreator lain yang kerap membahas isu perselingkuhan.

    Apalagi, belum lama ini ia mengundang Insanul Fahmi sebagai narasumber dalam polemik rumah tangga yang melibatkan istri sahnya Wardatina Mawa dan istri sirinya Inara Rusli. Sejumlah komentar pun bermunculan, mereka banyak yang berspekulasi dan mencoba menafsirkan pernyataan dari Hotman Paris.

    “Aku dari awal mikirnya DRL sih, soalnya aku sebenarnya suuzon DRL sama Inara sejak dulu, kabarin kalo bener,” tulis akun TikTok @queen_selena2 di kolom komentar.

    “Densu dulu pemain, sekarang sih nggak mungkin. Yakin aku kecuali DENSU,” tulis akun @MaYo.

  • Doktif Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Dokter Richard Lee

    Doktif Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Dokter Richard Lee

    GELORA.CO  – Dokter Samira alias Doktif ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik kepada dokter kecantikan Richard Lee.

    Demikian yang disampaikan Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggalayuda.

    “Penanganan dengan terlapor Samira dan pelapornya Richard Lee sudah naik ke tahap penyidikan. Dokter Samira sudah jadi tersangka terkait pencemaran nama baik,” kata Dwi, kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

    Ia menuturkan, Doktif sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Jumat (12/12/2025). 

    Kendati demikian, Doktif tak dilakukan penahanan lantaran pasal yang dipersangkakan ancaman hukuman di bawah lima tahun.

    “Kami tidak lakukan (penahanan) karena pasal yang disangkakan adalah UU ITE, di mana ancaman hukumannya dua tahun,” ucap Dwi. 

    Penyidik berikutnya akan melakukan pemanggilan terhadap Samira maupun Richard.

    Keduanya dijadwalkan untuk bermediasi pada Selasa (6/1/2026) mendatang. 

    Samira bakal dipanggil guna diperiksa sebagai tersangka apabila mediasi tak menyelesaikan kasus.

    Sebelumnya, Dokter Richard Lee buka suara soal tudingan yang diarahkan kepadanya oleh Doktif atau Dokter Detektif. 

    Hal ini ramai di media sosial, ketika potongan video penjelasan Richard Lee di Youtube Denny Sumargo beredar.

    Salah satu tudingan yang paling ramai diperbincangkan adalah terkait izin prakteknya sebagai dokter kecantikan. 

    Richard Lee memperlihatkan bukti izin prakteknya yang masih berlaku hingga 2025. Ia menjelaskan bahwa tudingan yang menyebut dirinya tidak memiliki izin adalah salah. 

    “Surat izin praktek saya berlaku sampai 11 Oktober 2025,” ujar Richard Lee dikutip Tribunnews.com dari Youtube Denny Sumargo, Sabtu (14/12/2024).

    Richard juga menanggapi cara Doktif dalam menyampaikan tuduhan-tuduhan tanpa data di media sosial. 

    Ia memperingatkan agar berhati-hati karena ada UU ITE, jika melemparkan tuduhan tanpa bukti di media sosial.

    “Hati-hati dalam berstatement. Saya sering lihat Doktif terburu-buru memberikan statement tanpa data,” kata Richard Lee.

    ‘Kita ini ada UU ITE. Saya sebagai sejawat, sayang sekali sama Doktif dan nggak pengen Doktif sampai punya masalah hukum,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Richard menyayangkan opini negatif yang terus digiring terhadap dirinya di media sosial, diakuinya selama ini tetap diam bukan berarti dirinya bersalah. 

    “Diam itu bukan artinya saya salah. Saya nggak mau berkonflik. Ini bisa buat masalah hukum dan apa yang dilakukan itu fitnah,” bebernya.

    “Yang difitnah bukan cuma saya, tapi juga istri saya, karyawan saya, bahkan produk-produk saya,” lanjut Richard Lee.

    Selain membahas izin praktek, Richard juga memberikan klarifikasi soal riwayat pendidikannya yang sempat dipertanyakan. 

    “Aku S1 di Universitas Sriwijaya, S2 di Respati Indonesia (MARS). Saat itu aku mau lanjut belajar bisnis secara online karena pandemi,” terang Richard Lee.

    “Aku ikut kuliah, kerjain tugas, dan desertasi sampai selesai. Kalau sekolahku kurang bagus, aku minta maaf. Yang jelas, aku murni ingin belajar,” katanya.

    Sementara itu, Kanit Krimum Polres Jakarta Selatan, AKP Igo Fazar Akbar menjelaskan, laporan ini diterima sejak Februari 2025.

    Penetapan status tersangka kepada Samira dilakukan setelah syarat dua alat bukti terpenuhi, salah satunya SIP Richard Lee yang dimasalahkan Samira.

    “Sudah ada dua alat bukti, dari konten TikTok Dokter S yang menyebutkan bahwa Dokter R tidak memiliki SIP dalam praktiknya di Palembang, dan faktanya Dokter R sudah memiliki izin SIP,” kata Igo

  • Wulan Guritno Blak-blakan Ngaku Sudah Lama Minder Soal Jerawat

    Wulan Guritno Blak-blakan Ngaku Sudah Lama Minder Soal Jerawat

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktris Wulan Guritno akhirnya blak-blakan terkait masalah kulit wajah yang telah dialaminya sejak remaja. Ia mengaku selalu minder dengan jerawat dan bekas jerawat, yang selama ini ditutupinya.

    “Mungkin buat orang lain ini hal biasa, tetapi buatku ini insecurities aku dari remaja dan ini yang aku tutupin selama ini,” ungkap Wulan, mengutip kanal YouTube Denny Sumargo, Sabtu (13/12/2025). 

    Wulan mengakui ketidaksempurnaan kulitnya yang baru-baru ini terungkap dalam film Norma dan viral hingga menjadi buah bibir netizen di media sosial membuat dirinya syok.

    “Kan selama ini enggak pernah kebongkar. Yang tahu kan hanya orang sekitar gue, lingkungan gue doang. Enggak ada publik yang tahu muka Wulan geradakan,” imbuhnya. 

    Perhatian publik yang mendadak terhadap kulit wajahnya memicu kecemasan dan trauma lama bagi bintang serial Love Therapy tersebut. 

    “Aku sampai enggak ngelihat sosial media dua hari ini, beneran. Pada saat itu ke-trigger trauma lagi gitu. Aku enggak tahu kenanya di mana ya tetapi aku benar-benar cemas. Kepikiran orang lain mikir apa ya gitu kan orang mikir Wulan yang mulus itu yang apalah itu,” curhat Wulan. 

    Kondisi ini sempat memengaruhi konsentrasi Wulan saat bekerja sehari-hari. “Kadang-kadang pada saat aku mau kerja, enggak fokus. Karena misalnya lagi meeting, orang mikir apa ya. Kalau ngelihat Wulan di televisi bagaimana ya. Jadi gue kan enggak fokus,” tutup Wulan. 

  • Wulan Guritno Menangis Saat Viral karena Kulit Wajah ‘Geradakan’

    Wulan Guritno Menangis Saat Viral karena Kulit Wajah ‘Geradakan’

    Jakarta, Beritasatu.com – Wulan Guritno mengaku sempat terpukul hingga menangis karena visual kulit wajahnya yang disebut netizen ‘geradakan’ viral beberapa waktu lalu. Pengakuan ini ia sampaikan saat menjadi bintang tamu dalam acara siniar bersama Denny Sumargo (Densu). 

    “Ih, kok mukanya Wulan ternyata geradakan ya? Enggak ada publik yang tahu muka Wulan geradakan. Aku sempat nangis, tanya sama manajemen aku,” ujar Wulan, mengutip kanal YouTube Denny Sumargo, Sabtu (13/12/2025). 

    Wulan menjelaskan, kondisi kulit wajahnya yang sedang kurang mulus itu terjadi saat syuting film Norma. Ia memang diminta tim produksi menampilkan karakter dengan tampilan yang lebih kasar dan sekaligus alami. 

    “Memang perannya agak berbeda, memang penginnya rough gitu. Jadi memang kulit yang sebenarnya pengin diperlihatkan,” tambahnya. 

    Wulan juga mengungkapkan pengalaman dirinya viral karena kulit wajah yang tak mulus tersebut sukses membuatnya merasa kurang percaya diri. Terlebih, ia sudah berjuang dengan masalah jerawat sejak muda.

     “Sebagai pejuang acne ini hal yang paling bikin aku enggak percaya diri. Ini sudah dari remaja, masalahnya di situ terus lalu pas kebongkar kayak aduh gitu,” tandas Wulan. 

    Sebelumnya, Wulan Guritno merespons tegas kritikan sejumlah netizen terkait visual kulit wajahnya yang terlihat jelas dalam salah satu adegan film terbarunya, Norma.  Pada salah satu adegan, kulit wajah Wulan disorot dari dekat sehingga scars alias bopeng pada pipinya terlihat jelas. 

    Lewat akun Instagram pribadinya, Wulan mengingatkan netizen kalau ia juga manusia biasa yang memiliki cela. 

    “Lucunya ya, kadang bekas luka bisa bikin orang lupa kalau kita juga manusia,” tulis Wulan sebagai keterangan foto bopeng di kulit pipinya dari dekat, dikutip dari akun Instagram @wulanguritno, Rabu (22/10/2025). 

  • Denny Sumargo Akui Lihat Rekaman CCTV Inara dan Insanul, Ini Isinya

    Denny Sumargo Akui Lihat Rekaman CCTV Inara dan Insanul, Ini Isinya

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengakuan mengejutkan datang dari selebritas Denny Sumargo yang mengaku sudah melihat isi rekaman CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi yang diduga berhubungan intim di kediaman Inara Rusli. Ternyata ini isinya.

    “Gue memang melihat isi rekaman CCTV tersebut (Inara Rusli dan Insanul Fahmi),” kata Denny Sumargo dikutip dari YouTube Cumi Cumi, Jumat (12/12/2025).

    Denny Sumargo mengaku, bahwa isi rekaman CCTV tersebut tidak dilihatnya sampai habis.

    “Gue hanya melihat cuma 15 detik kayaknya, kurang lebih,” ungkapnya.

    Ia mengatakan, pada rekaman CCTV tersebut tidak terlihat jelas wajah dua orang yang ada di dalam video tersebut.

    “Posisinya itu, wajahnya enggak terlalu kelihatan karena sepertinya CCTV itu kan jauh ya,” lanjutnya.

    Denny Sumargo pun turut menjelaskan mengenai aktivitas dua orang ada di rekaman CCTV yang diduga merupakan Inara Rusli dan Insanul Fahmi.

    “Gue melihatnya belum vulgar ya,” bebernya.

    Pria yang dijuluki ‘Pebasket Sombong’ itu pun menjelaskan mengenai sosok yang mengirimkan rekaman CCTV kepada Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi tersebut.

    “Yang gue tahu bahwa orang yang mengirimkan rekaman itu tidak dikenal katanya. Karena, mereka bilang bahwa hal itu (rekaman CCTV) dikirimkan oleh orang yang mereka enggak kenal,” paparnya.

    “Sumpah, asli gue berani sumpah karena gue cuma tahunya ya itu saja,” tutupnya.

  • Richa Novisha Baru Sadari Firasat setelah Gary Iskak Meninggal

    Richa Novisha Baru Sadari Firasat setelah Gary Iskak Meninggal

    Jakarta, Beritasatu.com – Richa Novisha, istri mendiang aktor Gary Iskak mengaku saat ini baru tersadar telah diberi firasat terkait kematian sang suami, setelah Gary wafat karena kecelakaan motor yang merenggut nyawa sang suami. 

    “Sebenarnya mungkin kalau beliau masih ada, kita enggak kepikiran wah ternyata dia sudah kasih tanda kemarin-kemarin. Tetapi, setelah beliau meninggalkan kita baru aku menyadari, pantesan begini, pantesan begitu. Jadi kita flashback saja,” ujar Richa, mengutip kanal YouTube Denny Sumargo, Jumat (12/12/2025). 

    Richa teringat ia pernah diperlihatkan seperti adegan yang memperlihatkan kecelakaan dan situasi melayat di rumah orang tuanya. 

    “Tiba-tiba dikasih penglihatan gitu kayak kecelakaan motor terus nanti enggak ada, enggak selamat. Tetapi kok ternyata ini yang dikasih lihat, bedanya bukan di rumah aku kita kumpulnya di rumah mamanya dan rata-rata semua pake baju putih,” tambahnya.

    Ia menambahkan, beberapa hari sebelum kecelakaan, sempat ada perasaan khawatir karena Gary sangat menyukai motor.

    “Karena kan beliau suka motor banget. Jadi sempat kepikiran, nanti bagaimana ya kalau dia kecelakaan motor. Sempat kepikiran gitu dan sangat khawatir,” kata Richa.

  • Richa Novisha Ungkap Gary Iskak Sempat Sakit sebelum Kecelakaan Motor

    Richa Novisha Ungkap Gary Iskak Sempat Sakit sebelum Kecelakaan Motor

    Jakarta, Beritasatu.com – Richa Novisha, istri mendiang aktor Gary Iskak mengungkap mendiang suaminya pernah jatuh sakit sebelum akhirnya kecelakaan motor hingga meninggal dunia. 

    “Sebelum lebaran (Maret 2025) itu dia masuk rumah sakit. Pada saat itu memang sudah pecah pembuluh darahnya dan itu sudah diperingatkan juga sama dokter dibilang ini jangan sampai pecah ya Pak, karena kalau sampai pecah bisa berbahaya. Tolong dijaga,” ujar Richa, dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo, Jumat (12/12/2025).

    Richa menduga, pembuluh darah Gary akhirnya pecah karena mendiang suaminya sempat menghantam pohon saat mengalami kecelakaan tunggal tersebut. 

    “Nah pada saat kejadian yang kemarin itu. Mungkin karena benturannya terlalu keras, pecah lagi pembuluh darahnya. Itu yang bikin keluar darah banyak dari badan,” tambahnya. 

    Akibat pendarahan hebat, Richa mengaku sempat tak berani melihat tubuh Gary saat masih terbaring di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit. 

    “Aku lihat dia bengkak, pas masuk IGD aku cuma berani ngelihatnya ke sebelah kiri dia. Karena yang sebelah kanan dia tuh lebih parah kayak lebih bengep gitu,” tandas Richa. 

    Gary Iskak meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di Jalan Kesehatan Raya, tepat di depan Rainbow Car Wash, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. 

  • Denny Sumargo Siapkan Rp1 Miliar, Dukung Gerakan Patungan Beli Hutan di Indonesia

    Denny Sumargo Siapkan Rp1 Miliar, Dukung Gerakan Patungan Beli Hutan di Indonesia

    JAKARTA – Aktor sekaligus konten kreator, Denny Sumargo, kembali menarik perhatian publik melalui aksi sosialnya. Pria yang akrab disapa Densu ini menyatakan komitmennya untuk menggelontorkan dana sebesar Rp1 miliar guna berpartisipasi dalam gerakan kolektif membeli hutan di Indonesia.

    Langkah ini diambil Denny sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menjaga paru-paru dunia dari ancaman deforestasi.

    Keinginan tersebut disampaikan Denny di tengah ramainya perbincangan publik mengenai inisiatif pelestarian hutan melalui cara patungan. Dalam keterangannya, Denny menegaskan bahwa ia tidak main-main dalam mendukung gerakan konservasi alam tersebut.

    “Ini sebenarnya dari postingannya Pandawara ya, kemudian gue enggak tahu serius atau enggak ya. Cuma kalau serius juga boleh. Makanya gue bilang, ‘Yuk, ayo, gue sumbang Rp 1 miliar pertama deh’,” ungkap Denny Sumargo di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 10 Desember.

    Mantan atlet basket nasional ini merasa tergerak setelah melihat banyaknya lahan hutan yang beralih fungsi menjadi kawasan industri maupun perkebunan yang mengancam ekosistem. Bagi Denny, uang bisa dicari, namun kerusakan alam akan berdampak panjang bagi generasi mendatang.

    “Karena gue juga cukup merasa terganggu dan resah dengan banyaknya penambangan liar dan juga penebangan pohon liar yang kemudian secara tata kelola lingkungan itu menurut saya pribadi merusak, kan,” ungkap Denny Sumargo.

    “Yang harusnya lebih ditertibkan lagi dan kemudian lebih dijaga lagi secara aturan. Itu sebenarnya bentuk keresahan saja,” tambah Denny.

    Ia berharap kontribusinya ini dapat memicu semangat masyarakat lain maupun rekan sesama figur publik untuk turut andil dalam menjaga alam Indonesia.

    “Oleh karena itu sebenarnya ini bentuk kekhawatiran kita, jangan sampai di masa depan generasi penerus kita ditinggalkan bencana,” kata Denny.

    “Karena negara kita itu kan negara yang sangat tropis. Curah hujan dan iklim kita tuh sangat ekstrem sekali, bisa terjadi dalam waktu cepat. Makanya kan pohon-pohon itu dan hutan-hutan itu adalah pelindung kita. Itu yang harusnya kita jaga,” tambahnya.