Tag: Denny JA

  • Unggul di Quick Count Pilkada Jombang, Warsubi Sampaikan Pidato Bijak

    Unggul di Quick Count Pilkada Jombang, Warsubi Sampaikan Pidato Bijak

    Jombang (beritajatim.com) – Pasangan Warsubi-KH Salmanudin Yazid (Warsubi-Salman) unggul versi quick count atau hitung cepat yang dilakukan oleh LSI Denny JA. Pasangan nomor urut 02 ini meraup 74,49 persen, sedangkan paslon 01, Mundjidah Wahab-Sumrambah 25,51 persen.

    LSI Denny JA mengambil sampel 225 TPS yang tersebar secara proporsional dan dipilih secara acak di seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Data sampel yang masuk 98,22 persen. Sementara jumlah total TPS di Kabupaten Jombang sebanyak 1.942.

    Hasil quick count LSI Denny JA tersebut tidak jauh berbeda dengan real count dari Tim Warsubi-Salman Sampai Pukul 20.05. Jumlah TPS masuk 1.441 dari Total TPS 1.942 (74,20 persen). Hasilnya, total suara Warsubi-Salman: 419.757 atau setara 75,54 persen. Sedangkan Mundjidah-Sumrambah sebanyak 135.911 suara atau setara 24,46 persen.

    Warsubi-Salman tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas capaian itu. Kedunya menemui tim relawan WarSa di depan kediaman Warsubi di Dusun Bulak Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang, yang sedang melakukan penghitungan cepat berdasarkan data yang terkumpul dari para saksi.

    Dalam quick count yang dilakukan oleh relawan Warsubi-Salman, suara yang terkumpul hingga pukul 19.36, Jumlah TPS yang masuk adalah 1.349 dari total TPS 1942 atau sebanyak 69,46 persen.

    Dari perhitungan suara cepat yang didapat dari saksi yang tersebar di seluruh TPS Kabupaten Jombang, Total perolehan suara Warsubi-Salman adalah 75,87 persen. Sementara, Munjidah-Sumrambah adalah sebesar 24,14 persen.

    Ditemani Gus Salman dan perwakilan dari partai Koalisi Jombang Maju, Warsubi menyampaikan pidato kemenangan hasil penghitungan cepat di depan para relawan dan simpatisan yang hadir.

    “Terima kasih khususnya pada tim pemenangan Warsubi-Salman, koalisi Partai Jombang Maju serta kepada seluruh masyarakat Jombang yang sudah menetapkan hatinya untuk berada di barisan terdepan bagi perubahan,” katanya, Rabu (27/11/2024) malam.

    “Kami juga menyampaikan terima kasih pada Pasangan Calon Nomor Urut 01, Ibu Nyai Mundjidah Wahab dan Mas Sumrambah atas semua peran baiknya dalam kompetisi Pilkada Jombang yang jujur dan demokratis ini,” lanjut Warsubi.

    Ia menambahkan, dirinya juga berterima kasih pada KPUD Jombang dan Bawaslu Kabupaten Jombang atas semua ikhtiarnya dalam menyelenggarakan Pemilukada secara damai dan jujur tanpa ada gejolak apapun.

    “Saya dan Gus Salman ingin menegaskan beberapa hal. Pertama, kemenangan kita adalah kemenangan sementara sambil menunggu perhitungan resmi dari KPUD Jombang. Yang kedua, kemenangan ini merupakan kemenangan seluruh Masyarakat Jombang,” tegasnya.

    Perbedaan Pilihan Sudah Berakhir

    Pasangan Warsubi-Salman saat menghadiri Pasar Rakyat Warsa di Desa Pulo Lor Jombang, Senin (18/11/2024)

    Karena itu, Warsubi mengatakan bahwa Masyarakat Jombang berhak merayakan. Perbedaan pilihan, kata dia, sudah berakhir ketika semua pergi ke TPS menentukan pilihannya dengan mencoblos di TPS-TPS yang tersebar di desa-desa Kabupaten Jombang.

    “Saat perhitungan hasil diketahui, tidak ada lagi 01 dan 02. Yang tinggal adalah kehendak bersama seluruh warga Jombang guna mewujudkan Jombang maju dan Sejahtera untuk semua,” ujarnya.

    “Kemenangan ini sesungguhnya adalah sebuah amanah yang berat dan tanggungjawab konstitusional yang harus dipegang teguh untuk memastikan kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat Jombang. Karena itu, hadirnya birokrasi yang bersih dan mengabdi untuk kepentingan rakyat adalah kewajiban politik yang harus kami jalankan,” tegas Warsubi.

    Warsubi juga menyebut, jual beli jabatan di masa lalu adalah masa gelap yang harus ditinggalkan. Pengelolan SDM pemerintah kabupaten harus didasarkan pada kapabilitas, kompetensi dan berbasis kerja. Pengadaan barang dan jasa harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

    “Kami berharap, proses akhirnya berjalan dengan baik bahwa Jombang Maju dan Sejahtera dapat diraih. Pemerataan layanan pemerintahan akan diusahakan sekuatnya, seadilnya. Sekali lagi, terima kasih banyak untuk Masyarakat Jombang,” pungkasnya. [suf]

  • Khofifah-Emil Menang Tebal Versi QC, Ini Harapan Senator Jatim

    Khofifah-Emil Menang Tebal Versi QC, Ini Harapan Senator Jatim

    Surabaya (beritajatim.com) – Hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024 yang dilakukan sejumlah lembaga survei, pasangan calon (Paslon) petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak unggul tebal. Paslon bernomor urut 2 itu meraih suara di kisaran 58-60 persen. Namun, kepastiannya tentu menunggu perhitungan manual oleh KPU.

    Hasil quick count Poltracking Indonesia, misalnya. Dari sekitar 94,2 persen suara yang masuk, Paslon Khofifah-Emil unggul meraih 59,6 persen suara. Adapun Paslon nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) memperoleh 31,44 persen suara, dan Paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim mendapat 8,96 persen suara.

    Versi Litbang Kompas, dari sebanyak 94,5 persen suara yang masuk, Paslon Khofifah-Emil memperoleh suara 58,69 persen, Tri Rismaharini-Gus Hans 32,84 persen, dan Luluk-Lukman 8,47 persen. Kemudian, hasil hitung cepat Charta Politika menyebutkan, dari 89,33 persen suara yang masuk, Khofifah-Emil unggul dengan 57,59 persen, Tri Rismaharini-Gus Hans 34,15 persen suara, dan Luluk-Lukman 8,26 persen.

    Sementara itu, versi lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA juga mengungkapkan kemenangan Khofifah-Emil. Dari sebanyak 97,33 persen suara yang sudah masuk, Khofifah-Emil memperoleh suara 58,04 persen, Tri
    Rismaharini-Gus Hans 33,56 persen, dan Luluk-Lukman 8,40 persen.

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jatim Ahmad Nawardi mengatakan, pihaknya turut bersyukur suasana Pilkada serentak 2024 di Jatim berjalan kondusif. Dalam beberapa hari terakhir, dirinya juga turun ke bawah melakukan pemantauan langsung ke beberapa daerah di Jatim. Tujuannya, turut serta mengajak warga menggunakan hak suaranya dengan tetap menjaga kondusifitas wilayah masing-masing.

    ‘’Alhamdulillah, kami bersyukur, secara umum pelaksanaan pelaksanaan Pilkada di Jawa Timur berlangsung aman dan damai,’’ kata Senator yang juga menjabat ketua Komite IV DPD RI itu.

    Nawardi pun mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjaga suasana Jatim tetap berjalan tenang dan sejuk. ‘’Perbedaan itu biasa. Termasuk dalam Pilkada ini. Suasana harmoni, kekeluargaan ini mesti terus kita pupuk dan jaga bersama-sama. Saya melihat, masyarakat di Jawa Timur ini sudah semakin cerdas dan informatif,’’ ungkap alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

    Menanggapi hasil hitung cepat Pilgub Jatim, Nawardi pun turut mengucapkan selamat kepada pasangan calon Khofifah-Emil yang kembali mendapat amanat untuk memimpin Provinsi Jatim selama 5 tahun ke depan. Diakui atau tidak, lanjut dia, di masa kepimpinan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak, banyak capaian-capaian membanggakan untuk Jatim.

    ‘’Nah, secara pribadi saya mengharapkan semoga Jawa Timur di periode kedua Bu Khofifah ke depan, semakin maju dan berprestasi lagi. Mulai pembangunan ekonomi, SDM, kesejahteraan masyarakat, ketahanan pangan, hingga infrastruktur. Namun, tentunya kita mesti menunggu keputusan resmi dari KPU nanti,’’ pungkasnya. (tok/ian)

  • Cak Lontong Sudah Berani Klaim Suara Pramono-Rano Lewati 50 Persen, Minta TNI-Polri Tak Cawe-cawe

    Cak Lontong Sudah Berani Klaim Suara Pramono-Rano Lewati 50 Persen, Minta TNI-Polri Tak Cawe-cawe

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Ketua tim pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Cak Lontong sudah berani mengklaim perolehan suara Pram-Rano telah melewati 50 persen plus satu suara.

    Dengan begitu, Cak Lontong yakin pemenang di Pilkada Jakarta 2024 sudah didapat hanya dari satu putaran saja.

    “Semua lembaga survei memenangkan Mas Pram dan Bang Doel dan ada enam di antaranya dan itu sebagian besar menempatkan Mas Pram dan Bang Doel di atas 50 persen. Artinya berdasarkan hasil tersebut, Kita bisa menyatakan bahwa Pilkada Jakarta berlangsung satu putaran,” kata Cak Lontong di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).

    Pasalnya, Cak Lontong menyebut hasil quick count enam lembaga tersebut sesuai dengan data real count yang dipegang pihaknya.

    Adapun keenam lembaga survei yang disebutkan Cak Lontong yakni Charta Politika, LSI Denny JA, Voxpol, Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan juga PolTracking. 

    “Karena ini juga sama hasilnya dengan real count yang sedang berjalan.

    Dan kita perlu menyampaikan bahwa Paslon nomor 3 Kita mempunyai semua bukti C1 secara lengkap dan sekarang sedang dilakukan penghitungan,” kata dia.

    Karenanya, Cak Lontong meminta semua pihak, termasul TNI dan Polri untuk tak cawe-cawe atau mengintervensi jalannya pengawalan suara di Jakarta.

    “Jadi kami mengharap untuk pihak-pihak yang ingin mungkin mengganggu kelancaran dari pilkada ini untuk berpikir ulang karena kita sudah punya bukti kuat. 

    Semua C1 sudah terkumpul pada Paslon nomor 3. Dan kita juga ingin mengingatkan bahwa mungkin TNI, Polri, ASN yang melakukan hal-hal untuk mengintervensi jalannya Pilkada maka sanksinya adalah pidana,” ujar Cak Lontong.

    “Jadi ini menjadi peringatan buat kita semua untuk tetap menjaga proses Pilkada Jakarta ini damai, lancar, jujur, adil, sampai nanti hasil akhir Hasil resmi yang kita dapatkan,” sambung dia.

    Pramono Tak Mau Buru-buru Klaim Kemenangan

    Sebelumnya, saat konferensi pers sore tadi menanggapi jalannya quick count, Cagub Pramono Anung belum mau buru-buru mengklaim kemenangan.

    Sebab, sore tadi, dari sejumlah lembaga survei, suara Pram-Rano stagnan di angka 49 persenan.

    Pram mengatakan, pihaknya masih menunggu semua data real count masuk ke timnya sampai malam ini mengingat pihaknya memiliki saksi di semua TPS di Jakarta.

    “Sehingga dengan demikian memang apakah ini satu putaran atau tidak, akan bisa diketahui malam ini. Karena bagi pasangan Bang Doel dan Mas Pram kami juga menyiapkan real count yang akan siap pada malam hari ini. Sehingga dengan demikian kami memiliki data yang lengkap, C1 yang lengkap dan itulah yang nanti akan kami gunakan acuan untuk perhitungan yang ada,” papar Pram.

    Di luar soal hasil akhir, Pram menyampaikan terima kasihnya kepada warga Jakarta yang telah menggunakan hak suaranya di pesta demokrasi kali ini.

    “Secara khusus, saya dan Bang Doel mengucapkan terima kasih bagi seluruh warga Jakarta, yang telah memberikan suaranya kepada para pasangan calon. Tidak hanya kepada saya dan Bang Doel, tapi juga pasangan nomor 1 dan nomor 2,” ujar Pram.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Hitung cepat CPI LSI Denny JA: Helmi-Mian unggul di Pilgub Bengkulu

    Hitung cepat CPI LSI Denny JA: Helmi-Mian unggul di Pilgub Bengkulu

    Bengkulu (ANTARA) – Hasil hitung cepat CPI LSI Denny JA menyatakan pasangan calon Gubernur Bengkulu nomor urut 1 Helmi Hasan-Mian unggul di Pemilihan Gubernur Bengkulu Pilkada Serentak 2024.

    “Pasangan calon gubernur Helmi-Mian unggul dengan perolehan, 56,18 persen, dan pasangan calon gubernur Rohidin Mersyah-Meriani 43,82 persen,” kata peneliti CPI LSI Denny JA Pandu Anindya di Bengkulu, Rabu.

    Dia mengatakan data yang masuk dari 300 sampel TPS se provinsi Bengkulu yang telah diambil sudah mencapai 95,67 persen dengan tingkat partisipasi pemilih 76,87 persen.

    “Dengan margin error plus minus 1,” kata dia.

    Pasangan calon gubernur nomor urut 1 Helmi Hasan-Mian unggul hampir di seluruh kabupaten kota. Helmi-Mian menang dengan persentase suara tertinggi di Kabupaten Bengkulu Tengah unggul dengan 62,74 persen berbanding 37,26 persen.

    Hanya di Kabupaten Bengkulu Selatan dari 10 kabupaten kota yang ada di Provinsi Bengkulu, pasangan nomor urut 2 Rohidin Mersyah-Meriani unggul dengan perolehan 55,02 persen, sementara Helmi Hasan-Mian memperoleh 44,98 persen.

    “Kami tetap menunggu hasil hitung resmi KPU Provinsi Bengkulu, namun kami menilai tidak akan jauh dari hasil hitung cepat ini,” ujarnya.

    Pemilihan Gubernur Bengkulu Pilkada 2024 diikuti dua pasang calon, yakni pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu Helmi Hasan (mantan Wali Kota Bengkulu dua periode) yang berpasangan dengan Mian (Bupati Bengkulu Utara petahana).

    Kemudian, pasangan selanjutnya yakni pasangan calon gubernur Rohidin Mersyah yang merupakan Gubernur Bengkulu petahana, berpasangan dengan calon wakil gubernur Meriani.

    Pada Pemilihan Gubernur Bengkulu Pilkada Serentak 2024, calon Gubernur Bengkulu nomor urut 2 Rohidin Mersyah terjerat OTT KPK sehari menjelang masa tenang, dan kini telab ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan oleh KPK.

    Pewarta: Boyke Ledy Watra
    Editor: Guido Merung
    Copyright © ANTARA 2024

  • Maruarar Bikin Isu SARA hingga Dilaporkan ke Bawaslu, Pramono-Rano Justru Unggul Telak di Jakarta

    Maruarar Bikin Isu SARA hingga Dilaporkan ke Bawaslu, Pramono-Rano Justru Unggul Telak di Jakarta

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Upaya politisi Gerindra yang juga menteri di kabinet Prabowo untuk menggembosi calon nomor urut 3 di Pilkada Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno dengan isu SARA tampaknya tak berarti.

    Pasalnya, hampir semua lembaga survei yang merilis hasil hitung cepatnya menempatkan Pramono-Rano unggul telak dari dua pesaingnya.

    Bahkan, hasil hitung cepat LSI Denny JA pada Pilkada Provinsi DKI Jakarta 2024, pada Rabu (27/11/2024) sore tadi, dengan data masuk mencapai 97.14%, pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) 39.28%, DHARMA – KUN 10.66%, PRAM – DOEL 50.06%.

    Ini berarti, pengaruh Anies Baswedan yang mengendorse pasangan nomor urut 3 cukup signifikan. Berbanding terbalik dengan ucapan Maruarar Sirait yang menyebut pemilih non-muslim akan meninggalkan nomor urut 3 karena didukung Anies.

    Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dilaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta karena pernyataan yang diduga menyinggung SARA.

    Laporan dilayangkan oleh seorang warga Jakarta Selatan bernama Samuel David. Samuel mempermasalahkan pernyataan Maruarar tentang pemilih nonmuslim meninggalkan Pramono Anung dan Rano Karno karena dukungan Anies Baswedan.

    “Saya selaku warga masyarakat Jakarta melaporkan apa yang diucapkan oleh Maruarar Sirait yang menyatakan bahwa pemilih nonmuslim akan meninggalkan Pramono dan Bang Doel,” kata Samuel saat ditemui di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Senin (25/11).

    Samuel mengatakan laporannya ini bukan berarti dirinya mendukung Prmono. Dia hanya khawatir pernyataan itu memicu kembali pembelahan masyarakat Jakarta seperti Pilkada 2017.

  • Cawali Malang Wahyu Hidayat Nyoblos Bareng Istri di TPS 20 Mojolangu, Yakin Menang

    Cawali Malang Wahyu Hidayat Nyoblos Bareng Istri di TPS 20 Mojolangu, Yakin Menang

    Malang (beritajatim.com) – Calon Wali Kota Malang nomor urut 1, Wahyu Hidayat menyalurkan hak pilihnya bersama istri Hanik Andriyani Hidayat di TPS 20 Mojolangu, Kota Malang sekira pukul 10.30 WIB pada Rabu, (27/11/2024).

    Usai melakukan pencoblosan Wahyu Hidayat optimis bisa memenangi kontestasi Pilwali Kota Malang. Bahkan dia yakin suaranya akan di atas elektabilitas sebesar 41,3 persen berdasarkan survei terakhir LSI Denny JA.

    “Persiapan tidak ada, bismillah aja lalu berangkat. Tapi sebelum ke TPS tadi saya nyekar dulu ke makan bapak ibu saya di Kasin lalu berangkat,” ujar Wahyu usai coblosan.

    Wahyu mengaku yakin menang di Pilwali Kota Malang jika melihat survei terakhir. Dimana dalam survei itu, Pasangan Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin (WALI) ada di angka 41,3 persen disusul ABADI (Moch Anton – Dimyati Ayatulloh )di angka 34,5 persen dan Heri Cahyono – Ganis Rumpoko di angka 14,3 persen.

    “Tentu tim pemenangan optimis hari ini jelas menang. Tentu nomor 1, pemenang kan nomor 1, juara ya nomor 1. Kami optimis menang diatas elektabilitas,” ujar Wahyu.

    Usai melakukan pencoblosan Wahyu dan istri melakukan ramah tamah ke warga yang datang ke TPS. Setelah itu mereka pulang menuju rumah di Jalan Nusa Indah, Kota Malang. [luc/beq]

  • LSI-Denny JA Siapkan Quick Count Pilkada Jember

    LSI-Denny JA Siapkan Quick Count Pilkada Jember

    Jember (beritajatim.com) – Lingkaran Survei Indonesia (LSI)-Denny JA menyiapkan hitung cepat (quick count) hasil pemungutan suara pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024).

    Pilkada Jember diikuti dua pasangan kandidat, yakni Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman yang diusung PDI Perjuangan, dan Muhammad Fawait-Djoko Susanto, yang diusung Gerindra, PKB, PKS, Nasdem, Golkar, PPP, PAN, dan tujuh partai nonparlemen.

    “Pilkada Jember kali ini tetap jadi concern kami, karena di satu sisi Jember adalah kabupaten terbesar di Tapal Kuda, Jawa Timur. Otomatis kami mendedikasikan diri sebagai lembaga untuk menciptakan proses demokrasi yang menarik ke depan,” kata Rully Akbar, peneliti senior LSI-Dennu JA, Selasa (26/11/2024).

    Hitung cepat yang diselenggarakan LSI-Denny JA akan jadi data pembanding proses hitung nyata (real count) Komisi Pemilihan Umum Jember. “Quick count ini membaca cepat hasil dua jam setelah penghitungan suara selesai,” kata Rully.

    LSI-Denny JA menggunakan metodologi multistage random sampling. Dari sekitar empat ribu TPS, ada 260 TPS yang menjadi sampel. “Teman-teman di lapangan akan mengirim data ke server pusat kami, dan bisa dikonversi sebagai angka prediksi perolehan suara di pilkada Jember,” kata Rully.

    Menurut Rully, hitung cepat perlu dilakukan karena masyarakat ingin tahu selekasnya sosok pemenangan pilkada Jember. “Karena kita tahu head-to-head di Jember ini selalu jadi pembicaraan hangat, baik di level kabupaten maupun provinsi Jatim,” katanya.

    “Kedua, ini bisa menjadi pembanding bagi masyarakat ketika mereka mendapatkan informasi lebih cepat tentang siapa yang memenangi laga pilkada, dengan tetap menghargai proses penghitungan suara di KPU,” kata Rully.

    Soal akurasi hitung cepat, LSI-Denny JA cukup tepercaya. “Kami sudah melakukan quick count ratusan kali di level daerah, provinsi, maupun presiden dan legislatif. Lembaga kami bukan lembaga yang berani berbohong mengenai datanya, karena akan dipotret secara nasional juga,” kata Rully.

    Saat pilpres kemarin, hasil hitung cepat LSI-Denny JA hanya meleset 0.08 persen dari hasil hitung nyara KPU RI. [wir]

  • LSI Denny JA Sajikan Quick Count Pilkada 2024 Live di Facebook

    LSI Denny JA Sajikan Quick Count Pilkada 2024 Live di Facebook

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Jika tak ada aral melintang, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA bakal menyajikan hasil hitung cepat gelaran Pilkada Serentak 2024.

    Hasil hitung cepat itu ditayangkan secara langsung melalui Facebook Denny J.A’s World untuk pemilihan gubernur di tujuh provinsi terbesar di Indonesia.

    Masyarakat dapat mengetahui hasil perhitungan suara dalam waktu nyata, langsung dari platform media sosial tersebut.

    Pemilihan di sejumlah daerah penting itu antara lain di Jakarta, dengan Ridwan Kamil, Dharma Pongrekun, dan Pramono Anung bersaing memperebutkan kursi gubernur.

    Di Jawa Tengah, persaingan ada antara Andika dan Luthfi, sementara di Sumatra Utara, Bobby dan Edy bersaing ketat.

    Selain itu, di Jawa Timur ada Khofifah, Risma, dan Luluk yang bertarung. Di Banten, kontestasinya antara Airin dan Soni, sementara di Jawa Barat ada Dedi, Syaikhu, Cecep, dan Jeje.

    Di Sulawesi Selatan, Andi dan Danny bertarung untuk posisi teratas.

    “Di hari itu juga, 27 November 2024, mulai pukul 15.00 WIB, setiap 10 menit, Facebook Denny J.A’s World meringkaskan hasil perhitungan suara, ” beber Denny JA.

    Menurutnya, di hari itu juga kita tahu pemenangnya. Sementara KPUD baru mengumumkan pemenang pilkada sekitar 4-5 minggu kemudian setelah hari pencoblosan

    “Di era teknologi ini, media sosial bukan lagi sekadar ruang berbagi. Ia telah menjadi jantung informasi yang cepat sekali, secara real-time menyampaikan informasi” jelas Denny JA.

    Tapi seberapa akurat Quick Count LSI Denny JA?

    Dalam Pilpres 2024, hasil Quick Count LSI Denny JA dibandingkan hasil resmi KPU lima minggu kemudian hanya 0.07 persen.

  • Sosok-sosok yang Diunggulkan dalam Pilkada Jakarta, Jateng, dan Jatim 2024 Berdasarkan Hasil Survei

    Sosok-sosok yang Diunggulkan dalam Pilkada Jakarta, Jateng, dan Jatim 2024 Berdasarkan Hasil Survei

    TRIBUNJATIM.COM – Inilah deretan sosok yang diunggulkan dalam Pilkada Jakarta, Jateng, dan Jatim 2024 berdasarkan hasil survei.

    Tinggal dua hari lagi menuju pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

    Diketahui, pemungutan suara Pilkada 2024 akan dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024.

    Lantas, siapa nama-nama yang unggul dalam survei Pilkada Jakarta, Pilkada Jateng, dan Pilkada Jatim?

    Berikut informasi selengkapnya tentang sosok yang unggul.

    1) Pilkada Jakarta: Pramono-Rano Unggul
     
    Berdasar lima survei terakhir Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung-Rano Karno unggul dari dua paslon lain, yaitu Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto maupun Ridwan Kamil-Suswono.

    Empat dari lima survei menunjukkan Pramono-Rano unggul.

    Litbang Kompas (20-25 Oktober)

    Pramono-Rano : 38,3 persen
    RK-Suswono : 34,6 persen
    Dharma-Kun : 3,3 persen

    Lembaga Survei Indonesia (10-17 Oktober 2024)

    Pramono-Rano : 41,6 persen
    RK-Suswono : 37,4 persen
    Dharma-Kun : 6,6 persen
    LSI Denny JA (16-22 Oktober 2024)

    RK-Suswono : 37,4 persen
    Pramono-Rano : 37,1 persen
    Dharma-Kun : 4 persen
     
    Saiful Mujani Research and Consulting/SMRC (31 Oktober-9 November)

    Pramono-Rano : 46 persen
    RK-Suswono : 39,1 persen
    Dharma-Kun : 5,1 persen
     
    Alvara Research and Center (17-21 November)

    Pramono-Rano : 49 persen
    RK-Suswono : 44,5 persen
    Dharma-Kun : 1,9 persen

    2) Pilkada Jateng: Andika dan Luthfi Bersaing Ketat

    Pilkada Jateng 2024 diikuti dua paslon cukup seimbang, yaitu Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

    Berkaca dari enam survei, masing-masing unggul di tiga survei.

    SMRC (7-12 November)

    Andika-Hendi : 50,4 persen
    Ahmad Luthfi-Taj Yasin : 47,0 persen
    Tidak tahu/Tidak Menjawab : 2,6 persen

    Survei Indikator (7-13 November)

    Ahmad Luthfi-Taj Yasin : 47,19 persen
    Andika-Hendi : 43,46 persen
    Tidak tahu/tidak menjawab : 9,35 persen 

    Litbang Kompas (15-20 Oktober)

    Andika-Hendi : 28,8 persen
    Luthfi-Yasin : 28,1 persen
    Tidak memilih : 1 persen
    Belum tentukan pilihan/tidak tahu : 43,1 persen

    LSI Denny JA (16-22 Oktober)

    Luthfi-Taj Yasin : 46,8 persen
    Andika-Hendi : 28,2 persen
    Tidak tahu/tidak jawab : 25 persen

    LKPI (27 Agustus-3 September)

    Andika-Hendi : 64,8 persen
    Luthfi-Yasin : 31,4 persen
    Tidak tahu/tidak jawab : 3,8 persen

    Survei Poltracking Indonesia (8-17 September)

    Luthfi-Yasin : 52,2 persen
    Andika Perkasa-Hendrar Prihadi : 31,4 persen
    Belum menentukan : 19,1 persen

    3) Pilkada Jatim: Khofifah-Emil Rajai Survei

    Pilkada Jatim 2024 diikuti tiga paslon, yaitu Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Luluk-Lukmanul), Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak (Khofifah-Emil), dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans).

    Dari tiga survei, Khofifah-Emil unggul telak dari dua paslon lain.

    Litbang Kompas (2-7 November)

    Khofifah-Emil : 52,5 persen
    Risma-Gus Hans : 20,9 persen
    Luluk-Lukmanul : 3,8 persen

    Poltracking (4-10 Oktober)

    Khofifah-Emil: 67,5 persen 
    Risma – Gus Hans: 24,6 persen
    Luluk – Lukmanul: 2,8 persen
    Tidak tahu/Tidak Menjawab: 5,1 persen

    LSI Denny JA (27 Oktober-3 November)

    Khofifah-Emil: 67,0 persen
    Risma-Gis Hans: 19,1 persen
    Luluk-Lukmanul: 2,1 persen
    Suara yang tidak sah: 0,6 persen
    Belum memutuskan/merahasiakan pilihannya: 11,2 persen

    Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Kejar-kejaran Elektablitas Luluk, Khofifah, Risma, Update Survei Pilgub Jatim 2024 Jelang Coblosan

    Kejar-kejaran Elektablitas Luluk, Khofifah, Risma, Update Survei Pilgub Jatim 2024 Jelang Coblosan

    TRIBUNJATIM.COM – Pertarungan tiga srikandi Jawa Timur (Jatim) dalam Pilgub Jatim 2024 semakin disorot. 

    Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serentak di seluruh Indonesia atau Pilkada 2024 akan dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024.

    Untuk diketahui, Pilgub Jatim 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon). 

    Paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. 

    Nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. 

    Nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

    Elektablitas ketiga paslon semakin disorot, dua hari jelang coblosan Pilgub Jatim 2024.

    Untuk itu, berikut TribunJatim.com sajikan rangkuman hasil survei Pilgub Jatim 2024 dari beberapa lembaga, sebagai update jelang coblosan. 

    Siapa paslon terkuat dalam perebutan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim?  

    1.Poltracking

    Menurut survei Pilgub Jatim 2024 terbaru dari Poltracking mencatat tren elektoral Khofifah dan Emil terus naik selama dua bulan belakangan. 

    Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda AR membeberkan hasil survei Poltracking sepekan jelang coblosan yakni elektabilitas Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di angka 68,4 persen.

    Kemudian Tri Rismaharini (Risma)-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) 24,2 persen , dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) 3,8 persen . Ada 3,6 persen responden belum menentukan pilihan.

    “Khofifah-Emil unggul atas Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman,” kata Hanta saat paparan hasil survei melalui zoom, Kamis (21/11/2024).

    Hanta menyebut tren elektoral Khofifah-Emil selama 2 bulan terakhir terus melesat. Sementara dua paslon lain cenderung stagnan.

    Lebih lanjut Hanta kemudian menganalisa terkait interval angka ketiga paslon dengan perhitungan margin of error.

    “Jadi margin of error di angka 2,2 persen. Maka range angka Khofifah-Emil bisa naik dari 68,4 persen menjadi 70,6 persen atau bisa menjadi 66,2 persen. Artinya paslon Khofifah-Emil menurut data Poltracking angkanya di kisaran interval 66,2 persen hingga 70,6 persen,” bebernya.

    “Sementara paslon Risma-Gus Hans dengan interval margin of error 2,2 persen, maka kami prediksi angka Risma-Gus Hans di kisaran 22 persen sampai dengan 26,4 persen. Lalu paslon LUMAN di kisaran angka 1,6 persen hingga 6 persen,” tambahnya.

    Hanta mengatakan dengan sisa masa kampanye yang kurang 3 hari dan coblosan kurang 6 hari, Poltracking menyebut Khofifah-Emil akan memenangkan Pilgub Jatim 2024.

    “Berdasar data survei Poltracking terbaru ini, memprediksi pemenang Pilkada Gubernur Jawa Timur 2024 mendatang akan dimenangkan oleh paslon 2, Khofifah-Emil dengan perolehan kisaran 66,2 persen hingga 70,6 persen,” ungkapnya.

    Meski begitu, Hanta mengatakan angka tersebut bisa dicapai Khofifah-Emil jika tidak ada operasi politik besar dari salah satu paslon, termasuk soal partisipasi pemilih.

    “Kalau partisipasi semakin tinggi, maka angka ini tidak akan jauh. Kemudian tidak ada dinamika politik termasuk operasi politik dan isu-isu atau sentimen positif/negatif di masing-masing paslon yang sangat signifikan,” jelasnya.

    “Faktor masa kampanye semakin berkurang, debat sudah selesai, dan undecided voters semakin kecil. Maka Poltracking memprediksi Khofifah-Emil akan memenangkan kontestasi di Jatim,” tambahnya.

    Survei Poltracking digelar pada 13-19 November 2024. Survei ini melibatkan 2.000 responden di seluruh Jatim. Metode survei menggunakan multistage random sampling. 

    Survei Poltracking ini memiliki margin of error di angka -+2,2?ngan tingkat kepercayaan 95 persen . Survei dilakukan dengan tatap muka.

    2.Litbang Kompas

    Survei ini berlangsung pada 2-7 November 2024 melalui wawancara tatap muka. Survei ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Jatim.

    Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian +/- 3,46 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. 

    Menggunakan pertanyaan pertutup, sebanyak 52,5 persen responden memilih paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

    Adapun paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, dipilih 20,9 persen responden.

    Sedangkan, paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, dipilih 3,8 persen reponden.

    Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu soroti peluang Luluk kejar elektabilitas Khofifah dan Risma dari sisi faktor ketokohan.

    “Mesin partai ekfektif, tapi kalau calon tidak begitu populer, orang enggak merasa kenal dengan orang itu, ya cenderung akan menghindari memilih,” ujarnya kepada Kompas.com dalam Obrolan News Room, Jumat (15/11/2024).

    Luluk-Lukmanul diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dalam pilkada, figur tokoh lebih menonjol dibanding partai-partai pengusungnya.

    “Sosok yang kemudian sangat memengaruhi pemilih. Memengaruhi itu bisa dalam popularitas, rekam jejak,” ucapnya.

    Ia mengibaratkan alasan pemilih mencoblos calon tertentu seperti memilih jodoh.

    “Ini kan teori sederhana, kamu kenal, kamu sayang, kamu milih. Kalau enggak kenal, apalagi bisa meyanyangi, milih pun enggak mungkin,” ungkapnya.

    Karena tak mengenal sosok tersebut, pemilih PKB goyah, sehingga cenderung beralih ke calon yang diusung parpol lain.

    Jika dibandingkan dengan Khofifah-Emil, paslon petahana itu lebih dikenal publik karena memiliki modal sosial sebagai gubernur-wakil gubernur Jatim selama lima tahun.

    “PKB belum (mengambil) keputusan pada saat itu untuk mencalonkan siapa. Luluk-Lukman hadir di last minute,” tuturnya.

    Khofifah-Emil telah berada di garis start, sementara Luluk-Lukmanul belum.

    “Sementara yang baru mulai, social capital-nya belum kelihatan. Dia harus bertarung dengan pasangan petahana dengan durasi waktu yang relatif sempit,” jelas Yohan.

    3.Polbrain

    Elektabilitas Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa, dan Tri Rismaharini jelang coblosan Pilgub Jatim 2024 bersaing ketat. (KOLASE Istimewa/TribunJatim.com)

    Dalam survei Polbrain, elektabilitas Khofifah-Emil mencapai 49,3 persen, ditempel oleh Risma-Gus Hans dengen tingkat keterpilihan 35,2 persen. Adapun duet Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim ada di angka 5,3 persen. Sebanyak 10,2 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan (Undecided Voters).

    Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Riset Politik “Polbrain”, Airlangga Pribadi Kusman, menyebut Pilkada Jatim masih akan berlangsung dinamis sampai hari pencoblosan pada 27 November 2024.

    Preferensi masyarakat telah mengerucut pada dua dari tiga kandidat, yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

    “Kami melihat situasi Pilkada Jatim masih dinamis, bahkan sampai hari H nanti. Meski demikian, harus diakui fokus publik sudah mengerucut pada dua pasangan calon (paslon), yaitu Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans.

    Keduanya akan saling berebut pemilih yang belum menentukan serta pemilih masing-masing kubu yang masih bisa berubah,” ujar Airlangga kepada media, Jumat (15/11/2024).

    Bila dijumlah, Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans sudah meraup lebih dari 85 persen suara.

    “Di sisa waktu yang ada saat ini, baik Khofifah-Emil maupun Risma-Gus Hans harus memacu diri pada lap terakhir untuk bisa mengunci kemenangan,” jelas Airlangga.

    Dia menganalisis, terdapat tiga faktor yang bisa menentukan hasil Pilkada Jatim. 

    Pertama, suara publik yang belum menentukan pilihan, yang berkisar 10 persen. Kandidat yang bisa meraih suara ini akan cukup mampu meningkatkan elektabilitasnya.

    Kedua, lanjut Airlangga, pemilih yang sudah menentukan pilihan tetapi masih menyatakan bisa mengubah pilihan. Berdasarkan survei, ada 44,3 persen pemilih yang menyatakan bahwa pilihannya saat ini masih mungkin berubah ketika Pilkada berlangsung 27 November 2024.

    “Ceruk pasar inilah yang akan menjadi penentu utama, medan pertempuran paling penting, bagi  Risma-Gus Hans dan Khofifah-Emil. Artinya situasi bisa berubah signifikan bila swing voters ini bisa digaet,” jelasnya.

    Faktor ketiga, papar Airlangga, adalah sejauh mana duet Luluk-Lukman manpu mengoptimalkan basis suara mereka, yaitu kalangan Nahdliyin. 

    Airlangga menyebut pasar utama Luluk dan Khofifah beririsan kuat. Semakin Luluk bisa mengoptimalkan jaringan suara Nahdliyin dan PKB, tentu berpotensi akan menggerus suara Khofifah. 

    “Artinya masih ada cukup waktu, baik Risma-Gus Hans maupun Khofifah-Emil untuk menentukan hasil akhir, apakah Risma-Gus Hans mampu menyalip di lap terakhir, atau Khofifah-Emil memperkokoh posisinya,” tuturnya.

    Sebagai informasi, survei Polbrain dilakukan pada 18-23 Oktober 2024 terhadap 1.000 responden yang tersebar secara proporsional di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

    4.LSI Denny JA

    Dalam survei LSI Denny JA, paslon Khofifah-Emil juga masih mengungguli paslon lainnya yakni Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukmanul.

    Ini hasilnya:

    Khofifah-Emil: 67,0 persen

    Risma-Gis Hans: 19,1 persen

    Luluk-Lukmanul: 2,1 persen

    Suara yang tidak sah: 0,6 persen

    Belum memutuskan/merahasiakan pilihannya: 11,2 persen

    Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 27 Oktober-3 November 2024 dengan menggunakan metodologi multistage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 1.000 responden.

    Survei ini dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen, menurut peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakri Fauzan dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

    5. Katadata Insight Center (KIC)

    Katadata Insight Center (KIC) menemukan pada hasil surveinya periode 18-19 Oktober Khofifah-Emil memperolehan kenaikan angka elektabilitas mengungguli para pesaingnya.

    Survei ini melibatkan 613 responden yang telah memilliki hak suara di Jawa Timur.

    Pengumpulan datan dilakukan pada 18-19 Oktober 2024 dengan metode survei online.

    Margin of error kurang lebih 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Survei memperlihatkan elektabilitas Khofifah-Emil terus konsisten unggul dengan 55.5 persen, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans 33.4 persen.

    Sedangkan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim hanya mendapat 6 persen.

    Angka elektabilitas tersebut tumbuh dari hasil survei sebelumnya.

    Pada periode 4-9 September 2024 menunjukkan angka elektabilitas Khofifah-Emil tetap jadi yang tertinggi.

    Khofifah-Emil puncaki elektabilitas dengan 52.7 persen, Risma-Gus Hans 14.5 persen dan Luluk-Lukman hanya mendapat 3.1 persen.

    ‘Khofifah-Emil sulit sekali dikejar, kecuali ada akselerasi positif di pasangan Risma Gus Hans atau Luluk-Lukman,” ucap Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya M. Syaeful Bahar di Surabaya, Senin (28/10/2024).

    6. Survei kilat di media sosial X

    Nama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, santer dibicarakan di media sosial, menurut polling politisi senior Akbar Faizal, 2024. (Kolase Tribun Jatim Network/Twitter Akbar Faizal)

    Dalam debat Pilgub Jatim 2024 Minggu (3/11/2024), Luluk-Lukmanul tampil bak macan panggung.

    Dengan suara khasnya yang berat, Luluk berkali-kali mematahkan komentar Calon Gubernur Jatim petahana, Khofifah Indar Parawansa. Apalagi saat Khofifah pamer raihan penghargaan saat menjabat Gubernur Jatim.

    Di media sosial X (dulu bernama Twitter), komentar pedas Luluk pun menjadi perbicangan hangat, akun milik Akbar Faizal @akbarfaizal68 yang punya 236.953 pengikut membuat polling Pilgub Jatim 2024 pada 4 November 2024. 

    Akbar Faizal merupakan salah satu politikus yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dari tahun 2009–2013 dan 2014–2019.

    “Hallo Jawa Timur. Aku nang Suroboyo saiki. Ayo nggawe survei kilat: Arep milih sopo?” katanya.

    Polling yang diadakan Akbar Faizal, pun diserbu penggunan X.

    Berdasarkan pantauan TribunJatim.com, dalam polling tersebut, paslon yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini unggul memperoleh polling 58 persen.

    Untuk paslon Cagub-Cawagub Jatim nomor urut 3, Risma-Gus Hans berada di urutan kedua dengan peroleh polling 33 persen.

    Sedangkan paslon nomor urut 2, Khofifah-Emil berada di posisi paling buncit dengan peroleh polling 9 persen.

    Diketahui, hasil akhir polling itu di-vote oleh 13.794 suara pengguna medsos X, dan mendapat penayangan 35 ribu lebih, serta diposting ulang sebanyak 130 kali.

    Berita tentang Pilgub Jatim 2024 lainnya