Tag: Deddy Corbuzier

  • Deretan Selebritas Punya Koleksi Mobil Suzuki di Garasinya

    Deretan Selebritas Punya Koleksi Mobil Suzuki di Garasinya

    Jakarta, CNN Indonesia

    Mobil bukan sekadar alat transportasi, bagi para artis alat transportasi ini juga menjadi salah satu simbol gaya hidup. Suzuki, yang sempat viral disebut brand mobil ‘bukan artis’ ini, terbukti menjadi salah satu pilihan favorit di kalangan selebriti Indonesia.

    Hal ini tidak terlepas dari reputasi Suzuki, dengan berbagai model andalannya seperti Grand Vitara, Jimny, Baleno, dan XL7, yang telah lama dikenal dengan kendaraan yang andal, awet, efisien, dan stylish.

    Sebagai merek mobil yang telah lama malang melintang di tanah air, Suzuki memiliki nilai historis dan prestise yang dapat dibandingkan dengan mobil mewah. Bahkan beberapa modelnya masuk dalam jajaran ‘mobil sultan’.

    Di samping itu, Suzuki juga menawarkan keunggulan dari sisi value for money. Ditambah dengan keiritan bahan bakar dan performa tangguh, mobil ini sangat dapat diandalkan untuk perjalanan jarak jauh, tanpa mengorbankan kenyamanan dan gaya.

    Berikut adalah deretan artis yang diketahui memiliki koleksi mobil Suzuki sebagai bagian dari gaya hidup mereka.

    1. Deddy Corbuzier

    Di antara jajaran mobil mewah yang dimilikinya, Deddy Corbuzier menyimpan sebuah cerita menarik di balik Suzuki Jimny 5-pintu berwarna hitamnya. Bukan sekadar kendaraan, mobil ini juga menyimpan segudang kenangan bagi Deddy.

    Dalam cerita yang ia bagikan, Jimny juga menjadi kendaraan saat kencan pertamanya. Alhasil, Suzuki Jimny 5-pintu berwarna hitam yang ia miliki sekarang tidak hanya menjadi simbol nostalgia, tetapi juga representasi gaya hidup modern yang tetap menghormati akar sejarahnya.

    [Gambas:Instagram]

    2. Boy William

    Boy William, sosok yang dikenal dengan gaya hidupnya yang dinamis, ternyata memiliki Suzuki Jimny 5-pintu berwarna abu-abu. Mobil ini membawa memori indah yang ia miliki bersama sang ayah, menciptakan ikatan emosional yang kuat.

    Menurut Boy, Suzuki Jimny 5-pintu sering disebut sebagai ‘mobil sultan’ karena eksklusivitasnya. Kepemilikan mobil ini dianggap sebagai simbol status yang membawa kebanggaan tersendiri.

    Nilai ini semakin menambah daya tarik mobil tersebut, menjadikannya salah satu koleksi yang tak hanya bernilai sentimental tetapi juga prestisius.

    3. Andre Taulany

    Awalnya, Andre Taulany memiliki Suzuki Jimny 3-pintu berwarna putih. Namun, belakangan ini, ia memutuskan untuk menambah koleksinya dengan Suzuki Jimny 5-pintu berwarna hitam.

    Keputusan Andre untuk beralih ke Jimny 5-pintu bermula saat ia berkunjung ke rumah Boy William. Terpesona oleh desain dan kenyamanan Jimny versi lima pintu itu, Andre pun dilanda rasa ‘FOMO’ (Fear of Missing Out).

    Boy William, dengan gaya khasnya, berhasil memicu semangat kompetitif antara Andre dan Raffi Ahmad, keduanya dikenal sebagai kolektor mobil. Tidak ingin kalah cepat dari Raffi yang juga mengincar Jimny 5-pintu, Andre akhirnya mengambil langkah cepat untuk memiliki mobil ini.

    [Gambas:Youtube]

    4. Kiki Saputri

    Kunjungan Kiki Saputri ke rumah Denny Sumargo baru-baru ini tak hanya diwarnai obrolan seru, tetapi juga sorotan terhadap kendaraan yang ia gunakan. Kiki tampak menaiki Suzuki New XL7 Hybrid, mobil yang dikenal dengan desain modern dan teknologi hibridnya.

    “Biar lebih satset sama irit aja,” katanya menjawab pertanyaan Denny kenapa menggunakan mobil tersebut.

    Mobil ini, yang dijuluki sebagai ‘mobil bukan artis’ oleh sebagian netizen, justru menonjolkan sisi praktis dan fungsional dari gaya hidup Kiki. Penampakan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Kiki telah menambah koleksi kendaraannya dengan SUV andalan Suzuki tersebut.

    5. Gofar Hilman

    Kecintaan Gofar Hilman terhadap mobil Suzuki tampaknya tak pernah pudar. Konten kreator ini dikenal karena kecintaannya pada Suzuki Swift, sebuah hatchback yang sporty dan ikonis.

    Tak cukup dengan koleksi Suzuki Swift-nya, kini ia menambah koleksi mobilnya dengan Suzuki Grand Vitara. SUV tangguh dengan desain modern ini pun menjadi kanvas sempurna untuk menuangkan ide-idenya.

    [Gambas:Instagram]

    6. Kemal Pahlevi

    Kemal Pahlevi, komedian dan aktor yang dikenal dengan kepribadiannya yang santai, kini menjadi pengguna setia Suzuki Baleno. Namun, bukan hanya performa mobilnya yang membuatnya jatuh hati pada merek ini, tetapi pengalaman positif saat melakukan servis body repair di salah satu bengkel resmi Suzuki.

    Dalam sebuah unggahan di media sosial, ia merasa diutamakan sebagai pelanggan, mulai dari proses konsultasi, pengerjaan, hingga hasil akhir yang memuaskan.

    “Kualitas mobil itu penting, tapi pelayanan yang bagus bikin saya semakin yakin untuk tetap setia,” tegas Kemal.

    7. Baim Wong

    Dalam rangka merayakan ulang tahun anaknya yang saat itu masih balita, Baim Wong menghadiahkan sebuah Suzuki Jimny 3-pintu, hadiah yang cukup unik dan jauh dari kesan biasa untuk Kiano Tiger Wong.

    Baim sendiri memilih Jimny bukan tanpa alasan. Sebagai kendaraan yang ikonik dan memiliki reputasi tangguh, mobil ini mencerminkan filosofi hidup yang ingin ia tanamkan kepada Kiano, yaitu selalu siap menghadapi tantangan dan menikmati perjalanan hidup.

    8. Kiki “Cowboy Jr.”

    Kiki “Cowboy Jr.” ternyata adalah salah satu penggemar Suzuki Jimny, SUV kompak yang legendaris. Hal ini terungkap saat ia terlihat menggunakan mobil tersebut untuk pergi bersama Gaby Saputra, seperti yang terlihat dalam sebuah unggahan di media sosial.

    Dalam perjalanan bersama Gaby, Jimny tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi simbol gaya hidup yang penuh cerita. Kehadiran mobil ini menambah kesan kasual namun berkelas.

    9. Oza Rangkuti

    Stand-up comedian Oza Rangkuti diduga memiliki Suzuki Baleno. Mobil hatchback ini menawarkan kenyamanan dan desain modern yang merepresentasikan gaya hidup urban khas Oza.

    Dengan efisiensi bahan bakar yang tinggi dan teknologi canggih, Suzuki Baleno menjadi pilihan ideal untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan jadwal padat Oza. Tidak hanya itu, desainnya yang elegan menambah kesan penuh gaya yang sejalan dengan kepribadian sang komedian.

    10. Iqbaal Ramadan

    Pada 2022, Iqbaal Ramadan, yang dikenal dengan gaya hidup aktif dan petualangannya, memamerkan mobil Suzuki Jimny 3-pintu yang ia kendarai dalam sebuah road trip.

    Selama 11 hari penuh, Iqbaal bersama sang manajer, Dinda Kamil, menikmati perjalanan dari Jakarta dan melintasi beberapa kota besar, termasuk Surabaya, Denpasar, Cirebon, dan akhirnya kembali lagi ke Jakarta.

    Dengan mobil yang dikenal dengan desain kompak dan kemampuannya di medan off-road ini, Iqbaal merasakan kebebasan menjelajahi berbagai jalanan, mulai dari perkotaan yang sibuk hingga jalanan lebih terpencil yang menawarkan pemandangan alam Indonesia yang indah.

    Koleksi mobil Suzuki di kalangan artis membuktikan bahwa brand ini mampu memenuhi kebutuhan beragam gaya hidup, dari yang stylish hingga fungsional. Baik untuk kegiatan sehari-hari, liburan keluarga, maupun menunjang citra diri, Suzuki hadir sebagai solusi mobilitas yang andal.

    (rir/rir)

  • Shock! Sebelum Lancarkan Aksinya, Ternyata Agus Buntung Sempat Bertanya ke Korban: Masih Perawan?

    Shock! Sebelum Lancarkan Aksinya, Ternyata Agus Buntung Sempat Bertanya ke Korban: Masih Perawan?

    GELORA.CO – Kasus pelecehan seksual yang melibatkan I Wayan Agus Suartama, atau dikenal sebagai Agus Buntung masih menjadi sorotan publik. Hal itu dikarenakan ia merupakan seorang penyandang disabilitas yang tega melecehkan puluhan perempuan dengan cara manipulatif.

    Baru-baru ini salah satu korban Agus Buntung menghadiri sebuah podcast oleh Deddy Corbuzier melalui kanal YouTube. Di podcast tersebut, korban memberikan penjelasan bagaimana dirinya menjadi korban pelecehan seksual.

    Dalam podcast tersebut, korban yang tidak diketahui namanya ini mengungkapkan bahwa sebelum melakukan pelecehan seksual Agus Buntung sempat bertanya kepada dirinya tentang keperawanan. 

    “Dia (Agus) sempat bertanya kepada saya, punya pacar tidak? dan saya menjawab tidak, dan terus dia sempat nanya ke saya masih perawan nggak, gitu kepada saya,” ucap Korban di podcast YouTube Deddy Corbuzier Kamis, 12 Desember 2024.

    Lebih lanjut, setelah menanyakan hal tersebut, korban Agus Buntung menyampaikan bahwa dirinya sempat tidak sadar, dan dibujuk rayuan olehnya untuk masuk ke tempat penginapan. Ia menjelaskan ketika dibujuk untuk masuk dan berhasil sang pelaku memberi ancaman kepadanya.

    Salah satu bentuk ancaman dari Agus Buntung yakni jika korban keluarga maka akan digrebek oleh warga dan disuruh untuk menikahinya.

    “Pas sudah sampai kamar itu kan dia bilang untuk kunci pintu kamar, posisi saya sudah di dalam, terus dia bilang gini nanti kita dinikahi kalau tahu berdua di tempat ini dan digrebek sama warga,” ungkap korban.

    “Akhirnya saya kunci pintu kamar ini. Saya disuruh rebahan tapi enggak mau, dia di ranjang itu. Terus dia langsung mematikan lampu, dan saya tengah duduk. Badan dia mepet ke saya,” tambahnya.

    Adanya perilaku tidak wajar tersebut, korban sadar dan berhasil keluar dari tempat penginapan tersebut, tetapi tidak terlalu jauh. Hal itu karena ia menunggu temannya yang akan datang, yang sempat dihubungi.

    Perlu diketahui, sebelum pergi, korban dikelilingi oleh warga karena Agus menuduhnya mencuri uang. Warga mulai mencurigai Agus setelah melihat perilakunya yang tidak konsisten dan tidak masuk akal.

    Alhasil, akhirnya warga sekitar menyuruh korban dan temannya pergi karena warga menilai Agus berbicara ngelantur.

    Sebagai tambahan informasi, saat ini total korban pelecehan seksual Agus Buntung yang melapor kini berjumlah 15 orang. Mirisnya, tiga korban dari Agus masih di bawah umur.

  • Lucinta Luna Ngaku Gangguan Jiwa karena Dijebak Isa Zega

    Lucinta Luna Ngaku Gangguan Jiwa karena Dijebak Isa Zega

    Jakarta, Beritasatu.com – Lucinta Luna mengungkapkan kembali tentang kasus narkoba yang sempat melibatkan namanya beberapa tahun lalu. Menurutnya, akibat dari kasus tersebut, kehidupannya dan kondisi mentalnya hancur, bahkan ia divonis mengidap gangguan jiwa.

    Lucinta Luna secara terbuka mengaku, ia telah dijebak oleh Isa Zega yang menyebabkan dirinya ditangkap oleh polisi dalam tuduhan kasus narkoba.

    Dalam pernyataan yang langsung dan terbuka, Lucinta menyebut, ia sengaja dijebak oleh orang tertentu sehingga harus menjalani masa tahanan yang mengganggu kondisi mentalnya. 

    “Mental aku sudah hancur. Aku sudah divonis sakit jiwa. Nih, suratnya dari rumah sakit. Mentalku sudah parah banget. Hidupku sudah hancur,” ujarnya dikutip di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (12/12/2024).

    Setelah empat tahun berlalu, Lucinta Luna akhirnya mengungkapkan bahwa ia sesungguhnya dijebak oleh Isa Zega.

    Lucinta Luna mengungkapkan hal ini setelah bertahun-tahun menahan rasa sakit demi kebaikan orang banyak. 

    “Kalau misalnya ini enggak aku ungkapin, kasus lama aku. Coba kalau misalnya salah satu anggota keluarga kalian seperti ini korban salah tangkap, rasanya bagaimana?,” kata Lucinta Luna.

    Selama empat tahun tersebut, Lucinta Luna tidak hanya diam, tetapi sibuk mencari bukti-bukti yang menguatkan klaim bahwa dirinya dijebak, yang membuatnya menderita depresi dan akhirnya divonis mengalami gangguan jiwa.

    Lucinta baru merasa siap berbicara setelah memperoleh bukti yang cukup untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. “Sebelumnya, aku belum punya bukti yang jelas,” jelasnya.

    Merasa sebagai korban, Lucinta Luna meminta bantuan Deddy Corbuzier untuk membahas masalah ini di podcast milik sang mentalist, dengan tujuan agar masyarakat mengetahui bahwa ia tidak bersalah.

    Sebagai informasi, Lucinta Luna ditangkap atas dugaan kasus narkoba di apartemennya pada Februari 2020 lalu. Ia dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim, dan akibat kasus tersebut, ia mengaku divonis menderita gangguan jiwa oleh dokter.

  • Mantra Sakti Agus Buntung Rayu Korban di Taman: Kakak Cantik, 6 Tahun Saya Nyari Kamu

    Mantra Sakti Agus Buntung Rayu Korban di Taman: Kakak Cantik, 6 Tahun Saya Nyari Kamu

    Mataram, Beritasatu.com – Tersangka pelecehan seksual yang merupakan seorang penyandang disabilitas, IWAS alias Agus Buntung berusaha merayu korban sebelum melancarkan aksinya. Hal itu terungkap dalam video yang kini viral di media sosial, diduga merupakan Agus Buntung.

    “Kakak cantik, jangan mau merusak diri,” kata Agus kepada seorang korban wanita, yang mengaku berasal dari Sumbawa.

    “Enam tahun saya nyari kamu. Tanpa saya sadari ke mana saya nyari orang yang bisa mengerti. Enggak saya tahu di mana, entah hati saya kenapa jatuh di sini,” kata Agus Buntung.

    Dalam video yang beredar itu, Agus Buntung juga seolah mengucapkan mantra yang membuat korban percaya begitu saja. Agus Buntung bahkan mengaku memiliki kesaktian, dan bukan seperti pria lain yang berusaha menipu korban.

    “Cowok-cowok itu hanya memanfaatkan kamu. Dari mana saya tahu? Itu pikiranmu. Kamu mau berubah atau tidak? Kalau kamu tidak mau berubah, saya pergi,” ungkapnya.

    [youtube]https://youtube.com/shorts/t7HjXu7q_zw?feature=share[/youtube]

    Diberitakan sebelumnya, Agus Buntung telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap 15 korban. Modusnya melibatkan permainan emosi dengan berpura-pura sedih dan berlagak sok suci di depan korban.

    Salah satu korban, yang tidak disebutkan namanya, menceritakan pengalamannya saat didatangi Agus di Taman Udayana.

    “Dia tiba-tiba bilang, ‘saya bukan pengemis’ dan bertanya, ‘saya berhak enggak untuk hidup?’ Saya bilang berhak,” ujarnya dalam sebuah podcast yang ditayangkan oleh Deddy Corbuzier.

    Agus Buntung telah menjalani rekonstruksi kasus yang digelar oleh Polda NTB pada Rabu (11/12/2024). Rekonstruksi ini dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Taman Udayana dan sebuah homestay di kawasan Mataram. Proses tersebut menarik perhatian warga, pengendara, hingga pelajar yang kebetulan melintas.

  • Agus Buntung Jual Kesedihan dan Berlagak Sok Suci untuk Tipu Para Korban

    Agus Buntung Jual Kesedihan dan Berlagak Sok Suci untuk Tipu Para Korban

    Jakarta, Beritasatu.com – I Wayan Agus Suartama atau Agus Buntung resmi menjadi tersangka pelecehans seksual dari 15 korban. Dalam melancarkan aksi bejatnya, Agus Buntung ternyata menjual kesedihan dan berlagak sok suci di depan para korban.

    Korban kelima dari aksi Agus Buntung yang tidak disebutkan namanya mengatakan, ketika didatangi Agus di Taman Udayana, ia mendadak mengajak bicara dan bertanya.

    “Dia tiba-tiba bilang saya bukan pengemis, dan menyebut ‘saya mau nanya, saya berhak enggak untuk hidup’. Saya bilang berhak,” ucapnya dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (12/12/2024).

    Ia melanjutkan, Agus merendah dan memanipulasi psikologis calon korban dengan mengatakan, “Tetapi banyak yang nge-judge dan bulang saya buntung,” ucapnya.

    Deddy Corbuzier pun menanggapi pernyataan korban dan menyebut Agus jual iba.

    “Jualnya iba,” ujar Deddy.

    Agus pun memberikan apresiasi ke korban dan menyebut akan memberikan minuman dan makanan. Meskipun korban menolak, tetapi Agus menyebut penolakan itu membuatnya merasa tak dihargai.

    Agus pun mengajak korban pindah ke Taman Sangkareang. Di sana Agus dan korban melihat ada yang bermesraan. Agus pun mengaku tidak menyukai hal itu karena seakan sang perempuan menjual dirinya.

    “Dia ngomong ke saya ‘lihat itu, dia kaya jual dirinya, saya enggak suka orang kaya begitu,” ucap korban.

    Lagi-lagi, Deddy pun menanggapi dan menyebut Agus Buntung ini berlagak suci.

    “Berarti sekarang dia mainnya sok suci,” ucap Deddy.

    Namun, kisah Agus Buntung kini harus terhenti karena resmi menjadi tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap 15 perempuan.

    Terbaru, Agus Buntung menjalani rekonstruksi kasus pelecehan seksual yang digelar oleh Polda NTB pada Rabu (11/12/2024).

    Rekonstruksi kasus tersebut berlangsung di beberapa lokasi, termasuk Taman Udayana dan sebuah homestay di kawasan Mataram. Momen tersebut menarik perhatian warga sekitar, pengendara yang melintas, hingga para pelajar.

    Banyak dari mereka yang penasaran dengan sosok Agus Buntung. Masyarakat dibuat penasaran karena merasa heran seorang penyandang disabilitas bisa berbuat asusila.

  • Mantra Sakti Agus Buntung Rayu Korban di Taman: Kakak Cantik, 6 Tahun Saya Nyari Kamu

    Begini Trik Agus Buntung Perdaya Korban hingga Bisa Lakukan Pelecehan Seksual

    Jakarta, Beritasatu.com – I Wayan Agus Suartama, seorang penyandang disabilitas atau biasa disebut Agus Buntung, terlibat dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan banyak korban perempuan. Terbaru, Agus melakukan reka ulang kejadian pelecehan seksual yang melibatkan 15 orang korban perempuan. Namun, ternyata aksi Agus Buntung diawali dengan manipulasi psikologis.

    Salah satu korban kelima Agus Buntung, yang tidak disebutkan namanya mengatakan, awal mula percakapannya dengan pelaku dimulai dari manipulasi psikologis.

    “Saya bertemu Agus di Taman Udayana sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu saya sendiri dan Agus mendekat dan berkata, ‘saya bukan pengemis. Saya hanya ingin bertanya, apakah saya berhak untuk hidup?’ saya menjawab bahwa setiap orang berhak untuk hidup,” ucapnya dikutip dari podcast Close The Door Deddy Corbuzier, Rabu (11/12/2024).

    Ia melanjutkan, Agus pun mulai berbicara, tentang bagaimana ia sering dihakimi oleh banyak orang karena kondisi tubuhnya tidak mempunyai tangan atau buntung.

    Setelah itu korban mengaku di-prank oleh Agus dan disuruh mencari namanya di YouTube.

    “Karena saya kasihan, terus saya ikuti permintaannya. Setelah berbicara panjang lebar, Agus berterima kasih kepada saya dan berkata bahwa ia merasa dihargai. Dia menawarkan air minum sebagai tanda terima kasih, tetapi saya menolak karena merasa tidak nyaman menerima sesuatu dari orang asing. Agus memaksa dan membeli air, teteapi tidak langsung memberikannya,” ucapnya.

    Setelah berbicara dengan penuh tipu daya, Agus pun membawa korbannya pindah ke Taman Sangkareang. Di sana Agus mencoba memberikan sosis ke korban, tetapi ditolak.

    “Agus menyebut saya tidak menghargainya. Dalam perjalanan itu, banyak orang di taman yang mengenal Agus, tetapi korban tidak mengetahui bagaimana reputasi Agus di masyarakat,” ucapnya.

    Setelah itu, mereka pergi ke tempat bermain dan berbincang. Saat larut malam, korban menyatakan ingin pulang, tetapi tidak tahu jalan kembali. Agus menawarkan untuk mengantar korban dan bersikeras bahwa dia tidak akan menyakitinya.

    “Dia bilang enggak apa-apa aman sama saya, enggak akan diapa-apain kok, kan saya juga enggak punya tangan,” ucap korban.

    Namun, perjalanan berlanjut ke sebuah homestay. Di sana, Agus meminta korban masuk ke kamar untuk beristirahat dengan alasan agar tidak digerebek warga. Korban mengaku seakan tak sadarkan diri hingga mau diajak untuk ke homestay. Bahkan, Agus juga mengajak korbannya untuk patungan membayar biaya homestay tersebut.

    “Pas diajak itu (ke homestay), saya seperti kosong gitu dan tidak sadar. Saya merengek mau pulang, tetapi dia bilang suruh dia dan jangan berisik, karena nanti kalau ketahuan dan digerebek warga, nanti akan dinikahkan. Saya tidak mau nikah sama dia,” ucap korban.

    Korban pun terpaksa mengikuti perintah Agus dan merasa terjebak hingga dipaksa mengunci pintu. Agus meminta korban rebahan, mematikan lampu, dan mendekatinya. Korban pun lari ke kamar mandi hingga Agus mengejarnya dan marah sampai keluarkan kata kasar.

    Saat Agus menyadari tindakan korban, ia marah besar. Agus mulai menggedor pintu kamar mandi, menendang, dan mendobraknya hingga rusak. Ia juga berbicara kasar dan mengancam korban.

    “Agus meminta uang saya sebagai kompensasi atas kerusakan pintu, meskipun saya tidak memiliki uang,” ucapnya.

    Tak lama korban berhasil keluar dari homestay, tetapi tidak terlalu jauh. Hal itu karena ia menunggu temannya yang akan datang.

    Namun, sebelum pergi, korban dikelilingi oleh warga karena Agus menuduhnya mencuri uang. Warga mulai mencurigai Agus setelah melihat perilakunya yang tidak konsisten dan tidak masuk akal.

    Akhirnya warga menyuruh korban dan temannya pergi karena warga menilai Agus berbicara ngelantur. Dia mengungkap bahwa Agus juga sempat membaca mantra di Taman Udayana dan tempat lainnya, seolah-olah ia memiliki kekuatan mistis.

    Korban kelima Agus buntung ini merupakan salah satu korban yang berhasil selamat dari tipu muslihatnya untuk melakukan pelecehan seksual.

  • Lucinta Luna Akui Kodratnya, Janji Umrah dan Haji sebagai Laki-laki

    Lucinta Luna Akui Kodratnya, Janji Umrah dan Haji sebagai Laki-laki

    Jakarta, Beritasatu.com – Lucinta Luna memberikan pengakuan bahwa dirinya akan mengikuti fitrahnya sebagai laki-laki apabila pergi ke Tanah Suci menjalankan umrah maupun haji.

    Hal tersebut berkaitan dengan Isa Zega, yaitu seorang transgender, yang menunaikan ibadah umrah sebanyak tiga kali dengan mengenakan pakaian wanita dan masuk di saf akhwat.

    Lucinta Luna mengatakan, meskipun secara hukum gender Lucinta Luna sudah sah menjadi perempuan, tetapi ia sadar akan kodrat awal yakni sebagai laki-laki.

    “Aku Lucinta Luna alias Ayuna Putri yang sudah disahkan pengadilan. Namun, nama asliku adalah Muhammad Fatah dan aku memang terlahir sebagai laki-laki,” kata Lucinta Luna dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (11/12/2024).

    Namun demikian, Lucinta luna tetap sadar akan kodratnya sebagai laki-laki. Maka ketika waktunya untuk melaksanakan umrah atau haji, ia akan menjadi seorang laki-laki, menggunakan pakaian ihram yang semestinya, serta tidak akan bercampur di dalam saf perempuan.

    “Sedosa-dosanya aku, aku enggak mungkin umrah atau membuat nama Tanah Suci kita itu dibuat seperti main-main, karena kita terlahir sesuai kodratnya,” terang Lucinta Luna.

    Lucinta Luna mengaku, jika dirinya berani mempermainkan agama, maka dosa yang akan ditanggungnya akan berkali-kali lipat.

    “Wallahuhi aku akan berangkat (umrah dan haji) sebagai laki-laki. Kita enggak tahu besok nyawa dan mati kita seperti apa,” kata Lucinta Luna.

  • Gus Miftah Ngaku Rambutnya Pernah Ditawar Rp1,5 M oleh Pengusaha Jakarta

    Gus Miftah Ngaku Rambutnya Pernah Ditawar Rp1,5 M oleh Pengusaha Jakarta

    GELORA.CO – Penceramah, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah mengaku rambutnya sempat ditawar 100 ribu USD atau Rp1,5 miliar oleh pengusaha asal Jakarta.

    Hal tersebut diucapkan sahabat Deddy corbuzier itu saat berceramah di atas panggung yang dihadiri banyak jemaah.

    “Tahun kemarin pas saya haji, rambut saya ditawar sama pengusaha dari Jakarta, mau dibeli,” kata Miftah dilihat melalui unggahan Instagram @stafsusrakyat Selasa, 10 Desember 2024.

    Kepada Miftah pengusaha yang tidak disebutkan namanya itu mengaku bakal membeli rambutnya seharga 100 ribu USD atau Rp1,5 miliar.

    “Gus tahalul dipotong habis rambutnya saya bawa pulang, lalu saya bayar 100 ribu dolar. Itu sama dengan Rp1,5 miliar

    Sebelum menyampaikan hal itu, Miftah lebih dulu mengklarifikasi dugaan keterlibatannya dalam kasus tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Wahyu Kenzo.

    Pasalnya ada dugaan Miftah menerima uang dari Wahyu setelah blangkon yang dilelangnya dibeli oleh tersangka robot trading ATG itu seharga Rp900 juta.

    Menurut Miftah, blangkon itu memiliki sejarah tinggi, sehingga wajar bila dijual dengan harga tinggi.

    “Kebetulan blangkon yang saya lelang sudah saya pakai dari 2006, jadi nilai sejarahnya tinggi. Kalau orang udah cinta kan berapapun dibeli,” terangnya.

    Video tersebut sontak menjadi sorotan warganet di media sosial. Tidak sedikit yang menghujani Miftah dengan komentar negatif, terlebih sang dai baru tersandung kontroversi menghina penjual es teh.

    “Muji diri sendiri didepan umum kek gitu haus validasi bgt jadi org. Org yg beneran tau agama dan bener kalau dakwah ga gitu ceramahnya,” komentar salah seorang warganet.

    “Kasian, masih banyak masyarakat kita yg suka didongengin,” tulis warganet.

    “Haha bisnis berkedok pengajian dan sholawatan,” komentar warganet.

  • Video Deddy soal Dugaan Pelecehan oleh Pria Difabel: Harus Gandeng Psikolog

    Video Deddy soal Dugaan Pelecehan oleh Pria Difabel: Harus Gandeng Psikolog

    Beredar video rekaman pembicaraan IWAS atau Agus, pria difabel yang menjadi tersangka dugaan pelecehan seksual kepada seorang mahasiswa di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menanggapi itu, Deddy Corbuzier ungkap kasus itu juga harus menggandeng psikolog.

  • Ditanya Deddy Corbuzier Banyak ‘Gus’ Bermasalah, Ustaz Felix Siauw: yang Aku Khawatirkan Terjadi

    Ditanya Deddy Corbuzier Banyak ‘Gus’ Bermasalah, Ustaz Felix Siauw: yang Aku Khawatirkan Terjadi

    GELORA.CO  – Kasus Gus Miftah yang menghina seorang tukang es, Agus Buntung yang diduga memperkosa 15 wanita hingga Agus Salim korban penyiraman air keras kini menjadi sorotan publik.

    Meski ketiganya tidak terkait kasus yang sama. masing-masing memiliki nama yang seragam, yakni memiliki nama Agus atau panggilan Gus.

    Deddy Corbuzier dan Ustaz Felix Siauw dalam Podcast Close The Door Corbizier pun mengulas permasalahan tersebut.

    Deddy mempertanyakan mengapa sosok yang memiliki nama Agus ataupun Gus kini bermasalah dan viral. 

    “Ustaz begini, gimana dengan kasus belakangan ini, yang Namanya Gus, Agus, Agus tuh bermasalah semua?” tanya Deddy Corbuzier sembari tertawa.

    Mendengar pertanyaan dari Deddy Corbuzier, Ustaz Felix Siauw ikut tertawa.

    Keduanya terkekeh menyadari sejumlah orang yang memiliki nama Agus dan Gus bermasalah semuanya.

    Di antaranya Agus yang menjadi korban penyiraman air keras, Agus buntung yang diduga memperkosa 15 wanita hingga Gus Miftah yang menghina seorang pedagang es.

    Menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier, Ustaz Felix Siauw menyampaikan pandangannya.

    “Kenapa akhir-akhir ini ada ‘Gus’ tuh bermasalah?” ujar Ustaz Felix Siauw.

    “Ada dua, dua Agus ini juga lagi bermasalah,” tambah Deddy Corbuzier sembari terkekeh.

    Ustaz Felix Siauw kemudian menyampaikan kebiasaan baik ketika Gus Miftah hadir dalam sebuah pengajian ataupun acara.

    Gus Miftah katanya sering kali memborong dagangan milik pedagang yang berjualan di sana.

    “Aku lihat begini, banyak sekali orang-orang.. kan Ketika Gus Miftah melakukan itu (menghina pedagang es) kan aku lihat berita, dan di berita itu kita tahu bahwasanya Gus Miftah itu sering kali memborong dagangan orang,” ujar Ustaz Felix Siauw.

    “Sering-sering banget,” tambah Deddy Corbuzier.

    “Jadi ada, apa Namanya, penjual es ataupun penjual makanan segala macamlah itu diborong,” tambah Ustaz Felix Siauw lagi.

    Kedatangan Gus Miftah pun dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang untuk datang.

    Mereka maju ke depan panggung dengan harapan dagangan mereka diborong oleh Gus Miftah. 

    Peristiwa yang viral tersebut pun diungkapkan Ustaz Felix Siauw demikian.

    Pedagang es yang belakangan diketahui bernama Sunhaji itu maju ke depan.

    Gus Miftah kemudian diminta oleh sejumlah ibu-ibu untuk memborong minuman milik pedagang es itu. 

    “Maka kasusnya Waktu itu adalah ada ibu-ibu yang nunjukkin ada satu orang yang jualan es, di tengah-tengah itu (pengajian) ‘borong dong-borong dong’,” ungkap Ustaz Felix Siauw. 

    “Kayak gitu kan ya, seperti biasanya terjadi ini, kan seperti itu,” tambahnya.

    “Nah ternyata malah di-bully atau di-roasting dan seterusnya,” jelas Ustaz Felix Siauw.

    “Nah artinya, itu sudah biasa terjadi. Nah ini yang aku bilang bahwasanya kita harus hai-hati dengan sebuah mental, di mana ketika ada orang datang ke sana itu, dia itu sebenarnya mau minya untuk dikasihani,” beber Ustaz Felix Siauw.

    “Dan ini bukan hanya terjadi di Gus Miftah, maka kita disclaimer kita bukan bahas Gus Miftah, bukan bahas bapaknya juga yang jualan,” tambahnya.

    “Tapi kita bahas tentang mental orang-orang yang menurut kita ‘social problems’ yang menurut kita perlu untuk disikapi,” jelas Ustaz Felix Siauw.

    “Karena ini terjadi juga pada content creator yang menjadikan kesedihan-kesengsaraan sebagai komoditas,” jelasnya.

    Hal yang dikhawatirkannya bukan terkait perundungan yang dilakukan oleh Gus Miftah.

    Tetapi sikap para konten kreator yang mengambil kesempatan dari viralnya kasus Sunhaji.

    “Aku bilang gini, yang aku khawatirkan bukan kejadian ini, tapi efeknya yang aku khawatirkan sekarang terjadi nih,” ujar Ustaz Felix Siauw.

    “Coba Om bayangin ya, sekarang yang ambil exposure terhadap bapak penjual es teh ini berapa banyak?” tanyanya.

    “Wadidaw,” celoteh Deddy Corbuzier.

    “Semua orang part of exposure (mengambil kesempatan),” jawab Ustaz Felix Siauw di akhir tayangan.

    Video Deddy Corbuzier dan Ustaz Felix Siauw pun menapat beragam respondari masyarakat.

    Sebagian besar membela pedagang es, sebagian lainnya mencela sikap para konten kreator yang mengambil kesempatan di tengah kasus yang menerpa Gus Miftah