Tag: Condro Sasongko

  • Puluhan Ribu Orang Berwisata ke Anyer, Padati Pantai, Kolam Renang dan Water Park

    Puluhan Ribu Orang Berwisata ke Anyer, Padati Pantai, Kolam Renang dan Water Park

    Liputan6.com, Serang – Puluhan ribu masyarakat memadati sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Serang, Banten, mulai dari kolam renang Binuang Waterpark hingga Pantai Anyer dan sekitarnya. Masyarakat yang berlibur ke objek wisata air, pastikan mengikuti himbauan peringatan agar tidak terjadi musibah, niat hati bergembira malah kesedihan yang terjadi. “Kami juga mengingatkan kepada pengelola tempat wisata untuk mengawasi keselamatan pengunjung yang ada di lokasi kolam renang,” ujar Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, Kamis, (3/4/2025).

    Kemudian masyarakat yang berkunjung ke Anyer, Kabupaten Serang, Banten, diperkirakan mencapai 20 ribu lebih pada Kamis, 03 April 2025. Wisatawan juga diminta berenang di laut lebih dari pukul 17.00 WIB. Kemudian, jika ombak tinggi, diharapkan tidak mendekat ke pantai demi keamanan dan keselamatan bersama. “Kami juga terus menyiagakan Tim SAR baik dari Ditpolairud maupun Brimob di Posko SAR untuk menganantisipasi apabila ada hal-hal darurat,” ujar Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol Yunus Hadit Pranoto.

  • Gelapkan Mobil Perusahaan, Pria di Serang Ditangkap Polisi

    Gelapkan Mobil Perusahaan, Pria di Serang Ditangkap Polisi

    Jakarta

    Seorang pria berinisial AR (32), warga Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, ditangkap polisi. AR ditangkap setelah diduga menggelapkan mobil milik perusahaan.

    Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan, AR awalnya diperintahkan untuk membawa mobil truk jenis Dyna bernomor polisi A 9446 F, yang bermuatan 180 sak beton instan mortal senilai Rp 25 juta ke Jakarta Timur. Namun menurutnya, pelaku malah merubah arah tujuan.

    “Setelah dilakukan tracking GPS, kendaraan diketahui berada di luar jalur yang semestinya, dan diketahui berada di wilayah Balaraja, Tangerang,” kata Condro, Selasa (1/2025).

    Merasa dirugikan, perusahaan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Berdasarkan laporan itu, kepolisian melakukan pengejaran terhadap pelaku. Condro mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya pada hari raya Idul Fitri.

    “Pas hari raya Idul Fitri tersangka AR terlihat di rumahnya dan langsung diamankan ke Mapolsek Jawilan untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

    “Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka AR bersama dua rekannya DPO baru menerima uang muka Rp 1,5 juta, dan masing-masing mendapat Rp 500 ribu. Tersangka AR tidak mengetahui di mana barang tersebut dijual karena yang mengetahui adalah yang DPO,” kata Condro.

    Condro mengatakan polisi saat ini berhasil mengamankan barang bukti mobil truk. Ia mengatakan mobil tersebut niatnya akan dijual setelah hari raya Idul Fitri.

    (dek/dek)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • 2 Bocah Perempuan di Serang Diculik Usai Berkenalan Lewat Game Online

    2 Bocah Perempuan di Serang Diculik Usai Berkenalan Lewat Game Online

    SERANG  – Dua bocah perempuan berinsial IT (12) dan saudara sepupunya DM (10) asal Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten jadi korban penculikan saat berkenalan dengan orang asing melalui game online atau daring.

    Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan korban dan pelaku SH (20), saling mengenal sejak dua pekan yang lalu melalui Game Online Free Fire. Dari perkenalan itu, korban janjian untuk bertemu.

    “Modusnya mereka berkenalan melalui aplikasi Game Online. Komunikasi disana secara intens, kemudian pelaku mengajak ketemuan namun korban minta ditemani saudara sepupunya,” terangnya dilansir ANTARA, Senin, 24 Maret.

    Dan korban berhasil diselamatkan personel gabungan Polsek Kragilan dan Tim Reserse Mobil (Resmob) di rumah kontrakan di wilayah Sunter, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/3).

    “Korban behasil ditangkap 3 jam setelah petugas menerima laporan. Terbongkarnya kasus dugaan asusila itu, merupakan tindak lanjut laporan hilangnya IT dan DM pada Senin (24/3) pagi,” katanya.

    Ia menjelaskan, sebelumnya korban dijemput oleh tersangka SH menggunakan kendaraan jenis Avanza pada Minggu (24/3) pagi. Dan pihak Kepolisian menerima laporan dari keluarga korban saat pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

    Berbekal dari laporan tersebut, personil Polsek Kragilan dibantu Tim Resmob segera melakukan pendalaman informasi. Dari hasil penyelidikan kedua korban diketahui berada di wilayah Sunter, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

    “Dari hasil penyelidikan, keberadaan kedua korban diketahui berada di rumah kontrakan di daerah Sunter, Tanjung Priok,” jelasnya.

    Setelah mengetahui keberadaan korban, Tim Gabungan berhasil menyelamatkan kedua korban dan mengamankan tersangka SH yang diduga pelaku penculikan terhadap korban di rumah kontrakan.

    “Baik korban maupun tersangka langsung diamankan ke Mapolres Serang. Dari hasil pemeriksaan, di dalam rumah kontrakan itu korban perempuan sempat dicabuli oleh tersangka SH,” katanya.

    SH akan dijerat Pasal 81 dan 82, Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang, Junto Pasal 331 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    “Kami akan jerat dengan Pasal berlapis, penculikan dan pencabulan. Tersangka masih dalam pemeriksaan lebih dalam untuk mengetahui motif lainnya,” tegasnya.

  • Pelaku Penculikan 2 Bocah di Serang Sasar Korban yang Main Game Online

    Pelaku Penculikan 2 Bocah di Serang Sasar Korban yang Main Game Online

    Serabf

    Pelaku penculikan dua bocah di Serang inisial MH mengenal korban melalui game online. Selama dua minggu, tersangka mendekati korban untuk melakukan rencana penculikan.

    “Jadi modusnya mereka ini berkenalan melalui aplikasi game online, kemudian komunikasi intens,” kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Senin (24/3/2025).

    Selama dua minggu, pelaku mendekati korban yang merupakan siswi kelas 6 SD inisial IT. Tersangka pada Minggu (23/3) lalu meminta IT untuk datang ke salah satu tempat di Serang lalu dijemput menggunakan kendaraan travel dengan biaya Rp 400 ribu.

    “Bilang ke travel bahwa itu keponakannya,” ujarnya.

    Korban sendiri saat kejadian membawa saudara sepupunya yang juga masih siswa kelas 5 SD. Mereka kemudian dibawa ke sebuah kontrakan di Sunter, Jakarta Utara.

    Tersangka dijerat dengan Pasal berlapis yaitu pasal penculikan dan pencabulan. Condro menyebut korban diduga sempat mengalami kekerasan seksual oleh pelaku.

    Sebelumnya, Polres Serang menangkap MH pelaku penculikan dua orang anak asal Kabupaten Serang, Banten. Penyidik menangkap pelaku 3 jam setelah polres mendapatkan laporan dari pihak keluarga.

    Peristiwa penculikan ini terjadi pada Minggu (24/3) pagi pukul 07.00 WIB kemarin atas nama korban masing-masing IT, siswi kelas 6 SD dan DM siswa kelas 5 SD. Kemudian, pihak keluarga melapor ke Polres Serang pada pukul 07.30 WIB pagi tadi dan penyidik langsung melakukan pengejaran terhadap terduga tersangka.

    Tersangka lantas ditemukan dan langsung diamankan di sebuah kontrakan di Sunter, Jakarta Utara. Tersangka diamankan pada sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi atau 3 jam setelah pihak keluarga melaporkan ke Polres Serang.

    “Jadi diamankan kurang lebih 3 jam dari laporan itu dibuat,” paparnya.

    (bri/whn)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Polres Serang sebut PT. Navyta Nabati Indonesia kemas minyak tidak sesuai takaran

    Polres Serang sebut PT. Navyta Nabati Indonesia kemas minyak tidak sesuai takaran

    Sumber foto: Mamo Erfanto/elshinta.com

    Polres Serang sebut PT. Navyta Nabati Indonesia kemas minyak tidak sesuai takaran
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 13 Maret 2025 – 19:14 WIB

    Elshinta.com – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait pengurangan takaran minyak 1 liter. Polres Serang melalui Satreskrim bersama dinas terkait menemukan takaran minyak yang kurang saat melakukan oprasi pasar di bulan Ramadan. Rabu (12/3/2025).

    “Temuan minyak goreng takaran 1liter menjadi 750ml yang diproduksi oleh PT. Navyta Nabati Indonesi, Tangerang Banten. berupa kemasan botol dengan ukuran 1 liter ditemukan tidak sesuai dengan takaran yaitu 750 ml,” jelas Kapolres Serang Akbp Condro Sasongko seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mamo Erfanto, Kamis (13/3).

    Oprasi pasar yang digelar Polres Serang di berapa tempat perbelanjaan serta pasar pasar tradisional hanya menemukan takaran yang tidak yakni, yang diproduksi oleh PT. Navyta Nabati Indonesi. 

    “Pemilik toko telah dimintai keterangan terkait termuan tersebut,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut mengecek minyak goreng merek MinyaKita berupa kemasan pouch/plastik dengan ukuran 1 liter setelah dicek sesuai dengan takaran, lanjut AKBP Condro Sasongko. 
     
    Setelah mendapatkan temuan petugas melakukan koordinasi dengan dinas terkait untk menarik produk tersebut kemudian melakukan penyelidikan sampai dengan produsen.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Satgas Pangan Polres Serang Cek Pasar Ciruas, Pastikan Harga Bahan Pokok Aman

    Satgas Pangan Polres Serang Cek Pasar Ciruas, Pastikan Harga Bahan Pokok Aman

    Jakarta

    Satgas Pangan Polres Serang Bersama Dinas UMKM Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Serang melakukan sidak ke Pasar Ciruas. Kegiatan itu untuk memastikan harga ayam potong dan stok pangan aman jelang Ramadan.

    Khusus untuk di Pasar Ciruas, yang merupakan pasar di Kabupaten Serang menemukan ada komoditi yang naik dalam ukuran kilogram. Pertama harga ayam potong dari Rp 35 ribu menjadi Rp 38 ribu. Telur dari Rp 30 ribu menjadi Rp 32 ribu, cabe keriting dari Rp 40 ribu menjadi Rp 60 ribu, bawang merah dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu serta daging ayam sapi dari Rp 135 ribu menjadi Rp 140 ribu.

    “Perkembangan saat ini untuk ketersediaan bahan pokok di sejumlah Pasar tradisional termasuk Pasar Ciruas relatif normal dan tidak terjadi kelangkaan terhadap komoditi yang saat ini mengalami kenaikan,” kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Jumat (28/2/2025).

    Khusus untuk gudang Bulog Singamerta di Ciruas, stok juga dinilai untuk pasokan beras. Harga lain menurutnya masih normal kecuali enam komoditi di atas karena meningkatkan permintaan konsumen di pasar.

    Satgas Pangan katanya, akan terus membantu untuk memonitor dan mengawasi ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat. Ini dilakukan demi menjaga ketersediaan bahan pokok apalagi di bulan Ramadan.

    “Satgas Pangan akan terus memonitor, jangan sampai masyarakat kesulitan untuk mengakses berbagai komoditas bahan pokok harian tersebut di bulan suci Ramadan 1446 H,”tambahnya.

    Ia menegaskan jangan sampai ada spekulan atau penimbun dan kejahatan kartel yang bisa mengancam ketersediaan pangan bagi masyarakat. Menurutnya, ada konsekuensi hukum bagi yang melakukan kejahatan termasuk jika ada perbuatan curang.

    “Saya tegaskan jangan ada yang bermain curang. Kalau ada spekulan bermain menampung barang ataupun menimbun, akan saya tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

    (bri/whn)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Petani Kampung Pasir Situ dan Polres Serang panen 60 ton jagung 

    Petani Kampung Pasir Situ dan Polres Serang panen 60 ton jagung 

    Sumber foto: Mamo Erfanto/elshinta.com.

    Petani Kampung Pasir Situ dan Polres Serang panen 60 ton jagung 
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 20 Februari 2025 – 20:43 WIB

    Elshinta.com – Memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif oleh para petani Kampung Pasir Situ, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang bersama Polres Serang akhir tahun 2025 lalu kini mampu mengahasilkan panen jagung berkualitas hingga 60 ton.

    Dimulai sejak adanya intruksi Persiden terpilih Probowo Subianto untuk memanfaatkan lahan yang tidak produktif menjadi lahan produktif sebagai ketahanan pangan nasional. Petani Kampung Pasir Situ bersama Polres Serang menggarap lahan tidak produktif seluas kurang lebih 10 hektar menjadi perkebunan jagung. 

    Setelah kurang lebih 4 (empat) bulan dikelalo, panen jagung perdana dilakukan oleh para petani bersama Polres Serang yang dihadiri langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto. 

    Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko dan para petani melakukan panen raya sekaligus penanaman benih jagung dalam rangka mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan yang dijalankan Polres Serang, Kamis (20/2).

    Dalam program ketahanan pangan nasional di Kampung Pasir Situ, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo ini, Polres Serang bekerjasama dengan Kelompok Tani Mekarbaru melalukan panen raya di lahan seluas 10 hektar dengan hasil panen kurang lebih 60 ton jagung.

    Irjen Suyudi Ario Seto menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani yang telah membantu Polres Serang dalam mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan. Apresiasi juga disampaikan kepada Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko yang telah sukses menjalankan panen raya.

    “Kegiatan panen raya ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Kapolres Serang dalam mendukung program ketahanan pangan serta kesejahteraan kelompok tani di wilayah Kabupaten Serang,” ucap Kapolda dalam sambutannya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mamo Erfanto, Kamis (20/2). 

    Kapolda menegaskan program ketahanan pangan ini harus terus dikembangkan oleh para kelompok tani agar hasil pertanian semakin meningkat agar dapat memberi manfaat bagi masyarakat luas. 

    Kapolda berharap hasil panen yang dinilai cukup bagus ini bisa memotivasi kelompok tani untuk terus berinovasi di sektor pertanian agar hasilnya lebih ditingkatkan lagi.

    “Saya sampaikan bahwa di Provinsi Banten ini ada 16 perusahaan besar yang dapat menerima jagung hibrida untuk diolah menjadi makanan ternak. Jadi ngga usah khawatir, kebutuhan perusahaan untuk jagung ini mencapai 1.200 ton pertahun,” jelasnya.

    Di tempat yang sama Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan panen raya jagung ini sebagai bukti komitmen Polres Serang dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam swasembada pangan.

    Kapolres menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani yang telah mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan hingga terlaksana panen raya jagung. 

    Kapolres berharap panen raya jagung perdana di lahan 10 hektar ini dijadikan motivasi untuk mengembangkan lahan pertanian lebih luas lagi.

    “Panen raya jagung ini menjadi bukti dari komitmen Polres Serang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Saya mengapresiasi kepada kelompok tani Desa Mekarbaru yang telah sukses melaksanakan panen raya sesuai target kurang dari 4 bulan,” kata Kapolres.

    Condro juga menjelaskan usai panen raya, juga akan dilakukan penanaman kembali bibit jagung. Untuk penanaman bibit jagung yang kedua ini, lahan yang disiapkan bertambah 6 hektar, sehingga total lahan menjadi 16 hektar.

    “Sesuai permintaan dari kelompok tani yang telah menyiapkan lahan tambahan lahan seluas 6 hektar, kami telah menyiapkan seluruh bantuan yang dibutuhkan kelompok tani,” kata mantan Kasubdit Tipidter dan Indag Ditreskrumsus Polda Banten.

    Bantuan yang diberikan berupa bibit jagung sebanyak 100 kg, urea 2,5 ton, NPK 2,5 ton, pupuk organik 1 ton, pembasmi gulma 90 botol, pembasmi hama 50 botol dan 20 kg, serta alat tanam jagung (corn seeder).

    Sementara Ketua Kelompok Tani Kecamatan Kopo, Adi Sumadi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Serang yang telah berkenan melibatkan kelompok tani dengan memberi bantuan dalam mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan.

    “Kepada bapak Condro Sasongko, saya mewakili kelompok tani menyampaikan terima kasih atas support dan bantuan yang telah diberikan dalam mendukung program ketahanan pangan. Alhamdulillah panen raya jagung perdana ini akan menghasilkan hasil yang maksimal, paling tidak sekitar 60 ton kita dapat,” kata Adi Sumadi.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Bobon Santoso dan Kapolres Serang Masak Besar 1.500 Porsi Soto Tangkar untuk Pelajar

    Bobon Santoso dan Kapolres Serang Masak Besar 1.500 Porsi Soto Tangkar untuk Pelajar

    Liputan6.com, Serang – Bobon Santoso bersama Polres Serang masak besar sebanyak 1.500 porsi untuk dibagikan ke pelajar di Kabupaten Serang, Banten, sebagai bentuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bobon yang mengenakan seragam Polri dengan pangkat Iptu, memasak soto tangkar, telur rebus, hingga es teh manis untuk makan siang bersama pelajar, masyarakat dan personel Polres Serang.

    Dengan menggunakan tiga kuali besar, Bobon Santoso memasak di lapangan Polres Serang dan disaksikan ribuan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA sederajat. “Untuk hari ini kegiatan bersama Polres Serang, masak besar, mendukung program pemerintah makan bergizi gratis, yang memang saat ini di Kabupaten Serang belum maksimal, tapi kita percaya itu nanti akan hadir disini,” ujar Bobon Santoso, di sela-sela masak besarnya, Jumat, (21/2/2025).

    Bobon menyatakan bahwa dia memilih Kapolres Serang, karena AKBP Condro Sasongko dikenal sebagai personel Polri yang lucu dengan berbagai tingkah jenakanya yang ramai di media sosial. Koki yang juga pernah masak besar di wilayah Papua bersama TNI itu bercerita dirinya kagum dengan sosok Kapolres berkepala plontos, karena bisa membuat masyarakat tertawa dengan segala tingkat lucu nya yang mirip para pemain Srimulat.

    “Kita pilih di Polres Serang karena ada Kapolres Serang yang lucu, menampilkan sisi unik dari kepolisian, kemudian kita bisa melihat yang humanis, deket dengan masyarakat, begitu kita ajak kolaborasi ini cepet di respon,” terangnya.

  • Tukang Cukur di Serang Ditangkap Usai Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus

    Tukang Cukur di Serang Ditangkap Usai Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus

    Jakarta

    Pria bernama MA (25) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cukur ditangkap unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang karena mencabuli anak berkebutuhan khusus. Aksinya dilakukan di sebuah ruko yang berada di Kabupaten Serang.

    Kapolres Serang AKBP Condro menyebut MA ditangkap siang tadi di salah satu kecamatan di Kabupaten Serang. Pelaku melakukan aksi pencabulan ke korban yang berusia 15 tahun pada 19 November 2024 lalu.

    “Korban dibujuk dan dirayu masuk ke ruko dengan dalih akan mengantarkan pulang, korban dan tersangka bertetangga,” kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Kamis (9/1/2025).

    Di malam kejadian, korban disebut tersesat usai ke rumah temannya. Tersangka MA yang melihat korban melintas lantas memasukan korban masuk ke ruko tempatnya bekerja.

    Di malam itu juga tersangka melakukan kekerasan seksual ke korban. Pagi harinya, tersangka mengantarkan korban pulang namun tidak sampai ke rumah.

    “Tersangka mengancam korban agar tidak melapor ke orang tuanya,” tambahnya.

    “Dari pemeriksaan tersangka mengakui, motifnya tergoda dan terbawa hawa nafsu,”papar Kapolres.

    Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) atau Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 76 D dan/atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang tentang tentang Perlindungan Anak. Ia diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

    (bri/dek)

  • Gelapkan Mobil Perusahaan, Pria di Serang Ditangkap Polisi

    Kapolres Serang Pamer Program ‘Ngariung Iman-Aman’ Turunkan Angka Kriminal

    Serang

    Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menyebut bahwa kasus kriminal turun berkat ada program ‘Ngariung Iman’ dan Ngariung Aman. Kejahatan sepanjang 2024 turun dibandingkan tahun 2023 dari 1.510 kasus menjadi 963 kasus.

    “Dari catatan akhir tahun, angka tindak kejahatan sepanjang 2024 turun sebesar 36 persen dibanding tahun 2023 dari 1.510 menjadi 963 kasus dengan jumlah penyelesaian, sebanyak 830 kasus. Sementara tahun 2023, dari 1.510 kasus kejahatan, 921 berhasil diselesaikan,” ujar Condro, Senin (30/12/2024).

    Dari ratusan kasus itu ada pengungkapan yang menjadi perhatian publik di Kabupaten Serang. Yaitu kasus packing beras dari yang tidak layak konsumsi yang dioplos pemutih dan pengharum. Termasuk dioplos dengan beras premium dari Bulog.

    “Barang bukti kasus ini 25 ton beras Bulog, 5 ton beras sudah dioplos,” ungkapnya.

    Kemudian, untuk kasus Narkoba, memang ada kenaikan 10 kasus di tahun ini dari 92 kasus di tahun sebelumnya menjadi 102 kasus. Penyelesain perkaranya sebanyak 99 perkara.

    “Pengungkapan kasus narkoba yang menonjol pada 2024 ini adalah pengungkapan peredaran sabu jaringan internasional dengan barang bukti 23,9 kg sabu serta 805 butir pil ekstasi,” jelasnya.

    “Untuk korban meninggal dunia juga turun dari 121 di tahun 2023 menjadi 82 jiwa pada 2024 dengan kerugian materi mencapai Rp 1.191.000.000,” jelasnya.

    Condro mengungkap bahwa menurunnya angka kejahatan dan gangguan kamtibmas di Kabupaten Serang salah satunya dengan pengoptimalan program Ngariung Iman Ngariung Aman. Program ini ia gulirkan sejak Januari 2024.

    Program ini dilakukan dengan dua kali dalam satu hari dengan hadir ke warga-warga di desa. Ia mendengarkan problem di masyarakat termasuk curhat mereka soal layanan publik.

    “Setiap problem yang disampaikan masyarakat harus segera diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Ini sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

    (bri/azh)