Tag: Chairul Tanjung

  • Dua Anak Hashim & Mantan Kepala OIKN Masuk Kepengurusan Kadin

    Dua Anak Hashim & Mantan Kepala OIKN Masuk Kepengurusan Kadin

    Jakarta

    Hari ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyelenggarakan pengukuhan kepengurusan Kadin Indonesia periode 2024-2029. Dalam momentum tersebut, ada sederet nama-nama familiar yang masuk jadi kepengurusan Kadin.

    Misalnya, Mantan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dhony Rahajoe hingga Hashim Djojohadikusumo beserta kedua anaknya yang juga ikut masuk sebagai anggota Kadin.

    Hal ini berdasarkan SK Kadin Indonesia Nomor 14/DP/III/II/2025 Tentang Pengesahan dan Pengukuhan Penyempurnaan, Susunan, dan Komposisi Personalia Dewan Kehormatan, Dewan Usaha, Dewan Penasihat, Dewan pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Indonesia masa bakti 2024-2029. SK tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua Umum Koordinator, Bidang Organisasi Komunikasi dan Pemerintahan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa.

    Hashim Djojohadikusumo sendiri menempati posisi Ketua Dewan Penasihat. Adapun putra Hashim, Aryo Djojohadikusumo sebagai Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. Sementara putrinya, Rahayu Saraswati menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Kebudayaan.

    Selanjutnya, Andi Syamsudin Arsyad atau yang dikenal Haji Isam diberikan amanah sebagai Anggota Dewan Penasihat. Kemudian, Menteri Investasi/Hilirisasi BKPM sekaligus CEO Badan Pelaksana Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Sementara, anggota Dewan Kehormatannya ada Aburizal Bakrie.

    Lalu, eks Juru Bicara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, juga masuk kepengurusan Kadin, yakni Dino Patti Djalal. Dino menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan.

    Selebritas Raffi Ahmad juga ikut menjadi pengurus Kadin Indonesia, yakni sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif. Ada pula Chief Operating Officer BPI Danantara Pandu Sjahrir yang menjadi Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin Indonesia.

    Tak ketinggalan, Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas juga masuk kepengurusan Kadin Indonesia dengan menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Hilirisasi. Founder dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT) sebagai Ketua Dewan Usaha.

    (kil/kil)

  • Eks Wakil Kepala OIKN Dhony Rahajoe Masuk Jajaran Dewan Pengurus Kadin

    Eks Wakil Kepala OIKN Dhony Rahajoe Masuk Jajaran Dewan Pengurus Kadin

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dhony Rahajoe masuk ke dalam jajaran dewan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024 – 2029.

    Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator, Bidang Organisasi Komunikasi dan Pemerintahan Daerah Kadin Indonesia Erwin Aksa menjelaskan, Dhony didapuk sebagai wakil ketua umum bidang perumahan dan kawasan permukiman.

    “Wakil Ketua Umum Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bapak Dhony Rahadjoe,” jelas Erwin dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Indonesia di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

    Adapun, penunjukan Dhony sebagai bagian dalam badan pengurus Kadin itu sebagaimana diatur dalam Surat keputusan (SK) Kadin Indonesia Nomor 14/DP.III/II/2025 tentang Pengesahan dan Pengukuhan, Penyempurnaan Susunan dan Komposisi Personalia Dewan Kehormatan, Dewan Usaha, Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Indonesia masa bakti 2024 – 2029.

    Selain Dhony, sejumlah nama tersohor mulai dari Hashim Djojohadikusumo ditunjuk sebagai ketua dewan penasihat Kadin Indonesia hingga Raffi Ahmad juga turut masuk dalam kepengurusan sebagai WKU bidang industri kreatif.

    Meskipun belum dijabarkan secara terperinci, berikut sejumlah nama yang masuk dalam susunan Dewan Pengurus Kadin Indonesia Periode 2024 – 2029:

    Susunan Dewan Pengurus Kadin Indonesia Periode 2024 – 2029

    Dewan Kehormatan Kadin Indonesia

    Ketua: Rosan P. Roeslani

    Anggota:

    –           Aburizal Bakrie

    –           Mohammad S. Hidayat

    –           Suryo Bambang Sulistio

    Dewan Penasihat Kadin Indonesia

    Ketua: Hashim Djojohadikusumo

    Wakil Ketua: 

    –           Sharif Cicip Sutardjo

    –           Edhi Baskoro Yudhoyono

    –           Wishnu Wardhana

    Anggota: 

    –           Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam

    –           Otto Toto Sugiri

    Dewan Usaha Kadin

    Ketua: Chairul Tanjung

    Wakil Ketua: 

    –           Dato Sri Tahir

    –           Abdul Latif

    –           Fuad Hasan

    –           Rahmat Gobel

    Dewan Pertimbangan Kadin

    Ketua: Arsjad Rasjid

    Dengan Pengurus Kadin

    Ketua Umum Kadin: Anindya Novyan Bakrie 

  • Susunan Lengkap Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pengurus Kadin 2024-2029

    Susunan Lengkap Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pengurus Kadin 2024-2029

    Bisnis.com, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi mengukuhkan dewan pengurus masa bakti 2024–2029 pada hari ini, Jumat (14/3/2025).

    Dalam SK Kamar Dagang dan Industri Indonesia Nomor 14/DP/3/2025 tertuang susunan Dewan Kehormatan, Dewan Usaha, Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Indonesia masa bakti 2024 – 2029. Berikut perinciannya:

    Dewan Kehormatan Kadin Indonesia

    Ketua: Rosan P. Roeslani
    Anggota:
    – Aburizal Bakrie
    – Mohammad S. Hidayat
    – Suryo Bambang Sulistio

    Dewan Penasihat Kadin Indonesia

    Ketua: Hashim Djojohadikusumo
    Wakil Ketua:

    Sharif Cicip Sutardjo
    Edhi Baskoro Yudhoyono
    Wishnu Wardhana

    Anggota:

    Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam
    Otto Toto Sugiri

    Dewan Usaha Kadin
    Ketua: Chairul Tanjung
    Wakil Ketua:

    Dato Sri Tahir
    Abdul Latif
    Fuad Hasan
    Rahmat Gobel

    Dewan Pertimbangan Kadin

    Dewan Pengurus Kadin

    Ketua: Anindya Novyan Bakrie

  • Profil Dony Oskaria, Petugas Call Center yang Pimpin Operasional Danantara – Halaman all

    Profil Dony Oskaria, Petugas Call Center yang Pimpin Operasional Danantara – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Peluncuran Danantara oleh Presiden Prabowo Subianto 24 Februari 2025 lalu masih menjadi perbincangan hangat publik.  

    Salah satu topik menarik perbincangan adalah terkait Dony Oskaria, sosok yang dipercaya Presiden Prabowo sebagai Direktur Operasional (COO) Danantara. 

    Tingginya intensitas terkait sosok petinggi Danantaraa memang wajar bergulir. 

    Dengan kewenangan mengelola aset hingga USD900 miliar atau setara Rp14.665 triliun pertanyaan terkait rekam jejak dan integritas petingginya menjadi mengemuka. 

    Dony Oskaria menyatakan siap membawa transformasi operasional yang terintegrasi dan inovatif di tubuh Danantara. 

    Dia memastikan setiap aspek pengelolaan aset negara berjalan efisien dan memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

    Saat ini pihaknya tengah mematangkan struktur Danantara.

     “Struktur Danantara akan diisi oleh figur terbaik baik dari sisi rekam jejak maupun kemampuan tata kelola. Termasuk adanya global advisor, nanti semua akan disampaikan langsung oleh bapak Presiden,” ujar Dory Oskaria, di Kompleks Istana, Jumat (7/3/2025). 

    Sekilas mengenai Dory Oskaria

    Sosok Dory memang memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis dan perbankan. 

    Mengawali karir sebagai operator call center di Bank Universal di tahun 1995, Dory berhasil mengukir prestasi di berbagai jabatan prestisius yang diembannya. 

    Di antaranya kepala divisi personal banker di Bank Universal hingga Managing Director Bank Mega.

     Pengalaman hampir 20 tahun di dunia perbankan telah membekalinya dengan kemampuan analisis dan pengelolaan risiko yang mendalam.

    Pada tahun 2014, Dony bergabung dengan CT Corp, grup bisnis milik Chairul Tanjung, dan memegang peran sebagai CEO grup hospitality dan hiburan. 

    Di sana, ia mengawasi anak perusahaan seperti Trans Kalla Makassar, AntaVaya, Trans Studio, Trans Hotel, dan Trans Mall. 

    Selain itu, ia juga terlibat dalam pengembangan hotel, restoran, dan resort di Jakarta dan Padang, serta turut berkontribusi pada pengembangan agroindustri di Sumatera Barat.

    Karier Pria kelahiran Tanah Datar  26 September 1969 ini semakin menanjak ketika ia bergabung di Garuda Indonesia.

     Ia sempat menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris sejak akhir 2014, kemudian kembali diangkat sebagai Wakil Direktur Utama pada Januari 2020. 

    Pada Januari 2016, Presiden Joko Widodo menunjuk Dony sebagai anggota Dewan Penasihat Presiden Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), dengan tugas sebagai Ketua Kelompok Kerja untuk industri pariwisata, menegaskan perannya dalam merumuskan strategi pengembangan sektor tersebut.

    Tak berhenti di situ, Dony kemudian memimpin InJourney, holding BUMN pariwisata dan aviasi, sebagai Direktur Utama dari Oktober 2021 hingga Oktober 2024.

    Di bawah kepemimpinannya, InJourney mengalami transformasi signifikan dalam sektor pariwisata dan penerbangan. 

    Pengalaman dan keahlian kepemimpinan yang telah ditempa dari berbagai lini operasional – mulai dari peran dasar sebagai teller dan customer service, hingga posisi strategis sebagai corporate secretary, HR, dan IT – membuat Dony menjadi sosok yang sangat memahami dinamika dan tantangan operasional perusahaan.

    Sejak Oktober 2024, Dony telah diangkat sebagai Wakil Menteri BUMN dan sejak November 2024 juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina, menunjukkan betapa strategisnya peran yang pernah ia emban dalam mengawasi dan mengembangkan BUMN. 

    Kini sebagai Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria akan memastikan jika semua perusahaan BUMN di bawah Danantara akan lebih kuat dan memberikan kontribusi besar bagi pendapatan negara. 

    “Tentu akan lebih mudah dengan Danantara. Kalau dulu kan memang perusahaan itu satu-satu. Kalau sekarang dengan proses konsolidasi tentu akan lebih mudah kita melakukan proses perbaikan perusahaan-perusahaan kita yang belum memberikan keuntungan,” pungkasnya.

  • Para pengusaha dari Haji Isam hingga Aguan sambangi Istana dengan jas

    Para pengusaha dari Haji Isam hingga Aguan sambangi Istana dengan jas

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Para pengusaha dari Haji Isam hingga Aguan sambangi Istana dengan jas
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 07 Maret 2025 – 17:56 WIB

    Elshinta.com – Belasan pengusaha besar asal Indonesia, seperti Andi Syamsuddin Arsyad atau yang biasa dikenal Haji Isam, Sugianto Kusuma atau Aguan, hingga Prajogo Pangestu kompak mengenakan setelan jas dan dasi saat menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

    Selain ketiganya, para pengusaha yang juga memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto ke Istana, antara lain Boy Thohir, Tomi Winata, Franky Wijaya, Dato Sri Tahir, James Riady, Chairul Tanjung dan Hilmi Panigoro.

    Direktur Utama Adaro Energy Indonesia Garibaldi Thohir atau biasa dikenal dengan Boy Thohir mengatakan bahwa dalam undangan tersebut, Presiden juga mengundang tamu negara bersama pengusaha.

    “Ada tamu, tamu negara. Enggak tahu. Undangan mungkin dari Perdana Menteri Vietnam kali ya,” kata Boy Thohir kepada wartawan.

    Boy mengatakan bahwa pada Kamis (6/3) malam, ia telah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan tujuh pengusaha besar lainnya untuk diskusi situasi dan kondisi terkini di dalam negeri, termasuk juga membahas dinamika kondisi global.

    Kemudian, ia kembali diundang pada Jumat sore ini bersama para pengusaha lainnya, menteri-menteri Kabinet Merah Putih, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie.

    Sejumlah menteri yang turut hadir dalam undangan bersama pengusaha pada Jumat sore ini, yakni Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala atau CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

    Adapun pada Kamis (6/3) malam, Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran delapan pengusaha besar di Indonesia yang memiliki latar belakang bisnis yang berbeda-beda, antara lain, Anthony Salim, Sugianto Kusuma, Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Franky Widjaja, Dato Sri Tahir, James Riady, dan Tomy Winata.

    Berdasarkan unggahan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun instagram @sekretariat.kabinet, pertemuan Presiden dengan para pengusaha itu berlangsung dengan hangat membahas banyak hal, mulai dari diskusi situasi dan kondisi terkini di dalam negeri, termasuk juga membahas dinamika kondisi global.

    Secara khusus saat membahas topik di dalam negeri, Presiden dan para pengusaha tidak luput memperbincangkan program-program utama dan unggulan yang tengah dijalankan Kabinet Merah Putih (KMP) yang melingkupi beragam sektor, mulai dari kesehatan hingga sektor industri.

    Beragam program yang dibahas, di antaranya program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan sejak awal 2025, program Swasembada Pangan dan Energi, program dukungan untuk infrastruktur, industrialisasi, program terkait dengan industri tekstil, hingga membahas program terbaru, yaitu Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

    Sumber : Radio Elshinta

  • Pertemuan Prabowo dan konglomerat sentimen positif ke IHSG

    Pertemuan Prabowo dan konglomerat sentimen positif ke IHSG

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Dirut BEI: Pertemuan Prabowo dan konglomerat sentimen positif ke IHSG
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 07 Maret 2025 – 19:16 WIB

    Elshinta.com – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para pengusaha besar Indonesia telah memberikan sentimen positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

    “Pasti, lihat aja indeksnya, positifnya pasti ada. Hari ini kan indeksnya positif,” ujar Iman di sela-sela acara Ring the Bell for Gender Equality (RTBFGE) 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Jumat.

    Adanya pertemuan tersebut, menurutnya, merupakan bentuk dukungan positif dari pemerintah dan para pengusaha besar bagi perekonomian nasional, termasuk bagi industri pasar modal Indonesia.

    “Buat kita, ini support yang bagus dari pemerintah dan pengusaha kepada industri pasar modal. Jadi, bisa dilihat indeksnya hari ini kan positif,” ujar Iman.

    Pada Kamis (06/03), Presiden Prabowo menerima kunjungan delapan pengusaha besar Indonesia di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, yang membahas mengenai program-program utama nasional.

    Adapun, kedelapan pengusaha besar itu, diantaranya Anthony Salim, Sugianto Kusuma (Aguan), Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Franky Widjaja, Dato Sri Tahir, James Riady, dan Tomy Winata.

    Pada hari ini, Jumat (07/03), Presiden Prabowo kembali bertemu dengan para pengusaha besar Indonesia, diantaranya Chairul Tanjung, Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam), Anthony Salim, Sugianto Kusuma (Aguan), Boy Thohir, Anindya Bakrie, James Riady, Franky Widjaja, Prajogo Pangestu, Tomy Winata, Anindya Bakrie, dan Hilmi Panigoro.

    Pada perdagangan Bursa, Jumat (07/03) pukul 15.33 WIB, IHSG tercatat menguat 19,68 poin atau 1,30 persen ke posisi 6.637,53. Sementara indeks LQ45 melemah 2,03 poin atau 0,27 persen ke posisi 751,46.

    Sumber : Antara

  • investor AS Ray Dalio resmi masuk kepengurusan Danantara

    investor AS Ray Dalio resmi masuk kepengurusan Danantara

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Rosan: investor AS Ray Dalio resmi masuk kepengurusan Danantara
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 07 Maret 2025 – 21:55 WIB

    Elshinta.com – Kepala Badan Pelaksana (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan investor asal Amerika Serikat Ray Dalio resmi masuk dalam struktur kepengurusan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai Dewan Penasihat.

    Hal itu disampaikan Rosan usai menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan belasan pengusaha besar Indonesia dan Ray Dalio, serta para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.

    “Insya Allah,” kata Rosan singkat menjawab pertanyaan media soal kepastian Ray Dalio sebagai Dewan Penasihat BPI Danantara.

    Rosan menjelaskan bahwa kehadiran Ray Dalio dalam pertemuan di Istana Merdeka untuk membagikan pengalamannya soal investasi kepada para pengusaha. Hal ini, menurutnya, menandakan bahwa Ray kini resmi menjadi bagian dari BPI Danantara.

    Ray Dalio menjadi Dewan Penasihat BPI Danantara berdampingan dengan Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair yang sebelumnya juga dipastikan oleh Rosan sebagai Dewan Penasihat.

    “Kalau hari ini (Ray) datang ke sini, kemudian beliau sharing dengan kami, kemudian dengan ini ya tentunya beliau juga apa, kalau saya bilang ya Alhamdulillah lah tadi kita sih sudah salaman itu aja,” kata Rosan.

    Saat ditanya lebih lanjut soal kepastian Ray Dalio masuk dalam struktur Danantara, Rosan kemudian menjawab dengan mengacungkan kedua ibu jarinya, seakan mengiyakan pertanyaan awak media.

    Adapun Presiden RI Prabowo Subianto mempertemukan belasan pengusaha besar asal Indonesia dengan investor asal Amerika Serikat Ray Dalio di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas salah satunya pengelolaan aset dalam Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia.

    Dalam pertemuan itu, Ray Dalio duduk diapit oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

    “Danantara Indonesia ini merupakan konsolidasi kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, yaitu BUMN, usaha-usaha Negara. Danantara ini kita konsolidasikan untuk melaksanakan suatu perbaikan, suatu peningkatan dalam kinerja,” kata Presiden Prabowo.

    Prabowo menjelaskan bahwa dalam pengelolaan aset milik BUMN itu, pemerintah menilai perlu adanya perbaikan agar kinerja dari aset tersebut cemerlang.

    Bersamaan dengan itu, Prabowo juga mengundang belasan pengusaha besar asal Indonesia dalam pertemuan itu, seperti Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal Haji Isam, Sugianto Kusuma atau Aguan, Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Tomi Winata, Anthony Salim, Franky Wijaya, Dato Tahir, James Riady, Chairul Tanjung dan Hilmi Panigoro.

    Sumber : Antara

  • Prabowo Undang Ray Dalio, Bahas Investasi dan BPI Danantara

    Prabowo Undang Ray Dalio, Bahas Investasi dan BPI Danantara

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang investor asal Amerika Serikat, Ray Dalio, dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/3/2025). Dalam kesempatan ini, Ray Dalio hadir bersama sejumlah konglomerat Indonesia untuk membahas Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

    “Kami telah meluncurkan sovereign wealth fund yang baru ini, dan kami sangat beruntung Anda hadir di sini. Saya rasa kita bisa langsung memulai diskusi,” ujar Prabowo.

    Prabowo menyatakan kehadiran Ray Dalio, yang memiliki pengalaman luas dalam dunia investasi global, merupakan keuntungan besar bagi Indonesia.

    “Anda adalah teman baik saya, dan saya ingin Anda juga menjadi teman baik bagi Indonesia. Pengalaman Anda di ekonomi global, Asia, Timur Tengah, dan dunia sangat berharga bagi kami,” kata Prabowo.

    Ia juga menegaskan BPI Danantara membutuhkan saran serta pandangan kritis dari Ray Dalio untuk memastikan investasi berjalan dengan optimal.

    “Kami membutuhkan nasihat kritis agar terus mencari kemajuan dan memastikan tata kelola investasi yang baik,” tambahnya.

    Adapun para konglomerat yang hadir dalam dengan Prabowo yakni pengusaha asal Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, Bos Indofood Anthony Salim, dan Founder & Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT).

    Dalam pertemuan Prabowo dan Ray Dalio, turut hadir dalam Bos Lippo Group James Riady, Pemilik Adaro Energy Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, Pemilik Sinar Mas Franky Oesman Widjaja, Pendiri Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Artha Graha Tomy Winata alias TW, Presiden Direktur MedcoEnergi Hilmi Panigoro, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

  • Dipanggil ke Istana, Tomy Winata Sebut Prabowo Minta Pengusaha Buka Lapangan Pekerjaan

    Dipanggil ke Istana, Tomy Winata Sebut Prabowo Minta Pengusaha Buka Lapangan Pekerjaan

    Bisnis.com, JAKARTA – Konglomerat pemilik grup Artha Graha, Tomy Winata memenuhi undangan pertemuan bersama dengan Presiden Prabowo Subianto selama dua hari berturut-turut, Kamis (6/3/2025) dan Jumat (7/3/2025). 

    Usai menghadiri pertemuan sore ini, Tomy menyebut Prabowo berpesan kepada pengusaha untuk membantu soal penciptaan lapangan pekerjaan.

    “Semua untuk membangun, menciptakan lapangan pekerjaan. Pokoknya penciptaan lapangan pekerjaan supaya masyarakat bisa lebih baik hidupnya, lebih makmur,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3/2025).

    Pria yang akrab disapa TW itu enggan memerinci lebih lanjut soal pesan Kepala Negara yang dimaksud olehnya. Namun, dia menyebut penciptaan lapangan pekerjaan yang diamanatkan Prabowo itu menyasar ke segala bidang.

    Tomy mengaku bahwa pesan Prabowo soal penciptaan lapangan kerja itu menyusul sejumlah fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai tempat.

    “Iya itu termasuk supaya PHK selesai,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Tomy turut menyatakan optimismenya terhadap Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara. Sovereign wealth fund (SWF) baru Indonesia itu diketahui menjadi topik pembicaraan pada dua pertemuan yang dihadiri olehnya di Istana Kepresidenan.

    “Danantara harus hebat. Maju,” ucapnya singkat.

    Adapun Tomy menjadi satu dari delapan taipan yang diundang Prabowo ke Istana, Kamis (6/3/2025). Pertemuan itu lalu dilanjutkan dengan pertemun bersama dengan investor asal AS, Ray Dalio siang ini, Jumat (7/3/2025).

    Beberapa konglomerat RI yang hadir pada pertemuan tersebut di Istana selain Tomy yakni Anthony Salim (Salim Group), Sugianto Kusuma alias Aguan (Agung Sedayu Group), Prajogo Pangestu (PT Barito Pacific Tbk.) dan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir (Adaro).

    Kemudian, Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Dato Sri Tahir (Mayapada Group), James Riady (Lippo Group) serta Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam (Jhonlin Group), Chairul Tanjung (Trans Corp), Dato Sri Tahir (Mayapada) serta Hilmi Panigoro (Medco).

    Di sisi lain, beberapa menteri yang turut hadir di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hingga Menteri Investasi dan CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

    Pada sambutannya sore ini, Prabowo memperkenalkan Ray Dalio yang turut hadir di pertemuan tersebut sebagai investor yang terkenal di kawasan Asia hingga Timur Tengah. Dia menyebut banyak berdiskusi dengan Chief Investment Officer dari lembaga dana lindung nilai (hedge fund) terbesar dunia, Bridgewater Associates itu.

    Kepala Negara lalu memperkenalkan sovereign wealth fund (SWF) baru Indonesia kepada Ray, yakni Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.

    “Danantara Indoensia ini merupakan konsolidasi kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh pemerintah indonesia. Yaitu BUMN, perusahaan-perusahaan negara,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jumat (7/3/2025).

  • Aguan dan Para Konglomerat Dukung Prabowo Genjot Pertumbuhan Ekonomi

    Aguan dan Para Konglomerat Dukung Prabowo Genjot Pertumbuhan Ekonomi

    Jakarta, Beritasatu.com – Para konglomerat Indonesia menyatakan dukungan terhadap program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, seusai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/3/2025).

    “Sebagai ketua umum Kadin, saya dan rekan-rekan dunia usaha berpikir bagaimana bisa mendukung program pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen sekaligus mengentaskan kemiskinan,” ujar Anindya kepada wartawan.

    Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan para konglomerat juga membahas Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), yang dinilai sebagai terobosan baru dalam dunia investasi.

    “Kita ingin memastikan investasi ini memiliki tata kelola yang baik agar bisa memberikan hasil yang maksimal,” kata Anindya.

    Ia juga menekankan pentingnya hubungan erat antara pemerintah dan dunia usaha guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata hingga ke daerah-daerah.

    “Kadin sebagai wadah dunia usaha sangat membutuhkan kerja sama yang ideal dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” tambahnya.

    Adapun para konglomerat yang hadir dalam dengan Prabowo yakni Pengusaha asal Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, Bos Indofood Anthony Salim, dan Founder & Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT). Kemudian turut hadir Bos Lippo Group James Riady, Pemilik Adaro Energy Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, Pemilik Sinar Mas Franky Oesman Widjaja, Pendiri Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Artha Graha Tomy Winata alias TW, Presiden Direktur MedcoEnergi Hilmi Panigoro, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.