Tag: Bunga Citra Lestari

  • Polres Jakarta Selatan Pastikan Kasus Tiko Aryawardhana Masih Tahap Pendalaman

    Polres Jakarta Selatan Pastikan Kasus Tiko Aryawardhana Masih Tahap Pendalaman

    Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi memberikan kabar terbaru terkait kasus hukum yang melibatkan suami dari Bunga Citra Lestari (BCL), Tiko Aryawardhana.

    “Untuk perkembangan terbaru terkait kasus saudara Tiko, saat ini masih dalam tahap pendalaman oleh pihak penyidik,” ujar AKP Nurma Dewi saat berbincang dengan Beritasatu.com di Polres Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2024).

    AKP Nurma Dewi memastikan, penyidik terus bekerja untuk menggali lebih dalam dan memastikan status hukum Tiko Aryawardhana.

    “Informasi yang diperoleh dari penyidik menunjukkan bahwa sudah ada sejumlah barang bukti dan saksi yang telah dikumpulkan,” jelasnya.

    Kasus Penipuan dan Penggelapan yang Terjadi Sejak 2015

    Sebagai informasi, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan Tiko Aryawardhana bermula pada periode 2015 hingga 2021. Saat itu, Tiko bersama mantan istrinya, AW mendirikan perusahaan bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Dalam perusahaan tersebut, AW menjabat sebagai komisaris, sementara Tiko menjabat sebagai direktur.

    Seiring berjalannya waktu, AW tidak terlalu terlibat dalam operasional perusahaan, sehingga Tiko memiliki kewenangan penuh dalam mengelola perusahaan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.

    Kewenangan yang tanpa pengawasan ini diduga menjadi celah bagi Tiko untuk melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan iktikad baik, yang akhirnya menyebabkan kerugian bagi perusahaan.

    Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

    Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, mengungkapkan bahwa kasus yang melibatkan Tiko Aryawardhana sudah memasuki tahapan penyidikan pada 4 Juni 2024.

    “Saat ini proses penyidikan masih berlangsung, dan kasus ini telah naik ke tahapan penyidikan,” jelas AKBP Bintoro.

  • Inovasi Mahasiswi Terinspirasi Ashraf Mantan Suami BCL Dipuji Samsung

    Inovasi Mahasiswi Terinspirasi Ashraf Mantan Suami BCL Dipuji Samsung

    Jakarta

    Ashraf Sinclair, mantan suami penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL), meninggal dunia pada 18 Februari 2020 akibat serangan jantung. Momen sedih ini rupanya jadi inspirasi tiga mahasiswi Universitas Brawijaya bikin inovasi yang diganjar penghargaan Samsung Solve for Tomorrow 2024.

    Tiga mahasiswi tersebut adalah Safina Amelia Khansa, Nisrina Nur Syarafina dan Nurul Khorin Ilmi. Mereka tergabung dalam tim Solyd Ias yang membuat Portable Kit D-Dimer Level Detector untuk membantu penderita kardiovaskular dengan risiko sudden cardiac death.

    “Kami terinspirasi dari Ashraf yang meninggal tiba-tiba padahal beliau aktif berolahraga. Hal yang kami tahu adalah beliau meninggal karena sudden cardiac death (SCD) atau kematian jantung mendadak, jadi saat tidur beliau meninggal. Ini menjadi awal kami bersimpati dan coba mencari tahu lebih lanjut bahwa ditemukan penyakit sudden cardiac death dapat deteksi melalui kadar D-dimer,” jelas Safina.

    Namun untuk mendeteksi kada D-dimer musti dilakukan di rumah sakit. Tantangannya proses deteksi memakan waktu lama dan sampelnya menggunakan darah.

    Berangkat dari persoalan tersebut, tim Solyd Ias coba bikin solusi yang lebih mudah dan praktis. Mereka coba melakukan pendeteksian menggunakan air liur dan urine.

    “Jadi bisa dilakukan oleh siapa pun, kapan pun dan di mana pun tanpa bantuan tenaga medis,” ungkap Safina.

    Proses pengembangan Portable Kit D-dimer Level Detector dilakukan sejak 2020 silam. Banyak tantangan yang dihadapi selama pengembangannya, terutama pandemi COVID-19.

    “Kami kesulitan mengumpulkan data air liur dan urine dari rumah sakit yang berasal dari pasien cardiovascular,” kata Safina.

    Solyd Ias mengaku sudah mengumpulkan 11.000 sample. Mereka mengklaim akurasinya mendapai 94,7%.

    Solyd Ias bikin aplikasi D-Apps Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Saat ini Safina, Nisrina dan Nurul tengah menyiapkan aplikasi bernama D-Apps. Aplikasi ini digunakan untuk mempermudah pendeteksian.

    “Jadi inovasi kami ini praktis, murah, mudah serta fleksibel dilakukan oleh siapa saja. Setelah pengguna mendapatkan hasil dair kit, kemudian diarahkan memfoto hasil uji menggunakan aplikasi D-Apps untuk dianalisis kadar D-dimer yang dimiliki pengguna sehingga memunculkan hasil kadarnya,” jelas Nurul.

    Setelah memenangi Samsung Solve for Tomorrow 2024. Solyd Ias tak puas diri. Mereka punya keinginan untuk memproduksi massal inovasi Portable Kit D-Dimer Level Detector sehingga bisa dijangkau banyak orang

    “Misi kami mereka nun jauh di sana yang jauh dari fasilitas kesehatan bisa mendapat merasakan pemeriksaan dini D-dimer untuk mencegah penyakit cardiovascular. Nantinya bisa dibeli di apotek dalam bentuk test pack, namun butuh waktu (untuk mewujudkan) karena perlu dikembangkan lagi karena mengingat ini berhubungan dengan sampel banyak orang,” pungkas Safina.

    Samsung Solve for Tomorrow Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Dijumpai di kesempatan yang sama, Banu Pribadi, Head of MX B2B Innovation Lab, Samsung R&D Institute Indonesia mengatakan ribuan pelajar dan mahasiswa telah mengikuti Samsung Solve for Tomorrow 2024. Banyak inovasi yang luar biasa karena mengembangkan model mereka sendiri yang dipadukan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).

    “Peserta tahun ini di atas ekpekstasi kami,” ungkap Banu.

    Terpilihnya Solyd Ias sebagai pemenang kategori universitas karena mereka coba membuat solusi dari permasalahan yang ada di masyarakat. Ini selaras dengan misi Samsung.

    “Mereka melihat permasalahan, lalu menggabungkan teknologi dan juga pengembangan kit beserta softwarenya. Inovasi mereka selangkah lebih maju dari lainnya, mereka juga menguasai data sampai 11.000 data, bisa jadi belum dilatih oleh model AI yang lain,” kata Banu.

    (afr/afr)

  • Jangan Lewatkan! detikcom Awards 2024 Siap Digelar 17 Oktober 2024

    Jangan Lewatkan! detikcom Awards 2024 Siap Digelar 17 Oktober 2024

    Jakarta

    detikcom kembali menggelar detikcom Awards pada 2024. Sederet nominasi penghargaan dari berbagai bidang akan diberikan saat detikcom Awards 2024 pada 17 Oktober 2024.

    detikcom Awards pertama kali digelar pada 2023 dan sukses menganugerahkan sederet penghargaan untuk tokoh, lembaga, merek, hingga perusahaan ternama di Indonesia. Sukses di tahun pertama, detikcom Awards kembali dihadirkan lagi di 2024.

    detikcom Awards 2024 mengambil tema ‘Shaping a New Era: Innovation, Adaptation, and Transformation For Better Indonesia’. detikcom Awards merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada individu, merek, dan lembaga di Indonesia yang telah memberikan kontribusi luar biasa di berbagai bidang.

    Mulai dari pemerintahan sampai dengan berbagai bidang industri, ada banyak kategori penghargaan yang akan diberikan. Hal itu termasuk dengan industri teknologi yang mencakup telekomunikasi dan perangkat. Tentunya penasaran dong, siapa penerima detikcom Awards 2024 di bidang teknologi?

    Pencapaian yang inspiratif, inovasi-inovasi menonjol, wujud nyata transformasi dan adaptasi serta sederet perubahan yang positif menjadi perhatian dalam detikcom Awards 2024. Penilaian setiap kategori telah melalui proses yang ketat dan transparan dengan sejumlah kriteria.

    Penganugerahan detikcom Awards 2024 akan diselenggarakan pada Kamis, 17 Oktober 2024 dalam dua sesi yaitu pukul 15.00 WIB dan 19.00 WIB. Acara akan dimeriahkan oleh Bunga Citra Lestari dan Tri Vanita.

    Jangan kelewatan, saksikan detikcom Awards pada 17 Oktober 2024 lewat live streaming di detikcom!

    (rns/rns)

  • Dampak Suami BCL Ditangkap Dugaan Penggelapan, 5 Saksi Diperiksa

    Dampak Suami BCL Ditangkap Dugaan Penggelapan, 5 Saksi Diperiksa

    Jakarta (beritajatim.com)- Tiko Aryawardhana suami artis Bunga Citra Lestari (BCL) barusaja ditangkap dengan dugaan penggelapan uang senilai miliaran rupiah. Dampak dari penangkapan suami artis serba bisa ini adalah pemeriksaan oleh polisi pada 5 saksi.

    Melansir situs resmi Kepolisian RI, Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami kasus dugaan penggelapan uang senilai miliaran rupiah yang dilakukan Tiko Aryawardhana.

    Tiko selaku terlapor telah dimintai keterangannya oleh polisi sebagai saksi sebelum kasus tersebut dilakukan gelar perkara. Hingga kini, Tiko pun masih berstatus sebagai saksi.

    “Untuk saksi-saksi yang sudah kami periksa sebanyak lima orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro.

    Bintoro mengatakan, dugaan penggelapan yang dilakukan Tiko itu peristiwanya terjadi pada tahun 2022 silam. Saat itu, Tiko masih menjadi suami pelapor berinisial AW.

    Menindaklanjuti kasus tersebut, lanjut Bintoro, pihaknya telah melakukan gelar perkara. Polisi juga telah meningkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan.

    “Kegiatan gelar perkara dengan dua alat bukti yang cukup meningkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan,” ucapnya. [aje]