Tag: Budi Arie Setiadi

  • Momen International Year of Cooperative 2025 Menjadi Tonggak Kebangkitan Koperasi   – Halaman all

    Momen International Year of Cooperative 2025 Menjadi Tonggak Kebangkitan Koperasi   – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengajak Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) untuk menyusun dan mengadakan berbagai program strategis di tahun 2025.

    Termasuk  untuk menyongsong tahun Koperasi Internasional (International Year of Cooperative) yang dinobatkan oleh Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Budi Arie meminta seluruh program atau kegiatan yang akan dilakukan oleh pegiat koperasi di Indonesia dapat menyasar dua target utama yaitu peningkatan angka partisipasi masyarakat untuk berkoperasi dan peningkatan kontribusi koperasi terhadap Product Domestic Bruto (PDB).

    Menkop Budi Arie menjelaskan koperasi menjadi satu-satunya alat paling efektif untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat karena prinsip koperasi adalah gotong royong dan kebersamaan sesuai mandat konstitusi.

    ‘Koperasi di Indonesia dapat memberikan sumbangsihnya terhadap PDB hingga 10 persen,” ujar Menkop dalam sambutannya pada acara Simposium Koperasi Indonesia di Jakarta, Selasa (17/12/2024). 

    Frans Meroga Panggabean Ketua Umum Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) yang juga hadir dalam acara itu  menyampaikan rasa optimisme yang besar setelah pertemuan dengan Menteri Budi Arie Setiadi.

    “Kami baru saja memberikan rekomendasi hasil simposium kepada Pak Menteri dan beliau menyambut baik semua masukan yang kami sampaikan,” ujar Frans yang juga Ketua Koperasi Simpan Pinjam Nasari.

    “Pak Menteri menyatakan bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun kebangkitan koperasi, yang bertepatan dengan momen ‘International Year of Cooperatives’ yang ditetapkan oleh PBB,” terang Frans lagi.

    Frans menambahkan bahwa pernyataan Menteri Koperasi tersebut memberikan semangat besar bagi gerakan koperasi di Indonesia. Menurutnya, target yang ditetapkan oleh Menteri Koperasi cukup ambisius namun juga menantang.

    “Pak Menteri menargetkan kontribusi koperasi terhadap PDB nasional bisa mencapai 10 persen, serta mendorong partisipasi masyarakat Indonesia menjadi anggota koperasi hingga mencapai 60 juta orang, dua kali lipat dari jumlah yang ada saat ini, yang baru sekitar 25 juta orang,” jelas Frans.

    Meskipun tantangan tersebut tidak mudah, Saya yakin bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku koperasi, akademisi, dan media, koperasi Indonesia akan mengalami kebangkitan yang luar biasa.

    Seluruh insan gerakan koperasi berharap bahwa pada momentum IYC 2025 ini koperasi dapat menjadi bagian dari gaya hidup baru bagi masyarakat Indonesia, terutama generasi muda

    “Koperasi harus menjadi budaya baru, terutama bagi generasi Y, Z, bahkan generasi Alfa dan Beta. Kami ingin menciptakan strategi yang membuat koperasi lebih relate dan terhubung dengan anak muda, sehingga mereka akan menjadi anggota koperasi yang dapat berkontribusi pada perekonomian Indonesia,” tutup Frans Meroga. 

    Literasi dan Digitalisasi Sentral dalam Pembudayaan Koperasi

    Sementara itu Tommy Priyanto (Wakil Ketua AMKI) menekankan pentingnya menyasar generasi muda dalam upaya mendorong koperasi. Menurutnya, Pak Menteri telah menyoroti pentingnya generasi muda dalam menggerakkan koperasi ke depan. “Pak Menteri menekankan bahwa anak-anak muda harus giat berkoperasi. Kami akan menciptakan ekosistem-ekosistem koperasi yang akan membawa kemajuan bagi negara ini,” ujar Tommy.

    Hal serupa disampaikan Bayu Endro Winarto (Sekretaris Umum AMKI), yang berharap dapat mendorong program-program yang disampaikan oleh Menteri Koperasi. “Kami, terutama dari Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI), berharap bisa mendukung program-program Menteri, terutama yang terkait dengan Tahun Internasional Koperasi pada tahun 2025,” Jelasnya.

    Bayu menjelaskan peran digitalisasi juga sangat penting dalam menarik minat generasi muda terhadap koperasi. “Anak muda kini lebih dekat dengan dunia digital. Oleh karena itu, digitalisasi koperasi akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan citra koperasi di kalangan anak muda,” ujarnya.

    Bayu juga menekankan pentingnya peningkatan literasi koperasi di kalangan anak muda. “Pendidikan mengenai koperasi harus digalakkan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi generasi muda terhadap koperasi. Kami dari AMKI juga akan mengembangkan program-program yang akan memperkuat potensi sumber daya manusia di sektor koperasi.

    Untuk mewujudkan  Kolaborasi dan Peningkatan Kualitas SDM, Bayu menambahkan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam koperasi adalah salah satu kunci suksesnya.

    “Kami berkomitmen untuk terus mendorong literasi berkoperasi di kalangan anak muda dan meningkatkan kualitas pengelola koperasi, agar koperasi Indonesia dapat tumbuh lebih baik lagi di masa depan,” ujarnya.

    Dengan tekad dan kolaborasi yang kuat antara semua pihak, kebangkitan koperasi Indonesia pada tahun 2025 bukanlah impian yang mustahil. Para pelaku koperasi, pemerintah, dan generasi muda kini bersatu untuk menggerakkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan, pungkas Bayu.

     

  • Menkop harap k/l dukung koperasi sebagai pilihan kelembagaan

    Menkop harap k/l dukung koperasi sebagai pilihan kelembagaan

    Yogyakarta (ANTARA) – Kementerian Koperasi (Kemenkop) berharap agar seluruh kementerian/lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat mendukung pengarusutamaan koperasi sebagai pilihan kelembagaan, sekaligus mempermudah untuk dilakukan intervensi.

    Hal tersebut sesuai dengan Astacita ke-2 dan 3 dalam mendukung penguatan dan pengembangan koperasi diarahkan untuk mendukung beberapa program prioritas nasional di antaranya adalah swasembada pangan, pengembangan industri agromaritim berbasis koperasi, serta industrialisasi hilirisasi melalui koperasi.

    “Koperasi juga diharapkan berperan aktif dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, mencegah stunting, mengentaskan kemiskinan, serta menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi lewat keterangan resmi yang diterima di Yogyakarta, Selasa.

    Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), katanya, koperasi diarahkan untuk mendukung prioritas nasional dalam pengembangan infrastruktur dan peningkatan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta mengembangkan industri kreatif dan agromaritim di sentra produksi.

    Berdasarkan Undang-Undang (UU) No 59/2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, indikator kinerja koperasi ditetapkan sebagai rasio volume usaha koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dengan baseline 1,17 persen pada tahun 2025, dan diharapkan mencapai 5 persen pada 2045.

    Dalam upaya penguatan ekosistem koperasi, beberapa langkah terus dilakukan, seperti pelibatan dalam kegiatan swasembada pangan dan program MBG, revitalisasi Koperasi Unit Desa (KUD), hilirisasi, serta penguatan usaha simpan pinjam dengan penekanan pada standar tata kelola koperasi yang baik, rebranding, dan penguatan digitalisasi.

    Hingga 31 Desember 2024, jumlah koperasi tercatat sebanyak 130.119 unit dengan jumlah anggota mencapai 28,9 juta orang.

    Menurutnya tantangan utama dalam pengembangan koperasi adalah minimnya regenerasi, kurangnya profesionalisme, dan masih adanya tata kelola yang tradisional.

    Pihaknya pun berkomitmen untuk menjalankan berbagai program prioritas pada tahun 2025, di antaranya adalah revisi Undang-Undang Koperasi dan regulasi terkait untuk menciptakan ekosistem yang kondusif, fasilitasi pendirian koperasi simpan pinjam, serta pengembangan platform digitalisasi koperasi, seperti Kop.id Superapps.

    Program-program ini juga mencakup pengembangan koperasi ojek online, revitalisasi KUD, produksi minyak untuk rakyat sebagai alternatif minyak murah, dan penyaluran pupuk murah bagi petani anggota koperasi.

    Bahkan, koperasi juga berperan dalam produksi energi biomassa dan pengelolaan sumur minyak rakyat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.

    Pewarta: Sinta Ambarwati
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2024

  • Estafet kepemimpinan Jokowi-Prabowo menuju Indonesia maju-sejahtera

    Estafet kepemimpinan Jokowi-Prabowo menuju Indonesia maju-sejahtera

    Jakarta (ANTARA) – Tahun 2024 merupakan tahun penting bagi perjalanan pemerintahan Republik Indonesia. Pada tahun ini terjadi berlangsung estafet kepemimpinan dari Presiden ketujuh RI Joko Widodo kepada Presiden kedelapan RI Prabowo Subianto.

    Estafet kepemimpinan berjalan begitu mulus “tanpa drama”, karena disiapkan dengan sangat baik melalui harmonisasi kedua pemimpin.

    Sejak Prabowo ditetapkan Komisi Pemilihan Umum sebagai Presiden Terpilih RI pada 24 April 2024, transisi kepemimpinan telah disiapkan.

    Sejak penetapan itu, Joko Widodo hampir selalu mengajak dan melibatkan Prabowo selaku Presiden Terpilih dalam setiap kesempatan, tidak terkecuali saat menerima tamu negara.

    Pada tanggal 29 April atau lima hari setelah Prabowo menyandang predikat Presiden Terpilih RI, Jokowi mengajak Prabowo ikut serta menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

    Ajakan ini bukan tanpa sebab. Jokowi secara khusus ingin memperkenalkan Prabowo selaku Presiden Terpilih kepada para pemimpin negara-negara sahabat.

    Pada kesempatan itu PM Singapura Lee juga memperkenalkan Wakil PM Singapura Lawrence Wong yang akan menggantikannya, terhitung tanggal 15 Mei 2024.

    Tidak hanya bertemu pemimpin negara tetangga, Jokowi juga sering mengajak Prabowo yang saat itu masih menjabat Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju, untuk mengikuti rapat-rapat terbatas di Istana.

    Yang cukup krusial adalah saat rapat terbatas membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, tanggal 5 Agustus 2024.

    Rapat terbatas ini melibatkan Prabowo selaku Presiden Terpilih, untuk mendengarkan masukan terkait kebutuhan program-program pemerintahan berikutnya. Jokowi, bahkan mengajak Prabowo untuk duduk di sampingnya dalam rapat terbatas tersebut.

    Secara gamblang, Joko Widodo, saat itu menyatakan dirinya menginginkan rancangan APBN 2025 betul-betul mengakomodasi seluruh program Presiden Terpilih.

    Beberapa bulan sebelum rapat terbatas dilaksanakan, Presiden Joko Widodo juga melantik beberapa “orang kepecayaan” Prabowo, di antaranya Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan, serta Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

    Thomas merupakan keponakan Prabowo Subianto yang menjabat sebagai bendahara dalam partai yang dipimpin Prabowo.

    Masuknya Thomas di kabinet mempermudah penyesuaian transisi pemerintahan. Thomas menjadi tokoh yang membantu komunikasi Presiden Terpilih dalam pemerintahan Jokowi, saat itu.

    Bersama Menteri Sri Mulyani, Thomas memastikan kebutuhan pemerintahan berikutnya terakomodasi dalam RAPBN 2025.

    Sementara Hasan Nasbi, kala itu, secara tidak langsung bertugas mempersiapkan pola komunikasi pemerintahan Prabowo kepada publik dan media.

    Kelanjutan Menteri Jokowi

    Hanya berselang satu hari usai dilantik sebagai Presiden kedelapan RI, Prabowo Subianto langsung mengumumkan sekaligus melantik menteri-menteri kabinet yang diberi nama Kabinet Merah Putih, di Istana Negara Jakarta.

    Kabinet Merah Putih memiliki total 48 menteri. Dari nama-nama yang muncul, terdapat belasan menteri di era Jokowi yang kembali ditunjuk Prabowo untuk menjabat di kabinetnya.

    Tanpa bermaksud mengecilkan jabatan menteri lain, beberapa menteri Jokowi yang kembali ditunjuk di kabinet Prabowo, di antaranya adalah menteri-menteri dengan urusan krusial.

    Misalnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

    Ada juga beberapa nama yang kembali ditunjuk sebagai menteri, namun dengan tugas berbeda, seperti Pratikno, yang sebelumnya menjabat Menteri Sekretaris Negara, kini menjabat Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Agus Harimurthi Yudhoyono yang sebelumnya Menteri Agraria dan Tata Ruang, kini menjabat Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

    Selanjutnya Zulkifli Hasan yang dulu Menteri Perdagangan, kini sebagai Menko Pangan, Bahlil Lahadalia yang sebelumnya Menteri Investasi, menjadi Menteri ESDM, Budi Arie Setiadi sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika (kini disebut Menteri Komunikasi dan Digital), saat ini diberi tugas baru sebagai Menteri Koperasi.

    Penunjukan menteri sepenuhnya hak prerogratif Presiden Prabowo Subianto. Keputusan Prabowo Subianto memasukkan sejumlah nama-nama menteri Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Jokowi ke dalam kabinetnya, dapat dilihat sebagai salah satu upaya mewujudkan pemerintahan yang berkelanjutan.

    Dengan masuknya beberapa nama menteri lama ke kabinet Prabowo, mantan Menteri Pertahanan itu dapat dengan mudah melakukan sinkronisasi program dan kebijakan pemerintahan, tanpa mengganggu program-program baik pemerintahan yang telah berjalan sebelumnya.

    Keberlanjutan program

    Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan sejumlah program Presiden Joko Widodo yang sudah berlangsung dengan baik.

    Prabowo berulang kali menyatakan komitmennya melanjutkan upaya swasembada pangan serta digitalisasi dan hilirisasi di berbagai sektor.​​​​​​​

    Prabowo sependapat dengan Joko Widodo bahwa swasembada pangan, digitalisasi dan hilirisasi (pengolahan produk/sumber daya agar memiliki nilai tambah), menjadi salah satu faktor dalam mewujudkan kemajuan bangsa.

    Di era Jokowi, upaya mewujudkan swasembada pangan dilakukan dengan membangun saluran irigasi, bendungan, dan lain sebagainya. Sementara hilirisasi sudah dimulai dari komoditas nikel, tembaga, hingga bauksit.

    Sementara digitalisasi juga didorong di berbagai sektor, salah satunya dengan mengamanatkan Sistem Pemerintahan Berbasis elektronik (SPBE).

    Beragam fondasi yang telah dibangun pemerintahan Joko Widodo itu dilanjutkan Prabowo dalam pemerintahannya.​​​​​​​

    Prabowo melanjutkan upaya swasembada pangan dengan mendorong program cetak sawah baru. Prabowo optimistis Indonesia tidak mengimpor beras lagi pada tahun 2025.

    Dia juga memerintahkan jajaran menteri untuk mendorong digitalisasi dan hilirisasi. Amanat itu berulang kali ia sampaikan dalam rapat-rapat kabinet, seraya mengingatkan pentingnya mencegah serta menindak segala bentuk kebocoran dan korupsi dalam pemerintahan.

    Kelanjutan program hilirisasi juga dilakukan Prabowo dengan berbekal strategi yang sudah dibuat semasa pemerintahan Joko Widodo.

    Prabowo dalam suatu kesempatan bercerita bagaimana Menteri Investasi era Jokowi, yakni Bahlil Lahadalia (kini Bahlil menjabat Menteri ESDM) menemuinya pada suatu ketika, dan menyerahkan 26 buku tentang perencanaan hilirisasi.​​​​​​​

    Prabowo mengatakan buku perencanaan hilirisasi yang diserahkan Bahlil kepadanya itu kini menjadi panduan untuk melaksanakan hilirisasi bersama Kabinet Merah Putih.

    Menjaga komunikasi

    Prabowo Subianto bukan sosok yang ingin menang sendiri. Dia menghargai dan mengingat segala jasa-jasa para pemimpin bangsa sebelumnya.

    Dia menyatakan selalu mengambil pendapat dan falsafah pendekatan sejarah, di mana pembangunan bangsa tidak dicapai 5 atau 10 tahun, melainkan puluhan tahun.

    Oleh karena itu, dia menyatakan kehebatan bangsa Indonesia, saat ini, berkat seluruh jasa pemimpin terdahulu.

    Untuk menghargai jasa pemimpin sebelumnya dan sebagai upaya meneruskan estafet kepemimpinan, Prabowo masih menjaga dengan baik komunikasinya dengan Presiden ketujuh RI Joko Widodo.

    Prabowo dalam sebuah kesempatan menyambangi kediaman Jokowi di Solo, lantas keduanya makan malam di sebuah restoran favorit Jokowi.

    Sebaliknya Prabowo juga mengundang Joko Widodo datang dan santap malam di kediaman pribadi Prabowo di Kertanegara, Jakarta.

    Terlepas dari pembicaraan yang dilakukan keduanya, pertemuan tersebut menunjukkan betapa komunikasi dua pemimpin tetap terjaga dengan baik hingga saat ini.

    Komunikasi yang baik dari para elite, memberikan asa bagi publik atas estafet kepemimpinan yang berjalan baik serta keberlanjutan pembangunan menuju Indonesia sejahtera dan maju.

    Editor: Masuki M. Astro
    Copyright © ANTARA 2024

  • Logo baru diluncurkan, Menkop: Momentum kebangkitan koperasi

    Logo baru diluncurkan, Menkop: Momentum kebangkitan koperasi

    Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

    Logo baru diluncurkan, Menkop: Momentum kebangkitan koperasi
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 12 Desember 2024 – 15:35 WIB

    Elshinta.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi meluncurkan logo baru setelah berpisah nomenklatur dengan Kementerian UMKM. Logo ini diharapkan memperkuat identitas visual Kemenkop dan mendorong partisipasi masyarakat untuk berkoperasi.

    Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menyatakan logo ini menjadi simbol transformasi dan modernisasi koperasi dalam menjawab tantangan ekonomi global. “Logo ini melambangkan semangat menuju Indonesia Emas 2045. Bukan sekadar logo, tapi semangat membangun koperasi sebagai pondasi ekonomi,” ujar Budi Arie saat peluncuran logo di Jakarta, Kamis (12/12).

    Logo berbentuk huruf “K” dengan simbol kepala emas mencerminkan koperasi yang modern dan dinamis. Menkop berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pemain utama perekonomian nasional.

    “Menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan koperasi yang modern, adaptif, dan berkelanjutan. Saya yakin koperasi mampu mewujudkan keadilan sosial,” tambahnya.

    Sekretaris Kemenkop, Ahmad Zabadi, menjelaskan bahwa logo baru ini merupakan hasil sayembara yang dimulai sejak 8 November 2024, dengan 1.932 pendaftar dan 714 karya unggahan. Setelah seleksi ketat, logo karya I Putu Nathan Wikandhi terpilih sebagai pemenang dengan total skor 412,25 dan 565 suara publik.

    “Logo ini mencerminkan kesan modern, profesional, dan adaptif, sesuai perkembangan zaman,” ungkap Ahmad Zabadi.

    Tim juri sayembara melibatkan pakar branding Irfan Wahid, pakar desain Joshua Simanjuntak, akademisi LSPR Ulani Yusuf, Kepala Biro Komunikasi dan TI KemenkopUKM Budi Mustopo, dan pelaku industri kreatif Dennis Adhiswara. Setiap juri memberikan penilaian berdasarkan keahlian mereka, termasuk aspek branding, komunikasi visual, orisinalitas, filosofi koperasi, dan kreativitas.

    Ahmad berharap logo baru ini menjadi simbol transformasi koperasi di Indonesia, mendukung visi Kemenkop menghadapi tantangan global, dan memperkuat pemberdayaan koperasi.

    Sumber : Elshinta.Com

  • Kemenkop Luncurkan Logo Baru Hasil Sayembara Karya Anak Muda Bali

    Kemenkop Luncurkan Logo Baru Hasil Sayembara Karya Anak Muda Bali

    ERA.id – Kementerian Koperasi (Kemenkop) meluncurkan logo baru hari ini, Kamis (12/12/2024), setelah kementerian itu dipisahkan dengan Kementerian UMKM pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan logo baru Kemenkop yang berasal dari hasil sayembara ini diharapkan mampu menghadirkan semangat baru untuk koperasi-koperasi di Indonesia untuk bersatu memajukan negeri.

    “Bahwa koperasinya ini adalah kumpulan orang yang bersemangat untuk memajukan negara ini menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Budi Arie usai peluncuran logo baru Kemenkop yang digelar di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.

    Ia juga berharap logo ini menjadi penanda bahwa Kemenkop telah memasuki babak baru yang mengusung aspek modern, bermanfaat bagi seluruh masyarakat serta mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

    Menkop menjelaskan bahwa logo baru ini merupakan hasil lomba atau sayembara pembuatan logo yang dimenangkan oleh anak muda asal Bali bernama I Putu Nathan Wikandhi.

    “Selamat karena logo baru dan sekali lagi diciptakan oleh seorang anak muda Bali,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop Ahmad Zabadi mengatakan bahwa sayembara desain logo ini sebelumnya melibatkan masyarakat umum yang secara total diikuti oleh 1.932 pendaftar, dengan 714 karya yang terunggah dan sesuai dengan ketentuan sebanyak 435 karya.

    Dari hasil itu terpilih 80 logo yang selanjutnya dinilai oleh lima orang juri dan terpilih delapan logo untuk selanjutnya divoting oleh 2.452 suara.

    “Juga telah diumumkan dengan pemenang yaitu I Putu Nathan Wikandhi degan total skor 412,25 dan 565 vote,” katanya.

  • Menkop pastikan koperasi dilibatkan dalam program MBG

    Menkop pastikan koperasi dilibatkan dalam program MBG

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Menkop pastikan koperasi dilibatkan dalam program MBG
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 12 Desember 2024 – 19:31 WIB

    Elshinta.com – Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengatakan, koperasi akan dilibatkan dalam program makan bergizi gratis (MBG) 2025 terutama sebagai salah satu pemasok atau masuk dalam rantai pasok program yang akan dimulai pada 2025 itu.

    “Apa saja (peran koperasi dalam MBG). Karena dalam supply chain makan bergizi gratis ini kan koperasi dilibatkan semua. Dari bahan baku, pengumpulan bahan baku, distribusi bahan baku,” ujar Budi Arie di Jakarta, Kamis (12/12).

    Ia menjelaskan bahwa, jika ke depan koperasi akan ditunjuk menjalankan salah satu pelayanan termasuk penyediaan susu dari koperasi maka akan siap menjalankannya.

    Lebih jauh ia juga menjelaskan minyak makan merah juga berpotensi mendukung program MBG, bahkan dalam waktu dekat akan dibangun pabrik produksi minyak makan merah di Kalimantan Tengah.

    Dukungan lainnya yakni akan meningkatkan produksi susu terutama bagi peternak yang tergabung dalam koperasi. Pasalnya hingga kini produksi susu nasional baru mencapai 1,3 juta liter per hari sementara kebutuhan nasional diperkirakan mencapai 3 juta liter.

    “Memang pemerintah berkomitmen untuk menyerap semua susu dari koperasi itu, ya perlu ada angkat-langkah yang lebih komprehensif ya,” katanya.

    Hal lain yang akan disiapkan mekanismenya adalah mulai dari jumlah sapi hingga pengorganisasiannya.

    Sumber : Antara

  • Budi Arie: Logo Baru Kemenkop Simbol Modernisasi Koperasi – Page 3

    Budi Arie: Logo Baru Kemenkop Simbol Modernisasi Koperasi – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi meluncurkan logo baru pada Kamis, 12 Desember 2024.

    Logo baru ini diluncurkan setelah Kementerian Koperasi resmi berpisah nomenklatur dengan Kementerian UMKM.

    Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, logo ini menjadi simbol transformasi dan modernisasi koperasi dalam menjawab tantangan ekonomi global.

    “Logo ini melambangkan semangat menuju Indonesia Emas 2045. Bukan sekadar logo, tapi semangat membangun koperasi sebagai pondasi ekonomi,” ujar Menkop Budi Arie dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

    Budi Arie menjelaskan, logo berbentuk huruf “K” dengan simbol kepala emas mencerminkan koperasi yang modern dan dinamis.

    Ia pun menyampaikan komitmen Kemenkop menjadikan koperasi sebagai pemain utama perekonomian nasional.

    “Menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan koperasi yang modern, adaptif, dan berkelanjutan. Saya yakin koperasi mampu mewujudkan keadilan sosial,” tuturnya.

    Hasil Sayembara

    Adapun Sekretaris Kemenkop, Ahmad Zabadi menjelaskan bahwa logo baru ini merupakan hasil sayembara yang dimulai sejak 8 November 2024.

    Kemenkop mencatat, sayembara logo diikuti oleh 1.932 pendaftar dan 714 karya unggahan.

    Setelah seleksi ketat, logo karya I Putu Nathan Wikandhi terpilih sebagai pemenang dengan total skor 412,25 dan 565 suara publik.

    “Logo ini mencerminkan kesan modern, profesional, dan adaptif, sesuai perkembangan zaman,” kata Ahmad Zabadi.

    Tim juri sayembara melibatkan pakar branding Irfan Wahid, pakar desain Joshua Simanjuntak, akademisi LSPR Ulani Yusuf, Kepala Biro Komunikasi dan TI KemenkopUKM Budi Mustopo, dan pelaku industri kreatif Dennis Adhiswara. Setiap juri memberikan penilaian berdasarkan keahlian mereka, termasuk aspek branding, komunikasi visual, orisinalitas, filosofi koperasi, dan kreativitas.

    Ahmad berharap, logo baru ini menjadi simbol transformasi koperasi di Indonesia, mendukung visi Kemenkop menghadapi tantangan global, dan memperkuat pemberdayaan koperasi.

  • Koperasi Disiapkan Jadi Bagian dari Supply Chain Makan Bergizi Gratis, Pasok-Distribusi Bahan Baku – Halaman all

    Koperasi Disiapkan Jadi Bagian dari Supply Chain Makan Bergizi Gratis, Pasok-Distribusi Bahan Baku – Halaman all

     

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa koperasi akan dilibatkan dalam supply chain (rantai pasok) program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Budi mengatakan bahwa koperasi akan dilibatkan mulai dari pengumpulan hingga distribusi bahan baku MBG.

    Saat ini, Budi menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengidentifikasi koperasi-koperasi yang siap terlibat dalam program ini.

    Sayangnya, detail mengenai jumlah koperasi yang akan terlibat tidak diungkap oleh Budi.

    “Kita lagi identifikasi, jumlahnya nanti kita umumkan. Yang pasti kami dari Kementerian Koperasi ikut aktif untuk berpartisipasi dalam program makan bergizi gratis,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

    Ia menekankan bahwa peran koperasi dalam program ini adalah sebagai pihak yang mendukung atau “supporting” Badan Gizi Nasional, yang merupakan leading sector dalam penyelenggaraan program ini.

    Koperasi akan membantu dalam berbagai aspek seperti pengumpulan bahan baku, distribusi bahan baku, dan tak menutup kemungkinan juga menjadi penyelenggara satuan pelayanannya.

    “Dalam supply chain makan bergizi gratis ini kan koperasi dilibatkan semua,” ujar Budi.

    Budi mengatakan bahwa Kemenkop sudah memulai uji coba terhadap koperasi yang akan terlibat di program ini.

    Koperasi yang terlibat dalam uji coba ini ada Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Koperasi Konsumen Serikat Bisnis Pesantren Lampung SKD (Koperasi Sekunder), dan Koperasi Peternakan dan Pemerahan Air Susu Sapi Rakyat Sae Pujon di Malang, Jawa Timur

    Mereka akan dijadikan model untuk implementasi program MBG oleh koperasi di daerah lain.

    MBG diperkirakan akan menjadi momentum kebangkitan koperasi, mengingat Perserikatan Bangsa-bangsa telah menetapkan 2025 sebagai tahun koperasi.

    “Pokoknya koperasi tahun 2025 ini punya momentum untuk bangkit karena PBB sudah menetapkan tahun 2025 sebagai tahun koperasi. Sepanjang tahun 2025 adalah tahun koperasi,” pungkas Budi.

     

  • Menkop Gandeng Pengusaha Kembangkan Pabrik Pakan Ternak demi Swasembada Pangan

    Menkop Gandeng Pengusaha Kembangkan Pabrik Pakan Ternak demi Swasembada Pangan

    Jakarta

    Pemerintah mempunyai target swasembada pangan pada 2027. Sejalan dengan itu, Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berupaya mengembangkan pabrik-pabrik pakan ternak yang terbengkalai.

    Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menilai untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia perlu mengembangkan pakan ternak memadai. Dengan begitu, dapat memaksimalkan produksi peternakan di Tanah Air.

    “Karena ketahanan pakan ternak ini penting. Kalau tanpa pakan yang memadai, Indonesia nggak bisa memproduksi hasil-hasil peternakan yang maksimal. Mulai dari ayam, ikan, sapi, domba, kambing, dan sebagainya,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (11/12/2024).

    Pihaknya bersama Kadin mendorong pembangunan pabrik pakan ternak. Budi Arie berharap dengan dukungan dan berbagai upaya yang akan dilakukan Kadin, swasembada pangan di bidang peternakan dapat segera terwujud.

    Dengan inisiatif ini, dia berharap Indonesia dapat mencapai kemandirian dalam sektor peternakan dan memenuhi kebutuhan pangan nasional, salah satunya juga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depannya.

    “Kita tidak bisa lagi mengandalkan impor. Ketahanan pangan adalah fondasi utama untuk masyarakat, terutama di tengah ketidakstabilan geopolitik,” imbuh Budi.

    Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Peternakan, Cecep Muhammad Wahyudin menyampaikan pihaknya berencana untuk memaksimalkan pabrik-pabrik yang saat ini tidak beroperasi, terutama milik Pemerintah Daerah (Pemda) di sentra produksi seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “Kami akan menjalin kerja sama dengan pabrik pakan swasta yang utilitasnya masih di bawah 100%,” kata Cecep.

    Pihaknya juga berkomitmen untuk mencari bahan baku pakan yang lebih murah melalui kerja sama dengan koperasi dan Kementerian Koperasi. Sebagai langkah awal, sambung Cecep, Kadin akan melakukan sinkronisasi data terkait berapa kebutuhan sapi potong, ayam petelur dan lainnya. Kemudian dikalkulasikan dengan berapa kapasitas yang tersedia dan berapa kebutuhan bahan baku yang ada.

    Hasil dari analisis tersebut juga akan diintegrasikan dan diskusikan bersama-sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

    “Target kami adalah mencapai swasembada pangan, terutama dalam penyediaan pakan yang berkualitas untuk menekan harga hasil produksi,” imbuh Cecep.

    Saksikan juga video: Pesantren di Bandung Jadi Distributor Makan Bergizi Gratis

    (ara/ara)

  • Menkop pastikan penguatan koperasi susu dengan tujuh strategi

    Menkop pastikan penguatan koperasi susu dengan tujuh strategi

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Menkop pastikan penguatan koperasi susu dengan tujuh strategi
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Senin, 09 Desember 2024 – 21:11 WIB

    Elshinta.com – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memastikan peran dari koperasi peternak susu sapi perah dalam peningkatan industri susu domestik melalui tujuh strategi.

    Menkop Budi dalam rapat bersama dengan Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin menjelaskan, strategi tersebut antara lain yakni meningkatkan kualitas dan standardisasi produk susu lokal, menggiatkan promosi dan edukasi, serta penguatan kemitraan antara peternak dan industri dengan pemerintah.

    Selanjutnya, peningkatan daya saing produk lokal melalui pengembangan branding, peningkatan diversifikasi produk olahan susu, peningkatan akses distribusi, serta dukungan kebijakan pemerintah.

    “Kementerian Koperasi berkomitmen terus mengupayakan peningkatan industri susu dalam negeri melalui berbagai langkah-langkah strategis,” katanya.

    Ia menyatakan dalam penerapan langkah strategis tersebut, pihaknya turut melakukan pemantauan terhadap proses bisnis koperasi susu, dari mulai pengumpulan susu hingga proses distribusi ke konsumen.

    “Hasil pemantauan tersebut akan menjadi baseline informasi untuk merumuskan kebijakan atau fasilitas yang diperlukan oleh koperasi susu. Karena melalui langkah tersebut kami harapkan dapat meningkatkan produksi susu nasional sekaligus makin mensejahterakan peternak sapi,” ujarnya.

    Dalam rapat dengan Komite IV DPD RI, ia menyatakan langkah itu diambil pihaknya mengingat produksi susu dan populasi sapi perah di Indonesia terus menurun. Sehingga produk yang dihasilkan tidak sebanding dengan permintaan pasar domestik.

    Ia mengatakan pada tahun 2023 produksi susu segar dalam negeri (SSDN) hanya mampu memenuhi 22 persen kebutuhan domestik yang pada periode tersebut konsumsi masyarakat mencapai 4,5 juta ton.

    “SSDN saat ini hanya mampu menunjukkan sekitar 22 persen dari kebutuhan nasional. Di mana produksi susu masih terkonsentrasi di Pulau Jawa khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di mana Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang memproduksi susu terbanyak, Sedangkan 78 persen sisanya harus dipenuhi melalui impor,” katanya.

    Sumber : Antara