Tag: Bill Gates

  • Peternakan dan Pertanian Jadi Lahan Bisnis Baru Miliarder Dunia, Ada Apa?

    Peternakan dan Pertanian Jadi Lahan Bisnis Baru Miliarder Dunia, Ada Apa?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gelombang baru investasi dari para konglomerat dunia mulai bergeser ke sektor yang jarang terdengar sebelumnya: pertanian dan peternakan. Di tengah ketidakpastian global, dari iklim ekstrem hingga konflik geopolitik, para miliarder memilih agribisnis sebagai langkah strategis untuk menjamin ketahanan pangan sekaligus membuka jalur investasi yang lebih tahan banting.

    Bukan sekadar iseng. Investasi yang mereka tanamkan bernilai besar. Mulai dari pengusaha teknologi macam Jack Ma dan Mark Zuckerberg, hingga sosok senior seperti Warren Buffet dan Bill Gates, kini punya ladang, kebun, bahkan peternakan. Jeff Bezos pun ikut barisan.

    Dilansir dari Farmloka, Jack Ma, pendiri Alibaba yang sempat ‘hilang’ dari publik, ternyata sedang sibuk dengan urusan baru. Ia menyuntikkan dana ke sebuah perusahaan berbasis di Hangzhou yang bergerak di bidang pengolahan hasil pertanian dan perikanan. Namanya 1.8 Meters Marine Technology modal awalnya disebut mencapai lebih dari Rp230 miliar.

    Tak cukup di China, Jack juga menyempatkan diri ke Eropa. Tahun 2022 lalu, ia sempat mampir ke Wageningen University & Research di Belanda. Universitas itu memang terkenal sebagai pusat inovasi pertanian berkelanjutan.

    Mark Zuckerberg juga tidak mau ketinggalan. Bos besar Meta ini bersama istrinya, Priscilla Chan, punya lahan seluas 1.500 hektar. Luasnya lebih dari cukup untuk peternakan, kebun, dan pembibitan. Mereka bahkan menanam jahe dan kunyit organik di sana.

    Tapi ini bukan pertanian tradisional. Semua dikelola dengan pendekatan modern pakai data, teknologi, dan prinsip pertanian ramah lingkungan. Tujuan mereka jelas: bikin sistem pertanian yang awet, sehat, dan tetap menguntungkan.

  • Microsoft PHK 9.100 Karyawan, Divisi Game dan Xbox Paling Terdampak – Page 3

    Microsoft PHK 9.100 Karyawan, Divisi Game dan Xbox Paling Terdampak – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Microsoft mengonfirmasi adanya pemutusan hubungan kerja alias PHK terhadap 9.100 karyawannya tahun ini. Jumlah tersebut setara dengan 4 persen dari total karyawan mereka, demikian menurut laporan The Seattle Times.  

    Mengutip The Verge, Kamis (3/7/2025), di antara berbagai divisi yang terimbas, karyawan yang bekerja di bawah divisi Xbox alias Microsoft Gaming paling terkena dampak pemutusan hubungan kerja ini. 

    Meski begitu, Microsoft tak merinci divisi apa saja dan berapa jumlah karyawan per divisi yang kena imbas dari PHK ini. 

    Pimpinan divisi Xbox Microsoft Phil Spencer mengatakan dalam pesannya pada tim, “Guna memosisikan Gaming untuk kesuksesan yang langgeng dan memungkinkan kami fokus pada area pertumbuhan strategis, kami akan mengakhiri atau mengurangi pekerjaan di bidang tertentu serta mengikuti jejak Microsoft dalam penghapusan lapisan manajemen, untuk meningkatkan kelincahan dan efektivitas.”

    Bloomberg melaporkan, divisi King yang kini dimiliki Microsoft sebagai pembesut game Candy Crush memangkas sekitar 10 persen karyawan. Jumlah tersebut setara 200 orang. 

    Unit lain masih di Microsoft Gaming, yakni ZeniMax, juga mengonfirmasi bahwa mereka memangkas sejumlah pekerjaan. 

    Tak hanya itu, Microsoft juga memberhentikan lebih dari 70 orang di Studio Forza Motorsport, Turn10. 

    Adapun game Perfect Dark dan Everwild juga dibatalkan. Sebagai bagian dari PHK karyawan yang masif ini, Microsoft pun menutup The Initiative, sebuah studio di balik Perfect Dark.

     

    Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan tokoh filantropis dunia sekaligus pendiri Microsoft dan Gates Foundation, Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu pagi. Sejumlah pengusaha nasional kelas kakap turut diundang dalam perte…

  • Pernikahan Jeff Bezos-Sanchez di Venesia Tuai Aksi Protes

    Pernikahan Jeff Bezos-Sanchez di Venesia Tuai Aksi Protes

    Jakarta

    Aktifis Greenpeace memprotes pernikahan mewah pemilik perusahaan Amazon, Jeff Bezos dan Lauren Sanches pada hari Senin (23/5).

    Anggota organisasi lingkungan hidup itu dan kelompok “Everyone hates Elon” asal Inggris membentangkan spanduk besar di tengah alun-alun Santo Markus dengan foto Bezos yang sedang tertawa disertai teks: “Jika Anda bisa menyewa Venesia untuk acara pernikahan, Anda bisa membayar lebih banyak pajak.”

    Aksi tersebut memprotes acara pernikahan yang digelar selama tiga hari di akhir pekan ini. Acara pernikahan tersebut diperkirakan akan dihadiri 200 tamu, termasuk putri Presiden AS Ivanka Trump dan menantunya Jared Kushner, serta selebriti seperti Oprah Winfrey, Kylie Jenner, dan Kim Kardashian, serta miliarder Eric Schmidt dari Google dan Bill Gates dari Microsoft.

    Walikota Luigi Brugnaro dan Gubernur regional Luca Zaia meyakini, acara pernikahan milyuner pemilik Amazon ini justru mendorong bisnis lokal dan meningkatkan perekonomian.

    Zaia mengatakan perayaan ini diperkirakan akan menghabiskan biaya 20 hingga 30 juta euro (378 miliar rupiah).

    Mengapa para aktivis memprotes pernikahan Bezos-Sanchez?

    Para aktivis anti-pariwisata setempat mengatakan, mereka bertekad untuk mengganggu kelangsungan pesta pernikahan tersebut. Mereka juga menuding para pemimpin kota lebih memprioritaskan pariwisata di atas kebutuhan penduduk setempat.

    Para aktivis lokal pun menggantungkan spanduk anti-Bezos di Jembatan Rialto yang terkenal di kota itu, yang bertuliskan “Tidak ada ruang untuk Bezos!”

    Greenpeace menyebutkan, aksi mereka terutama hendak menarik perhatian publik terkait rendahnya pajak yang dibayarkan para miliarder, dan juga gaya hidup yang tidak berkelanjutan diduga berdampak pada krisis iklim yang kian parah.

    “Masalahnya bukan pada pernikahannya tetapi pada sistemnya. Menurut kami seorang miliarder tidak bisa begitu saja menyewa sebuah kota untuk bersenang-senang,” kata Simona Abbate, salah satu pengunjuk rasa pada Senin(23/6).

    Pernikahan Bezos-Sanchez direncanakan pada akhir pekan ini

    Menurut harian Italia Corriere della Sera, lebih dari 90 jet pribadi yang membawa para tamu dari kalangan selebritas, diperkirakan akan mendarat di Bandara Marco Polo Venesia dalam beberapa hari mendatang.

    Meskipun tanggal pasti pernikahan masih dirahasiakan, perayaan diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari, kemungkinan dari tanggal 26 hingga 28 Juni. Resepsi pernikahan tersebut dilaporkan akan dilangsungkan di pulau San Giorgio, yang terletak di seberang alun-alun Santo Markus, tempat di mana Greenpeace melakukan aksi protesnya. Namun, lokasi spesifik dari upacara itu sendiri belum diungkapkan.

    Belum jelas juga kapan Bezos dan Sanchez akan tiba, meskipun ada laporan yang menyebutkan bahwa mereka akan menginap di Aman Venice, sebuah hotel bintang lima di Grand Canal yang menjadi tempat George dan Amal Clooney bermalam saat melangsungkan pernikahan di tahun 2014.

    Bezos juga akan memberikan sumbangan amal yang cukup besar, termasuk €1 juta euro (18 miliar rupiah) untuk Corila, sebuah konsorsium akademis yang meneliti ekosistem laguna Venesia.

    Pernikahan ini dilangsungkan pada puncak musim pariwisata di kota yang sangat rentan terdampak perubahan iklim, dan kota yang kewalahan menghadapi kepadatan pelancong.

    Venesia kembali memberlakukan biaya masuk tahun ini, hal ini telah diujicoba tahun lalu pada wisatawan harian. Wisatawan harus membayar sekitar €5 hingga €10 untuk masuk ke kota ini selama puncak musim pariwisata.

    Sekitar 49.000 warga tinggal di pusat kota bersejarah Venesia. Menurut berbagai sumber lebih dari 20 juta turis mengunjungi kota ini setiap tahunnya.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam Bahasa Inggris

    Diadaptasi oleh Sorta Caroline

    Editor: Agus Setiawan

    (ita/ita)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Terinspirasi Bill Gates, Boy Thohir Luncurkan Yayasan Amanah

    Terinspirasi Bill Gates, Boy Thohir Luncurkan Yayasan Amanah

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengusaha nasional Garibaldi Thohir, yang akrab disapa Boy Thohir, secara resmi meluncurkan identitas baru yayasan miliknya. Yayasan yang sebelumnya bernama Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) kini resmi berganti nama menjadi Yayasan Amanah Bangun Negeri.

    Peluncuran identitas baru ini digelar di kawasan Senayan, Jakarta, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan redaksi dari berbagai media, baik televisi, radio, cetak, maupun online. Selain pergantian nama, yayasan tersebut juga memperkenalkan logo baru sebagai bagian dari restrukturisasi internal Grup Adaro.

    “Hari ini sangat spesial bagi saya. Ini adalah babak baru dari YABN, yang sebelumnya singkatan dari Yayasan Adaro Bangun Negeri, kini menjadi Yayasan Amanah Bangun Negeri. Kami sudah bertransformasi. Dahulu hanya ada Adaro, sekarang juga ada Grup Amanah,” ujar Boy Thohir dalam sambutannya, Kamis (12/6/2025).

    Ia menjelaskan, pemilihan kata “Amanah” mencerminkan semangat dan dedikasi untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Pada usianya yang matang secara profesional, Boy menyampaikan keinginan kuat untuk lebih fokus pada kontribusi sosial.

    “Saya ingin lebih mendedikasikan hidup saya untuk bangsa dan negara. Saya sudah 20 tahun di Grup Adaro. Saya terinspirasi ketika bertemu langsung dengan Bill Gates, seorang pengusaha yang sangat sukses, namun memilih menghabiskan hidupnya untuk kemanusiaan. Itu memberikan saya dorongan untuk melakukan hal yang sama,” ungkapnya.

    Sebagai bagian dari peluncuran, Yayasan Amanah Bangun Negeri juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial. Bantuan tersebut meliputi program pendidikan anak usia dini berbasis karakter, program Santri Sejahtera, serta pembagian seragam sekolah bagi penerima manfaat.

    Boy Thohir berharap transformasi ini menjadi langkah awal agar Yayasan Amanah Bangun Negeri dapat terus berkembang sebagai lembaga yang berdampak, serta menjadi wadah kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan bangsa.
     

  • Terinsiprasi Bill Gates, Boy Thohir Luncurkan Yayasan Amanah Bangun Negeri

    Terinsiprasi Bill Gates, Boy Thohir Luncurkan Yayasan Amanah Bangun Negeri

    Jakarta

    Pengusaha nasional sekaligus Wakil Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi ‘Boy’ Thohir meluncurkan identitas baru pada yayasan milik Adaro Group. Perubahan terjadi pada logo dan nama pada yayasan tersebut. Kini yayasan tersebut menjadi Yayasan Amanah Bangun Negeri (YBAN), dari sebelumnya Yayasan Adaro Bangun Negeri.

    Boy menjelaskan bahwa perubahan nama tersebut dilakukan untuk melayani kebutuhan seluruh perusahaan yang tergabung dalam Adaro Group. Pasalnya beberapa waktu lalu telah dilakukan adanya pemisahan perusahaan atau spin off dari Group Adaro. Pada acara ini juga, YABN memberikan bantuan untuk program pendidikan anak usia dini berkarakter dan bantuan program santri sejahtera.

    “Untuk itu karena memang tadinya YABN itu namanya adalah Yayasan Adaro Bangun Negeri, maka untuk bisa men-serve kedua grup dan juga grup stakeholders yang lain karena kami antar shareholders juga selalu ada kerja sama. Jadi, kami sepakat tetap YABN tetapi kita sepakat kita memakai nama Amanah. Jadi, hari ini merupakan launching Yayasan Amanah Bangun Negeri,” kata Boy Thohir di Senayan Avenue, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025).

    Boy Thohir menambahkan, kini ia akan lebih fokus untuk mendedikasikan hidupnya untuk sekitarnya dan negara. Hal ini terinspirasi oleh pengusaha dunia yakni Bill Gates ketika mendapatkan kesempatan untuk bertemu beberapa waktu lalu. Boy mengatakan, Bill Gates merupakan orang yang sangat sukses namun tetap mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan dan dunia secara lebih luas.

    Kemudian, ia juga mempunyai prinsip bahwa sebuah perusahaan atau grup yang maju, yang hebat yang berasal dari negara miskin atau negara yang tidak makmur.

    “Nah terakhir karena dapat inspirasi juga dari Bill Gates. Saya mau lebih mendedikasikan hidup saya ke depan, satu untuk anak-anak tentunya, dan kedua mungkin untuk something yang I can contribute back to the country, to the society,” katanya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan filosofi Amanah menggantikan Andaro ini lantaran agar semua yang terlibat bisa amanah dalam menjalankan kehidupan.

    “Kita harus amanah apapun itu. Kita sebagai pengusaha yang sukses harus amanah menjalankan usaha kita. Sebagai pemimpin yang sukses harus amanah menjalankannya gitu,” katanya.

    “Kalau logo sebetulnya, saya ingin ada colour Adaro dan Alamtri ada, dan saya juga suka kalau secara deskripsinya sesuai dan yang saya suka juga logo bulat oren. Kita insyaallah bisa menjadi matahari untuk sekitar kita sehingga bisa menyinari dan memberikan berkah dan anugerah kepada sekitar,” tambahnya.

    (ara/ara)

  • Terinsiprasi Bill Gates, Boy Thohir Luncurkan Yayasan Amanah Bangun Negeri

    Terinsiprasi Bill Gates, Boy Thohir Luncurkan Yayasan Amanah Bangun Negeri

    Jakarta

    Pengusaha nasional sekaligus Wakil Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi ‘Boy’ Thohir meluncurkan identitas baru pada yayasan milik Adaro Group. Perubahan terjadi pada logo dan nama pada yayasan tersebut. Kini yayasan tersebut menjadi Yayasan Amanah Bangun Negeri (YBAN), dari sebelumnya Yayasan Adaro Bangun Negeri.

    Boy menjelaskan bahwa perubahan nama tersebut dilakukan untuk melayani kebutuhan seluruh perusahaan yang tergabung dalam Adaro Group. Pasalnya beberapa waktu lalu telah dilakukan adanya pemisahan perusahaan atau spin off dari Group Adaro. Pada acara ini juga, YABN memberikan bantuan untuk program pendidikan anak usia dini berkarakter dan bantuan program santri sejahtera.

    “Untuk itu karena memang tadinya YABN itu namanya adalah Yayasan Adaro Bangun Negeri, maka untuk bisa men-serve kedua grup dan juga grup stakeholders yang lain karena kami antar shareholders juga selalu ada kerja sama. Jadi, kami sepakat tetap YABN tetapi kita sepakat kita memakai nama Amanah. Jadi, hari ini merupakan launching Yayasan Amanah Bangun Negeri,” kata Boy Thohir di Senayan Avenue, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025).

    Boy Thohir menambahkan, kini ia akan lebih fokus untuk mendedikasikan hidupnya untuk sekitarnya dan negara. Hal ini terinspirasi oleh pengusaha dunia yakni Bill Gates ketika mendapatkan kesempatan untuk bertemu beberapa waktu lalu. Boy mengatakan, Bill Gates merupakan orang yang sangat sukses namun tetap mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan dan dunia secara lebih luas.

    Kemudian, ia juga mempunyai prinsip bahwa sebuah perusahaan atau grup yang maju, yang hebat yang berasal dari negara miskin atau negara yang tidak makmur.

    “Nah terakhir karena dapat inspirasi juga dari Bill Gates. Saya mau lebih mendedikasikan hidup saya ke depan, satu untuk anak-anak tentunya, dan kedua mungkin untuk something yang I can contribute back to the country, to the society,” katanya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan filosofi Amanah menggantikan Andaro ini lantaran agar semua yang terlibat bisa amanah dalam menjalankan kehidupan.

    “Kita harus amanah apapun itu. Kita sebagai pengusaha yang sukses harus amanah menjalankan usaha kita. Sebagai pemimpin yang sukses harus amanah menjalankannya gitu,” katanya.

    “Kalau logo sebetulnya, saya ingin ada colour Adaro dan Alamtri ada, dan saya juga suka kalau secara deskripsinya sesuai dan yang saya suka juga logo bulat oren. Kita insyaallah bisa menjadi matahari untuk sekitar kita sehingga bisa menyinari dan memberikan berkah dan anugerah kepada sekitar,” tambahnya.

    (ara/ara)

  • AI Bisa Ubah Gaya Menulis Manusia dalam 5 Tahun

    AI Bisa Ubah Gaya Menulis Manusia dalam 5 Tahun

    Jakarta

    Kecerdasan buatan (AI) membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk bidang penulisan. Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah digunakan untuk membantu proses menulis, dari merangkum informasi hingga menghasilkan konten otomatis.

    Apakah mesin bisa menulis lebih baik dari manusia? Sebuah studi dari University of East Anglia, Inggris, bekerja sama dengan Jilin University, China, mencoba menjawab pertanyaan ini.

    Mengutip laman uea.ac.uk, para peneliti membandingkan 145 esai mahasiswa dengan 145 esai buatan ChatGPT. Mereka menilai masing-masing esai berdasarkan elemen-elemen yang bisa membuat pembaca terlibat secara emosional dan intelektual, yang disebut sebagai engagement markers.

    Hasilnya cukup mengejutkan. Esai mahasiswa dinilai lebih hidup, lebih menggugah, dan lebih mampu menciptakan dialog dengan pembacanya.

    Bagaimanapun, proses menulis dengan melibatkan AI, dapat mengubah gaya menulis manusia dalam waktu dekat. Pendiri Microsoft Bill Gates, sudah memprediksi teknologi AI bakal mengubah kehidupan manusia dalam lima tahun ke depan. Hal ini tentu termasuk bidang penulisan.

    Gates meramal AI akan membuat hidup semua orang menjadi lebih mudah, secara khusus menunjuk pada contoh membantu para dokter mengerjakan dokumen-dokumen mereka.

    “Karena tidak diperlukan ‘banyak perangkat keras baru’, mengakses AI akan dapat dilakukan melalui telepon atau PC yang sudah Anda miliki dan terhubung melalui koneksi internet yang sudah Anda miliki,” kata Gates seperti dikutip dari CNN.

    Bagaimana AI Mengubah Gaya Menulis Manusia

    Meski penulisan manusia masih terasa lebih hidup menurut studi University of East Anglia dan Jilin University, AI dapat mengubah gaya menulis manusia setidaknya melalui tiga cara.

    Pertama, penulisan teks otomatis. AI dapat menghasilkan teks secara otomatis, sehingga penulis dapat lebih fokus pada aspek kreatif.

    Kedua, pengeditan dan koreksi otomatis. AI dapat membantu memperbaiki kesalahan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat, sehingga penulis dapat menghasilkan tulisan yang lebih baik.

    Ketiga, penyederhanaan riset. AI dapat membantu penulis dalam mencari dan mengumpulkan referensi yang relevan, sehingga proses riset menjadi lebih efisien.

    Dampak AI pada Gaya Menulis Manusia

    Dalam lima tahun ke depan, AI dapat mengubah gaya menulis manusia dengan meningkatkan produktivitas dengan menyediakan solusi otomatisasi yang memungkinkan penulis menghemat waktu dan memfokuskan energi pada kreativitas.

    Cara penulisan juga berubah, karena AI membantu penulis menghasilkan konten yang lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih besar, sehingga penulis dapat lebih fokus pada aspek kreatif.

    (rns/rns)

  • Bill Gates Bisa Lebih Kaya dari Elon Musk Jika Tak Jual Saham Microsoft – Page 3

    Bill Gates Bisa Lebih Kaya dari Elon Musk Jika Tak Jual Saham Microsoft – Page 3

    Saat Microsoft melantai di bursa pada 1986, Bill Gates memiliki sekitar 11,2 juta saham atau hampir separuh kepemilikan perusahaan. Jika saham tersebut tidak pernah dijual, saat ini jumlahnya—setelah melalui proses stock split—bisa mencapai 3,2 miliar lembar. Nilai kepemilikan itu diperkirakan mencapai USD 1,4 triliun, belum termasuk sekitar USD 100 miliar dari dividen pasca pajak.

    Namun pada kenyataannya, Gates menjual sebagian besar sahamnya dan mendiversifikasi kekayaan melalui kantor keluarga Cascade Investments. Saat ini, kepemilikannya di Microsoft hanya tersisa sekitar 0,9 persen senilai USD 28 miliar. Beberapa aset terbesarnya kini termasuk perusahaan pengelolaan limbah Republic Services, produsen traktor Deere & Co, serta jaringan Four Seasons Hotels.

    Melinda sendiri diperkirakan masih memegang 380 ribu lembar saham Microsoft senilai USD 170 juta. Nama keduanya pun tak lagi tercantum dalam pengajuan regulasi Microsoft sejak Bill mengundurkan diri dari dewan pada 2020.

     

  • 10
                    
                        Begini Gaya Bobby Kertanegara Saat Temani Wartawan di Depan Rumah Prabowo
                        Nasional

    10 Begini Gaya Bobby Kertanegara Saat Temani Wartawan di Depan Rumah Prabowo Nasional

    Begini Gaya Bobby Kertanegara Saat Temani Wartawan di Depan Rumah Prabowo
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kucing milik Presiden Prabowo Subianto,
    Bobby Kertanegara
    , menemani wartawan yang tengah menunggu tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru,
    Jakarta Selatan
    , Jumat (6/6/2025) siang.
    Diketahui, Timnas Indonesia berkunjung ke kediaman Presiden Prabowo usai mengalahkan China dengan 1-0 pada Kamis (5/6/2025).
    Pengamatan Kompas.com, Bobby menggunakan baju koko berwarna putih yang cocok dipakai bertepatan dengan hari raya Idul Adha.
    Bobby naik kereta dorong atau
    stroller
    yang kerap digunakannya saat menyapa penggemar.
    Tepat di belakang kereta itu, ada pengasuh Bobby yang selalu sigap.
    Di kereta dorong itu, terdapat beberapa boneka seperti boneka anjing, buaya, dan paus orca.
    Boneka anjing itu diketahui merupakan pemberian dari Presiden Perancis Emmanuel Macron. Sementara boneka paus orca dari pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropis Bill Gates.
    Melihat kedatangan Bobby, awak media langsung menyapa dan mengabadikannya.
    “Hai, Bobby. Lihat sini, Bob,” ujar awak media yang langsung disambut lirikan mata Bobby.
    Ada juga awak media yang menanyakan apakah Bobby sudah biasa berkeliling atau jalan sore di sekitar kediaman Prabowo.
    “Iya, sudah biasa jalan sore, agar tidak stres,” tutur pengasuh Bobby.
    Kemudian, awak media juga mencandai Bobby dengan bertanya apakah bersedia untuk sesi doorstep atau wawancara cegat.
    Namun, pengasuhnya yang menjawab dengan nada canda, “Enggak dulu ya,” jawab pengasuh Bobby.
    Sesaat kemudian, Bobby terus melakukan kegiatan jalan sore didampingi pengasuh.
    Setelah lebih kurang 15 menit berjalan sore, Bobby masuk ke kediaman Prabowo.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dicurigai Ada Kepentingan Global di Balik Vaksinasi TBC

    Dicurigai Ada Kepentingan Global di Balik Vaksinasi TBC

    GELORA.CO – Kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait program vaksinasi TBC mengundang kekhawatiran luas di tengah masyarakat.

    Program vaksin ini disebut-sebut mendapatkan suntikan dari dana sebesar Rp 2,7 triliun (159 juta dolar AS) bersumber dari yayasan milik Bill Gates. Meski disebut sebagai bagian dari inisiatif global memerangi tuberkulosis, banyak warga Indonesia merasa skeptis.

    Ketua Umum Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia), Agung Nugroho menyoroti tidak adanya data peningkatan kasus TBC dalam Laporan Perkembangan Penyakit Infeksi Emerging Minggu ke-21 Tahun 2025 sebagai dasar ilmiah pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.

    “Tidak ada urgensi yang tercermin dari laporan resmi Kemenkes. Maka, pelaksanaan vaksinasi ini patut diduga bukan karena kebutuhan kesehatan masyarakat, tetapi karena dorongan agenda global,” kata Agung kepada RMOL, Selasa 3 Juni 2025.

    Agung menilai adanya pengaruh kepentingan asing dan industri farmasi global dalam kebijakan ini, serta menyebut perlunya kewaspadaan terhadap intervensi lembaga internasional yang kerap membawa agenda terselubung, seperti kontrol populasi dan bisnis vaksin.

    Atas dasar itulah Rekan Indonesia menyerukan agar pemerintah menunda vaksinasi TBC sampai ada dasar epidemiologis yang jelas.

    Pemerintah juga didorong membuka diskusi publik secara ilmiah dan transparan serta menjamin kebijakan kesehatan bebas dari intervensi asing.

    “Kedaulatan kesehatan nasional harus dipegang penuh oleh pemerintah. Keselamatan rakyat tidak boleh dikorbankan demi kepentingan global,” tutup Agung.