Tag: Bill Gates

  • Trump Kumpulkan Zuckerberg Sampai Bill Gates, Minus Elon Musk

    Trump Kumpulkan Zuckerberg Sampai Bill Gates, Minus Elon Musk

    Washington

    Presiden Donald Trump mengundang sejumlah tokoh penting dari kalangan elit dunia teknologi untuk makan malam di Gedung Putih. Namun Elon Musk, orang terkaya dunia pemilik Tesla dan SpaceX, tidak kelihatan batang hidungnya.

    Di antara mereka yang hadir dalam makan malam pada 4 September itu adalah pendiri Meta Mark Zuckerberg, pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Apple Tim Cook, Sergey Brin dan Sundar Pichai dari Google, dan pendiri OpenAI Sam Altman.

    Dikutip detikINET dari USA Today, Elon Musk yang pernah menjadi sekutu terdekat Trump sebelum berselisih tidak datang. Di X, dia mengaku diundang, tetapi sayangnya tidak dapat hadir.

    Setelah hubungan yang dulunya dingin dengan Silicon Valley, Trump diterima oleh banyak pemimpin teknologi di masa jabatan keduanya. Dia mempromosikan mata uang kripto, memperingatkan negara-negara asing agar tidak meregulasi teknologi, dan mendorong dominasi Amerika dalam AI.

    Para tamu makan malam itu pun bergantian memuji Trump selama acara tersebut. Para pemimpin teknologi yang diundang ke Gedung Putih mewakili beberapa perusahaan AI terbesar di dunia. Zuckerberg duduk di sebelah presiden, sementara Gates duduk di sebelah ibu negara Melania Trump.

    Trump duduk bersama Mark Zuckerberg. Foto: REUTERS/Brian Snyder

    “Merupakan suatu kehormatan berada di sini bersama sekelompok orang ini, mereka memimpin revolusi dalam bisnis, kejeniusan, dan dalam setiap kata yang saya pikir dapat Anda bayangkan,” kata Trump saat membuka acara.

    Melania Trump menyelenggarakan acara Gedung Putih yang berfokus pada AI pada hari sebelumnya yang dihadiri Altman dan Pichai. “Robot sudah ada di sini. Masa depan kita bukan lagi fiksi ilmiah,” kata Melania Trump di acara tersebut.

    Perusahaan-perusahaan AS berlomba membangun dominasi AI atas China, dan Trump menjadi pendorong utama. Ia menunjuk kapitalis ventura David Sacks sebagai kepala AI dan kripto Gedung Putih. Sacks menguraikan upaya pemerintahan Trump untuk memastikan AS mendominasi AI dan berterima kasih ke para pemimpin teknologi yang hadir karena mengutamakan Amerika.

    Trump telah menerapkan program tarif agresif dan mendorong perusahaan untuk mengalihkan manufaktur ke Amerika Serikat, membuat banyak perusahaan untuk mengumumkan investasi baru di AS.

    Pemerintahan Trump merilis cetak biru kecerdasan buatan pada bulan Juni, bertujuan untuk melonggarkan aturan lingkungan dan memperluas ekspor AI ke negara-negara sekutu. Itu sebagai upaya mempertahankan keunggulan Amerika atas China dalam teknologi penting tersebut.

    Daftar undangan makan malam tersebut juga termasuk dua lusin tokoh teknologi terkemuka. Mereka antara lain CEO Figma, Dylan Field, Presiden Groq, Sunny Madra, pendiri Social Capital, Chamath Palihapitiya, pendiri Zynga, Mark Pincus, pendiri Ring, Jamie Siminoff, dan CEO Oracle, Safra Catz.

    Juga ada CEO Blue Origin, David Limp, CEO Micron Technology, Sanjay Mehrotra, Presiden OpenAI, Greg Brockman, CEO Microsoft, Satya Nadella, pendiri Tibco, Vivek Ranadive, dan Chief Technology Officer Palantir, Shyam Sankar.

    (fyk/fyk)

  • Top 3 Tekno: Cek Ruas Jalan yang Ditutup Saat Demo Pakai Google Maps – Page 3

    Top 3 Tekno: Cek Ruas Jalan yang Ditutup Saat Demo Pakai Google Maps – Page 3

    Commonwealth Fusion Systems (CFS), sebuah startup yang bergerak di bidang pengembangan energi fusi, baru saja mendapatkan suntikan dana yang besar dari sejumlah investor ternama.

    Total pendanaan yang berhasil dikumpulkan jumlahnya sangat fantastis, yaitu mencapai USD 863 juta atau sekitar Rp 14,2 triliun.

    Mengutip TechCrunch, Minggu (31/8/2025), beberapa nama besar di dunia teknologi dan bisnis ikut berinvestasi juga dalam pendanaan ini, seperti Nvidia, Google, dan Bill Gates lewat perusahaannya bernama Breakthrough Energy Ventures.

    Baca selengkapnya di sini

     

  • Nvidia, Google, dan Bill Gates Taruh Uang Triliunan di Energi Fusi, Apa Itu? – Page 3

    Nvidia, Google, dan Bill Gates Taruh Uang Triliunan di Energi Fusi, Apa Itu? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Commonwealth Fusion Systems (CFS), sebuah startup yang bergerak di bidang pengembangan energi fusi, baru saja mendapatkan suntikan dana yang besar dari sejumlah investor ternama.

    Total pendanaan yang berhasil dikumpulkan jumlahnya sangat fantastis, yaitu mencapai USD 863 juta atau sekitar Rp 14,2 triliun.

    Mengutip TechCrunch, Minggu (31/8/2025), beberapa nama besar di dunia teknologi dan bisnis ikut berinvestasi juga dalam pendanaan ini, seperti Nvidia, Google, dan Bill Gates lewat perusahaannya bernama Breakthrough Energy Ventures.

    Pendanaan besar ini menunjukkan bahwa energi fusi kini semakin dipandang sebagai bidang yang menjanjikan dan menarik minat bagi banyak investor.

    Energi fusi sendiri juga sudah lama dianggap sebagai sumber energi yang hampir tidak ada habisnya.

    Namun, dalam beberapa tahun terakhir para investor baru mulai berani mengambil risiko untuk teknologi ini.

  • Tanda “Kiamat”, Bill Gates Tunjuk Indonesia

    Tanda “Kiamat”, Bill Gates Tunjuk Indonesia

    Jakarta, CNBC Indonesia – Filantropis Bill Gates mengungkapkan soal perubahan iklim yang semakin parah. Ternyata faktor pembuatnya banyak yang berasal dari Indonesia.

    Gates menulis dalam postingan di blog personalnya, tiap tahun aktivitas Bumi menghasilkan 51 miliar ton gas rumah kaca. Ternyata 7% dari produksi lemak atau minyak hewan dan tumbuhan.

    “Untuk memerangi perubahan iklim, kita harus mengubah angka tersebut ke nol,” kata kata pendiri Microsoft itu, dikutip Sabtu (30/8/2025).

    Namun seruan mengurangi konsumsi lemak hewan sulit dilakukan. Karena manusia bergantung pada bahan tersebut sejak masa lalu dan juga menyimpan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan manusia.

    Ada sejumlah cara untuk mengambil lemak tanpa memproduksi lebih banyak emisi. Solusi itu, Gates mengatakan dilakukan oleh startup bernama Savor.

    Startup yang juga diinvestasikan oleh Gates menciptakan lemak dengan proses melibatkan karbondioksida dari udara dan hidrogen dari air. Bahan-bahan itu dipanaskan dan dioksidasi, yang kemudian terjadi pemisahan komponen asam untuk menciptakan formulasi lemak.

    Lemak yang dihasilkan itu disebut Gates serupa dengan yang ada di dalam susu, keju, serta minyak nabati.

    Gates juga mengatakan minyak sawit memberikan dampak besar merusak lingkungan. “Saat ini, minyak sawit adalah lemak nabati yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia,” ujarnya.

    Lemak nabati terdapat di semua kebutuhan manusia, seperti kue, mie instan, krim kopi, makanan beku, hingga makeup. Selain itu juga digunakan untuk biofuel dan mesin diesel.

    Namun masalah minyak sawit berasal dari proses produksinya. Pohon itu tumbuh di wilayah yang dilewati garis khatulistiwa, yang ternyata dibuat dengan melakukan penggundulan hutan.

    Proses itu berdampak buruk untuk keragaman alam dan juga perubahan iklim. Pembakaran hutan akan menciptakan emisi yang banyak di atmosfer dan mengakibatkan peningkatan suhu.

    Sayangnya peranan penggunaan minyak sawit sulit tergantikan, karena murah, tidak berbau dan melimpah. Selain itu juga karena menjaga keseimbangan lemak jenuh dan tidak jenuh hampir sama.

    Gates mengatakan terdapat perusahaan yang mencoba mengatasi masalah tersebut, yakni C16 Bioscience yang membuat alternatif minyak sawit. Pada 2017, dia menyebut C16 mengembangkannya dari mikroba ragi liar dengan fermentasi dan tidak ada emisi yang dikeluarkan sama sekali.

    (mkh/mkh)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Kecanduan Parah! Warga RI Juara Dunia

    Kecanduan Parah! Warga RI Juara Dunia

    Jakarta, CNBC Indonesia — Masyarakat Indonesia tercatat kencanduan bermain smartphone. Data State of Mobile tahun 2024 oleh Data AI mengungkapkan orang Indonesia menatap layar ponsel dalam waktu yang lama.

    Laporan itu mengungkapkan rata-rata masyarakat bermain HP lebih dari seperempat hari atau sekitar 6,05 jam. Data tersebut tak berbeda jauh dari laporan tahun 2022 selama 6,14 jam.

    Dari laporan yang dibagikan Data AI, hanya orang Indonesia yang menghabiskan waktu lebih dari 6 jam bermain ponsel. Masyarakat Thailand dan Argentina yang berada di posisi berikutnya menggunakan ponsel selama 5,64 jam serta 5,33 jam per hari.

    Namun nampaknya masyarakat Indonesia tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di aplikasi mobile. Karena India menjadi negara yang menghabiskan waktu terbanyak selama 1,19 triliun jam.

    Indonesia berada di peringkat ketiga dengan waktu yang tercatat 415 jam di aplikasi mobile.

    Sementara itu Indonesia berada di posisi kelima sepanjang untuk unduhan aplikasi sebanyak 7,56 miliar kali unduh aplikasi.

    Posisi pertama diduduki masyarakat China. Jumlahnya tercatat mencapai 113,41 miliar kali.

    Tips Anti Kecanduan HP

    Bill Gates punya caranya sendiri untuk mengatur penggunaan ponsel pada anak-anaknya. Pendiri Microsoft bercerita anak-anaknya tak boleh memiliki ponsel sendiri hingga berusia 14 tahun dan menetapkan waktu bermain HP.

    “Kami menetapkan waktu [untuk bermain gadget], dan setelah waktu bermain gadget habis dan dalam kasus mereka, itu membantu mereka tidur pada jam yang wajar,” ujar Gates dikutip dari Mirror.

    Anak-anak Gates juga dilarang untuk membawa ponsel di meha makan. Menurutnya menunda memberikan ponsel pada anak membantu mereka lebih aktif saat mengembangkan keterampilan sosial dan akademis.

    “Anda selalu melihat bagaimana waktu mereka dapat digunakan dengan cara yang hebat, mengerjakan pekerjaan rumah dan tetap berhubungan dengan teman-teman,” imbuhnya.

    Bagi Anda yang ingin menghindari menggunakan ponsel berlebihan, terdapat beberapa cara untuk melakukannya. Tips tersebut memperbaiki kebiasaan Anda saat memakai HP.

    Berikut beberapa tipsnya dikutip dari laman Alodokter:

    – Hindari penggunaan ponsel saat sedang berjalan atau berkendara. Sebab ini bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Jika memang harus menggunakannya, berhenti sejenak baru menggunakan HP.
    – Batasi waktu menggunakan gadget dalam sehari. Jika pekerjaan mengharuskan menggunakan gadget, pastikan tidak menggunakannya dan mencari kegiatan lain setelahnya.
    – Lakukan komunikasi secara langsung saat bersama orang lain. Jangan gunakan gadget saat sedang mengobrol dengan orang lain.
    – Buat aturan hanya menggunakan atau tidak memakai gadget pada area tertentu saja. Pastikan Anda melakukan komitmen yang dibuat tersebut.
    – Cari aktivitas lain selain menggunakan HP, seperti berolahraga atau membaca buku. Hindari juga menggunakannya saat sedang tidur.
    – Jika Anda sudah memiliki anak, dampingi mereka saat menggunakan HP. Pastikan tidak mengganggu aktivitas lain seperti belajar.

    (mkh/mkh)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Bill Gates Nyesal Cerai, Mantan Istri Justru Happy

    Bill Gates Nyesal Cerai, Mantan Istri Justru Happy

    Jakarta

    Pernikahan Bill Gates dan Melinda French kandas setelah 27 tahun bersama. Meski Gates menyesal, Melinda justru sudah bahagia dengan hidupnya.

    Sebelumnya founder Microsoft itu mengatakan perpecahan mereka berdua adalah kesalahan yang paling ia sesali dalam kehidupan dewasanya. Tapi Melinda French, nampaknya punya pandangan sendiri soal perpisahan antara ia dan sang mantan suami.

    Dalam publikasi ‘The Sunday Times: the Next Day: Transitions, Change, and Moving Forward’, Melinda mengaku tak ada pilihan lain selain mengakhiri hubungannya dengan Bill Gates.

    “Itu adalah sesuatu yang diperlukan. Jika Anda tidak dapat menjalankan nilai-nilai Anda dalam hubungan paling intim Anda, itu perlu” katanya.

    Beberapa hal yang mendorongnya untuk bercerai termasuk bayang-bayang hubungan Bill Gates dengan predator seks Jeffrey Epstein dan pengakuan Gates bahwa dia pernah menyelingkuhi Melinda. Semua berujung pada kurangnya kendali akan dirinya sendiri bertahun-tahun. Melinda pun memutuskan bercerai meski mengaku itu keputusan yang paling sulit dan penting yang pernah dia lakukan.

    Lebih lanjut, Melinda French bertutur ia bingung ketika sang filantropi menyebut perceraiannya adalah sebuah kesalahan.

    “Saya bahkan tidak tahu harus menanggapi pernyataan itu, jadi saya tidak akan mengomentari apa yang dia katakan. Dia punya kehidupannya sendiri. Saya punya kehidupan saya sendiri sekarang. Saya sangat bahagia,” akunya. Demikian melansir InStyle.

    Dari pernikahan Melinda dan Bill Gates, mereka dikaruniai tiga orang anak yakni Jennifer, Phoebe, dan Rory. Jennifer sudah menikah dengan atlet berkuda profesional Nayel Nassar dan telah memberikan cucu untuk kedua orangtuanya. Sementara Phoebe, dia sedang sibuk merintis startup bidang fashion bernama Phia yang dia jalani bersama rekannya selama berkuliah di Stanford.

    (ask/ask)

  • Penampakan Kartu Nama Bill Gates di Awal Microsoft, Kini Dilelang

    Penampakan Kartu Nama Bill Gates di Awal Microsoft, Kini Dilelang

    Jakarta

    Sebelum era kartu nama digital, Founder Microsoft Bill Gates juga punya kartu nama bentuk fisik. Kartu nama yang mencantumkan alamat kantor dan nomor telepon dari Microsoft ketika masih di Bellevue, Washington ini kemudian dilelang.

    Tertulis ‘WILLIAM H. GATES’ sebagai President dan tercantum pula logo awal Microsoft yang mungkin tidak semua orang tahu pada awalnya seperti apa. Tertera tanggal 6 November 1980 yang diperoleh saat berkunjung ke kantor salah satu pendiri Microsoft di Bellevue.

    Dikutip dari Geek Wire, kartu berusia 45 tahun ini ditawarkan oleh Lelands, sebuah balai lelang di New Jersey yang mengkhususkan diri pada memorabilia olahraga dan kartu perdagangan, sebagai bagian dari Lelang Klasik Musim Pana yang berlangsung hingga 16 Agustus. Lelang tersebut menampilkan barang-barang seperti bola home run ke-300 milik bintang L.A. Dodgers, Shohei Ohtani, dan bola bisbol langka bertanda tangan Shoeless Joe Jackson tahun 1914.

    Saat ini, hanya ada tawaran sebesar USD 500 untuk kartu Gates tersebut. Bila dirupiahkan, itu berarti senilai Rp 8 jutaan.

    Menurut Lelands, kartu tersebut diperoleh langsung oleh pengirimnya dalam sebuah pertemuan bisnis pada 6 November 1980, dan diberi tanggal tangan oleh orang tersebut dengan tinta hitam. Tanggal tersebut penting dalam sejarah teknologi dan komputer karena pada saat itulah Microsoft menandatangani kesepakatan dengan IBM untuk membuat sistem operasi bagi komputer pribadi IBM yang baru.

    Gates dan salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen, mengembangkan Sistem Operasi Disk Microsoft, yang umumnya dikenal sebagai MS-DOS, dan menurut sebuah postingan di ‘This Day in Tech History’. Mereka dengan cerdik memasukkan klausul dalam perjanjian dengan IBM yang memungkinkan mereka untuk menjual sistem operasi tersebut ke perusahaan lain dengan nama MS-DOS.

    “Klausul itu menjadikan Microsoft raksasa, dan mengubah sejarah,” kata Lelands dalam deskripsi barang lelangnya.

    Didirikan pada tahun 1975 di Albuquerque, N.M., Microsoft pindah ke Bellevue pada Januari 1979. Kantor perusahaan di Northeast 8th Street di jantung kawasan bisnis kota berada di lantai delapan Old Bank Building. Lokasi tersebut sekarang disebut sebagai Plaza Buildings.

    Nomor telepon pada kartu tersebut mencantumkan kode area 206 untuk Seattle, sebelum perpecahan pada tahun 1997 menciptakan kode area 425 untuk wilayah Eastside yang sedang berkembang dan kota-kota seperti Bellevue dan Redmond.

    (ask/ask)

  • Putra Mahkota Saudi MBS Beli Yacht Mewah, Harganya Tembus Rp 8,9 T

    Putra Mahkota Saudi MBS Beli Yacht Mewah, Harganya Tembus Rp 8,9 T

    Jakarta, CNBC Indonesia – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohamed Bin Salman (MBS), dilaporkan telah membeli sebuah yacht mewah berharga US$ 550 juta (Rp 8,9 triliun). Hal ini terungkap dari sebuah pesan transfer uang yang diungkap Supercar Blondie, Sabtu.

    Yacht yang dibeli bernama Serene. Yacht ini sejatinya dimiliki pengusaha vodka Rusia Yuri Shefler. Yacht ini seringkali disewa dengan harga US$ 5 juta (Rp 81 miliar) per minggu.

    “Dalam 24 hingga 48 jam, transaksi selesai, Shefler diminta untuk mengosongkan kapal,” ujar media yang berbasis di Dubai itu, dikutip Selasa (12/8/2025).

    Serene sendiri adalah sebuah istana terapung: dibangun oleh galangan kapal Italia Fincantieri dan dikirim pada 2011, kapal ini awalnya dibeli oleh Yuri Shefler dengan harga sekitar US$ 330 juta (sekitar Rp5,3 triliun).

    Dengan panjang 439 kaki, dengan ruang untuk 24 tamu dan 52 awak, kapal ini memiliki banyak fitur standar superyacht, seperti helipad, beberapa kolam, dinding panjat tebing, fasilitas spa, dan banyak lagi. Meskipun bukan megayacht terbesar di luar sana, kapal ini masih menjadi salah satu kapal pesiar terbesar di dunia.

    Saat ini, Serene adalah bagian dari armada kerajaan Saudi dan dilaporkan pernah menampung lukisan Salvator Mundi karya Leonardo da Vinci, yang dibeli oleh MBS pada 2017.

    Langkahi Bill Gates

    Pengusaha kondang Bill Gates dilaporkan juga sempat membidik yacht mewah ini. Gates dilaporkan memulai setiap hari dengan penerbangan helikopter ke Sardinia untuk bermain tenis, sebelum kembali ke kapal pesiar untuk snorkeling, jet ski, dan berjemur.

    Ia begitu terkesan dengan pengalamannya sehingga ia mulai menjajaki kemungkinan untuk membeli kapal itu secara langsung. Namun pada 2015, MBS muncul, dan menjadikan putra mahkota Saudi itu sebagai pesaing Gates untuk mendapatkannya.

    Dan bagi Bill Gates, kesempatan yang hilang ini mungkin telah memicu keinginan kuat untuk memiliki superyacht sendiri.

    Beberapa tahun setelah insiden ini, ia memesan superyacht bertenaga hidrogen seharga US$ 645 juta (sekitar Rp10,5 triliun), yang bahkan lebih mahal dari Serene. Namun, dalam perkembangannta, ia tidak pernah menginjakkan kaki di superyacht besar itu sebelum ia menjualnya.

    (tps/tps)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Ditinggal CEO Thomas Dohmke, GitHub Kini Masuk Tim CoreAI Microsoft – Page 3

    Ditinggal CEO Thomas Dohmke, GitHub Kini Masuk Tim CoreAI Microsoft – Page 3

    Tim CoreAI Microsoft merupakan sebuah kelompok teknisi pengembangan Artificial Intelligence (AI) dan perangkat lunak yang dipimpin oleh mantan eksekutif Meta, Jay Parikh.

    Tim ini bertugas dalam mengembangkan dan membuat produk terbaru, bisa AI maupun alat-alat Microsoft untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan hadirnya inovasi baru.

    Dengan memutuskan untuk membawahi GitHub dan tidak melakukan pemilihan pengganti CEO untuk perusahaan hosting tersebut, Microsoft secara langsung telah membuat GitHub tidak efisien dan efektif.

    Perlu diingat, kejadian seperti ini biasanya berujung pada pembatasan kreativitas atas alibi kurangnya dana yang digelontorkan. Akibatnya, inovasi perkembangan perangkat lunak atau pun AI bisa terancam.

    Bersinggungan dengan hal di atas, Jay Parikh selaku kepala CoreAI telah memberikan gambaran dari visinya untuk pabrik AI Agent dalam wawancara dengan Notepad pada awal tahun ini.

    Menurutnya, ia memiliki tujuan sama seperti Bill Gates. “Microsoft adalah rumah bagi teknisi pengembang perangkat lunak, oleh karena itu saya ingin platform kami dapat diakses untuk perusahaan atau organisasi mana pun, mampu menjadi pabrik agen mereka sendiri,” katanya.

    Di sisi lain, meskipun Thomas Dohmke telah mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai CEO GitHub, kabar terbaru mengatakan bahwa ia baru saja muncul di Decoder pada minggu lalu, dalam agenda diskusi Copilot, vibe coding, dan keberlanjutan AI.

    Hal ini mengindikasikan bahwa yang dikatakan oleh Thomas di dalam memonya memang benar adanya dan tidak dibuat-buat.

  • Cara Cepat Kaya Raya 2025 Terbukti Ampuh, Ini Sederet Contohnya

    Cara Cepat Kaya Raya 2025 Terbukti Ampuh, Ini Sederet Contohnya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Tahun 2025 banyak orang yang mendadak kaya lewat ledakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Gelombang investasi besar-besaran di sektor ini melahirkan puluhan miliarder baru hanya dalam hitungan bulan. Dari pendiri startup hingga insinyur AI, semua berlomba memanfaatkan peluang emas yang tak pernah terjadi sebelumnya.

    Pendanaan jumbo bagi startup AI seperti Anthropic, Safe Superintelligence, OpenAI, dan Anysphere telah menciptakan valuasi spektakuler dan kekayaan di atas kertas bernilai miliaran dolar.

    Menurut CB Insights, saat ini terdapat 498 “unicorn” AI, perusahaan AI privat bernilai US$1 miliar atau lebih, dengan total valuasi mencapai US$2,7 triliun. Menariknya, 100 di antaranya baru berdiri sejak 2023.

    “Selama lebih dari 100 tahun data, kami belum pernah melihat penciptaan kekayaan sebesar dan secepat ini,” kata Andrew McAfee, peneliti utama di MIT, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (12/8/2025).

    Ditambah dengan melesatnya harga saham Nvidia, Meta, Microsoft, dan perusahaan publik lain yang terkait AI, serta perusahaan infrastruktur yang membangun pusat data dan daya komputasi, ditambah bayaran fantastis bagi para insinyur AI, AI menciptakan kekayaan pribadi dalam skala yang membuat dua gelombang teknologi sebelumnya terlihat seperti pemanasan saja.

    Jensen Huang, CEO Nvidia, kini masuk daftar 10 orang terkaya dunia menggeser nama lama seperti Bill Gates. Dua nama lama, yaitu Elon Musk dan Mark Zuckerberg, juga habis-habisan berinvestasi di sektor AI. Zuckerberg lewat proyek Meta AI, Musk lewat xAI.

    Adapun valuasi yang melesat melahirkan generasi miliarder baru. Bloomberg mencatat pada Maret lalu, empat perusahaan AI swasta terbesar telah melahirkan sedikitnya 15 miliarder dengan kekayaan gabungan US$38 miliar. Jumlah itu bertambah seiring lahirnya unicorn baru di paruh kedua 2025.

    Contohnya, mantan CTO OpenAI Mira Murati yang mendirikan Thinking Machines Lab pada Februari dan berhasil mengamankan pendanaan US$2 miliar pada Juli, terbesar dalam sejarah pendanaan tahap awal, membawa valuasi perusahaannya ke US$12 miliar.

    Startup raksasa Anthropic AI tengah bernegosiasi menggalang US$5 miliar dengan valuasi US$170 miliar, hampir tiga kali lipat dari Maret lalu. Sementara itu, Anysphere melonjak dari valuasi US$9,9 miliar pada Juni menjadi tawaran US$18-20 miliar hanya dalam hitungan minggu, membuat CEO muda berusia 25 tahun, Michael Truell, menjadi miliarder baru.

    Ada juga Alexander Wang, pendiri Scale AI. Perusahaan yang didirikan pria berusia 27 tahun ini dicaplok oleh Meta yang dipimpin oleh Zuckerberg.

    Tidak seperti era dot-com akhir 1990-an, startup AI saat ini cenderung bertahan lebih lama di ranah privat berkat banjir modal dari dana ventura, sovereign wealth fund, dan investor teknologi global. Meski begitu, pasar sekunder yang berkembang pesat memberikan kesempatan bagi pemegang saham menjual kepemilikannya.

    OpenAI bahkan dikabarkan tengah menggelar penjualan saham sekunder bagi karyawan, dengan valuasi yang diproyeksikan mencapai US$500 miliar, naik dari US$300 miliar pada pendanaan Maret lalu.

    Fenomena ini juga memicu lonjakan transaksi merger, akuisisi, dan IPO. Data CB Insights mencatat ada 73 “liquidity event” sejak 2023. Salah satunya, investasi US$14,3 miliar Meta di Scale AI membuat pendirinya, Alexandr Wang, bergabung ke tim AI Meta. Rekan pendirinya, Lucy Guo, langsung membeli rumah mewah di Hollywood Hills senilai US$30 juta.

    Gelombang kekayaan AI ini terpusat di Bay Area, AS, mengulang memori masa dot-com. San Francisco kini memiliki 82 miliarder, melampaui New York yang memiliki 66. Harga rumah di kota itu memecahkan rekor, dengan penjualan properti di atas US$20 juta terbanyak dalam sejarah.

    Ledakan AI mengubah citra San Francisco yang beberapa tahun lalu diprediksi terjebak “doom loop” menjadi pusat kemakmuran baru-dan mungkin, medan persaingan miliarder berikutnya.

    Di Indonesia, Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman melesat masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia. Harta keduanya meningkat pesat sepanjang tahun berjalan.

    Industri data center yang digeluti Toto dan Marina juga merupakan salah satu yang paling menikmati “berkah” AI. Platform AI membutuhkan daya komputasi yang lebih besar dan chip jenis GPU yang berbeda dari chip server sebelumnya. Pergeseran ini mendongkrak permintaan tambahan kapasitas data center, termasuk di Indonesia.

    Mengutip data Forbes, Toto pada 2024 tercatat memiliki kekayaan senilai US$ 2,21 miliar, sedangkan Marina US$ 1,32 miliar.

    Dalam data Forbes Real Time Billionaires, Senin (11/8/2025), kekayaan Toto bertambah lebih dari lima kali lipat menjadi US$ 12,5 miliar dan Marina terbang lebih dari enam kali lipat menjadi US$ 9,1 miliar.

    Kekayaan keduanya menjulang seiring dengan kenaikan harga saham emiten data center milik mereka, DCI Indonesia (DCII). Sepanjang tahun berjalan saham DCII naik 561,35% ke level 281.075.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]