Tag: Basuki Tjahaja Purnama

  • Rocky Gerung Sebut Jokowi Frustrasi Jakarta Lepas dari Genggaman, KIM Plus Tak Gairah Dukung RIDO

    Rocky Gerung Sebut Jokowi Frustrasi Jakarta Lepas dari Genggaman, KIM Plus Tak Gairah Dukung RIDO

    TRIBUNJAKARTA.COM – Ketidakhadiran Jokowi di kampanye akbar cagub dan cawagub nomor urut 1 di Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) menandakan Jakarta akan dilepas.

    Meski kini memasuki masa tenang Pilkada, justru Jokowi lah yang kini tak tenang dan frustrasi. 

    Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik, Rocky Gerung,  seperti dikutip dari Youtube Channelnya yang tayang pada Senin (25/11/2024). 

    “Dia (Jokowi) tidak hadir, tidak hadir itu artinya Jokowi tidak mendukung. Mengabaikan saja, cut loss aja kira-kira Jakarta. Konsekuensinya tentu bohir (pemilik modal) enggak akan turunkan uang kampanye atau kampanye akbar,” katanya. 

    Ditambah lagi, kemunculan Anies Baswedan yang langsung mengambil posisi mendukung Pram-Rano melawan Ridwan Kamil-Suswono yang didukung Jokowi di palagan Pilkada Jakarta. 

    Dukungan tambahan ini membuat elektabilitas Pram-Rano naik.

    Munculnya Anies jelas membuat Jokowi juga kini ketar ketir karena figur Anies Baswedan dinilai akan menjadi batu sandungan yang sangat besar untuk anaknya, Gibran Rakabuming Raka, maju ke Pilpres 2029 mendatang. 

    Selain itu, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Koalisi yang mengusung pasangan RIDO juga terlihat tak total. 

    “Tak satupun gairah dari KIM Plus ini untuk mendukung Ridwan Kamil, tak terlihat antusiasme dari jurkam-jurkam untuk menghadapi persaingan dengan Pram-Rano,” katanya. 

    Rocky pun menilai pertarungan merebut Jakarta akan dimenangkan pasangan Pramono-Rano.

    “Kita bisa lihat nanti tanggal 27 itu ya mungkin sudah pasti menang. Bahkan menangnya akan nembus 50 persen karena gairah itu tidak tertahankan kemampuan kita untuk melihat Jakarta kembali dipimpin oleh PDIP,” jelasnya. 

    “Dan itu artinya sinyal Jokowi itu dibuat tak berdaya di Jakarta. Nah, kalau tak berdaya di Jakarta ke mana dia akan mencari daya? Ya pasti ke Jawa Tengah,” katanya.

    Namun, pindahnya fokus Jokowi ke Pilkada Jawa Tengah justru akan menjadi blunder. 

    Sebab, kata Rocky, suasana perlawanan terhadap Jokowi akan terbawa dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

    “Isu tentang oligarki itu tinggi sekali,” pungkasnya.

    Elektabilitas Pram-Rano naik

    Juru bicara cagub cawagub nomor urut 3 DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno, Aris mengungkapkan, elektabilitas jagoannya yang kini sudah 49 persen merupakan efek bersatunya para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pendukung Anies Baswedan (Anak Abah).

    “Tidak bisa dipungkiri, efek bersatunya Anak Abah pendukung Mas Anies dan Ahokers mendukung Pram-Doel sangat terasa di lapangan. Terbukti dari lembaga survei yang merekam bahwa sudah 49 persen elektabilitas Mas Pram-Bang Doel,” ucap Aris dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/11/2024).

    Survei yang dimaksud, yakni yang dilakukan oleh Alvara Research Center pada periode 17-22 November 2024. 

    Dalam simulasi pemungutan suara menggunakan kertas suara, elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno sebesar 49 persen. Sementara elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono sebesar 44,5 persen.

    Adapun, cagub cawagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardhana terpaut sangat jauh dibandingkan kedua rivalnya, yakni sebesar 1,9 persen.

    Responden yang belum memutuskan, ada 4,6 persen.  

    Artinya, kata Aris, survei itu baru muncul usai Anies Baswedan menyatakan dukungannya untuk Pramono-Rano, Jumat, (15/11/2024). 

    “Kehadiran Mas Anies jelas mempertebal dukungan Mas Pram-Bang Doel yang secara teoritik di angka 49 persen, hanya tinggal 1 persen lagi Mas Pram-Bang Doel akan menang satu putaran,” tambah Aris. 

    Aris menjelaskan, sebelum didukung Anies, elektabilitas Pramono-Rano memang sudah unggul sekitar 42 persen.

    Namun, dengan merapatnya Anies, Aris meyakini elektabilitas Pramono-Rano akan semakin naik signifikan.

    Bahkan, Aris menargetkan elektabilitas Pramono-Rano bisa mencapai 55 persen.

    “Kami yakin, elektabilitas Mas Pram dan Bang Doel akan naik siginifikan. Kami perkirakan insya Allah kami bisa meraih sekitar 55 persen suara,” ujar Aris. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Jubir: Naiknya Elektabilitas Pramono-Rano Karena Dukungan dari Ahokers dan Anak Abah
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 November 2024

    Jubir: Naiknya Elektabilitas Pramono-Rano Karena Dukungan dari Ahokers dan Anak Abah Megapolitan 23 November 2024

    Jubir: Naiknya Elektabilitas Pramono-Rano Karena Dukungan dari Ahokers dan Anak Abah
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Juru bicara cagub cawagub nomor urut 3 DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno, Aris mengungkapkan, elektabilitas jagoannya yang kini sudah 49 persen merupakan efek bersatunya para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pendukung Anies Baswedan (Anak Abah).
    “Tidak bisa dipungkiri, efek bersatunya Anak Abah pendukung Mas Anies dan Ahokers mendukung Pram-Doel sangat terasa di lapangan. Terbukti dari lembaga survei yang merekam bahwa sudah 49 persen elektabilitas Mas Pram-Bang Doel,” ucap Aris dalam keterangan tertulis yang diterima
    Kompas.com
    , Sabtu (23/11/2024).
    Survei yang dimaksud, yakni yang dilakukan oleh Alvara Research Center pada periode 17-22 November 2024. 
    Dalam simulasi pemungutan suara menggunakan kertas suara, elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno sebesar 49 persen. Sementara elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono sebesar 44,5 persen.
    Adapun, cagub cawagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardhana terpaut sangat jauh dibandingkan kedua rivalnya, yakni sebesar 1,9 persen. Responden yang belum memutuskan, ada 4,6 persen. 
    Artinya, kata Aris, survei itu baru muncul usai Anies Baswedan menyatakan dukungannya untuk Pramono-Rano, Jumat, (15/11/2024).
    “Kehadiran Mas Anies jelas mempertebal dukungan Mas Pram-Bang Doel yang secara teoritik di angka 49 persen, hanya tinggal 1 persen lagi Mas Pram-Bang Doel akan menang satu putaran,” tambah Aris. 
    Aris menjelaskan, sebelum didukung Anies,
    elektabilitas Pramono-Rano
    memang sudah unggul sekitar 42 persen. 
    Namun, dengan merapatnya Anies, Aris meyakini elektabilitas Pramono-Rano akan semakin naik signifikan. Bahkan, Aris menargetkan elektabilitas Pramono-Rano bisa mencapai 55 persen.
    “Kami yakin, elektabilitas Mas Pram dan Bang Doel akan naik siginifikan. Kami perkirakan insya Allah kami bisa meraih sekitar 55 persen suara,” ujar Aris. 
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Denny Sumargo Ngenes Pernah Kecanduan Judi Online, Uang Rp 30 Miliar Ludes: Hilang Semua

    Denny Sumargo Ngenes Pernah Kecanduan Judi Online, Uang Rp 30 Miliar Ludes: Hilang Semua

    TRIBUNJATIM.COM – YouTuber Denny Sumargo akui dirinya pernah kehilangan Rp 30 miliar akibat judi.

    Bahkan menurut Denny Sumargo dirinya pernah terjerumus di perjudian mulai dari judi online sampai dengan kasino di berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Makau, hingga Las Vegas.

    Meski pernah merasakan kemenangan kecil, namun berujung rugi.

    Kerugian itu dialami dalam kurun waktu tahunan.

    “Kalah paling gede total pernah hampir Rp 30 miliar, dalam kurun waktu 6-10 tahun. Ya itu hilang semua,” kata Denny. 

    Kini, Denny berusaha belajar dari masa lalunya dan membagikan kisah ini sebagai pelajaran bagi orang lain agar lebih bijak dalam mengambil keputusan.

    Denny Sumargo, aktor sekaligus mantan atlet basket, membagikan kisah suksesnya saat menjalankan bisnis di masa lalu. 

    Denny Sumargo pernah meraup keuntungan hingga Rp 1,5 miliar per bulan dari penjualan BlackBerry, sebuah pencapaian besar di era kejayaan ponsel tersebut

    Namun, kesuksesan itu berujung tragis ketika seluruh kekayaannya ludes akibat kecanduan judi.

    “Setelah karier basket gue selesai, banyak teman yang memilih lanjut kuliah. Tapi gue milih bisnis,” ujar Denny Sumargo seperti dikutip dari kanal YouTube Vindes, Jumat (22/11/2024).

    “Gue coba banyak cara, dari jalanin duit orang, jualan perhiasan, sampai yang paling makmur itu pas gue jualan tas dan (ponsel) BlackBerry.

    “Bisnis ponsel BlackBerry menjadi titik kesuksesan finansial Denny Sumargo saat itu.

    Saat ponsel pintar itu baru mulai populer di Indonesia, Denny Sumargo berhasil memanfaatkan peluang besar. 

    “Pas baru mulai jualan, itu sebulan sudah dapat gope (Rp 500 juta). Setelah itu, naik jadi Rp 1 miliar sebulan, bahkan sampai Rp 1,5 miliar per bulan,” ungkap Denny Sumargo.

    Namun, semua kesuksesan itu berubah menjadi bencana akibat kebiasaannya berjudi. 

    Profil Singkat Denny Sumargo 

    Nama Lengkap: Denny Sumargo

    Tanggal Lahir: 11 Oktober 1981

    Tempat Lahir: Luwuk, Sulawesi Tengah, Indonesia

    Pekerjaan: Aktor, Presenter, YouTuber, Mantan Atlet Basket

    Agama: Kristen

    Karier di Basket

    Denny dikenal sebagai salah satu pebasket terbaik di Indonesia.

    Ia pernah bermain untuk klub Aspac Jakarta dan Garuda Bandung di kompetisi basket nasional. 

    Tekad Kalahkan Raja Youtube

    Prestasinya di dunia basket membuatnya dijuluki “Pebasket Tampan”, tapi belakangan setelah pensiun dari karier basket, Denny Sumargo membuat konten dengan slogan “Pebasket Sombong”.

    Karier di Hiburan

    Setelah pensiun dari basket, Denny beralih ke dunia hiburan.

    Ia tampil dalam berbagai film dan program televisi.

    Beberapa film terkenal yang ia bintangi meliputi: 5 cm (2012) Mall Klender (2014) A Man Called Ahok (2018) The Doll 3 (2022) Selain itu, ia juga dikenal sebagai pembawa acara di program televisi seperti reality show dan talk show.

    Aktivitas Digital Denny juga aktif di platform digital, khususnya di YouTube.

     Kanalnya, “Curhat Bang Denny Sumargo,” menampilkan berbagai wawancara menarik dengan artis, public figure, dan tokoh terkenal.

    Program ini mendapatkan banyak perhatian karena pembawaannya yang santai namun mendalam.

    Kehidupan Pribadi Denny menikah dengan Olivia Allan pada tahun 2020 dalam sebuah acara yang digelar sederhana.

    Kehidupan pribadinya sering menjadi sorotan karena kisahnya yang inspiratif, terutama perjuangannya dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

  • Ahok Buka Suara Soal Absennya Anies Baswedan di Kampanye Akbar Pramono-Rano Karno

    Ahok Buka Suara Soal Absennya Anies Baswedan di Kampanye Akbar Pramono-Rano Karno

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok turut mengomentari ketidakhadiran Anies Baswedan dalam kampanye akbar pasangan Pramono Anung-Rano Karno.

    Diketahui, kedua mantan Gubernur Jakarta itu kini memang telah berada dalam satu barisan pendukung Pram-Rano.

    Ahok mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Anies tak bisa hadir dalam kampanye akbar karena tengah ada kegiatan di tempat lain. Namun, ia tak menyebut mengenai agenda yang dimaksud.

    “Dia (Anies) katanya beliau ada kegiatan lain,” kata Ahok saat menghadiri kampanye akbar Pram-Rano di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).

    Ahok pun menyadari bahwa memang padatnya kegiatan yang harus dihadiri. Hal itulah yang disebutnya menjadi penyebab mengapa tak pernah satu lokasi bersama Anies saat kampanye Pram-Rano.

    “Karena kayak kemarin dia (Anies) datang saya masih di Buton. Saya pun tadi pagi baru sampai jam 3 dari Buton,” kata Ahok.

    Saat sambutannya di acara kampanye akbar, Cagub Pramono Anung menyebut keluarga dari Anies turut hadir mewakili sang mantan Gubernur Jakarta itu.

    Namun, Pram menjawab singkat terkait ketidakhadiran Anies dalam kampanye akbarnya.

    Padahal, Pram sempat mengutarakan harapannya agar bisa melihat Anies dan Ahok hadir bersama di kampanye akbarnya ini.

    “Saya besok nonton sama Pak Anies, rahasia tempatnya,” kata Pram saat ditanya mengenai ketidakhadiran Anies.

    Sejak muncul di publik dan menyatakan mendukung Pram-Rano, Anies memang tidak pernah berjanji bakal hadir di acara kampanye akbar pasangan tersebut.

    Hal itu ditanyakan kepada Anies saat dia hadir dalam apel siaga relawan Warga Kawal TPS pada Kamis (21/11/2024) maupun saat blusukan bersama Pram di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (22/11/2024).

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Ahokers dan Anak Abah diyakini bantu Pramono-Rano menang satu putaran

    Ahokers dan Anak Abah diyakini bantu Pramono-Rano menang satu putaran

    Jakarta (ANTARA) – Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Aris Setiawan Yodi meyakini dukungan dari pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Ahokers) dan Anies Baswedan (Anak Abah) membantu Pramono-Rano menang satu putaran di Pilkada Jakarta 2024.

    “Tidak bisa dipungkiri, efek bersatunya Anak Abah pendukung Mas Anies dan Ahokers mendukung Pram-Doel sangat terasa di lapangan,” kata Aris di Jakarta, Sabtu.

    “Kehadiran Mas Anies jelas mempertebal dukungan Mas Pram-Bang Doel yang secara teoritik di angka 49 persen, hanya tinggal satu persen lagi Mas Pram-Bang Doel akan menang satu putaran,” katanya.

    Aris menilai, dari hasil survei Alvara masih ada sekitar 4,6 persen responden yang menyatakan tidak tahu atau belum memutuskan pilihan. Jika diasumsikan, angka 4,6 persen tersebut dibagi rata ketiga paslon, maka raihan suara Pramono-Rano sudah mencapai 50 persen lebih dan dapat menang satu putaran.

    Aris mengatakan, sebelum Anies memberikan dukungan resmi, elektabilitas Pramono-Rano sudah unggul di sekitar angka 42 persen, bahkan di Indopolling survei 48 persen. Lalu, setelah Anies mendukung kemudian setelah dua hari di survei Alvara elektabilitas naik jadi 49 persen.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Fauzi Bowo dan Ahok Simulasi Pencoblosan untuk Pramono-Rano di Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 November 2024

    Fauzi Bowo dan Ahok Simulasi Pencoblosan untuk Pramono-Rano di Jakarta Megapolitan 23 November 2024

    Fauzi Bowo dan Ahok Simulasi Pencoblosan untuk Pramono-Rano di Jakarta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dua mantan gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (
    Foke
    ) dan Basuki Tjahaja Purnama (
    Ahok
    ), melakukan simulasi pencoblosan untuk calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, menggunakan surat suara raksasa.
    Kegiatan tersebut berlangsung dalam acara
    kampanye akbar
    yang diadakan di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (23/11/2024).
    Simulasi pencoblosan dilakukan di atas panggung setelah Pramono dan Rano memberikan sambutan.
    Surat suara raksasa yang digunakan dalam simulasi itu diangkat ke atas panggung oleh sejumlah orang.
    Pramono dan Rano kemudian mempersilakan Ahok dan Foke untuk melakukan simulasi pencoblosan.
    Dengan menggunakan bambu panjang, keduanya mencoblos foto
    Pramono-Rano
    yang terdapat pada surat suara raksasa.
    Sambil mencoblos, Foke mengangkat tangan kanannya dalam pose tiga jari, sesuai dengan nomor urut Pramono-Rano di Pilkada Jakarta.
    Setelah acara, Foke menyampaikan keyakinannya untuk memilih Pramono-Rano karena dianggap memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin Jakarta.
    “Karena kita yakin bahwa Jakarta memerlukan pimpinan yang punya kualitas tertentu,” ungkap Foke saat diwawancarai oleh awak media di lokasi.
    Sebagai mantan gubernur, Foke menegaskan bahwa ia tidak rela jika Jakarta dipimpin oleh orang yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya.
    Pilkada Jakarta diikuti 3 pasangan. Selain Pramono-Rano, terdapat Ridwan Kamil-Suswono yang mendapatkan nomor urut 1, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan nomor urut 2.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ahok bersyukur Ahokers dan Anak Abah bersatu dukung Pramono-Rano

    Ahok bersyukur Ahokers dan Anak Abah bersatu dukung Pramono-Rano

    Jakarta (ANTARA) – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersyukur pendukungnya, Ahokers dan pendukung Anies Baswedan, Anak Abah, bersatu untuk mendukung Pramono Anung-Rano Karno.

    “Ya kita bersyukur kayanya mereka bisa memahami, negara ini lebih penting di atas primordialisme dan RAS serta agama,” kata Ahok kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu.

    Ahok menegaskan sebagai pemimpin tidak boleh ada siapapun menggunakan SARA untuk memenangkan apapun. Ditegaskan kepentingan negara lebih penting di atas kepentingan SARA.

    Namun, dia menegaskan semua kembali kepada para pemilih yang akan memutuskan calon pemimpinnya dalam Pilkada DKI.

    Terkait Anies Baswedan yang absen dalam kampanye akbar, Ahok mengatakan kemungkinan Anies sedang ada kegiatan lain pada hari ini.

    Dia membantah tidak mau berdiri satu panggung dengan Anies. “Dia katanya beliau ada kegiatan lain, karena kayak kemarin dia datang saya masih di Buton. Saya pun tadi pagi baru sampai jam 3 dari Buton,” katanya

    Kampanye akbar calon gubernur dan wakil gubernur DKI nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

    Konsep kampanye akbar terakhir ini mengusung pesan Mas Pram dan Bang Doel, yaitu membawa kebahagiaan bagi warga Jakarta. Kampanye akbar ini terbuka untuk umum dan siapa saja boleh hadir.

    Sejumlah penyanyi maupun grup musik yang hadir dalam kampanye akbar, yakni Slank, HIVI!, Ardhito Pramono, Sandhy Sondoro, Lalahuta
    dan masih banyak lagi.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Dulu Tarung Sengit di Pilkada Jakarta, Kata Foke dan Ahok Saat Kompak Hadiri Kampanye Pramono-Rano

    Dulu Tarung Sengit di Pilkada Jakarta, Kata Foke dan Ahok Saat Kompak Hadiri Kampanye Pramono-Rano

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pernah bertarung sengit pada Pilkada Jakarta 2012 silam, kini dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sama-sama hadir di kampanye akbar untu mendukung paslon yang sama.

    Keduanya, hadir di acara kampanye akbar paslon Pramono Anung-Rano Karno di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).

    Bahkan, Fauzi Bowo dan Ahok sama-sama yang ditugaskan mencoblos nomor 3 di replika surat suara saat simulasi pencoblosan dalam kampanye akbar itu.

    Fauzi Bowo mengatakan alasannya sampai mau ikut kampanye akbar dari pasangan yang diusung PDIP ini.

    “Mengapa kita menjadi bagian di sini karena kita yakin bahwa Jakarta memerlukan pimpinan yang punya kualitas tertentu,” ujar Fauzi Bowo.

    Pria yang akrab disapa Foke ini menegaskan tak rela jika Jakarta dipimpin oleh orang yang tak tepat.

    “Kami sebagai mantan pimpinan di sini tidak ikhlas membiarkan kota Jakarta ini dipimpin oleh katakanlah mereka-mereka yang tidak cocok dengan keyakinan kami,” tuturnya.

    Mantan Dubes Jerman ini kemudian mengungkapkan harapannya mengenai masa depan Jakarta kepada Pram dan Rano.

    “Apa harapan kami. Kota jakarta ini harus berakhlak mulia. Harus lebih dari yang lain. Yang kedua kita kepengen Jakarta juga menjadi kota yang bermartabat berakhlak dari itu perlu juga dipimpin oleh, kalau kepengen maju, dipimpin oleh mereka yang profesional,” ujar Foke.

    “Calon-calonnya memang profesional tapi kita pilih yang lebih profesional daripada yang lain. Berakhlak dan profesional ini adalah kombinasi yang gak gampang. Jadi jangan cuman berakhlak tidak profesional itu juga salah. Profesional tapi kurang akhlaknya gak bagus juga,” lanjutnya.

    Sementara itu, Ahok mengatakan sebagai mantan Gubernur, tentunya ia ingin pemimpin Jakarta selanjutnya menuntaskan apa yang belum diselesaikan para pendahulunya.

    “Ya saya kira semua mantan gubernur banyak PR yang belum selesai kan. Makanya kita menaruh harapan Mas Pram ini sama Bang Rano bisa menuntaskan apa yang mantan gubernur belum sempat selesaikan, gitu aja sih,” kata Ahok.

    Selain Foke dan Ahok, sebenarnya pasangan Pram-Rano juga didukung oleh Anies Baswedan selaku mantan Gubernur yang berada di kubunya.

    Namun Anies tak hadir dalam kampanye akbar pasangan ini. Hanya saja, keluarga dari Anies turut hadir di acara kampanye akbar sebagaimana yang disampaikan Pram dalam sambutannya.

    Pram pun hanya menjawab singkat terkait ketidakhadiran Anies dalam kampanye akbarnya.

    Padahal, Pram sempat mengutarakan harapannya agar bisa melihat Anies dan Ahok hadir bersama di kampanye akbarnya ini.

    “Saya besok nonton sama Pak Anies, rahasia tempatnya,” kata Pram saat ditanya mengenai ketidakhadiran Anies.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Megawati Berdzikir di Rumah, Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 November 2024

    Megawati Berdzikir di Rumah, Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano Megapolitan 23 November 2024

    Megawati Berdzikir di Rumah, Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Umum PDI Perjuangan
    Megawati Soekarnoputri
    tidak hadir dalam kampanye akbar cagub cawagub nomor  urut 3
    Pramono Anung-Rano Karno
    di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024). 
    Sekjen PDI Perjuangan
    Hasto Kristiyanto
    yang ditanya wartawan soal ketidakhadiran Megawati itu menegaskan bahwa Megawati tetap memberikan dukungan secara spiritual kepada Pramono-Rano. 
    “Ibu Mega hari ini tidak datang, tetapi memberikan dukungan spiritual,” ujar Hasto di kawasan GBK, Sabtu. 
    Hasto mengungkapkan, putri proklamator Ir Soekarno tersebut memilih berdzikir di rumahnya mendoakan Pramono-Rano. 
    “Beliau (Megawati) berkontemplasi, kemudian berdzikir menggunakan tasbih berwarna hijau,” ujar Hasto.
    Hal tersebut, kata Hasto, sebagai upaya Megawati melawan adanya dugaan berbagai intimidasi yang menyerang Pramono-Rano.
    Tapi, Hasto tak menjelaskan, intimidasi apa yang diterima oleh Pramono-Rano selama masa Pilkada Jakarta 2024.
    “Itulah yang dilakukan oleh Ibu Mega, mohon doa restunya,” ucap Hasto.
    Di sisi lain, Hasto mengucapkan terima kasih kepada para mantan gubernur DKI Jakarta yang telah memberikan dukungannya untuk Pramono-Rano.
    “Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Bang Foke, Bang Yos, Anies Baswedan, Mas Ahok,” pungkas dia. 
    Untuk diketahui, kampanye akbar kedua Pramono-Rano mengangkat tema ‘Hajatan Jakarta Menyala’.
    Selain berbagai hiburan musik, Pramono-Rano juga menyediakan kuliner gratis yang bisa dinikmati para warga.
    Ini merupakan kesempatan terakhir Pramono-Rano berkampanye dan menyapa warga.
    Mulai besok, Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024) Pilkada Jakarta 2024 memasuki masa tenang. Para paslon tinggal menunggu hasil pencoblosan pada Rabu, (27/11/2024).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ahok, Foke, Keluarga Anies & Sutiyoso Hadiri Kampanye Pramono Anung-Rano Karno

    Ahok, Foke, Keluarga Anies & Sutiyoso Hadiri Kampanye Pramono Anung-Rano Karno

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Fauzi Bowo (Foke) turut hadir di kampanye akbar terakhir calon gubernur dan calon wakil gubernur Pramono Anung-Rano Karno di Stadion Madya GBK Senayan Jakarta, Sabtu (23/11/2024).

    “Kampanye akbar ini juga dihadiri Pak Ahok, Bang Foke, keluarga Mas Anies [Anies Baswedan], keluarga Bang Yos [Sutiyoso],” kata Pramono saat membuka kata sambutan kampanye akbarnya.

    Pramono dan Rano Karno (Bang Doel) terpantau masuk ke area Kampanye Akbar di Lapangan Stadion Madya Senayan pada pukul 09.50 WIB.

    Kedatangan Pramono dan Bang Doel diiringi dengan barisan marching band yang membawakan instrumental lagu Si Doel Anak Sekolahan. Pramono dan Bang Doel berjalan menuju panggung utama disambut sorak sorai massa de depan panggung.

    Ketua Tim Pemenangan Mas Pram-Bang Doel, Cak Lontong (Lies Hartono), saat membuka acara kampanye mengatakan, dirinya memang pelawak tetapi dia menerima tugas sebagai ketua tim pemenangan bukan untuk bercanda.

    “Tapi saya menyampaikan pesan dengan ceria gembira riang gembira dan bahagia itulah tugas saya tidak ada sedikitpun niat untuk bercanda karena ini menyangkut nasib seluruh warga Jakarta,” ucapnya.

    Cak Lontong mengatakan, insyaallah Mas Pram dan Bang Doel akan memimpin Jakarta 5 tahun ke depan.

    “Saya selama ini membawa pesan dari beliau dengan program-program beliau yang semuanya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menyelesaikan seluruh masalah dari bawah warga Jakarta. Mas Pram ingin warga Jakarta bahagia,” kata Cak Lontong.