Prabowo Kirim Bunga Anggrek untuk Megawati
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Presiden RI
Prabowo Subianto
mengirimkan karangan bunga ucapan selamat ulang tahun kepada Ketua Umum PDI-P sekaligus Presiden ke-5 RI,
Megawati Soekarnoputri
.
Hal itu dikonfirmasi oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat mengantarkan keberangkatan Prabowo ke luar negeri melalui Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/1/2025).
“Sudah kirim sesuatu, karangan bunga atau apa?” tanya awak media.
“Kirim,” jawab Prasetyo singkat.
Selain mengirim bunga, kata Prasetyo, Prabowo biasanya juga memberikan ucapan selamat ulang tahun secara langsung kepada tokoh-tokoh tertentu.
Namun, Prasetyo tidak memastikan apakah kali ini Prabowo juga menyampaikan ucapan secara langsung atau melalui telepon kepada Megawati, mengingat Prabowo harus berangkat melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri pada saat Megawati merayakan ulang tahunnya yang ke-78.
“Biasanya beliau langsung (mengucapkan). Mau tahu saja (apakah lewat telepon), biasanya beliau langsung,” ujarnya.
Belakangan diketahui, Prabowo mengirimkan
bunga anggrek
berwarna putih dan ungu untuk Megawati.
Kabar ini dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto yang turut hadir dalam perayaan ulang tahun Megawati di Batu Tulis, Bogor.
“Bunga papan dan bunga anggrek,” kata Hasto, seperti dilansir dari Kompas.id, Jumat (24/1/2025).
Anggrek adalah salah satu bunga yang populer di dunia karena keindahannya.
Setiap warna dari bunga anggrek juga dianggap memiliki makna atau filosofi tertentu.
Berdasarkan catatan Kompas.com (20/12/2024), anggrek putih melambangkan kesucian, kemurnian, dan kerendahan hati.
Bunga ini sering diberikan dalam momen sakral, seperti perayaan ulang tahun, penghormatan, atau tanda penghargaan.
Sementara itu, anggrek ungu melambangkan kecerdasan dan kebijaksanaan.
Warna ungu juga erat kaitannya dengan kekuasaan dan kebangsawanan.
Anggrek ungu bahkan kerap disebut sebagai “ratu sejati” di antara bunga-bunga lainnya.
Kombinasi kedua warna ini dalam kiriman bunga Prabowo tentu dapat diartikan sebagai simbol penghormatan, penghargaan, serta harapan baik untuk Megawati.
Untuk diketahui, Megawati merayakan ulang tahunnya yang ke-78 di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/1/2025).
Acara yang berlangsung hangat dan sederhana itu dihadiri oleh keluarga, sahabat, serta sejumlah tokoh nasional.
Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, mantan Kepala BIN Hendropriyono, mantan Menkopolhukam Mahfud MD, dan mantan Mensesneg Bambang Kesowo.
Dari jajaran PDI-P, hadir Sekjen Hasto Kristiyanto dan beberapa Ketua DPP partai, misalnya Ganjar Pranowo, Yasonna Laoly, hingga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Dalam acara tersebut, Megawati memotong tumpeng dan memberikannya kepada kakaknya Guntur Soekarnoputra, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo.
Dia juga memeriahkan suasana dengan menyanyikan dua lagu favoritnya, “Cinta Hampa” dan “My Way,” disertai selingan kelakar yang membuat para tamu tertawa.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Basuki Tjahaja Purnama
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106856/original/023634100_1737627158-452c0d0f-37cc-4338-98a5-24d0697b97ad.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Megawati Ulang Tahun, Mensesneg: Kami Harap Bisa Gandengan Tangan Capai Program Prabowo-Gibran – Page 3
Putra Megawati yang juga Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo bersama Puan Maharani dengan kedua anaknya juga ikut merayakan ulang tahun Presiden ke-5 RI tersebut.
Sejumlah sahabat Megawati juga hadir, di antaranya Wapres RI ke-11 Boediono, mantan Mensesneg Bambang Kesowo, Mantan Menhan Purnomo Yusgiantoro, dan mantan Kepala BIN Hendropriyono.
Jajaran pengurus DPP PDIP juga tampak hadir dipimpin Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Ada Wasekjen Sadarestuwati, Adian Napitupulu, dan Y Aryo Adhi Dharmo. Hadir Bendahara Olly Dondokambey dan Wakil Rudianto Tjen. Lalu Ketua DPP PDIP seperti Komaruddin Watubun, Yasona Laoly, Ahmad Basarah, Basuki Tjahaja Purnama, Deddy Yevri Sitorus, Ronny Talapessy.
Selain itu, turut hadir Djarot Saiful Hidayat, Sri Rahayu, Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Sri Rahayu, dan Wiryanti Sukamdani. Ada juga Kepala Baguna PDIP Letjen TNI (Purn) Ganip Warsito.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2862586/original/009648500_1563965614-Banner_Pertemuan_Prabowo_dan_Megawati.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Megawati Ulang Tahun, Istana Sebut Prabowo Sudah Kirim Karangan Bunga – Page 3
Sejumlah sahabat Megawati juga hadir, diantaranya Wapres RI ke-11 Boediono, mantan Mensesneg Bambang Kesowo, Mantan Menhan Purnomo Yusgiantoro, dan mantan Kepala BIN Hendropriyono.
Jajaran pengurus DPP PDIP juga tampak hadir dipimpin Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Ada Wasekjen Sadarestuwati, Adian Napitupulu, dan Y.Aryo Adhi Dharmo. Hadir Bendahara Olly Dondokambey dan Wakil Rudianto Tjen. Lalu Ketua DPP PDIP seperti Komaruddin Watubun, Yasona Laoly, Ahmad Basarah, Basuki Tjahaja Purnama, Deddy Yevri Sitorus, Ronny Talapessy.
Selain itu, turut hadir Djarot Saiful Hidayat, Sri Rahayu, Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Sri Rahayu, dan Wiryanti Sukamdani. Ada juga Kepala Baguna PDIP Letjen TNI (Purn) Ganip Warsito.
-

Harta Kekayaan Veronica Tan Capai Rp 24 Miliar, Ini Rinciannya – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Harta kekayaan Veronica Tan yang tercatat di LHKPN mencapai Rp 24,3 miliar.
Veronica Tan dilantik menjadi Wamen PPPA pada 21 Oktober 2024.
Veronica diketahui merupakan mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Total harta Rp 24,3 miliar milik Veronica Tan berasal dari sejumlah kategori.
Veronica memiliki dua aset tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Utara.
Dua properti itu bernilai total Rp 17 miliar.
Kemudian alat transportasi dan mobil, Veronica tercatat mempunya dua mobil listrik Wuling E260 senilai Rp 550 juta.
Selain alat transportasi, Veronica tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp 488 juta.
Selain aset properti, kekayaan miliaran Veronica juga berasal dari surat berharga yang ia miliki.
Tercatat Veronica punya Rp 5,2 miliar surat berharga.
Lalu untuk kas dan setara kas, Veronica memiliki Rp 858 juta.
Harta lainnya yang dimiliki Veronica berjumlah Rp 494 juta.
Veronica juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 297 juta.
Sehingga, total harta kekayaan yang dimiliki Veronica Tan mencapai Rp 24.391.380.550.
Veronica Tan lahir di Medan, 4 Desember 1977 (umur 47).
Veronica Tan merupakan mantan istri politisi PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Keduanya menikah pada 1997 dan bercerai pada 2018.
Veronica Tan tidak terafiliasi dengan partai politik.
Meski begitu, Veronica Tan pernah menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta pada 4 Desember 2014 hingga 25 Juli 2017 saat Ahok masih menjadi Gubernur.
Veronica Tan dikenal sebagai wirausaha.
Veronica Tan diketahui sempat menjabat Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta.
Ibu tiga orang anak ini merupakan alumni Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta jurusan arsitektur.
Diketahui, Ahok menggugat cerai Veronica Tan pada 5 Januari 2018.
Gugatan itu didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.
Veronica Tan dilantik menjadi Wamen PPPA pada 21 Oktober 2024.
(Tribunnews.com/Gilang Putranto)
-

Nelayan Kronjo: Kalau Percaya Pagar Laut Itu Swadaya, Harus ke Psikiater!
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kholid, seorang nelayan asal Desa Kronjo, mengungkapkan keresahannya dalam podcast bersama Abraham Samad.
Ia menyoroti berbagai persoalan yang dirasakan nelayan akibat penambangan pasir laut dan pembatasan ruang lingkup menangkap ikan di wilayah pesisir Banten.
Kholid mengaku nelayan mulai merasa dijajah sejak 2004 akibat aktivitas penambangan pasir laut untuk reklamasi Teluk Jakarta, khususnya proyek PIK 1.
“Di situ kita sudah menderita,” ujarnya dikutip pada Senin (20/1/2025).
Situasi sempat membaik pada 2016 setelah gugatan masyarakat menang di pengadilan, yang menurutnya terjadi berkat pergantian Gubernur DKI Jakarta dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Anies Baswedan.
“Selesai di situ, kita bisa menangkap ikan dan bercocok tanam lagi,” katanya.
Namun, Kholid mengungkapkan masalah baru muncul dengan munculnya pagar-pagar pembatas di wilayah perairan Tangerang.
“Ketika saya mau menjaring ke wilayah Tangerang, di sana banyak pagar. Kalau melihat bangunan itu, tidak mungkin dilakukan oleh orang yang nggak punya duit,” ucapnya.
Ia bahkan menyebut anggapan bahwa pagar-pagar tersebut dibangun secara swadaya masyarakat sebagai hal yang tidak masuk akal.
“Kalau ada orang percaya itu dilakukan swadaya masyarakat, saya pikir harus dibawa ke psikiater,” sindirnya.
Selain masalah di laut, Kholid juga menyoroti persoalan di darat seperti penggusuran.
“Gak normalnya begini, lingkaran besar dipaksa dimasukkan ke lingkaran kecil. Yang normal itu lingkaran kecil dimasukkan ke lingkaran besar, makanya muat,” kuncinya. (Muhsin/fajar)
-

Anies dan Ahok Lagi Mesra-mesranya, Bentuk Rekonsiliasi Psikologis
Jakarta –
Dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Anies Baswedan, kini muncul akrab di publik untuk yang kedua kalinya. Juru Bicara PDIP Guntur Romli menyambut positif momen itu dan dinilai sebagai rekonsiliasi psikologis.
“Pak Ahok dan Mas Anies memang lagi mesra-mesranya. Kami berpandangan itu bagus sebagai bentuk rekonsiliasi psikologis, kalau pemimpin rukun kan bagus,” kata Guntur kepada wartawan, Minggu (19/1/2025).
Guntur kemudian berbicara bahwa Anies dan Ahok dulunya adalah korban adu domba oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia menyebut pertemuan mereka selanjutnya tentu akan terus terjadi.
“Dua pemimpin yang berkontribusi nyata terhadap warga Jakarta, yang dulunya diadu domba dengan polarisasi oleh Jokowi. Untuk ke depannya saya kira Mas Anies dan Pak Ahok mengalir saja,” ujarnya.
Terkait dengan janji kejutan Anies dan Ahok, Guntur mengaku belum tahu. Dia mengatakan PDIP juga menunggu soal kejutan tersebut.
“Belum (tahu apa kejutannya). Itu kejutan mereka berdua. Kami juga sedang menunggu kejutan itu,” katanya.
Ahok dan Anies sempat menunjukkan kedekatan pada 31 Desember 2024 lalu. Kala itu, keduanya sama-sama mengikuti acara jelang tahun baru di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Tak sekadar bertemu, keduanya bahkan menjanjikan adanya kejutan di 2025. Mereka berdua juga sempat tertawa dan tersenyum bersama.
Pantauan detikcom di lokasi, Anies tiba lebih dulu di lokasi. Dia terlihat mengenakan kemeja lengan pendek berwarna navy atau biru tua.
Keduanya diketahui memang diagendakan memberi testimoni mengenai buku yang diluncurkan. Buku yang diluncurkan adalah ‘Makanya, Mikir!’, karya Abigail Limuria dan Cania Citta.
(azh/imk)
/data/photo/2025/01/11/6781da23abddb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)



