Tag: Basri Baco

  • Tim Pemenangan RIDO kumpulkan 800 ketua partai KIM Plus kecamatan

    Tim Pemenangan RIDO kumpulkan 800 ketua partai KIM Plus kecamatan

    Manfaatkan semaksimal mungkin media sosial

    Jakarta (ANTARA) – Tim Pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mengumpulkan 800 Ketua Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk tingkat kecamatan di Kantor DPD Golkar Jakarta, Senin.

    Mereka berkomitmen akan mengawal pemenangan RIDO di 44 kecamatan yang ada di Jakarta.

    Sekretaris Tim Pemenangan RIDO, Basri Baco mengatakan ratusan ketua yang datang berasal dari 16 partai yang tergabung dalam KIM Plus. Di DPD Golkar DKI Jakarta, mereka juga mendapat pengarahan langsung dari Ridwan Kamil mengenai peta politik yang harus disasar di tengah lapangan.

    Baca juga: KPU Jakut rampungkan penyortiran dan pelipatan surat suara

    “Alhamdulillah Bang Ridwan Kamil, calon gubernur kita ikut memberikan beberapa pengarahan-pengarahan, memberikan semangat, memberikan motivasi kepada seluruh kader,” kata Baco di DPD Golkar DKI, Jakarta Pusat

    Baco mengatakan meski pasangan RIDO didukung oleh 16 partai, namun peranan para relawan tetap sangat dibutuhkan. Hingga kini, sudah ada ratusan komunitas relawan yang telah mendeklarasikan dukungannya kepada RIDO.

    “”Hingga hari ini, kami sudah menerima deklarasi dari 200 kelompok relawan RIDO yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Saat ini masih terdapat sekitar 300 kelompok relawan yang menunggu giliran untuk melakukan deklarasi di sini,” papar Baco.

    Baca juga: KI DKI awasi akses informasi publik di debat Pilkada DKI Jakarta

    Jika semua partai dan relawan bekerja keras menarik simpati masyarakat, Baco meyakini upaya memenangkan RIDO untuk sekali putaran mudah tercapai.

    Di sisi lain, kader partai yang duduk di DPRD DKI Jakarta juga akan menggerakkan massa untuk mendukung pasangan RIDO saat Pilkada Jakarta nanti.

    “Untuk itu, mari kita semua memperkenalkan RIDO dan janji kampanye kepada masyarakat untuk meraih simpati. Manfaatkan semaksimal mungkin media sosial (medsos) kita,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

    Menurut dia, penguatan relawan, kader dan simpatisan di tingkat Kecamatan sudah menjadi keharusan. Tim pemenangan juga berencana membentuk saksi di tingkat Kecamatan untuk ditugaskan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) demi mengawal suara RIDO.

    Baca juga: KPU Jaksel kerahkan 22.890 petugas KPPS untuk dukung Pilkada DKI

    “Fokus di kecamatan kami adalah yang pertama, penyiapan dan pematangan saksi-saksi yang, kedua para saksi-saksi ini melakukan canvassing atau kampanye dari rumah ke rumah warga membagikan alat peraga kampanye dan lain-lain,” paparnya.

    Selain itu, juga akan mengadakan kegiatan bakti sosial seperti tebus murah sembako, pengobatan, kacamata baca dan susu gratis bagi masyarakat. Untuk memperluas jangkauan, pihaknya akan melibatkan partai, ormas sayap partai dan relawan yang ada di RIDO.

    “Insyaallah kalau kita kompak semua, komit semua, kalau partai-partai ini semuanya bersatu dan semuanya bekerja mak satu putaran target kita menjadi kenyataan,” kata dia.

    Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil saat memberikan pengarahan kepada ratusan ketua partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk tingkat kecamatan di Kantor DPD Golkar DKI, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024). ANTARA/HO-Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono

    Sementara itu cagub DKI Jakarta Ridwan Kamil mewanti-wangi para kader, simpatisan dan relawan agar memanfaatkan sisa waktu yang ada sebelum pencoblosan pada 27 November 2024.

    Meski berdasarkan survei yang ada tingkat elektabilitas pasangan RIDO tembus 51,6 persen, tetapi tetap harus bekerja keras menarik simpati masyarakat.

    “Kalau pemimpinnya sudah berpengalaman maka dalam hal apapun Insyaallah akan jauh lebih baik dari mereka yang coba-coba,” ujar Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

    Dia pun menekankan adanya perbaikan dalam peta politik yang ada. Di Jakarta Utara, perolehan suara RIDO cukup baik, namun perlu dipertebal.

    “Jakarta Barat berikutnya juga sudah baik, tinggal diperkuat, Jakarta Selatan juga sudah baik dan Jakarta Pusat masih draw jadi kerjanya harus lebih ekstra di daerah-daerah padat. Mohon maaf kita di Jakarta Timur masih kalah, mari kita kerja keras sekarang saya juga mau ke sana, perbanyak (kegiatan) di Jakarta Timur dan sebagainya,” paparnya.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung 27 November 2024.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Seratus lebih pimpinan majelis taklim di Jakarta dukung RIDO

    Seratus lebih pimpinan majelis taklim di Jakarta dukung RIDO

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 120 orang pimpinan majelis taklim di Jakarta mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut satu (1) , Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di Pilkada Jakarta 2024.

    Pimpinan majelis taklim yang berasal dari kalangan ibu-ibu itu mendeklarasikan dukungan kepada RIDO di Markas Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di DPD Golkar DKI, Jakarta, Minggu.

    Ketua Majelis Taklim Lazim Jakarta Timur, Rini Deliana mengatakan, masyarakat sudah mengetahui sepak terjang dan pengalaman Ridwan Kamil (RK) saat memimpin Jawa Barat dan Kota Bandung.

    Kepiawaiannya melakukan pemberdayaan dan kemakmuran masjid saat memimpin Jawa Barat, lanjut dia, diharapkan bisa ditiru apabila terpilih menjadi gubernur Jakarta mendatang.

    “Kami ingin beliau (Ridwan Kamil) menggunakan pengalamannya untuk membangun DKI Jakarta, jika terpilih saat pilkada 27 November 2024,” katanya.

    Baca juga: KPU Jaksel sudah terima 1,7 juta surat suara pilkada

    Menurut dia, kehadiran rumah ibadah tidak hanya menjadi lokasi syiar keagamaan saja, tetapi menjadi pusat pendidikan dan memakmurkan umat.

    Salah satu yang digaungkan RK, lanjut dia, adalah meningkatkan anggaran bantuan operasional tempat ibadah (BOTI), termasuk program umrah dan haji untuk para marbot.

    “Jadi, kami dari perwakilan majelis taklim berharap semoga guru-guru ngaji itu bisa sangat diperhatikan. Mudah-mudahan nanti terpilihnya Pak RK, guru-guru ngaji istilahnya bisa diperhatikan dari fasilitas dan pendapatannya,” kata Rini.

    Menurut dia, ada 120 pimpinan majelis taklim dengan 650 jamaah yang hadir dalam momen ini. Mereka kompak menyamakan arah dukungan kepada pasangan RIDO dalam Pilkada Jakarta pada 27 November 2024

    “Ada hampir 800 orang yang datang di markas pemenangan pasangan RIDO ini dan ini semua dari majelis taklim di lima kota di Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

    Baca juga: KPU Jakpus terima 800 ribu lebih surat suara untuk Pilkada 2024

    Kekuatan ibu
    Ketua Majelis Taklim Al Muhsinin Jakarta Barat, Umiyati menambahkan, banyak cara yang dapat dilakukan oleh majelis taklim untuk menularkan dukungannya kepada pasangan calon itu.

    Salah satunya melalui tatap muka saat bertemu dengan masyarakat, keluarga hingga di forum lainnya.

    “Ibu-ibu ini ujung tombak di rumah, di warga dan keluarga sehingga kami perlu keluar untuk mengajak masyarakat agar memilih RIDO,” katanya.

    Sementara itu, Sekretaris Tim Pemenangan RIDO, Basri Baco menyebutkan kehadiran emak-emak patut dihargai dan diakui karena peran pentingnya dalam membangun serta memelihara keberlanjutan kehidupan keluarga.

    Menurut dia, sosok ibu bisa menjadi pengaruh yang besar bagi rumah tangga, memberi rasa aman dan nyaman untuk keluarga, pendidik bagi anak-anaknya hingga mengelola keuangan di rumah tangga.

    Baca juga: KPU Jaksel minta camat dan lurah beri fasilitas konsultasi bagi KPPS

    Selain itu, emak-emak juga dianggap memiliki kehebatan yang luar biasa. Bahkan, tidak hanya menjadi ‘penjaga rumah tangga’ tetapi pilar kekuatan yang tidak tergantikan dalam bermasyarakat.

    “Karena itu, dengan dukungan mereka untuk pasangan RIDO tentu sangat berdampak besar bagi kami,” ujar Baco.

    Dia berharap, dukungan emak-emak kepada RIDO dapat ditularkan ke lingkungan keluarga, kemudian merambat ke warga lainnya.

    Dengan banyaknya dukungan dari emak-emak, Baco meyakini RIDO bisa menang Pilkada Jakarta dalam satu putaran.

    Cawagub DKI Jakarta nomor urut 1, Suswono saat memberikan keterangan pers usai menghadiri deklarasi dukungan dari majelis taklim kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di Kantor DPD Golkar DKI, Jakarta, Minggu (20/10/2024). ANTARA/Syaiful Hakim

    Di tempat yang sama, Cawagub DKI Jakarta Suswono merasa tersanjung dengan dukungan dari emak-emak Majelis Taklim yang ada di DKI Jakarta. Meski mereka adalah sosok rumah tangga, tetapi memiliki massa yang cukup banyak di majelis taklim.

    Baca juga: PWNU DKI bentuk badan pemantau awasi pilkada jujur dan adil

    “Tentu ini hal yang sangat bagus ya untuk menambah kekuatan di pasangan RIDO,” ujar Suswono.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono nomor urut satu (1), Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut dua (2) dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut tiga (3) pada Pilkada DKI Jakarta.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Tim RIDO klaim 200 komunitas daftar jadi relawan

    Tim RIDO klaim 200 komunitas daftar jadi relawan

    Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Tim Pemenangan RIDO, Basri Baco mengklaim bahwa 200 komunitas relawan telah mendaftar untuk memenangkan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).

    “Total yang terdaftar itu sekitar 200 (komunitas) relawan dan deklarasi ini adalah hari yang ke-5 dan rata-rata yang deklarasi ada 6-7 komunitas.
    Jadi yang sudah deklarasi kurang lebih sekitar 35 komunitas relawan,” kata Basri Baco.

    Basri Baco di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, menyebutkan komunitas-komunitas relawan ini bergerak atas keinginannya sendiri mendukung RIDO dalam menghadapi Pilkada Jakarta, 27 November 2024.

    “Suasana hari ini agak berbeda karena komunitas yang hadir adalah relawan-relawan yang besar yang ada di Jakarta. Mereka membawa massa yang cukup banyak sehingga di lapangan ini kumpul sekitar 700-800 orang,” katanya.

    Menurut dia, keberadaan relawan penting sebagai salah satu instrumen memenangkan pertarungan. “Karena teman-teman relawan ini mereka bergerak dengan kemampuan sendiri, dengan dana sendiri,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

    Baca juga: “Jakarta Urban Farming Projects” untuk perkuat ketahanan pangan
    Baca juga: Jakarta Timur dan Jakarta Utara jadi wilayah favorit berkampanye

    Untuk lokasi program ini, kata dia, akan diprioritaskan di permukiman padat penduduk dan yang memerlukan bantuan. Dia berharap program ini bisa meringankan kebutuhan masyarakat Jakarta, terutama yang memang membutuhkan.

    “Kami rata-rata menyasar daerah yang padat penduduk, dan yang kira-kira memang membutuhkan pengobatan gratis, kacamata baca gratis, tebus murah sembako dan membutuhkan susu gratis,” katanya.

    Ketua Tim Pemenangan RIDO, Ahmad Riza Patria atau Ariza mengapresiasi dukungan para komunitas relawan kepada RIDO. Meski RIDO didukung oleh 15 partai politik di Jakarta, tapi keberadaan komunitas relawan tetap dibutuhkan sebagai mesin pendulang suara di lapangan.

    “Tentu dukungan para relawan tidak kalau hebat dari dukungan partai politik, karena relawan hadir penuh dengan keikhlasan, kerelaan, kesungguhan, tanpa pamrih, tanpa jabatan dan tanpa iming-iming,” kata Ariza.

     

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Legislator nilai pentingnya kolaborasi untuk atasi macet Jakarta

    Legislator nilai pentingnya kolaborasi untuk atasi macet Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2024-2029 Wibi Andrino menilai pentingnya kolaborasi antar pemerintah pusat, daerah dan masyarakat untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

     

    “Tantangan yang kita hadapi besar, tetapi dengan kerja sama yang baik, saya yakin Jakarta bisa menjadi kota yang lebih baik untuk ditinggali,” kata Wibi dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

     

    Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan beragam program untuk mengatasi masalah yang ada di Jakarta.

     

     

    “Kemacetan sudah menjadi masalah kronis di Jakarta, dan ini menghambat produktivitas serta meningkatkan polusi udara,” ujarnya.

     

    Wibi menegaskan bahwa infrastruktur transportasi harus segera dibenahi, termasuk pengembangan sistem transportasi massal yang lebih terintegrasi.

    “Salah satunya mendukung pembangunan MRT,” katanya.

     

    Kemudian, terkait masalah banjir, Wibi menekankan pentingnya perbaikan sistem drainase serta penegakan tata ruang yang lebih ketat.

     

     

    Selain itu, ia juga menyoroti masalah polusi udara yang semakin parah sehingga membutuhkan langkah-langkah konkret seperti pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dan pembenahan industri harus segera dilakukan.

     

    Jakarta juga menghadapi tantangan besar dalam hal kepadatan penduduk dan penanganan sampah yang dikhawatirkan menjadi masalah lingkungan.

     

    “Volume sampah yang dihasilkan sudah melampaui kapasitas dan ini harus ditangani melalui edukasi masyarakat serta infrastruktur pengelolaan limbah yang lebih baik,” katanya.

     

    DPRD DKI Jakarta telah mengumumkan lima calon pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029 dalam rapat paripurna pada Senin (23/9).

     

    Kemudian Wibi Andrino sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai NasDem dan Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024