Tag: Bahlil Lahadalia

  • Surya Paloh Sebut Prabowo Minta Ketum Parpol Gelar Pertemuan Rutin

    Surya Paloh Sebut Prabowo Minta Ketum Parpol Gelar Pertemuan Rutin

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta supaya ketua umum partai pendukungnya dapat melakukan pertemuan secara rutin. 

    Hal tersebut diungkapkan Surya Paloh saat menjawab pertanyaan mengenai pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Partai di Istana yang berlangsung pada 1 November 2024 lalu. 

    “Beliau mengajak agar pertemuan antara partai politik dilakukan secara rutin,” kata Surya Paloh, usai Apel Siaga di Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2024). 

    Surya Paloh mendukung gagasan Prabowo. Menurutnya, pertemuan rutin antara pimpinan partai politik sangat positif untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Menurut saya baik-baik saja. Goalnya besarnya langkah kita semakin maju  di dalam berbangsa dan bernegara. Itulah harapan yang paling penting. Itulah harapan Nasdem,” terangnya. 

    Surya juga menjelaskan bahwa Nasdem telah memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk berjalan sebagaimana mestinya. Dia berharap Prabowo mengerikan succes story.

    “Dengan harapan kita juga agar succes story bisa kita mulai lagi dari apa yang kita capai,” ucapnya. 

    Sebelumnya, para pimpinan partai politik (parpol) pendukung pemerintahan Prabowo Subianto atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2024), siang.

    Mereka adalah Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.  

    Lalu, Sekjen PKS Habib Aboe, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. 

  • Potret Mesra Prabowo-Xi Jinping saat RI-China Teken MoU Investasi Rp156,5 Triliun

    Potret Mesra Prabowo-Xi Jinping saat RI-China Teken MoU Investasi Rp156,5 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan Indonesia dan China dengan nilai investasi US$10,07 miliar atau sekitar Rp156,5 triliun (kurs Rp15.645 per dolar AS). 

    Dalam foto yang dirilis oleh Sekretariat Presiden RI, terlihat Prabowo memakai jas hitam dan peci hitam duduk di sisi kiri. Sementara itu, Xi Jinping memakai setelan jas berwarna biru navy. Keduanya bertepuk tangan saat menyaksikan penandatanganan MoU antara RI-China yang diwakili oleh Menteri luar negeri Sugiono dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.  

    Prabowo mengatakan partisipasi kuat para pengusaha China di Asia merupakan elemen yang sangat penting dalam kerja sama yang erat antara kedua negara.

    “Saya telah mengadakan pertemuan baik dengan presiden dan perdana menteri di mana kita akan melanjutkan kolaborasi RI-China,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam Indonesia-China Business Forum 2024 di Beijing dilansir dari Antara, Minggu (11/7/2024). 

    Dalam acara yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) tercatat sekitar 20 perusahaan dari Indonesia dan China menandatangani komitmen kerja sama senilai total U$10,07 miliar.

    Adapun, sektor-sektor yang akan digarap antara lain bidang manufaktur canggih, energi terbarukan, kesehatan, hilirisasi, ketahanan pangan dan keuangan.

    “Ini adalah bagian dari sinergi di semua bidang, bidang pendidikan, bidang bisnis, bidang industri, kerja sama antarmasyarakat dan kami sangat optimis tentang prospeknya,” ungkap Presiden Prabowo.

    Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RRT Xi Jinping melakukan inspeksi jajaran pasukan kehormatan yang berjaga di Great Hall of the People, Beijing pada Sabtu, 9 November 2024. Foto: BPMI Setpres/Muchlis JrPerbesar

    Presiden menilai kolaborasi erat antara Indonesia dan China akan menjadi faktor untuk menstabilkan dan meningkatkan kerja sama regional.

    Sebagai RI 1, Prabowo menilai dirinya harus memberi contoh bahwa dalam kolaborasi zaman modern. Menurutnya, non-konfrontasi adalah jalan menuju perdamaian.

    “Kita selalu bersikap tidak berpihak, kita selalu menghormati semua kekuatan besar di dunia,” tambah Prabowo.

    Presiden pun menyebut bahwa dalam kehidupan dia banyak belajar dari ajaran para filsuf China kuno.

    “Salah satu prinsip panduan saya yang kuat adalah seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlampau banyak, yīqiān gè péngyǒu tài shǎo, yīgè dírén tài duō,” kata Presiden Prabowo dalam bahasa Inggris kemudian diikuti bahasa Mandarin dan kemudian disambut tepuk tangan para peserta forum.

    Presiden Prabowo pun mengatakan Indonesia menyambut lebih banyak investasi dari China.

    Dia berjanji pemerintah Indonesia akan bekerja sangat keras untuk menyediakan suasana yang baik, fasilitas yang baik, dan sambutan yang baik bagi saudara-saudari kita dari China.

    Selain itu, Presiden prabowo juga menilai dalam darah semua banyak pemimpin dunia punya pengaruh China.

    “Para pemimpin dunia, saya rasa sebagian besar dari mereka memiliki banyak DNA Tiongkok mungkin termasuk saya. Mari kita bekerja bersama untuk maju hanya dengan kerja sama kita bisa berkolaborasi, hanya dengan kolaborasi kita bisa jadi saling pengertian, hanya dengan pengertian kita bisa mendatangkan perdamaian dan hanya dengan perdamaian kita bisa mendatangkan kemakmuran. Mari kita bekerja untuk kolaborasi. Mari kita bekerja untuk pengertian. Mari kita bekerja untuk perdamaian,” kata Prabowo.

    Berikut daftar kesepakatan kerja sama antara RI dan China 

    Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tiongkok;
    Pedoman Kerja Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan;
    Memorandum Saling Pengertian tentang Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru;
    Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Sumber Daya Mineral;
    Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Mineral Hijau;
    Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air; dan
    Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Penilaian Kesesuaian.

    Sejumlah kesepakatan tersebut mencerminkan pendekatan yang komprehensif dalam rangka memperkuat hubungan Indonesia-China di berbagai bidang. Kesepakatan tersebut juga mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral Indonesia-China. 

  • Bahlil Lahadalia umumkan jajaran kepengurusan Partai Golkar

    Bahlil Lahadalia umumkan jajaran kepengurusan Partai Golkar

    Kamis, 7 November 2024 21:01 WIB

    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Sekjen Muhammad Sarmuji (kiri), Waketum Ace Hasan Syadzily (kanan) dan jajaran pengurus partai Golkar lainnya menyampaikan keterangan pers di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (7/11/2024). Partai Golkar mengumumkan jajaran kepengurusan partai periode 2024-2029. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.

    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Sekjen Muhammad Sarmuji (kiri), Waketum Kahar Muzakir (kanan) dan jajaran pengurus partai Golkar lainnya menyampaikan keterangan pers di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (7/11/2024). Partai Golkar mengumumkan jajaran kepengurusan partai periode 2024-2029. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.

  • Kunjungan Prabowo ke China Hasilkan Investasi Rp156 Triliun

    Kunjungan Prabowo ke China Hasilkan Investasi Rp156 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke China menghasilkan kontrak investasi senilai US$10 miliar atau sekitar Rp156 triliun (kurs jisdor Rp15.671 per dolar AS).

    Adapun, Presiden Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Li Qiang pada Sabtu (9/11/2024) di Great Hall of the People Beijing untuk menekankan pentingnya memperkuat kemitraan antara Indonesia dan China.

    “Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan kontrak bisnis bernilai lebih dari US$10 miliar antara perusahaan kedua negara, yang diharapkan mendorong pertumbuhan sektor industri di Indonesia,” kata Bahlil melalui akun Instagram resminya pada Minggu (10/11/2024).

    Lebih lanjut, dia mengatakan, Indonesia berencana belajar dari keberhasilan China dalam pengentasan kemiskinan, serta akan mengirim lebih banyak pelajar untuk studi di China guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan membentuk generasi muda Indonesia yang siap menghadapi tantangan global.

    Adapun, pemerintah Indonesia dan China juga menandatangani perjanjian kerja sama (memorandum of understanding/MoU) strategis di bidang mineral hijau untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia-China.

    “MoU ini diharapkan dapat mendukung rantai pasok mineral yang berkelanjutan dalam pengembangan energi bersih, serta mendorong Indonesia dan Tiongkok untuk bersama-sama mengembangkan industri mineral hijau yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan,” kata Bahlil.

    Pertemuan bilateral ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hubungan diplomatik Indonesia-China, yang akan merayakan peringatan 75 tahun pada tahun 2025. 

    Perlu diketahui, berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), China merupakan negara terbesar ketiga dengan realisasi investasi US$5,78 miliar atau Rp86,7 triliun sepanjang Januari-September 2024.

    Sementara itu, pada periode yang sama, negara dengan penanaman modal asing (PMA) terbesar di Indonesia yaitu Singapura yang tercatat sebesar US$14,35 miliar, dan Hongkong di urutan kedua dengan nilai US$6,06 miliar.

    Alhasil, kunjungan Prabowo ke China saat ini berpotensi meningkatkan realisasi investasi asal Negeri Tirai Bambu di Indonesia.

    Sebagai informasi, selain Bahlil, Prabowo juga didampingi beberapa menteri di antaranya yaitu Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, hingga Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.

    Tak hanya itu, sejumlah konglomerat Indonesia seperti Prajogo Pangestu, Tomy Winata, Garibaldi Thohir, hingga Franky Widjaja terpantau ikut menyertai lawatan perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI ke negara China akhir pekan ini.

  • China Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo – Espos.id

    China Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Siswa SDN Tugu, Jebres, Solo, mengikuti uji coba makan bergizi gratis, Kamis (25/7/2024).

    Esposin, BEIJING — Pemerintah China mendukung program makan bergizi gratis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan menyepakati pendanaan “Food Supplementaion and School Feeding Programme in Indonesia.”

    Kesepakatan itu dibacakan dalam acara penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan pemerintah China yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping.

    Promosi
    BRI Peduli Salurkan Beasiswa dan Sarana Prasarana kepada YPAC Jakarta

    Selain pendanaan, MoU itu juga menyepakati tujuh hal, meliputi Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tiongkok, Pedoman Kerja Sama Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan, Nota Kesepahaman Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru.

    Kemudian, Nota Kesepahaman Kerja Sama Sumber Daya Minera, Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Mineral Hijau, Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Penilaian Kesesuaian, dan Nota Kesepahaman mengenai Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air.

    Penandatangan MoU itu dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

    Terdapat juga kesepakatan Memorandum of Contract (MoC) mengenai Keamanan Maritim.

    Selama di China, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Li Qiang dan Ketua Kongres Rakyat Nasional Zhao Leji i Balai Besar Rakyat pada Sabtu (9/11/2024)

    Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah langkah untuk memperkuat kerja sama antara kedua negara di bidang ekonomi, kesehatan maupun pendidikan. Presiden Prabowo juga menghadiri jamuan makan malam di lokasi yang sama.

    Sementara pada Minggu (10/11/2024), Presiden Prabowo menghadiri Indonesia-China Business Forum 2024 dengan agenda penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan Indonesia dan China di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, energi terbarukan, manufaktur canggih dan kesehatan.

    Setelah selesai berkunjung ke China, Presiden Prabowo langsung terbang ke Amerika Serikat pada Minggu (10/11/2024) dari Bandara Internasional Capital, Beijing.

    Menteri Sumber Daya Air China Li Guoying, beserta pasukan dari People’s Liberation Army (PLA), ikut mengantarkan Presiden Prabowo Subianto di tangga pesawat.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Pertemuan Presiden Prabowo dan PM China Li Qiang Hasilkan Kontrak Bisnis Rp 156 Triliun

    Pertemuan Presiden Prabowo dan PM China Li Qiang Hasilkan Kontrak Bisnis Rp 156 Triliun

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang di Great Hall of The People, Xicheng, China, pada Sabtu (9/11/2024). Pertemuan tersebut menghasilkan kontrak bisnis senilai lebih dari US$ 10 miliar atau sekitar Rp 156,54 triliun.

    Disampaikan Bahlil, pertemuan Prabowo dan Li Qiang menekankan pentingnya memperkuat kemitraan Indonesia-China.

    “Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan kontrak bisnis bernilai lebih dari US$ 10 miliar antara perusahaan kedua negara, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor industri di Indonesia,” kata Bahlil dalam Instagram resminya @bahlillahadalia, Minggu (10/11/2024).

    Dikatakan Bahlil, Indonesia berencana belajar dari keberhasilan China dalam pengentasan kemiskinan dan mengirim lebih banyak pelajar untuk studi di China dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta membentuk generasi muda Indonesia yang siap menghadapi tantangan global.

    Sementara itu, Presiden Prabowo mengatakan pertemuan ini sangat penting dan melambangkan hubungan persahabatan yang erat antara Indonesia dan China. Menurutnya, Indonesia dan China perlu mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan peningkatan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti pendidikan dan ekonomi.

    Dalam bidang pendidikan, Prabowo berharap adanya peningkatan besar dalam pertukaran pelajar, baik pelajar Indonesia ke China maupun sebaliknya.

    Li Qiang juga menyampaikan harapan yang sama agar China dan Indonesia dapat meneruskan persahabatan dan saling memberikan dukungan yang kuat untuk bekerja sama.

  • Bahlil Ungkap Prabowo Gandeng Pengusaha China Boyong Rp 156 T ke RI

    Bahlil Ungkap Prabowo Gandeng Pengusaha China Boyong Rp 156 T ke RI

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang. Pertemuan itu disebut menghasilkan kontrak bisnis lebih dari US$ 10 miliar atau Rp 156,19 triliun (kurs Rp 15.619).

    Bahlil mengharapkan kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan sektor industri di Indonesia.

    “Bapak Presiden @prabowo dan Perdana Menteri Li Qiang bertemu di Beijing untuk menekankan pentingnya memperkuat kemitraan Indonesia-Tiongkok. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan kontrak bisnis bernilai lebih dari US$ 10 miliar antara perusahaan kedua negara, yang diharapkan mendorong pertumbuhan sektor industri di Indonesia,” kata Bahlil dalam unggahan di Instagram resminya, Minggu (10/11/2024).

    Selain aspek ekonomi, Prabowo juga menyampaikan minat Indonesia untuk belajar dari pengalaman Tiongkok dalam memberantas kemiskinan.

    Sedangkan di bidang pendidikan, Prabowo menyatakan keinginan Indonesia untuk mengirim lebih banyak pelajar ke institusi pendidikan tinggi di Tiongkok. Hal ini bertujuan untuk membangun generasi muda yang terdidik dan mampu menghadapi tantangan global.

    “Indonesia berencana belajar dari keberhasilan Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan dan mengirim lebih banyak pelajar untuk studi di Tiongkok, guna meningkatkan kualitas SDM dan membentuk generasi muda Indonesia yang siap menghadapi tantangan global,” ucapnya.

    Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok, yang akan merayakan peringatan 75 tahun pada tahun 2025. Di tengah tantangan global, pertemuan ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk terus mempererat kerja sama dan membangun masa depan bersama yang lebih sejahtera.

    Selain Bahlil, turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Pertahanan Doni Hermawan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, serta Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali.

    Lihat juga Video Xi Jinping ke Prabowo: Bilateral Kita Memiliki Pengaruh Global yang Besar

    (aid/rrd)

  • 10 Fakta Menarik Presiden Prabowo Subianto Bertemu Xi Jinping, Hubungan Indonesia-China Makin Mesra

    10 Fakta Menarik Presiden Prabowo Subianto Bertemu Xi Jinping, Hubungan Indonesia-China Makin Mesra

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden China Xi Jinping di Great Hall of The People atau Balai Besar Rakyat, Beijing, Sabtu (9/11/2024). Prabowo yang disambut dengan upacara kenegaraan membahas program kerja sama bilateral dengan Jinping, bagian upaya perkuat hubungan Indonesia-China.

    Presiden Prabowo bertemu Jinping didampingi sejumlah menteri, wakil menteri dan kepala staf TNI. Prabowo turut memperkenalkan delegasi Indonesia ke Jinping sebelum melakukan pembahasan dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berbagai kerja sama kedua negara.

    Berikut fakta-fakta Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden China Xi Jinping :

    Kunjungan luar negeri pertama Prabowo
    China adalah negara pertama dikunjungi Prabowo dalam lawatannya ke setelah resmi jadi presiden RI. Tujuannya untuk mempererat hubungan RI dengan China sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

    Sambutan hangat Jinping
    Presiden Prabowo dapat sambutan hangat Xi Jinping. China menggelar upacara khusus kenegaraan dan karpet merah menyambut presiden ke 8 RI itu.

    Begitu tiba di Great Hall of the People, Beijing, Prabowo berjalan menuju North Hall diiringi pasukan jajar kehormatan (guard of honor) yang berjaga di sepanjang karpet merah. Jinping kemudian menyambut Prabowo dengan hangat. Keduanya berjabat tangan erat dan foto bersama. Pertemuan berlangsung akrab.

    Perkenalkan delegasi
    Sebelum upacara dimulai, Jinping memperkenalkan memperkenalkan delegasi Tiongkok ke Prabowo. Begitu juga Prabowo turut memperkenalkan delagasinya ke Jinping.

    Delegasi Indonesia yang hadir mendampingi Prabowo adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Perkasa Roeslani, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

    Kemudian Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal M Tonny Harjono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar untuk China Djauhari Oratmangun.

    Prabowo disambut putra-putri China
    Usai memperkenalkan delegasi masing-masing, upacara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara. Prabowo melakukan hormat saat lagu Indonesia Raya berkumandang.

    Jinping dan Prabowo kemudian menginspeksi jajaran pasukan kehormatan dengan berjalan berdampingan. Sejumlah putra-putri China menyambut Prabowo dan Xi Jinping sambil membawa bunga serta bendera Indonesia dan bendera Tiongkok. Mereka juga menyerukan ucapan selamat datang saat Presiden Prabowo.

    Setelah itu, Prabowo dan Jinping mengadakan pertemuan bilateral dengan pembahasan resmi untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan China, kemudian jamuan makan siang.

    Xi Jinping puji transisi pemerintah RI
    Pada pertemuan itu, Xi Jinping memuji transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi ke Presiden Prabowo Subianto dan menyatakan ingin bekerja sama dalam masa pemerintahan Prabowo.

    Sementara Prabowo menyatakan rasa hormat ke Jinping karena telah menerima kedatangannya, baik sebelum maupun setelah dilantik sebagai presiden.

    Selesai pertemuan, kedua pemimpin negara menyaksikan para menteri melakukan penandatanganan dan pertukaran nota kesepahaman kerja sama kedua negara.

    Tujuh MoU ditandatangani
    China dan Indonesia menandatangani MoU kerja sama berbagai sektor mulai dari ekonomi kelautan hingga sumber daya mineral, dengan perincian sebagai berikut:

    Protokol persyaratan fitosanitari untuk ekspor buah kelapa segar dari Indonesia ke Tiongkok.Pedoman kerja teknis untuk mendukung perikanan tangkap yang berkelanjutan.Nota kesepahaman mengenai penguatan kerja sama ekonomi biru.Nota kesepahaman mengenai kerja sama sumber daya mineral.Nota kesepahaman mengenai kerja sama mineral hijau.Nota kesepahaman mengenai kerja sama di bidang sumber daya air.Nota kesepahaman mengenai kerja sama penilaian kesesuaian.

    Komitmen pererat hubungan RI-China
    Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen Indonesia mempererat hubungan dengan China melalui penandatanganan MoU tersebut. 

    “Sekali lagi, Presiden Xi dan para pemimpin yang terhormat, saya ingin menegaskan kembali komitmen kami untuk mempererat hubungan ini dan bekerja sama demi kepentingan bersama kedua negara, serta untuk kemakmuran, perdamaian, dan stabilitas di seluruh kawasan Asia. Itulah komitmen saya,” kata Prabowo.

    China dukung makan bergizi gratis
    Pemerintahan China mendukung program makan bergizi gratis pemerintahan Prabowo Subianto dengan menyepakati pendanaan “Food Supplementaion and School Feeding Programme in Indonesia”.

    Kesepakatan itu dibacakan dalam penandatangan MoU antara pemerintah Indonesia dan China yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping.

  • Xi Jinping Tegaskan Dukungan ke Presiden Prabowo, Sepakati Pendanaan Program Makan Bergizi Gratis

    Xi Jinping Tegaskan Dukungan ke Presiden Prabowo, Sepakati Pendanaan Program Makan Bergizi Gratis

    Beijing, Beritasatu.com – Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Balai Besar Rakyat Beijing pada Sabtu (9/11/2024), Presiden Xi Jinping menegaskan komitmen penuh pemerintah China untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesepakatan pendanaan untuk program “Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia”, yang bertujuan mendukung program makan bergizi gratis di Indonesia.

    “China dengan tegas mendukung Bapak Presiden dan percaya bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang kuat, Indonesia akan terus berpegang pada jalur pembangunan mandiri,” ujar Xi Jinping dalam pertemuan tersebut.

    Presiden China juga menegaskan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo akan terus memimpin Indonesia menuju kemakmuran dan modernisasi nasional.

    Xi mengapresiasi transisi pemerintahan Indonesia yang berjalan lancar dan membuka babak baru dalam pembangunan negara. Ia juga menyebutkan bahwa kunjungan kenegaraan pertama Prabowo ke China mencerminkan betapa pentingnya hubungan kedua negara.

    “Setelah pelantikan resmi, Anda melakukan kunjungan kenegaraan pertama ke China, memenuhi janji untuk datang ke Beijing,” ungkap Xi.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan China adalah dua negara berkembang utama dengan ekonomi besar yang saling mendukung dalam upaya memperjuangkan pembangunan nasional.

    “Kedua negara selalu memahami dan mendukung satu sama lain,” katanya.

    Pertemuan ini menghasilkan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pemerintah Indonesia dan China, yang disaksikan langsung oleh kedua presiden. Selain pendanaan untuk program makan bergizi gratis, MoU tersebut mencakup tujuh area kerja sama lainnya.

    Ketujuh kerja sama itu, yakni, protokol persyaratan fitosanitari untuk ekspor buah kelapa segar dari Indonesia ke China, pedoman kerja sama teknis untuk mempromosikan perikanan tangkap berkelanjutan, kerja sama ekonomi biru, kerja sama dalam pengelolaan sumber daya alam mineral hijau dan sumber daya air, kerja sama penilaian kesesuaian untuk standar mutu, dan penguatan kerja sama keamanan maritim.

    MoU ini ditandatangani oleh sejumlah menteri Indonesia, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

    Dalam pertemuah Presiden Prabowo dan Xi Jinping, kedua negara juga menyepakati Memorandum of Contract (MoC) mengenai keamanan maritim, yang diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara Indonesia dan China dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan.

  • Isu Politik Terkini: Kunjungan Presiden Prabowo ke China hingga Elektabilitas Bobby Nasution Ungguli Edy Rahmayadi

    Isu Politik Terkini: Kunjungan Presiden Prabowo ke China hingga Elektabilitas Bobby Nasution Ungguli Edy Rahmayadi

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengawali kunjungan kenegaraannya ke luar negeri dengan menyambangi China dan bertemu Presiden Xi Jinping. Berita kunjungan kenegaraan Prabowo ini menjadi isu politik yang hangat diperbincangkan pembaca Beritasatu.com.

    Dari politik dalam negeri, dinamika Pilkada 2024 semakin memanas menjelang hari pemungutan suara. Pada Pilgub Sumut 2024, elektabilitas Bobby Nasution mengungguli Edy Rahmayadi yang merupakan gubernur Sumatera Utara 2018-2023. Sementara itu, Pramono Anung mendengarkan keluhan warga Jakarta terkait KJP hingga ijazah yang ditahan karena utang.

    Berita politik lainnya yang menjadi perbincangan, yakni terkait Gibran yang menjadi pelaksana tugas presiden selama 16 hari, juga Prabowo yang membubarkan satgas UU Cipta Kerja. Berikut isu politik terkini Beritasatu.com.

    1. Prabowo: Indonesia Ingin Belajar dari China Cara Pengentasan Kemiskinan
    Presiden Prabowo Subianto menyatakan keinginan Indonesia untuk belajar dari China bagaimana melakukan modernisasi hingga dapat mengentaskan kemiskinan. Itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri China Li Qiang di Balai Besar Rakyat, Beijing, Sabtu (9/11/2024).

    Selain bertemu PM Li Qiang, Presiden Prabowo juga berjumpa dengan Presiden Xi Jinping dan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China (NPC) Zhao Leji.

    Dalam kunjungan kenegaraan itu, Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah menteri seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Perkasa Roeslani, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

    2. Demi Efisiensi Pemerintahan, Presiden Prabowo Bubarkan Satgas UU Cipta Kerja
    Presiden Prabowo Subionto resmi membubarkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) yang dibentuk oleh pendahulunya, Presiden Jokowi. Pembubaran itu untuk efesiensi pelaksanaan urusan pemerintahan.

    Prabowo sudah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 Tahun 2024 tentang Pembubaran Satuan Tugas Percepatan Sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

    3. Presiden Prabowo Tugaskan Gibran Jadi Pelaksana Tugas Presiden Selama 16 Hari
    Presiden Prabowo Subianto memberikan penugasan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi pelaksana tugas (plt) presiden. Penugasan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 31 Tahun 2024 tentang Penugasan Wakil Presiden (Wapres) Melaksanakan Tugas Presiden.

    Dalam Keppres dijelaskan penugasan Wapres Gibran sebagai pelaksana tugas presiden sehubungan dengan posisi Presiden Prabowo yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara sejak 8-23 November 2024.

    4. Sapa Warga Pejaten Timur, Pramono Terima Curhatan Soal KJP hingga Ijazah Ditahan karena Utang
    Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung Wibowo menyapa warga di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Sabtu (9/11/2024). Saat tiba di lokasi, politisi PDIP dicurhati soal Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga permasalah ijazah ditahan karena utang.

    Warga mengeluh program KJP yang tidak tepat sasaran. Begitu pula layanan kesehatan, utamanya bagi golongan warga lanjut usia (lansia).

    Ia mengungkap keluhan mengenai dua hal itu umum disampaikan saat menyapa warga di penjuru Jakarta. Selain itu ada pula permasalahan ijazah warga yang ditahan sebagai jaminan kredit usaha ringan.

    5. Elektabilitas Unggul dari Edy Rahmayadi, Bobby Nasution: Masyarakat Lihat Program dan Sosok
    Calon gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby Nasution menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut elektabilitas pasangan Bobby-Surya mengungguli pesaingnya Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala dalam Pilkada Sumut 2024.

    Bobby mengatakan jika hasil survei Pilgub Sumut 2024 tersebut merupakan representasi keinginan masyarakat Sumatera Utara. Dari hasil simulasi survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Bobby-Surya mencapai 50,6%, sedangkan pesaingnya Edy-Hasan hanya 24,5%.

    Hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia, Jumat (8/11/2024) itu juga menunjukkan mayoritas pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)–pengusung pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri– memilih Bobby Nasution-Surya. Pemilih PDIP di Sumatera Utara yang memilih pasangan Bobby-Surya sebesar 59,6%, sedangkan pemilih PDIP yang memilih Edy Rahmayadi-Hasan Basri hanya 33,8%.