Tag: Bahlil Lahadalia

  • Bahlil Bocorkan Kriteria Kendaraan Penerima Subsidi BBM

    Bahlil Bocorkan Kriteria Kendaraan Penerima Subsidi BBM

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM RI, Bahlil Lahadalia, memastikan subsidi energi khususnya untuk bahan bakar minyak (BBM) tak dicabut, melainkan diatur agar lebih tepat sasaran.

    Bahlil menjelaskan, subsidi BBM nantinya akan menggunakan skema blending atau kombinasi antara subsidi langsung kepada masyarakat melalui BLT dan subsudi barang atau komoditas.

    “Jadi, isunya saya ingin menyampaikan kepada teman-teman bahwa tetap subsidi itu (BBM) tidak dicabut. Tetap semuanya ada subsidi. Cuma, selama ini kan kita tahu, seperti beberapa hari saya sampaikan, bahwa subsidi ini ditengarai sebagian tidak tepat sasaran,” ujar Bahlil, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (28/11).

    “Kemudian, nanti Bapak Presiden insya Allah dengan kami akan mengumumkan, jadi skemanya ini kemungkinan besar itu blending. Blending antara ada subsidi barang dan sebagian subsidi BLT,” sambungnya.

    Kriteria penerima subsidi BBM. Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Meski belum ada detail pastinya, Bahlil membocorkan kriteria kendaraan seperti apa yang bisa merasakan subsidi BBM. Pastinya, kata dia, kendaraan pelat kuning atau transportasi umum yang bisa beli BBM subsidi.

    “Saya kasih bocoran, jangan tanya detail ya, detailnya nanti kita jelaskan di hari dan tanggal yang tepat. Salah satu di antaranya yang berhak menerima subsidi adalah kendaraan yang berpelat kuning, (seperti) angkot, transportasi umum,” tuturnya.

    Bahlil menegaskan, subsidi BBM untuk kendaraan pelat kuning bertujuan untuk menjaga tarif transportasi umum agar tak membebani masyarakat. Dia juga memastikan, angkutan barang berpelat hitam tak akan masuk kategori penerima subsidi tersebut.

    “Karena kita kan ingin memberikan ini kan kepada yang berhak. Nggak enak dong pelat hitam dapat ternyata yang diurus bukan angkutan umum, dia angkutan tambang dia, atau angkutan sawit dia, atau angkutan barang pabrik dia. Masa dikasih solar pakai, atau kasih minyak subsidi,” kata dia.

    (sfn/rgr)

  • BBM Subsidi Tak Menjangkau Ojol, Beban Driver Meningkat

    BBM Subsidi Tak Menjangkau Ojol, Beban Driver Meningkat

    Bisnis.com, JAKARTA – Pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) merasa cemas akan memikul beban yang lebih berat seiring dengan rencana pemerintah yang akan membatasi akses bahan bakar minyak (BBM) subsidi. 

    Diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal bahwa ojek online atau ojol tak akan diperbolehkan menggunakan BBM subsidi, seiring skema penyaluran BBM subsidi baru yang bakal dilakukan secara kombinasi atau blending. 

    Ojol yang selama ini berpelat hitam tidak masuk kriteria transportasi umum. Bahlil menjelaskan ojol itu merupakan usaha. Dia menyebut ada pengusaha yang memiliki sejumlah unit kendaraan bermotor dan menyewakannya kepada masyarakat untuk menjadi ojol.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia mengatakan bahwa pengemudi ojek daring selama ini berpenghasilan rendah. Dengan penghasilan yang tidak terlalu besar itu, mereka harus menyetorkan uang kepada perusahaan aplikasi karena menggunakan jasa aplikasi.  

    Dia menilai rencana pembatasan BBM Subsidi akan membuat nasib driver makin sulit. Garda mengancam akan melakukan demo besar-besaran jika pemerintah tidak membatalkan rencana pembatasan BBM subsidi bagi mitra driver. 

    “Bahlil harus lihat di lapangan, jangankan untuk membeli bensin nonsubsidi, terkadang untuk mengisi bensin subsidi saja ojol ini harus menukar dengan rasa lapar di jalanan agar sepeda motornya tetap bisa beroperasi, Garda menilai hal yang tidak populer yang dinyatakan oleh Bahlil akan menyusahkan semua pihak,” kata Igun kepada Bisnis, Kamis (28/11/2024). 

    Driver ojol menunggu penumpangPerbesar

    Dia meminta agar Bahlil membatalkan rencana mencabut subsidi BBM bagi pengemudi ojol. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka pengemudi ojek online akan turun ke jalan. 

    “Pastinya akan terjadi gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran di seluruh Indonesia untuk memprotes keputusan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini,” kata Igun.

    Senada, Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati menentang rencana ojol dilarang menggunakan BBM bersubsidi.  Hal ini akan makin memberatkan tidak hanya ojol, tetapi juga pekerja platform lainnya seperti taksi online dan kurir. 

    Dia menuturkan para driver mengeluarkan banyak biaya untuk membeli BBM per harinya. Biaya tersebut berisiko membengkak jika mereka dilarang membeli BBM Subsidi. 

    “Untuk ojol dan kurir rata-rata kami menghabiskan Rp30.000 – Rp40.000. Sementara taksi online hingga Rp150.000. Dan untuk pendapatan bersihnya kami rata-rata hanya mendapatkan Rp50.000- Rp100.000, baik roda 2 maupun roda 4,” kata Lily. 

    Dia menuturkan kecilnya pendapatan tersebut diakibatkan hubungan kemitraan yang memperbudak para pengemudi. Para pengemudi merasa tidak diakui sebagai pekerja tetap, sehingga tidak mendapatkan pemasukan yang tetap setiap bulannya. 

    Demo OjolPerbesar

    Platform mengelak untuk memberi upah minimum layak setiap bulannya kepada driver. Tidak hanya itu, driver juga tidak mendapatkan hak-hak layaknya sebagai pekerja tetap layaknya yang diatur dalam UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan.

    “Untuk itu kami menolak subsidi BBM dicabut karena akan berdampak pada naiknya harga-harga dan otomatis akan mengurangkan orang memilih untuk menggunakan jasa kami,” kata Lily. 

    Lily juga mengatakan persoalannya bukan terkait kepemilikan kendaraan sehingga mitra driver tidak diperbolehkan mendapat BBM subsidi, tetapi perihal keharusan pemerintah membuat regulasi yang berpihak dalam memberikan kepastian pendapatan dan pekerjaan bagi ojek online, taksi, dan kurir. 

    “Untuk itu kami juga menuntut segera diterbitkan Permenaker yang melindungi pekerja platform dan revisi UU Ketenagakerjaan dengan mengakui kami sebagai pekerja tetap,” kata Lily. 

  • Golkar Optimistis Menangi 60 Persen Pilkada 2024

    Golkar Optimistis Menangi 60 Persen Pilkada 2024

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham mengatakan pihaknya optimistis bisa memenangi 60 persen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dari seluruh daerah provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Target tersebut, kata Idrus, untuk mempertahankan kemenangan Partai Golkar di periode sebelumnya.

    “Kita sangat berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung dan memberikan doa bahwa Golkar akan menang sesuai dengan target partai yaitu 60 persen,” ujar Idrus di Jakarta, Rabu (27/11/2024).

    Idrus mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sudah membentuk posko pemantauan yang terdiri dari sejumlah pokja (kelompok kerja) pemenangan untuk memastikan pihaknya mencapai target kemenangan 60 persen. 

    Selain itu, kata Idrus, posko tersebut akan memonitor proses pilkada, khususnya mengantisipasi apabila nantinya menyisakan masalah hukum. Posko itu bakal langsung memberikan bantuan hukum jika ada laporan-laporan.

    “Pengawalan untuk memastikan kemenangan 60 persen sesuai arahan ketua umum itu sudah dilakukan, dan dalam rangka untuk mengawal kemenangan, itu sudah keluar SK Ketua Umum membentuk Posko, itu ya pokja-pokja ini,” tandas Idrus.

    Sementara itu, Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar Syahmud Basrin Ngabalin mengatakan bahwa posko pemantauan tersebut berada di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta. 

    “Walaupun dengan kondisi partai yang kita juga meyakini bahwa hari ini mengalami dinamika yang luar biasa, tetapi kesiapan kita ini kita sudah lakukan,” tandas Syahmud.

    Dia menilai pemantauan dalam pilkada tidak akan terlalu rumit jika dibandingkan dengan pilpres. Pasalnya, kata dia, yang akan dipantau hanya jumlah kemenangan dari setiap daerah di Indonesia. 

    Selain itu, dia mengatakan bahwa Partai Golkar sudah memiliki pengalaman pada Pilkada 2020, dengan meraih kemenangan sebesar 61,1 persen. Angka tersebut, kata dia, melebihi target partai yang pada saat itu juga menargetkan kemenangan 60 persen.

    “Hanya satu saja untuk Jakarta saja yang harus 50 persen plus 1, kalau yang lain siapa suara terbanyak maka dia pasti pemenang, dan insyaallah situasi politik Pilkada 2024 ini akan berjalan secara baik,” pungkas Syahmud.

  • Ketua Umum Golkar yakin hasil Pilkada Jakarta sama seperti pilpres

    Ketua Umum Golkar yakin hasil Pilkada Jakarta sama seperti pilpres

    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia setelah mencoblos di TPS 003 Duren Tiga, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

    Ketua Umum Golkar yakin hasil Pilkada Jakarta sama seperti pilpres
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Rabu, 27 November 2024 – 11:05 WIB

    Elshinta.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meyakini hasil Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2024 akan sama seperti hasil pemilihan presiden dan wakil presiden yang dimenangkan koalisi partainya.

    Bahlil optimistis bahwa pasangan calon yang diusung koalisi partainya pada Pilkada Jakarta, yakni Ridwan Kamil dan Suswono, akan menang. 

    “Hari ini perasaan saya kok kayak di pilpres gitu. Di pilpres juga hati saya kayak begini. Insyaallah deh hasilnya akan sama dengan pilpres,” kata Bahlil di Jakarta, Rabu.

    Dia pun merasa tak memiliki beban apa pun setelah menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) yang berlokasi di dekat kediamannya.

    Menurut dia, Ridwan Kamil merupakan salah satu ketua di partai berlambang pohon beringin itu sehingga Partai Golkar berkewajiban untuk memenangkan Ridwan Kamil menjadi Gubernur Jakarta periode 2024–2029.

    “Setelah ini kita lihat, ikuti perkembangan, mungkin sore hari kami akan melakukan koordinasi untuk bagaimana menyikapi hasilnya,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.

    Bahlil didampingi calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil saat mencoblos di TPS 003 yang berada di dekat kediamannya, Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta.

    Bahlil terdaftar dengan nomor 64 di TPS 003, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Di TPS tersebut, ada sejumlah 478 orang yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT).

    Usai mendampingi ketua umum Partai Golkar, Ridwan Kamil langsung berangkat ke Bandung, Jawa Barat. Dia mengaku akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Jabar karena masih tercatat sebagai warga yang berdomisili di Bandung.

    Sumber : Antara

  • Ridwan Kamil Yakin Menang Pilkada Jakarta Satu Putaran: Nanti Kita Buktikan!

    Ridwan Kamil Yakin Menang Pilkada Jakarta Satu Putaran: Nanti Kita Buktikan!

    Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono diketahui sama-sama tidak bisa mengikuti proses pemungutan suara di Jakarta, mereka berdua sama-sama terkendala domisili.

    Ridwan Kamil menggunakan hak pilih untuk Pilgub Jabar dan Pilwakot Bandung di TPS Rancabentang, Kota Bandung. Ia mencoblos bersama istrinya, Atalia Praratya.

    Ridwan Kamil mengaku tak punya cukup waktu untuk mengurus perpindahan domisili.

    “Saya sampaikan apa adanya. Di waktu yang mempet hanya 2 bulan, kami tidak punya domisili (Jakarta). Syarat mendapatkan KTP kan harus ada domisili. Sementara kami masih nomadenlah, ya,” kata dia.

    Meski demikian, ia mengklaim pihaknya tidak melanggar aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan tidak mengurangi komitmen pasangan RIDO untuk membangun Jakarta.

    “Tidak ada satupun yang dilanggar. Aturan KPU kan membolehkan pasangan itu menitipkan pemungutan suaranya sesuai domisilinyan” katanya.

    “Jadi kalau mau diketawakan silakan. Yang penting buat kita tetap ikhlas menjalankan semangat untuk membangun demokrasi dengan aturan yang tidak satupun kita langgar,” imbuh Ridwan Kamil.

    Sebelum ke Bandung, Ridwan Kamil mendampingi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yang menggunakan hak pilihnya di Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan.

    “Saya kira karena saya datang dari partai Golkar, pak Suswono datang dari PKS, maka tentu saya menyampaikan terima kasih kepada Ketum Golkar yang telah mendukung dari jajarannya dan beliau pribadi. Jadi, saya hadir dulu di sana menyaksikan beliau mencoblos di TPS,” katanya.

     

  • Bahlil Beri Sinyal Ojol Tak Dapat BBM Subsidi

    Bahlil Beri Sinyal Ojol Tak Dapat BBM Subsidi

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal bahwa ojek online atau ojol tak akan diperbolehkan menggunakan BBM subsidi.

    Hal ini seiring skema penyaluran BBM subsidi baru yang bakal dilakukan secara kombinasi atau blending. Artinya, skema penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran akan berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) dan subsidi langsung pada barang. 

    Adapun salah satu penerima yang berhak mendapat subsidi BBM pada barang langsung adalah kendaraan berpelat kuning alias transportasi umum. Oleh karena itu, ojol yang selama ini berpelat hitam tidak masuk kriteria transportasi umum.

    Bahlil menjelaskan ojol itu merupakan usaha. Dia menyebut ada pengusaha yang memiliki sejumlah unit kendaraan bermotor dan menyewakannya kepada masyarakat untuk menjadi ojol.

    Dengan fakta tersebut, maka kendaraan untuk usaha sejatinya tak berhak menenggak BBM subsidi.

    “Mungkin juga ada teman-teman saya yang punya motor, habis itu diambillah saudara-saudaranya dari daerah, datang [dipekerjakan] bawa ojek,” jelas Bahlil di kediamannya di Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).

    “Masa yang kayak gini disubsidi? Tetapi kita hitung, yang jelas [subsidi dilakukan secara] bijaksana,” imbuhnya.

    Kendati demikian, Bahlil menyebut sebagian driver ojol bisa saja mendapat BLT jika yang bersangkutan memenuhi kriteria.

    Menurutnya, khusus kriteria penerima BLT nanti akan diambil dari data masyarakat kurang mampu milik Kementerian Sosial, PT Pertamina (Persero), Kemenko Ekonomi, hingga Kemenko Pembangunan Manusia.

    Selanjutnya, data-data tersebut akan dikonsolidasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

    “Jadi selama ini kan kita tidak pernah satu data nih. Nah, kali ini Pak Presiden Prabowo memerintahkan harus satu data terkait dengan saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Maka, BPS yang ditunjuk sebagai komandan dalam rangka penyeragaman data,” tutur Bhalil.

    Ketua umum Golkar itu pun mengaku bakal segera bertemu Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membicarakan hal ini. Dia ingin mendorong agar BLT untuk BBM subsidi bisa berjalan dulu.

    Dengan begitu, kata Bahlil, masyarakat kurang mampu ekonominya bisa terjaga. Sebab, harga BBM subsidi untuk masyarakat mampu kemungkinan naik.

    “Ini bagian dari strategi agar saudara-saudara kita begitu terjadi pergeseran subsidi, ini kan subsidi-nya tidak dicabut. Ini kan cuma bergeser saja. Angkanya, volumenya semua sama. Supaya apa? Ada keadilan,” ucapnya.

  • Golkar optimis menangkan Pilkada 60 persen dari seluruh daerah

    Golkar optimis menangkan Pilkada 60 persen dari seluruh daerah

    “Kita sangat berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung dan memberikan doa bahwa Golkar akan menang sesuai dengan target partai yaitu 60 persen,”

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham optimistis partai berlambang pohon beringin itu bisa memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sebanyak 60 persen dari seluruh daerah provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia.

    Dia mengatakan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia juga berupaya memastikan target kemenangan itu dengan membentuk posko pemantauan yang terdiri dari pokja-pokja (kelompok kerja) pemenangan. Menurut dia, target itu harus tercapai demi mempertahankan kemenangan atas Pilkada periode lalu.

    “Kita sangat berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung dan memberikan doa bahwa Golkar akan menang sesuai dengan target partai yaitu 60 persen,” kata Idrus di Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, posko yang telah terbentuk itu memonitor proses Pilkada, khususnya mengantisipasi apabila nantinya menyisakan masalah hukum. Posko itu bakal langsung memberikan bantuan hukum jika ada laporan-laporan.

    “Jadi keberisikan politik yang dilakukan itu dalam rangka untuk memberitahu orang bahwa Golkar ini siap menghadapi segala situasi yang ada,” kata dia.

    Sementara itu, Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar Syahmud Basri Ngabalin menjelaskan bahwa posko pemantauan itu berlokasi di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta. Menurut dia, pemantauan bakal dilakukan mulai sore hari untuk memastikan kemenangan dalam Pilkada bisa tercapai 60 persen.

    “Walaupun dengan kondisi partai yang kita juga meyakini bahwa hari ini mengalami dinamika yang luar biasa, tetapi kesiapan kita ini kita sudah lakukan,” kata Syahmud.

    Dia menilai bahwa pemantauan dalam Pilkada tidak akan terlalu rumit jika dibandingkan dengan Pilpres. Pasalnya, kata dia, yang akan dipantau hanya jumlah kemenangan dari setiap daerah di Indonesia.

    Selain itu, dia mengatakan bahwa Partai Golkar sudah memiliki pengalaman pada Pilkada Serentak 2020, dengan meraih kemenangan sebesar 61,1 persen. Angka tersebut, kata dia, melebihi target partai yang pada saat itu juga menargetkan kemenangan 60 persen.

    “Hanya satu saja untuk DKI Jakarta aja yang harus 50 persen plus 1, kalau yang lain siapa suara terbanyak maka dia pasti pemenang, dan Insya Allah situasi politik Pilkada ini akan berjalan secara baik,” kata dia.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2024

  • Bahlil Ungkap Skema Subsidi BBM Bakal Berbentuk Kombinasi BLT dan Langsung Khusus Transportasi Umum

    Bahlil Ungkap Skema Subsidi BBM Bakal Berbentuk Kombinasi BLT dan Langsung Khusus Transportasi Umum

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan skema penyaluran BBM subsidi akan dilakukan secara kombinasi atau blending.

    Artinya, skema penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran akan berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) dan subsidi langsung pada barang. Bahlil mengatakan pilihan subsidi ini sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan akan diumumkan lebih detil oleh sang kepala negara.

    “Kenapa ini kita lakukan? Agar di samping memang kita menggairahkan daya beli masyarakat, kita juga ingin memastikan bahwa yang menerima ini betul-betul tepat sasaran,” kata Bahlil di kediamannya di Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).

    Bahlil pun mengaku bakal segera bertemu Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membicarakan hal ini. Dia ingin mendorong agar BLT untuk BBM subsidi bisa berjalan dulu.

    Dengan begitu, kata Bahlil, masyarakat kurang mampu ekonominya bisa terjaga. Sebab, harga BBM subsidi saat untuk masyarakat mampu kemungkinan naik.

    “Ini bagian dari strategi agar saudara-saudara kita begitu terjadi pergeseran subsidi, ini kan subsidi-nya tidak dicabut. Ini kan cuma bergeser saja. Angkanya, volumenya semua sama.

    Supaya apa? Ada keadilan,” ucapnya.

    Sementara itu untuk subsidi barang langsung, nantinya akan dikhususkan salah satunya untuk kendaraan berpelat kuning atau kendaraan umum. Dengan kata lain, kendaraan di luar itu tidak diperkenankan menerima BBM subsidi.

    “Salah satu diantaranya adalah yang berhak menerima subsidi adalah kendaraan yang berpelat kuning. Angkot, transportasi umum, supaya apa? Harganya [tarif] transportasinya enggak boleh naik. Harga angkutannya enggak boleh naik,” tutur Bahlil.

    “Karena kita kan ingin memberikan ini kan kepada yang berhak. Nggak enak dong pelat hitam dapat ternyata yang diurus bukan angkutan umum, dia angkutan tambang dia, atau angkutan sawit dia, atau angkutan barang pabrik dia. Masa dikasih solar atau kasih minyak subsidi,” sambungnya.

  • Subsidi BBM Bakal Diubah Jadi Skema BLT, Ini Kriteria & Syarat Penerimanya

    Subsidi BBM Bakal Diubah Jadi Skema BLT, Ini Kriteria & Syarat Penerimanya

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membocorkan kriteria dan syarat penerima subsidi BBM yang bakal diubah menjadi berbentuk bantuan langsung tunai (BLT).

    Hal ini seiring skema penyaluran BBM subsidi baru akan dilakukan secara kombinasi atau blending. Artinya, skema penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran akan berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) dan subsidi langsung pada barang.

    Bahlil mengatakan pilihan subsidi ini sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan akan diumumkan lebih detil oleh sang kepala negara.

    Menurut Bahlil, khusus penerima BLT nanti akan diambil dari data masyarakat kurang mampu milik Kementerian Sosial, PT Pertamina (Persero), Kemenko Ekonomi, hingga Kemenko Pembangunan Manusia.

    Selanjutnya, data-data tersebut akan dikonsolidasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

    “Jadi selama ini kan kita tidak pernah satu data nih. Nah, kali ini Pak Presiden Prabowo memerintahkan harus satu data terkait dengan saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Maka, BPS yang ditunjuk sebagai komandan dalam rangka penyeragaman data,” kata Bhalil di kediamannya di Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).

    Ketua umum Golkar itu pun mengaku bakal segera bertemu Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membicarakan hal ini. Dia ingin mendorong agar BLT untuk BBM subsidi bisa berjalan dulu.

    Dengan begitu, kata Bahlil, masyarakat kurang mampu ekonominya bisa terjaga. Sebab, harga BBM subsidi untuk masyarakat mampu kemungkinan naik.

    “Ini bagian dari strategi agar saudara-saudara kita begitu terjadi pergeseran subsidi, ini kan subsidi-nya tidak dicabut. Ini kan cuma bergeser saja. Angkanya, volumenya semua sama. Supaya apa? Ada keadilan,” ucapnya.

    Sementara itu, khusus penerima subsidi pada barang langsung hanya akan menyasar kendaraan pelat kuning alias transportasi umum. Artinya, kendaraan di luar kriteria itu tidak akan diperbolehkan menenggak BBM subsidi.

    “Salah satu di antaranya adalah yang berhak menerima subsidi adalah kendaraan yang berpelat kuning. Angkot, transportasi umum, supaya apa? Harganya [tarif] transportasinya enggak boleh naik. Harga angkutannya enggak boleh naik,” tutur Bahlil.

  • Stok BBM Jelang Natal & Tahun Baru Dipastikan Aman

    Stok BBM Jelang Natal & Tahun Baru Dipastikan Aman

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dipastikan aman. Bahkan dia telah menerjukan tim untuk mengecek persediaan BBM selama Nataru.

    “Jadi, pertama, kita sekarang, karena kemarin baru rapat di internal kementerian ESDM. Kami sudah membentuk tim untuk mengecek seluruh persiapan terkait dengan Nataru, khususnya BBM,” kata Bahlil saat ditemui di kediamannya, Pancoran, Jakarta, Rabu (27/11/2024).

    Dia menjelaskan stok cadangan BBM saat ini juga masih dalam batas aman. Untuk itu, dia menilai saat Nataru nanti stok BBM dipastikan aman.

    “Dan insya Allah, posisi ketersediaan BBM kita, cadangan kita itu kan sebenarnya 21 hari dan sekarang, masih dalam range yang aman. Di angka, kurang lebih sekitar 17 sampai 21 hari,” terangnya.

    Lebih lanjut, dia juga memastikan distribusi BBM ke seluruh Indonesia merata saat Nataru. Tidak berhenti di situ, Bahlil juga menyiapkan pasokan BBM yang aman untuk petani dan nelayan.

    “Tidak hanya itu, kita juga sedang mempersiapkan ketersediaan BBM untuk nelayan dan pertanian kita. Jadi, di pom-pom bensin, di pertanian, di nelayan. Ini juga kita pastikan agar mereka jangan sampai kekurangan stok,” imbuh Bahlil.

    (kil/kil)