Tag: Bahlil Lahadalia

  • Produksi Batu Bara Dipangkas Jadi Sekitar 600 Juta Ton!

    Produksi Batu Bara Dipangkas Jadi Sekitar 600 Juta Ton!

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan produksi batu bara 2026 dipangkas. Ia bilang produksi batu bara 2026 akan diturunkan menjadi sekitar 600 juta ton.

    Sebagai informasi, total produksi batu bara pada 2025 mencapai 790 juta ton.

    “Saya rapatkan dengan Dirjen Minerba, kita akan melakukan revisi daripada RKAB. Jadi produksi kita akan turunkan,” katanya dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

    “Urusan RKAB Pak Dirjen Minerba lagi menghitung, yang jelas ya di sekitar 600 juta (Ton) lah sekitar itu kurang lebih lah. Bisa kurang, bisa lebih dikit,” tambahnya.

    Bahlil menjelaskan pemangkasan produksi dilakukan untuk menjaga keseimbangan suplai dan permintaan global serta menstabilkan harga.

    Pasalnya saat ini dari total perdagangan batu bara global yang berkisar 1,3 miliar ton per tahun. Sementara Indonesia sendiri menyuplai 514 juta ton atau setara kurang lebih sekitar 43%.

    “Akibatnya apa? Supply and demand itu tidak terjaga. Akhirnya harga batu barang turun. Supaya harga bagus dan tambang ini juga kita harus wariskan kepada anak cucu kita. Jadi jangan cara berpikir kita mengelola sumber daerah alam itu seolah-olah harus selesai semua sekarang. Bangsa ini harus berjalan terus, lingkungan kita harus jaga, aspek-aspek keadilan juga kita tetap harus jaga,” katanya.

    Tonton juga video “Purbaya Sindir Pajak Batu Bara: Saya Subsidi yang Kaya, Wajar Nggak?”

    (hrp/hns)

  • Realisasi Investasi ESDM Turun, Bahlil Bakal Panggil Bos PLN

    Realisasi Investasi ESDM Turun, Bahlil Bakal Panggil Bos PLN

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan realisasi investasi di sektor ESDM sepanjang 2025 mencapai US$ 31,7 miliar atau setara Rp 532,56 triliun (Kurs Rp 16.800).

    Bahlil menyampaikan realisasi tahun ini mengalami penurunan dibandingkan 2024 mencapai US$ 32,3 miliar. Penurunan ini terjadi di sektor kelistrikan Indonesia.

    Rinciannya, investasi tersebut berasal dari beberapa subsektor. Sektor minerba menyumbang US$ 6,7 miliar, migas US$ 18 miliar, ketenagalistrikan US$ 4,6 miliar, serta energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) US$ 2,4 miliar.

    “Investasi kita sejak 2025 total untuk investasi di sektor ESDM sebesar US$ 31,7 miliar. Dari Minerba US$ 6,7 miliar, Migas US$ 18 miliar Listrik US$ 4,6 miliar, EBTKE US$ 2,4 miliar. Pasti teman-teman tanya, dibandingkan dengan 2024 dan 2025, investasi ada terjadi koreksi. Dimana koreksinya? Di listrik,” ujar Bahlil dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026

    Atas kondisi penurunan di sektor kelistrikan tersebut, Bahlil ke depannya akan mendorong percepatan pembangunan pembangkit listrik yang telah disetujui dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

    Dalam waktu dekat, Bahlil akan menggelar rapat dengan PT PLN (Persero) untuk membahas langkah percepatan tersebut.

    “Nanti habis ini saya akan rapat dengan PLN. Kami akan mendorong percepatan untuk pembangunan, pembangkit-pembangkit baru yang sudah disetujui dalam RUPTL. ini saya lihat memang ada terjadi butuh effort dan kerja keras agar bisa tercapai,” terang Bahlil.

    Bahlil juga melaporkan capaian penyerapan tenaga kerja di sektor ESDM selama 2025. Tercatat, tenaga kerja langsung mencapai 871.574 orang.

    “Jadi, kami juga fokus sekalipun high teknologi, tapi kami juga fokus bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan sebagai bentuk dari tanggung jawab negara dalam memberikan ruang untuk bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan bagi anak-anak Republik Indonesia,” tuturnya

    Tonton juga video “Ratusan Personel PLN Dikerahkan Pulihkan RS dan Puskesmas di Aceh”

    (hrp/hns)

  • Bahlil Pastikan Ormas Keagamaan Tetap Bisa Kelola Tambang Meski Digugat di MK

    Bahlil Pastikan Ormas Keagamaan Tetap Bisa Kelola Tambang Meski Digugat di MK

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk organisasi masyarakat (ormas) keagamaan tetap diberikan meski tengah diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, pemerintah telah menerbitkan sejumlah aturan sebagai payung hukum pemberian IUP ke ormas keagamaan.

    Secara regulasi, terang Bahlil, pemerintah telah menerbitkan undang-undang, peraturan pemerintah (PP), hingga peraturan menteri (permen). Namun demikian, masih ada gugatan uji materi yang berproses di MK.

    “Sekarang ini kita masih JR di Mahkamah Konstitusi sekalipun undang-undangnya sudah ada, PP-nya sudah ada, Permen-nya sudah ada. Sampai sekarang kita lagi menghadapi ada judicial review di MK, kalau sudah selesai berarti kita clear, tetapi bukan berarti kita menunggu itu baru jalan, ini sudah bisa berjalan,” ungkap Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

    Bahlil mengungkapkan, izin tambang untuk Nahdlatul Ulama (NU) telah rampung sejak dirinya masih menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM. Sementara itu, pemberian izin kepada Muhammadiyah masih dalam tahap evaluasi oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM.

    “Kalau punya NU itu sudah selesai sejak saya masih di Kementerian Investasi. Nah, punya Muhammadiyah sekarang lagi di-exercise oleh Pak Dirjen Minerba, begitu pun yang lain-lainnya,” jelas Bahlil.

    Sebagai informasi, kebijakan ormas dapat mengelola tambang termaktub dalam Permen ESDM Nomor 18 Tahun 2025 tentang Peraturan Pelaksanaan PP nomor 39 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

    Aturan ini ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 14 November 2025 di Jakarta. Dalam aturan ini, ormas mendapatkan prioritas kelola tambang tertuang dalam Bagian Keempat Pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Mineral Logam dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Batubara dengan Cara Prioritas.

    Terkait dengan luas wilayah yang dapat dikelola oleh ormas keagamaan diatur dalam Pasal 28 ayat (1) huruf b di mana disebutkan luas wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) mineral logam paling luas 25.000 hektare. Untuk luasan WIUP batu bara yang bisa dikelola ormas paling luas yakni 15.000 hektare (ha).

    Tonton juga video “Bupati Balangan Lapor ke Gibran, Bantah Banjir Dipicu Tambang-Sawit”

    (ahi/ara)

  • Lifting Minyak Tembus 605 Ribu Barel/ Hari

    Lifting Minyak Tembus 605 Ribu Barel/ Hari

    Jakarta

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan capaian lifting minyak bumi 2025 mencapai 605,3 ribu barel per hari. Angka ini melampaui target dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 sebesar 605 ribu barel per hari.

    “Target kita di APBN itu 605 ribu barel per day, dan alhamdulillah taget kita hari ini itu mencapai 605,3 ribu atau sama dengan 100,05%. Alhamdulillah mencapai target bahkan melampaui sekalian ini sedikit,” ujar Bahlil dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamus (8/1/2026).

    Bahlil bilang, capaian lifting minyak ini merupakan hal pencapaian penting. Pasalnya dalam 10 tahun terakhir target lifting minyak APBN hampir selalu tak mencapai target.

    “Kalau kita melihat, target APBN kita sepuluh tahun terakhir itu tidak pernah tercapai. Pertama itu kenaikan lifting kita itu di 2008 kaena ada Banyu Urip kalau tidak salah, kemudian 2015-2016. Setelah itu tidak pernah terjadi lagi lifitig kita mencapai taget apnn. Alhamdulillah tahun ini tercapai,” katanya.

    Bahlil juga melaporkan lifting gas bumi tahun 2025 mencapai rata-rata 951,8 MBOEP.

    “Saya bersyukur kinerja dari SKk, Dirjen Migas dan tim kita bahwa sekalipun di awal tahun terjadi dinamika yang yinggi untuk ada keinginan impor kurang lebug 40 kargo LNG di awal tahun. Tapi berkat kerja keras kita semua di tahun 202t kita tidak impor gas. Jadi sebagian produksi kita pakai dalam negwri dan sisanya ekspor,” terang Bahlil.

    Tonton juga video “AS Ambil Alih Kelola 50 Juta Barel Minyak: Demi Rakyat Venezuela”

    (hrp/hns)

  • Pilkada Dipilih DPRD Jadi Polemik, Sultan HB X: Bukan Wewenang Saya
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        8 Januari 2026

    Pilkada Dipilih DPRD Jadi Polemik, Sultan HB X: Bukan Wewenang Saya Regional 8 Januari 2026

    Pilkada Dipilih DPRD Jadi Polemik, Sultan HB X: Bukan Wewenang Saya
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com –
    Sultan HB X menyerahkan polemik pilkada dipilih DPRD ke pemerintah pusat
    Wacana
    pemilihan kepala daerah
    (Pilkada) kembali dipilih oleh DPRD atau dilakukan secara tidak langsung kembali menuai polemik.
    Sejumlah partai politik menyatakan dukungan, sementara partai lain menolak wacana tersebut.
    Menanggapi hal itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa keputusan mengenai mekanisme Pilkada bukan merupakan kewenangannya.
    Ia menyampaikan bahwa kebijakan tersebut sepenuhnya menjadi ranah
    pemerintah pusat
    dan meminta masyarakat untuk menunggu keputusan resmi yang akan diambil.
    “Itukan bukan wewenangku itu kan wewenangnya pemerintah pusat ya kita tunggu aja (keputusan),” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
    Sebelumnya, wacana agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali disuarakan oleh Presiden Prabowo Subianto dan
    Partai Golkar
    .
    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan agar mekanisme pemilihan kepala daerah pada pemilu mendatang cukup dilakukan melalui DPRD.
    Usulan tersebut disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-61 Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025) malam.
    “Khusus menyangkut pilkada, setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil.
    Meski demikian, Bahlil menegaskan pentingnya pembahasan yang komprehensif sebelum kebijakan tersebut ditetapkan.
    “RUU ini harus melalui kajian yang mendalam,” ucap dia.
    Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait potensi uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK) meskipun regulasi tersebut telah melalui kajian mendalam.
    “Saya khawatir jangan sampai UU sudah jadi, sampai di MK, MK membuat yang lain, bahkan bisa mengubah, bahkan bisa membuat norma baru lagi,” kata Bahlil.
    Menanggapi usulan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan mempertimbangkannya. Menurutnya, pemilihan kepala daerah melalui DPRD dapat menjadi solusi agar proses politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan modal.
    “Jadi, saya sendiri condong, saya akan mengajak kekuatan politik, ayo marilah kita berani, berani memberi solusi kepada rakyat kita, demokratis tapi jangan buang-buang uang,” kata Prabowo.
    Prabowo menilai, karena DPRD telah dipilih langsung oleh rakyat, lembaga tersebut memiliki legitimasi untuk sekaligus memilih gubernur, bupati, dan wali kota.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 5
                    
                        Peta Dukungan Ide Pilkada via DPRD: 5 Partai di Parlemen Setuju, PDIP Menolak
                        Nasional

    5 Peta Dukungan Ide Pilkada via DPRD: 5 Partai di Parlemen Setuju, PDIP Menolak Nasional

    Peta Dukungan Ide Pilkada via DPRD: 5 Partai di Parlemen Setuju, PDIP Menolak
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ide pemilihan kepala daerah oleh DPRD semakin dinamis setelah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mengutarakan usulannya tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
    Di hadapan Prabowo pada peringatan HUT ke-61
    Golkar
    , Bahlil menyatakan bahwa pihaknya telah mengkaji dan mengusulkan agar
    kepala daerah
    dipilih oleh
    DPRD
    .
    “Khusus menyangkut
    pilkada
    , setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil dalam sambutannya di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025) malam.
    Bahlil menilai, pembahasan RUU bidang politik dapat dimulai tahun depan. Namun, ia mengingatkan agar pembahasan dilakukan secara komprehensif.
    “RUU ini harus melalui kajian yang mendalam,” ujar Bahlil.
    Kini, terdapat lima partai di parlemen yang menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut. Siapa saja partai tersebut? Berikut rangkumannya dari Kompas.com:
    Partai berlambang pohon beringin pimpinan Bahlil menjadi yang terdepan dalam mendukung pilkada melalui DPRD.
    Bahkan, usulan tersebut termaktub dalam hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar pada Desember 2025.
    “Adapun sepuluh pernyataan politik Rapimnas I Partai Golkar tahun 2025 di antaranya adalah Partai Golkar mengusulkan pilkada melalui DPRD sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan menitik beratkan pada keterlibatan dan partisipasi publik dalam proses pelaksanaannya,” demikian bunyi siaran pers Partai Golkar, Minggu (21/12/2025).
    Setelah Bahlil mengutarakan usulannya itu di hadapan Prabowo, Partai Gerindra pun menyampaikan dukungannya terhadap usulan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.
    Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono menyampaikan bahwa kepala daerah yang dipilih oleh DPRD akan lebih efisien dari sisi anggaran.
    Selain dari sisi anggaran, kepala daerah yang dipilih DPRD juga lebih efisien dalam penjaringan kandidat, mekanisme, anggaran, ongkos politik, hingga pemilihan terlaksana.
    “Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
    Dokumentasi Partai Gerindra Sugiono (tengah) usai resmi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru Partai Gerindra menggantikan Ahmad Muzani, Jumat (1/8/2025).
    Sugiono pun mencontohkan pada 2015, ketika dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pelaksanaan pilkada menyentuh hampir Rp 7 triliun.
    Angka tersebut meningkat pada 2024, di mana dana hibah dari APBD untuk pelaksanaan pilkada meningkat menjadi lebih dari Rp 37 triliun.
    Di samping itu, ia menyorot ongkos politik calon kepala daerah yang cenderung mahal dan kerap menjadi hambatan bagi sosok yang berkompeten.
    Oleh karena itu, Partai Gerindra dalam posisi mendukung usulan agar DPRD yang memilih gubernur, bupati, maupun wali kota.
    “Dari sisi efisiensi, baik itu proses, mekanisme, dan juga anggarannya kami mendukung rencana untuk melaksanakan
    pilkada lewat DPRD
    ,” ujar Sugiono.
    Sebelum menjadi perbincangan di akhir tahun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyatakan dukungan untuk pilkada lewat DPRD pada pertengahan 2025.
    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, kepala daerah semestinya ditunjuk oleh pemerintah pusat atau dipilih oleh DPRD di masing-masing daerah.
    “Saatnya
    pemilihan kepala daerah
    dilakukan evaluasi total, manfaat dan mudaratnya,” kata Cak Imin dalam acara Hari Lahir ke-27 PKB di JICC, Jakarta, 23 Juli 2025.
    “Kalau tidak ditunjuk oleh pusat, maksimal pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD-DPRD di seluruh tanah air,” sambungnya.
    Sementara itu, Fraksi Partai Nasdem DPR menilai pemilihan kepala daerah oleh DPRD masih sesuai konstitusi dan demokrasi.
    Oleh karena itu, Partai Nasdem menjadi salah satu yang mendukung usulan DPRD memilih kepala daerah.
    Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Viktor Laiskodat mengatakan, konstitusi Indonesia tidak menetapkan satu model tunggal dalam demokrasi elektoral di tingkat daerah.
    ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Ilustrasi pemungutan suara ulang (PSU).
    Sehingga mekanisme gubernur, bupati, dan wali kota dipilih DPRD dapat dipandang sebagai bentuk demokrasi perwakilan yang sah dan konstitusional.
    “Konstitusi kita tidak mengunci demokrasi pada satu model. Pilkada melalui DPRD memiliki dasar konstitusional yang sah dan tetap berada dalam koridor demokrasi,” ujar Viktor dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
    Perubahan mekanisme pilkada dinilai tidak bertujuan melemahkan demokrasi, melainkan untuk memastikan proses demokrasi tetap berlangsung secara sehat dan tidak sekadar menjadi agenda rutin setiap lima tahun.
    Fraksi Partai Nasdem memandang, demokrasi tidak seharusnya dipahami hanya sebagai prosedur pencoblosan, melainkan sebagai sarana untuk menghadirkan kepemimpinan daerah yang berintegritas, efektif, serta mampu merespons aspirasi masyarakat.
    “Demokrasi yang hidup adalah demokrasi yang mampu beradaptasi, memperbaiki diri, dan tetap menjamin keterwakilan rakyat. Selama prinsip partisipasi, akuntabilitas, dan kontrol publik dijaga, demokrasi tidak sedang dimatikan, tetapi justru diperkuat,” ujar Viktor.
    Terbaru, Partai Demokrat menyatakan dukungannya terhadap usulan
    kepala daerah dipilih DPRD
    .
    Padahal pada masa lalu, sistem pemilihan itu digagalkan oleh Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
    Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, partainya berada pada barisan yang sama dengan Presiden Prabowo dalam menyikapi wacana tersebut.
    Posisi Partai Demokrat, kata Herman, didasarkan pada ketentuan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang memberikan kewenangan kepada negara, untuk mengatur mekanisme pemilihan kepala daerah melalui undang-undang.
    “Karena itu, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD merupakan pilihan yang sah dalam sistem demokrasi Indonesia,” kata Herman dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).
    “Demokrat berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi sistem pemilihan kepala daerah,” sambungnya.
    Di antara delapan partai politik yang duduk di parlemen, sejauh ini baru Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (
    PDIP
    ) yang terang-terangan menolak gagasan pilkada melalui DPRD.
    Bahkan, PDI-P mengakui adanya ajakan dan pembicaraan dari partai-partai koalisi pemerintah agar mendukung wacana pilkada melalui DPRD.
    Namun, PDI-P menegaskan sikap partai tidak berubah dan tetap menolak pilkada tidak langsung.
    Ketua DPP PDI-P Deddy Sitorus mengatakan, komunikasi informal sudah terjadi, meski belum masuk tahap lobi resmi atau pembahasan formal.
    “Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah. Tapi kan memang belum ada jadwal resmi kapan dimulai pembahasan,” ujar Deddy, Rabu (7/1/2025).
    “Dan, sikap kita kan sudah tegas dari awal, kita enggak akan berubah. Bahwa itu adalah hak rakyat yang tidak bisa diwakilkan pada segelintir orang di DPRD,” sambungnya menegaskan.
    PDI-P Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    Secara matematis posisi PDI-P di DPR memang minoritas, karena partai-partai lain seperti Golkar, PAN, PKB, Gerindra sudah menyatakan sikap dukungan.
    Kendati demikian, Deddy menilai dinamika politik tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi di parlemen. Dia meyakini suara masyarakat dan kelompok yang tidak terwakili di legislatif tetap akan berpengaruh.
    “Tapi kan pasti akan ada dinamika, pasti akan ada suara-suara masyarakat, suara kelompok lain yang tidak terwakilkan di legislatif,” ujar Deddy.
    Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan dua partai di parlemen yang belum mengambil sikap tegas terkait usulan tersebut.
    Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid mengatakan bahwa partainya masih mencari sistem terbaik terkait pemilihan kepala daerah (pilkada).
    Oleh karena itu, PKS masih melakukan kajian terkait usulan kepala daerah dipilih oleh DPRD, bukan lagi oleh rakyat lewat pilkada langsung.
    “Kami sedang mengkajinya mana yang terbaik buat masyarakat dan masa depan demokrasi kita,” ujar Kholid kepada Kompas.com, Senin (29/12/2025).
    PKS, kata Kholid, terlebih dahulu akan mendiskusikan usulan tersebut dengan partai-partai yang berada dalam koalisi.
    Selain itu, masyarakat, pakar, tokoh bangsa, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga kampus akan didengarkan PKS dalam proses kajian tersebut.
    “Kita juga ingin dengarkan masukan dari para ahli, dari masyarakat sipil, ormas, kampus, dan tokoh-tokoh bangsa,” ujar Kholid.
    KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN Sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih mengikuti kirab ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk dilantik pada, Kamis (20/2/2025). Presiden Prabowo Subianto melantik serentak 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024.
    Sedangkan Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menilai, usul kepala daerah dipilih DPRD layak dipertimbangkan.
    Ia politik uang atau money politics dan politik dinasti justru semakin intens terjadi dengan sistem pemilihan langsung.
    “Kami melihatnya itu adalah sebuah usulan yang memang layak dipertimbangkan. Kami melihat adanya peningkatan intensitas di berbagai hal. Satu, money politics. Dua, politik dinasti. Dan pada saat itu ada politik identitas yang sangat besar intensitasnya, ketika pilkada itu dilaksanakan secara langsung (dipilih rakyat),” ujar Eddy dalam Refleksi Akhir Tahun 2025 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin.
    Pilkada langsung dinilainya memang berdampak negatif terhadap pendidikan politik bagi masyarakat karena adanya praktik politik uang untuk memilih kandidat tertentu.
    Meskipun begitu, Eddy juga mengakui bahwa sistem pilkada lewat DPRD akan mengambil hak rakyat dalam memilih pemimpin di daerahnya.
    “Memang saya akui bahwa jika masyarakat publik sudah diberikan hak untuk memilih langsung, dan kemudian haknya diambil, saya kira akan menimbulkan berbagai masukan yang menghendaki agar itu tetap melekat pada mereka,” kata dia.
    Oleh sebab itu, Eddy menegaskan bahwa wacana pilkada lewat DPRD layak untuk dikaji demi memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo Kumpulkan Pejabat di Hambalang 8 Jam, Begini Hasil Lengkap Retret Kabinet Merah Putih

    Prabowo Kumpulkan Pejabat di Hambalang 8 Jam, Begini Hasil Lengkap Retret Kabinet Merah Putih

    Bisnis.com, BOGOR — Retret Kabinet Merah Putih yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kemarin Selasa (6/1/2026), menghasilkan sejumlah keputusan strategis dan penegasan arah kebijakan pemerintah pada awal 2026.

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pertemuan yang berlangsung sekitar delapan jam itu difokuskan pada evaluasi kinerja satu tahun pemerintahan serta percepatan program prioritas nasional.

    “Kurang lebih selama delapan jam, retreat yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dalam rangka memberikan pembekalan kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih telah selesai dilaksanakan,” ujarnya dalam konferensi pers.

    Dia mengungkap sejumlah menteri memaparkan capaian program. Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan perkembangan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di 166 lokasi. Pembangunan Sekolah Rakyat baru juga tengah berjalan di 104 titik dan ditargetkan berlanjut pada 2026.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan, termasuk percepatan swasembada dan pemenuhan kebutuhan protein.

    Prasetyo menyebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melaporkan capaian lifting minyak 2025 sesuai target APBN, yakni 600.000 barel per hari. Untuk 2026, pemerintah menyiapkan peningkatan produksi melalui eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru yang diharapkan mulai dilelang bulan depan.

    Untuk Kementerian ESDM, dia menyebut Presiden menyoroti masih adanya sekitar 5.700 desa yang belum terlistriki. Sepanjang 2025, pemerintah mengaliri sekitar 1.400 desa, dan diminta percepatan agar seluruh desa segera mendapatkan akses listrik.

    Selanjutnya Menteri Luar Negeri Sugiono memaparkan perkembangan situasi di Gaza dan langkah diplomasi Indonesia, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan perdamaian. Sementara itu, Kapolri melaporkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang relatif stabil sepanjang 2025, serta langkah antisipasi pada 2026.

    Akselerasi hilirisasi

    Pada penutupan retret, Presiden menekankan percepatan pelaksanaan program strategis, terutama hilirisasi. Dari enam proyek yang siap groundbreaking pada Januari 2026, Presiden meminta percepatan agar total 18 proyek hilirisasi dapat mulai dikerjakan paling lambat Februari atau Maret mendatang.

    Kepada jajaran kementerian dan lembaga, Presiden menekankan pentingnya kerja lintas sektor dan meninggalkan ego sektoral. “Seluruh jajaran diminta bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan,” kata Prasetyo.

    Keputusan retret lain ialah pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketua satgas ditunjuk Tito Karnavian Hendris, didampingi Wakil Ketua Hicak Tamboh Golon, dengan Dewan Pengarah dipimpin Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    Satgas difokuskan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, berbeda dengan BNPB yang menangani masa tanggap darurat. Prioritas meliputi pembangunan hunian sementara serta perbaikan jalan dan jembatan. “Untuk target kerja Satgas tidak ditetapkan batas waktu tertentu, namun diminta secepat-cepatnya,” ujar Prasetyo.

    Hampir seluruh kementerian dan lembaga, termasuk kepolisian dan Kementerian PUPR, dilibatkan dalam pendataan kerusakan serta pembangunan hunian bagi warga terdampak.

  • Bertemu Zulhas dan Cak Imin, Bahlil Tepis Bahas Isu Pilkada Dipilih DPRD

    Bertemu Zulhas dan Cak Imin, Bahlil Tepis Bahas Isu Pilkada Dipilih DPRD

    Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia buka suara soal pertemuan dirinya dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) beberapa waktu lalu.

    Bahlil, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menegaskan pertemuan tersebut bersifat silaturahmi.

    Dia membantah adanya pembahasan khusus mengenai wacana Pilkada dipilih oleh DPRD dalam pertemuan tersebut. Menurut Bahlil, diskusi yang dilakukan lebih banyak menyangkut agenda kebangsaan dan isu-isu strategis nasional.

    “Silaturahmi. Salah satunya kami melakukan diskusi-diskusi untuk kebangsaan. Agendanya kebangsaan,” kata Bahlil usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam. 

    Dia juga menegaskan koalisi partai-partai pendukung pemerintah berada dalam kondisi solid dan kompak dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

    Konsolidasi politik yang dilakukan, kata Bahlil, sepenuhnya diarahkan untuk menyukseskan program-program pemerintah yang berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan rakyat.

    “Baik-baik saja, kita koalisi kompak semua membantu Presiden, membantu pemerintahan. Orientasinya menyukseskan berbagai program pemerintah yang berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Bahlil.

    Menurutnya, sejumlah program prioritas yang menjadi fokus bersama antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, pembangunan infrastruktur, kesehatan, investasi dan hilirisasi, serta penguatan kedaulatan pangan dan energi.

  • Bahlil soal Pertemuan dengan Dasco, Cak Imin, dan Zulhas: Diskusi Kebangsaan

    Bahlil soal Pertemuan dengan Dasco, Cak Imin, dan Zulhas: Diskusi Kebangsaan

    Bahlil soal Pertemuan dengan Dasco, Cak Imin, dan Zulhas: Diskusi Kebangsaan
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkap bocoran pembahasan saat bertemu tiga ketua partai politik, pada Minggu (28/12/2025) lalu.
    Menurut Bahlil, pertemuannya dengan Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Harian
    Partai Gerindra
    Sufmi Dasco Ahmad, itu dalam rangka silaturahmi.
    “Silaturahmi,” ungkap Bahlil, singkat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
    Saat ditanya soal adanya pembahasan terkait wacana Pilkada tidak langsung atau via DPRD, Bahlil enggan menegaskan secara jelas.
    Namun, ia memastikan isi pertemuan itu sekaligus membahas sejumlah
    agenda kebangsaan
    .
    “Ya silaturahmi salah satu di antaranya kami melakukan diskusi-diskusi untuk kebangsaan, agendanya agenda kebangsaan,” paparnya singkat.
    Diketahui, Bahlil, Dasco, Cak Imin, dan Zulhas berlangsung, pada Minggu (28/12/2025) lalu.
    Foto pertemuan itu sempat disebarkan oleh politikus
    Golkar
    Arief Rosyid Hasan ke awak media pada keesokan harinya.
    Dari foto yang dibagikan tampak Dasco, Bahlil, Zulhas, Cak Imin duduk bersama di sebuah ruang tamu.
    Foto selanjutnya menampilkan hanya Zulhas, Cak Imin, dan Bahlil yang berfoto bersama sambil berpegangan tangan.
    Arief menyebut, mereka bertemu di rumah Bahlil, di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.
    “Silaturahim elite partai politik di kediaman Ketum Golkar,” ujar Arief, kepada Kompas.com, Senin (29/12/2025).
    Menurut Arief, keempat sosok tersebut bertemu dalam rangka memperkuat koalisi.
    “Silaturahmi dan diskusi untuk memperkuat koalisi dan membahas beberapa agenda politik ke depan,” imbuh dia.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Atensi Prabowo ke 5.700 Desa yang Belum Ada Listrik: Diselesaikan Secepatnya

    Atensi Prabowo ke 5.700 Desa yang Belum Ada Listrik: Diselesaikan Secepatnya

    Atensi Prabowo ke 5.700 Desa yang Belum Ada Listrik: Diselesaikan Secepatnya
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap Presiden RI Prabowo Subianto memberikan atensi kepada ribuan desa di Indonesia yang masih belum teraliri listrik.
    Kepala Negara ingin persoalan 5.700 desa yang belum mendapat akses listrik segera diselesaikan.
    Atensi ini ditegaskan Prabowo usai mendengar laporan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam retret yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
    “Kemudian juga beliau (Bahlil) melaporkan mengenai yang salah satu
    concern
    Bapak Presiden adalah berkenaan dengan masih adanya 5.700 desa yang sampai hari ini belum teraliri listrik,” ungkap Prasetyo, usai hadiri retret di Hambalang, Selasa.
    “Bapak Presiden minta untuk bisa diselesaikan secepat-cepatnya,” sambung Prasetyo.
    Prasetyo mengungkap, pemerintah sepanjang 2025 lalu telah berhasil menyambungkan akses listrik ke 1.400 desa.
    “Dari 5.700, baru 2025 kemarin berhasil disambungkan atau dinyalakan listrik di kurang lebih 1.400 desa,” papar dia.
    Oleh karena itu, Presiden RI mendorong adanya percepatan.
    “Beliau (Presiden Prabowo) meminta percepatan supaya 5.700 desa di 2025 ini, dapat semua sudah teraliri listrik,” ucap Prasetyo.
    Sebelumnya diberitakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap ada 5.700 desa dan 4.400 dusun di Indonesia masih gelap belum teraliri listrik.
    Bahlil menargetkan persoalan ini akan selesai dalam 5 tahun ke depan, di bawah kepemimpinan Presiden RI
    Prabowo Subianto
    .
    “Bayangkan negara sudah hadir 80 tahun tapi masih ada desa yang belum ada listrik,” ungkap Bahlil, saat menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Kalimantan Tengah (Kalteng) di Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025).
    Bahil yakin, sebelum 2030 berakhir, seluruh desa dan dusun tersebut bisa teraliri listrik melalui program
    Listrik Desa
    (Lisdes).
    “Saya berjanji, sudah lapor juga ke Pak Presiden, bahwa sebelum 2029-2030 berakhir, maka seluruh desa akan kami aliri listrik melalui program Listrik Desa,” tambah dia.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.