Tag: Bagus Alit

  • Pj Walkot Kediri Cek Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran 2024

    Pj Walkot Kediri Cek Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran 2024

    Kediri (beritajatim.com) – Pj (Penjabat) Wali Kota (Walkot) Kediri Zanariah bersama Forkopimda Kota Kediri melakukan pengecekan kesiapan pos pengamanan lebaran 2024, Jumat (5/4/2024). Pengecekan dilakukan di tiga titik yakni pos pengamanan Alun-Alun, pos pengamanan Terminal Tamanan dan Stasiun Kediri.

    Saat ditemui, Zanariah mengungkapkan bahwa pos pengamanan ini sudah dipersiapkan dari lama. Karena pada hari ini mulai banyak kedatangan para pemudik ke kota ini, sehingga perlu untuk dilakukan pengecekan kesiapan beberapa pos pengamanan.

    “Saya juga titip pesan kepada para petugas pos pengamanan untuk selalu jaga kesehatan, tetap semangat walau melihat kesibukan para pemudik dan pendatang ini,” imbuhnya.

    PJ Wali Kota Kediri juga mengingatkan bagi para pemudik sebelum meninggalkan tempat harap mengecek kondisi kediamannya. Segala aliran listrik, gas dan lainnya harap diamankan. Lalu jangan lupa titip tempat tinggalnya kepada pos keamanan di tempat pemukimannya masing-masing.

    Dalam kesempatan itu, PJ Wali Kota Kediri bersama Forkompimda Kota Kediri juga berinteraksi dengan para pemudik. Pemudik tersebut akan berangkat menuju kota kelahiran yakni Semarang, setelah beberapa pekan tinggal di Kediri untuk belajar Bahasa Inggris di Kampung Inggris.

    Menurut para pemudik tersebut, Kediri merupakan tempat yang nyaman, aman dan kulinernya enak dan harganya murah, sehingga betah tinggal di Kediri ini.

    “Senang rasanya tinggal di Kediri karena nyaman dan segalanya murah. Besok bulan depan akan kembali ke sini lagi untuk melanjutkan kursus Bahasa Inggris,” imbuhnya.

    Pj Walkot Kediri Cek Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran 2024

    Menanggapi hal itu, Pj Wali Kota Kediri setuju dengan yang dikatakan para pemudik tersebut Kediri. Selanjutnya juga menyampaikan jika kembali ke Kediri, bisa sekalian jalan-jalan ke ruang terbuka hijau seperti Taman Sekartaji, Hutan Kota Joyoboyo dan lainnya.

    Lalu ke Kawasan Wisata Selomangleng, renang di kolam renang milik Brigif 16 Wira Yudha dan masih banyak lagi. Tak lupa juga mengingatkan agar selalu hati-hati saat melakukan perjalanan.

    Pada saat mengecek kesiapan pos pengamanan, para petugas juga diberikan bingkisan berupa makanan ringan, buah, dan juga minuman kemasan.

    Turut serta dalam kegiatan ini, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Aris Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Kediri Maulia Martwenty, Kepala Kejaksaan Negeri Kediri Andy Minarwaty, Komandan Brigif 16 Wira Yudha Letkol Inf Taufik Ismail.

    Komandan Yonif 521 Kediri Mayor Inf Rahadyan Surya Murdata, Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Kediri Nifar Siahaan, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala Satpol PP Kota Kediri Syamsul Bahri, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Kepala Pelaksana BPBD Indung Munawaroh, Kepala Dinas Kominfo Apip Permana, serta Kabag Kesra Ahmad Jainuddin. [nm/suf]

  • Safari Ramadan PJ Wali Kota Kediri Bersama Ulama dan Umaro

    Safari Ramadan PJ Wali Kota Kediri Bersama Ulama dan Umaro

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah bersama Ulama dan Umaro Kota Kediri menyelenggarakan Safari Ramadan sekaligus buka bersama di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri, Kamis (4/4/2024). Sebelum buka bersama, diisi dengan tausiyah dari tokoh Muhammadiyah Fauzan Sholeh.

    Saat ditemui, Zanariah menyampaikan bahwa kerukunan dan keharmonisan di tengah kemajemukan masyarakat, tumbuh berkat upaya semua pihak. Karena itu, Kota Kediri konsisten berada di peringkat sepuluh besar indeks kota toleran se-Indonesia.

    “Terima kasih atas peran dan kontribusi semua pihak. Mari kita jaga dan kuatkan toleransi hingga anak cucu kita nanti. Mereka harus bisa memaknai bahwa perbedaan adalah rahmat untuk menjalin persatuan dan kesatuan nilai dasar negara Pancasila,” terangnya.

    Safari Ramadan PJ Wali Kota Kediri Bersama Ulama dan Umaro

    Pada kesempatan ini, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Achmad Khoiuddin menyampaikan terima kasih karena pada bulan Ramadan ini Muhammadiyah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan buka bersama ini.

    Selain itu Muhammadiyah juga sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan program-program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Oleh sebab itu, sinergi yang sudah terjalin ini dapat terus berlanjut. “Semoga ini bisa memberikan manfaat bagi semuanya,” jelasnya.

    Pada kegiatan kali ini turut hadir Dandim 0809 Letkol Inf Aris Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Kediri Maulia Martwenty, Komandan Yonif 521 Mayor Infanteri Rahadyan Surya Murdata, Komandan Brigif 16 Wira Yudha Letkol Inf Taufik Ismail.

    Ketua PD Aisyiah Kota Kediri Shoimah Budiwiyati, Wakapolres Kediri Kota Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, dan Direktur BUMD Kota Kediri. [nm/ian]

  • Penyebab Kota Kediri Masuk 5 Besar iBangga Award 2024

    Penyebab Kota Kediri Masuk 5 Besar iBangga Award 2024

    Kediri (beritajatim.com) – Kota Kediri masuk dalam 5 besar kota/kabupaten di Jawa Timur pada iBangga (Indeks Pembangunan Keluarga) Award 2024. Pj Wali Kota Kediri Zanariah berkesempatan memaparkan berbagai program pemberdayaan keluarga kepada Ketua Tim Penilai iBangga Award Sofia Hanik. Ini merupakan salah satu tahapan untuk menentukan juara dalam ajang penghargaan ini, Kamis (4/4/2024) di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.

    “Keluarga merupakan pilar utama dalam pembangunan manusia. Keluarga yang dibangun dengan nilai-nilai baik, akan menghasilkan juga generasi penerus yang unggul. Maka dari itu Pemkot Kediri berkomitmen memberi perhatian lebih dalam memberdayakan keluarga. Sehingga dari lingkup terkecil di masyarakat ini, tumbuh rasa tentram, mandiri, serta bahagia. Hal tersebut sesuai dengan 3 dimensi dan 17 variabel penilaian iBangga,” jelas PJ Wali Kota Kediri.

    Pada dimensi ketenteraman, Zanariah menjelaskan bahwa variabel yang ditetapkan oleh Kota Kediri yakni indeks toleransi umat beragama meningkat dan mencapai angka 4,55 tahun 2023. Lalu keluarga yang punya akta/buku nikah meningkat di tahun 2023. Dilakukan kerja sama dalam pelayanan dokumen 3 in 1 (akta kelahiran, KK dan KIA) dengan berbagai rumah sakit di Kota Kediri.

    Tahun 2023, jumlah keluarga yang memiliki jaminan kesehatan baik Jamkes pemerintah/swasta di Kota Kediri sudah mencapai 70.908 jiwa. Selain itu, juga memberikan pelayanan KB gratis yang ditanggung BPJS. Ada juga per tahun 2021- 2023, DP3AP2KB telah menangani 16 kasus KDRT hingga tuntas. Terakhir salah satu upaya menekan angka perceraian Pemkot Kediri telah menggelar bimbingan perkawinan pra nikah dan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH).

    Kemudian, pada dimensi Kemandirian Pemkot Kediri memiliki serangkaian Program yakni Kredit Usaha Melayani Warga Kota Kediri (Kurnia) dengan bunga rendah hanya 2%. Bantuan Modal Usaha dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (Banmod DBHCHT), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), dan lainnya. Guna menekan stunting melakukan Kampanye Gemarikan, Dapur Sehat Atasi Stunting, Seminar Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting dengan para ahli, pelatihan olahan pangan dengan sasaran ibu-ibu yang mempunyai balita stunting.

    Lalu ada bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, dan lainnya. Kemudian Pemkot Kediri juga terus memberikan literasi keuangan bagi masyarakat melalui berbagai pelatihan dan event financial festival yang bekerja sama dengan OJK Kediri.

    Pada dimensi Kebahagiaan, ada beberapa program yang dilakukan di antaranya webinar parenting termasuk untuk anak berkebutuhan khusus bersama TP PKK Kota Kediri yang rutin diadakan. Ada juga Sekolah Orang Tua Hebat bagi para orang tua di Kota Kediri. Lalu ada beberapa ruang terbuka hijau baik di beberapa titik kota dan masing-masing kelurahan. Serta tidak hanya menjadi kegiatan rutin di masing-masing lingkungan RT, gotong royong di Kota Kediri juga diadakan dalam rangka peringatan Bulan Bakti Gotong Royong.

    Terakhir, PJ Wali Kota Kediri juga menjelaskan berbagai inovasi program yang dimiliki Kota Kediri. Diantaranya Prodamas yang sudah ada sejak 2015. Jadi tiap RT mendapat 50 juta untuk periode 2015-2019 dan 100 juta untuk periode 2020-2024. Selain itu, Kota Kediri memiliki Mall Pelayanan Publik yang berada di mall untuk mempermudah akses layanan pada masyarakat.

    Kemudian, sebagai pendukung peningkatan indeks pembangunan keluarga, Kota Kediri melakukan percepatan penurunan stunting dan mendapat peringkat 2 tingkat Provinsi Jawa Timur. Serta telah mencapai 100% pembentukan kampung keluarga berkualitas di 46 kelurahan Kota Kediri.

    Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lapangan Jawa Timur, Sofia Hanik menerangkan bahwa trend Indeks Pembangunan Keluarga di Kota Kediri terus mengalami peningkatan sejak tahun 2021. Pada tahun 2023 ini Indeks Pembangunan Keluarga Kota Kediri berada di angka 66,65% dan angka tersebut melebihi rata-rata Jawa Timur sebesar 61,8%.

    “Selamat kepada Kota Kediri yang telah masuk penetapan hasil desk audit yang dilakukan tim juri dan masuk di 5 besar. Harapannya Kota Kediri bisa menjadi juara 1 tingkat provinsi dan bisa mewakili di tingkat nasional,” harap Sofia.

    Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Plt Kepala DP3AP2KB Mandung Sulaksono, Kepala Bappeda Chevy Ning Suyudi, Kepala DPM PTSP Edi Darmasto, Kepala Dinas Kominfo Apip Permana, Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan, Kepala Dispendukcapil Marsudi, Kepala Dinas Sosial Paulus Luhur Budi Prasetya, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Kepala Dinkop UMTK Bambang Priambodo, Kabag Kesra Ahmad Jainuddin, Camat Mojoroto Bambang Tri Lasmono, dan Camat Pesantren Widiantoro. [nm/ian]

  • Pemkot Percepat Wujudkan Kota Kediri Layak Anak

    Pemkot Percepat Wujudkan Kota Kediri Layak Anak

    Kediri (beritajatim.com) – Pemkot Kediri terus berupaya mempercepat wujudkan Kota Kediri layak anak. Salah satunya melalui penguatan gugus tugas KLA (Kota Layak Anak).

    Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri upaya mempercepat KLA adalah dengan Penguatan Gugus Tugas KLA Menuju Kota Kediri Layak Anak. Saat ini Kota Kediri tengah fokus meningkatkan skor KLA dari predikat madya menjadi nindya hingga muaranya pada perolehan predikat KLA.

    “Pada tahun 2023, skor KLA Kota Kediri yakni 600,36 dengan predikat madya. Untuk menaikkan predikat ke nindya kuncinya ada tiga, yaitu: komitmen tim, kerja keras, dan kekompakan,” jelasnya. Dewasa ini Provinsi Jawa Timur telah ditetapkan sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) dengan 38 kabupaten/kota meraih KLA dengan kategori minimal madya.

    Penyelenggaraan KLA Kota Kediri juga telah dibahas dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2025-2026 dengan menetapkan sasaran meningkatnya pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

    Untuk mewujudkannya, Pemkot Kediri juga telah menyusun strategi melalui peningkatan kesetaraan gender dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

    “Dari RPD tersebut kita tentukan arah kebijakan Pemkot Kediri dalam mewujudkan KLA, yakni dengan meningkatkan pemberdayaan dan perlindungan perempuan, meningkatkan perlindungan anak dan partisipasi anak dalam pembangunan, serta meningkatkan pembangunan ramah disabilitas dan kelompok rentan lainnya,” terang Bagus.

    Ia juga menyebut terdapat lima klaster hak anak dalam Konvensi Hak Anak (KHA), yakni: hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perindungan khusus.

    Pada forum tersebut, Bagus juga menyampaikan bahwa salah satu hal yang menjadi fokus Pemkot Kediri ialah terkait penumpasan kasus kekerasan seksual pada anak. Untuk itu dirinya meminta kepada seluruh OPD teknis terkait, seperti: DP3AP2KB, Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial untuk melakukan upaya perlindungan anak yang ekstra.

    Melalui kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kilisuci tersebut, Bagus berharap skor KLA Kota Kediri dapat meningkat sehingga upaya perlindungan anak yang telah diperjuangkan Pemkot Kediri dapat berbuah manis.[nm/aje]

  • PJ Wali Kota Kediri: Investasi Terbaik, Bekali Anak dengan Moral

    PJ Wali Kota Kediri: Investasi Terbaik, Bekali Anak dengan Moral

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah mengikuti Pondok Ramadan bersama PKK Kota Kediri yang bertempat di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (2/4/2024).

    Pondok Ramadan ini mengambil tema Meningkatkan Iman dan Taqwa sebagai Landasan Moral Keluarga. Pengisi tausiyah pada kegiatan Pondok Ramadan ini yakni Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab).

    “Alhamdulillah tahun ini TP PKK Kota Kediri kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Pondok Ramadan. Kegiatan yang tidak hanya menambah ilmu tapi juga mengairi hati agar tidak gersang. Tema pondok Ramadan ini juga sangat pas untuk kita ambil dan terapkan nilai-nilainya dalam keluarga,” terang PJ Wali Kota Kediri.

    Menurut Zanariah, ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya akan selalu menempati posisi paling penting dan tidak dapat digantikan oleh apapun dan siapapun.

    Apalagi di zaman sekarang yang penuh tantangan, membekali anak dengan moral yang baik adalah investasi terbaik. Dampaknya, anak-anak memiliki integritas, tidak labil sehingga terbentuk hubungan antar masyarakat yang harmonis.

    PJ Wali Kota Kediri juga memberikan apresiasi pada TP PKK Kota Kediri yang telah mengadakan kegiatan pondok Ramadan ini. Harapannya kegiatan semacam ini terus berlanjut di setiap Bulan Ramadan.

    “Saya ucapkan selamat menimba ilmu bersama Gus Ab. Semoga menjadi berkah bagi kita semua dan tercatat sebagai amalan baik di bulan puasa ini,” tutupnya.

    Hadir pula PJ Ketua TP PKK Kota Kediri Novita Bagus Alit, Kabag Umum Miko Mardianto, dan Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Kediri. [nm/beq]

  • Arahan Tata Naskah Dinas untuk OPD Pemkot Kediri

    Arahan Tata Naskah Dinas untuk OPD Pemkot Kediri

    Kediri (beritajatim.com) – PJ Wali Kota Kediri Zanariah memberikan arahan pada acara Sosialisasi Tata Naskah Dinas di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Senin (1/4/2024). Narasumber dalam sosialisasi ini Kepala Bagian Tata Laksana, Biro Organisasi Sekretariat Daerah Kota Kediri Pemerintah Provinsi Jawa Timur Wiwit Kurniawan.

    “Kenapa saya minta kepala OPD harus paham dulu tentang ini. Karena yang harus paham dulu memang pucuk pimpinannya. Karena konsep dalam memberikan telaah dan sebagainya, saya minta memang dari pucuk pimpinan karena beliau yang bertanggung jawab. Jajaran bawah itu jajaran teknis hanya untuk memberikan subtansi teknis saja,” terang PJ Wali Kediri.

    Menurut Zanariah, Pemkot Kediri telah merancang tata naskah dinas baru yang saat ini sedang dalam proses di Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Harapannya proses terkait tata naskah ini bisa berjalan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2023.

    Terakhir, PJ Wali Kota Kediri berharap semua yang hadir ini bisa memahami, melaksanakan dan menindaklanjuti terkait tata naskah dinas ini. Karena banyak hal yang perlu diperbaiki dan juga diganti.

    Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, camat dan lurah se-Kota Kediri. [nm/kun]

  • Pererat Silaturahmi, Pj Wali Kota Kediri Buka Bersama ASN Lingkup Balai Kota

    Pererat Silaturahmi, Pj Wali Kota Kediri Buka Bersama ASN Lingkup Balai Kota

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah memberikan pengarahan dan melaksanakan konsolidasi sekaligus buka bersama ASN dan Tenaga Teknis Sekretariat Daerah Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Senin (25/3/2024).

    “Alhamdulillah hari ini bisa berbuka puasa bersama dengan bapak ibu ASN dan tenaga teknis dari beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri,” ujar Pj Wali Kota Kediri.

    Di 10 hari kedua Bulan Ramadan ini,  Zanariah berpesan kepada para pegawai untuk tetap bijak dalam berbelanja. Selain itu, belanjanya produk-produk dalam negeri sesuai arahan Menteri Keuangan Republik Indonesia. “Tujuannya agar dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Indonesia. Hal ini penting untuk menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

    Pererat Silaturahmi, Pj Wali Kota Kediri Buka Bersama ASN Lingkup Balai Kota

    Di akhir sambutannya, Pj Wali Kota Kediri  mengatakan kegiatan seperti buka bersama ini dapat mempererat tali silaturahmi, dan meningkatkan rasa kebersamaan. Bagi OPD, mari bersama menguatkan kordinasi, konsolidasi dan kolaborasi dalam melaksanakan program kegiatan.

    Pada Buka Bersama ini juga diisi tausiyah oleh KH Zubadus Zaman yang menjelaskan tentang tiga kategori orang dalam menjalankan Puasa Ramadan ini. Pertama, orang yang menjalankan puasa pada umumnya, jadi menjalankan puasa seperti biasa menahan lapar, haus, dan nafsu. Kedua, orang sholeh yang menjalankan puasa.

    Jadi mereka mengisi dengan menjalankan ibadah seperti berzikir, tadarus dan lainnya. Terakhir, orang berpuasa dengan tingkatan paling tinggi yakni orang yang juga selalu mengingat Allah SWT.

    Di awal acara buka bersama ini telah dilakukan kegiatan berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan para tenaga kebersihan di lingkup Sekretariat Daerah Kota Kediri.

    Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Asisten, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, Direktur BUMD Kota Kediri, Camat dan Lurah se-Kota Kediri dan pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Kediri. [nm/kun]

  • Serahkan SK Kenaikan Pangkat, Pj Wali Kota Kediri Singgung Peningkatan Kompetensi ASN

    Serahkan SK Kenaikan Pangkat, Pj Wali Kota Kediri Singgung Peningkatan Kompetensi ASN

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat ASN Pemerintah Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Senin (25/3/2024). Pada periode April 2024 ini, ASN yang menerima SK kenaikan pangkat ada 164 orang dengan rincian 17 orang golongan IV, 128 orang golongan III, dan 21 orang golongan II.

    “Selamat kepada ASN yang pada hari ini telah naik pangkat. Kenaikan pangkat ini bukan hadiah atau pemberian yang datang begitu saja. Namun, ini merupakan bentuk apresiasi Pemkot Kediri dari hasil dedikasi dan kinerja bapak ibu selama ini yang terus menunjukkan progress lebih baik,” terang Pj Wali Kota Kediri.

    Periode kenaikan pangkat, mulai Januari 2024 berubah dari 2 periode menjadi 6 periode per tahun. Zanariah menegaskan bahwa dengan berubahnya periode kenaikan pangkat ini bisa memacu kinerja  dan motivasi ASN. Kenaikan pangkat ini juga diikuti dengan tanggung jawab yang semakin besar guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Pj Wali Kota Kediri Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN

    Pj Wali Kota Kediri juga berharap ASN yang telah mendapat SK kenaikan pangkat ini terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri dan menerapkannya dalam segala elemen pelayanan.

    “Tidak hanya belajar tupoksi sehari-hari, melainkan bisa meningkatkan personal skill seperti belajar Artificial Intelligent, belajar data analisis untuk mempertajam critical thinking, sampai menekuni bahasa asing agar bisa memperluas jaringan,” tambahnya.

    Tidak kalah penting juga, Zanariah mengingatkan agar para ASN untuk membiasakan brainstorming dengan tim riset dan mendengarkan kebutuhan masyarakat. “Kuatkan kolaborasi, koordinasi dan konsolidasi sehingga inovasi program dan kebijakan yang dibentuk dapat tepat sasaran,” tutupnya.

    Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko dan Kepala BKPSDM Kota Kediri Un Ahmad Nurdin. [nm/kun]

  • Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

    Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah membuka sekaligus belanja jajanan pasar pada Festival Jajan Pasar 2024, yang diselenggarakan di Lantai 2 Pasar Setono Betek, Sabtu (23/3/2024).

    Ada 70 tenant yang menjajakan jajanannya pada festival ini, serta ada 2000 takjil yang dibagikan secara gratis ke pengunjung.

    “Senang sekali rasanya di Kota Kediri ada festival jajan pasar ini. Festival ini jadi bentuk penghargaan atas keberagaman jajanan Indonesia yang identik dengan bahan alami. Di samping itu, festival ini dapat menaikkan eksistensi jajan pasar di kalangan masyarakat, sehingga berdampak pada perekonomian pedagang jajanan pasar,” ujar Pj Wali Kota Kediri.

    Menurut Zanariah, apabila semua pihak berkomitmen untuk lebih mengenalkan jajanan pasar ini ke masyarakat, terutama ke anak muda, festival ini bisa diselenggarakan tidak hanya setahun sekali melainkan setiap bulannya dan masuk ke dalam agenda kota.

    Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

    Tujuannya ketika nanti Bandara Dhoho sudah mulai beroperasi, semua travel agen akan mengingat jadwal festival dan akan membawa turis untuk datang. Maka dari itu, ada perputaran ekonomi di Kota Kediri. “Saya butuh dukungan semua pihak untuk melaksanakan ini,” imbuhnya.

    Terakhir, Pj Wali Kota Kediri berharap selain bisa menjadi agenda rutin, juga lokasi festival ini tidak hanya di Pasar Setono Betek saja melainkan bergilir di pasar-pasar tradisional Kota Kediri. “Tak lupa saya berpesan kepada para pedagang untuk menggunakan bahan produk yang aman, halal dan sehat,” tutupnya.

    Jajanan yang dijual pada Festival Jajan Pasar ini sangat beragam mulai dari cenil, gethuk, gorengan, ada juga nasi jagung dan masih banyak lagi. Perlu diketahui, pada festival jajan pasar ini juga digelar Street Photography Competition dan dihadirkan fotografer profesional Mamuk Ismantoro.

    Hadir pula dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, dan masyarakat Kota Kediri. [nm]

  • Pj Wali Kota Kediri Lakukan Rapat Koordinasi Bersama TPAKD

    Pj Wali Kota Kediri Lakukan Rapat Koordinasi Bersama TPAKD

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah TPAKD Kota Kediri melakukan rapat koordinasi di Ruang Kilisuci Hotel Grand Surya, Selasa (19/3/2024).

    Zanariah menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei wilayah Kantor OJK pada tahun 2022, tingkat inklusi keuangan Kota Kediri 2,46 persen berada di atas nasional. Tingkat inklusi keuangan nasional tahun 2022 tercatat sebesar 85,10 persen sedangkan, untuk Kota Kediri sebesar 87,56 persen.

    “Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kediri sudah sangat mudah mengakses layanan jasa keuangan seperti permodalan, pembiayaan dan investasi. Sayangnya, kemudahan mengakses layanan jasa keuangan tidak diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman resiko masyarakat tentang pembiayaan atau investasi yang memadai,” ungkap Pj Wali Kota Kediri.

    Lebih lanjut, Zanariah menerangkan bahwa guna percepatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kota Kediri, sasaran program kerja TPAKD tahun ini berfokus pada ibu rumah tangga, masyarakat kelurahan, pelajar, penyandang disabilitas, mahasiswa dan UMKM.

    Beberapa program tersebut yakni program untuk pelajar ada program Kejar (Satu Rekening, Satu Pelajar) melalui simpanan pelajar atau produk tabungan lainnya. Kemudian sasaran program bagi UMKM Kota Kediri melalui asistensi dan pendampingan untuk penerima bantuan modal bersama lembaga jasa keuangan dan Disperdagin.

    Pj Wali Kota Kediri Lakukan Rapat Koordinasi Bersama TPAKD

    Jadi para penerima bantuan modal dari Pemerintah Kota Kediri, diberi pelatihan pengelolaan keuangan dan pembuatan laporan keuangan sederhana, guna memastikan keberlanjutan bisnis. Lalu, dukungan akses keuangan untuk peserta pelatihan keterampilan kerja dan petani. Selanjutnya ada percepatan inklusi keuangan pada sentra ekonomi lokal.

    Ada pula kredit/pembiayaan melawan rentenir melalui optimalisasi Kurnia dan KUR. Peningkatan edukasi literasi keuangan kepada kelompok rentan juga jadi rencana. Selain itu, ada program sasaran untuk mahasiswa berupa duta literasi keuangan yang diterjunkan dalam KKN pada masyarakat dimana para mahasiswa KKN didapuk sebagai duta literasi keuangan yang memberikan edukasi kepada masyarakat di Kota Kediri tentang inklusi keuangan.

    Serta, keterbukaan informasi rencana tata ruang dan promosi peluang investasi mengoptimalkan penyebarluasan informasi rencana tata ruang terutama berkaitan dengan lokasi yang menarik untuk investasi. Contohnya seperti hotel, kawasan bisnis, perkantoran, ruang pertemuan serta pariwisata, sebagai dampak dibangunnya tol dan bandara kepada para calon investor potensial yang difasilitasi oleh lembaga jasa keuangan.

    Terakhir, Pj Wali Kota Kediri berpesan dari program-program tersebut, TPAKD Kota Kediri harus menguatkan komitmen dan sinergi atas pelaporan progress program kerjanya. Dengan begitu, semua program dapat terlaksana optimal sesuai rencana.

    “Saya berharap percepatan akses keuangan daerah Kota Kediri dapat berjalan optimal dan khususnya tingkat literasi keuangan masyarakat dapat semakin meningkat,” tutupnya.

    Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Choirur Rofiq, Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, dan pimpinan perbankan. [nm/ian]