Tag: Badai

  • India Cetak Rekor Tahun Terpanas di 2024, Suhunya Bisa Masak Rare Steak

    India Cetak Rekor Tahun Terpanas di 2024, Suhunya Bisa Masak Rare Steak

    Jakarta

    Departemen Meteorologi India (IMD) mencatat rekor tahun terpanas pada 2024. Ini menjadi yang tertinggi sejak 1901. Peningkatan suhu tersebut tak lepas dari perubahan iklim yang membuat Bumi kian panas.

    “Tahun 2024 adalah tahun terpanas yang pernah tercatat sejak 1901,” kata Mrutyunjay Mohapatra, direktur jenderal Departemen Meteorologi India.

    “Rata-rata suhu permukaan daratan tahunan di seluruh India pada tahun 2024 adalah 0,65°C di atas rata-rata jangka panjang, periode 1991-2020,” lanjutnya, dikutip detikINET dari Live Mint.

    Tahun terpanas di India sebelumnya terjadi pada 2016. Pada tahun tersebut, rata-ratanya 0,54°C, yang mana membuat perbedaannya 0,11°. Angka tersebut sudah termasuk sangat besar.

    India dilanda gelombang panas terlama tahun lalu, dengan suhu yang mencapai lebih dari 45°C. Gelombang panas pada bulan Mei di New Delhi membuat suhu menyamai rekor tertinggi sebelumnya di ibu kota tersebut, yakni 49,2°C, yang tercatat pada tahun 2022. 49,2°C bukan angka kecil, suhu ini menjadi suhu minimum untuk memasak steak dengan tingkat kematangan rare.

    Penyebab India makin panas

    India adalah penghasil emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia. Kendati demikian, negara ini telah berkomitmen untuk mencapai ekonomi tanpa emisi bersih pada tahun 2070. Mengapa 2070, kemungkinan dikarenakan, untuk saat ini, India sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik.

    Seperti diketahui, pemanasan global sebagian besar didorong oleh pembakaran bahan bakar fosil. Ffek lanjutannya, ada panas tambahan di atmosfer dan laut. Udara yang kian memanas dapat menampung lebih banyak uap air, dan lautan yang lebih panas berarti penguapan yang lebih besar. Ini semua dapat mengakibatkan hujan lebat dan badai yang lebih deras.

    Organisasi Meteorologi Dunia telah mengamati bahwa 2024 secara global merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat, melampaui ambang batas Perjanjian Paris sebesar 1,5°C pemanasan di atas tingkat pra-industri (1850-1900) untuk pertama kalinya.

    (ask/rns)

  • Cuaca Dingin Selimuti Gaza, 6 Bayi Meninggal Gegara Hipotermia – Halaman all

    Cuaca Dingin Selimuti Gaza, 6 Bayi Meninggal Gegara Hipotermia – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Hanya dalam seminggu cuaca dingin menyelimuti Gaza, enam bayi di seluruh wilayah itu meninggal karena hipotermia.

    Serangan Israel terus berlangsung, termasuk pada rumah sakit, dan pembatasan yang diberlakukan menghalangi masuknya bantuan musim dingin serta intervensi medis.

    Perang ini telah menewaskan lebih dari 45.500 orang, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.

    Populasi Gaza, yang berjumlah sekitar 2,3 juta orang, kini terancam.

    Sebagian besar dari mereka mengungsi, bertahan hidup di tengah cuaca dingin yang ekstrem, tanpa cukup makanan dan air bersih.

    Hipotermia terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuan untuk memproduksi panas.

    Tubuh manusia biasanya mempertahankan suhu inti sekitar 37 derajat Celcius.

    Hipotermia bisa terjadi bahkan ketika suhu luar tidak terlalu rendah, misalnya di atas 4 derajat Celcius.

    Secara medis, hipotermia dimulai ketika suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celcius.

    Tingkat Keparahan Hipotermia

    Tingkat keparahan hipotermia terbagi menjadi beberapa kategori:

    Hipotermia ringan terjadi pada suhu tubuh 32–35 derajat Celcius (89,6–95 derajat Fahrenheit).
    Hipotermia sedang terjadi pada suhu tubuh 28–32 derajat Celcius (82,4–89,6 derajat Fahrenheit).
    Hipotermia berat terjadi pada suhu tubuh di bawah 28 derajat Celcius (82,4 derajat Fahrenheit).

    Pada tahap awal hipotermia, tubuh mulai menggigil untuk menghasilkan panas.

    Seiring berlanjutnya paparan dingin, tubuh semakin kesulitan mempertahankan suhu tubuh.

    Pada tahap yang lebih parah, denyut jantung, pernapasan, dan metabolisme melambat, dan kesadaran bisa menurun.

    Hipotermia ringan bisa ditangani dengan memindahkan orang ke tempat yang lebih hangat dan menutupinya dengan selimut.

    Untuk hipotermia parah, perawatan medis diperlukan, seperti pemanasan aktif atau cairan infus hangat.

    Apakah Bayi Lebih Rentan Terhadap Hipotermia?

    Bayi lebih berisiko terkena hipotermia dibandingkan orang dewasa karena tubuh mereka kehilangan panas lebih cepat.

    Bayi juga tidak bisa menghasilkan panas dengan efisien seperti orang dewasa.

    Mereka sering kali tidak menunjukkan tanda-tanda hipotermia dengan jelas.

    Pada akhir Desember 2024, suhu di Gaza berkisar antara 11 derajat Celcius hingga 20 derajat Celcius.

    Namun, cuaca sangat sulit bagi mereka yang tinggal di tenda tanpa perlindungan yang memadai.

    Hujan lebat dan angin kencang telah merusak tempat penampungan sementara.

    Dengan terbatasnya bahan bakar, listrik, dan pemanas karena pembatasan dari Israel, banyak penduduk terpaksa menebang pohon untuk kayu bakar.

    Selama Januari, suhu di Gaza bisa turun hingga 9 derajat Celcius (45 derajat Fahrenheit).

    Meski salju jarang turun di Gaza, cuaca di daerah pesisir ini bisa terasa lebih dingin karena hujan lebat.

    Desember dan Januari adalah bulan dengan curah hujan tertinggi di Gaza.

    Kamp Pengungsi Gaza Terendam Banjir

    Di tengah perang yang tak kunjung berakhir, hujan deras dilaporkan mengguyur wilayah Gaza dan menyebabkan banjir besar.

    Setelah Gaza diguyur hujan semalam, petugas darurat melaporkan banyak tempat penampungan serta kamp pengungsi terendam air di Gaza selatan.

    Sebagian besar penduduk Gaza saat ini tinggal di kamp-kamp pengungsi sementara dengan tenda-tenda yang telah mereka gunakan selama lebih dari 14 bulan.

    Tenda-tenda tersebut tidak cukup untuk melindungi mereka dari cuaca dingin, dan beberapa bahkan berlubang.

    Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa jumlah kematian akibat hipotermia telah meningkat menjadi tujuh orang.

    Seiring dengan berkembangnya situasi ini, banyak orang tua yang khawatir akan kehilangan bayi mereka karena berusaha melindungi mereka semaksimal mungkin dari dinginnya cuaca.

    Banyak keluarga yang telah mengungsi beberapa kali dalam 15 bulan terakhir dan tidak mampu membeli pakaian musim dingin atau selimut untuk anak-anak mereka.

    Departemen Meteorologi Palestina memperkirakan cuaca buruk akan terus berlanjut dengan hujan lebat dan badai petir sepanjang hari ini, sementara suhu diperkirakan tetap dingin hingga sangat dingin.

    Wafa, mengutip Departemen Meteorologi Palestina, menyebutkan bahwa cuaca diperkirakan akan membaik pada Rabu (1/1/2025), dengan awan yang mulai menghilang.

    Kendati demikian pihak berwenang mengungkapkan kalau dampak dari hujan lebat masih dirasakan.

    Warga Gaza bergantung pada bantuan kemanusiaan, terutama pakaian musim dingin, tenda, dan terpal.

    Namun, banyak dari mereka belum menerima bantuan tersebut, begitu juga dengan kebutuhan mendesak akan makanan.

    Kebanyakan anak hanya makan sekali sehari.

    Para ibu mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk memberikan kehangatan kepada anak-anak mereka adalah dengan memeluk mereka karena mereka tidak memiliki selimut.

    Krisis kemanusiaan ini semakin memburuk dengan cuaca buruk yang terus mengguyur Gaza, memperburuk kondisi yang sudah sangat sulit bagi pengungsi.

    Serangan Israel Tewaskan 52 Warga Palestina

    Sumber-sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa 52 orang telah tewas dalam serangan Israel di beberapa wilayah Jalur Gaza sejak pagi.

    Dalam satu jam terakhir, serangan berikut dilaporkan:

    Serangan udara Israel menewaskan tiga warga Palestina dan melukai lainnya di dekat Persimpangan Lababidi, sebelah barat Kota Gaza.
    Serangan Israel terhadap gedung Kementerian Dalam Negeri di pusat selatan Khan Younis menewaskan enam warga Palestina dan melukai sejumlah lainnya.
    Sebuah pesawat tak berawak Israel menargetkan sebuah sekolah yang menampung orang-orang terlantar di kamp Nuseirat di Gaza tengah, melukai sejumlah orang.
    Lima warga Palestina tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel di dekat Persimpangan al-Oyoun di Kota Gaza.

    Konfrontasi di Tulkarem

    Pada Kamis (2/1/2025) pagi, terjadi konfrontasi sengit di kota Tulkarem, Palestina, di mana pejuang perlawanan Palestina menghadapi serangan militer Israel.

    Konfrontasi ini dimulai ketika Brigade Al-Quds dari Batalyon Tulkarm melaporkan bahwa mereka berhasil memukul mundur serangan Israel.

    Serangan tersebut dilancarkan pada pukul 01:58 dini hari dan berdampak pada rumah Mohammad Talal Abu Yassin, yang merupakan seorang tahanan Palestina.

    Pejuang perlawanan tidak hanya mempertahankan diri tetapi juga melakukan serangan balasan dengan menggunakan tembakan dan alat peledak.

    Mereka menargetkan kendaraan militer Israel dan meluncurkan rentetan tembakan, yang dilaporkan menyebabkan cedera pada sejumlah prajurit Israel.

    Sekitar pukul 02:53 dini hari, Brigade Al-Quds meluncurkan serangan lebih lanjut dengan meledakkan alat peledak yang telah diposisikan sebelumnya.

    Ledakan tersebut menargetkan kendaraan militer Panther Israel di daerah Wadi Al-Shair dekat Anabta, dan berhasil melumpuhkan kendaraan tersebut serta menimbulkan kerusakan yang signifikan.

    Dalam penyerbuan ini, sekitar 30 kendaraan militer, termasuk dua buldoser, berpartisipasi dalam operasi pengepungan dan penghancuran properti warga sipil.

    Salah satu bangunan yang dihancurkan adalah properti milik keluarga Abu Yassin, yang terpaksa dievakuasi setelah perintah pembongkaran dikeluarkan oleh otoritas Israel.

    Bangunan tersebut terdiri dari dua lantai dan ruang penyimpanan, yang sangat berharga bagi keluarga yang tinggal di sana.

    (Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

  • Tanda ‘Kiamat’ Mengganas di China di 2024, Ini Bukti-buktinya

    Tanda ‘Kiamat’ Mengganas di China di 2024, Ini Bukti-buktinya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Data meteorologi China menunjukkan tahun 2024 merupakan tahun terhangat bagi negara tersebut sejak pencatatan dilakukan enam dekade lalu. Tahun 2024 juga menjadi tahun kedua berturut-turut di mana rekor panas terik dipecahkan di negara itu.

    Mengutip weather.com.cn, portal layanan yang disediakan Badan Meteorologi China, suhu rata-rata nasional mencapai 10,92 derajat Celsius tahun lalu, 1 derajat lebih tinggi dari 2023. Laman itu menyebut dengan tegas bahwa saat ini merupakan “sepuluh tahun terhangat sejak pencatatan dimulai pada tahun 1961”.

    Di antara semua kota, Shanghai yang berpenduduk padat dan merupakan pusat keuangan China menjadi salah satu yang terhangat 2024, bahkan terparah sejak dinasti Qing. Suhu rata-rata kota mencapai 18,8 Celsius, terpanas sejak pencatatan meteorologi Shanghai dimulai pada tahun 1873.

    “Cuaca yang lebih hangat di 2024 disertai dengan badai yang lebih kuat dan curah hujan yang lebih tinggi, telah menyebabkan lonjakan konsumsi listrik di ekonomi terbesar kedua di dunia,” bunyi laporan tersebut dimuat Reuters, Kamis (2/1/2024).

    Panas yang menyengat juga memengaruhi pertanian di sejumlah wilayah China, termasuk wilayah selatan yang menanam mayoritas padi. Untuk menjaga ketahanan pangannya dalam menghadapi kenaikan suhu, China telah memulai penelitian untuk mengadaptasi tanaman pokok terhadap panas.

    Hasil panen negeri itu diperkirakan akan turun jika tidak ditemukan alternatif sama sekali. Kentang, di mana China merupakan produsen utama dunia, kini memiliki berat kurang dari 50% dari varietas pada umumnya karena suhu yang berada 3 derajat Celsius di atas suhu normal.

    Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada bulan Oktober, berdasarkan kebijakan iklim saat ini, dunia menghadapi pemanasan hingga 3,1 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri pada tahun 2100. Beberapa pengamat menyebut perubahan iklim bisa menyebabkan “kiamat”, tak hanya memusnahkan alam, tapi juga manusia dan penduduk bumi lainnya.

    (sef/sef)

  • Tahun Baru, Harapan Baru

    Tahun Baru, Harapan Baru

    Jakarta – Salah satu pesan penting yang selalu kita rayakan dari perayaan tahun baru adalah tentang harapan baru. Kita berharap pada awal yang baru kita bisa memperbaiki apa yang salah pada tahun yang silam. Kita seakan diberi kesempatan lagi untuk memulai sesuatu yang baru.

    Namun, tak semua orang mendapatkan kemewahan itu. Ada di antara kita yang sedang mengalami situasi terpuruk. Badai masalah dan kesulitan yang menerpa seakan mengatakan kepada diri kita bahwa tidak ada lagi harapan baru untuk hidupmu. Di sanalah muncul yang namanya keraguan, putus asa, dan patah semangat.

    Hidup tampaknya tidak akan pernah mengantar kepada harapan yang lebih baik. Hidup tampaknya hanya akan membawanya kepada satu kekacauan menuju kekacauan yang lain. Hidup rupanya tidak seromantis film-film yang selalu berusaha menampilkan akhir yang bahagia untuk setiap cerita (happy ending). Harus diakui hidup tak jarang membuat orang berada di situasi tanpa harapan. Namun, ini bukan akhir dari segala sesuatu.

    Hidup manusia bukanlah sebuah cerita yang lurus-lurus saja. Seperti halnya di dalam film ada yang disebut sebagai plot twist, perubahan arah dan hasil dari sebuah cerita dengan cara yang tidak terduga. Hidup manusia bukanlah ukuran matematis yang membuat mereka yang saat ini mengalami kekacauan hidup pasti akan mengalami kekacauan selamanya. Sejarah sudah menunjukkan kepada kita bahwa ada orang-orang yang bangkit dari keterpurukan dan akhirnya tampil sebagai pemenang kehidupan.

    Mengatakan bahwa cerita ini adalah cerita yang mudah dijalani kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan hidup hari ini pasti hanya akan menambah luka. Mungkin mereka akan memilih untuk mengatakan bahwa itu adalah teori. Namun, memang sejarah ada untuk dijadikan pembelajaran. Sebagai awal mungkin baik kalau kita mendengarkan ungkapan bijak yang mengatakan, “Adalah baik untuk mengatakan/menerima bahwa hidup kita sedang tidak baik-baik saja.”

    Kreativitas Hidup

    Saat ini, salah satu citra hidup ideal yang menjadi harapan banyak orang adalah memiliki keluarga yang ideal, uang yang banyak, pekerjaan yang mapan, dan juga usaha yang berhasil. Citra hidup macam ini cukup digemari oleh banyak pihak di negeri ini. Buktinya konten-konten yang menampilkan artis-artis kaya yang pamer kekayaan dan kesuksesan selalu digandrungi oleh banyak pihak.

    Dalam penelitian Roida Pakpahan dan Donny Yoesgiantoro dari Universitas Bina Sarana Informatika dan Universitas Pertahanan pada 2023, ditemukan bahwa fenomena pamer kekayaan (flexing) digandrungi masyarakat, meski belum tentu kemewahan itu benar.

    Dalam situs We Are Sosial 2023 ditemukan bahwa sebanyak 167 juta penduduk Indonesia aktif bermedia sosial. Itulah sebabnya flexing melalui media Tiktok, Instagram dan Facebook, Youtube dan lain sebagainya menjadi salah satu konsumsi masyarakat ini. Bagi mereka yang melakukan, flexing memiliki makna positif karena membangun branding dirinya, tetapi bagi masyarakat flexing mempengaruhi pola hidup konsumtif dan hedonis. Orang tidak lagi menggunakan barang sekadar untuk memenuhi kebutuhan, tetapi guna mendapat status sosial.

    Dalam penelitian Fatkhan Amira Imtihan dan Datu Jatmiko dari Universitas Terbuka dan Universitas Negeri Yogyakarta yang berjudul Fenomena Maraknya Penggunaan Jasa Pinjaman Online Di Desa Bandarjo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang ditemukan bahwa maraknya orang yang terpengaruh oleh pinjaman online salah satunya dipengaruhi oleh keinginan untuk flexing. Di sana dikatakan, “Keinginan untuk terlihat kaya di masyarakat sering kali mendorong individu untuk melakukan berbagai tindakan yang mungkin tidak sesuai dengan kondisi keuangan mereka sebenarnya. Kondisi ini muncul ketika seseorang ingin mencari pengakuan sosial dan status ekonomi di masyarakat.”

    Pada bagian berikut dikatakan, “Banyak masyarakat menganggap kekayaan merupakan sebuah simbol prestise dan keberhasilan. Selain itu menonjolkan penampilan kaya dapat membuka pintu peluang dan mengundang rasa hormat dari orang lain.”

    Tentu kita tidak sedang membicarakan tentang pinjaman online. Kita sedang berbicara tentang pengharapan. Pengharapan akan hidup yang bahagia itu sekarang terkungkung oleh kemampuan materi dan kekayaan fisik. Orang lupa bahwa kebahagiaan itu ada berbagai macam bentuknya. Kita kehilangan kreativitas untuk memandang hidup dari sudut pandang yang lebih luas yang bahkan dalam situasi yang sulit pun orang masih bisa mengatakan bahwa hidupnya beruntung.

    Dalam konteks orang Jawa, salah satu ungkapan yang bagus muncul ketika orang kecelakaan. Sederhananya demikian, “Kalau orang itu lecet, orang akan mengatakan untung cuma lecet. Kalau orang itu patah tangan kiri, orang akan mengatakan untung cuma tangan kiri. Kalau kedua kakinya patah, orang akan mengatakan untung cuma patah kaki. Kalau dia tidak sadarkan diri, orang akan mengatakan untung tidak meninggal. Kalau orang itu meninggal dunia, orang akan mengatakan untung dia langsung meninggal karena kalau sampai sakit pasti harus mengalami cacat.”

    Leluhur kita punya kecerdasan spiritual yang membuat mereka memandang hidup dalam perspektif rasa syukur. Dalam masyarakat Batak, ada ungkapan bijak yang mengatakan, “Sasittongna, molo dipahabisho jatah gagalmu, olo dang olo ho ikkon hasea” yang artinya, “Sesungguhnya jika engkau menghabiskan jatah gagalmu, mau tidak mau kau akan berhasil.” Ungkapan ini pun adalah tentang keberanian untuk melihat hidup dalam sudut pandang yang lebih luas.

    Kebahagiaan tidak hanya bisa dicapai dengan satu jalan saja. Kita hidup bukan dengan kacamata kuda yang membuat kuda tak bisa melihat kiri atau kanan dan hanya menatap ke depan. Kita hidup dengan keyakinan bahwa ada banyak jalan menuju ke Roma, ada banyak kemungkinan menuju kepada kebahagiaan.

    Menuju Harapan Baru

    Tahun baru dan harapan yang baru kiranya tetap akan menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru. Mungkin memang titik berangkat kita berbeda-beda, tetapi tujuannya sama yaitu mengalami kebahagiaan. Belajar dari berbagai ungkapan di atas, kita tahu bahwa kebahagiaan itu ada berbagai macam bentuknya.

    Sayangnya ada kecenderungan besar di masyarakat kita untuk membandingkan diri dengan orang-orang di sekitarnya. Begitu populernya lagu “wong ko ngene kok dibanding-bandingke” dua tahun silam menjadi bukti betapa masyarakat kita suka sekali membandingkan hidupnya dengan orang-orang di sekitarnya. Munculnya ungkapan “rumput tetangga selalu tampak lebih hijau” menjadi bukti lain kecenderungan melihat hidup orang lain sebagai pembanding hidup.

    Demi tidak menjadi yang paling bawah orang rela melakukan banyak hal yang justru membuat orang kehilangan menemukan dan memperjuangkan versi terbaik dari dirinya sendiri. Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dari kajian poskolonial yaitu kenyataan bahwa masyarakat pasca jajahan adalah masyarakat yang bermental kalah dan suka akan kemenangan-kemenangan kecil.

    Sikap rendah diri membawa orang tidak percaya diri untuk mengatakan bahwa dirinya sudah berharga di hadapan orang lain. Kajian ini mau membangunkan orang-orang di negeri bekas jajahan bahwa mereka adalah orang-orang yang terhormat dan tidak perlu menyamakan diri dengan para bekas penjajah untuk menjadi lebih terhormat.

    Para leluhur di negeri ini sudah mewariskan rasa syukur yang membuat mereka berbahagia dalam berbagai perjuangan hidup. Mereka kreatif dalam memandang kehidupan. Semoga kita yang hidup pada era media, konsumerisme, dan hedonisme ini tidak menjadi orang-orang yang kehilangan kreativitas untuk mengatakan saya layak untuk berbahagia, apapun keadaan hidup saya.

    Selamat tahun baru dan selamat menikmati dan memperjuangkan versi terbaik dari diri Anda sendiri. Tidak perlulah kita memandang rumput tetangga kalau kita sudah bisa menikmati rumput yang ada di rumah sendiri. Tak perlu memandang hidup orang lain karena nyatanya kita punya cara sendiri-sendiri untuk menikmati dan mensyukuri hidup ini.

    Martinus Joko Lelono pengajar di Universitas Sanata Dharma

    (mmu/mmu)

  • Industri Tekstil akan Lakukan PHK Lagi: Pemerintah Sadar Ada Kelesuan Tapi Ogah Selesaikan Masalah – Halaman all

    Industri Tekstil akan Lakukan PHK Lagi: Pemerintah Sadar Ada Kelesuan Tapi Ogah Selesaikan Masalah – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri tekstil bakal berlanjut pada tahun ini, jika pemerintah tidak menekan maraknya produk impor ilegal dan membuat kebijakan yang tepat.

    Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang dan Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wiraswasta, mengatakan, sebenarnya pelemahan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) telah dirasakan sejak kuartal III 2022 yang berujung pemutusan hubungan kerja (PHK) di tahun 2023. 

    Menurutnya, sejak awal pemerintah sudah menyadari ada pelemahan di industri TPT, namun tidak kunjung mengambil keputusan yang melindungi industri ini. 

    “Proyeksi bisnis tahun 2025 sangat tergantung dari tindakan Pemerintah. Pemerintah sudah aware dengan kelesuan industri TPT namun tetap tidak mau selesaikan masalah dan berputar mencari alasan. Pada 2024, banyak pabrik sudah menutup kerjanya dan PHK terjadi di mana-mana,” ujar Redma dikutip dari Kontan, Kamis (2/1/2025).

    Ia menyebut, jika pemerintah tidak mengendalikan serbuan barang impor dan memberantas importasi ilegal, industri TPT masih akan melanjutkan tren PHK dan penutupan pabrik di tahun 2025.

    Redma menyampaikan, beban yang ditopang oleh industri TPT akan semakin berat dengan kenaikan PPN 12 persen, lalu kondisi geopolitik yang berimbas pada perang dagang yang mengakibatkan banjir produk China memenuhi pasar dalam negeri. 

    Melihat hal ini, Redma juga memproyeksi bahwa daya beli masyarakat masih belum bangkit. Sebaliknya, berpotensi akan semakin melemah. 

    “Dengan adanya kenaikan PPN 12% plus devisa outflow yang semakin deras dari transaksi impor ilegal, daya beli masyarakat akan terus melemah (tahun 2025),” imbuhnya. 

    Redma berkata, jika pemerintah memang serius untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi hingga 8%, sebaiknya perlu memberikan kekuatan untuk industri manufaktur dan pertanian, sebab kedua industri ini menghadapi persaingan dengan barang impor ilegal. 

    “Daya ungkit sektor industri manufaktur padat karya dan pertanian sangat besar, selain bagi pertumbuhan juga bagi penyerapan tenaga kerja. Jika pemerintah mau mengendalikan impor dan memberantas importasi ilegal, maka industri TPT pun ikut terkatrol. Kegiatan ekonomi yang digerakkan oleh konsumsi barang impor ilegal, hanya akan mencatat pertumbuhan ekonomi palsu,” pungkasnya. (Amalia Nur Fitri/Kontan)

  • 10 Pantun Singkat Ucapan Selamat Tahun Baru 2025

    10 Pantun Singkat Ucapan Selamat Tahun Baru 2025

    Jakarta: Tahun baru selalu menjadi momen yang dinanti, membawa harapan baru dan semangat untuk melangkah lebih baik. Dalam tradisi kita, pantun sering digunakan sebagai cara unik dan kreatif untuk menyampaikan ucapan.

    Berikut adalah kumpulan pantun singkat yang bisa Anda gunakan untuk mengucapkan selamat Tahun Baru 2025 kepada keluarga, teman, atau kerabat terdekat.
     
    1. Harapan Baru di Tahun Baru
    Minum kopi di pagi hari,
    Ditemani roti yang hangat.
    Tahun baru yuk kita rayakan
    ,Semoga sukses selalu dekat.
     
    2. Resolusi dan Semangat
    Main layangan di pinggir pantai,
    Anginnya kencang bikin senang.
    Tahun baru ayo jangan santai,
    Resolusi jangan cuma dikenang.
     
    3. Doa untuk Kedamaian
    Burung gereja hinggap di ranting,
    Anginnya adem bikin tenang.
    Semoga tahun ini lebih penting,
    Hidup damai tanpa perang.
     
    4. Semangat Pagi
    Mentari pagi mulai bersinar,
    Burung berkicau menyambut ceria.
    Tahun baru waktunya pilar,
    Bangun mimpi, capai cita.
     
    5. Keberkahan Tahun Baru
    Jogging pagi di taman kota,
    Lihat bunga berwarna-warni.
    Tahun baru penuh cerita,
    Semoga rezeki datang berlari.
     
    6. Ucapan Penuh Ceria
    Sore-sore makan siomay,
    Minumnya teh manis dingin.
    Selamat Tahun Baru buat yang ramai,
    Semoga bahagia makin nempel ke angin!
     
    7. Optimisme di Awal Tahun
    Gitar dipetik nada terdengar,
    Dinyanyikan lagu penuh rasa.
    Tahun baru jadi awal segar,
    Semoga rezeki terus terasa.
     
    8. Doa untuk Kebersamaan
    Ngopi santai sambil bercanda,
    Ketawa bareng keluarga tercinta.
    Tahun baru semoga lebih mesra,
    Saling sayang sampai tua renta.
     
    9. Menyambut Masa Depan
    Pelangi muncul habis hujan,
    Langit biru bikin tenang.
    Tahun baru yuk kita jalan,
    Ke masa depan yang gemilang.
     
    10. Pantun Penyemangat
    Setelah badai pasti ada terang,
    Langkah maju jangan berhenti.
    Tahun baru yuk kita berjuang,
    Buat hidup makin berarti.

    Semoga pantun-pantun ini dapat menjadi inspirasi untuk menyambut Tahun Baru 2025 dengan sukacita. Mari kita rayakan dengan penuh optimisme, menjadikan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Selamat Tahun Baru 2025!\

    Baca Juga:
    Keren! 3 Ide Dekorasi Sederhana untuk Tahun Baru di Rumah

    Jakarta: Tahun baru selalu menjadi momen yang dinanti, membawa harapan baru dan semangat untuk melangkah lebih baik. Dalam tradisi kita, pantun sering digunakan sebagai cara unik dan kreatif untuk menyampaikan ucapan.
     
    Berikut adalah kumpulan pantun singkat yang bisa Anda gunakan untuk mengucapkan selamat Tahun Baru 2025 kepada keluarga, teman, atau kerabat terdekat.
     
    1. Harapan Baru di Tahun Baru
    Minum kopi di pagi hari,
    Ditemani roti yang hangat.
    Tahun baru yuk kita rayakan
    ,Semoga sukses selalu dekat.
     
    2. Resolusi dan Semangat
    Main layangan di pinggir pantai,
    Anginnya kencang bikin senang.
    Tahun baru ayo jangan santai,
    Resolusi jangan cuma dikenang.
     
    3. Doa untuk Kedamaian
    Burung gereja hinggap di ranting,
    Anginnya adem bikin tenang.
    Semoga tahun ini lebih penting,
    Hidup damai tanpa perang.
     
    4. Semangat Pagi
    Mentari pagi mulai bersinar,
    Burung berkicau menyambut ceria.
    Tahun baru waktunya pilar,
    Bangun mimpi, capai cita.
     
    5. Keberkahan Tahun Baru
    Jogging pagi di taman kota,
    Lihat bunga berwarna-warni.
    Tahun baru penuh cerita,
    Semoga rezeki datang berlari.
     
    6. Ucapan Penuh Ceria
    Sore-sore makan siomay,
    Minumnya teh manis dingin.
    Selamat Tahun Baru buat yang ramai,
    Semoga bahagia makin nempel ke angin!
     
    7. Optimisme di Awal Tahun
    Gitar dipetik nada terdengar,
    Dinyanyikan lagu penuh rasa.
    Tahun baru jadi awal segar,
    Semoga rezeki terus terasa.
     
    8. Doa untuk Kebersamaan
    Ngopi santai sambil bercanda,
    Ketawa bareng keluarga tercinta.
    Tahun baru semoga lebih mesra,
    Saling sayang sampai tua renta.
     
    9. Menyambut Masa Depan
    Pelangi muncul habis hujan,
    Langit biru bikin tenang.
    Tahun baru yuk kita jalan,
    Ke masa depan yang gemilang.
     
    10. Pantun Penyemangat
    Setelah badai pasti ada terang,
    Langkah maju jangan berhenti.
    Tahun baru yuk kita berjuang,
    Buat hidup makin berarti.
     
    Semoga pantun-pantun ini dapat menjadi inspirasi untuk menyambut Tahun Baru 2025 dengan sukacita. Mari kita rayakan dengan penuh optimisme, menjadikan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Selamat Tahun Baru 2025!\
    Baca Juga:
    Keren! 3 Ide Dekorasi Sederhana untuk Tahun Baru di Rumah

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (WAN)

  • Nestapa Warga Gaza Hadapi Badai Musim Dingin Tanpa Air dan Makanan

    Nestapa Warga Gaza Hadapi Badai Musim Dingin Tanpa Air dan Makanan

    Jakarta, CNN Indonesia

    Bertelanjang kaki dengan wadah kosong di tangan dan sembari mengantri air di atas tanah berlumpur, Alaa Al-Shawish khawatir akan nasib keluarganya di tengah Gaza yang kini masuk musim dingin dan krisis air bersih.

    Keluarga Alaa Al-Shawish tinggal di tenda darurat di Deir Al-Balah, setelah mengungsi dari Kota Gaza yang digempur habis-habisan oleh tentara Israel. Namun kediaman yang tak layak disebut rumah baru ini tak sepenuhnya aman bagi mereka.

    “Kami sekarat karena kedinginan. Ini bukan kehidupan, ini bukan kehidupan – saya berdoa setiap hari agar kami mati agar terbebas dari kehidupan ini,” kata Alaa sambil menahan tangis.

    “Tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada kehidupan.”

    Sejumlah warga Palestina, termasuk setidaknya lima bayi, meninggal dunia dalam beberapa hari terakhir karena cuaca dingin yang parah.

    Badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, memperingatkan pada 31 Desember bahwa akan “lebih banyak lagi bayi yang akan meninggal” dalam beberapa hari mendatang akibat situasi ini.

    Musim dingin di Gaza bukan cuma membawa suhu yang anjlok, tetapi juga hujan lebat yang menyebabkan banjir di kawasan tenda pengungsian warga Palestina, menambah beban penderitaan setelah kehilangan rumah dan keluarga karena serangan Israel. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

    Para bayi berusia di bawah setahun tersebut tak bisa bertahan karena mengalami hipotermia, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Namun pejabat kesehatan setempat juga mengatakan seorang anak berusia dua tahun juga mengalami hal yang sama.

    “Saya melihat anak-anak saya meninggal di depan mata saya,” kata Yahya Al-Batran, ayah dari Jumaa yang berusia 20 hari dan meninggal pada 28 Desember 2024. Yahya menggendong sendiri anaknya yang meninggal membeku ke rumah sakit.

    “Dia meninggal karena kedinginan, dia kedinginan,” teriak Yahya Al-Batran sembari membopong jenazah anaknya di rumah sakit.

    Bukan cuma anak-anak. Pada 27 Desember 2024, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan seorang perawat ditemukan meninggal di tendanya di Al-Mawasi karena kedinginan akut.

    Suhu di Gaza dapat mencapai 10 derajat Celcius, dan ditambah dengan angin serta hujan. Suhu itu setara dengan suhu terendah di Dieng, Jawa Tengah, tapi dihadapi warga Palestina dengan tinggal di tenda-tenda pengungsian.

    Musim dingin di Gaza bukan cuma membawa suhu yang anjlok, tetapi juga hujan lebat yang menyebabkan banjir di kawasan tenda pengungsian warga Palestina, menambah beban penderitaan setelah kehilangan rumah dan keluarga karena serangan Israel.

    Sejumlah tenda-tenda pengungsian warga Palestina yang mengungsi di seluruh Gaza selama beberapa hari terakhir kebanjiran. Pertahanan Sipil Gaza pun menerima ratusan panggilan darurat pada 30-31 Desember 2024.

    Panggilan darurat itu datang dari keluarga-keluarga Palestina di tenda pengungsian yang terendam banjir di Al-Mawasi, Rafah, Deir Al-Balah, dan pusat Kota Gaza, serta di antara lokasi-lokasi lain di seluruh jalur tersebut.

    Sejumlah warga Palestina, termasuk setidaknya lima bayi, meninggal dunia dalam beberapa hari terakhir karena cuaca dingin yang parah. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

    Pertahanan Sipil Gaza menyatakan lebih dari 1.500 tenda terendam banjir dengan ketinggian lebih dari 30 centimeter karena hujan. Banjir itu pun merusak barang-barang yang dimiliki, membasahi tempat tidur, hingga merusak tenda hingga tak bisa lagi digunakan.

    CNN melaporkan pada 31 Desember 2024, genangan air memenuhi jalan-jalan di antara tenda-tenda pengungsian di Deir Al-Balah. Anak-anak dan orang dewasa pun berjibaku menyekop lumpur.

    Kasur, karpet, dan pakaian mereka basah kuyup di dalam tenda-tenda dari kain pakaian dan nilon yang tidak tahan air. UNRWA menyatakan lebih dari 100 tenda di Khan Younis rusak parah karena hujan lebat.

    “Orang-orang yang mengungsi, yang sudah hidup dalam kondisi yang tidak layak huni akibat perang, kini berjuang melawan hujan badai yang lebat,” kata UNRWA.

    “Selimut, kasur, dan pakaian hangat ditaruh di luar Gaza menunggu persetujuan [Israel] untuk masuk,” kata UNRWA. “Bantuan kemanusiaan yang lebih banyak dan teratur harus masuk ke Gaza untuk membantu orang-orang tetap hangat di musim dingin ini.”

    Menurut badan Israel yang berwenang memberikan persetujuan untuk pemberian bantuan kepada warga Gaza, COGAT, mereka sudah memberikan lampu hijau untuk 1.290 truk berisi bantuan kemanusiaan untuk masuk ke Gaza pada pekan lalu.

    Namun jumlah itu jauh di bawah rata-rata yang mestinya 500 truk sehari, atau setara 3.500 truk seminggu, saat sebelum perang pecah pada 7 Oktober 2023.

    CNN melaporkan pada 31 Desember 2024, genangan air memenuhi jalan-jalan di antara tenda-tenda pengungsian di Deir Al-Balah. Anak-anak dan orang dewasa pun berjibaku menyekop lumpur. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

    Salem Abu Amra termasuk di antara warga sipil yang menanggung beban cuaca dingin dan kekurangan pasokan di Gaza. Ia mengatakan keluarganya “berjuang untuk bertahan hidup” di tenda darurat mereka di Deir Al-Balah.

    “Kami menderita karena hujan, kami kebanjiran,” katanya. “Saya punya tiga anak yang kedinginan di kamp semalaman karena cuaca seperti ini. Mereka butuh pakaian, tenda, tenda yang layak untuk kami tinggali.”

    (CNN/end)

    [Gambas:Video CNN]

  • Kapal Muatan Semen Tenggelam Dihantam Gelombang di Filipina, 1 ABK Tewas

    Kapal Muatan Semen Tenggelam Dihantam Gelombang di Filipina, 1 ABK Tewas

    Manila

    Sebuah kapal kargo bermuatan semen tenggelam di perairan berombak di Filipina tengah. Insiden itu menewaskan seorang anak buah kapal (ABK) dan seorang lainnya hilang.

    “(kapal) Jerlyn Kathness yang berbendera Filipina tenggelam akibat gelombang besar di Selat San Bernardino di lepas Pulau Samar pada hari Senin,” kata komandan stasiun penjaga pantai Bryhl Amay, dilansir AFP, Rabu (1/1/2025).

    Kapal-kapal yang melintas berhasil menyelamatkan 12 dari 15 awak kapal kargo tersebut dari lautan badai. Sementara kapal lainnya berhasil berenang ke pantai menuju pulau kecil San Juan sebelum Selasa pagi.

    “Nelayan mengambil jenazah salah satu awak kapal di dekat Pulau Biri,” ucap Amay.

    Pencarian sedang dilakukan untuk mencari anggota kru kapal yang masih hilang. Menurut Amay, kapal tersebut sedang mengangkut semen dari pulau tengah Cebu ke Samar.

    Situs pelacakan vesselfinder.com menggambarkan kapal Jerlyn Kathness sebagai kapal kargo umum seberat 199 ton yang dibangun pada tahun 1993.

    (fas/fas)

  • Selain Bird Strike, Ini 6 Penyebab Kecelakaan Pesawat yang Sering Terjadi

    Selain Bird Strike, Ini 6 Penyebab Kecelakaan Pesawat yang Sering Terjadi

    Jakarta: Dunia penerbangan kembali berduka. Pesawat Jeju Air mengalami kecelakaan tragis di Bandara Internasional Muan pada 29 Desember kemarin, dan menewaskan 179 orang. Insiden ini diduga dipicu oleh bird strike atau gangguan serangan burung.
     
    Kecelakaan ini menjadi peringatan serius bagi dunia penerbangan, terutama terkait dengan prosedur pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pesawat sebelum terbang. Menurut laporan awal, bird strike dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin pesawat, yang diduga menjadi faktor utama dalam peristiwa ini.
     
    Kecelakaan pesawat merupakan peristiwa yang kompleks dan seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berdasarkan data umum, berikut medcom.id merangkum penyebab kecelakaan pesawat yang perlu diperhatikan.
     
     

     

    Faktor Penyebab Kecelakaan Pesawat

    1. Kesalahan Manusia
    Kesalahan yang dilakukan oleh pilot atau awak kabin, seperti kelelahan, miskomunikasi dengan pengontrol lalu lintas udara, dan kurangnya pengalaman dalam situasi kritis, menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan pesawat.
     
    2. Kerusakan Mesin
    Kerusakan pada mesin pesawat juga merupakan salah satu faktor utama terjadi kecelakaan pesawat. Faktor ini menyumbang sekitar 20% dari kecelakaan. Meskipun teknologi mesin telah berkembang pesat, kegagalan mekanis masih dapat terjadi dan berpotensi berakibat fatal.
     
    3. Cuaca Buruk
    Cuaca ekstrem, seperti badai, salju, atau kabut, dapat menyebabkan kondisi penerbangan yang berbahaya. Sekitar 10% dari kecelakaan pesawat disebabkan oleh cuaca buruk, termasuk fenomena seperti microburst yang dapat mengganggu pendaratan dan lepas landas.

     

     

    4. Kehilangan Kendali Pesawat
    Kehilangan kontrol pesawat terjadi ketika pilot tidak dapat mempertahankan kendali selama penerbangan. Hal ini bisa disebabkan oleh kegagalan mekanis, gangguan eksternal, atau kesalahan dalam prosedur penerbangan.
     
    5. Sabotase dan Tindakan Kriminal
    Sabotase, termasuk pembajakan dan terorisme, juga menjadi penyebab kecelakaan pesawat. Meskipun jarang terjadi, insiden ini bisa memiliki konsekuensi yang sangat serius.
     
    6. Faktor Lingkungan dan Infrastruktur
    Buruknya kondisi landasan pacu atau gangguan eksternal seperti burung atau benda terbang lainnya juga menjadi ancaman nyata, seperti yang diduga terjadi pada insiden Jeju Air di Muan.

    Sebagian besar kecelakaan pesawat sering kali disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor tersebut, bukan oleh satu penyebab tunggal. (Angel Rinella)

    Jakarta: Dunia penerbangan kembali berduka. Pesawat Jeju Air mengalami kecelakaan tragis di Bandara Internasional Muan pada 29 Desember kemarin, dan menewaskan 179 orang. Insiden ini diduga dipicu oleh bird strike atau gangguan serangan burung.
     
    Kecelakaan ini menjadi peringatan serius bagi dunia penerbangan, terutama terkait dengan prosedur pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pesawat sebelum terbang. Menurut laporan awal, bird strike dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin pesawat, yang diduga menjadi faktor utama dalam peristiwa ini.
     
    Kecelakaan pesawat merupakan peristiwa yang kompleks dan seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berdasarkan data umum, berikut medcom.id merangkum penyebab kecelakaan pesawat yang perlu diperhatikan.
     
     

     

    Faktor Penyebab Kecelakaan Pesawat

    1. Kesalahan Manusia

    Kesalahan yang dilakukan oleh pilot atau awak kabin, seperti kelelahan, miskomunikasi dengan pengontrol lalu lintas udara, dan kurangnya pengalaman dalam situasi kritis, menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan pesawat.
     

    2. Kerusakan Mesin

    Kerusakan pada mesin pesawat juga merupakan salah satu faktor utama terjadi kecelakaan pesawat. Faktor ini menyumbang sekitar 20% dari kecelakaan. Meskipun teknologi mesin telah berkembang pesat, kegagalan mekanis masih dapat terjadi dan berpotensi berakibat fatal.
     

    3. Cuaca Buruk

    Cuaca ekstrem, seperti badai, salju, atau kabut, dapat menyebabkan kondisi penerbangan yang berbahaya. Sekitar 10% dari kecelakaan pesawat disebabkan oleh cuaca buruk, termasuk fenomena seperti microburst yang dapat mengganggu pendaratan dan lepas landas.
     
     

     

    4. Kehilangan Kendali Pesawat

    Kehilangan kontrol pesawat terjadi ketika pilot tidak dapat mempertahankan kendali selama penerbangan. Hal ini bisa disebabkan oleh kegagalan mekanis, gangguan eksternal, atau kesalahan dalam prosedur penerbangan.
     

    5. Sabotase dan Tindakan Kriminal

    Sabotase, termasuk pembajakan dan terorisme, juga menjadi penyebab kecelakaan pesawat. Meskipun jarang terjadi, insiden ini bisa memiliki konsekuensi yang sangat serius.
     

    6. Faktor Lingkungan dan Infrastruktur

    Buruknya kondisi landasan pacu atau gangguan eksternal seperti burung atau benda terbang lainnya juga menjadi ancaman nyata, seperti yang diduga terjadi pada insiden Jeju Air di Muan.
     

    Sebagian besar kecelakaan pesawat sering kali disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor tersebut, bukan oleh satu penyebab tunggal. (Angel Rinella)
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (WAN)

  • Sampah Berserakan di Planet Mars, Siapa yang Buang?

    Sampah Berserakan di Planet Mars, Siapa yang Buang?

    Jakarta, CNN Indonesia

    Meski belum ada astronaut yang menginjakkan kaki di Planet Mars, jejak manusia sudah tertinggal di permukaan planet merah tersebut. Sejak tahun 1971, ketika wahana antariksa Mars 2 milik Uni Soviet mengalami kecelakaan di Mars, berbagai benda buatan manusia telah tersebar di sana.

    Sampah-sampah ini meliputi puing-puing pesawat luar angkasa, parasut yang tidak terpakai, hingga jejak roda rover. Bahkan, bakteri dari Bumi secara tidak sengaja turut terbawa ke Mars.

    Kini para antropolog, dipimpin oleh peneliti dari Universitas Kansas Justin Holcomb, mendesak badan antariksa seperti NASA untuk membuat katalog objek-objek yang tersebar di Mars.

    Menurut Holcomb, benda-benda tersebut bukanlah sampah biasa, melainkan warisan berharga yang perlu dilestarikan.

    “Solusi untuk sampah adalah pembuangan, tetapi solusi untuk warisan adalah pelestarian. Ada perbedaan besar,” ujarnya, melansir Mashable, Kamis (21/12). Ia menekankan pentingnya perbedaan tersebut dalam konteks eksplorasi antariksa.

    Sampah atau warisan budaya?

    Biasanya, istilah “sampah antariksa” mengacu pada puing-puing yang mengorbit Bumi dan dapat membahayakan satelit maupun astronaut.

    Namun di Mars, sampah antariksa memiliki arti yang berbeda. Puing-puing di sana lebih dianggap sebagai catatan arkeologis tentang kehadiran manusia.

    Pendekatan ini bukan hal baru. Pada tahun 2012, NASA menerbitkan inventarisasi sekitar 800 benda yang ditinggalkan di Bulan, termasuk peralatan ilmiah, kamera, sepatu, bola golf, hingga kantong kotoran manusia milik para astronaut misi Apollo.

    Tujuannya bukan hanya untuk mencatat “kekacauan” yang ditinggalkan, tetapi juga untuk melestarikan artefak bersejarah ini.

    Namun, Mars menghadirkan tantangan unik. Lingkungannya yang ekstrem dengan radiasi kosmik, badai debu, dan perubahan suhu dapat merusak atau mengubur artefak dengan cepat. Sebagai contoh, rover Spirit yang berhenti beroperasi pada 2010 kini berada di dekat gundukan pasir yang terus bergerak dan berpotensi mengubur sepenuhnya.

    Badai debu dan angin kencang merupakan ancaman utama terhadap pelestarian artefak di Mars. Pada tahun 2012, Orbiter Mars Reconnaissance menangkap fenomena “devil dust” dengan ketinggian mencapai 12 mil. Meski kadang-kadang mampu membersihkan panel surya, badai ini seringkali justru memperparah kerusakan.

    Contoh lainnya adalah wahana InSight milik NASA, yang berhenti beroperasi pada tahun 2022 setelah panel suryanya tertutup debu Mars. Selain itu, bilah patah dari helikopter Ingenuity yang mengalami kerusakan fatal pada Januari 2024 kini hampir tidak terlihat di tengah luasnya lingkungan Mars.

    “Setelah terkubur, (benda-benda tersebut) menjadi sangat sulit untuk menemukannya kembali,” ujar Holcomb.

    Mengapa pembuatan katalog penting?

    Saat ini NASA dan badan antariksa lain belum memiliki rencana untuk membuat inventaris terpusat tentang benda-benda di Mars. Namun, setiap tim misi sebenarnya selalu mencatat posisi perangkat keras yang mereka kirimkan.

    Holcomb dan timnya menyarankan agar pembuatan katalog ini segera dilakukan, mengingat nilai arkeologis dari artefak-artefak tersebut.

    “Mereka (benda-benda tersebut) mewakili kehadiran pertama, dan dari perspektif arkeologis, mereka adalah poin penting dalam garis waktu migrasi historis kami,” tambah Holcomb.

    Menurut Karen Fox, juru bicara agensi, untuk membuat katalog hanya perlu menggabungkan data-data catatan perangkat keras yang dikirimkan.

    (wnu/dmi)

    [Gambas:Video CNN]