Tag: Badai

  • Menhan Israel Ingatkan Hamas: Menyerah atau Dimusnahkan!

    Menhan Israel Ingatkan Hamas: Menyerah atau Dimusnahkan!

    Tel Aviv

    Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, melontarkan peringatan terbaru untuk kelompok Hamas agar meletakkan senjata atau menghadapi kehancuran Jalur Gaza dan pemusnahan mereka sendiri.

    Peringatan ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan apa yang disebutnya sebagai “peringatan terakhir” untuk Hamas agar membebaskan para sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.

    Katz dalam pernyataan terpisah via media sosial X, seperti dilansir AFP dan Hindustan Times, Senin (8/9/2025), juga melontarkan peringatan terakhir untuk kelompok yang berperang melawan militer Israel di Jalur Gaza selama nyaris dua tahun terakhir ini.

    “Ini adalah peringatan terakhir bagi para pembunuh dan pemerkosa Hamas di Gaza dan di hotel-hotel mewah di luar negeri: Bebaskan para sandera dan letakkan senjata kalian — atau Gaza akan dihancurkan dan kalian akan dimusnahkan,” kata Katz dalam peringatan untuk Hamas.

    Dalam pernyataannya, Katz juga mengatakan bahwa “badai dahsyat akan menghantam langit Kota Gaza dan atap-atap menara teror” jika Hamas tidak menyerah, tidak membebaskan sandera dan tidak meletakkan senjata mereka.

    “IDF (Angkatan Bersenjata Israel-red) melanjutkan operasi sesuai rencana — dan sedang bersiap untuk memperluas manuver guna mengalahkan Gaza secara telak,” tegas sang Menhan Israel.

    Sementara itu, Trump dalam “peringatan terakhir” yang disampaikannya pada Minggu (7/9) waktu setempat, mendesak Hamas untuk menyetujui kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza. Trump mengatakan bahwa pihak Israel telah menerima persyaratan dalam kesepakatan tersebut.

    “Israel telah menerima persyaratan saya. Sudah saatnya bagi Hamas untuk juga menerimanya,” tulisnya dalam pernyataan via media sosial Truth Social.

    “Saya telah memperingatkan Hamas tentang konsekuensi jika tidak menerimanya. Ini peringatan terakhir saya,” tegas Trump.

    Dalam pernyataan yang dirilis setelah peringatan Trump tersebut, Hamas mengatakan bahwa mereka siap untuk “segera duduk di meja perundingan” menyusul apa yang mereka sebut sebagai “beberapa gagasan dari pihak Amerika yang bertujuan mencapai kesepakatan gencatan senjata”.

    “Gerakan Hamas menyambut baik setiap inisiatif yang mendukung upaya untuk mengakhiri agresi terhadap rakyat kami, dan menegaskan kesiapan untuk segera duduk di meja perundingan guna membahas pembebasan semua tahanan (sandera-red),” kata Hamas dalam pernyataannya.

    Sebagai imbalannya, menurut pernyataan kelompok yang didukung Iran itu, Hamas menginginkan “deklarasi yang jelas tentang berakhirnya perang, penarikan sepenuhnya dari Jalur Gaza, dan pembentukan komite Palestina independen untuk mengelola Jalur Gaza, yang akan segera memulai tugasnya”.

    Lihat Video: Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 62 Orang

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Menhan Israel Ingatkan Hamas: Menyerah atau Dimusnahkan!

    Menhan Israel Ingatkan Hamas: Menyerah atau Dimusnahkan!

    Tel Aviv

    Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, melontarkan peringatan terbaru untuk kelompok Hamas agar meletakkan senjata atau menghadapi kehancuran Jalur Gaza dan pemusnahan mereka sendiri.

    Peringatan ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan apa yang disebutnya sebagai “peringatan terakhir” untuk Hamas agar membebaskan para sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.

    Katz dalam pernyataan terpisah via media sosial X, seperti dilansir AFP dan Hindustan Times, Senin (8/9/2025), juga melontarkan peringatan terakhir untuk kelompok yang berperang melawan militer Israel di Jalur Gaza selama nyaris dua tahun terakhir ini.

    “Ini adalah peringatan terakhir bagi para pembunuh dan pemerkosa Hamas di Gaza dan di hotel-hotel mewah di luar negeri: Bebaskan para sandera dan letakkan senjata kalian — atau Gaza akan dihancurkan dan kalian akan dimusnahkan,” kata Katz dalam peringatan untuk Hamas.

    Dalam pernyataannya, Katz juga mengatakan bahwa “badai dahsyat akan menghantam langit Kota Gaza dan atap-atap menara teror” jika Hamas tidak menyerah, tidak membebaskan sandera dan tidak meletakkan senjata mereka.

    “IDF (Angkatan Bersenjata Israel-red) melanjutkan operasi sesuai rencana — dan sedang bersiap untuk memperluas manuver guna mengalahkan Gaza secara telak,” tegas sang Menhan Israel.

    Sementara itu, Trump dalam “peringatan terakhir” yang disampaikannya pada Minggu (7/9) waktu setempat, mendesak Hamas untuk menyetujui kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza. Trump mengatakan bahwa pihak Israel telah menerima persyaratan dalam kesepakatan tersebut.

    “Israel telah menerima persyaratan saya. Sudah saatnya bagi Hamas untuk juga menerimanya,” tulisnya dalam pernyataan via media sosial Truth Social.

    “Saya telah memperingatkan Hamas tentang konsekuensi jika tidak menerimanya. Ini peringatan terakhir saya,” tegas Trump.

    Dalam pernyataan yang dirilis setelah peringatan Trump tersebut, Hamas mengatakan bahwa mereka siap untuk “segera duduk di meja perundingan” menyusul apa yang mereka sebut sebagai “beberapa gagasan dari pihak Amerika yang bertujuan mencapai kesepakatan gencatan senjata”.

    “Gerakan Hamas menyambut baik setiap inisiatif yang mendukung upaya untuk mengakhiri agresi terhadap rakyat kami, dan menegaskan kesiapan untuk segera duduk di meja perundingan guna membahas pembebasan semua tahanan (sandera-red),” kata Hamas dalam pernyataannya.

    Sebagai imbalannya, menurut pernyataan kelompok yang didukung Iran itu, Hamas menginginkan “deklarasi yang jelas tentang berakhirnya perang, penarikan sepenuhnya dari Jalur Gaza, dan pembentukan komite Palestina independen untuk mengelola Jalur Gaza, yang akan segera memulai tugasnya”.

    Lihat Video: Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 62 Orang

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Jutaan Smartphone di Inggris Berbunyi Serentak dalam Uji Coba Peringatan Diri Bencana

    Jutaan Smartphone di Inggris Berbunyi Serentak dalam Uji Coba Peringatan Diri Bencana

    JAKARTA – Jutaan smartphone di seluruh Inggris membunyikan sirene secara bersamaan pada Minggu 7 Agustus. Hal ini bagian uji coba Pemerintah Inggris agar lebih siap menghadapi keadaan darurat nasional seperti bencana alam.

    Mengutip AFP, uji coba sirine serentak di smartphone ini menyebabkan pertandingan olah raga kriket ODI ketiga Inggris melawan Afrika Selatan dihentikan, sementara kick-off pertandingan liga rugbi diundur untuk menghindari gangguan.

    Latihan menghadapi darurat nasional ini berlangsung pukul 15.00 (14.00 GMT), ditandai dengan smartphone dan tablet mengeluarkan suara serentak dan bergetar selama sekitar 10 detik. 

    Disusul pesan yang masuk ke tiap smartphone dan tabletmenyatakan bahwa itu hanyalah uji coba. 

    Ini merupakan uji coba kedua sistem peringatan darurat nasional  di Inggris setelah yang pertama digelar pada tahun 2023.

    Pemerintah Inggris dalam beberapa minggu terakhir telah memulai sosialisasi untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan dari situasi darurat nasional, termasuk tiba-tiba munculnya pengumuman di stasiun kereta api dan rambu-rambu di jalan tol.

    Pengumuman yang muncul di tempat-tempat umum itu telah dilakukan Pemerintah Inggris di sejumlah daerah sebanyak lima kali dalam dua tahun terakhir.

    Salah satunya dilakukan pada Januari 2025, ketika sekitar 4,5 juta orang di Skotlandia dan Irlandia Utara menghadapi Badai Eowyn yang mengancam nyawa.

  • Daftar Prompt dan Link untuk Buat Miniatur AI di Google Gemini Bisa Bergerak

    Daftar Prompt dan Link untuk Buat Miniatur AI di Google Gemini Bisa Bergerak

    Bisnis.com, JAKARTA – Edit foto menjadi miniatur AI masih menjadi viral saat ini, dan beralih ke video atau foto bergerak.

    Pengeditan foto ini memakai dua aplikasi berbeda, yakni google gemini,dan google studio AI. 

    1. Buka situs Google Gemini: https://gemini.google.com/app

    2. Pilih tanda “+” 

    3. Pilih foto yang hendak diubah.

    4. Masukkan prompt dalam kolom ‘minta gemini’ kemudian tekan Enter 

    5. Tunggu hasilnya

    Anda bisa menggunakan beberapa prompt berikut di foto Anda

    1. Using the model screate a 1/18 scale commercialized figurine of the characters in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the Zbrush modeling process of this figurine. Nexs to the computer screen is a BANDAI-style toy packaging box printed with the original atwork. The packaging features two-dimensional flat ilustrations.

    2. Using the model, create a 1/7 scale commercialized figurine of the characters in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the Zbrush modeling process of this figurine. Next to the computer screen is a BANDAI-style toy packaging box printed with the original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations.

    3. Create a 1/7 scale commercial figurine of the characters in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk and features a round transparent acrylic base without any text. The content on the computer screen is the ZBrush modeling process of this figurine. Next to the computer screen is a BANDAI-style toy packaging box printed with the original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations. Ensure all elements maintain strict consistency with the reference image.

    4. Using the model,create a 1/7 scale commercialized figurine of the charactera inthe picture, in a realistic style,in a real environment. the figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. the content on the computer screen is the Zbrush modeling process of this figurine.Next to the computer screen is a BADAI style to packaging box printed with the original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations

    Cara membuat miniatur AI bergerak dengan Google AI Studio

    1. Simpan foto miniatur AI yang sudah Anda buat di Gooogle gemini

    2. Buka google studio AI

    3. Klik generate media di bagian kiri

    4. Pilih atau klik VeoCreate clips & animate images using generative video

    5. Kemudian klik get started

    6. Pilih file foto yang sudah diedit dengan google gemini tadi

    7. Masukkan prompt, Anda bisa menggunakan beberapa prompt berikut ini

    There are two hands lifting the statue while turning it left and right after putting it back down.

    A single action figure stands upright on a clean tabletop, slowly rotating 360 degrees in place. The base beneath it is hidden, giving the illusion that the figure is spinning by itself. All background elements remain perfectly still. 

    A single action figure is carefully placed onto a shelf next to other static figures. The hand holding it then exits the frame. The camera focuses briefly on the newly placed figure, then slowly pans to the right, showing the rest of the collection.

    Nure two hand gently pick up the figure on the frame and rotate it slightly for inpection.the model in the packaging box remain stationary, while all other background elements stay unchanged.

    The person in the photo slowly climbs onto the motorcycle and strikes a riding pose, firmly gripping the handlebars. After a moment, they look straight ahead as if ready to start the journey.

    The person in the photo slowly climbs onto a horse and riding

  • Pohon Kapuk di Bondowoso Roboh Diterjang Badai, Timpa Mobil Zebra

    Pohon Kapuk di Bondowoso Roboh Diterjang Badai, Timpa Mobil Zebra

    Bondowoso (beritajatim.com) – Hujan angin yang melanda wilayah Bondowoso pada Sabtu (6/9/2025) sore menyebabkan sebuah pohon kapuk berukuran besar roboh.

    Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa/kecamatan Maesan. Pohon tersebut tumbang menimpa mobil minibus jenis Zebra yang sedang melintas.

    Kalaksa BPBD Kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 15.40 WIB melalui grup WhatsApp internal.

    Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. “Pohon kapuk tumbang akibat angin kencang. Pohon sempat menutup akses jalan dan mengenai satu unit mobil Zebra beserta pengendaranya,” kata Sigit.

    Kemudian, TRC BPBD Bondowoso langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon agar jalan kembali bisa dilalui.

    “Korban diketahui bernama Ahmad (45), warga Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember. Tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam peristiwa ini,” paparnya.

    Penanganan di lokasi melibatkan aparat Polsek dan Koramil Maesan, pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta masyarakat sekitar.

    Menurut Sigit, hingga laporan ini diterima, situasi di wilayah Maesan terpantau aman terkendali. “Arus lalu lintas sudah kembali lancar, sementara cuaca di sekitar lokasi masih berawan,” katanya.

    BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang berisiko menimbulkan pohon tumbang maupun bencana lainnya. (awi/ian)

  • Bayi 2 Tahun Hampir Meninggal gegara Sembelit, Paru-parunya Terhimpit Tinja

    Bayi 2 Tahun Hampir Meninggal gegara Sembelit, Paru-parunya Terhimpit Tinja

    Jakarta

    Seorang bayi laki-laki berusia dua tahun hampir meninggal dunia karena konstipasi atau sembelit. Kondisi ini membuat bayi bernama Ivan Novak menangis kesakitan, muntah terus-menerus, dan kehilangan berat badannya.

    Puncaknya di 2022, Ivan terus menangis kesakitan sampai dirawat di rumah sakit 25 kali dalam waktu enam bulan. Terlihat perut Ivan juga tampak membengkak karena sembelit, tetapi kedua orang tuanya tidak menyadarinya.

    Sang Ibu, Elissa, menceritakan bagaimana balitanya itu kesulitan untuk mengangkat dirinya sendiri. Wanita di Inggris itu mengatakan kondisi ini terus memburuk.

    Setelah diperiksa dokter, Elissa baru mengetahui bahwa usus besar putranya mengalami masalah. Dokter memperkirakan 2 kg dari berat badan Ivan, yakni 10 kg, adalah feses atau tinja.

    Dikutip dari BBC, tinja di dalam tubuh Ivan sudah mendorong ke rongga paru-parunya dan membahayakan paru-parunya.

    “Perutnya terhimpit, semua organnya terdorong keluar. Kami berada di UGD hingga 12 jam, hanya menunggu enema,” beber Elissa.

    “Itu adalah masa yang sangat mengerikan. Sangat traumatis bagi semua orang,” tambahnya.

    Wanita 35 tahun itu yakin bahwa diagnosis yang terlambat bisa berakibat fatal. Ia mengatakan alasan keterlambatan diagnosisnya karena kondisi genetik Ivan yang mempengaruhi kemampuan kognitifnya.

    “Ia (Ivan) dianggap seperti anak-anak penyandang disabilitas,” kata Elissa yang dikutip dari The Sun.

    “Kami bahkan pernah punya konsultan yang bilang anak-anak disabilitas memang suka menjerit,” sambungnya.

    Saat itu, Elissa menyadari bahwa kondisi putranya itu tidak ditanggapi dengan serius. Sampai pada akhirnya mencapai di titik yang benar-benar serius.

    “Tanda-tanda rasa sakitnya tidak disadari. Itu benar-benar seperti badai yang dahsyat,” tuturnya.

    Setelah diagnosisnya, Ivan diberikan obat pencahar. Perlahan kondisinya mulai membaik dan ditangani dengan cuci usus setiap hari.

    (sao/naf)

  • Cerita Ojol yang Diundang Gibran ke Istana, Dituduh Gadungan hingga Diancam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        6 September 2025

    Cerita Ojol yang Diundang Gibran ke Istana, Dituduh Gadungan hingga Diancam Megapolitan 6 September 2025

    Cerita Ojol yang Diundang Gibran ke Istana, Dituduh Gadungan hingga Diancam
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pertemuan antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres pada Minggu (31/8/2025) menyisakan kisah yang tidak mengenakkan.
    Salah satunya bagi Doni Pratama (37),
    driver
    ojol yang hadir sebagai perwakilan Indrive.
    Tiba-tiba, ia menjadi buah bibir di media sosial usai bertemu Gibran.
    Alih-alih dianggap membawa aspirasi, ia malah dituding sebagai ojol gadungan, bahkan sempat mendapat ancaman.
    Tudingan ini membuatnya harus memberi klarifikasi berulang kali.
    Sebab, banyak ojol sekalipun yang mempertanyakan statusnya karena merasa tak mengenalnya dalam komunitas.
    Ia pun mempertanyakan dasar tudingan itu dan menyebut seolah-olah ada standar ganda soal siapa yang diakui sebagai driver.
    “Apakah kita harus daftar di semua komunitas? Itu baru diakuin gitu dan apakah kita harus masuk asosiasi atau serikat pekerja ojol? Kan nggak gitu,” kata Doni, Jumat (5/9/2025).
    Doni menegaskan, ia adalah driver resmi Indrive sejak 2020. Tidak ada aturan yang mewajibkan ojol menjadi anggota asosiasi tertentu.
    “Bisa dibilang
    full time
    , tapi saya juga, punya sampingan lain gitu, yang tadi saya bilang, saya punya warkop, cuma untuk sementara ini, saya tutup karena kondisi sekarang ini dan saya juga jualan online,” kata Doni.
    “Memang saya bukan anggota (asosiasi), tapi kan tidak ada mau wajibnya ke sana,” tambah dia.
    Bagi Doni, dampak paling berat bukan hanya cibiran warganet, melainkan kondisi keluarganya yang ikut goyah.
    Ia menyebut istri dan anaknya jatuh sakit akibat tekanan yang datang bertubi-tubi.
    “Ya, jujur sedih banget gitu karena berdampak kepada keluarga. Keluarga saya, istri anak saya ngedrop, walaupun mungkin mereka tidak menunjukkan kesedihan atau apa, tapi dari segi kesehatan, ini ngedrop banget,” ujar dia.
    Anaknya bahkan sempat mendapat komentar dari teman-temannya di sekolah.
    Ia cemas bila tekanan tersebut bisa memengaruhi kondisi psikologis anaknya.
    “Anak saya mungkin diam. Tapi dia juga akhirnya bicara, bahwa teman-temannya bilang, bahwa ayah kamu ada di sini, ada gini, dan dia nggak bisa jawab apa-apa. Saya cuma khawatir ya, mentalnya gitu,” ucap Doni.
    Badai yang menerpa Doni semakin menjadi ketika ia mengaku menerima pesan ancaman dari akun tak dikenal melalui media sosial.
    “Ada satu akun yang ngancem saya di sosial media saya. Itu ada yang ngancem sih, intinya dia ngancem, ‘
    awas bakal gua cari lu, gua abisin
    ‘,” kata Doni.
    Selain itu, foto pribadinya saat mengenakan jas dan dasi juga beredar di media sosial dan disalahartikan, membuat keluarganya cemas.
    “Orangtua saya juga WA, ini kan foto
    yang
    bener-bener foto saya pakai jas dan dasi. Itu real foto saya, tapi diambil waktu acara pesta atau kondangan. Saya enggak tahu itu fotonya (nyebar) dari mana,” jelas dia.
    Meski diterpa fitnah, Doni tetap menggunakan kesempatan di Istana untuk menyuarakan aspirasi.
    Ia menanyakan langsung ke Wapres mengenai perkembangan kasus Affan Kurniawan,
    driver
    ojol yang tewas dilindas kendaraan Brimob saat kerusuhan di Jakarta Pusat.
    “Saya tanya sama Pak Wapres, ‘
    Pak maaf, apakah memang benar tujuh tersangka itu yang terjadi?’
    karena kita warga, netizen meragukan kan tidak jelas, apakah benar atau tidak. Pak Wapres cuma menjawab intinya, ‘ikuti saja, proses hukum akan dijalani secara transparan, tolong percaya dulu sama pemerintah’,” ujar Doni.
    Selain itu, Doni dan driver lain juga menyampaikan aspirasi terkait perlindungan sosial bagi para driver ojol.
    “Salah satu dari kami mengutarakan, ibarat mengusulkan bahwa BPJS ketenagakerjaan, jadi BPJS ketenagakerjaan atau BPJS buat ojol, Pak Wapres menerima aspirasi itu, dan kelihatannya positif,” kata Doni.
    Ia juga menekankan pentingnya kepastian legalitas bagi profesi ojol agar aplikasi tidak bisa bertindak semena-mena.
    “Nah selain itu, kita juga menuntut legalitas, legalitas payung hukum Ojol, supaya teman-teman itu tenang, aplikasi itu tidak semena-mena lagi sama kami, dalam arti kata program-program kayak Aceng (argo goceng) segala macam,” jelas dia.
    Di tengah segala tudingan, ancaman, dan dampak bagi keluarga, Doni tetap berusaha melihat sisi positif dari peristiwa ini.
    “Ada positif negatif pasti ada, gitu, ya, dibilang terganggu, ganggu, tapi,
    alhamdulillah, follower
    jadi nambah,” kata Doni.
    Ia berharap, pihak-pihak yang sempat menudingnya bisa meminta maaf, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga kepada seluruh driver ojol di Indonesia.
    “Paling enggak, orang-orang yang tersebut klarifikasi gitu, minta maaf sama kami, bukan kami aja, sama teman-teman ojol seluruh Indonesia,” imbuh dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ilmuwan Inggris Mengaku Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda

    Ilmuwan Inggris Mengaku Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda

    Jakarta, CNBC Indonesia – Misteri Segitiga Bermuda yang selama ini dikaitkan dengan hilangnya kapal dan pesawat disebut-sebut telah terpecahkan. Klaim ini disampaikan oleh oseanografer Simon Boxall dari University of Southampton, Inggris.

    Terletak di antara ujung selatan Florida, Puerto Riko, dan Pulau Bermuda di utara, kawasan ini telah memicu spekulasi dan rasa penasaran selama bertahun-tahun.

    Segitiga Bermuda disebut bertanggung jawab atas hilangnya lebih dari 50 kapal dan 20 pesawat. Catatan mengenai kawasan bahkan sudah ada sejak zaman Christopher Columbus. Dalam buku hariannya pada pelayaran pertama ke “Dunia Baru” tahun 1492, Columbus menulis tentang jarum kompas yang berputar tidak wajar, cahaya aneh di kejauhan, serta gumpalan air putih misterius.

    Soal Segitiga Bermuda, Boxall menjelaskan bahwa fenomena “rogue waves” atau gelombang raksasa bisa menjadi penyebab utama hilangnya puluhan kapal dan pesawat di kawasan Atlantik Utara tersebut.

    Gelombang ini terbentuk akibat pertemuan badai dari arah selatan, utara, dan terkadang Florida, sehingga menciptakan hempasan setinggi lebih dari 30 meter.

    Ia menambahkan, kapal yang terjebak gelombang setinggi itu sangat rentan terangkat di antara puncak gelombang, sehingga bisa patah menjadi dua.

    “Gelombang itu sangat curam dan tinggi. Kapal yang terjebak bisa terangkat di antara dua puncak gelombang dan patah menjadi dua. Makin besar kapalnya, makin parah kerusakannya,” ujar Boxall dalam dokumenter Channel 5 The Bermuda Triangle Enigma.

    Tim Boxall bahkan melakukan simulasi menggunakan model USS Cyclops, kapal angkut milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang hilang pada tahun 1918 bersama 309 awaknya. Hasil simulasi menunjukkan kapal bisa tenggelam dalam dua hingga tiga menit jika dihantam gelombang raksasa.

    “Bayangkan gelombang raksasa dengan puncak di kedua ujungnya, sementara di bawah kapal tidak ada penopang. Kapal bisa patah dua dan tenggelam hanya dalam dua sampai tiga menit,” jelasnya.

    Meski begitu, klaim Boxall menuai keraguan. Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) menegaskan tidak ada bukti ilmiah bahwa Segitiga Bermuda lebih berbahaya dibanding wilayah laut lain yang ramai dilalui.

    NOAA menilai sebagian besar insiden dapat dijelaskan oleh faktor lingkungan, termasuk kondisi perairan dangkal di sekitar Laut Karibia yang berisiko bagi navigasi kapal.

    “Faktor lingkungan dapat menjelaskan sebagian besar, bahkan hampir semua, peristiwa hilangnya kapal. Banyaknya pulau di Laut Karibia menciptakan area perairan dangkal yang bisa sangat berbahaya bagi navigasi kapal,” kata pihak NOAA.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]

  • LASKAR Sindir Penunjukan Rusdi Masse di Komisi III: NasDem Sedang Menguji Kesabaran Publik

    LASKAR Sindir Penunjukan Rusdi Masse di Komisi III: NasDem Sedang Menguji Kesabaran Publik

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lembaga Study Hukum dan Advokasi Rakyat (LASKAR) Sulawesi Selatan menilai langkah Partai NasDem menunjuk Rusdi Masse (RMS) menggantikan Ahmad Sahroni di Komisi III DPR RI sebagai manuver politik yang berani, namun juga penuh ironi.

    Ketua Umum LASKAR, Illank Rajab, menyebut keputusan ini justru memperlihatkan bagaimana NasDem tampak tidak belajar dari badai sorotan publik yang terus menghantam partainya.

    “Kalau tidak salah, dalam kasus SYL, nama RMS sempat disebut dalam persidangan terkait dugaan gratifikasi. Belum lagi, publik Sulawesi Selatan pasti masih ingat dengan sorotan keras soal kasus impor hortikultura tahun 2020, yang menyeret dua nama besar politisi NasDem, Ahmad Ali dan Rusdi Masse. Lalu, apa artinya? Seolah-olah NasDem sedang berkata: ‘biar publik gaduh, yang penting kursi tetap di tangan,” kata Illank Rajab, Kamis (4/9/2025).

    Illank menegaskan, penunjukan RMS di Komisi III sebuah komisi yang mengurusi hukum, HAM, dan keamanan adalah ironi politik yang sulit dicerna akal sehat.

    “Bukankah seharusnya Komisi III diisi oleh figur yang bersih, punya kredibilitas hukum, dan mampu menegakkan marwah lembaga? Tapi kini justru diisi sosok yang namanya tak lepas dari pusaran sorotan kasus. Ini seperti menugaskan rubah menjaga kandang ayam,” ucapnya.

    Menurutnya, publik bisa menilai bahwa NasDem sedang mempertaruhkan kredibilitasnya dengan cara yang paling ekstrem.

    “Entah ini keberanian, atau sekadar bentuk keputusasaan. Tapi satu hal jelas NasDem sedang menguji kesabaran publik. Jika partai politik ingin dianggap serius dalam agenda pemberantasan korupsi, seharusnya mereka menjauhkan figur-figur bermasalah dari ruang strategis, bukan malah mempromosikannya,” tegas Illank.

  • Seruan Damai Mahasiswa Disabilitas: Kami Butuh Pelukan Indonesia

    Seruan Damai Mahasiswa Disabilitas: Kami Butuh Pelukan Indonesia

    Liputan6.com, Jakarta Zelda Maharani dan Ibam tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Di antara kerumunan teman seperjuangan, air matanya jatuh, berlinang membasahi pipi.

    Zelda merenung dan meresapi gambaran Indonesia akhir-akhir ini. Sesama anak bangsa saling berhadapan. Kerusuhan pecah di berbagai penjuru negeri.

    Zelda, Ibam bersama sekelompok mahasiswa larut dalam doa. Kondisi malam Kota Pahlawan tidak seperti akhir pekan kemarin yang begitu membara. Mereka khusyuk merapal bait-bait harapan dan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar Indonesia segera pulih.

    Dua mahasiswa disabilitas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Program Studi (Prodi) Musik dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) itu bingung dengan badai yang menerpa Indonesia. Menurutnya, suara kelompok rentan disabilitas jarang didengar, dan hanya lewat serta sekali lihat saja.

    “Saya cuma mau bilang sama mereka (demonstran anarkis) yang merusak fasilitas umum. Kalau di sana ada guiding block, tolong titip jangan dirusak karena itu jalur kami untuk berjalan,” ucap ujarnya Zelda sambil menangis.

    Zelda berharap dengan kejadian ini Indonesia jadi lebih baik, dan peristiwa 27 tahun silam tidak terulang lagi.

    “Kita satu, kita lahir di tanah yang sama, kita mengirup udara yang sama, dan kita masih jadi satu. Kita punya nama, nama kita Indonesia. Negara itu tugasnya mengayomi. Sebagai ibu, sebagai orang tua, tempat kami berlindung,” ucapnya memecah keheningan malam di halaman depan Gedung Rektorat Unesa, Rabu (3/9) malam.

    Zelda mengatakan, Indonesia adalah tempat belajar sampai menutup mata, jadi jaga terus kedamaiannya.

    “Kami berawal di sini dan pasti akan berakhir di sini juga. Maka jangan dengan mudahnya kedamaian di Indonesia ini dihilangkan,” ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan Ibam. Menurutnya, usia Indonesia yang menginjak usia 80 tahun ini harus terus membanggakan, cantik tanahnya dan banyak budayanya.

    “Kami disabilitas ini butuh pelukan dari Indonesia, kalau tidak Indonesia terus siapa lagi, tidak ada,” ucapnya.

    Terpisah, Rektor Unesa Nurhasan menyampaikan, kegiatan Doa Untuk Negeri ini adalah untuk memberi seruan pada semua warga Indonesia, pada semua warga Unesa.

    “Harapannya adalah seruan ini menjadikan suasana sejuk, damai dan kondusif. Semuanya harus menahan diri agar kejadian-kejadian yang sebelumnya terjadi di negara kita ke depan tidak terjadi lagi, agar mimpi-mimpi kita bersama, mimpi Bapak Presiden yang luar biasa itu betul-betul bisa terlaksana dengan baik dan kita menjadi bangsa besar,” ujarnya.

    Rektor yang akrab di sapa Cak Hasan ini juga menyoroti soal sikap Polri dan TNI supaya menahan diri untuk tidak represif.

    “Apabila ada teman-teman mahasiswa, warga negara yang dijamin undang-undang untuk menyuarakan pendapatnya,” ucapnya.

    Cak Hasan berpesan agar semua pihak berbenah. Pemerintah dan aparat penegak hukum bekerja keras untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk kepentingan rakyat.

    Terkait penangkapan lima mahasiswa Unesa terkait demo ricuh, Cak Hasan memastikan bahwa semuanya telah dibebaskan polisi.

    “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Ini adalah penting untuk kita semua agar semuanya bisa menahan diri untuk kedamaian dan ketenangan bangsa kita karena kita perlu cepat membangun bangsa ini,” ucapnya.