Tag: Atalia Ridwan Kamil

  • Kasus Pengadaan Iklan, KPK Duga Ridwan Kamil Terima Dana Hingga Rp200 Miliar

    Kasus Pengadaan Iklan, KPK Duga Ridwan Kamil Terima Dana Hingga Rp200 Miliar

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diduga menerima sejumlah uang dari dana non-budgeter Rp200 miliar pengadaan iklan di Bank BJB.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan penyidik mendeteksi dana non-budgeter yang seharusnya digunakan untuk pengadaan iklan, tetapi mengalir ke sejumlah pihak.

    “Termasuk juga dugaan aliran uang dari dana non-budgeter, dimana dana non-budgeter ini bersumber dari sebagian anggaran yang semestinya digunakan untuk belanja iklan di BJB, tapi sebagiannya sekitar 50 persen, ya ada Rp200-an miliar begitu, itu masuk ke dana non-budgeter yang dikelola di Corsek BJB,” kata Budi, Rabu (17/12/2025).

    Budi menjelaskan tim penyidik lembaga antirasuah menelusuri aliran dana tersebut dan diduga mengalir ke Ridwan Kamil. 

    Alhasil, KPK telah menyita sejumlah aset milik Ridwan Kamil yang diduga pembeliannya menggunakan dana non-budgeter.

    “Sehingga KPK kemudian melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset, baik yang atas nama Saudara RK ataupun aset-aset lainnya yang diduga terkait,” ucap Budi.

    Selain itu, Budi menyebut bahwa penyidik KPK membuka peluang pemanggilan terhadap Atalia, istri Ridwan Kamil yang mengajukan gugatan cerai.

    Menurut Budi, pemanggilan para pihak yang didga mengetahui perkara ini dibutuhkan untuk mendalami temuan-temuan sebelumnya agar dia analisis lebih lanjut.

    “Jika memang dibutuhkan keterangan dari para saksi, tentu penyidik akan melakukan pemanggilan, akan meminta keterangan terhadap temuan-temuan sebelumnya, ataupun terhadap keterangan dari saksi lainnya, yang sudah disampaikan dalam pemeriksaan perkara ini,” tanda Budi.

  • Gugatan Cerai Ridwan Kamil Diterima PA Bandung, Mediasi 17 Desember

    Gugatan Cerai Ridwan Kamil Diterima PA Bandung, Mediasi 17 Desember

    Bandung, Beritasatu.com –  Gugatan cerai terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil, resmi tercatat di Pengadilan Agama (PA) Kelas 1 Bandung. Gugatan ini dilayangkan secara online melalui aplikasi e-court pada Rabu, 10 Desember 2025 dan telah memicu pengiriman surat pemanggilan kepada kedua belah pihak.

    Humas PA Kelas 1 Bandung, Ikhwan Sopiyan, menjelaskan bahwa gugatan perceraian tersebut tercatat dengan nomor perkara 6572/Pdt.G/2025/PA.Bdg dengan inisial AA dan MDK, yang disinyalir merupakan inisial penggugat dan tergugat. 

    “Ada beberapa gugatan yang berkode G diterima oleh PA Bandung, baik melalui E-court maupun langsung. Inisial yang tercatat mirip,” ujar Ikhwan kepada awak media, Selasa (16/12/2025).

    Ia menambahkan, hingga saat ini pihak pengadilan belum mengetahui alasan diajukannya gugatan cerai, namun surat pemanggilan telah dikirim kepada kedua pihak untuk proses mediasi. 

    “Tahap awal adalah pengecekan identitas dan mediasi. Setelah mediasi, baru masuk ke pemeriksaan lebih lanjut, pembacaan jawaban, replik, pembuktian, hingga putusan,” jelas Ikhwan.

    Proses mediasi direncanakan berlangsung pada 17 Desember 2025. Kedua pihak dapat hadir langsung atau melalui kuasa hukum. “Hak hadir bisa diwakilkan, tapi pengadilan berkewajiban memastikan mediasi dilakukan sebelum persidangan,” tambah Ikhwan.

    Sebelumnya, Panitera PA Bandung, Dede Supriadi, membenarkan bahwa istri Ridwan Kamil mengajukan gugatan cerai, yang kini resmi terdaftar di PA Bandung, dengan mediasi dijadwalkan esok hari, 17 Desember 2025.

  • Penjelasan Kuasa Hukum Ridwan Kamil Soal Gugatan Cerai Atalia Praratya

    Penjelasan Kuasa Hukum Ridwan Kamil Soal Gugatan Cerai Atalia Praratya

    Jakarta, Beritasatu.com – Kuasa hukum Ridwan Kamil yang menangani kasus pencemaran nama baik dengan Lisa Mariana, Muslim Jaya Butarbutar membantah telah ditunjuk oleh Ridwan Kamil untuk menangani kasus gugatan cerai yang diajukan istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya di Pengadilan Agama (PA) Bandung, Jawa Barat.

    “Mohon maaf ya saya tidak merespons terkait gugatan perceraian tersebut (Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil),” ucap kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar kepada Beritasatu.com melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Senin (15/12/2025).

    Muslim Jaya Butarbutar mengaku, hanya ditunjuk Ridwan Kamil untuk mengatasi masalah hukum yang sedang bergulir di Bareskrim Polri dan Polda Jawa Barat mengenai perseteruannya dengan Lisa Mariana.

    “Kami pengacara yang ditunjuk Bapak Ridwan Kamil dalam urusan di Bareskrim dan gugatan perdata terhadap Lisa Mariana (LM),” lanjutnya.

    Ia memastikan, bahwa Ridwan Kamil akan menunjuk kuasa hukum yang lain untuk mengatasi gugatan perceraian yang diajukan Atalia Praratya di Pengadilan Agama (PA) Bandung.

    “Selebihnya kami sekali lagi tidak merespon, karena nanti ada lawyer tersendiri yang akan menangani hal tersebut (perceraian Ridwan Kamil),” tutupnya.

    Sebelumnya, Pengadilan Agama (PA) Bandung membenarkan adanya gugatan perceraian yang diajukan oleh Atalia Praratya kepada suaminya Ridwan Kamil.

    “Untuk waktu atau jadwal persidangan akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Panitera Pengadilan Agama Bandung Dede Supriadi dikutip dari Antara, Senin (15/12/2025).

    Dede Supriadi mengatakan bahwa untuk gugatan perceraian yang diajukan Atalia Praratya melalui kuasa hukumnya.

    “Gugatan diajukan melalui kuasa hukum dan didaftarkan secara e-court,” lanjutnya.

  • Atalia Praratya Sowan ke Ketua PCNU Bandung, Dukung Anggaran Pesantren

    Atalia Praratya Sowan ke Ketua PCNU Bandung, Dukung Anggaran Pesantren

    Jakarta

    Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Golkar Atalia Praratya sowan ke Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung KH Ahmad Haedar usi rumahnya didemo oleh sejumlah pihak. Dalam kesempatan itu, Atalia mendukung pentingnya penguatan pendanaan pesantren melalui alokasi 20% anggaran pendidikan nasional.

    “Pesantren tidak hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat dan benteng moral bangsa. Karena itu, sudah sepatutnya pesantren mendapatkan perhatian dan dukungan yang proporsional dari pemerintah,” kata Atalia dilansir Antara, Kamis (16/10/2025).

    Menurut dia, keberpihakan terhadap pesantren tidak hanya urusan sektor pendidikan, tetapi juga menyangkut penguatan karakter kebangsaan, pemberdayaan ekonomi umat, dan pengembangan sumber daya manusia unggul berbasis nilai-nilai Islam dan Pancasila. Menurut Atalia, pesantren adalah bagian dari jantung peradaban bangsa.

    “Dari pesantren-lah lahir ulama, pemimpin, dan tokoh-tokoh yang menjaga moralitas publik. Kita ingin memastikan pesantren tidak tertinggal dalam arus modernisasi, tetapi justru menjadi pusat inovasi dan kemajuan yang berlandaskan nilai keislaman,” katanya.

    Melalui silaturahmi itu, Atalia berharap terbangun jembatan komunikasi yang kokoh antara wakil rakyat, ulama, dan masyarakat pesantren, agar setiap kebijakan di bidang pendidikan dan sosial berpihak pada kepentingan umat.

    “Silaturahmi seperti ini tidak hanya soal bertemu, tetapi juga membangun kepercayaan, menyatukan visi, dan memperkuat kolaborasi untuk Indonesia yang lebih berkarakter dan berkeadaban,” katanya.

    KH Ahmad Haedar menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi perhatian yang konsisten dari Atalia terhadap dunia pesantren. Ia pun menyebut Atalia bukan orang baru di kalangan pesantren.

    “Kalau dilihat sejarahnya, Ibu Atalia sangat concern dan perhatian dengan pesantren, sejak beliau menjadi ibu wali kota dan ibu gubernur. Apresiasi dan perhatian beliau sangat luar biasa dalam kerja sama dengan pondok pesantren,” kata Ahmad.

    “Bahkan pada 2023, beliau telah memberikan sumbangsih dalam memperjuangkan KH. Abdul Chalim yang merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Majalengka, Jawa Barat, sebagai pahlawan nasional dan alhamdulillah sudah dikukuhkan menjadi pahlawan nasional. Itu artinya salah satu sikap kecintaan beliau kepada kiai,” sambungnya.

    Sementara itu, sehubungan dengan informasi yang beredar belakangan ini terkait pernyataan Atalia tentang pesantren, Ketua PCNU Kota Bandung, Ahmad Haedar, meminta umat tidak mudah terpengaruh dengan hoaks. Ahmad Haedar menyarankan masyarakat untuk melakukan tabayun terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran berita tersebut.

    “Sebagai tokoh agama, kita harus bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam merespons sebuah informasi, serta betul-betul bisa mengantisipasi berita berita yang tendensius dan tidak jelas kebenarannya,” katanya.

    Sejumlah santri sebelumnya menggeruduk rumah Ridwan Kamil di Kota Bandung. Mereka protes atas ucapan Atalia Praratya, istri Ridwan Kamil, yang meminta pemerintah mengkaji ulang terkait pembangunan ulang Ponpe Al Khoziny Sidoarjo menggunakan APBN.

    Para santri tiba di depan rumah Ridwan Kamil di kawasan Ciumbuleuit sekitar pukul 15.25 WIB, Selasa (14/10), dengan menggunakan mobil dan long march menuju rumah mantan Gubernur Jabar tersebut. Massa aksi juga membawa spanduk dan poster tuntutan.

    “Pernyataannya sensitif bagi pesantren dan para santri. Sejarah peradaban bangsa Indonesia merupakan peradaban yang dijalankan pesantren,” teriak orator di lokasi, seperti dilansir detikJabar.

    Koordinator Forum Santri Nusantara Bandung Raya, Riki Ramdan Fadila, mengatakan aksi yang digelar hari ini merupakan bentuk solidaritas terhadap Pesantren Al-Khoziny, yang kini sedang dipertaruhkan secara legalitasnya oleh negara.

    “Ini dimulai dari satu respons dari legislatif yang punya pandangan atau membentuk satu opini terhadap pesantren di tengah masyarakat dengan mengatakan bahwa kemudian mungkin telah terjadi pelanggaran berat di tubuh Pesantren Al-Khoziny. Hal ini yang kemudian membuat satu pandangan buruk atau menciptakan satu pandangan buruk di masyarakat terhadap citra dari pesantren se-Indonesia,” kata Riki kepada awak media, Selasa (14/10).

    Halaman 2 dari 2

    (rfs/imk)

  • KPK Berpeluang Panggil Atalia Istri Ridwan Kamil Terkait Korupsi Bank BJB

    KPK Berpeluang Panggil Atalia Istri Ridwan Kamil Terkait Korupsi Bank BJB

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang memanggil siapapun yang diduga tahu aliran duit dana non-budgeter dari pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB (BJBR). Tak terkecuali istri eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan keterangan Atalia bisa saja dibutuhkan penyidik untuk mengungkap dugaan korupsi pengadaan iklan yang sedang diusut.

    “Jika nanti ada kebutuhan-kebutuhan untuk memanggil saksi lainnya tentu itu akan dilakukan,” kata Budi kepada wartawan yang dikutip Senin, 29 September.

    Sebagai informasi, penyidik sudah memanggil sejumlah pihak yang diduga mengetahui aliran dana non-budgeter dari Bank BJB. Di antaranya adalah selebgram Lisa Mariana yang dikabarkan pernah dekat dengan Ridwan Kamil dan anak Presiden ke-3 RI B. J. Habibie, Ilham Akbar Habibie atau Ilham Habibie.

    Adapun pemanggilan Ilham Habibie berkaitan dengan mobil Mercedes Benz 280 SL yang dibeli Ridwan Kamil. Kendaraan itu diketahui dibayar politikus Partai Golkar tersebut baru setengahnya.

    Mobil itu keinian disita komisi antirasuah dan masih berada di bengkel karena masih direstorasi.

    Kembali ke Budi, dia bilang, seluruh keterangan yang sudah diberikan saksi dalam kasus ini bakal dianalisis. “Sekarang masih berproses,” tegasnya.

    Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB (BJBR).

    Mereka adalah eks Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi; Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto; Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Kin Asikin Dulmanan; Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE) Suhendrik; dan Pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB) Raden Sophan Jaya Kusuma.

    Surat perintah penyidikan (sprindik) kasus ini dikeluarkan pada 27 Februari 2025. Perbuatan lima tersangka itu diduga telah membuat negara merugi hingga Rp222 miliar.

    Saat ini penahanan belum dilakukan terhadap lima tersangka. Namun, mereka sudah dicegah berpergian ke luar negeri selama enam bulan dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan penyidikan.

    Kemudian, penyidik juga sudah melakukan penggeledahan untuk mengumpulkan barang bukti. Rumah eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga didatangi penyidik yang berujung pada penyitaan satu unit motor Royal Enfield.

  • Ini Alasan Atalia Praratya Tidak Dampingi Ridwan Kamil saat Tes DNA

    Ini Alasan Atalia Praratya Tidak Dampingi Ridwan Kamil saat Tes DNA

    Bisnis.com, JAKARTA — Istri Ridwan Kamil (RK) sekaligus Anggota DPR RI, Atalia Praratya tidak ikut mendampingi suaminya saat menjalani tes DNA di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

    Kuasa Hukum RK, Muslim Jaya mengatakan bahwa alasan Atalia tak mendampingi itu lantaran polemik ini merupakan urusan pribadi kliennya.

    “Tidak ikut karena ini urusan pribadi pak RK,” ujar Muslim saat dikonfirmasi, Kamis (7/8/2025).

    Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, RK tiba sekitar 8.57 WIB. Nampak, dia didampingi oleh sejumlah kuasa hukumnya dalam agenda pemeriksaan tes DNA ini.

    Mantan calon Gubernur Jakarta ini juga terlihat memakai pakaian jas coklat dan kemeja dengan warna senada. Selain itu, RK juga mengenakan kaca mata hitam dan jinjing saat tiba di Bareskrim.

    Hanya saja, RK tidak memberikan pernyataan apapun saat tiba di Bareskrim. Ridwan Kamil hanya tersenyum dan menyapa awak media. Setelah itu, RK langsung menuju ruangan Ditresiber Bareskrim Polri.

    “Selamat pagi,” ujar RK di Bareskrim Polri, Kamis (7/8/2025).

    Selang satu jam setengah, selebgram Lisa Mariana tiba juga di Bareskrim Polri dengan mengenakan baju blouse berwarna krem.

    Dia irit bicara menjelang pengambilan sampel genetik atau tes DNA itu. Namun demikian, dia berharap agar proses tes DNA ini bisa berjalan tanpa adanya rekayasa.

    “Doain saja yang terbaik ya, semoga semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada rekayasa,” ujar Lisa.

  • Dedi Mulyadi Jawab Kritik Athalia soal Rombel 50 Siswa: Kami Terpaksa karena Jabar Jarang Bangun Sekolah sejak 2020
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        2 Agustus 2025

    Dedi Mulyadi Jawab Kritik Athalia soal Rombel 50 Siswa: Kami Terpaksa karena Jabar Jarang Bangun Sekolah sejak 2020 Bandung 2 Agustus 2025

    Dedi Mulyadi Jawab Kritik Athalia soal Rombel 50 Siswa: Kami Terpaksa karena Jabar Jarang Bangun Sekolah sejak 2020
    Editor
    KOMPAS.com
    – Gubernur Jawa Barat
    Dedi Mulyadi
    menanggapi kritik anggota Komisi VIII DPRD Athalia Praratya yang menyoroti jumlah rombongan belajar (
    rombel
    ) hingga 50 siswa di beberapa SMA di Jawa Barat.
    Dedi menegaskan, kebijakan tersebut dilakukan dengan terpaksa demi mencegah anak-anak putus sekolah.
    “Buat Ibu Athalia, saya mengucapkan terima kasih atas kritiknya dan merasa prihatin atas ruang kelas di Jawa Barat yang diisi oleh 43-50 orang siswa. Dan tidak semuanya, Bu, hanya 38 sekolah yang merekrut 43-50 siswa. Dan itu pun kami lakukan terpaksa,” ujar Dedi melalui video yang diunggah di media sosial dan dikonfirmasi ulang Kompas.com, Sabtu (2/8/2025).
    Dedi menjelaskan, sebagian besar siswa yang masuk dalam rombongan besar itu tinggal dekat dengan sekolah. Jika mereka dipindahkan ke sekolah lain yang jauh, dikhawatirkan mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan.
    “Dibanding mereka tidak sekolah. Mereka tinggal rumahnya dekat sekolah. Jadi kalau dia harus bergeser ke tempat lain yang jauh, bisa jadi mereka putus sekolah,” kata Dedi.
    Mantan Bupati Purwakarta itu juga menanggapi perbandingan Athalia antara sekolah negeri di Jawa Barat dengan Sekolah Rakyat yang hanya memiliki 25 siswa per kelas.
    “Tidak bisa juga Ibu sebagai Komisi Bidang Sosial memperbandingkan dengan Sekolah Rakyat yang kelasnya 25. Sekolah Rakyat mendapat atensi khusus dari Bapak Presiden dan sebagai bentuk kepedulian Bapak Presiden mengangkat derajat anak-anak miskin untuk tumbuh menjadi kelas menengah baru Indonesia. Dan saya sangat mendukung kebijakan itu,” tegasnya.
    Menurut Dedi, jumlah lulusan SMP di Jawa Barat yang hendak melanjutkan ke SMA dan SMK sangat besar, sementara daya tampung sekolah negeri masih sangat terbatas.
    “Kita harus menampung jumlah siswa hampir 800.000. Dan yang terserap oleh sekolah pemerintah juga tidak semuanya. Hanya 40 persen dari total siswa yang dihasilkan,” ungkapnya.
    Dedi kemudian mengurai data minimnya pembangunan sekolah menengah baru di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir.
    “Ini terjadi karena di Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2020 sampai saat ini membangun sekolah barunya sangat sedikit. Tahun 2020 Provinsi Jawa Barat tidak membangun satu pun unit sekolah baru SMA dan SMK. Tahun 2021 hanya membangun 2 unit SMA. Tahun 2022 hanya membangun 1 unit. Tahun 2023 membangun 6 unit: 1 SMA, 3 SMK, dan 2 SLB. Tahun 2024 membangun 5 unit: 1 SLB, 3 SMA, dan 1 SMK. Tahun 2025 membangun 15 unit: 11 SMK, 2 SLB, dan 2 SMA,” beber Dedi.
    Untuk tahun depan, ia berkomitmen menambah pembangunan sekolah secara signifikan.
    “Insya Allah Bu, tahun depan saya akan membangun 50 unit agar anak-anak di Jawa Barat bisa sekolah dengan baik,” ujarnya.
    Menutup pernyataannya, Dedi mengapresiasi perhatian istri Ridwan Kamil itu terhadap pendidikan di Jabar dan menyampaikan salam kepada mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
    “Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas perhatian Ibu yang begitu peduli terhadap dunia pendidikan di Jawa Barat. Salam hormat buat Pak RK (Ridwan Kamil). Semoga Bapak dan Ibu sehat dan bahagia selalu,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Padahal Cuma Mau Cium Tangan Aja

    Padahal Cuma Mau Cium Tangan Aja

    GELORA.CO – Kecewa Ridwan Kamil (RK) tidak hadir lagi di persidangan, Lisa Mariana (LM) diduga selingkuhan mantan Gubernur Jawa Barat itu mengaku hanya ingin bersilaturahmi saja. 

    Adapun sidang perdana pada Rabu (28/5/2025) merupakan sidang lanjutan dari sidang sebelumnya karena pihak Ridwan Kamil tidak berkesempatan hadir pada Senin (19/5/2025) lalu.

    Dia pun berharap di sidang selanjutnya tanggal 4 Juni 2025 RK bisa menghadiri sidang itu secara langsung. 

    “Tapi berharap memang harus hadir. Nanti di tanggal 4 Juni itu harus hadir karena sudah berlarut-larut juga. Pusing saya mau damai-damai aja. Akunya geregetan,” kata dia dikutip pada Kamis (30/5/2025). 

    tvonenews

    “Cepet gitu enggak gimana-gimana. Saya mau silaturahmi, ingin cium tangan saja apa kabar pak. Dia lebih tua jadi aku harus lebih sopan,” smabungnya. 

    Ketika ditanya bagaimana pendapatnya tentang istri Ridwan Kamil, yakni Atalia Praratya, Lisa Mariana mengatakan hal itu akan diurusnya nanti. 

    “Bu cinta, bu love, nanti aja. Heart to heart, woman to woman,” katanya.

    Kuasa hukum Lisa Mariana, Markus Nababan, menjelaskan sidang perdana ini masih mengagendakan pemeriksaan legalitas para pihak dalam perkara.

    Ia menegaskan gugatan yang diajukan kliennya semata-mata menuntut pengakuan hak identitas anak.

    “Yang dituntut adalah hak identitas anak, tidak ada yang lain. Hak identitas anak yang telah dijamin oleh Mahkamah Konstitusi melalui putusan nomor 46. Hukum acaranya menggunakan perdata,” ujarnya.

  • Atalia soal Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil: Kalau Suami Saya Salah, Hukum Alam Menanti – Halaman all

    Atalia soal Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil: Kalau Suami Saya Salah, Hukum Alam Menanti – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Istri Ridwan Kamil yang juga seorang politisi, Atalia Praratya, berbicara soal kasus dugaan perselingkuhan suaminya.

    Kepada selebgram Ayu Aulia, Atalia Praratya memintanya untuk berbicara mengenai kebenaran yang ada.

    Jika nanti suaminya memang terbukti bersalah, Atalia Praratya yakin akan ada hukum alam yang diterima Ridwan Kamil.

    Pembicaraan itu dibongkar Ayu Aulia saat menjadi tamu dalam podcast di YouTube dr. Richard Lee, MARS, Senin (14/4/2025).

    “Kalau memang (berita) ini benar, tolong suarakan, tapi kalau memang suami saya yang salah ya silakan, akan ada hukum alam nanti,” kata Ayu Aulia yang menirukan pernyataan Atalia Praratya di sambungan telepon.

    Seperti diketahui, Ayu Aulia mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Lisa Mariana, orang ketiga dalam rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.

    Kepada publik, Ayu Aulia meyakini anak yang dikandung Lisa Mariana bukanlah anak Ridwan Kamil.

    Pernyataan Ayu Aulia inilah yang membuat dirinya bisa berkomunikasi dengan Atalia Praratya.

    Diketahui, setelah melontarkan pernyataan ini, Ayu Aulia lantas dihubungi Atalia Praratya.

    Kepadanya, Atalia Praratya bertanya soal kebenaran kasus ini.

    Dalam pembicaraan itu, kata Ayu, Atalia Praratya mengucapkan terima kasih kepadanya yang sudah menyuarakan kebenaran.

    “Tidak ada (permintaan dari Atalia). Cuman terima kasih sudah menyuarakan kebenaran,” kata Ayu Aulia.

    Atalia juga berpesan kepada Ayu Aulia untuk tidak ragu bersuara jika itu adalah hal yang benar.

    Ayu mengklaim dirinya telah mendapat restu dari Atalia Praratya untuk turut bersuara.

    “Bu Ata juga sempat telepon,” kata Ayu Aulia kepada Richard Lee.

    “Kapan?” tanya Richard Lee.

    “Ketika ini sudah ramai, lalu saya speak up,” jawab Ayu Aulia.

    “Artinya kamu sudah mendapatkan restu dari Ibu (Atalia) untuk menyuarakan ini?” tanya Richard Lee.

    “Iya betul,” jawab Ayu Aulia.

    Dalam sambungan telepon itu, Ayu Aulia juga menjelaskan, Atalia tentu merasa kecewa dengan isu perselingkuhan yang menyeret nama suaminya itu.

    “Ya kecewa pasti,” ungkap Ayu Aulia.

    Kondisi Rumah Tangga Ridwan Kamil dan Atalia

    Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, membocorkan kondisi rumah tangga kliennya dan Atalia Praratya.

    Ia menyebut hubungan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya dalam keadaan baik.

    “Ya alhamdulillah masih harmonis,” tandas Muslim dari YouTube Mantra News, Sabtu (19/4/2025).

    Muslim pun menepis soal adanya isu Ridwan Kamil dan Atalia Praratya pisah rumah.

    Mengenai hal tersebut, Muslim tegas mengatakan kabar tersebut tak benar adanya.

    “Hoaks itu,” jawab Muslim.

    Muslim juga membantah adanya kabar Atalia menggugat cerai mantan Gubernur Jawa Barat itu.

    “Tidak ada itu (gugatan perceraian),” jelas Muslim.

    Hotman Paris: Badai Pasti Berlalu

    Diketahui, kondisi rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya juga mendapatkan sorotan dari pengacara Hotman Paris.

    Sebagai seorang istri sah, Atalia Praratya diminta untuk sabar dan mengalah.

    Wejangan itu disampaikan Hotman Paris agar persoalan ini tidak membuat perseteruan dengan Ridwan Kamil.

    “Begini, seorang istri sah, apalagi suami kaya, suami terkenal, pada saat kritis seperti ini jangan paksa suamimu harus memilih.”

    “Kau (Atalia) harus mengalah, pada akhirnya jadi pemenang, karena kalau kamu mulai perseteruan, suamimu akan memilih si pelakor,” kata Hotman Paris, dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Kamis (17/4/2025).

    Tak ayal, pengacara kenamaan itu pun meminta Atalia Praratya untuk mencontoh sikap istrinya.

    “Istri saya adalah contoh, tidak meminta saya untuk memilih, kan kalau saya dilaporkan atau diapa-apain kan harus memilih ya, tapi dia (istri Hotman) pemenang.”

    “Jadi istri saya itu, sabar, tenang, badai akan berlalu,” ujarnya.

    (Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Yurika Nendri Novianingsih/Ifan RiskyAnugera/Gabriella Gunatyas)

  • Kalau Suami Saya Salah, Hukum Alam Menanti

    Kalau Suami Saya Salah, Hukum Alam Menanti

    GELORA.CO – Sejak Maret 2025, pengakuan Lisa Mariana punya anak dari Ridwan Kamil, bikin heboh se-Indonesia.

    Namun, Ridwan Kamil hanya menyampaikan klarifikasi, bahwa pengakuan tersebut sebagai fitnah keji.

    Kemudian gosip tersebut bergulir. Tak sedikit yang mulai percaya, Ridwan Kamil, kalaupun bukan ayah biologis anak Lisa, paling tidak mereka pernah berhubungan intim.

    Apalagi sejak pengakuan Lisa, Ridwan Kamil tak langsung melapor ke polisi berkait fitnah yang mencemarkan nama baiknya, sehingga asumsi bahwa mereka pernah berhubungan intim, dinilai makin menguat.

    Bagi Ridwan Kamil, tentu saja hal itu sangat merugikan. Nama baiknya tercemar.

    “Sudah terjadi eskalasi luar biasa yang menyebabkan kerugian bagi nama baik Pak RK sendiri,” ungkap Muslim Jaya Butarbutar, kuasa hukum Ridwan Kamil, dikutip dari YouTube Mantra News, Sabtu (19/4/2025).

    Barulah pertengahan April 2025, Ridwan Kamil melalui kuasa hukumnya, mengumumkan telah melaporkan Lisa ke polisi dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

    Menurut Muslim, keputusan melapor polisi, juga sebagai upaya mencari kebenaran.

    “Ini diputuskan melakukan upaya hukum untuk mencari kebenaran materil,” lanjut Muslim.

    Ia menuturkan, apa yang diungkapkan oleh Lisa Mariana belum ada bukti yang jelas dan dinilai melakukan penggiringan opini.

    “Kami sudah melaporkan ini, tinggal kami nanti meminta pihak Bareskrim melakukan upaya-upaya hukum dan melakukan proses-proses penegakan hukum,” kata Muslim.

    Atalia Praratya, istri Ridwan Kamil, tak pernah mengutarakan pendapatnya secara langsung, maupun lewat media sosial, mengenai gosip yang mencemarkan nama baik suaminya.

    Namun, Ayu Aulia, yang mengaku mendapat restu dari Atalia, untuk bicara ke publik mengenai benar tidaknya pengakuan Lisa Mariana, mengungkap respons istri Ridwan Kamil tersebut.

    Menurut Ayu dalam podcast dr. Richard Lee, MARS, Atalia melalui sambungan telepon, menyampaikan terima kasih kepadanya, karena sudah menyampaikan kebenaran.

    Jadi, lanjut dia, tidak ada permintaan khusus dari Atalia kepada Ayu, selain menyampaikan hal yang benar.

    Atalia, percaya hukum karma. Jika Ridwan Kamil yang salah dalam masalah ini, pasti  akan mendapat ganjaran.

    “Kalau ini memang ini benar tolong suarakan, tapi kalau memang suami saya yang salah silakan, akan ada hukum alam yang menanti,” kata Ayu mengutip perkataan Atalia, dalam percakapan di telepon.

    Ayu pribadi merasa sangat yakin bahwa Ridwan Kamil bukan ayah biologis anak Lisa Mariana.

    Ia mengungkapkan keyakinannya itu ke publik tanpa keraguan.

    Di podcast tersebut, menurut Ayu, perasaan Atalia hancur dengan beredarnya gosip pengakuan Lisa.