Tag: Atalia Praratya

  • Minta Doa dan Tersenyum Tipis

    Minta Doa dan Tersenyum Tipis

    Liputan6.com, Jakarta – Anggota DPR Atalia Praratya menghadiri sidang gugatan perceraian terhadap mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pengadilan Agama Bandung, Rabu (31/12/2025). Dia datang didampingi tim kuasa hukumnya.

    Hadir sekitar pukul 09.40 WIB, dengan setelan formal kemeja berklir krem dan kerudung yang senada, Atalia hanya meminta doa agar sidang perceriannya dengan Ridwan Kamil bisa berjalan dengan lancar.

    “Doain saja ya. Ini banyak sih rangkaiannya, minta doanya saja ya,” ucap Atalia sembari berjalan masuk menuju Gedung Pengadilan Agama Bandung.

    Sementara saat duduk di depan meja persidangan, dia terlihat tersenyum tipis, sembari melihat berkas yang dipegang kuasa hukumnya.

    Di sisi lain, kuasa Hukum Atalia, Debi Agusfriansa mengatakan, kliennya kali ini juga akan menghadirkan saksi di persidangan.

    “Hari ini agendanya melaporkan hasil mediasinya, lalu pembacaan gugatan, jawaban, kemungkinan replik duplik, mendatangkan saksi dua orang, terakhir kesimpulan,” kata dia.

    Debi mengatakan, Pengadilan Agama bersama dan kedua belah pihak telah sepakat untuk mempercepat jadwal persidangan perceraian.

    Menurutnya, hal itu dikarenakan hasil mediasi antara Atalia Praratya dan Ridwan Kamil telah keluar.

    “Satu bulan estimasi bilamana mediasi berlarut larut. Kenapa bisa cepat, jumat 17 Desember hasil mediasi sudah keluar. Kedua belah pihak bersepakat. Sehingga hari ini diagendakan disampaikan,” jelas Debi.

     

  • Ridwan Kamil dan Gibran, Dua Orang Bermasalah yang Didukung Jokowi

    Ridwan Kamil dan Gibran, Dua Orang Bermasalah yang Didukung Jokowi

    GELORA.CO -Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil (RK) memiliki sejumlah kesamaan dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

    Hal ini diungkapkan oleh politikus PDIP Mohamad Guntur Romli melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Minggu 28 Desember 2025.

    Guntur mengatakan, RK dan Gibran sama-sama orang bermasalah yang didukung mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

    “Bedanya, RK gagal terpilih, Gibran terpilih,” tulis Guntur.

    Ridwan Kamil yang didukung koalisi gemuk 12 parpol gagal menumbangkan jagoan PDIP Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada DKI Jakarta 2024.

    Diketahui, sepanjang 2025, Ridwan Kamil menghadapi sejumlah permasalahan.

    Antara lain terkait kasus korupsi iklan bank bjb, dugaan perselingkuhan dengan Lisa Mariana, digugat cerai sang istri, Atalia Praratya.

    Terbaru Ridwan Kamil tersandung isu dugaan perselingkuhannya dengan Aura Kasih yang menjadi topik perbincangan hangat netizen.

  • Aura Kasih Saling Balas Komentar dengan Lisa Mariana di Instagram

    Aura Kasih Saling Balas Komentar dengan Lisa Mariana di Instagram

    GELORA.CO – Aura Kasih kembali menjadi sorotan publik setelah meninggalkan komentar di unggahan Instagram milik Lisa Mariana.

    Dalam posting terbarunya, Lisa memamerkan motor miliknya yang warnanya sama dengan motor milik Aura Kasih. Lisa terlihat menaiki motor berwarna kuning, sementara dalam unggahan itu juga disisipkan foto Aura Kasih dengan motor serupa, sebagaimana dikutip cnnindonesia.com.

    “Motor kita warnanya sama,” tulis Lisa Mariana dalam keterangan foto yang diunggah Kamis (25/12).

    Aura Kasih merespons komentar tersebut dengan menulis, “Cus sunmorii dutt,” pada Jumat (26/12). Interaksi ini pun langsung menarik perhatian netizen.

    “Asik nih balas-balasan,” komentar salah satu pengguna Instagram.

    “Welaa malah mau kopdar,” timpal pengguna lain.

    Kedua nama ini sebelumnya sempat terseret dalam rumor yang melibatkan eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK). Lisa Mariana dikenal publik setelah mengklaim RK sebagai ayah dari anaknya, yang kemudian berujung pada laporan hukum terkait pencemaran nama baik.

    Sementara itu, Aura Kasih belakangan santer dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan RK. Dugaan tersebut pertama kali muncul dari unggahan warganet di platform X. Aura Kasih sendiri melalui kuasa hukumnya membantah rumor tersebut dan sedang mempertimbangkan langkah hukum untuk menindaklanjuti kabar tidak benar ini.

    “Semua gosip itu tidak benar. Kami sedang mengumpulkan bukti dan berita-berita yang keliru, nanti akan dipertimbangkan apakah akan dilaporkan atau tidak,” ujar kuasa hukum Aura Kasih, Alexander Januar Gaodilliam.

    Di sisi lain, RK saat ini tengah menjalani proses perceraian dengan istrinya, Atalia Praratya, setelah keduanya sepakat untuk berpisah. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, RK meminta maaf atas kekhilafan selama pernikahan mereka.

    “Saya mengakui selama 29 tahun pernikahan, banyak kekhilafan dan dosa yang saya lakukan kepada istri saya, Atalia. Perpisahan ini adalah hak beliau untuk meraih kebahagiaan tanpa saya. Mohon maaf kepada Ibu Atalia, dan saya selalu mendoakan yang terbaik untuk beliau,” tulis RK.

  • RK Digugat Cerai, Loyalis Anies Ungkit Dukungan Jokowi hingga Fahri Hamzah: Persekongkolan Jahat Bersatu Padu

    RK Digugat Cerai, Loyalis Anies Ungkit Dukungan Jokowi hingga Fahri Hamzah: Persekongkolan Jahat Bersatu Padu

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Komisaris Ancol, Geizs Chalifah, ikut merespons polemik yang menyelimuti mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

    Polemik tersebut mencuat seiring gugatan cerai yang diajukan sang istri, Atalia Praratya, serta isu dugaan hubungan gelap dengan artis Aura Kasih.

    “Ketika persengkongkolan Jahat bersatu padu,” ujar Geizs yang dikenal sebagai loyalis Anies Baswedan ini di X @GeizsChalifah (26/12/2025).

    Dalam video yang diunggah Geizs, tampak Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia, Fahri Hamzah, sedang berbicara dalam sebuah kegiatan menjelang Pilgub DKI Jakarta.

    Dalam kesempatan itu, Fahri secara terbuka memuji Ridwan Kamil.

    “Supaya rekonsiliasi kita berlanjut, tidak ada yang sebaik Pak Ridwan Kamil memimpin Jakarta,” ucap Fahri Hamzah dalam video tersebut.

    Dukungan Presiden ke-7 RI, Jokowi, juga terlihat pada video yang sama.

    Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini secara terang-terangan mempromosikan Ridwan Kamil kepada publik.

    Jokowi kala itu menekankan alasan dukungannya berdasarkan rekam jejak.

    “Kenapa saya (dukung) Ridwan Kamil, karena rekam jejaknya. Saya ulangi, kenapa saya (dukung) Ridwan Kamil, karena rekam jejaknya,” kata Jokowi, sebagaimana dikutip dalam video yang turut dibagikan Geizs.

    Bukan hanya menyinggung dukungan elite politik, Geizs juga mengungkit kebiasaan Ridwan Kamil dalam beberapa acara resmi yang kerap membuka sambutan dengan pantun yang diawali nama Aura Kasih.

    Ia menyebut beberapa contoh pantun tersebut yang terekam dalam berbagai kesempatan.

  • KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Ridwan Kamil ke Aura Kasih, Ini Fakta Bisnisnya

    KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Ridwan Kamil ke Aura Kasih, Ini Fakta Bisnisnya

    GELORA.CO  — Isu dugaan aliran dana dari Ridwan Kamil ke penyanyi dan aktris Aura Kasih ikut menyeruak seiring penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri kebenaran informasi tersebut, sementara Aura Kasih membantah memiliki hubungan khusus dengan Ridwan Kamil dan menegaskan sumber penghasilannya berasal dari berbagai usaha yang dijalani.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara terkait kabar adanya dugaan aliran dana dari Ridwan Kamil kepada Aura Kasih.

    Dugaan itu mencuat bersamaan dengan pengusutan kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB yang menyeret sejumlah nama.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaganya akan melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar di ruang publik tersebut.

    “Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar Budi.

    Dalam kasus yang sama, penyidik KPK sebelumnya juga menyoroti pengakuan Lisa Mariana, perempuan yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Ridwan Kamil. Lisa mengakui pernah menerima aliran uang, yang kini menjadi bagian dari materi penyelidikan.

    Terkait dugaan dana mengalir ke Aura Kasih, KPK menyebut langkah klarifikasi akan dilakukan kepada pihak-pihak yang dinilai mengetahui fakta sebenarnya.

    “Tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan informasi tersebut,” kata Budi.

    Sementara itu, Aura Kasih melalui kuasa hukumnya, Yanti Nurdin, secara tegas membantah kabar adanya hubungan pribadi maupun aliran dana dari Ridwan Kamil.

    “Dari mbak Aura sendiri menyampaikan bahwa itu tidak benar. Saat ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti,” ujar Yanti.

    Bahkan, pihak Aura Kasih tengah menyiapkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan isu tanpa dasar.

    “Kalau bukti sudah lengkap, kami siap melaporkan pihak yang menyebarkan informasi tidak benar,” tegasnya.

    Langkah serupa juga disiapkan oleh pihak Ridwan Kamil.

    Kuasa hukum mantan Gubernur Jawa Barat itu menyatakan akan menempuh jalur hukum jika tuduhan tersebut terbukti sebagai fitnah.

    Di tengah polemik tersebut, perhatian publik ikut tertuju pada koleksi barang mewah yang kerap dikenakan Aura Kasih.

    Mulai dari tas dan jam tangan berkelas hingga kepemilikan rumah, yang kemudian dikaitkan dengan isu pemberian dari Ridwan Kamil.

    Bantahan Aura Kasih

    Dalam sebuah tayangan televisi, Aura Kasih sempat menyebut sejumlah barang yang dimilikinya merupakan hadiah.

    “Hadiah, hadiah, hadiah Valentine,” ucap Aura dalam program tersebut.

    Namun, Aura Kasih menegaskan bahwa dirinya memiliki sumber penghasilan sendiri.

    Selain dikenal sebagai aktris dan penyanyi, ia juga menjalankan berbagai lini bisnis.

    Salah satunya adalah usaha peternakan ayam dan pengelolaan lahan pertanian di Subang, Jawa Barat, yang telah dijalani sejak 2024.

    “Masih belajar, karena kalau bisnis aku harus terjun langsung,” kata Aura.

    Ia mengklaim usaha tersebut sudah mulai menghasilkan, bahkan sebagian hasil pertanian dibagikan kepada warga sekitar.

    Selain sektor agribisnis, Aura Kasih juga mengelola bisnis kecantikan melalui Aura Dermatology, serta usaha kuliner berupa Bober Kafe & Ruang Komunitas di Surabaya, Jawa Timur.

    Di tengah derasnya isu miring, Aura Kasih memilih menenangkan diri dengan berlibur ke luar negeri.

    “Happy Holiday 2025. Offline a little, living a lot,” tulisnya di Instagram.

    Sementara itu, Ridwan Kamil telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik dan keluarganya menyusul gugatan cerai yang dilayangkan istrinya, Atalia Praratya.

    Dalam pernyataannya, Ridwan Kamil mengakui berbagai kekhilafan pribadi dan menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

    Lewat kuasa hukumnya, Yanti Nurdin, Aura Kasih sudah membantah memiliki hubungan dengan Ridwan Kamil.

    “Dari mbak Aura sendiri bilang itu gak benar semua, jadi kita lagi kumpulin semua bukti yang ada,” katanya.

    Bahkan kini pihaknya sedang menghimpun bukti untuk melaporkan pihak-pihak yang menggiring isu hubungan Ridwan Kamil dan Aura Kasih.

    “Kalau kita udah cukup bukti semuanya kita juga siap-siap ngelaporin orang yang bikin isu yang gak benar itu,” katanya.

    Sedangkan Ridwan Kamil sudah meminta maaf, ia menanggapi gugatan cerai yang dilayangkan sang istri, Atalia Praratya.

    “1. Dari hati saya yang terdalam, dengan ini saya menghaturkan permohonan maaf kepada semua pihak dan semua yang terdampak atas kegaduhan yang tidak seharusnya.

    Sekali lagi setulusnya saya mohon maaf.

    2. Saya mengakui selama 29 tahun pernikahan, saya banyak melakukan kekhilafan dan dosa kepada istri saya Atalia, sehingga perpisahan ini adalah hak beliau untuk bahagia dalam hidupnya tanpa ada saya di dalamnya. Permohonan maaf untuk Ibu Atalia dan teriring doa terbaik dari saya.

    3. Saya juga memohon ampun kepada ibunda saya atas segala khilaf dan dosa sebagai anak yang mungkin mengecewakannya.

    4. Saya juga memohon maaf kepada anak-anak saya yang terdampak oleh peristiwa-peristiwa yang tidak sepenuhnya dipahami oleh mereka.

    5. Saya juga memohon maaf kepada pihak-pihak lain yang terbawa dan terdampak dalam rangkaian peristiwa2 pribadi ini. Sepenuhnya kesalahan dan kekhilafan ada di saya.” tulis di Instagram Ridwan Kamil. 

  • Ridwan Kamil dan Retaknya Pesona Politik Pencitraan

    Ridwan Kamil dan Retaknya Pesona Politik Pencitraan

    Ridwan Kamil dan Retaknya Pesona Politik Pencitraan
    Praktisi Humas/Manajer Eksekutif PR Politik Indonesia
    Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.
    DALAM
    politik modern, pengelolaan citra telah menjadi bagian penting dari strategi komunikasi seorang politisi.
    Ia tidak hanya menyangkut bagaimana seorang tokoh hadir di ruang publik, tetapi juga cara membangun kedekatan emosional, menumbuhkan rasa percaya, dan membentuk harapan kolektif di benak masyarakat.
    Di era media sosial, proses ini berlangsung jauh lebih intens. Publik tidak hanya mengenal kebijakan seorang politisi, tetapi juga kepribadian, gaya berkomunikasi, hingga potongan kehidupan pribadinya.
    Namun, praktik politik belakangan menunjukkan satu paradoks. Citra yang dibangun terlalu sempurna justru paling rapuh ketika realitas menyimpang.
    Di ruang digital yang bergerak cepat, satu celah kecil saja bisa meruntuhkan reputasi yang selama ini dibangun.
    Ketika jarak antara persona yang dikonstruksi selama bertahun-tahun dan kenyataan yang terungkap kian melebar, kekaguman dapat berubah menjadi kekecewaan dalam sekejap.
    Fenomena ini tampak dalam cara publik memaknai perjalanan politik
    Ridwan Kamil
    .
    Jauh sebelum menjabat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah dikenal sebagai figur yang mahir mengelola citra di media sosial. Ia menampilkan diri sebagai pemimpin yang humanis, kreatif, religius moderat, dekat dengan anak muda, sekaligus komunikatif.
    Ketika menjabat sebagai gubernur Jawa Barat, pola komunikasi itu tidak berubah, bahkan semakin intens.
    Akun instagramnya
    @ridwankamil
    berfungsi sebagai etalase kerja sekaligus ruang personal: dari agenda pemerintahan hingga kisah rumah tangga bersama sang istri, Atalia Praratya, yang juga dikenal netizen dengan nama ”Bu Cinta”, secara rutin dibagikan melalui feed akun tersebut.
    Narasi keluarga harmonis dan relasi yang setara menjadikan mereka dijuluki
    couple goals.
    Sosok pemimpin tidak lagi hadir sebagai figur birokratis yang berjarak secara sosial, melainkan sebagai pribadi yang terasa dekat dan “ideal”.
    Citra keluarga sempurna dan pemimpin yang manusiawi menjadi bagian penting dari daya tariknya. Dalam bahasa komunikasi politik, hal ini sering disebut sebagai
    political branding.
    Political branding
    merujuk pada upaya sistematis membangun identitas politik melalui simbol, narasi, dan emosi yang konsisten, sehingga publik tidak hanya mengenal kebijakan seorang pemimpin, tetapi juga merasa dekat secara personal dengan sosoknya.
    Dalam konteks ini, kehidupan keluarga, gaya komunikasi, dan cerita keseharian bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari strategi membangun kepercayaan dan legitimasi politik.
    Needham, dalam artikelnya “Brand Leaders: Conservative Politics in the UK” (
    Journal of Political Marketing
    , 2005), menganalogikan politisi modern sebagai merek yang membutuhkan identitas jelas, nilai-nilai inti, serta konsistensi simbolik dan naratif untuk membangun kepercayaan publik.
    Dalam kerangka ini, keberhasilan merek politik bergantung pada kemampuannya menjaga kejelasan pesan, diferensiasi, relevansi, dan daya emosional di mata publik.
    Gagasan tersebut kemudian dipertegas oleh Scammell (2015), yang melihat politisi sebagai personal brand yang dibangun melalui simbol, nilai, dan narasi emosional, seiring dengan menguatnya personalisasi politik di era media dan budaya populer.
    Media sosial mempercepat proses ini karena memungkinkan relasi yang terus-menerus, intim, dan personal antara pemimpin dan rakyat.
    Akibatnya, dukungan politik sering kali tumbuh bukan hanya dari kinerja kebijakan, tetapi dari rasa kedekatan dengan persona sang pemimpin.
    Pada titik ini, ekspektasi publik melihat Ridwan Kamil tidak hanya sebagai pejabat publik, tetapi sebagai simbol figur ideal yang cerdas, bersih, dan terasa dekat dengan masyarakat.
    Namun, masalah muncul ketika realitas sosial dan politik menghadirkan cerita yang tidak sejalan dengan citra yang dibangun.
    Pasca-Pilkada Jakarta 2024, berbagai isu personal mencuat, mulai dari dugaan korupsi, isu perselingkuhan, hingga gugatan cerai dari sang istri.
    Rangkaian persoalan ini menjadi tekanan berlapis yang mengguncang citra dan prospek politik yang telah ia bangun selama lebih dari satu dekade.
    Dalam komunikasi publik, yang berpengaruh bukan sekadar fakta, tetapi juga makna di baliknya.
    Ketika seorang tokoh yang selama ini dianggap sebagai panutan diguncang isu personal, yang terguncang bukan cuma namanya, tetapi juga kepercayaan publik yang selama ini membuatnya dihormati dan dipercaya.
    Ketika skandal personal menghantam secara emosional, publik merasa dikhianati pada tingkat yang paling mendasar oleh sosok yang selama ini mereka percaya dan kagumi.
    Fenomena ini tidak bisa dibaca semata sebagai kegagalan individu. Ia mencerminkan persoalan yang lebih luas dalam komunikasi politik modern, yakni politik yang terlalu bertumpu pada persona.
    Akibatnya, publik belajar mencintai atau membenci politik melalui sosok, bukan melalui kinerja nyata. Ketika sosok itu terguncang, kepercayaan pun ikut runtuh. Demokrasi menjadi semakin emosional dan rapuh.
    Dalam kasus Ridwan Kamil, kekecewaan publik menunjukkan betapa tingginya harapan yang pernah dilekatkan padanya.
    Ia tidak hanya dinilai dari kinerjanya sebagai pejabat, tetapi juga dari integritas pribadinya. Ketika keduanya dianggap tidak lagi sejalan, citra dan kepercayaan publik padanya ikut tergerus.
    Media sosial menciptakan ilusi kedekatan. Warga merasa mengenal pemimpinnya, padahal yang mereka lihat adalah cerita yang telah dikurasi.
    Ketika realitas menghadirkan versi berbeda, yang muncul adalah kebingungan dan keguncangan tentang siapa sebenarnya sosok yang selama ini mereka kagumi.
    Erving Goffman (1959) dalam teorinya tentang dramaturgi sosial memberikan kerangka untuk memahami fenomena ini. Ia menyebut kehidupan sosial sebagai panggung tempat individu mengelola kesan di hadapan audiens.
    Di ‘panggung depan’ (
    front stage
    ), politisi menampilkan versi diri yang ingin dilihat publik, sementara di ‘panggung belakang’ (
    back stage
    ) mereka menyimpan sisi-sisi yang lebih pribadi dan tidak selalu rapi.
    Media sosial membuat panggung depan itu nyaris tanpa henti. Dalam situasi seperti ini, ketika realitas pribadi tidak sejalan dengan citra yang dipertontonkan, publik mudah memaknainya sebagai bentuk kebohongan atau bahkan pengkhianatan terhadap kepercayaan.
    Peristiwa yang dialami Ridwan Kamil mengingatkan kita pada batas daya tahan politik
    pencitraan
    .
    Di era media sosial, membangun persona memang cepat dan murah. Citra bisa dirangkai dari unggahan, visual yang rapi, dan narasi yang menyentuh emosi.
    Namun mempertahankan kepercayaan publik menuntut sesuatu yang jauh lebih mahal dan sulit, yaitu integritas, konsistensi, serta kejujuran dan kinerja nyata.
    Persoalan utamanya bukan semata pada satu figur, melainkan pada cara politik kita semakin dipersempit menjadi urusan siapa yang paling disukai, paling relatable, atau paling layak diidolakan.
    Ketika demokrasi digerakkan oleh pesona personal, bukan oleh kinerja dan akuntabilitas, ia menjadi rapuh. Kepercayaan publik mudah naik, tetapi juga mudah runtuh.
    Bagi politisi, ini berarti media sosial seharusnya tidak diperlakukan hanya sebagai panggung estetika diri, melainkan sebagai ruang keterbukaan, dialog kebijakan, dan pertanggungjawaban.
    Kedekatan dengan warga seharusnya dibangun melalui kejujuran dan kerja nyata, bukan sekadar lewat citra yang dikurasi.
    Bagi publik, pelajaran yang tak kalah penting adalah keluar dari politik pengidolaan menuju politik penilaian yang lebih rasional. Pemimpin perlu dilihat sebagai pejabat yang harus diawasi, bukan sebagai figur sempurna yang harus diidolakan.
    Demokrasi tidak bisa hidup dari pesona. Ia membutuhkan jarak kritis, baik dari warga kepada pemimpin, maupun dari pemimpin kepada dirinya sendiri.
    Politik seharusnya tidak lagi bertumpu pada figur yang tampak ideal, melainkan pada sistem yang bisa diuji dan dikoreksi. Dari situlah kepercayaan publik dapat tumbuh lebih sehat dan bertahan lama.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cocoklogi Feed IG Aura Kasih dan Ridwan Kamil, Sama-Sama Kode ‘Jalanin Aja Dulu’

    Cocoklogi Feed IG Aura Kasih dan Ridwan Kamil, Sama-Sama Kode ‘Jalanin Aja Dulu’

    GELORA.CO –  Hubungan Aura Kasih dan Ridwan Kamil terus menjadi sorotan di akun akun gosip.

    Rumor hubungan keduanya muncul di tengah gugatan perceraian Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil.

    Cocoklogi kali ini diungkap oleh akun gosip Gosip_Danu di mana terlihat keduanya mengunggah feed yang sama.

    Ridwan Kamil dan Aura Kasih sama-Sama mengunggah kode ‘Jalanin Aja Dulu’ dengan gimmick rambu dan juga caption unik.

    “APAKAH ada nama jalan ini di kotamu, silakan cek gugel map masing-masing, selamat berhari Minggu bagi yang menjalani aja dulu,” tulis Ridwan Kamil tanggal 25 Januari 2023.

    Begitu pula feed yang sama diunggah oleh Aura Kasih.

    Namun tanggalnya berbeda.

    “Yu coba digeser,” tulis Aura Kasih tanggal 26 Maret 2023.

    Cocoklogi R

    Ada pula cocoklogi yang terus dihembuskan netizen dan akun-akun gosip salah satunya ketika Aura Kasih menuliskan kode inisial R.

    “Miss U R” tulis Aura Kasih. 

    Ada pula lukisan Aura Kasih yang dikaitkan dengan siluet Ridwan Kamil. 

  • 3
                    
                        KPK Dengar Info Aliran Duit Ridwan Kamil ke Aura Kasih: Nanti Kami Cek
                        Nasional

    3 KPK Dengar Info Aliran Duit Ridwan Kamil ke Aura Kasih: Nanti Kami Cek Nasional

    KPK Dengar Info Aliran Duit Ridwan Kamil ke Aura Kasih: Nanti Kami Cek
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengecek informasi soal aliran uang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB dari eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) ke banyak pihak, termasuk informasi aliran uang ke selebritas Aura Kasih.
    “Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut. Dan jika masyarakat memiliki data ataupun informasi awal yang valid, silakan bisa disampaikan kepada kami,” kata Juru Bicara
    KPK
    Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (24/12/2025).
    Budi mengatakan, KPK akan mengkonfirmasi informasi tersebut kepada pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.
    “Dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” ujarnya.
    Kompas.com
    tengah berupaya menghubungi perwakilan pihak
    Aura Kasih
    untuk merespons hal ini.  
    Sebelumnya, gosip beredar ke publik soal kedekatan Aura Kasih dengan
    Ridwan Kamil
    . Isu ini mencuat di tengah proses perceraian Ridwan Kamil dengan Atalia Praratya.
    Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Aura Kasih, Yanti Nurdin, membantah keras segala tuduhan yang diarahkan kepada kliennya.
    “Jadi masalah gosip, saya tambahin ya. Itu semua enggak benar,” tegas Yanti Nurdin kepada awak media, Selasa (23/12/2025).
    Yanti meminta publik untuk tidak mempercayai spekulasi yang tidak berdasar.
    Ia menekankan bahwa fokus Aura Kasih saat ini adalah membesarkan anaknya sebagai orang tua tunggal dan mengurus legalitas perwalian anak.
    “Buat teman-teman wartawan atau netizen, kalau memang enggak benar, enggak usah digoreng-gorenglah itu beritanya. Itu aja sih,” imbau Yanti.
    Diketahui, KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, yakni Direktur Utama
    Bank BJB
    Yuddy Renaldi dan Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kepala Divisi Corsec BJB Widi Hartoto.
    Kemudian, pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, pengendali agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik, serta pengendali Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma.
    Adapun penyidik KPK memperkirakan kerugian negara akibat dugaan korupsi di Bank BJB tersebut mencapai Rp 222 miliar.
    Pada Selasa (2/12/2025) lalu, KPK memeriksa Ridwan Kamil atau RK di markas Kuningan Jakarta Selatan.
    KPK mencari tahu soal aset-aset yang dimiliki Ridwan Kamil berkaitan dengan perkara ini.
    “Termasuk penyidik mengonfirmasi terkait dengan aset-aset yang dimiliki oleh RK apakah terkait juga dengan anggaran
    non-budgeter
    ,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta.

    Budi mengatakan, penyidik juga mendalami keterangan RK terkait aset-aset yang belum dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
    Ridwan Kamil mengaku tidak mengetahui kasus dugaan korupsi pengadaan iklan yang terjadi di Bank BJB.
    “Jadi pada dasarnya yang paling utama adalah saya itu tidak mengetahui apa yang namanya menjadi perkara dana iklan ini karena dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi dari BUMD itu adalah dilakukan oleh teknis mereka sendiri,” kata Ridwan Kamil.
    Pengakuan tersebut disampaikan Ridwan Kamil usai diperiksa selama 6 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
    KPK menggeledah rumah Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB pada Senin (10/3/2025).
    Dalam penggeledahan itu, KPK menyita barang bukti elektronik, mobil Mercedes Benz, dan motor Royal Enfield hitam tipe Classic 500 Limited Edition.
    Terbaru, lewat pernyataan Jubir Budi Prasetyo 17 Desember 2025 lalu, KPK mendalami dugaan dana
    nonbudgeter
    yang dikelola Divisi Corporate Secretary Bank BJB senilai Rp 200 miliar ke Ridwan Kamil.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pengakuan Dosa Ridwan Kamil dan Bayang-Bayang KPK di Tengah Perpisahan

    Pengakuan Dosa Ridwan Kamil dan Bayang-Bayang KPK di Tengah Perpisahan

    Liputan6.com, Jakarta – Di tengah dinamika sosial politik nasional, publik kembali dikejutkan oleh kabar perpisahan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan istrinya, Atalia Praratya. Kabar tersebut kian menyita perhatian karena tidak hanya menyangkut figur publik, melainkan juga sarat emosi, spekulasi, dan persepsi masyarakat.

    Isu perpisahan ini sempat bergulir dengan berbagai asumsi, mulai dari isu keretakan rumah tangga hingga rumor perselingkuhan yang sempat mencuat di publik. Untuk pertama kalinya, Ridwan Kamil akhirnya membuka suara melalui unggahan di akun Instagramnya, Selasa, 23 Desember 2025.

    Dalam pernyataan panjangnya, ia menyampaikan permohonan maaf, tidak hanya kepada publik, tetapi juga kepada orang-orang terdekatnya.

    “Saya juga memohon ampun kepada ibunda saya atas segala khilaf dan dosa sebagai anak yang mungkin mengecewakannya,” tulisnya.

    Tidak hanya kepada sang ibu, ia juga menyampaikan maaf kepada anak-anaknya, Camillia Laetitia Azzahra (Zara) dan anak angkatnya, Arkana Aidan.

    “Saya juga memohon maaf kepada anak-anak saya yang terdampak oleh peristiwa-peristiwa yang tidak sepenuhnya dipahami oleh mereka,” ucapnya.

    Dan tentu saja, Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Atalia.

    “Permohonan maaf untuk Ibu Atalia dan teriring doa terbaik dari saya,” tulisnya, sembari mengakui bahwa selama 29 tahun rumah tangga, ia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan.

    Ia juga meminta maaf kepada seluruh pihak yang ikut terdampak.

    “Dari hati saya yang terdalam, saya menghaturkan permohonan maaf kepada semua pihak yang terdampak atas kegaduhan yang tidak seharusnya,” katanya.

    Pada bagian akhir pernyataannya, ia menutup dengan harapan akan kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik.

    “Semoga Allah, sang Maha Pengampun, memberikan ridha untuk memberi saya kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik,” ucapnya.

     

  • Aura Kasih Diduga Jalin Hubungan dengan Ridwan Kamil sejak 2023

    Aura Kasih Diduga Jalin Hubungan dengan Ridwan Kamil sejak 2023

    GELORA.CO – Misteri hubungan Ridwan Kamil (RK) dan Aura Kasih perlahan terbuka. Keduanya diduga sudah menjalin hubungan sejak tahun 2023.

    Spekulasi itu mencuat setelah foto keduanya liburan bareng ke Italia tersebar di media sosial. Akun @gosip_danu di Instagram, tampak membagikan potret kebersamaan keduanya di depan sebuah restoran di Italia.

    RK terlihat mengenakan kemeja biru, celana pendek putih, dan topi. Sementara Aura Kasih yang tampak asyik memotret area di sekitarnya memakai atasan turtle neck putih yang dipadukannya dengan rok mini berwarna cokelat.

    Merunut unggahan Instagram sang artis, perjalanannya ke Italia terjadi pada 19 Desember 2023. Namun pelantun ‘Mari Bercinta’ itu baru mengunggah foto dirinya mengenakan outfit serupa dengan RK pada 30 Desember 2023. 

    Beredarnya foto liburan tersebut memancing komentar warganet. “Ini pasti alasan ke Bu Cinta kunjungan kerja. Tahunnya bawa enong-enong,” kata akun @wind***. 

    Akun @wazy*** menuliskan, “Tanggal segitu, Bu Cinta lagi ngapain ya? Rapi banget Pak RK selingkuhnya sama AK sampai ke luar negeri.” Akun @amie**** menambahkan, “Pantas AK lagi Jaya-Jaya nya di 2023. Punya rumah mewah Rp50 miliar, padahal lagi enggak banyak job.”  

    Foto Aura Kasih liburan bareng mantan Gubernur Jawa Barat itu tersebar kurang dari 24 jam setelah dia mengunggah permintaan maaf untuk istri, ibu, dan anak-anaknya di Instagram.

    “Saya mengakui, selama 29 tahun pernikahan, saya banyak melakukan kekhilafan dan dosa kepada istri saya, Atalia. Sehingga, perpisahan ini adalah hak beliau. Karena dia berhak bahagia atas hidupnya tanpa ada saya di dalamnya,” ujar RK dalam unggahan itu.

    RK juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang tak seharusnya terseret namun akhirnya terlibat dalam kisruh rumah tangganya bersama Atalia Praratya. Hingga kini, Aura Kasih masih bungkam terkait rumor kedekatannya dengan sang politikus.*