Tag: Arya Dwi Paramita

  • Hijaukan Hutan Lombok, Pertamina Lestarikan Lingkungan dan Beri Nilai Ekonomi untuk Masyarakat – Page 3

    Hijaukan Hutan Lombok, Pertamina Lestarikan Lingkungan dan Beri Nilai Ekonomi untuk Masyarakat – Page 3

    Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita mengatakan program perhutanan sosial merupakan bagian komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi berbasis masyarakat.

     “Kami ingin mewujudkan transisi Energi yang inklusif, salah satunya melalui pelestarian hutan berbasis kearifan lokal. Program ini membuktikan keberlanjutan bisa dimulai dari desa, oleh masyarakat sendiri,” jelas Arya.

    Arya melanjutkan, sebanyak 60 orang kini mempunyai pekerjaan dan memiliki keahlian melalui pelatihan pengolahan. Setiap tahun, lebih dari 800 wisatawan baik domestik maupun mancanegara berkunjung ke desa ini sehingga meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

    “Melalui ekosistem kemandirian masyarakat yang dibangun Pertamina bersama pemangku kepentingan dan masyarakat lokal, diharapkan kemandirian energi tingkat desa dapat terus berkembang memenuhi kebutuhan masyarakat,” terang Arya.

  • Lewat Program Sahabat Istimewa Pertamina, PHE Wujudkan Asa dan Mimpi Anak-anak Disabilitas
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        11 April 2025

    Lewat Program Sahabat Istimewa Pertamina, PHE Wujudkan Asa dan Mimpi Anak-anak Disabilitas Nasional 11 April 2025

    Lewat Program Sahabat Istimewa Pertamina, PHE Wujudkan Asa dan Mimpi Anak-anak Disabilitas
    Penulis
    KOMPAS.com
    – PT
    Pertamina Hulu Energi
    (
    PHE
    ) selaku Subholding Upstream
    Pertamina
    terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan daya saing individu dan terbentuknya ruang inklusif bagi
    disabilitas
    .
    Langkah itu diwujudkan melalui 13 program
    Sahabat Istimewa Pertamina
    yang dijalankan di sembilan wilayah kerja operasional dengan jangkauan lebih dari 600 orang penerima manfaat langsung.
    Melalui langkah itu pula, PHE berupaya mewujudkan asa dan mimpi para disabilitas dengan memberikan pelatihan
    life-skill
    guna meningkatkan standar taraf hidup mereka.
    Berkat program itu, Pertamina berhasil mencatat kenaikan pendapatan kumulatif kelompok disabilitas, yakni lebih dari Rp 680 juta per tahun dan penhematan ekonomi kumulatif Rp 11,4 juta per tahun.
    Program Sahabat Istimewa Pertamina sudah dijalankan PHE Group di wilayah kerja PT Pertamina EP Rantau Field, WK Rokan, PT Pertamina EP Prabumulih Field, dan PT Pertamina Hulu Energi ONWJ.
    Kemudian, di PT Pertamina EP Subang Field, PT Pertamina EP Tambun Field, PT Pertamina EP Tarakan Field, PT Pertamina Internasional EP, dan PT Elnusa Tbk.
    Dengan semangat “No one Left Behind”, program Sahabat Istimewa Pertamina merupakan langkah untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu tanpa memandang latar belakang, termasuk
    penyandang disabilitas
    .
    Mereka berhak mengakses pendidikan, kehidupan yang layak, lapangan pekerjaan dan partisipasi sosial dapat menjadi kunci bagi mewujudkan masyarakat yang adil, damai dan berkelanjutan.
    Salah satu aspek penting untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mendorong lingkungan yang Inklusif untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) SDGs Tujuan 3, 4, 10, dan 16.
    Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, Sahabat Istimewa Pertamina lahir dari semangat membangun masyarakat yang lebih inklusif.
    Pertamina, sebutnya, yakin bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki potensi yang luar biasa. Oleh karenanya, mereka harus diberi pelatihan keterampilan, akses pendidikan setara, dan bantuan sosial yang menyentuh kebutuhan nyata.
    “Program ini hadir sebagai jembatan menuju kemandirian dan kehidupan yang lebih bermakna. Ini adalah wujud komitmen kami untuk berjalan bersama, merangkul perbedaan, dan tumbuh bersama dalam keberagaman,” ujar Arya melalui siaran persnya, Jumat (11/4/2025).
    Pemberdayaan disabilitas diimplementasikan PHE melalui 13 program dengan jumlah penerima manfaat langsung lebih dari 600 orang.
    Program-program pemberdayaan disabilitas tersebut dikelompokkan menjadi lima kluster, yakni Pemberdayaan Ekonomi
    Disabilitas
    , Disabilitas Tanggap Bencana, Upskilling Disabilitas, Program Lingkungan, dan Program Kebudayaan.
    Program pemberdayaan disabilitas yang dijalankan PHE Group, di antaranya Program UMKM Café inklusi dan Bengkel Difabel (PT Pertamina EP Rantau Field), Rumah Jahit Lestari (WK Rokan), This Ability – UMKM Disabilitas (PHE ONWJ), dan Program Pemberdayaan Masyarakat Disabilitas Melalui Kerajinan Batik (PT Pertamina EP Tarakan Field).
    Kemudian, Merajut Karya Bersama Sahabat Istimewa (PT Elnusa Tbk) serta Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa Bogor dan Subprogram Kakak Asuh dan Difabel on Action (PT Pertamina Internasional EP).
     Program lainnya, yaitu sistem inklusif dan responsif pelibatan difabel dalam tanggap bencana (PT Pertamina EP Rantau Field) serta
    upskilling
    melalui pelatihan menjahit dan bertani bagi kelompok disabilitas (PT Pertamina EP Prabumulih Field).
    Selanjutnya, ada peningkatan kualitas kesehatan penyandang difabel di Aceh Tamiang (PT Pertamina EP Rantau Field), Pemberdayaan Teman Tuli dan Disabilitas (PT Pertamina EP Subang Field), dan Kampung Seni Budaya Betawi (PT Pertamina EP Tambun Field).
    Komitmen PHE untuk mendukung peningkatan daya saing individu para disabilitas tersebut bahkan membantu 278 anak disabilitas mendapatkan pendidikan seni dan pelatihan 
    life-skill 
    secara inklusif serta membentuk 20 kolaborasi 
    stakeholder 
    dan tujuh kelompok usaha baru.
    VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, program Sahabat Istimewa yang digagas oleh PHE merupakan rangkaian tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina Grup khusus di bidang
    diversity, equity, and inclusion
    (DEI).
    “Melalui program Sahabat Istimewa dari PHE, Pertamina berharap dapat membuka kesempatan, membangun kemandirian dan meningkatkan perekonomian para penerima manfaat program,” ungkap Fadjar.
    PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip
    environmental, social, and governance
    (ESG).
    PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas
    fraud
    dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan.
    Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
    PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Social Responsible dan Good Governance.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Investor Daily Raih Penghargaan dari Pertamina Hulu Energi

    Investor Daily Raih Penghargaan dari Pertamina Hulu Energi

    Badung, Beritasatu.com – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding upstream Pertamina, menggelar media gathering di The Patra Bali Hotel, Tuban, Badung, pada 10-12 Februari 2025. Dalam acara yang mengusung tema “Energizing The Acceleration”, PHE juga memberikan penghargaan kepada media yang berkontribusi besar dalam pemberitaan terkait energi sepanjang 2024.

    Salah satu penghargaan diberikan kepada Investor Daily sebagai media cetak dengan kontribusi pemberitaan terbesar berdasarkan hasil media monitoring Pertamina Hulu Energi. 

    Pemimpin Redaksi Investor Daily Djaka Susila menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan tersebut.

    “Penghargaan ini sebagai bukti Pertamina Hulu Energi memberikan support terhadap eksistensi media cetak, eksistensi kepada media arus utama yang terus memberikan informasi-informasi berkualitas, jurnalisme berkualitas, sehingga ini bisa mendorong informasi lebih sehat lagi di Indonesia,” kata Djaka Susila, Selasa (11/2/2025). 

    Sebagai bagian dari B-Universe, lanjut Djaka, Investor Daily selalu memberikan informasi terutama isu energi yang menjadi salah satu prioritas dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    “Tentunya akan kita fokuskan mendorong pemerintah menuju ketahanan energi,” kata Djaka.

    Djaka juga menyoroti tantangan yang dihadapi media cetak di era digital. Menurutnya, media cetak memiliki peran penting dalam mengurangi penyebaran misinformasi dengan menyajikan jurnalisme berkualitas.

    Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi Arya Dwi Paramita menambahkan, media memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah mewujudkan swasembada energi.

    “Selamat kepada Investor Daily atas penghargaan yang diterima. Ini menunjukkan komitmen mereka dalam menyampaikan edukasi tentang energi kepada masyarakat,” kata Arya.

  • Pertamina Hulu Energi peroleh rating BBB untuk penerapan ESG

    Pertamina Hulu Energi peroleh rating BBB untuk penerapan ESG

    skor rating BBB telah menjadi indikator bagaimana komitmen pengelolaan lingkungan dan sosial di sekitar wilayah kami beroperasi

    Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, memperoleh rating BBB dari lembaga pemeringkat internasional MSCI ESG Research UK Limited atas komitmennya menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam kegiatan operasional.

    “Bagi kami, skor rating BBB telah menjadi indikator bagaimana komitmen pengelolaan lingkungan dan sosial di sekitar wilayah kami beroperasi. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait dan kami akan terus menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan program yang berkelanjutan melalui berbagai inovasi,” ujar Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Peringkat yang diperoleh PHE pada 19 Desember 2024 ini merupakan hasil dari proses asesmen yang dilakukan pada berbagai aspek ESG perusahaan. MSCI ESG Research UK Limited melakukan evaluasi berdasarkan data yang diperoleh dari informasi ESG yang dilaporkan perusahaan, informasi dari sumber lain (mencakup data risiko produk, risiko makro, badan regulator, dan peristiwa) dan karakteristik perusahaan (mencakup segmen produk, geografis dan karakteristik perusahaan lainnya).

    MSCI ESG Research UK Limited membagi nilai ESG ke dalam tiga kategori berdasarkan kinerja perusahaan dalam mengelola risiko ESG dan risiko bisnis, yakni kategori Leader, Average dan Laggard. Untuk kategori Leader, MSCI membagi nilai ESG menjadi dua kelompok skor rating, yakni AAA dan AA.

    Arya mengatakan kegiatan eksplorasi dan produksi migas merupakan kegiatan berisiko tinggi. Kategori Leader menunjukkan bahwa perusahaan telah mampu mengelola risiko dan isu material ESG dengan sangat baik.

    Untuk kategori Average merupakan perusahaan dengan rekam jejak yang beragam atau baik dalam mengelola risiko dan peluang ESG.

    Sedangkan kategori Laggard adalah perusahaan yang tertinggal dan gagal untuk mengelola risiko ESG dibandingkan perusahaan lain dalam kategori industri sejenis.

    VP HSSE Pertamina Hulu Energi (PHE), Gelar Winayawidhi Suganda menegaskan bahwa fungsi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) akan terus memainkan peran penting dalam mendukung perusahaan mencapai target ESG rating.

    Pewarta: Faisal Yunianto
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • PHE Geber Transisi Energi Lewat 28 Program Desa Energi Berdikari

    PHE Geber Transisi Energi Lewat 28 Program Desa Energi Berdikari

    Jakarta – Transisi energi dipandang sebagai jalan paling rasional untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik di tengah ancaman perubahan iklim. Perspektif ekonomi hijau harus dilakukan tidak hanya dari sisi energi tetapi juga kesejahteraan masyarakat yang inklusif.

    PT Pertamina Hulu Energi membentuk program Desa Energi Berdikari (DEB) sebagai salah satu strategi untuk mendukung akses energi yang terjangkau dan berbasis masyarakat. Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Arya Dwi Paramita, mengatakan hingga 2023 setidaknya telah ada 28 program desa dalam lingkup PHE.

    “Pada saat tahun 2023 sudah terdapat sekitar 28 program untuk desa energi berdikari yang ke depannya terus akan kami kembangkan. Dan mudah-mudahan ini dalam waktu dekat bisa bertambah terus,” kata Arya, dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau detikcom di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2024).

    Arya menjelaskan, program Desa Energi Berdikari ini dilaksanakan menggunakan tiga pendekatan program yakni yaitu awareness, capability dan nilai ekonomi. Pertama, membangun awareness masyarakat dengan cara pemberian informasi dan pengetahuan tentang energi baru terbarukan yang ada di sekitarnya.

    “Kemudian juga kami bangun capability-nya untuk masyarakat supaya bisa memanfaatkan energi tersebut. Dan terakhir adalah mendorong masyarakat untuk bisa mendapatkan nilai ekonomi dari program energi berdikari ini,” ujarnya.

    Ketiga pendekatan ini juga menjadi salah satu sarana dalam mengintegrasikan energi baru terbarukan (EBT) ke dalam program sosial dan kesejahteraan masyarakat. Selain mendorong tiga pendekatan tersebut, PHE juga memanfaatkan kapabilitas tim operasi untuk menggunakan core kompetensinya dalam membantu dan mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan energi tersebut.

    “Dan tentunya dengan adanya kemandirian energi ini, masyarakat bisa lebih awal dan juga bisa mengantisipasi dalam pemahaman untuk menggunakan energi baru terbarukan untuk kebutuhan ekonomi mereka,” imbuhnya.

    Atas komitmen dalam mendukung akses energi bagi masyarakat, PT Pertamina Hulu Energi berhasil mendapatkan Anugerah Ekonomi Hijau detikcom untuk Perusahaan yang Memanfaatkan Energi Baru Terbarukan dalam Mensejahterakan Masyarakat.

    “Kami berharap dari penghargaan ini bisa lebih mendorong kami untuk lebih berkreasi lagi dalam membangun desain energi berdikari ke depannya. Terutama untuk fokus pada nilai operasi perusahaan,” pungkasnya.

    (shc/rrd)