Tag: Arya Dwi Paramita

  • Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman

    Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) memastikan mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen LPG di wilayah terdampak bencana banjir di Sumatra telah kembali pulih. Stok BBM dan LPG juga dipastikan dalam kondisi aman.

    Berdasarkan data Pertamina, sebanyak 151 dari total 156 SPBU di Aceh telah kembali beroperasi. Sebanyak lima SPBU lainnya belum dapat beroperasi karena kendala akses.

    Sementara itu, dari 131 agen LPG di Aceh, seluruhnya telah kembali beroperasi. Hal yang sama juga berlaku untuk sembilan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Aceh yang kini seluruhnya beroperasi normal.

    Di Sumatra Utara, tercatat sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, serta 46 SPBE telah kembali beroperasi.

    “Di Sumatra Barat, untuk lembaga penyalur BBM terdapat 147 SPBU dan tidak ada yang terdampak. Kemudian untuk lembaga penyalur LPG, terdapat 172 agen LPG yang juga tidak terdampak. Jumlah SPBE di sana ada 14, dan kami bersyukur seluruhnya tidak terdampak. Artinya, seluruh lembaga penyalur di Sumatra Barat dapat beroperasi 100 persen,” kata Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam konferensi pers Update Penanganan Pascabencana, Jumat (9/1).

    Arya menegaskan, stok BBM dan LPG di ketiga provinsi terdampak bencana saat ini berada dalam kondisi aman dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Stok dalam posisi aman. Jadi Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM dan LPG. Semuanya dalam kondisi aman,” ujarnya.

    Meski hampir seluruh SPBU dan agen LPG telah beroperasi, Arya menambahkan bahwa Pertamina masih menerapkan pola distribusi alternatif dan darurat. Hal ini dilakukan karena kondisi jalur distribusi belum sepenuhnya normal.

  • Pertamina perkuat ketahanan energi nasional melalui digital hub

    Pertamina perkuat ketahanan energi nasional melalui digital hub

    Kinerja Pertamina Digital Hub sangat efektif dan terasa manfaatnya dalam memastikan ketersediaan energi, khususnya saat Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026…,

    Kupang (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) memperkuat ketahanan energi nasional melalui Pertamina Digital Hub, pusat kendali digital terintegrasi yang memantau penyediaan energi hulu hingga hilir secara real time guna memastikan pasokan BBM dan LPG selama periode strategis nasional.

    Sekretaris Perusahaan PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam keterangan yang diterima di Kupang, Senin mengatakan Pertamina Digital Hub memungkinkan perusahaan memantau seluruh proses penyediaan energi secara efektif dan terintegrasi, termasuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

    “Kinerja Pertamina Digital Hub sangat efektif dan terasa manfaatnya dalam memastikan ketersediaan energi, khususnya saat Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Secara real time kami dapat memonitor dan menganalisis data untuk melakukan langkah antisipasi,” kata Arya.

    Melalui ruang kendali terintegrasi tersebut, Pertamina memantau berbagai data strategis, mulai dari pergerakan kapal distribusi BBM, penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di seluruh Indonesia, termasuk ke wilayah terdampak bencana di Sumatra, hingga pemantauan tren pemberitaan terkait Pertamina.

    Sementara itu, Vice President Digital Analytic Solution Pertamina Digital Hub Tatit Sri Jayendra mengatakan Digital Hub dikembangkan berbasis tiga pilar utama guna meningkatkan kapabilitas analitik digital perusahaan.

    Ketiga pilar tersebut meliputi Remote Surveillance and Command Center, Digital Factory, serta Orchestration Center.

    “Visi utama Digital Hub adalah mengintegrasikan seluruh rantai nilai bisnis Pertamina secara digital. Dengan integrasi data dan aplikasi, tercipta transparansi, akuntabilitas, dan akurasi data yang mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” ujar Tatit.

    Menurutnya, integrasi tersebut menghilangkan keraguan dalam proses pengambilan keputusan manajemen, sehingga respons terhadap dinamika operasional dan kebutuhan energi masyarakat dapat dilakukan lebih efektif.

    Pertamina Digital Hub menjadi bagian penting dari transformasi digital Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi, termasuk BBM bersubsidi, di seluruh wilayah Indonesia.

    Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang berdampak langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

    Upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada penguatan tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan pelestarian lingkungan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan.

    Pewarta: Kornelis Kaha
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lewat Digital Hub, Pertamina Integrasikan Sistem Pemantauan dan Pengawasan Distribusi Energi

    Lewat Digital Hub, Pertamina Integrasikan Sistem Pemantauan dan Pengawasan Distribusi Energi

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemanfaatan teknologi digital untuk memantau ketersediaan dan distribusi energi secara nasional dilakukan PT Pertamina (Persero) dengan melakukan inovasi Pertamina Digital Hub.
     
    Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan bahwa perseroan terus berupaya mengoptimalkan teknologi digital dalam mendukung aktivitas bisnis operasi perusahaan, salah satunya diwujudkan melalui inovasi Pertamina Digital Hub.
     
    Menurutnya, Pertamina Digital Hub merupakan sistem sebagai pusat kendali yang dapat melakukan monitoring dan evaluasi seluruh inisiatif digital Pertamina secara terintegrasi.
     
    “Pertamina Digital Hub ini menggabungkan teknologi analitik, visualisasi data, dan sistem pengawasan real-time,” ujarnya melalui keterangan resmi dikutip Minggu (14/12/2025).
     
    Dia menuturkan melalui Pertamina Digital Hub, seluruh proses penyediaan energi dari hulu hingga ke hilir secara efektif dan real-time dapat termonitor.
     
    “Kinerja Pertamina Digital Hub ini sangat efektif dan sangat terasa dalam penyediaan energi, khususnya memantau pasokan BBM dan LPG seperti saat Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Secara real-time kami bisa memonitor, menganalisa dari data yang ada untuk selanjutnya dilakukan langkah-langkah antisipasi ke depannya,” kata Arya.
     
    Di ruangan terintegrasi tersebut juga dipantau berbagai data, di antaranya pergerakan kapal yang mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM), penyaluran program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk penyaluran ke wilayah bencana Sumatra, pemantauan tren pemberitaan tentang Pertamina.
     
    Sementara itu, Vice President Digital Analytic Solution Pertamina Digital Hub, Tatit Sri Jayendra mengatakan, Digital Hub dikembangkan berdasarkan tiga pilar utama yang dirancang untuk peningkatan digital analytic capability Pertamina.
     
    Pilar tersebut adalah Remote Surveillance and Command Center, Digital Factory, dan pilar ketiga yakni Orchestration Center.
     
    “Visi utama Digital Hub adalah mengintegrasikan seluruh rantai nilai bisnis Pertamina secara digital. Ketika data dan aplikasi yang mendukung pekerjaan kita terintegrasi, maka kita menciptakan lingkungan di mana data menjadi transparan, akuntabel, dan akurat. Integrasi ini menghilangkan keragu-raguan dalam pengambilan keputusan. Hasilnya, manajemen dapat membuat keputusan yang cepat, tepat, dan akurat,” kata Tatit.
     
    Pertamina Digital Hub merupakan bagian penting dalam transformasi digitalisasi Pertamina sehingga bisa memastikan ketersediaan energi termasuk BBM subsidi di seluruh wilayah Indonesia. (*)

  • Upaya Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Pertamina Digital Hub

    Upaya Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Pertamina Digital Hub

    Jakarta

    PT Pertamina (Persero) terus berupaya mengoptimalkan teknologi digital dalam mendukung aktivitas bisnis operasi perusahaan. Salah satunya, diwujudkan melalui inovasi Pertamina Digital Hub, yang dikenalkan kepada puluhan jurnalis finalis Anugerah Jurnalistik Pertamina dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, di Jakarta, Jumat (12/12).

    Pertamina Digital Hub ini hadir sebagai pusat kendali, monitoring, dan evaluasi seluruh inisiatif digital Pertamina secara terintegrasi. Dengan menggabungkan teknologi analitik, visualisasi data, dan sistem pengawasan real time.

    Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita menyampaikan di dalam Pertamina Digital Hub, seluruh proses penyediaan energi dari hulu hingga ke hilir secara efektif dan real-time dapat termonitor.

    “Kinerja Pertamina Digital Hub ini sangat efektif dan sangat terasa dalam penyediaan energi, khususnya memantau pasokan BBM dan LPG seperti saat Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Secara real time kami bisa memonitor, menganalisa dari data yang ada untuk selanjutnya dilakukan langkah-langkah antisipasi ke depannya,” kata Arya dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

    Di ruangan terintegrasi tersebut juga dipantau berbagai data, di antaranya pergerakan kapal yang mendistribusikan BBB, penyaluran program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk penyaluran ke wilayah bencana Sumatera, pemantauan tren pemberitaan tentang Pertamina.

    Sementara itu, Vice President Digital Analytic Solution Pertamina Digital Hub, Tatit Sri Jayendra mengatakan Digital Hub dikembangkan berdasarkan tiga pilar utama yang dirancang untuk peningkatan digital analytic capability Pertamina. Pilar tersebut adalah Remote Surveillance and Command Center, Digital Factory, dan pilar ketiga yakni Orchestration Center.

    “Visi utama Digital Hub adalah mengintegrasikan seluruh rantai nilai bisnis Pertamina secara digital. Ketika data dan aplikasi yang mendukung pekerjaan kita terintegrasi, maka kita menciptakan lingkungan di mana data menjadi transparan, akuntabel, dan akurat. Integrasi ini menghilangkan keragu-raguan dalam pengambilan keputusan. Hasilnya, manajemen dapat membuat keputusan yang cepat, tepat, dan akurat,” jelas Tatit.

    Adapun Pertamina Digital Hub merupakan bagian penting dalam transformasi digitalisasi Pertamina sehingga bisa memastikan ketersediaan energi termasuk BBM subsidi di seluruh wilayah Indonesia. Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

    Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi https://www.danantaraindonesia.co.id/.

    (akn/ega)

  • Meriah! Puluhan Ribu Orang Ramaikan Pertamina Eco RunFest 2025

    Meriah! Puluhan Ribu Orang Ramaikan Pertamina Eco RunFest 2025

    Jakarta

    Puluhan ribu orang tumpah ruah mengikuti Pertamina Eco RunFest 2025 di Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta hari ini. Ajang lari ini dibuka Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

    Ajang ini menghadirkan pengalaman olahraga sekaligus edukasi kebersihan lingkungan untuk mendukung energi bersih di Jakarta.

    Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, Minggu (23/11/2025), acara ini diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Tak hanya itu, ajang ini diikuti oleh pelari dunia. Ajang ini terbagi menjadi empat kategori yakni Half Marathon 21 kilometer (km), 10 km, 5 km dan 1,5 km.

    Pertamina Eco RunFest 2025 Foto: Heri Purnomo

    Tak hanya ajang lari, Pertamina Eco RunFest 2025 juga diisi oleh berbagai macam hiburan seperti penampilan artis ibu kota. Kemudian, ada berbagai permainan yang bisa peserta nikmati usai menuntaskan lari. Bagi peserta yang membawa anak-anak disediakan KidsZone yang bisa dinikmati.

    Selain itu, tampak juga berbagai booth UMKM yang turut meramaikan Pertamina Eco RunFest 2025.

    Dikutip dari keterangan Pertamina, Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan melalui penyelenggaraan Eco RunFest, Pertamina terus memperkuat komitmen terhadap kebersihan lingkungan di Jakarta. Pada pelaksanaan tahun 2024, Pertamina berhasil mengelola hampir 7 ton sampah, yang kemudian diolah menjadi kompos, pakan ternak, serta bahan bakar alternatif untuk residu non-daur ulang melalui kerja sama dengan Waste4Change.

    Tahun ini, Pertamina juga menggandeng komunitas Greeners untuk menghadirkan kelas kreatif daur ulang limbah plastik, tekstil, dan organik. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai art installations dari material daur ulang sebagai bagian dari edukasi kreatif dan inspiratif.

    “Pertamina Eco RunFest 2025 mengajak masyarakat Jakarta, khususnya peserta dan pengunjung untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Arya.

    Selaras dengan semangat keberlanjutan, penyelenggaraan Pertamina Eco RunFest 2025 juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Mulai dari perputaran ekonomi lokal, peluang usaha bagi pelaku UMKM, hingga terbukanya lapangan kerja sementara bagi warga di sekitar lokasi kegiatan, seperti tenaga produksi, vendor lokal, keamanan, dan layanan kebersihan.

    “Kehadiran ribuan peserta di Pertamina Eco RunFest 2025 turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di Jakarta dan sekitarnya,” tambah Arya.

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menambahkan Pertamina Eco RunFest 2025 telah mendapat pengakuan internasional melalui predikat World Athletics Label dan resmi masuk dalam kalender World Athletics Label Road Races. “Dari Jakarta untuk dunia. Predikat ini menegaskan kualitas Pertamina Eco RunFest sebagai ajang lari bertaraf internasional yang membawa nama Indonesia di kancah global,” jelas Baron.

    Selain aspek lingkungan, ajang ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Tingkat okupansi hotel di area Senayan meningkat hingga 100%, sementara pelaku UMKM mitra binaan Pertamina turut merasakan manfaat melalui penjualan makanan, minuman, dan produk kreatif kepada para peserta dan pengunjung.

    “Pertamina Eco RunFest 2025 diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi yang nyata bagi masyarakat Jakarta, mengedukasi untuk menjaga kebersihan lingkungan serta momentum kebangkitan sektor UMKM Indonesia,” pungkas Baron.

    (acd/acd)

  • Tingkatkan Kualitas Layanan, Pertamina Ajak Diskusi Komunitas Otomotif

    Tingkatkan Kualitas Layanan, Pertamina Ajak Diskusi Komunitas Otomotif

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) mengajak beberapa komunitas otomotif untuk berbagi pendapat, dan bertukar ide peningkatan layanan, pada acara Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif yang digelar di Enduro Fastron Lounge, Oil Center Building, Jakarta, pada Jumat (31/10). Kegiatan ini menjadi ajang diskusi terbuka antara Pertamina dan beberapa komunitas otomotif untuk mempererat hubungan, sekaligus membahas berbagai isu yang kerap beredar di media sosial terkait BBM dan pelayanan di SPBU.

    Sisca, Ketua Harian Innova Community Pusat mengungkapkan, pihaknya beberapa kali melakukan kegiatan bersama Pertamina. Sebelum pandemi Covid-19, Innova Community rutin menggelar Fastron Weekend Drive sebagai ajang bertemu komunitas dan Pertamina.

    “Kegiatan Ngobrol Santai ini menarik, karena bisa mendengar dari sisi komunitas, mendapatkan edukasi serta penjelasan kondisi terkini,” jelasnya dikutip Sabtu (1/11/2025).

    Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita, mengajak para anggota komunitas otomotif agar lebih bijak dalam menanggapi berbagai isu viral yang belum tentu kebenarannya. Menurutnya, masyarakat sebaiknya tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi.

    “Sekarang banyak isu viral di media sosial yang kadang tidak berimbang dalam menyajikan informasi. Karena itu, kami mengimbau teman-teman komunitas dan masyarakat luas untuk selalu memeriksa kebenarannya terlebih dahulu sebelum menarik kesimpulan,” ujar Arya.

    Arya menegaskan, Pertamina selalu terbuka terhadap saran publik dan berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan. Arya juga mengingatkan bahwa apabila masyarakat menemukan adanya praktik yang tidak sesuai di lapangan, mereka dapat langsung melapor ke Pertamina.

    “Komunitas dan masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 dan menyampaikan kode SPBU-nya. Pertamina akan segera menindaklanjuti laporan tersebut,” tambahnya.

    Pakar Konservasi Energi Institut Teknologi Bandung, Dr. Ing. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri turut memberikan pandangannya mengenai berpikir rasional dalam menyikapi berbagai isu, khususnya yang berkaitan dengan performa kendaraan dan kualitas bahan bakar kendaraan bermotor.

    “Dalam melihat sebuah isu, kita harus menggunakan akal sehat dan logika. Jangan hanya terpaku pada narasi yang muncul di media sosial. Perlu dilihat secara menyeluruh, apakah masalahnya berasal dari bahan bakar, kondisi mesin, atau faktor lain,” jelas Tri.

    Sementara itu, VP Marketing PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pembenahan terhadap seluruh jaringan SPBU, baik yang dimiliki langsung oleh Pertamina maupun yang dikelola oleh pihak swasta. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan standar pelayanan serta memastikan kualitas bahan bakar sampai ke tangan konsumen tetap terjaga.

    “Kami terus melakukan evaluasi dan pembinaan kepada seluruh SPBU. Namun, kami juga memerlukan dukungan dari masyarakat. Jika menemukan perilaku atau pelayanan yang tidak sesuai, mohon segera sampaikan kepada kami agar bisa ditindak,” kata Heppy.

    Sebagai informasi, kegiatan Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif ini disambut positif oleh para peserta. Mereka mengapresiasi keterbukaan Pertamina dalam menjalin komunikasi langsung dengan komunitas otomotif dan masyarakat pengguna produk Pertamina.

    Melalui acara ini, Pertamina berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendorong budaya komunikasi dua arah yang lebih konstruktif antara perusahaan, pelanggan, dan komunitas otomotif. Dengan demikian, berbagai isu terkait pelayanan dan produk dapat diklarifikasi secara langsung dengan data dan penjelasan yang akurat.

    (rah/rah)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Gelar IDC 2025, AMSI Soroti Kedaulatan AI hingga Kemandirian Digital Nasional

    Gelar IDC 2025, AMSI Soroti Kedaulatan AI hingga Kemandirian Digital Nasional

    Jakarta (beritajatim.com) – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menyelenggarakan ajang tahunan Indonesia Digital Conference (IDC) 2025 di The Hub Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 22–23 Oktober 2025.

    Tahun ini, IDC mengangkat tema “Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital”, yang menyoroti pentingnya kedaulatan dan kemandirian industri media dalam menghadapi gelombang transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI).

    Dua pembicara kunci akan hadir, yakni Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.

    Dalam kesempatan tersebut, AMSI juga akan menyerahkan dukungan simbolis terhadap revisi UU Hak Cipta dan Proposal Indonesia untuk Copyright & Digital environment, yang diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan digital serta melindungi ekosistem media dari ketimpangan distribusi nilai ekonomi konten di era AI.

    Selain kedua pembicara utama, IDC 2025 menghadirkan beragam narasumber lintas sektor, antara lain:

    • Martin Hartono (CEO GDP Venture)
    • Willson Cuaca (Co-Founder & Managing Partner East Ventures)
    • Angela Tanoesoedibjo (CEO iNews Media Group)
    • Anggini Setiawan (Communications Director TikTok Indonesia)
    • Arya Dwi Paramita (Corporate Secretary PT Pertamina Persero)
    • Erik Somba (CEO Valid News)
    • Qaris Tajudin (Direktur Tempo Institute)
    • Dwi Eko Lokononto (CEO Berita Jatim)
    • Hana Novitriani (Vice President ICE IDN Media)

    Selama dua hari, para pembicara dengan kepakaran dan pengalaman di bidangnya akan berbagi pandangan tentang peluang dan tantangan industri digital di tengah kemajuan teknologi AI.

    Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika mengatakan, tema Indonesia Digital Conference tahun ini sengaja dipilih terkait kedaulatan AI karena semua pemangku kepentingan industri kita harus memahami kunci untuk selamat dari disrupsi teknologi ini.

    “Tanpa kedaulatan AI, semua sektor industri dan bisnis kita, terutama ekosistem informasi dan media, bisa mengalami krisis eksistensial.” ujarnya

    Perkembangan AI membawa risiko disrupsi bagi industri media, namun juga membuka peluang bisnis dan inovasi baru. Media berbasis digital dituntut untuk mampu beradaptasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta tetap menjaga kredibilitas, akuntabilitas, dan transparansi agar tercipta ekosistem digital yang inklusif dan demokratis.

    Ketua Panitia Indonesia Digital Conference 2025, Ismoko Widjaya mengatakan, kondisi bisnis industri media digital hari ini sangat menantang. Mulai dari disrupsi AI, perubahan algoritma, sampai dengan badai PHK.

    Indonesia Digital Conference (IDC 2025) dengan tema “Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital” ini menghadirkan narasumber-narasumber yang ekspertis bahkan market leader di industrinya masing-masing.

    “Semoga dengan hadirnya IDC AMSI 2025 dapat memberikan angin segar, solusi, sekaligus harapan bagi industri media digital agar tak cuma bisa bertahan di industri ini tapi juga bisa tumbuh dan berkelanjutan.” ujarnya

    IDC 2025 juga akan menghadirkan sesi-sesi yang memberikan wawasan praktis kepada media, termasuk tentang strategi mendapatkan pendanaan dan menemukan model bisnis baru yang berkelanjutan di era digital.

    Selain diskusi panel, hari kedua IDC 2025 akan diisi dengan workshop tematik yang mempertemukan media arus utama (mainstream) dan media baru (new media) untuk memperkuat kolaborasi dan kapasitas di tengah perubahan lanskap digital.

    Sebagai penutup rangkaian kegiatan, AMSI akan menganugerahkan AMSI Award 2025, penghargaan bagi media yang menunjukkan komitmen tinggi dalam berinovasi dan menjaga kualitas jurnalisme di tengah disrupsi teknologi.

    Event IDC dan AMSI Awards 2025 yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia ini juga mendapatkan dukungan dari PT Astra International Tbk, Djarum Foundation, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Pertamina (Persero), PT Harita Nickel, PT AlamTri Resources Indonesia Tbk., PT Telkom Indonesia Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Indofood Sukses Makmur, Mining Industry Indonesia atau MIND ID, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Merdeka Copper Gold Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Indosat Tbk., dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. [ian]

  • Pertamina Dukung Pebalap Cilik Indonesia Jadi Generasi Balap Berprestasi

    Pertamina Dukung Pebalap Cilik Indonesia Jadi Generasi Balap Berprestasi

    Jakarta

    Di balik kemeriahan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, terdapat kisah inspiratif yang turut menghangatkan hati. Bukan tentang para juara dunia yang berlaga di lintasan, melainkan tentang bibit-bibit muda Indonesia yang suatu hari nanti berpotensi untuk berada di posisi yang sama.

    Dua di antaranya adalah Fawwaz Al-Faizi dan Faqih Al Ghifari, pembalap cilik berbakat yang mendapat dukungan Pertamina untuk berkompetisi di FIM MiniGP Indonesia, ajang resmi pembinaan talenta muda menuju dunia balap profesional.

    Sebagai bagian dari program tersebut, para pembalap cilik ini diajak langsung menyaksikan atmosfer Pertamina Mandalika International Circuit. Mereka melihat bagaimana para pembalap dunia beraksi, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus berlatih dan bermimpi menjadi pembalap besar di masa depan.

    Fawwaz Al-Faizi, pembalap berusia delapan tahun asal Kalimantan Selatan, sudah mulai menunggangi motor sejak usia empat tahun. Awalnya, ia hanya berkeliling kompleks dengan motor hadiah ulang tahun. Namun beberapa bulan kemudian, ia meminta baju balap kepada orang tuanya.

    Suatu hari, Fawwaz melihat balapan di televisi dan berkata polos, “Aku juga mau kayak mereka.” Kini, ia telah terbiasa menaklukkan tikungan tajam dengan gaya elbow down seperti idolanya, Marc Márquez.

    “Awalnya masih ragu-ragu waktu nikung, tapi sekarang sudah bisa elbow down,” ujar Fawwaz dalam keterangan tertulis, Senin (6/10/2025).

    Ia menambahkan dirinya semakin bersemangat untuk terus berkembang dan ingin mencoba tantangan di level yang lebih tinggi.

    “Tahun 2024 aku dapat juara Nasional di balapan kelas Pocketbike, dan di 2025 ini naik kelas balapan di FIM MiniGP, semoga nanti beberapa tahun ke depan bisa ikut latihan balap di Spanyol atau Italia dan ikut kejuaraan balap di Eropa,” sambungnya.

    Sementara itu, Faqih Al Ghifari, pembalap 11 tahun asal Tangerang, juga memiliki perjalanan serupa. Dari sekadar balapan sepeda di depan rumah, kini ia sudah menembus level nasional.

    “Bulan lalu saya mewakili Indonesia pada kejuaraan FIM MiniGP Asia di Macau dan masuk top 10 pada balapan tersebut, tahun ini kembali bersiap untuk naik podium pada FIM MiniGP Indonesia” terang Faqih.

    Ia pun mengaku sangat senang bisa melihat langsung lintasan Mandalika dan termotivasi untuk belajar giat agar bisa menjadi juara nantinya.

    “Senang banget bisa lihat langsung Pertamina Mandalika International Circuit, dan ketemu pembalap MotoGP,” tuturnya.

    “Saya mau belajar lebih banyak supaya bisa jadi juara dunia,” sambungnya.

    Dukungan kepada para pembalap muda ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam membangun generasi berprestasi dan mendorong regenerasi balap nasional. Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan, Pertamina berkomitmen mendukung pembalap muda hingga ke kancah internasional.

    “Kami ingin para pembalap muda ini tumbuh dengan karakter tangguh dan nasionalisme tinggi,” tutup Arya.

    Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina juga terus berperan aktif dalam mendukung target Net Zero Emission 2060. Melalui berbagai program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs), Pertamina konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasinya.

    (akd/akd)

  • Sinergi dan Komitmen Pertamina Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

    Sinergi dan Komitmen Pertamina Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

    Jakarta, CNBC Indonesia – Transparansi dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu kunci untuk membangun kepercayaan dan reputasi korporasi. Dengan semangat itu, PT Pertamina (Persero) bersama Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia menggelar Seminar Keterbukaan Informasi Publik di Gedung Oil Center, Jakarta, Senin (15/9/2025).

    Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Donny Yoesgiantoro, turut memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pertamina. “Pertamina telah membuktikan diri sebagai salah satu BUMN yang konsisten menjaga keterbukaan informasi publik. Harapan saya, Pertamina tidak hanya mampu memenuhi kewajiban keterbukaan dengan baik, tetapi juga menjadi role model bagi BUMN dan institusi publik lainnya. Keterbukaan ini penting karena memberikan dampak jangka panjang, baik bagi reputasi perusahaan maupun bagi peningkatan kualitas demokrasi dan kepercayaan publik,” ujar Donny, Senin (15/9/2025).

    Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan dalam sambutan pembukanya, Pertamina berkomitmen terhadap keterbukaan informasi publik. “Capaian Informatif Pertamina merupakan kontribusi dari seluruh jajaran Pertamina Group maupun masyarakat yang telah mempercayakan kepada Pertamina dalam proses interaksi layanan informasi,” jelas Arya.

    Arya melanjutkan, Pertamina berupaya melakukan inovasi layanan informasi publik untuk kemudahan masyarakat, diantaranya Pertamina menyediakan beberapa fasilitas layanan informasi, mulai dari layanan digital dan daring seperti website, aplikasi, dan email layanan informasi publik, hingga layanan fisik atau luring di kantor Pertamina.

    “Pertamina juga melakukan peningkatan tata kelola informasi, mulai dari pengembangan dan pemutakhiran sistem layanan informasi, hingga integrasi Pertamina Group baik di tingkat holding maupun sub holding,” tambah Arya.

    Komitmen Pertamina pada keterbukaan informasi publik juga dibuktikan melalui data pada semester I 2025. Pertamina telah mempublikasikan ribuan siaran pers aktivitas perseroan melalui media nasional. Selain itu, Pertamina juga mendistribusikan informasi melalui media sosial sebagai bagian dari Keterbukaan Informasi.

    Selain itu, untuk memperkuat layanan informasi, Pertamina juga memperluas kanal komunikasi diantaranya melalui Pertamina Contact Center 135 untuk interaksi permohonan informasi kepada masyarakat.

    Melalui seminar ini, Pertamina turut berkolaborasi dengan Subholding dan Anak Perusahaan Pertamina Group, dan menegaskan posisi sebagai BUMN yang adaptif, transparan, dan bertanggung jawab, serta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Komisi Informasi Pusat dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik melalui keterbukaan informasi publik.

    (rah/rah)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Gunakan Strategi Ini!

    Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Gunakan Strategi Ini!

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) terus berupaya memperkuat ketahanan energi serta mendorong tumbuhnya ekonomi nasional. Hal ini sejalan target Asta Cita Pemerintah Indonesia dalam swasembada energi dan pertumbuhan ekonomi.

    Melalui strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy), Pertamina memperkuat visinya menjadi perusahaan yang mengedepankan ketahanan energi, ketersediaan dan keberlanjutan dan berdampak positif bagi negara dan masyarakat.

    Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menuturkan, melalui kontribusi selama tujuh dekade, sejak tahun 1950-an, Pertamina berkomitmen untuk menjadi perusahaan berkelanjutan yang menjaga ketahanan energi yang berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.

    “Sekaligus, menggerakkan perekonomian nasional melalui dampak langsung maupun multiplier effect dari kegiatan pengelolaan energi dan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL),” ungkap dia dalam keterangan tertulis, Senin (11/8/2025).

    Di samping itu, Arya menjelaskan, langkah ketahanan energi dilakukan oleh Pertamina salah satu dari usaha hulu, yakni terus meningkatkan kontribusi positif bagi negara. Menjadi tulang punggung dalam bidang energi, dengan mengelola 24% blok migas di dalam negeri.

    Saat ini, Pertamina telah berkontribusi memenuhi 69% kebutuhan minyak nasional dan 37% kebutuhan gas. Pertamina melalui subholding upstream, Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan produksi migas mencapai 1,04 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD). Angka ini terdiri atas produksi minyak sebesar 557 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas sebanyak 2.798 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

    Di lini bisnis tengah (midstream), kilang-kilang Pertamina mampu memenuhi 70% kebutuhan BBM nasional, termasuk mandiri 100% dalam produksi diesel dan avtur.

    Sedangkan, dari sektor distribusi energi, ketahanan energi dilakukan melalui tersedianya pasokan energi yang menjangkau hingga pelosok negeri terutama BBM dan LPG sebagai kebutuhan utama masyarakat. Hingga akhir tahun 2024, Pertamina telah mengoperasikan lebih dari 15 ribu titik penjualan BBM, lebih dari 6.700 gerai Pertashop dan 573 lokasi BBM Satu Harga yang menjangkau wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Titik pangkalan LPG juga mencapai lebih dari 260 ribu di seluruh Indonesia, serta 96% desa melalui program One Village One Outlet (OVOO).

    Sementara itu, perekonomian nasional didorong oleh peran Pertamina dalam menyokong penerimaan negara dari berbagai sektor, mulai dari Pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Dividen, serta berbagai aspek multiplier effect lainnya. Pada tahun 2024, Pertamina berkontribusi Rp401,74 triliun kepada negara, yang terdiri dari pajak sebesar Rp275.68 triliun, dan PNBP lainnya sebesar Rp116,70 triliun. Selain itu, total penyerapan produk dalam negeri (PDN) sebesar Rp 415 triliun yang turut memicu pergerakan ekonomi industri di Tanah Air.

    “Keberadaan Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pertamina juga menjadi salah satu BUMN dengan kontribusi terbesar dalam penerimaan negara, inilah kiprah kami dalam membangun dan memajukan Indonesia,” terang dia.

    Dia mengakui, Pertamina akan terus meningkatkan bisnisnya, sehingga tujuan Pemerintah dalam Asta Cita Swasembada Energi semakin cepat tercapai ke depannya. Salah satunya melalui dukungan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang saat ini berperan sebagai Kuasa Pemegang Saham Pemerintah pada Pertamina. Di bawah arahan Danantara, diharapkan bisnis Pertamina akan lebih kuat dan agresif dalam berinvestasi.

    Dia melanjutkan, penguatan bisnis tersebut dilakukan dengan Dual Growth Strategy yakni memperkuat bisnis eksisting dan pengembangan bisnis hijau seperti perluasan dan pengembangan ekosistem biofuel atau bahan bakar nabati, ekspansi bisnis dan peningkatan kapasitas energi panas bumi (geothermal), hilirisasi produk kimia serta bisnis rendah karbon lainnya.

    “Dual growth strategy menjadi kunci bisnis Pertamina saat ini, untuk menjaga ketahanan energi dan keberlangsungannya. Kami terus berusaha meningkatkan pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, dan pada saat bersamaan aktif mengembangkan energi masa depan yakni energi hijau,” tukasnya.

    Selain Dual Growth Strategy, Pertamina juga berkomitmen kuat dalam mendorong penerapan environment, social, governance (ESG) sebagai upaya menjadi perusahaan berkelanjutan yang bertanggung jawab pada sosial dan lingkungan.

    (dpu/dpu)

    [Gambas:Video CNBC]